{"nodes": [{"key": "dkhamid79", "attributes": {"label": "dkhamid79", "x": 986.0339922484907, "y": 772.8695469920954, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.329, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051107486187630792", "id": "dkhamid79", "source": "tweet-000004", "content": "1. Intervensi \"Triple Intervention\" Bank Indonesia\n​Melakukan intervensi di pasar spot, pasar DNDF (Domestic Non-Deliverable Forward), dan pasar sekunder SBN secara simultan untuk memastikan likuiditas Dollar tetap terjaga dan spekulasi dapat diredam.", "post_id": "2051107486187630792"}}, {"key": "ChatibBasri", "attributes": {"label": "ChatibBasri", "x": 460.4199402420146, "y": 650.2841348545167, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 48.7087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051107486187630792", "id": "ChatibBasri", "source": "tweet-000004", "content": "1. Intervensi \"Triple Intervention\" Bank Indonesia\n​Melakukan intervensi di pasar spot, pasar DNDF (Domestic Non-Deliverable Forward), dan pasar sekunder SBN secara simultan untuk memastikan likuiditas Dollar tetap terjaga dan spekulasi dapat diredam.", "post_id": "2051107486187630792"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 306.9307573547924, "y": 937.027524607575, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.329, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051643109180641443", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) saat ini aktif intervensi stabilkan rupiah lewat triple intervention: NDF offshore, transaksi spot & DNDF domestik, plus pembelian SBN di pasar sekunder. BI komitmen terus hadir di pasar agar rupiah sesuai fundamental di tengah tekanan geopolitik global.", "post_id": "2051643109180641443"}}, {"key": "OniDewono", "attributes": {"label": "OniDewono", "x": 447.756043600137, "y": 145.46774730875356, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.5189, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051643109180641443", "id": "OniDewono", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) saat ini aktif intervensi stabilkan rupiah lewat triple intervention: NDF offshore, transaksi spot & DNDF domestik, plus pembelian SBN di pasar sekunder. BI komitmen terus hadir di pasar agar rupiah sesuai fundamental di tengah tekanan geopolitik global.", "post_id": "2051643109180641443"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 691.4071828654305, "y": 161.78140139947027, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.5189, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051643109180641443", "id": "kompascom", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) saat ini aktif intervensi stabilkan rupiah lewat triple intervention: NDF offshore, transaksi spot & DNDF domestik, plus pembelian SBN di pasar sekunder. BI komitmen terus hadir di pasar agar rupiah sesuai fundamental di tengah tekanan geopolitik global.", "post_id": "2051643109180641443"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 981.6560574469141, "y": 743.5291538658638, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 175.5248, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3889674303097286055_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pelemahan rupiah dipengaruhi faktor global 🌍 dan juga terjadi di banyak negara. Pemerintah akan terus memonitor tanpa reaktif terhadap pergerakan harian 📊\n\nPer 4 Mei 2026, rupiah di level Rp17.367/USD (-0,17%) 💵📉 Bank Indonesia melalui Destry Damayanti menegaskan tekanan sejalan dengan mata uang regional (YTD -3,54%) 🌏\n\nBI terus lakukan stabilisasi lewat intervensi pasar 🏦 dan menjaga daya tarik aset domestik, dengan cadangan devisa tetap kuat di USD148,2 miliar 💪\n\nSumber: Kumparan Bisnis, 4 Mei 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#Rupiah #KursRupiah #BankIndonesia #IHSG #MakroEkonomi #PasarKeuangan #mancingsaham", "post_id": "3889674303097286055_52512310886"}}, {"key": "visfmradio", "attributes": {"label": "visfmradio", "x": 615.0949373526106, "y": 914.4131432941964, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 26.329, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7605563094559116564", "id": "visfmradio", "source": "tiktok-000001", "content": "radiovisfm.com – Menjelang Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri biasanya terjadi peningkatan harga utamanya kebutuhan bahan pokok. Sebagai upaya antisipasi, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), mempersiapkan berbagai langkah untuk memastikan stok dan stabilitas harga terjaga. “Selama Ramadan sejumlah bahan pangan berpotensi mengalami kenaikan harga. Karena itu harus ada langkah-langkah dalam menjaga stok dan stabilitas