{"nodes": [{"key": "Enimarf", "attributes": {"label": "Enimarf", "x": 924.942709908569, "y": 385.7622299978517, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 97.0109, "eigenvector": 618.0335, "in_degree": 2, "out_degree": 4, "degree": 6}, "_id": "2050566964536578518", "id": "Enimarf", "source": "retweet-000002", "content": "Grab Indonesia merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang berjanji menurunkan potongan aplikator transportasi online…", "post_id": "2050566964536578518"}}, {"key": "LokoJoyo81", "attributes": {"label": "LokoJoyo81", "x": 805.0211513330116, "y": 168.6810586642403, "size": 10.42, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 97.0109, "eigenvector": 381.9657, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2050567786171449815", "id": "LokoJoyo81", "source": "retweet-000002", "content": "Grab Indonesia merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang berjanji menurunkan potongan aplikator transportasi onli…", "post_id": "2050567786171449815"}}, {"key": "lattecks", "attributes": {"label": "lattecks", "x": 436.3806840716956, "y": 914.5911708693117, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 76.396, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2049963959378473273", "id": "lattecks", "source": "retweet-000002", "content": "Mau main ke Ancol nggak punya kendaraan? Naik transportasi online yuk\n\nKarena Bluebird, Grab, dan Gojek sudah bekerjasa…", "post_id": "2049963959378473273"}}, {"key": "ancoltmnimpian", "attributes": {"label": "ancoltmnimpian", "x": 893.3412738345393, "y": 438.1882606862537, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 108.8644, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2049963959378473273", "id": "ancoltmnimpian", "source": "retweet-000002", "content": "Mau main ke Ancol nggak punya kendaraan? Naik transportasi online yuk\n\nKarena Bluebird, Grab, dan Gojek sudah bekerjasa…", "post_id": "2049963959378473273"}}, {"key": "newsandalasdotcom", "attributes": {"label": "newsandalasdotcom", "x": 714.8978983055538, "y": 758.7429290780259, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 76.396, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880773800711659951_42782166874", "id": "newsandalasdotcom", "source": "instagram-000001", "content": "Bandung (NewsAndalas.com)– Kasus dugaan pelecehan dan percobaan penculikan oleh oknum pengemudi ojek daring (ojol) menggemparkan masyarakat Bandung, Jawa Barat. Seorang siswi kelas 5 sekolah dasar di kawasan Antapani dilaporkan hampir menjadi korban setelah pengemudi ojol yang seharusnya mengantar ke rumah, justru membawanya ke tempat kos pelaku.\n\nPeristiwa ini viral di media sosial setelah keluarga korban membagikan kronologi kejadian melalui unggahan Threads egiw_giew pada Selasa (21/4/2026). Kakak korban melalui akun Instagram  mengungkapkan bahwa adiknya mengalami trauma berat dan tengah menjalani proses visum untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.\n\nMenurut keterangan kakak korban, orang tua tidak dapat menjemput adiknya di sekolah pada hari kejadian, sehingga mereka memesankan ojol. Korban diketahui sering mendapatkan pengemudi yang sama dalam perjalanan sebelumnya.\n\nSaat di atas motor, pelaku diduga mulai melancarkan aksi tidak sopan dengan memegang kaki korban. Pelaku berdalih tindakan tersebut dilakukan karena posisi duduk korban terlalu ke belakang. Saat dalam perjalanan, pelaku secara sepihak membelokkan arah dan memaksa korban menuju kos-kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n\"Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam’,\" terang kakak korban menirukan ucapan adiknya.\n\nBeruntung, korban yang ketakutan langsung menangis dan berteriak di kawasan sekitar kos yang cukup sepi. Panik dengan reaksi korban, pelaku akhirnya memutuskan mengantar siswi tersebut pulang ke rumah.\n\nSetelah sampai di rumah, korban memberanikan diri mengadu kepada ibunya bahwa pelaku sering memegang kakinya selama perjalanan. Pelaku bahkan berdalih mengajak korban ke kos agar lebih mudah ditemukan jika suatu saat korban ingin mencarinya lagi.