{"nodes": [{"key": "kitiCatz", "attributes": {"label": "kitiCatz", "x": 492.82366750991514, "y": 967.9863987711694, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.3253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2049350302445482414", "id": "kitiCatz", "source": "tweet-000004", "content": "Setauku pinjol ini ada yg ilegal dan legal kak\nYg legal, seperti halnya kartu kredit. Punya acuan legal dr OJK. \nKnapa bunganya tinggi? Karena tanpa jaminan.\nUtk UMKM? Jelas tidak.. kredit consumerisme\nKl UMKM kan ada kredit mikro dr pemerintah", "post_id": "2049350302445482414"}}, {"key": "mas_veel", "attributes": {"label": "mas_veel", "x": 234.73965320271395, "y": 83.74592435213191, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 28.9636, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049350302445482414", "id": "mas_veel", "source": "tweet-000004", "content": "Setauku pinjol ini ada yg ilegal dan legal kak\nYg legal, seperti halnya kartu kredit. Punya acuan legal dr OJK. \nKnapa bunganya tinggi? Karena tanpa jaminan.\nUtk UMKM? Jelas tidak.. kredit consumerisme\nKl UMKM kan ada kredit mikro dr pemerintah", "post_id": "2049350302445482414"}}, {"key": "Heraloebss", "attributes": {"label": "Heraloebss", "x": 685.2219874200388, "y": 78.43008966597165, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 28.9636, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049350302445482414", "id": "Heraloebss", "source": "tweet-000004", "content": "Setauku pinjol ini ada yg ilegal dan legal kak\nYg legal, seperti halnya kartu kredit. Punya acuan legal dr OJK. \nKnapa bunganya tinggi? Karena tanpa jaminan.\nUtk UMKM? Jelas tidak.. kredit consumerisme\nKl UMKM kan ada kredit mikro dr pemerintah", "post_id": "2049350302445482414"}}, {"key": "StaffacctKab", "attributes": {"label": "StaffacctKab", "x": 195.77245786251174, "y": 568.1102385694534, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.3253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051158620235354255", "id": "StaffacctKab", "source": "tweet-000004", "content": "Dari yg saya baca utas dibawahnya..\nPemerintah menyiapkan Peraturan Rancangan Peraturan OJK (RPOJK). RPOJK ini akan mengerahkan penyaluran kredit perbankan agar selaras dengan agenda strategis nasional. \nintinya Perbankan di minta untuk membantu membiayai Program pemerintah.", "post_id": "2051158620235354255"}}, {"key": "RagilSemar", "attributes": {"label": "RagilSemar", "x": 768.2759770286129, "y": 773.3875704495779, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.6019, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051158620235354255", "id": "RagilSemar", "source": "tweet-000004", "content": "Dari yg saya baca utas dibawahnya..\nPemerintah menyiapkan Peraturan Rancangan Peraturan OJK (RPOJK). RPOJK ini akan mengerahkan penyaluran kredit perbankan agar selaras dengan agenda strategis nasional. \nintinya Perbankan di minta untuk membantu membiayai Program pemerintah.", "post_id": "2051158620235354255"}}, {"key": "Nawaksaranata", "attributes": {"label": "Nawaksaranata", "x": 367.4702718808228, "y": 678.5596401241535, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.3253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051498743644741977", "id": "Nawaksaranata", "source": "tweet-000004", "content": "Faktanya, OJK sudah menjelaskan bahwa penyaluran kredit tidak berubah dan tidak ada tekanan ke bank. Semua keputusan tetap profesional dan terukur. Jangan sampai informasi yang keliru bikin keresahan. #LanjutkanMBG", "post_id": "2051498743644741977"}}, {"key": "AnakLolina2", "attributes": {"label": "AnakLolina2", "x": 803.7384537850327, "y": 54.686687698542904, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.6019, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051498743644741977", "id": "AnakLolina2", "source": "tweet-000004", "content": "Faktanya, OJK sudah menjelaskan bahwa penyaluran kredit tidak berubah dan tidak ada tekanan ke bank. Semua keputusan tetap profesional dan terukur. Jangan sampai informasi yang keliru bikin keresahan. #LanjutkanMBG", "post_id": "2051498743644741977"}}, {"key": "TheEconopost", "attributes": {"label": "TheEconopost", "x": 457.1614034368032, "y": 371.75417461000205, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.3253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051683521765507292", "id": "TheEconopost", "source": "tweet-000004", "content": "Bagi bank