{"nodes": [{"key": "bloodymary90", "attributes": {"label": "bloodymary90", "x": 543.1469071545446, "y": 622.5152756830977, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2049456571856654468", "id": "bloodymary90", "source": "tweet-000004", "content": "Jgn optimis sm kinerja OJK kak nanti kecewa 😅.", "post_id": "2049456571856654468"}}, {"key": "penyintaspinjol", "attributes": {"label": "penyintaspinjol", "x": 13.0443061345612, "y": 178.7907315090801, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.7749, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049456571856654468", "id": "penyintaspinjol", "source": "tweet-000004", "content": "Jgn optimis sm kinerja OJK kak nanti kecewa 😅.", "post_id": "2049456571856654468"}}, {"key": "logikakalsehat", "attributes": {"label": "logikakalsehat", "x": 512.6599455116302, "y": 697.2752167440113, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050079374062542860", "id": "logikakalsehat", "source": "tweet-000004", "content": "So so banget apalagi compare dengan bi/ojk/lps yang sama2 lembaga negara dan otoritas di bidang keuangan. Tapi kompetensi dan kinerja tetep dituntut setara dong bahkan dengan perusahaan swasta beken.", "post_id": "2050079374062542860"}}, {"key": "wak_bast", "attributes": {"label": "wak_bast", "x": 414.99071963530275, "y": 644.1550300851665, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.7749, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050079374062542860", "id": "wak_bast", "source": "tweet-000004", "content": "So so banget apalagi compare dengan bi/ojk/lps yang sama2 lembaga negara dan otoritas di bidang keuangan. Tapi kompetensi dan kinerja tetep dituntut setara dong bahkan dengan perusahaan swasta beken.", "post_id": "2050079374062542860"}}, {"key": "FitrieNass905I0", "attributes": {"label": "FitrieNass905I0", "x": 93.65800911327449, "y": 478.6201952710184, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051670965940289628", "id": "FitrieNass905I0", "source": "tweet-000004", "content": "Good job 👍 luar biasa kinerja solid untuk masa depan perbankan syariah Indonesia #BSITebarDividen #SahamBRIS", "post_id": "2051670965940289628"}}, {"key": "Berburudsknan", "attributes": {"label": "Berburudsknan", "x": 404.27364252285804, "y": 272.9412826451091, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.7749, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051670965940289628", "id": "Berburudsknan", "source": "tweet-000004", "content": "Good job 👍 luar biasa kinerja solid untuk masa depan perbankan syariah Indonesia #BSITebarDividen #SahamBRIS", "post_id": "2051670965940289628"}}, {"key": "caca73920", "attributes": {"label": "caca73920", "x": 895.424421785407, "y": 760.4401273381036, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051671126473121966", "id": "caca73920", "source": "tweet-000004", "content": "bukti komitmen RUPS BSI sepakati tebar dividen Rp1,5 Triliun. bukti kinerja solid untuk masa depan perbankan syariah Indonesia! \n#BSITebarDividen\n#SahamBRIS", "post_id": "2051671126473121966"}}, {"key": "Nita_Cantik21", "attributes": {"label": "Nita_Cantik21", "x": 120.671942967582, "y": 20.25233147864114, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 34.6985, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051671126473121966", "id": "Nita_Cantik21", "source": "tweet-000004", "content": "bukti komitmen RUPS BSI sepakati tebar dividen Rp1,5 Triliun. bukti kinerja solid untuk masa depan perbankan syariah Indonesia! \n#BSITebarDividen\n#SahamBRIS", "post_id": "2051671126473121966"}}, {"key": "Seranadaww", "attributes": {"label": "Seranadaww", "x": 865.2724208237075, "y": 55.69581558245618, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051671035632849299", "id": "Seranadaww", "source": "tweet-000004", "content": "komitmen berikan manfaat nyata! rups bsi sepakati tebar dividen rp1,5 triliun. bukti kinerja solid untuk masa depan perbankan syariah indonesia.  #BSITebarDividen #SahamBRIS", "post_id": "2051671035632849299"}}, {"key": "sassysnoopye", "attributes": {"label": "sassysnoopye", "x": 403.6110018538156, "y": 75.00076745340579, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051271563132199233", "id": "sassysnoopye", "source": "tweet-000004", "content": "Menurutmu, apakah kinerja OJK sudah efektif? Jelaskan alasannya!", "post_id": "2051271563132199233"}}, {"key": "samsungID", "attributes": {"label": "samsungID", "x": 806.3061618539108, "y": 17.3879349931787, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.7749, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051271563132199233", "id": "samsungID", "source": "tweet-000004", "content": "Menurutmu, apakah kinerja OJK sudah efektif? Jelaskan alasannya!", "post_id": "2051271563132199233"}}, {"key": "infobadung_id", "attributes": {"label": "infobadung_id", "x": 740.4252119919578, "y": 848.3525210607537, "size": 10.58, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 122.7649, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "infobadung_id", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "iwayanadiarnawa", "x": 704.423719548003, "y": 18.835903243156203, "size": 9.75, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.8102, "eigenvector": 109.3416, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "iwayanadiarnawa", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "gus.bota", "attributes": {"label": "gus.bota", "x": 880.6857354248316, "y": 193.5224805146425, "size": 9.75, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.8102, "eigenvector": 109.3416, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "gus.bota", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "surya.suamba", "attributes": {"label": "surya.suamba", "x": 687.4256430956923, "y": 753.0547270633494, "size": 9.75, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.8102, "eigenvector": 109.3416, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "surya.suamba", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "pemkabbadung", "x": 820.1378918277492, "y": 284.56194231740216, "size": 9.75, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.8102, "eigenvector": 109.3416, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "pemkabbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "prokompimbadung", "x": 552.5868250502298, "y": 725.5502328675913, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.8102, "eigenvector": 194.3389, "in_degree": 6, "out_degree": 10, "degree": 16}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "prokompimbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "therakyatbali", "attributes": {"label": "therakyatbali", "x": 73.07184181292226, "y": 961.3847711586349, "size": 10.58, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 122.7649, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "3885928060521000974_4927789202", "id": "therakyatbali", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885928060521000974_4927789202"}}, {"key": "ojk_cirebon", "attributes": {"label": "ojk_cirebon", "x": 401.5706149367637, "y": 61.847946016668985, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.932, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 3, "degree": 4}, "_id": "3889301158764163086_3948540854", "id": "ojk_cirebon", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Sobat Ciayumajakuning!🙌🏻\n\nOJK Cirebon menyelenggarakan kegiatan Media Update terkait perkembangan sektor jasa keuangan di wilayah Ciayumajakuning ✨\n\nDalam kegiatan ini, disampaikan bahwa kondisi sektor jasa keuangan tetap stabil dengan kinerja yang terus menunjukkan perkembangan positif 💡\n\nPerbankan, baik konvensional maupun syariah, serta industri keuangan non-bank dan pasar modal, turut mencatat pertumbuhan yang baik 📈\n\nOJK Cirebon juga terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai program edukasi kepada masyarakat 📚\n\nSelain itu, layanan konsultasi dan pengaduan konsumen terus dioptimalkan sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat 🤝\n\nMelalui sinergi bersama pemerintah daerah dan berbagai pihak, OJK Cirebon berkomitmen menjaga sektor keuangan yang sehat dan terpercaya 🌱\n\n📍 Kantor OJK Cirebon\n🗓️ 28 April 2026\n\nSobat OJK, yuk simak rangkuman kegiatannya!\n\nJangan lupa follow\n\n\n\n\nuntuk update kegiatan OJK lainnya! 🚀", "post_id": "3889301158764163086_3948540854"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 810.9816902325912, "y": 644.7413097689525, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.932, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889301158764163086_3948540854", "id": "ojkindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Sobat Ciayumajakuning!