{"nodes": [{"key": "FebrianiRetri", "attributes": {"label": "FebrianiRetri", "x": 941.2004077402901, "y": 752.4721940830489, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050857788537217194", "id": "FebrianiRetri", "source": "tweet-000004", "content": "\"Kemenkeu sudah merespons Wamenkeu Juda Agung bilang tidak tahu, dan Kepala Biro Komunikasi Kemenkeu memastikan Purbaya dalam keadaan sehat.\"\n\nJika biro komunikasi kemenkeu utk kondisi kesehatan menterinya bohong, bagaimana pernyataan perihal dgn kondisi ekonomi negara?", "post_id": "2050857788537217194"}}, {"key": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "LambeSahamjja", "x": 644.2729926449977, "y": 923.9362047548971, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.0456, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050857788537217194", "id": "LambeSahamjja", "source": "tweet-000004", "content": "\"Kemenkeu sudah merespons Wamenkeu Juda Agung bilang tidak tahu, dan Kepala Biro Komunikasi Kemenkeu memastikan Purbaya dalam keadaan sehat.\"\n\nJika biro komunikasi kemenkeu utk kondisi kesehatan menterinya bohong, bagaimana pernyataan perihal dgn kondisi ekonomi negara?", "post_id": "2050857788537217194"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 224.87076668846106, "y": 92.93916848400762, "size": 3.1, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 1.8099, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "2050881800038150194", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Tidak benar. Kabar Purbaya Yudhi Sadewa (Menkeu) masuk RS kemarin beredar di medsos, tapi Kemenkeu sudah klarifikasi resmi: beliau dalam kondisi sehat. Wamenkeu Juda Agung dan Kepala Biro Komunikasi Kemenkeu juga konfirmasi hal yang sama. Dia memang sempat keluhkan sakit pinggang", "post_id": "2050881800038150194"}}, {"key": "aristiadi_s", "attributes": {"label": "aristiadi_s", "x": 405.51484451284205, "y": 361.1720872344649, "size": 3.1, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.9424, "eigenvector": 1.8099, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050881800038150194", "id": "aristiadi_s", "source": "tweet-000004", "content": "Tidak benar. Kabar Purbaya Yudhi Sadewa (Menkeu) masuk RS kemarin beredar di medsos, tapi Kemenkeu sudah klarifikasi resmi: beliau dalam kondisi sehat. Wamenkeu Juda Agung dan Kepala Biro Komunikasi Kemenkeu juga konfirmasi hal yang sama. Dia memang sempat keluhkan sakit pinggang", "post_id": "2050881800038150194"}}, {"key": "KapudS640", "attributes": {"label": "KapudS640", "x": 200.887717880884, "y": 177.97117597843203, "size": 3.1, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.9424, "eigenvector": 1.8099, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050881800038150194", "id": "KapudS640", "source": "tweet-000004", "content": "Tidak benar. Kabar Purbaya Yudhi Sadewa (Menkeu) masuk RS kemarin beredar di medsos, tapi Kemenkeu sudah klarifikasi resmi: beliau dalam kondisi sehat. Wamenkeu Juda Agung dan Kepala Biro Komunikasi Kemenkeu juga konfirmasi hal yang sama. Dia memang sempat keluhkan sakit pinggang", "post_id": "2050881800038150194"}}, {"key": "rakabuning", "attributes": {"label": "rakabuning", "x": 594.8390474531244, "y": 157.62739401250403, "size": 3.1, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.9424, "eigenvector": 1.8099, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2017016007429153008", "id": "rakabuning", "source": "tweet-000004", "content": "Dari perspektif ekonomi makro, pemerintah bisa:\n\n1. Perkuat independensi Bank Indonesia untuk tingkatkan kepercayaan investor dan stabilkan ekspektasi inflasi.\n\n2. Kurangi defisit anggaran melalui pengeluaran hemat dan reformasi pajak, target di bawah 3% PDB.\n\n3. Dorong ekspor", "post_id": "2017016007429153008"}}, {"key": "SolUdanda", "attributes": {"label": "SolUdanda", "x": 999.9120047568701, "y": 19.241332907111385, "size": 3.1, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.9424, "eigenvector": 1.8099, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2017016007429153008", "id": "SolUdanda", "source": "tweet-000004", "content": "Dari perspektif ekonomi makro, pemerintah bisa:\n\n1. Perkuat independensi Bank Indonesia untuk tingkatkan kepercayaan investor dan stabilkan ekspektasi inflasi.\n\n2. Kurangi defisit anggaran melalui pengeluaran hemat dan reformasi pajak, target di bawah 3% PDB.\n\n3. Dorong ekspor", "post_id": "2017016007429153008"}}, {"key": "hoteliercrypto", "attributes": {"label": "hoteliercrypto", "x": 939.999807077656, "y": 223.16275813615894, "size": 3.1, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.9424, "eigenvector": 1.8099, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2017016007429153008", "id": "hoteliercrypto", "source": "tweet-000004", "content": "Dari perspektif ekonomi makro, pemerintah bisa:\n\n1. Perkuat independensi Bank Indonesia untuk tingkatkan kepercayaan investor dan stabilkan ekspektasi inflasi.\n\n2. Kurangi defisit anggaran melalui pengeluaran hemat dan reformasi pajak, target di bawah 3% PDB.\n\n3. Dorong ekspor", "post_id": "2017016007429153008"}}, {"key": "Christofel_ID", "attributes": {"label": "Christofel_ID", "x": 269.7440634335496, "y": 203.62689873508333, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050469254462599191", "id": "Christofel_ID", "source": "tweet-000004", "content": "VI. Kesimpulan: Bagaimana Menilai Riset CELIOS Secara Proporsional?.\n--------------\n1. Yang dapat diandalkan:\nAnalisis data makroekonomi sekunder (BPS, Bank Indonesia) yang biasanya dikutip dengan benar.\n\n2. Kalkulasi dampak kebijakan berbasis data publik yang bisa diverifikasi.", "post_id": "2050469254462599191"}}, {"key": "georgesoros", "attributes": {"label": "georgesoros", "x": 231.07334633694532, "y": 936.0607539163835, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.0456, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050469254462599191", "id": "georgesoros", "source": "tweet-000004", "content": "VI. Kesimpulan: Bagaimana Menilai Riset CELIOS Secara Proporsional?.\n--------------\n1. Yang dapat diandalkan:\nAnalisis data makroekonomi sekunder (BPS, Bank Indonesia) yang biasanya dikutip dengan benar.\n\n2. Kalkulasi dampak kebijakan berbasis data publik yang bisa diverifikasi.", "post_id": "2050469254462599191"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 610.8501854675453, "y": 706.0274412739217, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 37.2393, "eigenvector": 211.6155, "in_degree": 3, "out_degree": 1, "degree": 4}, "_id": "3884511562890846248_1646269200", "id": "bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung!\n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata.\n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%. \n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata!\nKalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal? \n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884511562890846248_1646269200"}}, {"key": "perekonomianri", "attributes": {"label": "perekonomianri", "x": 154.60599587971336, "y": 451.5508765443267, "size": 13.9, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 73.9572, "eigenvector": 192.1994, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3884511562890846248_1646269200", "id": "perekonomianri", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung!\n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata.\n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%. \n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata!\nKalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal? \n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884511562890846248_1646269200"}}, {"key": "bank_indonesia_kalsel", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kalsel", "x": 760.866815868344, "y": 650.862792466573, "size": 7.9, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 86.3917, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3884893090046230644_3108436875", "id": "bank_indonesia_kalsel", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung!\n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata.\n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%.\n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata!\nKalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884893090046230644_3108436875"}}, {"key": "palembang.sigap", "attributes": {"label": "palembang.sigap", "x": 320.097937486401, "y": 470.66123052251464, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3884392382624510242_7684116950", "id": "palembang.sigap", "source": "instagram-000001", "content": "Melalui kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Provinsi Sumatera Selatan berhasil meraih penghargaan \"Outstanding Province inDecreasing Poverty and Unemployment Rate\" pada ajang National Governance Award 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat(24/04/ 2026).