{"nodes": [{"key": "2Herdev", "attributes": {"label": "2Herdev", "x": 217.63795343333226, "y": 475.1105185760414, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 15.5911, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2046874195754401815", "id": "2Herdev", "source": "retweet-000002", "content": "Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75%, sesuai prediksi pasar.\n\nSimak selengk…", "post_id": "2046874195754401815"}}, {"key": "BloombergTZ", "attributes": {"label": "BloombergTZ", "x": 968.8977854486325, "y": 104.89156282315592, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 22.2174, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2046874195754401815", "id": "BloombergTZ", "source": "retweet-000002", "content": "Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75%, sesuai prediksi pasar.\n\nSimak selengk…", "post_id": "2046874195754401815"}}, {"key": "pajaksukadana", "attributes": {"label": "pajaksukadana", "x": 607.065924594845, "y": 707.7589857243117, "size": 8.59, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 15.5911, "eigenvector": 92.9464, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2049443688976396507", "id": "pajaksukadana", "source": "retweet-000002", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%,…", "post_id": "2049443688976396507"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 606.0650143906296, "y": 499.64913823873104, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 55.3486, "eigenvector": 199.5959, "in_degree": 5, "out_degree": 1, "degree": 6}, "_id": "2049443688976396507", "id": "bank_indonesia", "source": "retweet-000002", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%,…", "post_id": "2049443688976396507"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 88.70519854227999, "y": 608.4278450195958, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.5911, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1980968273517978094", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Hari ini Indonesia merayakan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober, mengenang Resolusi Jihad KH Hasyim Asy'ari tahun 1945 yang memperkuat perjuangan kemerdekaan. Bank Indonesia memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di 4,75% untuk menjaga stabilitas rupiah dan inflasi. Secara", "post_id": "1980968273517978094"}}, {"key": "s_romzan", "attributes": {"label": "s_romzan", "x": 641.2738699344568, "y": 398.5374099481959, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 28.8436, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1980968273517978094", "id": "s_romzan", "source": "tweet-000004", "content": "Hari ini Indonesia merayakan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober, mengenang Resolusi Jihad KH Hasyim Asy'ari tahun 1945 yang memperkuat perjuangan kemerdekaan. Bank Indonesia memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di 4,75% untuk menjaga stabilitas rupiah dan inflasi. Secara", "post_id": "1980968273517978094"}}, {"key": "ArmaZulfikar", "attributes": {"label": "ArmaZulfikar", "x": 974.0534588299939, "y": 13.664706498433876, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.5911, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050128464800543145", "id": "ArmaZulfikar", "source": "tweet-000004", "content": "Centrang biru otak loe bloon 🤣. Tau gak loe mengapa dollar bisa Rp 6500..?? Itu Habibie mengeluarkan kebijakan suku bunga Indonesia (SBI) 70%. Yg buat asing berlomba lomba tukar dolar sama rupiah simpan di Bank Indonesia. Bunga 70%. Itu yg bayar APBN.", "post_id": "2050128464800543145"}}, {"key": "Raizeeel_", "attributes": {"label": "Raizeeel_", "x": 705.411903599178, "y": 716.640580180447, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 28.8436, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050128464800543145", "id": "Raizeeel_", "source": "tweet-000004", "content": "Centrang biru otak loe bloon 🤣. Tau gak loe mengapa dollar bisa Rp 6500..?? Itu Habibie mengeluarkan kebijakan suku bunga Indonesia (SBI) 70%. Yg buat asing berlomba lomba tukar dolar sama rupiah simpan di Bank Indonesia. Bunga 70%. Itu yg bayar APBN.", "post_id": "2050128464800543145"}}, {"key": "legolas132177", "attributes": {"label": "legolas132177", "x": 145.00068371871544, "y": 347.1561194142555, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.5911, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050822022465491196", "id": "legolas132177", "source": "tweet-000004", "content": "Yg wajib disalahin Bank Indonesia gak nurunin suku bunga. Ekonomi mau terbang tapi suku bunga gitu2 aja. Jadi sebenarnya BI itu nurut kesiapa? BI itu gak boleh Independen, harus berpihak. Berpihak kemana? Ya ke Indonesia lah. Masa berpihak ke pemegang saham.", "post_id": "2050822022465491196"}}, {"key": "KapudS640", "attributes": {"label": "KapudS640", "x": 458.58159151403953, "y": 641.0750886346231, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 28.8436, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050822022465491196", "id": "KapudS640", "source": "tweet-000004", "content": "Yg wajib disalahin Bank Indonesia gak nurunin suku bunga. Ekonomi mau terbang tapi suku bunga gitu2 aja. Jadi sebenarnya BI itu nurut kesiapa? BI itu gak boleh Independen, harus berpihak. Berpihak kemana? Ya ke Indonesia lah. Masa berpihak ke pemegang saham.", "post_id": "2050822022465491196"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "attributes": {"label": "bank_indonesia_papuabarat", "x": 517.9427271090076, "y": 459.6187410778232, "size": 8.59, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5911, "eigenvector": 92.9464, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3882339385102396115_13254887390", "id": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, di tengah dinamika geopolitik global, termasuk dampak dari Perang Timur Tengah, fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga kuat.