🙌🏻\n\nOJK Cirebon menyelenggarakan kegiatan Media Update terkait perkembangan sektor jasa keuangan di wilayah Ciayumajakuning ✨\n\nDalam kegiatan ini, disampaikan bahwa kondisi sektor jasa keuangan tetap stabil dengan kinerja yang terus menunjukkan perkembangan positif 💡\n\nPerbankan, baik konvensional maupun syariah, serta industri keuangan non-bank dan pasar modal, turut mencatat pertumbuhan yang baik 📈\n\nOJK Cirebon juga terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai program edukasi kepada masyarakat 📚\n\nSelain itu, layanan konsultasi dan pengaduan konsumen terus dioptimalkan sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat 🤝\n\nMelalui sinergi bersama pemerintah daerah dan berbagai pihak, OJK Cirebon berkomitmen menjaga sektor keuangan yang sehat dan terpercaya 🌱\n\n📍 Kantor OJK Cirebon\n🗓️ 28 April 2026\n\nSobat OJK, yuk simak rangkuman kegiatannya!\n\nJangan lupa follow\n\n\n\n\nuntuk update kegiatan OJK lainnya! 🚀", "post_id": "3889301158764163086_3948540854"}}, {"key": "ojk_jawabarat", "attributes": {"label": "ojk_jawabarat", "x": 205.08332687999155, "y": 517.5926464839607, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.932, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889301158764163086_3948540854", "id": "ojk_jawabarat", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Sobat Ciayumajakuning!🙌🏻\n\nOJK Cirebon menyelenggarakan kegiatan Media Update terkait perkembangan sektor jasa keuangan di wilayah Ciayumajakuning ✨\n\nDalam kegiatan ini, disampaikan bahwa kondisi sektor jasa keuangan tetap stabil dengan kinerja yang terus menunjukkan perkembangan positif 💡\n\nPerbankan, baik konvensional maupun syariah, serta industri keuangan non-bank dan pasar modal, turut mencatat pertumbuhan yang baik 📈\n\nOJK Cirebon juga terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai program edukasi kepada masyarakat 📚\n\nSelain itu, layanan konsultasi dan pengaduan konsumen terus dioptimalkan sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat 🤝\n\nMelalui sinergi bersama pemerintah daerah dan berbagai pihak, OJK Cirebon berkomitmen menjaga sektor keuangan yang sehat dan terpercaya 🌱\n\n📍 Kantor OJK Cirebon\n🗓️ 28 April 2026\n\nSobat OJK, yuk simak rangkuman kegiatannya!\n\nJangan lupa follow\n\n\n\n\nuntuk update kegiatan OJK lainnya! 🚀", "post_id": "3889301158764163086_3948540854"}}, {"key": "radar_indramayu", "attributes": {"label": "radar_indramayu", "x": 584.4780347297633, "y": 635.2477221182754, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.3501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3886567061468636286_8186324209", "id": "radar_indramayu", "source": "instagram-000001", "content": "Jakarta – Di tengah meningkatnya risiko global akibat eskalasi konflik geopolitik yang turut mendorong ketidakpastian ekonomi dunia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tetap mampu mencatatkan kinerja yang solid pada Triwulan I 2026. Dengan fundamental bisnis yang kuat didukung oleh pertumbuhan kredit yang selektif, pengelolaan biaya dana yang semakin efisien, serta kualitas aset yang terjaga, BRI berhasil mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp15,5 triliun atau tumbuh 13,7% year-on-year (yoy).\n.\nHal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2026 di Kantor Pusat BRI pada Kamis (30/4/2026). Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu, Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto, Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi dan Direktur Manajemen Risiko BRI Ety Yuniarti.\n.\nDalam paparannya, Hery Gunardi menyampaikan bahwa sepanjang Triwulan I 2026, kondisi ekonomi global masih diwarnai oleh peningkatan risiko geopolitik yang signifikan. Meski demikian, perekonomian Indonesia tetap resilien dengan dukungan yang semakin luas dari sisi demand, supply, dan fiskal sehingga memberikan buffer terhadap ketidakpastian global dan menjaga momentum pertumbuhan. \n.\nKondisi ini juga tercermin pada industri perbankan nasional yang tetap berada dalam kondisi stabil, dengan intermediasi yang kuat, likuiditas yang memadai, serta risiko yang terkendali, dan memberikan ruang bagi perbankan untuk tetap melakukan ekspansi secara prudent.\n.\nHery Gunardi menambahkan, BRI tetap mampu menjaga momentum pertumbuhan yang solid, seiring konsistensi transformasi yang dijalankan. Hal ini tercermin pada kinerja keuangan konsolidasi hingga akhir Triwulan I 2026 yang tetap menunjukkan tren positif.\n.\nBerita Selengkapnya kunjungi Instastory  lalu KLIK TAUTAN !!!\nhttps://radarindramayu.disway.id/read/684177/bri-pertahankan-momentum-kinerja-solid-laba-bersih-meles\n.