{"nodes": [{"key": "BBebas2", "attributes": {"label": "BBebas2", "x": 855.0781381920109, "y": 815.5689024736133, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 45.0318, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2047975658677289100", "id": "BBebas2", "source": "tweet-000004", "content": "“Tapi, karena adik aku takut buat ngomong, jadi nggak diomongin ke ibu. Puncaknya tadi sampai dibawa ke kosannya karena mungkin pikiran si ojol tuh anaknya diem terus dia gituin tiap pegang-pegang kaki,”\n\nDriver ojol telah diamankan oleh polsek antapani\n\nhttps://t.co/eECTVinuWl? https://t.co/frWlCekgdz", "post_id": "2047975658677289100"}}, {"key": "liaasister", "attributes": {"label": "liaasister", "x": 198.02855031156662, "y": 352.72502449625955, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 83.3089, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2047975658677289100", "id": "liaasister", "source": "tweet-000004", "content": "“Tapi, karena adik aku takut buat ngomong, jadi nggak diomongin ke ibu. Puncaknya tadi sampai dibawa ke kosannya karena mungkin pikiran si ojol tuh anaknya diem terus dia gituin tiap pegang-pegang kaki,”\n\nDriver ojol telah diamankan oleh polsek antapani\n\nhttps://t.co/eECTVinuWl? https://t.co/frWlCekgdz", "post_id": "2047975658677289100"}}, {"key": "cibubur.update", "attributes": {"label": "cibubur.update", "x": 204.83504253896245, "y": 145.5978137366981, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.0318, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890296615950634169_8488285964", "id": "cibubur.update", "source": "instagram-000001", "content": "Driver ojol mendapatkan intimidasi dari sejumlah debtcollector di Sukmajaya Depok. \n\nKeributan terjadi di Jalan Sentosa Raya, tepatnya di depan Sekolah Tugu Ibu, Sukmajaya, Depok, sekitar pukul 12.15 WIB.\n\nInsiden bermula saat seorang pengemudi ojol diberhentikan oleh beberapa pria yang diduga matel. Cekcok sempat terjadi dan salah satu matel disebut mendorong ojol lebih dulu hingga berujung aksi saling pukul.\n\nWarga dan pengendara yang melintas langsung melerai agar situasi tidak semakin memanas.\n\nInformasi terakhir, kedua pihak telah dibawa ke Polsek Sukmajaya untuk dimintai keterangan lebih lanjut.\n\n📹:  \n\n#cibuburupdate #cibubur #depok", "post_id": "3890296615950634169_8488285964"}}, {"key": "depok24jam", "attributes": {"label": "depok24jam", "x": 102.22763552435322, "y": 634.9800753424739, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 83.3089, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890296615950634169_8488285964", "id": "depok24jam", "source": "instagram-000001", "content": "Driver ojol mendapatkan intimidasi dari sejumlah debtcollector di Sukmajaya Depok. \n\nKeributan terjadi di Jalan Sentosa Raya, tepatnya di depan Sekolah Tugu Ibu, Sukmajaya, Depok, sekitar pukul 12.15 WIB.\n\nInsiden bermula saat seorang pengemudi ojol diberhentikan oleh beberapa pria yang diduga matel. Cekcok sempat terjadi dan salah satu matel disebut mendorong ojol lebih dulu hingga berujung aksi saling pukul.\n\nWarga dan pengendara yang melintas langsung melerai agar situasi tidak semakin memanas.\n\nInformasi terakhir, kedua pihak telah dibawa ke Polsek Sukmajaya untuk dimintai keterangan lebih lanjut.\n\n📹:  \n\n#cibuburupdate #cibubur #depok", "post_id": "3890296615950634169_8488285964"}}, {"key": "indonewstodaycom", "attributes": {"label": "indonewstodaycom", "x": 312.94692652955814, "y": 696.2338491948997, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.0318, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880809705656940872_14791323369", "id": "indonewstodaycom", "source": "instagram-000001", "content": "Beredar di media sosial kasus driver ojek online (ojol) tidak amanah yang seharusnya mengantar ke rumah, justru dibawa ke kos-kosannya.\n\nMirisnya, penumpang driver ojol tersebut masih anak-anak, yakni seorang siswi kelas 5 SD di daerah Antapani, Bandung, Jawa Barat.\n\n“Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari keterangan unggahan Threads egiw_giew pada Selasa, 21 April 2026.\n\nKakak korban mengatakan bahwa pada hari tersebut, dirinya dan kedua orang tua mereka tidak bisa menjemput adiknya ke sekolah, sehingga dipesankan ojol oleh sang ibu.