\n\nCapaian ini diraih di bawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Cik Ujang, sebagai bukti komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, menekan angka kemiskinan, serta membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.", "post_id": "3884392382624510242_7684116950"}}, {"key": "hermanderu67", "attributes": {"label": "hermanderu67", "x": 909.2769170705436, "y": 144.61331223001628, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 16.9811, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3884392382624510242_7684116950", "id": "hermanderu67", "source": "instagram-000001", "content": "Melalui kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Provinsi Sumatera Selatan berhasil meraih penghargaan \"Outstanding Province inDecreasing Poverty and Unemployment Rate\" pada ajang National Governance Award 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat(24/04/ 2026).\n\nCapaian ini diraih di bawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Cik Ujang, sebagai bukti komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, menekan angka kemiskinan, serta membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.", "post_id": "3884392382624510242_7684116950"}}, {"key": "cikujangmenyapa", "attributes": {"label": "cikujangmenyapa", "x": 907.4440343541941, "y": 383.8310745337317, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 16.9811, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3884392382624510242_7684116950", "id": "cikujangmenyapa", "source": "instagram-000001", "content": "Melalui kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Provinsi Sumatera Selatan berhasil meraih penghargaan \"Outstanding Province inDecreasing Poverty and Unemployment Rate\" pada ajang National Governance Award 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat(24/04/ 2026).\n\nCapaian ini diraih di bawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Cik Ujang, sebagai bukti komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, menekan angka kemiskinan, serta membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.", "post_id": "3884392382624510242_7684116950"}}, {"key": "bank_indonesia_kepri", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kepri", "x": 863.4684404473293, "y": 815.3840530551857, "size": 7.9, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 86.3917, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3885220661455695687_2904384635", "id": "bank_indonesia_kepri", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung!\n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata.\n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%.\n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata!\nKalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3885220661455695687_2904384635"}}, {"key": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "attributes": {"label": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "x": 103.46207884137948, "y": 595.7733680825354, "size": 7.9, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 86.3917, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3884953702586511438_48797578859", "id": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung! \n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata. \n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi. \n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%. \n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata! Kalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal? \n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884953702586511438_48797578859"}}, {"key": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "beritabalimedia", "x": 694.144454618985, "y": 502.50250888946266, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 79.4424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3884943203943306871_3195837275", "id": "beritabalimedia", "source": "instagram-000001", "content": "BANK INDONESIA BERSAMA PEMERINTAH PROVINSI BALI RESMI LUNCURKAN BIC\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersama Pemerintah Provinsi Bali resmi meluncurkan Bali Investment Challenge (BIC) 2026 pada Senin (27/4) dengan fokus menjaring proyek investasi unggulan di sektor energi terbarukan, industri kreatif, dan pertanian guna mendukung transformasi ekonomi di luar sektor pariwisata.\n\nAsisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Bali Luh Ayu Aryani menekankan bahwa setiap investasi wajib mengedepankan harmoni alam dan budaya sesuai konsep Transformasi Ekonomi Kerthi Bali serta memastikan aspek akuntabilitas bagi investor demi menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Bali.\n\nhttps://beritabali.com/berita/202207051309/bali-dorong-investasi-yang-seimbang-alam-manusia-dan-budaya\n\nFollow akun kami untuk update terbaru!\n\nBerita selengkapnya klik tautan pada StoriesIG \n\n#Bali\n#BeritaBali\n#AllAboutBali\n#InvestasiBali\n#BankIndonesia\n#EkonomiKerthiBali\n#BaliJagadhita2026\n#InfoDenpasar\n#KabarBali\n#PertumbuhanEkonomi\n#NangunSatKerthiLokaBali", "post_id": "3884943203943306871_3195837275"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "attributes": {"label": "bank_indonesia_papuabarat", "x": 437.02558420801154, "y": 805.669326304155, "size": 7.9, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 86.3917, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3882339385102396115_13254887390", "id": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, di tengah dinamika geopolitik global, termasuk dampak dari Perang Timur Tengah, fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga kuat.\n\nBank Indonesia terus memperkuat langkah untuk mempertahankan stabilitas, salah satunya dengan menjaga BI-Rate di level 4,75%.\n\nKebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah juga diperkuat melalui intervensi di pasar off-shore (NDF) serta di pasar domestik melalui pasar spot, DNDF, dan pembelian SBN di pasar sekunder.\n\nLangkah ini dilakukan secara konsisten, sekaligus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan bauran kebijakan.\n\nMenurut #SobatRupiah, bagaimana peran kebijakan menjaga stabilitas ekonomi di tengah kondisi global saat ini?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#Repost", "post_id": "3882339385102396115_13254887390"}}, {"key": "palembangkulukilir", "attributes": {"label": "palembangkulukilir", "x": 519.7278074076471, "y": 69.2069326928787, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3884251347432967405_2208771847", "id": "palembangkulukilir", "source": "instagram-000001", "content": "Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) menggambarkan kebiasaan masyarakat dalam membaca untuk memperoleh informasi dan pengetahuan.\n\nBerdasarkan data Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Survei TGM 2025 yang dipublikasikan dalam Badan Pusat Statistik 2026, Nusa Tenggara Timur menjadi provinsi dengan skor tertinggi sebesar 62,05 poin, disusul Nusa Tenggara Barat dan Sumatera Selatan.\n\nPerhitungan TGM menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan komposit lima indikator, yaitu frekuensi membaca, durasi membaca, jumlah bacaan, serta frekuensi dan durasi akses internet. Nilai akhir dihitung menggunakan pembobotan tertentu sehingga menghasilkan skor dalam satuan poin.\n\nSumber: Perpustakaan Nasional RI Survei TGM 2025, BPS 2026 Kreatif: Nana Gita Produser: Glori K. Wadrianto\nDesain da info dari", "post_id": "3884251347432967405_2208771847"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 589.760934729564, "y": 450.9760516898654, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.0456, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3884251347432967405_2208771847", "id": "kompascom", "source": "instagram-000001", "content": "Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) menggambarkan kebiasaan masyarakat dalam membaca untuk memperoleh informasi dan pengetahuan.\n\nBerdasarkan data Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Survei TGM 2025 yang dipublikasikan dalam Badan Pusat Statistik 2026, Nusa Tenggara Timur menjadi provinsi dengan skor tertinggi sebesar 62,05 poin, disusul Nusa Tenggara Barat dan Sumatera Selatan.\n\nPerhitungan TGM menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan komposit lima indikator, yaitu frekuensi membaca, durasi membaca, jumlah bacaan, serta frekuensi dan durasi akses internet. Nilai akhir dihitung menggunakan pembobotan tertentu sehingga menghasilkan skor dalam satuan poin.