\nFollow \n.\n.\n#radarindramayu #radarcirebon #radarkuningan #radarmajalengka #infoindramayu beritahariini indonesia kabupatenindramayu news viral jabaristimewa kota kabupaten kotamangga", "post_id": "3886567061468636286_8186324209"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 415.3702819771946, "y": 489.020531911181, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 158.4975, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3888705212412947954_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Ada potensi risiko terhadap proyeksi kinerja emiten perbankan dan konsumer di tengah tren kenaikan harga minyak global yang bertahan lebih lama (higher-for-longer).\n\nBerdasarkan estimasi konsensus analis, median pertumbuhan laba bersih bank-bank besar (Big 4) diperkirakan masih berada di kisaran 5 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) pada 2026. \n\nSementara itu, sejumlah emiten sektor konsumer diperkirakan mencatatkan pertumbuhan laba lebih tinggi, yakni sekitar 10 persen YoY.\n\nNamun demikian, Stockbit pada Kamis (30/4/2026) menilai proyeksi konsensus tersebut masih menyimpan potensi risiko penurunan (downside risk) yang belum sepenuhnya tercermin, terutama jika harga minyak global bertahan di level tinggi dalam periode yang lebih panjang.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/skenario-minyak-mahal-berlarut-ekspektasi-laba-emiten-besar-tertekan\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3888705212412947954_3310659452"}}, {"key": "waw.tiktok.katakabar", "attributes": {"label": "waw.tiktok.katakabar", "x": 567.2157872726275, "y": 47.87617776586384, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7486147573565181189", "id": "waw.tiktok.katakabar", "source": "tiktok-000001", "content": "Kebobrokan sistem perbankan PT Bank Sumut mulai terkuak. Hal itu terjadi mulai dari pemberian kredit kepada debitur tanpa memperhatikan prinsip kehati-hatian perbankan, transaksi fiktif, penipuan dan penggelapan aset nasabah PT Bank Sumut hingga mengundang protes keras dari berbagai pihak. Direktur Eksekutif Forum Anggaran Rakyat Sumatera Utara (FARSUT), Misnarydi mendesak penyidik baik dari kepolisian, kejaksaan, maupun KPK untuk melakukan pengusutan dan pemeriksaan terhadap Dirut PT Bank Sumut, Babay yang dinilai sebagai orang paling bertanggung jawab atas peristiwa yang merugikan banyak pihak tersebut. \"Pemberian kredit kepada debitur harus memakai prinsip kehati-hatian, tidak boleh hanya karena kedekatan. Apa yang terjadi pada PT Bank Sumut, malah sebaliknya. Kinerja Dirut PT Bank Sumut sangat buruk,\" ujar Misnarydi yang dimintai tanggapannya kepada media, Rabu (26/3/2025). Kasus dugaan kredit macet PT Bank Sumut tersebut telah menjadi temuan BPK Perwakilan yang merilis hasil pemantauan tindak lanjut pemeriksaan terkait kredit macet. Dalam rangka pemeriksaan kepatuhan atas pengelolaan kredit pada PT Bank Sumut Tahun Buku 2022 s/d Triwulan III 2023, BPK memantau tidak lanjut PT Bank Sumut terhadap LHP Tahun 2005 - 2022.  BPK menyebut, permasalahan yang masih dalam proses tindak lanjut, PT Bank Sumut dalam memberikan kredit tanpa memperhatikan prinsip kehati-hatian perbankan hingga terjadi macet, yaitu pada pemberian fasilitas pembaharuan kredit umum dan dua fasilitasi kredit pemilikan rumah kepada seorang debitur berinisial AJSK sebesar Rp2.500.000.000.##banksumut #bobby #dirut #lhp #bpk   nasution  TRI PUTRA BAYU WAAS  sumber : katakabar.com", "post_id": "7486147573565181189"}}, {"key": "Bobby", "attributes": {"label": "Bobby", "x": 187.40066448032977, "y": 194.85667066517587, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7486147573565181189", "id": "Bobby", "source": "tiktok-000001", "content": "Kebobrokan sistem perbankan PT Bank Sumut mulai terkuak. Hal itu terjadi mulai dari pemberian kredit kepada debitur tanpa memperhatikan prinsip kehati-hatian perbankan, transaksi fiktif, penipuan dan penggelapan aset nasabah PT Bank Sumut hingga mengundang protes keras dari berbagai pihak. Direktur Eksekutif Forum Anggaran Rakyat Sumatera Utara (FARSUT), Misnarydi mendesak penyidik baik dari kepolisian, kejaksaan, maupun KPK untuk melakukan pengusutan dan pemeriksaan terhadap Dirut PT Bank Sumut, Babay yang dinilai sebagai orang paling bertanggung jawab atas peristiwa yang merugikan banyak pihak tersebut. \"Pemberian kredit kepada debitur harus memakai prinsip kehati-hatian, tidak boleh hanya karena kedekatan. Apa yang terjadi pada PT Bank Sumut, malah sebaliknya. Kinerja Dirut PT Bank Sumut sangat buruk,\" ujar Misnarydi yang dimintai tanggapannya kepada media, Rabu (26/3/2025). Kasus dugaan kredit macet PT Bank Sumut tersebut telah menjadi temuan BPK Perwakilan yang merilis hasil pemantauan tindak lanjut pemeriksaan terkait kredit macet. Dalam rangka pemeriksaan kepatuhan atas pengelolaan kredit pada PT Bank Sumut Tahun Buku 2022 s/d Triwulan III 2023, BPK memantau tidak lanjut PT Bank Sumut terhadap LHP Tahun 2005 - 2022.  