harga, menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah,” kata Bupati Ipuk, Rabu (11/2/2026). Bupati Ipuk menjelaskan, salah satu upayanya dengan melaksanakan intervensi sejak dini. Menurutnya Pemkab Banyuwangi bersama TPID harus secara konsisten melaksanakan strategi pengendalian inflasi yang berfokus pada 4K yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif. Bupati Ipuk meminta OPD teknis kolaborasi dengan stakeholder terkait. Di antaranya Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan harus melaksanakan Operasi Pasar Murah (OPM) secara masif bersama Bulog, Perpadi, dan BI Jember, untuk menjaga keterjangkauan harga. Selain itu juga mengoptimalisasi 97 Toko Pengendali Inflasi Banyuwangi (Top Si Wangi). (Top Si Wangi). “Pelaksanaan pasar murah bisa menjaga keterjangkauan daya beli serta memangkas jalur distribusi, dengan mendatangkan barang langsung dari produsen atau Bulog ke konsumen. Sehingga masyarakat busa mendapatkan harga yang terjangkau,” ujar Bupati Ipuk. Selain itu, untuk menjamin ketersediaan pasokan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melakukan pengawasan terhadap ketersediaan bahan pangan khususnya daging dan telur ayam ras Untuk mencegah eskalasi harga yang lebih tinggi saat Ramadan. “Dispertapang harus melakukan pengamanan stok dan pemantauan populasi (Hulu). Kita harus memastikan bahwa surplus produksi yang tercatat dalam Neraca Pangan tetap terjaga di tingkat peternak lokal,” paparnya. Bupati Ipuk juga telah menggelar rakor High Level Meeting (HLM) untuk memastikan stok dan stabilitas harga pangan terjaga, Jumat (30/1/2026). Rakor ini diikuti Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Kepala Bank Indonesia Jember Iqbal Reza Nugraha, Forkopimda Banyuwangi, Kepala Bulog Dwiana Puspitasari, perwakilan BPS dan KPPN, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Banyuwangi, dan sejumlah stakeholder sebagai pelaksana teknis kebijakan TPID. #inflasi #harga  #kabupatenbanyuwangi  . . . written by   post by  Hadi", "post_id": "7605563094559116564"}}, {"key": "akuilex", "attributes": {"label": "akuilex", "x": 750.178105263701, "y": 366.85598831032627, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 37.5189, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7605563094559116564", "id": "akuilex", "source": "tiktok-000001", "content": "radiovisfm.com – Menjelang Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri biasanya terjadi peningkatan harga utamanya kebutuhan bahan pokok. Sebagai upaya antisipasi, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), mempersiapkan berbagai langkah untuk memastikan stok dan stabilitas harga terjaga. “Selama Ramadan sejumlah bahan pangan berpotensi mengalami kenaikan harga. Karena itu harus ada langkah-langkah dalam menjaga stok dan stabilitas harga, menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah,” kata Bupati Ipuk, Rabu (11/2/2026). Bupati Ipuk menjelaskan, salah satu upayanya dengan melaksanakan intervensi sejak dini. Menurutnya Pemkab Banyuwangi bersama TPID harus secara konsisten melaksanakan strategi pengendalian inflasi yang berfokus pada 4K yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif. Bupati Ipuk meminta OPD teknis kolaborasi dengan stakeholder terkait. Di antaranya Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan harus melaksanakan Operasi Pasar Murah (OPM) secara masif bersama Bulog, Perpadi, dan BI Jember, untuk menjaga keterjangkauan harga. Selain itu juga mengoptimalisasi 97 Toko Pengendali Inflasi Banyuwangi (Top Si Wangi). (Top Si Wangi). “Pelaksanaan pasar murah bisa menjaga keterjangkauan daya beli serta memangkas jalur distribusi, dengan mendatangkan barang langsung dari produsen atau Bulog ke konsumen. Sehingga masyarakat busa mendapatkan harga yang terjangkau,” ujar Bupati Ipuk. Selain itu, untuk menjamin ketersediaan pasokan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melakukan pengawasan terhadap ketersediaan bahan pangan khususnya daging dan telur ayam ras Untuk mencegah eskalasi harga yang lebih tinggi saat Ramadan. “Dispertapang harus melakukan pengamanan stok dan pemantauan populasi (Hulu). Kita harus memastikan bahwa surplus produksi yang tercatat dalam Neraca Pangan tetap terjaga di tingkat peternak lokal,” paparnya. Bupati Ipuk juga telah menggelar rakor High Level Meeting (HLM) untuk memastikan stok dan stabilitas harga pangan terjaga, Jumat (30/1/2026). Rakor ini diikuti Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Kepala Bank Indonesia Jember Iqbal Reza Nugraha, Forkopimda Banyuwangi, Kepala Bulog Dwiana Puspitasari, perwakilan BPS dan KPPN, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Banyuwangi, dan sejumlah stakeholder sebagai pelaksana