utamanya segmen korporat kayak BCa, kayaknya lebih ke yaudahlah ndak ngurus amat sebagai bisnis. Lebih agar terhitung pemenuhan kredit UMKM. Biar ndak dijulidin OJK dan BI.", "post_id": "2051683521765507292"}}, {"key": "Saham_fess", "attributes": {"label": "Saham_fess", "x": 264.35949918218773, "y": 903.106804088194, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.6019, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051683521765507292", "id": "Saham_fess", "source": "tweet-000004", "content": "Bagi bank utamanya segmen korporat kayak BCa, kayaknya lebih ke yaudahlah ndak ngurus amat sebagai bisnis. Lebih agar terhitung pemenuhan kredit UMKM. Biar ndak dijulidin OJK dan BI.", "post_id": "2051683521765507292"}}, {"key": "JawisN", "attributes": {"label": "JawisN", "x": 142.6912233680553, "y": 416.7576138309397, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.3253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2051476504308228185", "id": "JawisN", "source": "tweet-000004", "content": "kemenkeu udah ngucurin dana 200 triliun ke bank himbara salah 1 nya buat kredit UMKM,\nambil kredit bank kan g semua pinjol, bank ada aturan2 OJK dan BI yg hrs ditaati.", "post_id": "2051476504308228185"}}, {"key": "EIkartelo", "attributes": {"label": "EIkartelo", "x": 211.59756053729174, "y": 355.6079790878138, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.0842, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051476504308228185", "id": "EIkartelo", "source": "tweet-000004", "content": "kemenkeu udah ngucurin dana 200 triliun ke bank himbara salah 1 nya buat kredit UMKM,\nambil kredit bank kan g semua pinjol, bank ada aturan2 OJK dan BI yg hrs ditaati.", "post_id": "2051476504308228185"}}, {"key": "Krist888", "attributes": {"label": "Krist888", "x": 343.61091980376835, "y": 882.5664097498362, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.0842, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051476504308228185", "id": "Krist888", "source": "tweet-000004", "content": "kemenkeu udah ngucurin dana 200 triliun ke bank himbara salah 1 nya buat kredit UMKM,\nambil kredit bank kan g semua pinjol, bank ada aturan2 OJK dan BI yg hrs ditaati.", "post_id": "2051476504308228185"}}, {"key": "KangManto123", "attributes": {"label": "KangManto123", "x": 921.0904529837278, "y": 303.43325016178113, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.0842, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051476504308228185", "id": "KangManto123", "source": "tweet-000004", "content": "kemenkeu udah ngucurin dana 200 triliun ke bank himbara salah 1 nya buat kredit UMKM,\nambil kredit bank kan g semua pinjol, bank ada aturan2 OJK dan BI yg hrs ditaati.", "post_id": "2051476504308228185"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "redaksi_sumselmedia", "x": 476.63348659975003, "y": 609.8029181635378, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.4451, "eigenvector": 256.2294, "in_degree": 1, "out_degree": 9, "degree": 10}, "_id": "3890106901669215820_56622120775", "id": "redaksi_sumselmedia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan memiliki daya saing tinggi.\n\nPelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ini didukung oleh OJK Provinsi Sumatera Selatan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.\n\nDalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#ojksumsel #sultanmuda #umkm #sumselmedia", "post_id": "3890106901669215820_56622120775"}}, {"key": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "ojk_sumbagsel", "x": 966.8949083214827, "y": 290.0089332916379, "size": 10.25, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 188.0243, "eigenvector": 154.86, "in_degree": 4, "out_degree": 1, "degree": 5}, "_id": "3890106901669215820_56622120775", "id": "ojk_sumbagsel", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan memiliki daya saing tinggi.\n\nPelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ini didukung oleh OJK Provinsi Sumatera Selatan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.\n\nDalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#ojksumsel #sultanmuda #umkm #sumselmedia", "post_id": "3890106901669215820_56622120775"}}, {"key": "sultanmuda.sumselprov", "attributes": {"label": "sultanmuda.sumselprov", "x": 506.3445701702385, "y": 789.0797295537268, "size": 6.69, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.4451, "eigenvector": 78.7744, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890106901669215820_56622120775", "id": "sultanmuda.sumselprov", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan memiliki daya saing tinggi.