\n\n“Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban dengan akun Instagram \n\nSaat masih di atas motor, rupanya kaki adiknya beberapa kali dipegang oleh ojol tersebut, beralasan karena duduknya terlalu ke belakang.\n\n“Awal tujuan tuh kan dari sekolah ke rumah, nah rumahnya tuh di daerah Hantap deket flyover Antapani, tapi sama si ojolnya malah diajakin ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari,” terangnya.\n“Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” lanjutnya.\nLebih lanjut, karena adiknya sudah ketakutan, ia langsung menangis dan berteriak, tapi daerah di sekitar kos cukup sepi.\n\n“Karena panik si ojolnya, jadi lanjut dibawa pulang ke rumah,” imbuhnya.\n\nDalam keterangan lain yang berasal dari tangkapan layar chat WhatsApp yang beredar, saat itu korban belum sempat dibawa masuk ke dalam kos.\n\nDriver ojol tersebut mengatakan bahwa dirinya mengajak ke kosan dengan dalih biar lebih mudah jika ingin mencarinya.\n“Bilangnya cuma mau ngasih tau kosannya, siapa tau nyari karena udah ngerasa deket sama adik aku. Bener-bener nggak masuk akal yang diomongin dia,” tuturnya.\nDriver ojol yang diketahui bernama Joko itu kini telah diamankan oleh pihak Polsek Antapani pada Selasa malam, 21 April 2026.\n\n#voxpro #indonewstoday", "post_id": "3880809705656940872_14791323369"}}, {"key": "roselei_rr.x.", "attributes": {"label": "roselei_rr.x.", "x": 180.93877915655509, "y": 277.8048088039452, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 92.8782, "eigenvector": 0.0003, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3880809705656940872_14791323369", "id": "roselei_rr.x.", "source": "instagram-000001", "content": "Beredar di media sosial kasus driver ojek online (ojol) tidak amanah yang seharusnya mengantar ke rumah, justru dibawa ke kos-kosannya.\n\nMirisnya, penumpang driver ojol tersebut masih anak-anak, yakni seorang siswi kelas 5 SD di daerah Antapani, Bandung, Jawa Barat.\n\n“Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari keterangan unggahan Threads egiw_giew pada Selasa, 21 April 2026.\n\nKakak korban mengatakan bahwa pada hari tersebut, dirinya dan kedua orang tua mereka tidak bisa menjemput adiknya ke sekolah, sehingga dipesankan ojol oleh sang ibu.\n\n“Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban dengan akun Instagram \n\nSaat masih di atas motor, rupanya kaki adiknya beberapa kali dipegang oleh ojol tersebut, beralasan karena duduknya terlalu ke belakang.\n\n“Awal tujuan tuh kan dari sekolah ke rumah, nah rumahnya tuh di daerah Hantap deket flyover Antapani, tapi sama si ojolnya malah diajakin ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari,” terangnya.\n“Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” lanjutnya.\nLebih lanjut, karena adiknya sudah ketakutan, ia langsung menangis dan berteriak, tapi daerah di sekitar kos cukup sepi.\n\n“Karena panik si ojolnya, jadi lanjut dibawa pulang ke rumah,” imbuhnya.\n\nDalam keterangan lain yang berasal dari tangkapan layar chat WhatsApp yang beredar, saat itu korban belum sempat dibawa masuk ke dalam kos.\n\nDriver ojol tersebut mengatakan bahwa dirinya mengajak ke kosan dengan dalih biar lebih mudah jika ingin mencarinya.\n“Bilangnya cuma mau ngasih tau kosannya, siapa tau nyari karena udah ngerasa deket sama adik aku. Bener-bener nggak masuk akal yang diomongin dia,” tuturnya.\nDriver ojol yang diketahui bernama Joko itu kini telah diamankan oleh pihak Polsek Antapani pada Selasa malam, 21 April 2026.\n\n#voxpro #indonewstoday", "post_id": "3880809705656940872_14791323369"}}, {"key": "newsandalasdotcom", "attributes": {"label": "newsandalasdotcom", "x": 63.59816358480008, "y": 680.2227578359064, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.0318, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880773800711659951_42782166874", "id": "newsandalasdotcom", "source": "instagram-000001", "content": "Bandung (NewsAndalas.com)– Kasus dugaan pelecehan dan percobaan penculikan oleh oknum pengemudi ojek daring (ojol) menggemparkan masyarakat Bandung, Jawa Barat. Seorang siswi kelas 5 sekolah dasar di kawasan Antapani dilaporkan hampir menjadi korban setelah pengemudi ojol yang seharusnya mengantar ke rumah, justru membawanya ke tempat kos pelaku.