teknis kebijakan TPID. #inflasi #harga  #kabupatenbanyuwangi  . . . written by   post by  Hadi", "post_id": "7605563094559116564"}}, {"key": "Thomy", "attributes": {"label": "Thomy", "x": 327.17510315302854, "y": 529.6952093236362, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 37.5189, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7605563094559116564", "id": "Thomy", "source": "tiktok-000001", "content": "radiovisfm.com – Menjelang Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri biasanya terjadi peningkatan harga utamanya kebutuhan bahan pokok. Sebagai upaya antisipasi, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), mempersiapkan berbagai langkah untuk memastikan stok dan stabilitas harga terjaga. “Selama Ramadan sejumlah bahan pangan berpotensi mengalami kenaikan harga. Karena itu harus ada langkah-langkah dalam menjaga stok dan stabilitas harga, menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah,” kata Bupati Ipuk, Rabu (11/2/2026). Bupati Ipuk menjelaskan, salah satu upayanya dengan melaksanakan intervensi sejak dini. Menurutnya Pemkab Banyuwangi bersama TPID harus secara konsisten melaksanakan strategi pengendalian inflasi yang berfokus pada 4K yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif. Bupati Ipuk meminta OPD teknis kolaborasi dengan stakeholder terkait. Di antaranya Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan harus melaksanakan Operasi Pasar Murah (OPM) secara masif bersama Bulog, Perpadi, dan BI Jember, untuk menjaga keterjangkauan harga. Selain itu juga mengoptimalisasi 97 Toko Pengendali Inflasi Banyuwangi (Top Si Wangi). (Top Si Wangi). “Pelaksanaan pasar murah bisa menjaga keterjangkauan daya beli serta memangkas jalur distribusi, dengan mendatangkan barang langsung dari produsen atau Bulog ke konsumen. Sehingga masyarakat busa mendapatkan harga yang terjangkau,” ujar Bupati Ipuk. Selain itu, untuk menjamin ketersediaan pasokan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melakukan pengawasan terhadap ketersediaan bahan pangan khususnya daging dan telur ayam ras Untuk mencegah eskalasi harga yang lebih tinggi saat Ramadan. “Dispertapang harus melakukan pengamanan stok dan pemantauan populasi (Hulu). Kita harus memastikan bahwa surplus produksi yang tercatat dalam Neraca Pangan tetap terjaga di tingkat peternak lokal,” paparnya. Bupati Ipuk juga telah menggelar rakor High Level Meeting (HLM) untuk memastikan stok dan stabilitas harga pangan terjaga, Jumat (30/1/2026). Rakor ini diikuti Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Kepala Bank Indonesia Jember Iqbal Reza Nugraha, Forkopimda Banyuwangi, Kepala Bulog Dwiana Puspitasari, perwakilan BPS dan KPPN, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Banyuwangi, dan sejumlah stakeholder sebagai pelaksana teknis kebijakan TPID. #inflasi #harga  #kabupatenbanyuwangi  . . . written by   post by  Hadi", "post_id": "7605563094559116564"}}, {"key": "shenzhen_1999", "attributes": {"label": "shenzhen_1999", "x": 992.8340098231757, "y": 992.1610745335083, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 26.329, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635996012863180053", "id": "shenzhen_1999", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali melemah dan kini telah menembus level Rp17.400 per dolar Amerika Serikat. Pelemahan ini menandai tekanan lanjutan terhadap mata uang domestik di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu. Pergerakan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar AS yang masih dominan, didorong oleh kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Di sisi lain, tekanan eksternal seperti kenaikan harga energi global dan ketegangan geopolitik turut memperburuk sentimen terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini membuat arus modal asing cenderung keluar dari pasar domestik. Bank Indonesia sebelumnya telah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valas serta penguatan kebijakan moneter. #cryptowave  #bismillahfyp #fyppppppppppppppppppppppp", "post_id": "7635996012863180053"}}, {"key": "CryptoWave", "attributes": {"label": "CryptoWave", "x": 96.04506308917327, "y": 834.1687144070065, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 59.8986, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7635996012863180053", "id": "CryptoWave", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah kembali melemah dan kini telah menembus level Rp17.400 per dolar Amerika Serikat. Pelemahan ini menandai tekanan lanjutan terhadap mata uang domestik di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu. Pergerakan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar AS yang masih dominan, didorong oleh kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Di sisi lain, tekanan eksternal seperti kenaikan harga energi global dan ketegangan geopolitik turut memperburuk sentimen terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini membuat arus modal asing cenderung keluar dari pasar domestik. Bank Indonesia sebelumnya telah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valas serta penguatan kebijakan moneter. #cryptowave  #bismillahfyp #fyppppppppppppppppppppppp", "post_id": "7635996012863180053"}}, {"key": "bianca.sticmata", "attributes": {"label": "bianca.sticmata", "x": 618.793786071296, "y": 618.4993354533815, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 26.329, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7636199427627093269", "id": "bianca.sticmata", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali melemah dan menembus level Rp17.400 per dolar AS pada perdagangan terbaru. Pelemahan ini menjadi sorotan pelaku pasar karena mendekati titik psikologis yang cukup sensitif, sekaligus mengingatkan pada tekanan serupa yang pernah terjadi pada periode krisis sebelumnya. Pergerakan ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Dari sisi global, penguatan dolar AS dipicu oleh kebijakan suku bunga tinggi yang masih dipertahankan oleh bank sentral Amerika, serta meningkatnya ketidakpastian ekonomi dunia. Sementara itu, dari dalam negeri, tekanan terhadap rupiah turut dipengaruhi oleh arus keluar modal asing dan tingginya kebutuhan impor, terutama di sektor energi dan bahan baku industri. Pemerintah dan Bank Indonesia dikabarkan terus memantau situasi ini secara ketat dan menyiapkan langkah stabilisasi, termasuk intervensi di pasar valuta asing serta penguatan kebijakan moneter. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak panik, karena fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih cukup kuat untuk menghadapi tekanan jangka pendek tersebut. #cryptowave #cryptowaveclip #cryptowavetb   #CapCut", "post_id": "7636199427627093269"}}, {"key": "gabrielrey99", "attributes": {"label": "gabrielrey99", "x": 897.5449991004876, "y": 706.5074664224136, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 37.5189, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636199427627093269", "id": "gabrielrey99", "source": "tiktok-000001", "content": "Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali melemah dan menembus level Rp17.400 per dolar AS pada perdagangan terbaru. Pelemahan ini menjadi sorotan pelaku pasar karena mendekati titik psikologis yang cukup sensitif, sekaligus mengingatkan pada tekanan serupa yang pernah terjadi pada periode krisis sebelumnya. Pergerakan ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Dari sisi global, penguatan dolar AS dipicu oleh kebijakan suku bunga tinggi yang masih dipertahankan oleh bank sentral Amerika, serta meningkatnya ketidakpastian ekonomi dunia. Sementara itu, dari dalam negeri, tekanan terhadap rupiah turut dipengaruhi oleh arus keluar modal asing dan tingginya kebutuhan impor, terutama di sektor energi dan bahan baku industri. Pemerintah dan Bank Indonesia dikabarkan terus memantau situasi ini secara ketat dan menyiapkan langkah stabilisasi, termasuk intervensi di pasar valuta asing serta penguatan kebijakan moneter. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak panik, karena fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih cukup kuat untuk menghadapi tekanan jangka pendek tersebut. #cryptowave #cryptowaveclip #cryptowavetb   #CapCut", "post_id": "7636199427627093269"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 959.2005410357956, "y": 358.7550235833951, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.329, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "5HCB1iAen-k", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Batasi Pembelian Dolar AS, Ini Tujuh Langkah Penguatan Rupiah Hasil Ratas di Istana\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam rapat terbatas di Istana pada Selasa (5/5) sore. \n\nLangkah tersebut mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pembatasan pembelian Dolar AS di pasar domestik.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "5HCB1iAen-k"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 453.54738433257734, "y": 843.9699489126344, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.7889, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5HCB1iAen-k", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Batasi Pembelian Dolar AS, Ini Tujuh Langkah Penguatan Rupiah Hasil Ratas di Istana\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam rapat terbatas di Istana pada Selasa (5/5) sore. \n\nLangkah tersebut mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pembatasan pembelian Dolar AS di pasar domestik.