\n\nPelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ini didukung oleh OJK Provinsi Sumatera Selatan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.\n\nDalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#ojksumsel #sultanmuda #umkm #sumselmedia", "post_id": "3890106901669215820_56622120775"}}, {"key": "hermanderu67", "attributes": {"label": "hermanderu67", "x": 912.5852376093346, "y": 62.170840726126556, "size": 6.69, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.4451, "eigenvector": 78.7744, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890106901669215820_56622120775", "id": "hermanderu67", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan memiliki daya saing tinggi.\n\nPelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ini didukung oleh OJK Provinsi Sumatera Selatan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.\n\nDalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#ojksumsel #sultanmuda #umkm #sumselmedia", "post_id": "3890106901669215820_56622120775"}}, {"key": "arifin.susantoo", "attributes": {"label": "arifin.susantoo", "x": 821.4533328856462, "y": 182.55871097917665, "size": 6.69, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.4451, "eigenvector": 78.7744, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3890106901669215820_56622120775", "id": "arifin.susantoo", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel, sekaligus penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan memiliki daya saing tinggi.\n\nPelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ini didukung oleh OJK Provinsi Sumatera Selatan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.\n\nDalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nselengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n    \n\n#ojksumsel #sultanmuda #umkm #sumselmedia", "post_id": "3890106901669215820_56622120775"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "attributes": {"label": "vivasumsel_on.the.spot", "x": 217.16232144433621, "y": 88.84577405958427, "size": 7.34, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3253, "eigenvector": 92.6236, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3885345140851246078_6614111699", "id": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Selatan secara resmi membuka program InkuBI Sultan Muda Sumatera Selatan 2026.\n\nAcara ini berlangsung pada 24 April 2026 di Hotel Excelton Palembang, yang dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan Bambang Pramono, Kepala OJK Sumatera Selatan Arifin Susanto, Kepala Biro Perekonomian Sumatera Selatan Hengky Putrawan, Kepala Dinas Perindustrian Sumatera Selatan M Taufiq, Kepala Dinas Perdagangan Luar Negeri Henny Yulianti, dan Pengawas Tim UMKM dari DJPb Suntari.\n\nProgram ini diikuti oleh 150 pelaku UMKM terpilih yang telah melewati seleksi ketat oleh Bank Indonesia, sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kewirausahaan muda yang kuat, tangguh, dan berkelanjutan.\n\nInkuBI Sultan Muda 2026 merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas UMKM, khususnya dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana utama pemasaran dan ekspansi pasar.\n\nDengan program ini diharapkan agar pelaku usaha dapat terus berkembang di era yang serba digital.\n\nDalam sambutannya, Bambang Pramono menegaskan bahwa InkuBI Sultan Muda dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas UMKM muda secara menyeluruh.\n\nTidak hanya fokus pada pemasaran digital, program ini juga menyentuh aspek penting lain seperti legalitas, perizinan, hingga akses pembiayaan.\n\nPelaksanaan program ini turut melibatkan akademisi dan praktisi sebagai pendamping dan pengarah untuk menggali dan mengoptimalkan potensi wirausahawan muda yang selama ini belum tergarap maksimal.\n\nKolaborasi lintas sektor, menurutnya, adalah kunci untuk melahirkan pelaku usaha yang mandiri, adaptif, dan berdaya saing.\n\nSumatera Selatan memiliki potensi pengembangan UMKM yang besar baik dari sektor pertanian seperti kopi dan kelapa, hingga sektor makanan dan sektor fashion / wastra.\n\nDari 150 peserta UMKM yang lolos seleksi, mayoritas berasal dari sektor makanan dan minuman yang mencapai 55% disusul sektor fashion (15%), jasa (11%), dan craft (9%).