\n\nPeristiwa ini viral di media sosial setelah keluarga korban membagikan kronologi kejadian melalui unggahan Threads egiw_giew pada Selasa (21/4/2026). Kakak korban melalui akun Instagram  mengungkapkan bahwa adiknya mengalami trauma berat dan tengah menjalani proses visum untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.\n\nMenurut keterangan kakak korban, orang tua tidak dapat menjemput adiknya di sekolah pada hari kejadian, sehingga mereka memesankan ojol. Korban diketahui sering mendapatkan pengemudi yang sama dalam perjalanan sebelumnya.\n\nSaat di atas motor, pelaku diduga mulai melancarkan aksi tidak sopan dengan memegang kaki korban. Pelaku berdalih tindakan tersebut dilakukan karena posisi duduk korban terlalu ke belakang. Saat dalam perjalanan, pelaku secara sepihak membelokkan arah dan memaksa korban menuju kos-kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n\"Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam’,\" terang kakak korban menirukan ucapan adiknya.\n\nBeruntung, korban yang ketakutan langsung menangis dan berteriak di kawasan sekitar kos yang cukup sepi. Panik dengan reaksi korban, pelaku akhirnya memutuskan mengantar siswi tersebut pulang ke rumah.\n\nSetelah sampai di rumah, korban memberanikan diri mengadu kepada ibunya bahwa pelaku sering memegang kakinya selama perjalanan. Pelaku bahkan berdalih mengajak korban ke kos agar lebih mudah ditemukan jika suatu saat korban ingin mencarinya lagi.\n\nMenanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Antapani bertindak cepat. Pelaku yang diketahui bernama Joko berhasil diamankan pada Selasa malam (21/4/2026) tanpa perlawanan.\n\nPihak Grab selaku penyedia layanan transportasi daring juga telah angkat bicara dan mengambil tindakan tegas. \"Sebagai langkah awal, kami telah menonaktifkan mitra pengemudi terkait dan akan terus berkoordinasi", "post_id": "3880773800711659951_42782166874"}}, {"key": "roselei_rr.x", "attributes": {"label": "roselei_rr.x", "x": 731.5167369199063, "y": 551.1769320850692, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 83.3089, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880773800711659951_42782166874", "id": "roselei_rr.x", "source": "instagram-000001", "content": "Bandung (NewsAndalas.com)– Kasus dugaan pelecehan dan percobaan penculikan oleh oknum pengemudi ojek daring (ojol) menggemparkan masyarakat Bandung, Jawa Barat. Seorang siswi kelas 5 sekolah dasar di kawasan Antapani dilaporkan hampir menjadi korban setelah pengemudi ojol yang seharusnya mengantar ke rumah, justru membawanya ke tempat kos pelaku.\n\nPeristiwa ini viral di media sosial setelah keluarga korban membagikan kronologi kejadian melalui unggahan Threads egiw_giew pada Selasa (21/4/2026). Kakak korban melalui akun Instagram  mengungkapkan bahwa adiknya mengalami trauma berat dan tengah menjalani proses visum untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.\n\nMenurut keterangan kakak korban, orang tua tidak dapat menjemput adiknya di sekolah pada hari kejadian, sehingga mereka memesankan ojol. Korban diketahui sering mendapatkan pengemudi yang sama dalam perjalanan sebelumnya.\n\nSaat di atas motor, pelaku diduga mulai melancarkan aksi tidak sopan dengan memegang kaki korban. Pelaku berdalih tindakan tersebut dilakukan karena posisi duduk korban terlalu ke belakang. Saat dalam perjalanan, pelaku secara sepihak membelokkan arah dan memaksa korban menuju kos-kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n\"Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam’,\" terang kakak korban menirukan ucapan adiknya.\n\nBeruntung, korban yang ketakutan langsung menangis dan berteriak di kawasan sekitar kos yang cukup sepi. Panik dengan reaksi korban, pelaku akhirnya memutuskan mengantar siswi tersebut pulang ke rumah.\n\nSetelah sampai di rumah, korban memberanikan diri mengadu kepada ibunya bahwa pelaku sering memegang kakinya selama perjalanan. Pelaku bahkan berdalih mengajak korban ke kos agar lebih mudah ditemukan jika suatu saat korban ingin mencarinya lagi.