\n\nMenanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Antapani bertindak cepat. Pelaku yang diketahui bernama Joko berhasil diamankan pada Selasa malam (21/4/2026) tanpa perlawanan.\n\nPihak Grab selaku penyedia layanan transportasi daring juga telah angkat bicara dan mengambil tindakan tegas. \"Sebagai langkah awal, kami telah menonaktifkan mitra pengemudi terkait dan akan terus berkoordinasi", "post_id": "3880773800711659951_42782166874"}}, {"key": "roselei_rr.x", "attributes": {"label": "roselei_rr.x", "x": 556.8870758562352, "y": 736.514441191874, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 141.3327, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880773800711659951_42782166874", "id": "roselei_rr.x", "source": "instagram-000001", "content": "Bandung (NewsAndalas.com)– Kasus dugaan pelecehan dan percobaan penculikan oleh oknum pengemudi ojek daring (ojol) menggemparkan masyarakat Bandung, Jawa Barat. Seorang siswi kelas 5 sekolah dasar di kawasan Antapani dilaporkan hampir menjadi korban setelah pengemudi ojol yang seharusnya mengantar ke rumah, justru membawanya ke tempat kos pelaku.\n\nPeristiwa ini viral di media sosial setelah keluarga korban membagikan kronologi kejadian melalui unggahan Threads egiw_giew pada Selasa (21/4/2026). Kakak korban melalui akun Instagram  mengungkapkan bahwa adiknya mengalami trauma berat dan tengah menjalani proses visum untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.\n\nMenurut keterangan kakak korban, orang tua tidak dapat menjemput adiknya di sekolah pada hari kejadian, sehingga mereka memesankan ojol. Korban diketahui sering mendapatkan pengemudi yang sama dalam perjalanan sebelumnya.\n\nSaat di atas motor, pelaku diduga mulai melancarkan aksi tidak sopan dengan memegang kaki korban. Pelaku berdalih tindakan tersebut dilakukan karena posisi duduk korban terlalu ke belakang. Saat dalam perjalanan, pelaku secara sepihak membelokkan arah dan memaksa korban menuju kos-kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n\"Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam’,\" terang kakak korban menirukan ucapan adiknya.\n\nBeruntung, korban yang ketakutan langsung menangis dan berteriak di kawasan sekitar kos yang cukup sepi. Panik dengan reaksi korban, pelaku akhirnya memutuskan mengantar siswi tersebut pulang ke rumah.\n\nSetelah sampai di rumah, korban memberanikan diri mengadu kepada ibunya bahwa pelaku sering memegang kakinya selama perjalanan. Pelaku bahkan berdalih mengajak korban ke kos agar lebih mudah ditemukan jika suatu saat korban ingin mencarinya lagi.\n\nMenanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Antapani bertindak cepat. Pelaku yang diketahui bernama Joko berhasil diamankan pada Selasa malam (21/4/2026) tanpa perlawanan.\n\nPihak Grab selaku penyedia layanan transportasi daring juga telah angkat bicara dan mengambil tindakan tegas. \"Sebagai langkah awal, kami telah menonaktifkan mitra pengemudi terkait dan akan terus berkoordinasi", "post_id": "3880773800711659951_42782166874"}}, {"key": "botakwannabe", "attributes": {"label": "botakwannabe", "x": 929.3793500658264, "y": 769.1692493556689, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 76.396, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7630346743946693909", "id": "botakwannabe", "source": "tiktok-000001", "content": "terima kasih  Indonesia sudah memberikan solusi terbaik dalam kasus saya sebelumnya. dari 2018 s/d saat ini,selalu percaya grab adalah platform transportasi yang menjanjikan. ya meski kadang suka aneh² penumpangnya #grabid #grabcarpremium #byd #tpi #mobillistrik", "post_id": "7630346743946693909"}}, {"key": "Grab", "attributes": {"label": "Grab", "x": 373.71740883736425, "y": 285.7223525596657, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 141.3327, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7630346743946693909", "id": "Grab", "source": "tiktok-000001", "content": "terima kasih  Indonesia sudah memberikan solusi terbaik dalam kasus saya sebelumnya. dari 2018 s/d saat ini,selalu percaya grab adalah platform transportasi yang menjanjikan. ya meski kadang suka