\n\nBank Indonesia terus memperkuat langkah untuk mempertahankan stabilitas, salah satunya dengan menjaga BI-Rate di level 4,75%.\n\nKebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah juga diperkuat melalui intervensi di pasar off-shore (NDF) serta di pasar domestik melalui pasar spot, DNDF, dan pembelian SBN di pasar sekunder.\n\nLangkah ini dilakukan secara konsisten, sekaligus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan bauran kebijakan.\n\nMenurut #SobatRupiah, bagaimana peran kebijakan menjaga stabilitas ekonomi di tengah kondisi global saat ini?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#Repost", "post_id": "3882339385102396115_13254887390"}}, {"key": "perekonomianri", "attributes": {"label": "perekonomianri", "x": 656.8509270446482, "y": 802.374677434391, "size": 13.91, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 102.3949, "eigenvector": 181.5391, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3884511562890846248_1646269200", "id": "perekonomianri", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung!\n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata.\n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%. \n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata!\nKalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal? \n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884511562890846248_1646269200"}}, {"key": "bank_indonesia_kalsel", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kalsel", "x": 107.54062099060224, "y": 758.2996240013694, "size": 6.81, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5911, "eigenvector": 63.4155, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3884893090046230644_3108436875", "id": "bank_indonesia_kalsel", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung!\n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata.\n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%.\n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata!\nKalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884893090046230644_3108436875"}}, {"key": "bank_indonesia_kepri", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kepri", "x": 715.5049001779657, "y": 379.5641296976361, "size": 6.81, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5911, "eigenvector": 63.4155, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3885220661455695687_2904384635", "id": "bank_indonesia_kepri", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung!\n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata.\n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%.\n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata!\nKalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3885220661455695687_2904384635"}}, {"key": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "attributes": {"label": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "x": 455.66100782975826, "y": 579.6377760660519, "size": 6.81, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5911, "eigenvector": 63.4155, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3884953702586511438_48797578859", "id": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung! \n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata. \n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi. \n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%. \n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata! Kalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal? \n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884953702586511438_48797578859"}}, {"key": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "beritabalimedia", "x": 221.72838149130925, "y": 31.69715705553644, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 103.9395, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3884943203943306871_3195837275", "id": "beritabalimedia", "source": "instagram-000001", "content": "BANK INDONESIA BERSAMA PEMERINTAH PROVINSI BALI RESMI LUNCURKAN BIC\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersama Pemerintah Provinsi Bali resmi meluncurkan Bali Investment Challenge (BIC) 2026 pada Senin (27/4) dengan fokus menjaring proyek investasi unggulan di sektor energi terbarukan, industri kreatif, dan pertanian guna mendukung transformasi ekonomi di luar sektor pariwisata.\n\nAsisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Bali Luh Ayu Aryani menekankan bahwa setiap investasi wajib mengedepankan harmoni alam dan budaya sesuai konsep Transformasi Ekonomi Kerthi Bali serta memastikan aspek akuntabilitas bagi investor demi menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Bali.