\n\nSumber: Perpustakaan Nasional RI Survei TGM 2025, BPS 2026 Kreatif: Nana Gita Produser: Glori K. Wadrianto\nDesain da info dari", "post_id": "3884251347432967405_2208771847"}}, {"key": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "ojk_sumbagsel", "x": 506.0369413260396, "y": 855.4885703919753, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.7245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3886304514052184283_5364011511", "id": "ojk_sumbagsel", "source": "instagram-000001", "content": "Sultan Muda Onboarding Day 🚀🔥\n\nHalo Sanak Dulur! 👋🏻\n\nPemerintah Provinsi Sumsel melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan bersama OJK Provinsi Sumsel bersama menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Pemuda – Sultan Muda Onboarding Day pada 30 April 2026 di Kantor OJK Provinsi Sumsel.\n\nKegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mencetak 100.000 Sultan Muda yang tangguh, cerdas finansial, dan berdaya saing menuju Sumsel Maju Terus Untuk Semua.\n\n👤 Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, Kepala OJK Provinsi Sumsel Arifin Susanto, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumsel Alfajri Zabidi.\n\nDalam kegiatan ini dilakukan kick off Sultan Muda Onboarding Day serta penyerahan bantuan modal usaha dari Gubernur Sumsel kepada 160 pelaku UMKM di Sumsel sebagai wujud nyata dukungan terhadap program 100.000 Sultan Muda Sumsel. \n\nSelain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan kewirausahaan melalui: 🔸Workshop digitalisasi UMKM\n🔸 Literasi keuangan\n🔸 Pengelolaan usaha dan keuangan pribadi\n\nKegiatan ini menjadi keberlanjutan dari program Sultan Muda XporA 2026 dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan muda di Sumsel.\n\nOJK berharap melalui kolaborasi ini semakin banyak generasi muda yang mandiri secara ekonomi, mampu membuka lapangan kerja, dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n*Acara terbuka hanya bagi para peserta terundang.\n\n🔔 Follow  untuk update tips tentang keuangan dan kegiatan menarik lainnya!\n\n#OJKSumsel #OJKIndonesia #OJK #SultanMudaOnboardingDay Kolaboratif", "post_id": "3886304514052184283_5364011511"}}, {"key": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "celebesmedia.id", "x": 756.396936438212, "y": 84.52946591720378, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.7245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3885972197106578971_10864878485", "id": "celebesmedia.id", "source": "instagram-000001", "content": "Program pengembangan UMKM dan pesantren bertajuk Rewako (Resilient, World Class, Agile, dan Knowledgable) resmi dimulai Senin (27/4) di Makassar. Inisiatif yang digagas oleh Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran UMKM dan pesantren sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah.\n\nProgram Rewako dirancang sebagai pengembangan usaha berbasis end-to-end. Tidak hanya berfokus pada pelatihan, program ini mencakup proses seleksi, kurasi, pendampingan intensif, hingga monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Kategori program meliputi UMKM umum, UMKM sektor pertanian, UMKM berorientasi ekspor, serta pesantren berbasis ekonomi produktif.\n\nSejak pertama kali diluncurkan pada 2022, program ini terus berkembang untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha yang semakin dinamis. Pada tahun 2026, sejumlah strategi baru diperkenalkan, di antaranya memperluas akses pasar global melalui kolaborasi dengan Indonesia Trading House dan House of Bean Indonesia di luar negeri. Selain itu, UMKM juga didorong masuk ke rantai pasok ritel modern untuk memperkuat penetrasi pasar domestik.\n\nTak hanya itu, pendekatan berbasis ekonomi syariah juga diperkuat melalui program Pesantren Rewako. Inisiatif ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi pesantren sekaligus memperkuat kontribusinya dalam ketahanan pangan nasional, termasuk menjalin sinergi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#kemenkeu #menkeu #bankindonesia\n#bisulsel #ekonomi", "post_id": "3885972197106578971_10864878485"}}, {"key": "celebespsm", "attributes": {"label": "celebespsm", "x": 211.8660164462518, "y": 437.24500980293016, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.7245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885972197106578971_10864878485", "id": "celebespsm", "source": "instagram-000001", "content": "Program pengembangan UMKM dan pesantren bertajuk Rewako (Resilient, World Class, Agile, dan Knowledgable) resmi dimulai Senin (27/4) di Makassar. Inisiatif yang digagas oleh Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran UMKM dan pesantren sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah.\n\nProgram Rewako dirancang sebagai pengembangan usaha berbasis end-to-end. Tidak hanya berfokus pada pelatihan, program ini mencakup proses seleksi, kurasi, pendampingan intensif, hingga monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Kategori program meliputi UMKM umum, UMKM sektor pertanian, UMKM berorientasi ekspor, serta pesantren berbasis ekonomi produktif.\n\nSejak pertama kali diluncurkan pada 2022, program ini terus berkembang untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha yang semakin dinamis. Pada tahun 2026, sejumlah strategi baru diperkenalkan, di antaranya memperluas akses pasar global melalui kolaborasi dengan Indonesia Trading House dan House of Bean Indonesia di luar negeri. Selain itu, UMKM juga didorong masuk ke rantai pasok ritel modern untuk memperkuat penetrasi pasar domestik.\n\nTak hanya itu, pendekatan berbasis ekonomi syariah juga diperkuat melalui program Pesantren Rewako. Inisiatif ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi pesantren sekaligus memperkuat kontribusinya dalam ketahanan pangan nasional, termasuk menjalin sinergi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#kemenkeu #menkeu #bankindonesia\n#bisulsel #ekonomi", "post_id": "3885972197106578971_10864878485"}}, {"key": "bank_indonesia_jatim", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jatim", "x": 982.0228911510679, "y": 818.7989254738881, "size": 7.9, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 86.3917, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3889404973356821752_3158106310", "id": "bank_indonesia_jatim", "source": "instagram-000001", "content": "Stabil di tengah tekanan, tumbuh di tengah tantangan!\n\n#SobatRupiah, ketidakpastian global, khususnya dinamika geopolitik di Timur Tengah menjadi risiko utama yang terus diantisipasi Bank Indonesia.\n\nDalam pertemuan bersama investor di Singapura, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan berbagai langkah strategis untuk menjaga fundamental ekonomi Indonesia dan memperkuat kepercayaan investor (28/4).\n\nMulai dari penerapan integrated monetary policy mix melalui tiga pilar utama, hingga penguatan sinergi kebijakan moneter dan fiskal yang menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.\n\nLalu, langkah apa lagi yang ditempuh untuk memastikan Indonesia tetap menjadi destinasi investasi yang menarik? Yuk, #BeriMakna simak selengkapnya!\n•\nRepost from \n•\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3889404973356821752_3158106310"}}, {"key": "pemprovjambii", "attributes": {"label": "pemprovjambii", "x": 487.5202168011413, "y": 429.6241602719281, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3885917794483138204_6891082786", "id": "pemprovjambii", "source": "instagram-000001", "content": "#JambiMantap \n#PemerintahProvinsiJambi \n#ProvinsiJambi \n#DiskominfoJambi\n#AlHarisJambi\n\nJambi (Diskominfo Provinsi Jambi) - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, mengajak masyarakat di Provinsi Jambi untuk membumikan atau memperkuat ekonomi syariah, sebagai upaya mendorong peningkatan literasi serta inklusi keuangan dan ekonomi yang adil dan berbasis nilai syariah di wilayah Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat Pembukaan Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) Fest 2026 yang dimotori oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, bertempat di Mall Jambi Town Square (Jamtos), Kota Jambi, Rabu (29/04/2026) siang.\nDalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peranan yang sangat penting, strategis, dan fundamental bagi pembangunan daerah maupun nasional. Menurutnya, ekonomi dan keuangan syariah bukan hanya sekadar alternatif sistem ekonomi, tetapi telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. \"Prinsip-prinsip ekonomi syariah yang mengedepankan sistem ekonomi yang berlandaskan Al-Qur'an dan Hadits, guna mencapai kesejahteraan umum (maslahah) melalui keadilan ('adl), Kerjasama (ta'awun), dan amanah, memberikan fondasi yang kuat dalam menciptakan stabilitas ekonomi. Bagi daerah khususnya Provinsi Jambi, penguatan ekonomi syariah mampu memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM,\" ungkap Gubernur Al Haris. \nDikatakan Gubernur Al Haris, sektor UMKM juga berkontribusi dalam meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global. Ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong potensi lokal. Pengembangan industri halal, pariwisata ramah muslim, serta optimalisasi zakat, infak, dan wakaf dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berbasis kearifan lokal serta dari semua sektor yang ada. \"Bank syariah sudah menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat yang ada di provinsi Jambi", "post_id": "3885917794483138204_6891082786"}}, {"key": "alharisjambi", "attributes": {"label": "alharisjambi", "x": 47.15675853399392, "y": 621.3928217078292, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 16.9811, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885917794483138204_6891082786", "id": "alharisjambi", "source": "instagram-000001", "content": "#JambiMantap \n#PemerintahProvinsiJambi \n#ProvinsiJambi \n#DiskominfoJambi\n#AlHarisJambi\n\nJambi (Diskominfo Provinsi Jambi) - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, mengajak masyarakat di Provinsi Jambi untuk membumikan atau memperkuat ekonomi syariah, sebagai upaya mendorong peningkatan literasi serta inklusi keuangan dan ekonomi yang adil dan berbasis nilai syariah di wilayah Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat Pembukaan Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) Fest 2026 yang dimotori oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, bertempat di Mall Jambi Town Square (Jamtos), Kota Jambi, Rabu (29/04/2026) siang.\nDalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peranan yang sangat penting, strategis, dan fundamental bagi pembangunan daerah maupun nasional. Menurutnya, ekonomi dan keuangan syariah bukan hanya sekadar alternatif sistem ekonomi, tetapi telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. \"Prinsip-prinsip ekonomi syariah yang mengedepankan sistem ekonomi yang berlandaskan Al-Qur'an dan Hadits, guna mencapai kesejahteraan umum (maslahah) melalui keadilan ('adl), Kerjasama (ta'awun), dan amanah, memberikan fondasi yang kuat dalam menciptakan stabilitas ekonomi. Bagi daerah khususnya Provinsi Jambi, penguatan ekonomi syariah mampu memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM,\" ungkap Gubernur Al Haris. \nDikatakan Gubernur Al Haris, sektor UMKM juga berkontribusi dalam meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global. Ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong potensi lokal. Pengembangan industri halal, pariwisata ramah muslim, serta optimalisasi zakat, infak, dan wakaf dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berbasis kearifan lokal serta dari semua sektor yang ada. \"Bank syariah sudah menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat yang ada di provinsi Jambi", "post_id": "3885917794483138204_6891082786"}}, {"key": "abdullahsani_official", "attributes": {"label": "abdullahsani_official", "x": 307.60137198648994, "y": 898.6932414922751, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 16.9811, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885917794483138204_6891082786", "id": "abdullahsani_official", "source": "instagram-000001", "content": "#JambiMantap \n#PemerintahProvinsiJambi \n#ProvinsiJambi \n#DiskominfoJambi\n#AlHarisJambi\n\nJambi (Diskominfo Provinsi Jambi) - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, mengajak masyarakat di Provinsi Jambi untuk membumikan atau memperkuat ekonomi syariah, sebagai upaya mendorong peningkatan literasi serta inklusi keuangan dan ekonomi yang adil dan berbasis nilai syariah di wilayah Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat Pembukaan Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) Fest 2026 yang dimotori oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, bertempat di Mall Jambi Town Square (Jamtos), Kota Jambi, Rabu (29/04/2026) siang.\nDalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peranan yang sangat penting, strategis, dan fundamental bagi pembangunan daerah maupun nasional. Menurutnya, ekonomi dan keuangan syariah bukan hanya sekadar alternatif sistem ekonomi, tetapi telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. \"Prinsip-prinsip ekonomi syariah yang mengedepankan sistem ekonomi yang berlandaskan Al-Qur'an dan Hadits, guna mencapai kesejahteraan umum (maslahah) melalui keadilan ('adl), Kerjasama (ta'awun), dan amanah, memberikan fondasi yang kuat dalam menciptakan stabilitas ekonomi. Bagi daerah khususnya Provinsi Jambi, penguatan ekonomi syariah mampu memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM,\" ungkap Gubernur Al Haris. \nDikatakan Gubernur Al Haris, sektor UMKM juga berkontribusi dalam meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global. Ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong potensi lokal. Pengembangan industri halal, pariwisata ramah muslim, serta optimalisasi zakat, infak, dan wakaf dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berbasis kearifan lokal serta dari semua sektor yang ada. \"Bank syariah sudah menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat yang ada di provinsi Jambi", "post_id": "3885917794483138204_6891082786"}}, {"key": "podcastseninsore", "attributes": {"label": "podcastseninsore", "x": 436.9179716428309, "y": 153.56653433614332, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.7245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "7599654013243542805", "id": "podcastseninsore", "source": "tiktok-000001", "content": "Komisi XI DPR RI secara resmi menyetujui penetapan Thomas A.M. Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) pengganti Yuda Agung yang mengundurkan diri, setelah melalui proses fit and proper test.  Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyatakan bahwa Thomas dipilih karena dianggap figur yang diterima oleh semua partai politik dan mampu memaparkan pentingnya harmonisasi kebijakan moneter dan fiskal demi pertumbuhan ekonomi. __________________________ Instagram:   TikTok:   YouTube: Podcast Senin Sore Spotify: Podcast Senin Sore #Thomas #KeponakanPrabowo #Prabowo #BankIndonesia", "post_id": "7599654013243542805"}}, {"key": "bpskabtemanggung", "attributes": {"label": "bpskabtemanggung", "x": 655.9255030523428, "y": 871.6238264071936, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7405607571911904517", "id": "bpskabtemanggung", "source": "tiktok-000001", "content": "Dalam pelaksanaan pembangunan Zona Integritas, BPS Kabupaten Temanggung turut berpartisipasi dalam program pengendalian inflasi sebagai bagian dari program reformasi birokrasi tematik. Hari ini, Rabu, 21 Agustus 2024, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Temanggung, Haryono, turut hadir dalam Launching Kios Pengendali Inflasi Temanggung (Kendit). Kendit ini merupakan implementasi program Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kabupaten Temanggung untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan di Kabupaten Temanggung, bersinergi dengan kantor Perwakilan Bank Indonesia dan Perum Bulog. BPS Kabupaten Temanggung mendukung pembangunan di Kabupaten Temanggung. #inflasi #bpskabupatentemanggung  Provinsi Jawa Tengah   Pusat Statistik", "post_id": "7405607571911904517"}}, {"key": "BPS", "attributes": {"label": "BPS", "x": 354.07875687166165, "y": 234.38494087849227, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.9811, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7405607571911904517", "id": "BPS", "source": "tiktok-000001", "content": "Dalam pelaksanaan pembangunan Zona Integritas, BPS Kabupaten Temanggung turut berpartisipasi dalam program pengendalian inflasi sebagai bagian dari program reformasi birokrasi tematik. Hari ini, Rabu, 21 Agustus 2024, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Temanggung, Haryono, turut hadir dalam Launching Kios Pengendali Inflasi Temanggung (Kendit). Kendit ini merupakan implementasi program Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kabupaten Temanggung untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan di Kabupaten Temanggung, bersinergi dengan kantor Perwakilan Bank Indonesia dan Perum Bulog. BPS Kabupaten Temanggung mendukung pembangunan di Kabupaten Temanggung. #inflasi #bpskabupatentemanggung  Provinsi Jawa Tengah   Pusat Statistik", "post_id": "7405607571911904517"}}, {"key": "Badan", "attributes": {"label": "Badan", "x": 684.6805138135364, "y": 490.56685741200766, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.9811, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7405607571911904517", "id": "Badan", "source": "tiktok-000001", "content": "Dalam pelaksanaan pembangunan Zona Integritas, BPS Kabupaten Temanggung turut berpartisipasi dalam program pengendalian inflasi sebagai bagian dari program reformasi birokrasi tematik. Hari ini, Rabu, 21 Agustus 2024, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Temanggung, Haryono, turut hadir dalam Launching Kios Pengendali Inflasi Temanggung (Kendit). Kendit ini merupakan implementasi program Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kabupaten Temanggung untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan di Kabupaten Temanggung, bersinergi dengan kantor Perwakilan Bank Indonesia dan Perum Bulog. BPS Kabupaten Temanggung mendukung pembangunan di Kabupaten Temanggung. #inflasi #bpskabupatentemanggung  Provinsi Jawa Tengah   Pusat Statistik", "post_id": "7405607571911904517"}}, {"key": "disperindagprovbe", "attributes": {"label": "disperindagprovbe", "x": 879.9399965047959, "y": 727.4855912054684, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634018851411348754", "id": "disperindagprovbe", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemprov Bengkulu Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha 1447 H. Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat sinergi lintas sektor dalam mengendalikan inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha 1447 H.  Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu, Bapak Desman Siboro, SH., mengadiri rapat yang dipimpin oleh Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setda Provinsi Bengkulu, RA Denni, SHH, MM., mewakili Sekretaris Daerah, di Ruang Rapat Merah Putih Kantor Gubernur (Selasa 28/4). Rapat yang dihadiri perwakilan Bank Indonesia, BMKG, BPS, Perum Bulog, serta sejumlah kepala OPD terkait membahas evaluasi program pengendalian inflasi daerah dan langkah strategis sebagai solusi konkret guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan, terutama di tengah dinamika global yang tidak menentu.  #bumimerahputih #banturakyat #inflasibengkulu  #iduladha1447h  #pengendalianinflasi", "post_id": "7634018851411348754"}}, {"key": "Bengkuluprov.go.id", "attributes": {"label": "Bengkuluprov.go.id", "x": 208.94465410061014, "y": 316.65236199651395, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 22.0456, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634018851411348754", "id": "Bengkuluprov.go.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Pemprov Bengkulu Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha 1447 H. Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat sinergi lintas sektor dalam mengendalikan inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha 1447 H.  Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu, Bapak Desman Siboro, SH., mengadiri rapat yang dipimpin oleh Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setda Provinsi Bengkulu, RA Denni, SHH, MM., mewakili Sekretaris Daerah, di Ruang Rapat Merah Putih Kantor Gubernur (Selasa 28/4). Rapat yang dihadiri perwakilan Bank Indonesia, BMKG, BPS, Perum Bulog, serta sejumlah kepala OPD terkait membahas evaluasi program pengendalian inflasi daerah dan langkah strategis sebagai solusi konkret guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan, terutama di tengah dinamika global yang tidak menentu.  #bumimerahputih #banturakyat #inflasibengkulu  #iduladha1447h  #pengendalianinflasi", "post_id": "7634018851411348754"}}, {"key": "visfmradio", "attributes": {"label": "visfmradio", "x": 677.1378237004147, "y": 914.5528475763421, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7605563094559116564", "id": "visfmradio", "source": "tiktok-000001", "content": "radiovisfm.com – Menjelang Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri biasanya terjadi peningkatan harga utamanya kebutuhan bahan pokok. Sebagai upaya antisipasi, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), mempersiapkan berbagai langkah untuk memastikan stok dan stabilitas harga terjaga. “Selama Ramadan sejumlah bahan pangan berpotensi mengalami kenaikan harga. Karena itu harus ada langkah-langkah dalam menjaga stok dan stabilitas harga, menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah,” kata Bupati Ipuk, Rabu (11/2/2026). Bupati Ipuk menjelaskan, salah satu upayanya dengan melaksanakan intervensi sejak dini. Menurutnya Pemkab Banyuwangi bersama TPID harus secara konsisten melaksanakan strategi pengendalian inflasi yang berfokus pada 4K yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif. Bupati Ipuk meminta OPD teknis kolaborasi dengan stakeholder terkait. Di antaranya Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan harus melaksanakan Operasi Pasar Murah (OPM) secara masif bersama Bulog, Perpadi, dan BI Jember, untuk menjaga keterjangkauan harga. Selain itu juga mengoptimalisasi 97 Toko Pengendali Inflasi Banyuwangi (Top Si Wangi). (Top Si Wangi). “Pelaksanaan pasar murah bisa menjaga keterjangkauan daya beli serta memangkas jalur distribusi, dengan mendatangkan barang langsung dari produsen atau Bulog ke konsumen. Sehingga masyarakat busa mendapatkan harga yang terjangkau,” ujar Bupati Ipuk. Selain itu, untuk menjamin ketersediaan pasokan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melakukan pengawasan terhadap ketersediaan bahan pangan khususnya daging dan telur ayam ras Untuk mencegah eskalasi harga yang lebih tinggi saat Ramadan. “Dispertapang harus melakukan pengamanan stok dan pemantauan populasi (Hulu). Kita harus memastikan bahwa surplus produksi yang tercatat dalam Neraca Pangan tetap terjaga di tingkat peternak lokal,” paparnya. Bupati Ipuk juga telah menggelar rakor High Level Meeting (HLM) untuk memastikan stok dan stabilitas harga pangan terjaga, Jumat (30/1/2026). Rakor ini diikuti Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Kepala Bank Indonesia Jember Iqbal Reza Nugraha, Forkopimda Banyuwangi, Kepala Bulog Dwiana Puspitasari, perwakilan BPS dan KPPN, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Banyuwangi, dan sejumlah stakeholder sebagai pelaksana teknis kebijakan TPID. #inflasi #harga  #kabupatenbanyuwangi  . . . written by   post by  Hadi", "post_id": "7605563094559116564"}}, {"key": "akuilex", "attributes": {"label": "akuilex", "x": 140.76487973555484, "y": 27.28426120225491, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.9811, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7605563094559116564", "id": "akuilex", "source": "tiktok-000001", "content": "radiovisfm.com – Menjelang Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri biasanya terjadi peningkatan harga utamanya kebutuhan bahan pokok. Sebagai upaya antisipasi, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), mempersiapkan berbagai langkah untuk memastikan stok dan stabilitas harga terjaga. “Selama Ramadan sejumlah bahan pangan berpotensi mengalami kenaikan harga. Karena itu harus ada langkah-langkah dalam menjaga stok dan stabilitas harga, menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah,” kata Bupati Ipuk, Rabu (11/2/2026). Bupati Ipuk menjelaskan, salah satu upayanya dengan melaksanakan intervensi sejak dini. Menurutnya Pemkab Banyuwangi bersama TPID harus secara konsisten melaksanakan strategi pengendalian inflasi yang berfokus pada 4K yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif. Bupati Ipuk meminta OPD teknis kolaborasi dengan stakeholder terkait. Di antaranya Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan harus melaksanakan Operasi Pasar Murah (OPM) secara masif bersama Bulog, Perpadi, dan BI Jember, untuk menjaga keterjangkauan harga. Selain itu juga mengoptimalisasi 97 Toko Pengendali Inflasi Banyuwangi (Top Si Wangi). (Top Si Wangi). “Pelaksanaan pasar murah bisa menjaga keterjangkauan daya beli serta memangkas jalur distribusi, dengan mendatangkan barang langsung dari produsen atau Bulog ke konsumen. Sehingga masyarakat busa mendapatkan harga yang terjangkau,” ujar Bupati Ipuk. Selain itu, untuk menjamin ketersediaan pasokan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melakukan pengawasan terhadap ketersediaan bahan pangan khususnya daging dan telur ayam ras Untuk mencegah eskalasi harga yang lebih tinggi saat Ramadan. “Dispertapang harus melakukan pengamanan stok dan pemantauan populasi (Hulu). Kita harus memastikan bahwa surplus produksi yang tercatat dalam Neraca Pangan tetap terjaga di tingkat peternak lokal,” paparnya. Bupati Ipuk juga telah menggelar rakor High Level Meeting (HLM) untuk memastikan stok dan stabilitas harga pangan terjaga, Jumat (30/1/2026). Rakor ini diikuti Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Kepala Bank Indonesia Jember Iqbal Reza Nugraha, Forkopimda Banyuwangi, Kepala Bulog Dwiana Puspitasari, perwakilan BPS dan KPPN, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Banyuwangi, dan sejumlah stakeholder sebagai pelaksana teknis kebijakan TPID. #inflasi #harga  #kabupatenbanyuwangi  . . . written by   post by  Hadi", "post_id": "7605563094559116564"}}, {"key": "Thomy", "attributes": {"label": "Thomy", "x": 850.7487964586367, "y": 