\n\n#bankindonesiasumateraselatan \n#bisumsel \n \n#pemprovsumsel \n#inkubi \n#fyp", "post_id": "3885345140851246078_6614111699"}}, {"key": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sumsel", "x": 242.12348947458173, "y": 660.2804768946413, "size": 8.02, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 28.204, "eigenvector": 107.2503, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3885345140851246078_6614111699", "id": "bank_indonesia_sumsel", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Selatan secara resmi membuka program InkuBI Sultan Muda Sumatera Selatan 2026.\n\nAcara ini berlangsung pada 24 April 2026 di Hotel Excelton Palembang, yang dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan Bambang Pramono, Kepala OJK Sumatera Selatan Arifin Susanto, Kepala Biro Perekonomian Sumatera Selatan Hengky Putrawan, Kepala Dinas Perindustrian Sumatera Selatan M Taufiq, Kepala Dinas Perdagangan Luar Negeri Henny Yulianti, dan Pengawas Tim UMKM dari DJPb Suntari.\n\nProgram ini diikuti oleh 150 pelaku UMKM terpilih yang telah melewati seleksi ketat oleh Bank Indonesia, sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kewirausahaan muda yang kuat, tangguh, dan berkelanjutan.\n\nInkuBI Sultan Muda 2026 merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas UMKM, khususnya dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana utama pemasaran dan ekspansi pasar.\n\nDengan program ini diharapkan agar pelaku usaha dapat terus berkembang di era yang serba digital.\n\nDalam sambutannya, Bambang Pramono menegaskan bahwa InkuBI Sultan Muda dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas UMKM muda secara menyeluruh.\n\nTidak hanya fokus pada pemasaran digital, program ini juga menyentuh aspek penting lain seperti legalitas, perizinan, hingga akses pembiayaan.\n\nPelaksanaan program ini turut melibatkan akademisi dan praktisi sebagai pendamping dan pengarah untuk menggali dan mengoptimalkan potensi wirausahawan muda yang selama ini belum tergarap maksimal.\n\nKolaborasi lintas sektor, menurutnya, adalah kunci untuk melahirkan pelaku usaha yang mandiri, adaptif, dan berdaya saing.\n\nSumatera Selatan memiliki potensi pengembangan UMKM yang besar baik dari sektor pertanian seperti kopi dan kelapa, hingga sektor makanan dan sektor fashion / wastra.\n\nDari 150 peserta UMKM yang lolos seleksi, mayoritas berasal dari sektor makanan dan minuman yang mencapai 55% disusul sektor fashion (15%), jasa (11%), dan craft (9%).\n\n#bankindonesiasumateraselatan \n#bisumsel \n \n#pemprovsumsel \n#inkubi \n#fyp", "post_id": "3885345140851246078_6614111699"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 693.6589092412012, "y": 267.98169867329943, "size": 4.83, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 56.1303, "eigenvector": 39.1664, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3889505213254338284_6614111699", "id": "ojkindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan pemuda melalui penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Muda: Sultan Muda Onboarding Day 2026 yang dilaksanakan di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, serta menjadi bagian dari penguatan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) dalam menciptakan generasi muda yang tangguh, cerdas finansial, dan berdaya saing.\n\nPelatihan kewirausahaan pemuda ini diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan dengan dukungan OJK Provinsi Sumatera Selatan, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat ekosistem kewirausahaan muda di daerah.\n\nKegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan calon wirausaha muda di Sumatera Selatan.\n\nDalam kegiatan ini, peserta memperoleh pembekalan komprehensif yang mencakup pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan digitalisasi UMKM, hingga literasi investasi dan manajemen risiko usaha.\n\nPendekatan ini diharapkan mampu membentuk pelaku usaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki ketahanan finansial dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika ekonomi.\n\nKepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. M. Fajri Zabidi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas kewirausahaan pemuda di Sumatera Selatan.\n\nPelatihan Kewirausahaan Pemuda Tahun 2026 ini merupakan upaya konkret dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian pemuda Sumatera Selatan melalui pengembangan kewirausahaan.