\n\nhttps://beritabali.com/berita/202207051309/bali-dorong-investasi-yang-seimbang-alam-manusia-dan-budaya\n\nFollow akun kami untuk update terbaru!\n\nBerita selengkapnya klik tautan pada StoriesIG \n\n#Bali\n#BeritaBali\n#AllAboutBali\n#InvestasiBali\n#BankIndonesia\n#EkonomiKerthiBali\n#BaliJagadhita2026\n#InfoDenpasar\n#KabarBali\n#PertumbuhanEkonomi\n#NangunSatKerthiLokaBali", "post_id": "3884943203943306871_3195837275"}}, {"key": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "celebesmedia.id", "x": 943.9111594495789, "y": 373.47568981923206, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 27.115, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3885972197106578971_10864878485", "id": "celebesmedia.id", "source": "instagram-000001", "content": "Program pengembangan UMKM dan pesantren bertajuk Rewako (Resilient, World Class, Agile, dan Knowledgable) resmi dimulai Senin (27/4) di Makassar. Inisiatif yang digagas oleh Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran UMKM dan pesantren sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah.\n\nProgram Rewako dirancang sebagai pengembangan usaha berbasis end-to-end. Tidak hanya berfokus pada pelatihan, program ini mencakup proses seleksi, kurasi, pendampingan intensif, hingga monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Kategori program meliputi UMKM umum, UMKM sektor pertanian, UMKM berorientasi ekspor, serta pesantren berbasis ekonomi produktif.\n\nSejak pertama kali diluncurkan pada 2022, program ini terus berkembang untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha yang semakin dinamis. Pada tahun 2026, sejumlah strategi baru diperkenalkan, di antaranya memperluas akses pasar global melalui kolaborasi dengan Indonesia Trading House dan House of Bean Indonesia di luar negeri. Selain itu, UMKM juga didorong masuk ke rantai pasok ritel modern untuk memperkuat penetrasi pasar domestik.\n\nTak hanya itu, pendekatan berbasis ekonomi syariah juga diperkuat melalui program Pesantren Rewako. Inisiatif ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi pesantren sekaligus memperkuat kontribusinya dalam ketahanan pangan nasional, termasuk menjalin sinergi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#kemenkeu #menkeu #bankindonesia\n#bisulsel #ekonomi", "post_id": "3885972197106578971_10864878485"}}, {"key": "celebespsm", "attributes": {"label": "celebespsm", "x": 563.8045573475788, "y": 370.06664197186376, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 27.115, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885972197106578971_10864878485", "id": "celebespsm", "source": "instagram-000001", "content": "Program pengembangan UMKM dan pesantren bertajuk Rewako (Resilient, World Class, Agile, dan Knowledgable) resmi dimulai Senin (27/4) di Makassar. Inisiatif yang digagas oleh Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran UMKM dan pesantren sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah.\n\nProgram Rewako dirancang sebagai pengembangan usaha berbasis end-to-end. Tidak hanya berfokus pada pelatihan, program ini mencakup proses seleksi, kurasi, pendampingan intensif, hingga monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Kategori program meliputi UMKM umum, UMKM sektor pertanian, UMKM berorientasi ekspor, serta pesantren berbasis ekonomi produktif.\n\nSejak pertama kali diluncurkan pada 2022, program ini terus berkembang untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha yang semakin dinamis. Pada tahun 2026, sejumlah strategi baru diperkenalkan, di antaranya memperluas akses pasar global melalui kolaborasi dengan Indonesia Trading House dan House of Bean Indonesia di luar negeri. Selain itu, UMKM juga didorong masuk ke rantai pasok ritel modern untuk memperkuat penetrasi pasar domestik.\n\nTak hanya itu, pendekatan berbasis ekonomi syariah juga diperkuat melalui program Pesantren Rewako. Inisiatif ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi pesantren sekaligus memperkuat kontribusinya dalam ketahanan pangan nasional, termasuk menjalin sinergi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#kemenkeu #menkeu #bankindonesia\n#bisulsel #ekonomi", "post_id": "3885972197106578971_10864878485"}}, {"key": "bank_indonesia_jatim", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jatim", "x": 864.852465591851, "y": 117.50004143075898, "size": 8.59, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5911, "eigenvector": 92.9464, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3889404973356821752_3158106310", "id": "bank_indonesia_jatim", "source": "instagram-000001", "content": "Stabil di tengah tekanan, tumbuh di tengah tantangan!\n\n#SobatRupiah, ketidakpastian global, khususnya dinamika geopolitik di Timur Tengah menjadi risiko utama yang terus diantisipasi Bank Indonesia.\n\nDalam pertemuan bersama investor di Singapura, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan berbagai langkah strategis untuk menjaga fundamental ekonomi Indonesia dan memperkuat kepercayaan investor (28/4).\n\nMulai dari penerapan integrated monetary policy mix melalui tiga pilar utama, hingga penguatan sinergi kebijakan moneter dan fiskal yang menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.