588.1355033171151, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.9811, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7605563094559116564", "id": "Thomy", "source": "tiktok-000001", "content": "radiovisfm.com – Menjelang Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri biasanya terjadi peningkatan harga utamanya kebutuhan bahan pokok. Sebagai upaya antisipasi, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), mempersiapkan berbagai langkah untuk memastikan stok dan stabilitas harga terjaga. “Selama Ramadan sejumlah bahan pangan berpotensi mengalami kenaikan harga. Karena itu harus ada langkah-langkah dalam menjaga stok dan stabilitas harga, menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah,” kata Bupati Ipuk, Rabu (11/2/2026). Bupati Ipuk menjelaskan, salah satu upayanya dengan melaksanakan intervensi sejak dini. Menurutnya Pemkab Banyuwangi bersama TPID harus secara konsisten melaksanakan strategi pengendalian inflasi yang berfokus pada 4K yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif. Bupati Ipuk meminta OPD teknis kolaborasi dengan stakeholder terkait. Di antaranya Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan harus melaksanakan Operasi Pasar Murah (OPM) secara masif bersama Bulog, Perpadi, dan BI Jember, untuk menjaga keterjangkauan harga. Selain itu juga mengoptimalisasi 97 Toko Pengendali Inflasi Banyuwangi (Top Si Wangi). (Top Si Wangi). “Pelaksanaan pasar murah bisa menjaga keterjangkauan daya beli serta memangkas jalur distribusi, dengan mendatangkan barang langsung dari produsen atau Bulog ke konsumen. Sehingga masyarakat busa mendapatkan harga yang terjangkau,” ujar Bupati Ipuk. Selain itu, untuk menjamin ketersediaan pasokan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melakukan pengawasan terhadap ketersediaan bahan pangan khususnya daging dan telur ayam ras Untuk mencegah eskalasi harga yang lebih tinggi saat Ramadan. “Dispertapang harus melakukan pengamanan stok dan pemantauan populasi (Hulu). Kita harus memastikan bahwa surplus produksi yang tercatat dalam Neraca Pangan tetap terjaga di tingkat peternak lokal,” paparnya. Bupati Ipuk juga telah menggelar rakor High Level Meeting (HLM) untuk memastikan stok dan stabilitas harga pangan terjaga, Jumat (30/1/2026). Rakor ini diikuti Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Kepala Bank Indonesia Jember Iqbal Reza Nugraha, Forkopimda Banyuwangi, Kepala Bulog Dwiana Puspitasari, perwakilan BPS dan KPPN, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Banyuwangi, dan sejumlah stakeholder sebagai pelaksana teknis kebijakan TPID. #inflasi #harga  #kabupatenbanyuwangi  . . . written by   post by  Hadi", "post_id": "7605563094559116564"}}, {"key": "cenderawasihpos", "attributes": {"label": "cenderawasihpos", "x": 51.951066972099945, "y": 229.9208950003433, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7635262836746374408", "id": "cenderawasihpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "CeposTV", "attributes": {"label": "CeposTV", "x": 360.3732809649334, "y": 750.1135202701213, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4488, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635262836746374408", "id": "CeposTV", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "Cenderawasihposreal", "x": 617.5967851342331, "y": 920.275235858688, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4488, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7635262836746374408", "id": "Cenderawasihposreal", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "Cenderawasihpos", "x": 59.23226106824231, "y": 825.6775546754621, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4488, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635262836746374408", "id": "Cenderawasihpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "malangrayamedia", "attributes": {"label": "malangrayamedia", "x": 894.9343840109185, "y": 892.0835301357496, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7426971917166316806", "id": "malangrayamedia", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia mengumumkan mulai 1 Desember 2024, bank sentral akan menerapkan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen untuk transaksi sampai dengan Rp 500.000 pada merchant Usaha Mikro (UMI). Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kebijakan tersebut guna menopang daya beli masyarakat kelas menengah bawah. \"Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah untuk menjaga stabilitas dan memperkuat pertumbuhan ekonomi,\" kata Perry dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Rabu (16/10). Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menegaskan bahwa pedagang dilarang membebankan biaya admin kepada konsumen atas penggunaan transaksi QRIS. Hal ini sebagai respons terhadap keluhan masyarakat atas adanya biaya tambahan admin saat menggunakan QRIS. Filianingsih juga meminta pembeli untuk melaporkan pedagang yang mengenakan biaya tambahan admin atas penggunaan QRIS. \"Kalo pedagang menambahkan, gak boleh, jadi laporkan aja itu,\" ujarnya. Berita disadur dari:  I Angga Sukmawijaya I Rabu, 16 Oktober 2024 I 17:22 WIB 📷 Jamal Ramadhan/kumparan", "post_id": "7426971917166316806"}}, {"key": "kumparancom", "attributes": {"label": "kumparancom", "x": 978.3452836698397, "y": 962.6641701349066, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 22.0456, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7426971917166316806", "id": "kumparancom", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia mengumumkan mulai 1 Desember 2024, bank sentral akan menerapkan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen untuk transaksi sampai dengan Rp 500.000 pada merchant Usaha Mikro (UMI). Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kebijakan tersebut guna menopang daya beli masyarakat kelas menengah bawah. \"Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah untuk menjaga stabilitas dan memperkuat pertumbuhan ekonomi,\" kata Perry dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Rabu (16/10). Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menegaskan bahwa pedagang dilarang membebankan biaya admin kepada konsumen atas penggunaan transaksi QRIS. Hal ini sebagai respons terhadap keluhan masyarakat atas adanya biaya tambahan admin saat menggunakan QRIS. Filianingsih juga meminta pembeli untuk melaporkan pedagang yang mengenakan biaya tambahan admin atas penggunaan QRIS. \"Kalo pedagang menambahkan, gak boleh, jadi laporkan aja itu,\" ujarnya. Berita disadur dari:  I Angga Sukmawijaya I Rabu, 16 Oktober 2024 I 17:22 WIB 📷 Jamal Ramadhan/kumparan", "post_id": "7426971917166316806"}}, {"key": "arkan_turungku", "attributes": {"label": "arkan_turungku", "x": 665.3038214008908, "y": 377.47588789392904, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "arkan_turungku", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "StatifyID", "attributes": {"label": "StatifyID", "x": 282.0669105176378, "y": 519.1099020154187, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 22.0456, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "StatifyID", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 734.001142290405, "y": 529.6638360545379, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "6sD0awiMbB0", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Jaga Stabilitas dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen\n\nKOMPAS.TV - Dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 2122 April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75 persen. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nRapat Dewan Gubernur Bank Indonesia tersebut juga menetapkan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50 persen.\n\nBerbagai indikator terkini menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 diproyeksikan meningkat, ditopang oleh permintaan domestik. Konsumsi rumah tangga yang naik didukung oleh keyakinan pelaku ekonomi dan kondisi penghasilan yang tetap terjaga, serta peningkatan permintaan selama perayaan hari besar keagamaan nasional Idulfitri 1447 Hijriah.\n\nBelanja pemerintah juga meningkat seiring pemberian tunjangan hari raya, kenaikan belanja sosial, serta berbagai insentif lainnya, termasuk transfer ke daerah.\n\n#bankindonesia #birate #ekonomi #sukubunga #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "6sD0awiMbB0"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 755.8811645208887, "y": 488.26916466099334, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.0456, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "6sD0awiMbB0", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Jaga Stabilitas dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen\n\nKOMPAS.TV - Dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 2122 April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75 persen. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nRapat Dewan Gubernur Bank Indonesia tersebut juga menetapkan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50 persen.\n\nBerbagai indikator terkini menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 diproyeksikan meningkat, ditopang oleh permintaan domestik. Konsumsi rumah tangga yang naik didukung oleh keyakinan pelaku ekonomi dan kondisi penghasilan yang tetap terjaga, serta peningkatan permintaan selama perayaan hari besar keagamaan nasional Idulfitri 1447 Hijriah.\n\nBelanja pemerintah juga meningkat seiring pemberian tunjangan hari raya, kenaikan belanja sosial, serta berbagai insentif lainnya, termasuk transfer ke daerah.\n\n#bankindonesia #birate #ekonomi #sukubunga #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "6sD0awiMbB0"}}, {"key": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "attributes": {"label": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "x": 619.4956331224944, "y": 633.766718224813, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 105.8078, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "TP7hH4vN_64", "id": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "source": "youtube-000001", "content": "BI-Rate Tetap 4,75%: Mempertahankan Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi\n\n#SobatRupiah #RDGBI #BeriMakna\nBI-Rate tetap di level 4,75%!\n\n#SobatRupiah, dalam #RDGBI April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah. \n\nLalu, apa lagi langkah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia?\n\nMari simak rangkuman RDG April 2026 untuk #BeriMakna menambah pemahaman Sobat terkait kebijakan Bank Indonesia di tiap sendi ekonomi nasional!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "TP7hH4vN_64"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "BankIndonesiaOfficial", "x": 215.96065302799195, "y": 129.83155108967105, "size": 5.7, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.9811, "eigenvector": 47.5595, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "TP7hH4vN_64", "id": "BankIndonesiaOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "BI-Rate Tetap 4,75%: Mempertahankan Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi\n\n#SobatRupiah #RDGBI #BeriMakna\nBI-Rate tetap di level 4,75%!\n\n#SobatRupiah, dalam #RDGBI April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah. \n\nLalu, apa lagi langkah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia?\n\nMari simak rangkuman RDG April 2026 untuk #BeriMakna menambah pemahaman Sobat terkait kebijakan Bank Indonesia di tiap sendi ekonomi nasional!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "TP7hH4vN_64"}}, {"key": "@sumekscoofficial7168", "attributes": {"label": "@sumekscoofficial7168", "x": 967.5954399119089, "y": 718.2000128857037, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "qQZUe17unCE", "id": "@sumekscoofficial7168", "source": "youtube-000001", "content": "Dari Lokal ke Global, Ekspor Perdana Turunan Kelapa dan Lada Hitam Sumsel Perkuat Sultan Muda XporA\n\nSultan Muda XporA 2026 resmi melaksanakan pelepasan ekspor perdana komoditas turunan kelapa dan lada hitam, berlangsung di Pelabuhan Boom Baru Palembang pada Selasa, 28 April 2026. \n.\nEkspor dilakukan ke sejumlah negara tujuan yakni Tiongkok, Taiwan, dan Prancis, dengan total nilai mencapai sekitar Rp1,6 miliar dan dalam satu kali pengiriman nilainya menyentuh harga sekitar Rp700 juta.\n.\nKegiatan ini menjadi bukti nyata kerja sama antara OJK Provinsi Sumatera Selatan, Badan Karantina Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan HIPMI Sumsel dalam mendorong pengolahan komoditas unggulan daerah sekaligus memperluas akses pasar global bagi pelaku usaha lokal, juga membuktikan bahwa Sumatra Selatan bisa maju ke pasar global dengan produk yang unggul. \n.\nTujuan dari kegiatan ini tak lain adalah untuk memperluas wilayah ekspor daerah, serta menjadi langkah utama dalam memperbaiki pertumbuhan ekonomi daerah.\n.\nProgram Sultan Muda XporA menjadi tempat berkembangnya para pengusaha muda. \n.\nMelalui kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, industri jasa keuangan, dan pelaku usaha, diharapkan komoditas unggulan Sumatera Selatan bisa semakin kompetitif di pasar global serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.\n.\n.\nKlik Website SUMEKS.CO https://sumeks.disway.id/ \n. \nInstagram SUMEKS.CO   / sumeks.co   \n. \nFacebook SUMEKS.CO https://www.facebook.com/sumeks.co/?l... \n. \nThreads SUMEKS.CO https://www.threads.com/\n\nEditor Vidio: Carina", "post_id": "qQZUe17unCE"}}, {"key": "sumeks.co", "attributes": {"label": "sumeks.co", "x": 417.3322952841609, "y": 432.0441587706039, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.0456, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "qQZUe17unCE", "id": "sumeks.co", "source": "youtube-000001", "content": "Dari Lokal ke Global, Ekspor Perdana Turunan Kelapa dan Lada Hitam Sumsel Perkuat Sultan Muda XporA\n\nSultan Muda XporA 2026 resmi melaksanakan pelepasan ekspor perdana komoditas turunan kelapa dan lada hitam, berlangsung di Pelabuhan Boom Baru Palembang pada Selasa, 28 April 2026. \n.\nEkspor dilakukan ke sejumlah negara tujuan yakni Tiongkok, Taiwan, dan Prancis, dengan total nilai mencapai sekitar Rp1,6 miliar dan dalam satu kali pengiriman nilainya menyentuh harga sekitar Rp700 juta.\n.\nKegiatan ini menjadi bukti nyata kerja sama antara OJK Provinsi Sumatera Selatan, Badan Karantina Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan HIPMI Sumsel dalam mendorong pengolahan komoditas unggulan daerah sekaligus memperluas akses pasar global bagi pelaku usaha lokal, juga membuktikan bahwa Sumatra Selatan bisa maju ke pasar global dengan produk yang unggul. \n.\nTujuan dari kegiatan ini tak lain adalah untuk memperluas wilayah ekspor daerah, serta menjadi langkah utama dalam memperbaiki pertumbuhan ekonomi daerah.\n.\nProgram Sultan Muda XporA menjadi tempat berkembangnya para pengusaha muda. \n.\nMelalui kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, industri jasa keuangan, dan pelaku usaha, diharapkan komoditas unggulan Sumatera Selatan bisa semakin kompetitif di pasar global serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.\n.\n.\nKlik Website SUMEKS.CO https://sumeks.disway.id/ \n. \nInstagram SUMEKS.CO   / sumeks.co   \n. \nFacebook SUMEKS.CO https://www.facebook.com/sumeks.co/?l... \n. \nThreads SUMEKS.CO https://www.threads.com/\n\nEditor Vidio: Carina", "post_id": "qQZUe17unCE"}}, {"key": "@tempovideochannel", "attributes": {"label": "@tempovideochannel", "x": 619.4110261292111, "y": 107.27797096958469, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9166, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "zom38A2MvBA", "id": "@tempovideochannel", "source": "youtube-000001", "content": "Kementerian Keuangan Bilang Purbaya dalam Kondisi Sehat\n\nKementerian Keuangan memastikan Menteri Purbaya Yudhi Sadewa saat ini dalam kondisi sehat. “Beliau sehat-sehat saja,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro saat dikonfirmasi pada Ahad, 3 Mei 2026, sebagaimana dilansir dari Antara.\n\nSebelumnya, beredar isu mengenai Purbaya yang diduga sedang menjalani perawatan di suatu rumah sakit di Jakarta. Di tengah isu itu, Purbaya membagikan video dirinya melakukan aktivitas olahraga renang, mengindikasikan bahwa dia dalam kondisi bugar.\n\nDalam video yang diunggah di akun pribadi media sosialnya itu, dia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjalani gaya hidup sehat.\n“Selamat pagi Guys. Gen Z jangan lupa olahraga, renang bisa, lari boleh, padel juga bisa. Kalo saya biasanya renang sih. Gak berasa 'long weekendnya',” tulis Purbaya, dikutip dari akun TikTok pribadinya \n\nWakil Menteri Keuangan Juda Agung juga telah menanggapi kabar soal kesehatan Purbaya. “Wah enggak tahu saya. Insyaallah sehat. Doakan saja,” ujar Juda saat ditemui usai menghadiri acara Himpunan Alumni IPB di Jakarta, Sabtu kemarin.\n\nJuda juga memastikan konferensi pers APBN KiTa tetap akan digelar pada Rabu pekan depan setelah sebelumnya dibatalkan. Agenda APBN KiTa semula dijadwalkan berlangsung pada Rabu lalu. Menurut dia, penjadwalan ulang dilakukan untuk menunggu rilis data pertumbuhan ekonomi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang terbit pada Selasa, 5 Mei 2026, sehingga data dapat disampaikan secara utuh.\n\nPurbaya sebelumnya sempat mengungkapkan kondisi kesehatannya saat menghadiri taklimat media pada Jumat, 24 April 2026. Ia mengaku mengalami sakit pada bagian pinggang dan harus menjalani suntikan di delapan titik agar tetap dapat menjalankan aktivitas.\n\nUsai acara tersebut, Purbaya juga tampak kesulitan berdiri dari kursinya hingga harus berpegangan kepada salah satu rekannya. Saat berjalan pun, ia terlihat dibantu ajudannya. Ketika ditanya wartawan mengenai kondisinya saat itu, Purbaya mengakui rasa sakit yang dialaminya belum sepenuhnya hilang.