\n\nMenanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Antapani bertindak cepat. Pelaku yang diketahui bernama Joko berhasil diamankan pada Selasa malam (21/4/2026) tanpa perlawanan.\n\nPihak Grab selaku penyedia layanan transportasi daring juga telah angkat bicara dan mengambil tindakan tegas. \"Sebagai langkah awal, kami telah menonaktifkan mitra pengemudi terkait dan akan terus berkoordinasi", "post_id": "3880773800711659951_42782166874"}}, {"key": "official_bukamata", "attributes": {"label": "official_bukamata", "x": 552.9503648061226, "y": 43.15710261324779, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 111.6005, "eigenvector": 414.2131, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3881358441717562788_46235509156", "id": "official_bukamata", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang driver ojek online (ojol) di Antapani, Kota Bandung, diamankan polisi setelah diduga memb*wa an*k sekolah dasar (SD) ke kosannya. Peristiwa ini ramai diperbincangkan di media sosial.\n\nPelaku berinisial Yayan kini telah diamankan di Polsek Antapani. Namun, hingga saat ini motif tindakan tersebut masih dalam penyelidikan. Informasi yang beredar menyebutkan nomor polisi kendaraan pelaku D 6906 ACE.\n\nPeristiwa penangkapan ini terjadi di Jalan Bunisari 04/RW 07, Kelurahan Antapani Wetan, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, pada Selasa (21/04/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.\n\nKapolsek Antapani Kompol Yusuf Tojiri mengatakan, pihaknya menerima laporan dari juru parkir bernama Ovan Lazuardi yang melihat kerumunan warga di lokasi kejadian.\n\n“Ovan Lazuardi melihat ada orang berkerumun sambil berteriak di lahan kosong. Ia kemudian menghampiri untuk menanyakan kejadian tersebut. Namun, karena massa semakin banyak dan dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan, Ovan melaporkan kejadian itu ke Polsek Antapani,” kata Yusuf, Rabu (22/04/2026).\n\nDalam penanganan lebih lanjut, polisi juga mendalami dugaan tindakan tidak menyenangkan atau pel*c*han terhadap penumpang yang masih di b*w*h umur.\n\n“Yayan diduga pelaku driver ojol yang melakukan tindakan tidak menyenangkan atau pel*c*han terhadap penumpangnya, yaitu anak saudara RMH yang masih berusia 15 tahun,” ujarnya.\n\nSaat ini, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung.\n\n🎥  dan Facebook/Ayu Dhamayanti \n\n(MIM)\n\nTag/DM kami  untuk menginformasikan peristiwa apapun. 🙌🏻 \n\n#Bandung #InfoBandung #InfoBDG #BandungHits #BandungBanget", "post_id": "3881358441717562788_46235509156"}}, {"key": "ojolbangnona", "attributes": {"label": "ojolbangnona", "x": 737.8478607480698, "y": 374.8741668313597, "size": 11.49, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 111.6005, "eigenvector": 292.8929, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3881358441717562788_46235509156", "id": "ojolbangnona", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang driver ojek online (ojol) di Antapani, Kota Bandung, diamankan polisi setelah diduga memb*wa an*k sekolah dasar (SD) ke kosannya. Peristiwa ini ramai diperbincangkan di media sosial.\n\nPelaku berinisial Yayan kini telah diamankan di Polsek Antapani. Namun, hingga saat ini motif tindakan tersebut masih dalam penyelidikan. Informasi yang beredar menyebutkan nomor polisi kendaraan pelaku D 6906 ACE.\n\nPeristiwa penangkapan ini terjadi di Jalan Bunisari 04/RW 07, Kelurahan Antapani Wetan, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, pada Selasa (21/04/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.\n\nKapolsek Antapani Kompol Yusuf Tojiri mengatakan, pihaknya menerima laporan dari juru parkir bernama Ovan Lazuardi yang melihat kerumunan warga di lokasi kejadian.\n\n“Ovan Lazuardi melihat ada orang berkerumun sambil berteriak di lahan kosong. Ia kemudian menghampiri untuk menanyakan kejadian tersebut. Namun, karena massa semakin banyak dan dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan, Ovan melaporkan kejadian itu ke Polsek Antapani,” kata Yusuf, Rabu (22/04/2026).\n\nDalam penanganan lebih lanjut, polisi juga mendalami dugaan tindakan tidak menyenangkan atau pel*c*han terhadap penumpang yang masih di b*w*h umur.