\n\nLalu, langkah apa lagi yang ditempuh untuk memastikan Indonesia tetap menjadi destinasi investasi yang menarik? Yuk, #BeriMakna simak selengkapnya!\n•\nRepost from \n•\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3889404973356821752_3158106310"}}, {"key": "pemprovjambii", "attributes": {"label": "pemprovjambii", "x": 332.9007250322694, "y": 369.32431453940285, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5911, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3885917794483138204_6891082786", "id": "pemprovjambii", "source": "instagram-000001", "content": "#JambiMantap \n#PemerintahProvinsiJambi \n#ProvinsiJambi \n#DiskominfoJambi\n#AlHarisJambi\n\nJambi (Diskominfo Provinsi Jambi) - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, mengajak masyarakat di Provinsi Jambi untuk membumikan atau memperkuat ekonomi syariah, sebagai upaya mendorong peningkatan literasi serta inklusi keuangan dan ekonomi yang adil dan berbasis nilai syariah di wilayah Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat Pembukaan Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) Fest 2026 yang dimotori oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, bertempat di Mall Jambi Town Square (Jamtos), Kota Jambi, Rabu (29/04/2026) siang.\nDalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peranan yang sangat penting, strategis, dan fundamental bagi pembangunan daerah maupun nasional. Menurutnya, ekonomi dan keuangan syariah bukan hanya sekadar alternatif sistem ekonomi, tetapi telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. \"Prinsip-prinsip ekonomi syariah yang mengedepankan sistem ekonomi yang berlandaskan Al-Qur'an dan Hadits, guna mencapai kesejahteraan umum (maslahah) melalui keadilan ('adl), Kerjasama (ta'awun), dan amanah, memberikan fondasi yang kuat dalam menciptakan stabilitas ekonomi. Bagi daerah khususnya Provinsi Jambi, penguatan ekonomi syariah mampu memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM,\" ungkap Gubernur Al Haris. \nDikatakan Gubernur Al Haris, sektor UMKM juga berkontribusi dalam meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global. Ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong potensi lokal. Pengembangan industri halal, pariwisata ramah muslim, serta optimalisasi zakat, infak, dan wakaf dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berbasis kearifan lokal serta dari semua sektor yang ada. \"Bank syariah sudah menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat yang ada di provinsi Jambi", "post_id": "3885917794483138204_6891082786"}}, {"key": "alharisjambi", "attributes": {"label": "alharisjambi", "x": 404.1988198494845, "y": 801.2145617489995, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2174, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885917794483138204_6891082786", "id": "alharisjambi", "source": "instagram-000001", "content": "#JambiMantap \n#PemerintahProvinsiJambi \n#ProvinsiJambi \n#DiskominfoJambi\n#AlHarisJambi\n\nJambi (Diskominfo Provinsi Jambi) - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, mengajak masyarakat di Provinsi Jambi untuk membumikan atau memperkuat ekonomi syariah, sebagai upaya mendorong peningkatan literasi serta inklusi keuangan dan ekonomi yang adil dan berbasis nilai syariah di wilayah Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat Pembukaan Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) Fest 2026 yang dimotori oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, bertempat di Mall Jambi Town Square (Jamtos), Kota Jambi, Rabu (29/04/2026) siang.\nDalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peranan yang sangat penting, strategis, dan fundamental bagi pembangunan daerah maupun nasional. Menurutnya, ekonomi dan keuangan syariah bukan hanya sekadar alternatif sistem ekonomi, tetapi telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. \"Prinsip-prinsip ekonomi syariah yang mengedepankan sistem ekonomi yang berlandaskan Al-Qur'an dan Hadits, guna mencapai kesejahteraan umum (maslahah) melalui keadilan ('adl), Kerjasama (ta'awun), dan amanah, memberikan fondasi yang kuat dalam menciptakan stabilitas ekonomi. Bagi daerah khususnya Provinsi Jambi, penguatan ekonomi syariah mampu memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM,\" ungkap Gubernur Al Haris. \nDikatakan Gubernur Al Haris, sektor UMKM juga berkontribusi dalam meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global. Ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong potensi lokal. Pengembangan industri halal, pariwisata ramah muslim, serta optimalisasi zakat, infak, dan wakaf dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berbasis kearifan lokal serta dari semua sektor yang ada. \"Bank syariah sudah menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat yang ada di provinsi Jambi", "post_id": "3885917794483138204_6891082786"}}, {"key": "abdullahsani_official", "attributes": {"label": "abdullahsani_official", "x": 133.23056673829836, "y": 117.86222402998247, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2174, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885917794483138204_6891082786", "id": "abdullahsani_official", "source": "instagram-000001", "content": "#JambiMantap \n#PemerintahProvinsiJambi \n#ProvinsiJambi \n#DiskominfoJambi\n#AlHarisJambi\n\nJambi (Diskominfo Provinsi Jambi) - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, mengajak masyarakat di Provinsi Jambi untuk membumikan atau memperkuat ekonomi syariah, sebagai upaya mendorong peningkatan literasi serta inklusi keuangan dan ekonomi yang adil dan berbasis nilai syariah di wilayah Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat Pembukaan Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) Fest 2026 yang dimotori oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, bertempat di Mall Jambi Town Square (Jamtos), Kota Jambi, Rabu (29/04/2026) siang.\nDalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peranan yang sangat penting, strategis, dan fundamental bagi pembangunan daerah maupun nasional. Menurutnya, ekonomi dan keuangan syariah bukan hanya sekadar alternatif sistem ekonomi, tetapi telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. \"Prinsip-prinsip ekonomi syariah yang mengedepankan sistem ekonomi yang berlandaskan Al-Qur'an dan Hadits, guna mencapai kesejahteraan umum (maslahah) melalui keadilan ('adl), Kerjasama (ta'awun), dan amanah, memberikan fondasi yang kuat dalam menciptakan stabilitas ekonomi. Bagi daerah khususnya Provinsi Jambi, penguatan ekonomi syariah mampu memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM,\" ungkap Gubernur Al Haris. \nDikatakan Gubernur Al Haris, sektor UMKM juga berkontribusi dalam meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global. Ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong potensi lokal. Pengembangan industri halal, pariwisata ramah muslim, serta optimalisasi zakat, infak, dan wakaf dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berbasis kearifan lokal serta dari semua sektor yang ada. \"Bank syariah sudah menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat yang ada di provinsi Jambi", "post_id": "3885917794483138204_6891082786"}}, {"key": "san_suka_mbak.k", "attributes": {"label": "san_suka_mbak.k", "x": 962.3579044404985, "y": 416.8757007308849, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5911, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7631795190998584597", "id": "san_suka_mbak.k", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia adalah bank sentral Republik Indonesia, yaitu lembaga negara yang memiliki peran utama menjaga kestabilan ekonomi, khususnya nilai mata uang rupiah. Bank Indonesia berdiri sebagai lembaga yang independen (tidak dipengaruhi pemerintah dalam mengambil keputusan tertentu) agar kebijakan yang diambil benar-benar fokus pada kepentingan ekonomi negara. Secara umum, tugas utama Bank Indonesia adalah menjaga kestabilan nilai rupiah, baik terhadap barang dan jasa (inflasi) maupun terhadap mata uang negara lain (nilai tukar). Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia menjalankan beberapa fungsi penting. Pertama, Bank Indonesia menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter. Artinya, BI mengatur jumlah uang yang beredar di masyarakat dan menentukan suku bunga acuan. Dengan kebijakan ini, BI bisa mengendalikan inflasi agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah, sehingga ekonomi tetap stabil. Kedua, Bank Indonesia mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Contohnya seperti uang tunai, transfer bank, kartu debit, hingga pembayaran digital seperti QRIS. Semua sistem tersebut diawasi agar aman, cepat, dan efisien digunakan oleh masyarakat. Ketiga, Bank Indonesia juga menjaga stabilitas sistem keuangan. BI bekerja sama dengan lembaga lain untuk memastikan perbankan tetap sehat dan tidak mengalami krisis yang bisa merugikan masyarakat. Selain itu, Bank Indonesia memiliki kewenangan khusus seperti mencetak dan mengedarkan uang rupiah, serta menarik uang yang sudah tidak layak pakai dari peredaran. Kesimpulannya, Bank Indonesia adalah lembaga penting yang berperan sebagai “pengatur utama keuangan negara”, bukan tempat untuk menabung seperti bank umum. Keberadaan Bank Indonesia sangat berpengaruh terhadap kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. #BINGO2026   Indonesia", "post_id": "7631795190998584597"}}, {"key": "Bank", "attributes": {"label": "Bank", "x": 159.13216164911304, "y": 258.08305639060114, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.8436, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631795190998584597", "id": "Bank", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia adalah bank sentral Republik Indonesia, yaitu lembaga negara yang memiliki peran utama menjaga kestabilan ekonomi, khususnya nilai mata uang rupiah. Bank Indonesia berdiri sebagai lembaga yang independen (tidak dipengaruhi pemerintah dalam mengambil keputusan tertentu) agar kebijakan yang diambil benar-benar fokus pada kepentingan ekonomi negara. Secara umum, tugas utama Bank Indonesia adalah menjaga kestabilan nilai rupiah, baik terhadap barang dan jasa (inflasi) maupun terhadap mata uang negara lain (nilai tukar). Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia menjalankan beberapa fungsi penting. Pertama, Bank Indonesia menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter. Artinya, BI mengatur jumlah uang yang beredar di masyarakat dan menentukan suku bunga acuan. Dengan kebijakan ini, BI bisa mengendalikan inflasi agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah, sehingga ekonomi tetap stabil. Kedua, Bank Indonesia mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Contohnya seperti uang tunai, transfer bank, kartu debit, hingga pembayaran digital seperti QRIS. Semua sistem tersebut diawasi agar aman, cepat, dan efisien digunakan oleh masyarakat. Ketiga, Bank Indonesia juga menjaga stabilitas sistem keuangan. BI bekerja sama dengan lembaga lain untuk memastikan perbankan tetap sehat dan tidak mengalami krisis yang bisa merugikan masyarakat. Selain itu, Bank Indonesia memiliki kewenangan khusus seperti mencetak dan mengedarkan uang rupiah, serta menarik uang yang sudah tidak layak pakai dari peredaran. Kesimpulannya, Bank Indonesia adalah lembaga penting yang berperan sebagai “pengatur utama keuangan negara”, bukan tempat untuk menabung seperti bank umum. Keberadaan Bank Indonesia sangat berpengaruh terhadap kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. #BINGO2026   Indonesia", "post_id": "7631795190998584597"}}, {"key": "malangrayamedia", "attributes": {"label": "malangrayamedia", "x": 488.741286417098, "y": 654.2587302276456, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5911, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7426971917166316806", "id": "malangrayamedia", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia mengumumkan mulai 1 Desember 2024, bank sentral akan menerapkan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen untuk transaksi sampai dengan Rp 500.000 pada merchant Usaha Mikro (UMI). Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kebijakan tersebut guna menopang daya beli masyarakat kelas menengah bawah. \"Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah untuk menjaga stabilitas dan memperkuat pertumbuhan ekonomi,\" kata Perry dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Rabu (16/10). Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menegaskan bahwa pedagang dilarang membebankan biaya admin kepada konsumen atas penggunaan transaksi QRIS. Hal ini sebagai respons terhadap keluhan masyarakat atas adanya biaya tambahan admin saat menggunakan QRIS. Filianingsih juga meminta pembeli untuk melaporkan pedagang yang mengenakan biaya tambahan admin atas penggunaan QRIS. \"Kalo pedagang menambahkan, gak boleh, jadi laporkan aja itu,\" ujarnya. Berita disadur dari:  I Angga Sukmawijaya I Rabu, 16 Oktober 2024 I 17:22 WIB 📷 Jamal Ramadhan/kumparan", "post_id": "7426971917166316806"}}, {"key": "kumparancom", "attributes": {"label": "kumparancom", "x": 685.8091140389909, "y": 832.8700741126668, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.8436, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7426971917166316806", "id": "kumparancom", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia mengumumkan mulai 1 Desember 2024, bank sentral akan menerapkan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen untuk transaksi sampai dengan Rp 500.000 pada merchant Usaha Mikro (UMI). Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kebijakan tersebut guna menopang daya beli masyarakat kelas menengah bawah. \"Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah untuk menjaga stabilitas dan memperkuat pertumbuhan ekonomi,\" kata Perry dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Rabu (16/10). Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menegaskan bahwa pedagang dilarang membebankan biaya admin kepada konsumen atas penggunaan transaksi QRIS. Hal ini sebagai respons terhadap keluhan masyarakat atas adanya biaya tambahan admin saat menggunakan QRIS. Filianingsih juga meminta pembeli untuk melaporkan pedagang yang mengenakan biaya tambahan admin atas penggunaan QRIS. \"Kalo pedagang menambahkan, gak boleh, jadi laporkan aja itu,\" ujarnya. Berita disadur dari:  I Angga Sukmawijaya I Rabu, 16 Oktober 2024 I 17:22 WIB 📷 Jamal Ramadhan/kumparan", "post_id": "7426971917166316806"}}, {"key": "cenderawasihpos", "attributes": {"label": "cenderawasihpos", "x": 588.7479374394883, "y": 822.6379909398129, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5911, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7635262836746374408", "id": "cenderawasihpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "CeposTV", "attributes": {"label": "CeposTV", "x": 856.0886830923797, "y": 238.82633134507657, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.9043, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635262836746374408", "id": "CeposTV", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "Cenderawasihposreal", "x": 766.6909563674793, "y": 453.486039264494, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.9043, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7635262836746374408", "id": "Cenderawasihposreal", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "Cenderawasihpos", "x": 988.896595532465, "y": 317.8075355550378, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.9043, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635262836746374408", "id": "Cenderawasihpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "arkan_turungku", "attributes": {"label": "arkan_turungku", "x": 206.05580616339557, "y": 