\n\n\n\n\nFoto: tempo.co\nVideo: Tiktok/\nEditor: Ridian Eka Saputra", "post_id": "zom38A2MvBA"}}, {"key": "purbayayudhis.", "attributes": {"label": "purbayayudhis.", "x": 982.5794734080173, "y": 988.2424410569606, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.9811, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zom38A2MvBA", "id": "purbayayudhis.", "source": "youtube-000001", "content": "Kementerian Keuangan Bilang Purbaya dalam Kondisi Sehat\n\nKementerian Keuangan memastikan Menteri Purbaya Yudhi Sadewa saat ini dalam kondisi sehat. “Beliau sehat-sehat saja,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro saat dikonfirmasi pada Ahad, 3 Mei 2026, sebagaimana dilansir dari Antara.\n\nSebelumnya, beredar isu mengenai Purbaya yang diduga sedang menjalani perawatan di suatu rumah sakit di Jakarta. Di tengah isu itu, Purbaya membagikan video dirinya melakukan aktivitas olahraga renang, mengindikasikan bahwa dia dalam kondisi bugar.\n\nDalam video yang diunggah di akun pribadi media sosialnya itu, dia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjalani gaya hidup sehat.\n“Selamat pagi Guys. Gen Z jangan lupa olahraga, renang bisa, lari boleh, padel juga bisa. Kalo saya biasanya renang sih. Gak berasa 'long weekendnya',” tulis Purbaya, dikutip dari akun TikTok pribadinya \n\nWakil Menteri Keuangan Juda Agung juga telah menanggapi kabar soal kesehatan Purbaya. “Wah enggak tahu saya. Insyaallah sehat. Doakan saja,” ujar Juda saat ditemui usai menghadiri acara Himpunan Alumni IPB di Jakarta, Sabtu kemarin.\n\nJuda juga memastikan konferensi pers APBN KiTa tetap akan digelar pada Rabu pekan depan setelah sebelumnya dibatalkan. Agenda APBN KiTa semula dijadwalkan berlangsung pada Rabu lalu. Menurut dia, penjadwalan ulang dilakukan untuk menunggu rilis data pertumbuhan ekonomi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang terbit pada Selasa, 5 Mei 2026, sehingga data dapat disampaikan secara utuh.\n\nPurbaya sebelumnya sempat mengungkapkan kondisi kesehatannya saat menghadiri taklimat media pada Jumat, 24 April 2026. Ia mengaku mengalami sakit pada bagian pinggang dan harus menjalani suntikan di delapan titik agar tetap dapat menjalankan aktivitas.\n\nUsai acara tersebut, Purbaya juga tampak kesulitan berdiri dari kursinya hingga harus berpegangan kepada salah satu rekannya. Saat berjalan pun, ia terlihat dibantu ajudannya. Ketika ditanya wartawan mengenai kondisinya saat itu, Purbaya mengakui rasa sakit yang dialaminya belum sepenuhnya hilang.\n\n\n\n\nFoto: tempo.co\nVideo: Tiktok/\nEditor: Ridian Eka Saputra", "post_id": "zom38A2MvBA"}}, {"key": "purbayayudhis", "attributes": {"label": "purbayayudhis", "x": 848.9229361132859, "y": 606.1304237410733, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.9811, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zom38A2MvBA", "id": "purbayayudhis", "source": "youtube-000001", "content": "Kementerian Keuangan Bilang Purbaya dalam Kondisi Sehat\n\nKementerian Keuangan memastikan Menteri Purbaya Yudhi Sadewa saat ini dalam kondisi sehat. “Beliau sehat-sehat saja,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro saat dikonfirmasi pada Ahad, 3 Mei 2026, sebagaimana dilansir dari Antara.\n\nSebelumnya, beredar isu mengenai Purbaya yang diduga sedang menjalani perawatan di suatu rumah sakit di Jakarta. Di tengah isu itu, Purbaya membagikan video dirinya melakukan aktivitas olahraga renang, mengindikasikan bahwa dia dalam kondisi bugar.\n\nDalam video yang diunggah di akun pribadi media sosialnya itu, dia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjalani gaya hidup sehat.\n“Selamat pagi Guys. Gen Z jangan lupa olahraga, renang bisa, lari boleh, padel juga bisa. Kalo saya biasanya renang sih. Gak berasa 'long weekendnya',” tulis Purbaya, dikutip dari akun TikTok pribadinya \n\nWakil Menteri Keuangan Juda Agung juga telah menanggapi kabar soal kesehatan Purbaya. “Wah enggak tahu saya. Insyaallah sehat. Doakan saja,” ujar Juda saat ditemui usai menghadiri acara Himpunan Alumni IPB di Jakarta, Sabtu kemarin.\n\nJuda juga memastikan konferensi pers APBN KiTa tetap akan digelar pada Rabu pekan depan setelah sebelumnya dibatalkan. Agenda APBN KiTa semula dijadwalkan berlangsung pada Rabu lalu. Menurut dia, penjadwalan ulang dilakukan untuk menunggu rilis data pertumbuhan ekonomi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang terbit pada Selasa, 5 Mei 2026, sehingga data dapat disampaikan secara utuh.\n\nPurbaya sebelumnya sempat mengungkapkan kondisi kesehatannya saat menghadiri taklimat media pada Jumat, 24 April 2026. Ia mengaku mengalami sakit pada bagian pinggang dan harus menjalani suntikan di delapan titik agar tetap dapat menjalankan aktivitas.\n\nUsai acara tersebut, Purbaya juga tampak kesulitan berdiri dari kursinya hingga harus berpegangan kepada salah satu rekannya. Saat berjalan pun, ia terlihat dibantu ajudannya. Ketika ditanya wartawan mengenai kondisinya saat itu, Purbaya mengakui rasa sakit yang dialaminya belum sepenuhnya hilang.\n\n\n\n\nFoto: tempo.co\nVideo: Tiktok/\nEditor: Ridian Eka Saputra", "post_id": "zom38A2MvBA"}}], "edges": [{"key": "FebrianiRetri", "source": "FebrianiRetri", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "aristiadi_s", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "KapudS640", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "rakabuning", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "SolUdanda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "hoteliercrypto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Christofel_ID", "source": "Christofel_ID", "target": "georgesoros", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bank_indonesia", "source": "bank_indonesia", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kalsel", "source": "bank_indonesia_kalsel", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sigap", "source": "palembang.sigap", "target": "hermanderu67", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sigap", "source": "palembang.sigap", "target": "cikujangmenyapa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kepri", "source": "bank_indonesia_kepri", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "source": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritabalimedia", "source": "beritabalimedia", "target": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembangkulukilir", "source": "palembangkulukilir", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_sumbagsel", "source": "ojk_sumbagsel", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebespsm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_jatim", "source": "bank_indonesia_jatim", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_sumbagsel", "source": "ojk_sumbagsel", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovjambii", "source": "pemprovjambii", "target": "alharisjambi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovjambii", "source": "pemprovjambii", "target": "abdullahsani_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "podcastseninsore", "source": "podcastseninsore", "target": "podcastseninsore", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "podcastseninsore", "source": "podcastseninsore", "target": "podcastseninsore", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bpskabtemanggung", "source": "bpskabtemanggung", "target": "BPS", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bpskabtemanggung", "source": "bpskabtemanggung", "target": "Badan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "disperindagprovbe", "source": "disperindagprovbe", "target": "Bengkuluprov.go.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "visfmradio", "source": "visfmradio", "target": "akuilex", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "visfmradio", "source": "visfmradio", "target": "Thomy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "CeposTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "malangrayamedia", "source": "malangrayamedia", "target": "kumparancom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "arkan_turungku", "source": "arkan_turungku", "target": "StatifyID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "source": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "source": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sumekscoofficial7168", "source": "@sumekscoofficial7168", "target": "sumeks.co", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tempovideochannel", "source": "@tempovideochannel", "target": "purbayayudhis.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tempovideochannel", "source": "@tempovideochannel", "target": "purbayayudhis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}