\n\n“Yayan diduga pelaku driver ojol yang melakukan tindakan tidak menyenangkan atau pel*c*han terhadap penumpangnya, yaitu anak saudara RMH yang masih berusia 15 tahun,” ujarnya.\n\nSaat ini, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung.\n\n🎥  dan Facebook/Ayu Dhamayanti \n\n(MIM)\n\nTag/DM kami  untuk menginformasikan peristiwa apapun. 🙌🏻 \n\n#Bandung #InfoBandung #InfoBDG #BandungHits #BandungBanget", "post_id": "3881358441717562788_46235509156"}}, {"key": "ngakviralngakrame.com", "attributes": {"label": "ngakviralngakrame.com", "x": 96.47877982108355, "y": 844.3902230621442, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 45.0318, "eigenvector": 0.0003, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7631613734607260948", "id": "ngakviralngakrame.com", "source": "tiktok-000001", "content": "SUARAGLOBAL.ID - Beredar di media sosial kasus driver ojek online (ojol) tidak amanah yang seharusnya mengantar ke rumah, justru dibawa ke kos-kosannya. Mirisnya, penumpang driver ojol tersebut masih anak-anak, yakni seorang siswi kelas 5 SD di daerah Antapani, Bandung, Jawa Barat. “Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari keterangan unggahan Threads  pada Selasa, 21 April 2026. Terpisah, menurut pengakuan kakak korban, saat ini adiknya mengalami trauma dan menjalani proses visum untuk keperluan tindakan selanjutnya. Berniat Diajak ke Kos Selama Satu Jam Kakak korban mengatakan bahwa pada hari tersebut, dirinya dan kedua orang tua mereka tidak bisa menjemput adiknya ke sekolah, sehingga dipesankan ojol oleh sang ibu. “Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban dengan akun Instagram  Saat masih di atas motor, rupanya kaki adiknya beberapa kali dipegang oleh ojol tersebut, beralasan karena duduknya terlalu ke belakang. “Awal tujuan tuh kan dari sekolah ke rumah, nah rumahnya tuh di daerah Hantap deket flyover Antapani, tapi sama si ojolnya malah diajakin ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari,” terangnya. “Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” lanjutnya. Korban Menangis, Langsung Diantar ke Rumah Lebih lanjut, karena adiknya sudah ketakutan, ia langsung menangis dan berteriak, tapi daerah di sekitar kos cukup sepi. “Karena panik si ojolnya, jadi lanjut dibawa pulang ke rumah,” imbuhnya. Dalam keterangan lain yang berasal dari tangkapan layar chat WhatsApp yang beredar, saat itu korban belum sempat dibawa masuk ke dalam kos. Driver ojol tersebut mengatakan bahwa dirinya mengajak ke kosan dengan dalih biar lebih mudah jika ingin mencarinya. “Bilangnya cuma mau ngasih tau kosannya, siapa tau nyari karena udah ngerasa deket sama adik aku. Bener-bener nggak masuk akal yang diomongin dia,” tuturnya. Terungkap Beberapa Kali Bersikap Tidak Sopan Sampai di rumah, adiknya kemudian mengadu pada ibunya bahwa driver ojol sudah sering memegang kakinya. “Pas udah nyampe rumah, adik aku bilang ke ibu katanya, ‘Si ojolnya mesum pegang-pegang aku.’ Nah, ternyata setiap dapet ojol yang itu, adik aku emang suka dipegang-pegang kakinya,” jelas kakak korban. “Tapi, karena adik aku takut buat ngomong, jadi nggak diomongin ke ibu. Puncaknya tadi sampai dibawa ke kosannya karena mungkin pikiran si ojol tuh anaknya diem terus dia gituin tiap pegang-pegang kaki,” sambungnya. Diamankan Polisi dan Grab Nonaktifkan Driver Ojol Driver ojol yang diketahui bernama Joko itu kini telah diamankan oleh pihak Polsek Antapani pada Selasa malam, 21 April 2026. Tanpa perlawanan, Joko menurut saat dibawa oleh Polisi. Sementara itu, pihak Grab menegaskan tengah mendalami laporan tersebut secara serius. #bandunghits #anaksd #jabaristimewa #ngakviralngakrame #ojol  DEDI MULYADI", "post_id": "7631613734607260948"}}, {"key": "egiw_giew", "attributes": {"label": "egiw_giew", "x": 687.1182840204556, "y": 369.6571313732977, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 54.6011, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631613734607260948", "id": "egiw_giew", "source": "tiktok-000001", "content": "SUARAGLOBAL.ID - Beredar di media sosial kasus driver ojek online (ojol) tidak amanah yang seharusnya mengantar ke rumah, justru dibawa ke kos-kosannya. Mirisnya, penumpang driver ojol tersebut masih anak-anak, yakni seorang siswi