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "5HCB1iAen-k"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 538.9172314054499, "y": 582.5079751158167, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.7889, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5HCB1iAen-k", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Batasi Pembelian Dolar AS, Ini Tujuh Langkah Penguatan Rupiah Hasil Ratas di Istana\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam rapat terbatas di Istana pada Selasa (5/5) sore. \n\nLangkah tersebut mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pembatasan pembelian Dolar AS di pasar domestik.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "5HCB1iAen-k"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 617.4800292748251, "y": 276.316869807721, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.7889, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5HCB1iAen-k", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Batasi Pembelian Dolar AS, Ini Tujuh Langkah Penguatan Rupiah Hasil Ratas di Istana\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam rapat terbatas di Istana pada Selasa (5/5) sore. \n\nLangkah tersebut mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pembatasan pembelian Dolar AS di pasar domestik.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "5HCB1iAen-k"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 172.29128689392482, "y": 504.5954182000738, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.329, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "vCaVjeFtGt8", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah: Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#gubernurbi #rupiah #presidenprabowo \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "vCaVjeFtGt8"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 353.50150704499936, "y": 532.3912129645812, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 48.7087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vCaVjeFtGt8", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah: Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#gubernurbi #rupiah #presidenprabowo \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "vCaVjeFtGt8"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 583.5906374259309, "y": 289.79940915110814, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.329, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "EP3YIWjNazk", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Berpotensi Tembus Rp17.550 Pekan Depan | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.550 per dolar AS pada pekan depan, dipicu oleh penguatan dolar yang didorong meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama di Timur Tengah. Selain itu, sentimen kebijakan perdagangan Amerika Serikat, potensi perang dagang, serta kenaikan harga minyak dunia turut menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang. Meski demikian, arah pergerakan rupiah masih akan sangat ditentukan oleh respons Bank Indonesia melalui intervensi pasar dan upaya menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EP3YIWjNazk"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 86.81505044520344, "y": 213.01047085389735, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9276, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "EP3YIWjNazk", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Berpotensi Tembus Rp17.550 Pekan Depan | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.550 per dolar AS pada pekan depan, dipicu oleh penguatan dolar yang didorong meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama di Timur Tengah. Selain itu, sentimen kebijakan perdagangan Amerika Serikat, potensi perang dagang, serta kenaikan harga minyak dunia turut menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang. Meski demikian, arah pergerakan rupiah masih akan sangat ditentukan oleh respons Bank Indonesia melalui intervensi pasar dan upaya menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EP3YIWjNazk"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 81.0291835260769, "y": 792.00493484315, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9276, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "EP3YIWjNazk", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Berpotensi Tembus Rp17.550 Pekan Depan | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.550 per dolar AS pada pekan depan, dipicu oleh penguatan dolar yang didorong meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama di Timur Tengah. Selain itu, sentimen kebijakan perdagangan Amerika Serikat, potensi