\n\n \n#ojksumbagsel \n \n#ojksumsel \n#sultamudasumselcenter \n#fypシ❤️💞❤️ \n#pengikutinstagram", "post_id": "3889505213254338284_6614111699"}}, {"key": "ojk_jateng", "attributes": {"label": "ojk_jateng", "x": 583.4575850439502, "y": 941.1685073860931, "size": 3.81, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 35.3484, "eigenvector": 17.3864, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3885842298530044963_4651900747", "id": "ojk_jateng", "source": "instagram-000001", "content": "Waspada Investasi Ilegal! OJK Jawa Tengah Bekali UMKM Jepara dengan Literasi Keuangan\n\nHalo Sobat OJK Jateng 👋✨ \n\nOJK Jawa Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Jepara menghadirkan edukasi keuangan bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dan IKM (Industri Kecil dan Menengah). Peserta dibekali pemahaman tentang peran OJK, kewaspadaan terhadap investasi ilegal dan pinjol ilegal, serta pengenalan kanal iasc.ojk.go.id dan sipasti.ojk.go.id sebagai sarana pelaporan. Kegiatan juga berlangsung interaktif agar materi mudah dipahami.\n\nInformasi lengkap kegiatannya, tonton video ini sampai selesai 👆🏻\nJangan lupa follow  dan  untuk mendapatkan informasi terbaru seputar OJK.\n\n#LiterasiKeuanganUMKM #WaspadaInvestasiIlegal #OJKJateng #EdukasiKeuangan #waspadainvestasiilegal", "post_id": "3885842298530044963_4651900747"}}, {"key": "ojk_aceh", "attributes": {"label": "ojk_aceh", "x": 668.5672446975054, "y": 613.2991915593279, "size": 3.81, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 35.3484, "eigenvector": 17.3864, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3886817683849588088_4613646826", "id": "ojk_aceh", "source": "instagram-000001", "content": "Akselerasi Akses Keuangan UMKM di Aceh Barat Daya 📈\n\nAssalamu’alaikum Rakan Jroh!\n\nOtoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh hadir memberikan edukasi keuangan kepada 250 pelaku UMKM dan petani dalam rangkaian acara HUT Kabupaten Aceh Barat Daya ke-24. \n\nKegiatan yang dilaksanakan pada 25 April 2026 di Lapangan Pulau Kayu, Kecamatan Susoh ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan masyarakat dalam memanfaatkan produk dan layanan dari Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) yang terdaftar dan diawasi OJK, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan keuangan digital dan investasi ilegal.\n\nSelain itu pada kegiatan ini juga terdapat program business matching yang mempertemukan pelaku UMKM dengan PUJK dan mitra usaha potensial. \n\nPada program ini pelaku UMKM dapat berkonsultasi langsung terkait kebutuhan pembiayaan untuk mendukung pengembangan usaha.\n\nYuk, terus tingkatkan literasi keuangan dan manfaatkan layanan keuangan yang aman dan terpercaya!\n\nFollow  dan  untuk update informasi OJK lainnya ya!\n\n#OJKIndonesia #OJKAceh #LiterasiKeuangan #tpakd #acehbaratdaya", "post_id": "3886817683849588088_4613646826"}}, {"key": "bambang.pramono.75491", "attributes": {"label": "bambang.pramono.75491", "x": 139.9868082763368, "y": 887.5721475818642, "size": 6.69, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.4451, "eigenvector": 78.7744, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885200310625561076_56622120775", "id": "bambang.pramono.75491", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Selatan resmi membuka program InkuBI Sultan Muda Sumatera Selatan 2026 pada 24 April 2026 di Hotel Excelton Palembang.\n\nKegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Bambang Pramono, Kepala OJK Sumatera Selatan Arifin Susanto, Kepala Biro Perekonomian Sumsel Hengky Putrawan, Kepala Dinas Perindustrian Sumsel M Taufiq, Kepala Dinas Perdagangan Luar Negeri Henny Yulianti, serta Pengawas Tim UMKM dari DJPb, Suntari.\n\nInkuBI Sultan Muda 2026 merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas UMKM, khususnya dalam pemanfaatan platform digital sebagai sarana utama pemasaran dan perluasan pasar. Melalui program ini, para pelaku usaha diharapkan mampu terus berkembang di tengah era ekonomi digital yang semakin kompetitif.\n\nDalam sambutannya, Bambang Pramono menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas UMKM muda secara menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada pemasaran digital, program ini juga menyentuh aspek penting lain, mulai dari legalitas usaha, perizinan, hingga akses pembiayaan.