aneh² penumpangnya #grabid #grabcarpremium #byd #tpi #mobillistrik", "post_id": "7630346743946693909"}}, {"key": "PemkoMedan", "attributes": {"label": "PemkoMedan", "x": 395.3589144386331, "y": 693.4670529593699, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 76.396, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "342550162479718_1367897498695982", "id": "PemkoMedan", "source": "facebook-000001", "content": "Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa ekspansi Grab Indonesia di Medan harus lebih dari sekadar memperluas layanan. Ia meminta agar langkah tersebut benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan ribuan mitra pengemudi.\n\nHal ini disampaikan dalam audiensi di Balai Kota Medan, Selasa (28/4/2026). Rico menilai Grab kini telah menjadi bagian penting dari kehidupan warga, mulai dari transportasi hingga aktivitas ekonomi digital, sehingga arah ekspansinya harus selaras dengan kebijakan pemerintah kota.\n\nIa juga mendorong kolaborasi konkret, termasuk penyelenggaraan event bersama yang melibatkan driver ojek online dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.\n\nBaca Berita selengkapnya di https://portal.medan.go.id/\n\n#ricowaas\n#ricozaki\n#zakiyuddinharahap\n#medanuntuksemua\n#pemkomedan\n\nJangan lupa 𝐟𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰, 𝐥𝐢𝐤𝐞, 𝐬𝐡𝐚𝐫𝐞 dan selalu update informasi seputar Pemerintah Kota Medan melalui akun media sosial kami :\n🌐 FB : Pemko Medan\n📹 YT : Pemko Medan\n🦜 X : \n📸 IG : \n📓 WB : portal.medan.go.id", "post_id": "342550162479718_1367897498695982"}}, {"key": "pemko.medan", "attributes": {"label": "pemko.medan", "x": 421.303766273312, "y": 65.22937862162392, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 108.8644, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "342550162479718_1367897498695982", "id": "pemko.medan", "source": "facebook-000001", "content": "Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa ekspansi Grab Indonesia di Medan harus lebih dari sekadar memperluas layanan. Ia meminta agar langkah tersebut benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan ribuan mitra pengemudi.\n\nHal ini disampaikan dalam audiensi di Balai Kota Medan, Selasa (28/4/2026). Rico menilai Grab kini telah menjadi bagian penting dari kehidupan warga, mulai dari transportasi hingga aktivitas ekonomi digital, sehingga arah ekspansinya harus selaras dengan kebijakan pemerintah kota.\n\nIa juga mendorong kolaborasi konkret, termasuk penyelenggaraan event bersama yang melibatkan driver ojek online dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.\n\nBaca Berita selengkapnya di https://portal.medan.go.id/\n\n#ricowaas\n#ricozaki\n#zakiyuddinharahap\n#medanuntuksemua\n#pemkomedan\n\nJangan lupa 𝐟𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰, 𝐥𝐢𝐤𝐞, 𝐬𝐡𝐚𝐫𝐞 dan selalu update informasi seputar Pemerintah Kota Medan melalui akun media sosial kami :\n🌐 FB : Pemko Medan\n📹 YT : Pemko Medan\n🦜 X : \n📸 IG : \n📓 WB : portal.medan.go.id", "post_id": "342550162479718_1367897498695982"}}], "edges": [{"key": "Enimarf", "source": "Enimarf", "target": "Enimarf", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Enimarf", "source": "Enimarf", "target": "Enimarf", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Enimarf", "source": "Enimarf", "target": "LokoJoyo81", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Enimarf", "source": "Enimarf", "target": "LokoJoyo81", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "lattecks", "source": "lattecks", "target": "ancoltmnimpian", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "lattecks", "source": "lattecks", "target": "ancoltmnimpian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "newsandalasdotcom", "source": "newsandalasdotcom", "target": "roselei_rr.x", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "botakwannabe", "source": "botakwannabe", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "PemkoMedan", "source": "PemkoMedan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "PemkoMedan", "source": "PemkoMedan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}]}