kelas 5 SD di daerah Antapani, Bandung, Jawa Barat. “Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari keterangan unggahan Threads  pada Selasa, 21 April 2026. Terpisah, menurut pengakuan kakak korban, saat ini adiknya mengalami trauma dan menjalani proses visum untuk keperluan tindakan selanjutnya. Berniat Diajak ke Kos Selama Satu Jam Kakak korban mengatakan bahwa pada hari tersebut, dirinya dan kedua orang tua mereka tidak bisa menjemput adiknya ke sekolah, sehingga dipesankan ojol oleh sang ibu. “Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban dengan akun Instagram  Saat masih di atas motor, rupanya kaki adiknya beberapa kali dipegang oleh ojol tersebut, beralasan karena duduknya terlalu ke belakang. “Awal tujuan tuh kan dari sekolah ke rumah, nah rumahnya tuh di daerah Hantap deket flyover Antapani, tapi sama si ojolnya malah diajakin ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari,” terangnya. “Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” lanjutnya. Korban Menangis, Langsung Diantar ke Rumah Lebih lanjut, karena adiknya sudah ketakutan, ia langsung menangis dan berteriak, tapi daerah di sekitar kos cukup sepi. “Karena panik si ojolnya, jadi lanjut dibawa pulang ke rumah,” imbuhnya. Dalam keterangan lain yang berasal dari tangkapan layar chat WhatsApp yang beredar, saat itu korban belum sempat dibawa masuk ke dalam kos. Driver ojol tersebut mengatakan bahwa dirinya mengajak ke kosan dengan dalih biar lebih mudah jika ingin mencarinya. “Bilangnya cuma mau ngasih tau kosannya, siapa tau nyari karena udah ngerasa deket sama adik aku. Bener-bener nggak masuk akal yang diomongin dia,” tuturnya. Terungkap Beberapa Kali Bersikap Tidak Sopan Sampai di rumah, adiknya kemudian mengadu pada ibunya bahwa driver ojol sudah sering memegang kakinya. “Pas udah nyampe rumah, adik aku bilang ke ibu katanya, ‘Si ojolnya mesum pegang-pegang aku.’ Nah, ternyata setiap dapet ojol yang itu, adik aku emang suka dipegang-pegang kakinya,” jelas kakak korban. “Tapi, karena adik aku takut buat ngomong, jadi nggak diomongin ke ibu. Puncaknya tadi sampai dibawa ke kosannya karena mungkin pikiran si ojol tuh anaknya diem terus dia gituin tiap pegang-pegang kaki,” sambungnya. Diamankan Polisi dan Grab Nonaktifkan Driver Ojol Driver ojol yang diketahui bernama Joko itu kini telah diamankan oleh pihak Polsek Antapani pada Selasa malam, 21 April 2026. Tanpa perlawanan, Joko menurut saat dibawa oleh Polisi. Sementara itu, pihak Grab menegaskan tengah mendalami laporan tersebut secara serius. #bandunghits #anaksd #jabaristimewa #ngakviralngakrame #ojol  DEDI MULYADI", "post_id": "7631613734607260948"}}, {"key": "KANG", "attributes": {"label": "KANG", "x": 825.0656307581811, "y": 601.2956717151394, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 54.6011, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631613734607260948", "id": "KANG", "source": "tiktok-000001", "content": "SUARAGLOBAL.ID - Beredar di media sosial kasus driver ojek online (ojol) tidak amanah yang seharusnya mengantar ke rumah, justru dibawa ke kos-kosannya. Mirisnya, penumpang driver ojol tersebut masih anak-anak, yakni seorang siswi kelas 5 SD di daerah Antapani, Bandung, Jawa Barat. “Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari keterangan unggahan Threads  pada Selasa, 21 April 2026. Terpisah, menurut pengakuan kakak korban, saat ini adiknya mengalami trauma dan menjalani proses visum untuk keperluan tindakan selanjutnya. Berniat Diajak ke Kos Selama Satu Jam Kakak korban mengatakan bahwa pada hari tersebut, dirinya dan kedua orang tua mereka tidak bisa menjemput adiknya ke sekolah, sehingga dipesankan ojol oleh sang ibu. “Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban dengan akun Instagram  Saat masih di atas motor, rupanya kaki adiknya beberapa kali dipegang oleh ojol tersebut, beralasan karena duduknya terlalu ke belakang. “Awal tujuan tuh kan dari sekolah ke rumah, nah rumahnya tuh di daerah Hantap deket flyover Antapani, tapi sama si ojolnya malah diajakin ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari,” terangnya. “Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” lanjutnya. Korban Menangis, Langsung