\n“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk melahirkan pelaku usaha yang mandiri, adaptif, dan memiliki daya saing,” ujarnya.\n\n     \n\n#bankindonesia #ojksumsel #sumselmedia #sultanmuda #hermanderu", "post_id": "3885200310625561076_56622120775"}}, {"key": "telinga.anggota", "attributes": {"label": "telinga.anggota", "x": 327.92637734510845, "y": 156.03018085893362, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7592878029194530068", "id": "telinga.anggota", "source": "tiktok-000001", "content": "Didik Haryadi mendorong kebijakan relaksasi kredit untuk meringankan beban masyarakat dan UMKM terdampak bencana di Aceh dan Sumatera, agar mereka punya ruang pulih tanpa tekanan angsuran yang berat. Relaksasi kredit seperti ini direspons oleh perbankan dan OJK sebagai bagian dari pemulihan ekonomi pascabencana.  Haryadi Official  #didikharyadi #dprri #fraksipdiperjuangan #acehtamiang #bencanaalam", "post_id": "7592878029194530068"}}, {"key": "Didik", "attributes": {"label": "Didik", "x": 298.4802983506174, "y": 744.0928263221663, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 37.6019, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7592878029194530068", "id": "Didik", "source": "tiktok-000001", "content": "Didik Haryadi mendorong kebijakan relaksasi kredit untuk meringankan beban masyarakat dan UMKM terdampak bencana di Aceh dan Sumatera, agar mereka punya ruang pulih tanpa tekanan angsuran yang berat. Relaksasi kredit seperti ini direspons oleh perbankan dan OJK sebagai bagian dari pemulihan ekonomi pascabencana.  Haryadi Official  #didikharyadi #dprri #fraksipdiperjuangan #acehtamiang #bencanaalam", "post_id": "7592878029194530068"}}, {"key": "andysugarr", "attributes": {"label": "andysugarr", "x": 445.69610066000433, "y": 592.1226344713643, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635579507755339015", "id": "andysugarr", "source": "tiktok-000001", "content": "Ayo rekkkk! 🔥 Merapat, Grand City Surabaya lagi rame pol! Grand Launching JConnect Mobile  Jatim  📅 1 – 3 Mei 2026 📍Grand City, Surabaya Banyak hiburan seru mulai dari Vanzon, kulineran, UMKM, sampai dimeriahkan artis-artis top kayak Liodra, Tulus, Juicy Lucy, Coldiac, Gea Indrawari, dll 🎤✨ Masuknya GRATIS! Cukup tunjukin aplikasi JConnect Mobile Banking aja 👌 Gaskeun saiki, ojo sampe ketinggalan moment e! ❤️❤️❤️ * PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) telah berizin resmi, terdaftar, serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). -Diawasi oleh Bank Indonesia: Memastikan operasionalnya sesuai dengan kebijakan sistem pembayaran dan moneter. -Peserta Penjamin LPS: Seluruh simpanan nasabah dijamin keamanannya oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.Dengan legalitas tersebut, seluruh produk dan layanan perbankan yang ditawarkan oleh Bank Jatim terjamin aman dan kredibel.", "post_id": "7635579507755339015"}}, {"key": "Bank", "attributes": {"label": "Bank", "x": 502.9236230746077, "y": 806.1052662353851, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 37.6019, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635579507755339015", "id": "Bank", "source": "tiktok-000001", "content": "Ayo rekkkk! 🔥 Merapat, Grand City Surabaya lagi rame pol! Grand Launching JConnect Mobile  Jatim  📅 1 – 3 Mei 2026 📍Grand City, Surabaya Banyak hiburan seru mulai dari Vanzon, kulineran, UMKM, sampai dimeriahkan artis-artis top kayak Liodra, Tulus, Juicy Lucy, Coldiac, Gea Indrawari, dll 🎤✨ Masuknya GRATIS! Cukup tunjukin aplikasi JConnect Mobile Banking aja 👌 Gaskeun saiki, ojo sampe ketinggalan moment e! ❤️❤️❤️ * PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) telah berizin resmi, terdaftar, serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). -Diawasi oleh Bank Indonesia: Memastikan operasionalnya sesuai dengan kebijakan sistem pembayaran dan moneter. -Peserta Penjamin LPS: Seluruh simpanan nasabah dijamin keamanannya oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.Dengan legalitas tersebut, seluruh produk dan layanan perbankan yang ditawarkan oleh Bank Jatim terjamin aman dan kredibel.", "post_id": "7635579507755339015"}}, {"key": "@lampungpostupdate", "attributes": {"label": "@lampungpostupdate", "x": 566.5607951362948, "y": 78.17366439053453, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3253, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Jvm9QXsxjMQ", "id": "@lampungpostupdate", "source": "youtube-000001", "content": "Perempuan Berdaya, Keuangan Kuat, Indonesia Maju\n\nPeringatan Hari Kartini menjadi momen refleksi untuk mendorong peningkatan kapasitas perempuan, termasuk dalam hal literasi keuangan. Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen, Keuangan Daerah, serta Layanan Manajemen Strategis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Ety Elyati, mengatakan tingkat literasi keuangan perempuan masih lebih rendah dibandingkan laki-laki.\n\nBerdasarkan data tahun 2025, indeks literasi keuangan perempuan berada di angka 65,58 persen, sedangkan laki-laki mencapai 67,32 persen. Walaupun selisihnya relatif kecil, hal ini tetap menjadi perhatian mengingat perempuan, termasuk ibu rumah tangga, memiliki peran strategis dalam mengatur keuangan. \n\n“Penggunaan produk atau layanan keuangan sudah cukup masif, namun masih ada gap terhadap pemahaman,” ujarnya.\n\nDalam podcast Economic Corner Lampung Post bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Ety menjelaskan tingkat inklusi keuangan telah mencapai 92,74 persen, artinya sebagian besar masyarakat sudah menggunakan layanan keuangan. Namun, tanpa didukung literasi yang memadai, pemahaman masyarakat terhadap produk masih terbatas sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pengambilan keputusan keuangan.\n\nOleh karena itu, OJK Lampung rutin menggelar edukasi yang menyasar komunitas perempuan seperti komunitas Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga komunitas bank sampah. Pendekatan ini dinilai efektif karena perempuan memiliki peran strategis dalam ekonomi rumah tangga.\n\n“Kita juga menyasar kelompok-kelompok tertentu seperti pemberdayaan wanita, ibu-ibu PKK, kemudian pelaku bank sampah, kemudian juga komunitas pemberdayaan usaha mikro,” ujarnya.\n\nDalam kesempatan tersebut, Ety juga menjelaskan pentingnya masyarakat memahami prinsip legal dan logis sebelum memilih produk keuangan. Ia mengimbau agar masyarakat memastikan lembaga yang menawarkan produk telah berizin serta mempertimbangkan kewajaran keuntungan yang ditawarkan.\n\n“Masyarakat itu harus berpikir legal dan logis terhadap satu produk. Ketika ada penawaran, cek dulu apakah lembaga jasa keuangan tersebut berizin dan diawasi oleh OJK. Semakin tinggi tingkat literasi kita, kita semakin mampu mengkritisi satu penawaran apakah itu logis atau tidak,” ujarnya.\n\nMelalui berbagai upaya tersebut, OJK Lampung berharap kesenjangan literasi keuangan dapat terus ditekan. Hal ini sejalan dengan semangat emansipasi perempuan yang mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian dalam pengelolaan keuangan.\n\n\nLampung Post Update - Channel berita terkini dan breaking news seputar politik Indonesia, pemerintahan, korupsi, dan fenomena viral nasional. Dapatkan update terbaru tentang Prabowo, Gibran Rakabuming, Purbaya, dan tokoh politik lainnya. Kami hadirkan talkshow politik, podcast berita, analisis mendalam, dan liputan eksklusif dari Lampung hingga nasional. Subscribe untuk berita viral dan trending topic setiap hari. \n\nURL Channel\n   /   \n\nLampung Post Update\nhttps://s.id/lampungpostupdate\n\nLampost.co\nhttps://www.lampost.co/\n\nHarian Umum Lampung Post\n  / lampost.co  \n\nTwitter Lampost.co\n  / lampostco", "post_id": "Jvm9QXsxjMQ"}}, {"key": "lampungpostupdate", "attributes": {"label": "lampungpostupdate", "x": 954.27983340515, "y": 983.4603376321473, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.6019, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Jvm9QXsxjMQ", "id": "lampungpostupdate", "source": "youtube-000001", "content": "Perempuan Berdaya, Keuangan Kuat, Indonesia Maju\n\nPeringatan Hari Kartini menjadi momen refleksi untuk mendorong peningkatan kapasitas perempuan, termasuk dalam hal literasi keuangan. Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen, Keuangan Daerah, serta Layanan Manajemen Strategis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Ety Elyati, mengatakan tingkat literasi keuangan perempuan masih lebih rendah dibandingkan laki-laki.\n\nBerdasarkan data tahun 2025, indeks literasi keuangan perempuan berada di angka 65,58 persen, sedangkan laki-laki mencapai 67,32 persen. Walaupun selisihnya relatif kecil, hal ini tetap menjadi perhatian mengingat perempuan, termasuk ibu rumah tangga, memiliki peran strategis dalam mengatur keuangan. \n\n“Penggunaan produk atau layanan keuangan sudah cukup masif, namun masih ada gap terhadap pemahaman,” ujarnya.