552.7089386353333, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5911, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "arkan_turungku", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "StatifyID", "attributes": {"label": "StatifyID", "x": 753.7685227428875, "y": 28.316716022192544, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.8436, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "StatifyID", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "podcastseninsore", "attributes": {"label": "podcastseninsore", "x": 792.0301287453404, "y": 553.0350389530611, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 27.115, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "7599654013243542805", "id": "podcastseninsore", "source": "tiktok-000001", "content": "Komisi XI DPR RI secara resmi menyetujui penetapan Thomas A.M. Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) pengganti Yuda Agung yang mengundurkan diri, setelah melalui proses fit and proper test.  Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyatakan bahwa Thomas dipilih karena dianggap figur yang diterima oleh semua partai politik dan mampu memaparkan pentingnya harmonisasi kebijakan moneter dan fiskal demi pertumbuhan ekonomi. __________________________ Instagram:   TikTok:   YouTube: Podcast Senin Sore Spotify: Podcast Senin Sore #Thomas #KeponakanPrabowo #Prabowo #BankIndonesia", "post_id": "7599654013243542805"}}, {"key": "seputarkepri7", "attributes": {"label": "seputarkepri7", "x": 377.62060130747886, "y": 885.1261466164743, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5911, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7631793312025808148", "id": "seputarkepri7", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kian melemah hingga menembus 17.300 per dolar AS pada perdagangan pagi ini, Kamis (23/4). Posisi terlemah sepanjang sejarah.  Berdasarkan data Bloomberg, kurs rupiah hari ini dibuka melemah 40 poin di level 17.221 per dolar AS dan terus bergerak loyo hingga menembus 17.300 per dolar AS pada pukul 09.28 WIB. Analis dari Doo Financial Lukman Leong menilai, pelemahan rupiah dipicu oleh penguatan dolar AS yang didorong oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik global. Sedangkan keputusan Bank Indonesia untuk mempertahankan suku bunga acuan dinilai tak cukup kuat untuk menahan tekanan eksternal. Editor: Agustiyanti #rupiah #dolar #nilaitukarrupiah #ekonomiindonesia #prabowo", "post_id": "7631793312025808148"}}, {"key": "katadatacoid", "attributes": {"label": "katadatacoid", "x": 647.0283360328717, "y": 893.9246437448186, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.8436, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631793312025808148", "id": "katadatacoid", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kian melemah hingga menembus 17.300 per dolar AS pada perdagangan pagi ini, Kamis (23/4). Posisi terlemah sepanjang sejarah.  Berdasarkan data Bloomberg, kurs rupiah hari ini dibuka melemah 40 poin di level 17.221 per dolar AS dan terus bergerak loyo hingga menembus 17.300 per dolar AS pada pukul 09.28 WIB. Analis dari Doo Financial Lukman Leong menilai, pelemahan rupiah dipicu oleh penguatan dolar AS yang didorong oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik global. Sedangkan keputusan Bank Indonesia untuk mempertahankan suku bunga acuan dinilai tak cukup kuat untuk menahan tekanan eksternal. Editor: Agustiyanti #rupiah #dolar #nilaitukarrupiah #ekonomiindonesia #prabowo", "post_id": "7631793312025808148"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 821.3390025710507, "y": 937.6611547138097, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5911, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "6sD0awiMbB0", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Jaga Stabilitas dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen\n\nKOMPAS.TV - Dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 2122 April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75 persen. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nRapat Dewan Gubernur Bank Indonesia tersebut juga menetapkan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50 persen.\n\nBerbagai indikator terkini menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 diproyeksikan meningkat, ditopang oleh permintaan domestik. Konsumsi rumah tangga yang naik didukung oleh keyakinan pelaku ekonomi dan kondisi penghasilan yang tetap terjaga, serta peningkatan permintaan selama perayaan hari besar keagamaan nasional Idulfitri 1447 Hijriah.\n\nBelanja pemerintah juga meningkat seiring pemberian tunjangan hari raya, kenaikan belanja sosial, serta berbagai insentif lainnya, termasuk transfer ke daerah.\n\n#bankindonesia #birate #ekonomi #sukubunga #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "6sD0awiMbB0"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 779.8043627281115, "y": 495.9851403251765, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.8436, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "6sD0awiMbB0", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Jaga Stabilitas dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen\n\nKOMPAS.TV - Dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 2122 April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75 persen. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nRapat Dewan Gubernur Bank Indonesia tersebut juga menetapkan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50 persen.\n\nBerbagai indikator terkini menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 diproyeksikan meningkat, ditopang oleh permintaan domestik. Konsumsi rumah tangga yang naik didukung oleh keyakinan pelaku ekonomi dan kondisi penghasilan yang tetap terjaga, serta peningkatan permintaan selama perayaan hari besar keagamaan nasional Idulfitri 1447 Hijriah.\n\nBelanja pemerintah juga meningkat seiring pemberian tunjangan hari raya, kenaikan belanja sosial, serta berbagai insentif lainnya, termasuk transfer ke daerah.\n\n#bankindonesia #birate #ekonomi #sukubunga #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "6sD0awiMbB0"}}, {"key": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "attributes": {"label": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "x": 584.9559484396407, "y": 442.39306036411074, "size": 9.67, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.5911, "eigenvector": 111.0033, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "TP7hH4vN_64", "id": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "source": "youtube-000001", "content": "BI-Rate Tetap 4,75%: Mempertahankan Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi\n\n#SobatRupiah #RDGBI #BeriMakna\nBI-Rate tetap di level 4,75%!\n\n#SobatRupiah, dalam #RDGBI April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah. \n\nLalu, apa lagi langkah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia?\n\nMari simak rangkuman RDG April 2026 untuk #BeriMakna menambah pemahaman Sobat terkait kebijakan Bank Indonesia di tiap sendi ekonomi nasional!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "TP7hH4vN_64"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "BankIndonesiaOfficial", "x": 811.9134391771134, "y": 131.3709453284928, "size": 5.33, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.2174, "eigenvector": 38.7758, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "TP7hH4vN_64", "id": "BankIndonesiaOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "BI-Rate Tetap 4,75%: Mempertahankan Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi\n\n#SobatRupiah #RDGBI #BeriMakna\nBI-Rate tetap di level 4,75%!\n\n#SobatRupiah, dalam #RDGBI April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah. \n\nLalu, apa lagi langkah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia?\n\nMari simak rangkuman RDG April 2026 untuk #BeriMakna menambah pemahaman Sobat terkait kebijakan Bank Indonesia di tiap sendi ekonomi nasional!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "TP7hH4vN_64"}}], "edges": [{"key": "2Herdev", "source": "2Herdev", "target": "BloombergTZ", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "2Herdev", "source": "2Herdev", "target": "BloombergTZ", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "pajaksukadana", "source": "pajaksukadana", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "pajaksukadana", "source": "pajaksukadana", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "s_romzan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ArmaZulfikar", "source": "ArmaZulfikar", "target": "Raizeeel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "legolas132177", "source": "legolas132177", "target": "KapudS640", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia", "source": "bank_indonesia", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kalsel", "source": "bank_indonesia_kalsel", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kepri", "source": "bank_indonesia_kepri", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "source": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritabalimedia", "source": "beritabalimedia", "target": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebespsm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_jatim", "source": "bank_indonesia_jatim", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovjambii", "source": "pemprovjambii", "target": "alharisjambi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovjambii", "source": "pemprovjambii", "target": "abdullahsani_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "san_suka_mbak.k", "source": "san_suka_mbak.k", "target": "Bank", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "malangrayamedia", "source": "malangrayamedia", "target": "kumparancom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "CeposTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "arkan_turungku", "source": "arkan_turungku", "target": "StatifyID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "podcastseninsore", "source": "podcastseninsore", "target": "podcastseninsore", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "podcastseninsore", "source": "podcastseninsore", "target": "podcastseninsore", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "seputarkepri7", "source": "seputarkepri7", "target": "katadatacoid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "source": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "source": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}