Diantar ke Rumah Lebih lanjut, karena adiknya sudah ketakutan, ia langsung menangis dan berteriak, tapi daerah di sekitar kos cukup sepi. “Karena panik si ojolnya, jadi lanjut dibawa pulang ke rumah,” imbuhnya. Dalam keterangan lain yang berasal dari tangkapan layar chat WhatsApp yang beredar, saat itu korban belum sempat dibawa masuk ke dalam kos. Driver ojol tersebut mengatakan bahwa dirinya mengajak ke kosan dengan dalih biar lebih mudah jika ingin mencarinya. “Bilangnya cuma mau ngasih tau kosannya, siapa tau nyari karena udah ngerasa deket sama adik aku. Bener-bener nggak masuk akal yang diomongin dia,” tuturnya. Terungkap Beberapa Kali Bersikap Tidak Sopan Sampai di rumah, adiknya kemudian mengadu pada ibunya bahwa driver ojol sudah sering memegang kakinya. “Pas udah nyampe rumah, adik aku bilang ke ibu katanya, ‘Si ojolnya mesum pegang-pegang aku.’ Nah, ternyata setiap dapet ojol yang itu, adik aku emang suka dipegang-pegang kakinya,” jelas kakak korban. “Tapi, karena adik aku takut buat ngomong, jadi nggak diomongin ke ibu. Puncaknya tadi sampai dibawa ke kosannya karena mungkin pikiran si ojol tuh anaknya diem terus dia gituin tiap pegang-pegang kaki,” sambungnya. Diamankan Polisi dan Grab Nonaktifkan Driver Ojol Driver ojol yang diketahui bernama Joko itu kini telah diamankan oleh pihak Polsek Antapani pada Selasa malam, 21 April 2026. Tanpa perlawanan, Joko menurut saat dibawa oleh Polisi. Sementara itu, pihak Grab menegaskan tengah mendalami laporan tersebut secara serius. #bandunghits #anaksd #jabaristimewa #ngakviralngakrame #ojol  DEDI MULYADI", "post_id": "7631613734607260948"}}, {"key": "gerindra", "attributes": {"label": "gerindra", "x": 672.8508450515751, "y": 415.9709459347101, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 54.6011, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631613734607260948", "id": "gerindra", "source": "tiktok-000001", "content": "SUARAGLOBAL.ID - Beredar di media sosial kasus driver ojek online (ojol) tidak amanah yang seharusnya mengantar ke rumah, justru dibawa ke kos-kosannya. Mirisnya, penumpang driver ojol tersebut masih anak-anak, yakni seorang siswi kelas 5 SD di daerah Antapani, Bandung, Jawa Barat. “Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari keterangan unggahan Threads  pada Selasa, 21 April 2026. Terpisah, menurut pengakuan kakak korban, saat ini adiknya mengalami trauma dan menjalani proses visum untuk keperluan tindakan selanjutnya. Berniat Diajak ke Kos Selama Satu Jam Kakak korban mengatakan bahwa pada hari tersebut, dirinya dan kedua orang tua mereka tidak bisa menjemput adiknya ke sekolah, sehingga dipesankan ojol oleh sang ibu. “Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban dengan akun Instagram  Saat masih di atas motor, rupanya kaki adiknya beberapa kali dipegang oleh ojol tersebut, beralasan karena duduknya terlalu ke belakang. “Awal tujuan tuh kan dari sekolah ke rumah, nah rumahnya tuh di daerah Hantap deket flyover Antapani, tapi sama si ojolnya malah diajakin ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari,” terangnya. “Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” lanjutnya. Korban Menangis, Langsung Diantar ke Rumah Lebih lanjut, karena adiknya sudah ketakutan, ia langsung menangis dan berteriak, tapi daerah di sekitar kos cukup sepi. “Karena panik si ojolnya, jadi lanjut dibawa pulang ke rumah,” imbuhnya. Dalam keterangan lain yang berasal dari tangkapan layar chat WhatsApp yang beredar, saat itu korban belum sempat dibawa masuk ke dalam kos. Driver ojol tersebut mengatakan bahwa dirinya mengajak ke kosan dengan dalih biar lebih mudah jika ingin mencarinya. “Bilangnya cuma mau ngasih tau kosannya, siapa tau nyari karena udah ngerasa deket sama adik aku. Bener-bener nggak masuk akal yang diomongin dia,” tuturnya. Terungkap Beberapa Kali Bersikap Tidak Sopan Sampai di rumah, adiknya kemudian mengadu pada ibunya bahwa driver ojol sudah sering memegang kakinya. “Pas udah nyampe rumah, adik aku bilang ke ibu katanya, ‘Si ojolnya mesum pegang-pegang aku.’ Nah, ternyata setiap dapet ojol yang itu, adik aku emang suka dipegang-pegang kakinya,” jelas kakak korban. “Tapi, karena adik aku takut buat ngomong, jadi nggak diomongin ke ibu. Puncaknya tadi sampai dibawa ke kosannya karena mungkin pikiran si ojol tuh anaknya diem terus dia gituin tiap pegang-pegang kaki,” sambungnya. Diamankan Polisi dan Grab Nonaktifkan Driver Ojol Driver ojol yang diketahui bernama Joko itu kini telah diamankan oleh pihak Polsek Antapani pada Selasa malam, 21 April 2026. Tanpa perlawanan, Joko menurut saat dibawa oleh Polisi. Sementara itu, pihak Grab menegaskan tengah mendalami laporan tersebut secara serius. #bandunghits #anaksd #jabaristimewa #ngakviralngakrame #ojol  DEDI MULYADI", "post_id": "7631613734607260948"}}, {"key": "hanytheaa", "attributes": {"label": "hanytheaa", "x": 923.5596106533318, "y": 336.17359763805655, "size": 11.49, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 45.0318, "eigenvector": 292.8929, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7631880989597240596", "id": "hanytheaa", "source": "tiktok-000001", "content": "Ya Allah ada2 aja nih kelakuan aki2 bau tanah ini 🙈serem banget zaman sekarang ga boleh lengah sedikit  Seorang driver ojek online (ojol) di Antapani, Kota Bandung, diamankan polisi setelah diduga memb*wa an*k sekolah dasar (SD) ke kosannya. Peristiwa ini ramai diperbincangkan di media sosial. Pelaku berinisial Yayan kini telah diamankan di Polsek Antapani. Namun, hingga saat ini motif tindakan tersebut masih dalam penyelidikan. Informasi yang beredar menyebutkan nomor polisi kendaraan pelaku D 6906 ACE. Peristiwa penangkapan ini terjadi di Jalan Bunisari 04/RW 07, Kelurahan Antapani Wetan, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, pada Selasa (21/04/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Kapolsek Antapani Kompol Yusuf Tojiri mengatakan, pihaknya menerima laporan dari juru parkir bernama Ovan Lazuardi yang melihat kerumunan warga di lokasi kejadian. “Ovan Lazuardi melihat ada orang berkerumun sambil berteriak di lahan kosong. Ia kemudian menghampiri untuk menanyakan kejadian tersebut. Namun, karena massa semakin banyak dan dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan, Ovan melaporkan kejadian itu ke Polsek Antapani,” kata Yusuf, Rabu (22/04/2026). Dalam penanganan lebih lanjut, polisi juga mendalami dugaan tindakan tidak menyenangkan atau pel*c*han terhadap penumpang yang masih di b*w*h umur. “Yayan diduga pelaku driver ojol yang melakukan tindakan tidak menyenangkan atau pel*c*han terhadap penumpangnya, yaitu anak saudara RMH yang masih berusia 15 tahun,” ujarnya. Saat ini, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung. 🎥  dan Facebook/Ayu Dhamayanti   #Bandung #InfoBandung #InfoBDG #BandungHits #BandungBanget", "post_id": "7631880989597240596"}}], "edges": [{"key": "BBebas2", "source": "BBebas2", "target": "liaasister", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "cibubur.update", "source": "cibubur.update", "target": "depok24jam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "indonewstodaycom", "source": "indonewstodaycom", "target": "roselei_rr.x.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "newsandalasdotcom", "source": "newsandalasdotcom", "target": "roselei_rr.x", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "official_bukamata", "source": "official_bukamata", "target": "ojolbangnona", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "official_bukamata", "source": "official_bukamata", "target": "official_bukamata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ngakviralngakrame.com", "source": "ngakviralngakrame.com", "target": "egiw_giew", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ngakviralngakrame.com", "source": "ngakviralngakrame.com", "target": "roselei_rr.x.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ngakviralngakrame.com", "source": "ngakviralngakrame.com", "target": "KANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ngakviralngakrame.com", "source": "ngakviralngakrame.com", "target": "gerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "hanytheaa", "source": "hanytheaa", "target": "ojolbangnona", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "hanytheaa", "source": "hanytheaa", "target": "official_bukamata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}