\n\nDalam podcast Economic Corner Lampung Post bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Ety menjelaskan tingkat inklusi keuangan telah mencapai 92,74 persen, artinya sebagian besar masyarakat sudah menggunakan layanan keuangan. Namun, tanpa didukung literasi yang memadai, pemahaman masyarakat terhadap produk masih terbatas sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pengambilan keputusan keuangan.\n\nOleh karena itu, OJK Lampung rutin menggelar edukasi yang menyasar komunitas perempuan seperti komunitas Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga komunitas bank sampah. Pendekatan ini dinilai efektif karena perempuan memiliki peran strategis dalam ekonomi rumah tangga.\n\n“Kita juga menyasar kelompok-kelompok tertentu seperti pemberdayaan wanita, ibu-ibu PKK, kemudian pelaku bank sampah, kemudian juga komunitas pemberdayaan usaha mikro,” ujarnya.\n\nDalam kesempatan tersebut, Ety juga menjelaskan pentingnya masyarakat memahami prinsip legal dan logis sebelum memilih produk keuangan. Ia mengimbau agar masyarakat memastikan lembaga yang menawarkan produk telah berizin serta mempertimbangkan kewajaran keuntungan yang ditawarkan.\n\n“Masyarakat itu harus berpikir legal dan logis terhadap satu produk. Ketika ada penawaran, cek dulu apakah lembaga jasa keuangan tersebut berizin dan diawasi oleh OJK. Semakin tinggi tingkat literasi kita, kita semakin mampu mengkritisi satu penawaran apakah itu logis atau tidak,” ujarnya.\n\nMelalui berbagai upaya tersebut, OJK Lampung berharap kesenjangan literasi keuangan dapat terus ditekan. Hal ini sejalan dengan semangat emansipasi perempuan yang mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian dalam pengelolaan keuangan.\n\n\nLampung Post Update - Channel berita terkini dan breaking news seputar politik Indonesia, pemerintahan, korupsi, dan fenomena viral nasional. Dapatkan update terbaru tentang Prabowo, Gibran Rakabuming, Purbaya, dan tokoh politik lainnya. Kami hadirkan talkshow politik, podcast berita, analisis mendalam, dan liputan eksklusif dari Lampung hingga nasional. Subscribe untuk berita viral dan trending topic setiap hari. \n\nURL Channel\n   /   \n\nLampung Post Update\nhttps://s.id/lampungpostupdate\n\nLampost.co\nhttps://www.lampost.co/\n\nHarian Umum Lampung Post\n  / lampost.co  \n\nTwitter Lampost.co\n  / lampostco", "post_id": "Jvm9QXsxjMQ"}}], "edges": [{"key": "kitiCatz", "source": "kitiCatz", "target": "mas_veel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kitiCatz", "source": "kitiCatz", "target": "Heraloebss", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "StaffacctKab", "source": "StaffacctKab", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Nawaksaranata", "source": "Nawaksaranata", "target": "AnakLolina2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "TheEconopost", "source": "TheEconopost", "target": "Saham_fess", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "JawisN", "source": "JawisN", "target": "EIkartelo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "JawisN", "source": "JawisN", "target": "Krist888", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "JawisN", "source": "JawisN", "target": "KangManto123", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "sultanmuda.sumselprov", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "hermanderu67", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "arifin.susantoo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_jateng", "source": "ojk_jateng", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_jateng", "source": "ojk_jateng", "target": "ojk_jateng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_aceh", "source": "ojk_aceh", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_aceh", "source": "ojk_aceh", "target": "ojk_aceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_sumbagsel", "source": "ojk_sumbagsel", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bambang.pramono.75491", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "arifin.susantoo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "telinga.anggota", "source": "telinga.anggota", "target": "Didik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "andysugarr", "source": "andysugarr", "target": "Bank", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@lampungpostupdate", "source": "@lampungpostupdate", "target": "lampungpostupdate", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}