perang dagang, serta kenaikan harga minyak dunia turut menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang. Meski demikian, arah pergerakan rupiah masih akan sangat ditentukan oleh respons Bank Indonesia melalui intervensi pasar dan upaya menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EP3YIWjNazk"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 807.2092251891916, "y": 319.7811416849239, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9276, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "EP3YIWjNazk", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Berpotensi Tembus Rp17.550 Pekan Depan | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.550 per dolar AS pada pekan depan, dipicu oleh penguatan dolar yang didorong meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama di Timur Tengah. Selain itu, sentimen kebijakan perdagangan Amerika Serikat, potensi perang dagang, serta kenaikan harga minyak dunia turut menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang. Meski demikian, arah pergerakan rupiah masih akan sangat ditentukan oleh respons Bank Indonesia melalui intervensi pasar dan upaya menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EP3YIWjNazk"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 911.7687860123668, "y": 616.6687509699436, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9276, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "EP3YIWjNazk", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Berpotensi Tembus Rp17.550 Pekan Depan | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.550 per dolar AS pada pekan depan, dipicu oleh penguatan dolar yang didorong meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama di Timur Tengah. Selain itu, sentimen kebijakan perdagangan Amerika Serikat, potensi perang dagang, serta kenaikan harga minyak dunia turut menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang. Meski demikian, arah pergerakan rupiah masih akan sangat ditentukan oleh respons Bank Indonesia melalui intervensi pasar dan upaya menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EP3YIWjNazk"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 454.5148026845235, "y": 902.0797376439584, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9276, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "EP3YIWjNazk", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Berpotensi Tembus Rp17.550 Pekan Depan | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.550 per dolar AS pada pekan depan, dipicu oleh penguatan dolar yang didorong meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama di Timur Tengah. Selain itu, sentimen kebijakan perdagangan Amerika Serikat, potensi perang dagang, serta kenaikan harga minyak dunia turut menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang. Meski demikian, arah pergerakan rupiah masih akan sangat ditentukan oleh respons Bank Indonesia melalui intervensi pasar dan upaya menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EP3YIWjNazk"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 427.2708733820667, "y": 445.5226628506166, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.9276, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "EP3YIWjNazk", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Berpotensi Tembus Rp17.550 Pekan Depan | IDXC UPDATE\n\nNilai tukar rupiah diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.550 per dolar AS pada pekan depan, dipicu oleh penguatan dolar yang didorong meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama di Timur Tengah. Selain itu, sentimen kebijakan perdagangan Amerika Serikat, potensi perang dagang, serta kenaikan harga minyak dunia turut menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang. Meski demikian, arah pergerakan rupiah masih akan sangat ditentukan oleh respons Bank Indonesia melalui intervensi pasar dan upaya menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EP3YIWjNazk"}}], "edges": [{"key": "dkhamid79", "source": "dkhamid79", "target": "ChatibBasri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "OniDewono", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "visfmradio", "source": "visfmradio", "target": "akuilex", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "visfmradio", "source": "visfmradio", "target": "Thomy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "shenzhen_1999", "source": "shenzhen_1999", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bianca.sticmata", "source": "bianca.sticmata", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bianca.sticmata", "source": "bianca.sticmata", "target": "gabrielrey99", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}