BPK menyebut, permasalahan yang masih dalam proses tindak lanjut, PT Bank Sumut dalam memberikan kredit tanpa memperhatikan prinsip kehati-hatian perbankan hingga terjadi macet, yaitu pada pemberian fasilitas pembaharuan kredit umum dan dua fasilitasi kredit pemilikan rumah kepada seorang debitur berinisial AJSK sebesar Rp2.500.000.000.##banksumut #bobby #dirut #lhp #bpk   nasution  TRI PUTRA BAYU WAAS  sumber : katakabar.com", "post_id": "7486147573565181189"}}, {"key": "RICO", "attributes": {"label": "RICO", "x": 843.2237906589226, "y": 828.6065760863578, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7486147573565181189", "id": "RICO", "source": "tiktok-000001", "content": "Kebobrokan sistem perbankan PT Bank Sumut mulai terkuak. Hal itu terjadi mulai dari pemberian kredit kepada debitur tanpa memperhatikan prinsip kehati-hatian perbankan, transaksi fiktif, penipuan dan penggelapan aset nasabah PT Bank Sumut hingga mengundang protes keras dari berbagai pihak. Direktur Eksekutif Forum Anggaran Rakyat Sumatera Utara (FARSUT), Misnarydi mendesak penyidik baik dari kepolisian, kejaksaan, maupun KPK untuk melakukan pengusutan dan pemeriksaan terhadap Dirut PT Bank Sumut, Babay yang dinilai sebagai orang paling bertanggung jawab atas peristiwa yang merugikan banyak pihak tersebut. \"Pemberian kredit kepada debitur harus memakai prinsip kehati-hatian, tidak boleh hanya karena kedekatan. Apa yang terjadi pada PT Bank Sumut, malah sebaliknya. Kinerja Dirut PT Bank Sumut sangat buruk,\" ujar Misnarydi yang dimintai tanggapannya kepada media, Rabu (26/3/2025). Kasus dugaan kredit macet PT Bank Sumut tersebut telah menjadi temuan BPK Perwakilan yang merilis hasil pemantauan tindak lanjut pemeriksaan terkait kredit macet. Dalam rangka pemeriksaan kepatuhan atas pengelolaan kredit pada PT Bank Sumut Tahun Buku 2022 s/d Triwulan III 2023, BPK memantau tidak lanjut PT Bank Sumut terhadap LHP Tahun 2005 - 2022.  BPK menyebut, permasalahan yang masih dalam proses tindak lanjut, PT Bank Sumut dalam memberikan kredit tanpa memperhatikan prinsip kehati-hatian perbankan hingga terjadi macet, yaitu pada pemberian fasilitas pembaharuan kredit umum dan dua fasilitasi kredit pemilikan rumah kepada seorang debitur berinisial AJSK sebesar Rp2.500.000.000.##banksumut #bobby #dirut #lhp #bpk   nasution  TRI PUTRA BAYU WAAS  sumber : katakabar.com", "post_id": "7486147573565181189"}}, {"key": "infipop.id", "attributes": {"label": "infipop.id", "x": 290.04071108270637, "y": 572.9286723035294, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634078812946369812", "id": "infipop.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank BJB resmi menunjuk Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Independen dalam RUPST Tahun Buku 2025 yang digelar di Bale Pakuan, Bandung, Selasa (28/4). Dalam rapat yang sama, Ayi Subarna ditetapkan sebagai Direktur Utama. Keputusan ini menjadi bagian dari perombakan jajaran manajemen untuk memperkuat tata kelola perusahaan. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut sosok-sosok yang dipilih memiliki integritas untuk mendorong kinerja bank daerah tersebut.  Sementara itu, penunjukan Susi Pudjiastuti masih menunggu persetujuan Otoritas Jasa Keuangan melalui proses fit and proper test. Susi sendiri mengaku siap berkontribusi meski belum memiliki pengalaman langsung di sektor perbankan. Selain perubahan manajemen, RUPST juga menyetujui pembagian dividen sebesar Rp900 miliar atau Rp85,54 per saham. Bank BJB mencatat total aset mencapai Rp221,3 triliun sepanjang 2025, menjadikannya sebagai bank pembangunan daerah dengan aset terbesar di Indonesia. Langkah ini diharapkan memperkuat transformasi bisnis, termasuk digitalisasi dan peningkatan layanan ke depan.  Selamat ibu  😍👏  📷: ANTARA FOTO/ Raisan Al Farisi  #kdm #susipudjiastuti #reaction #editorial #fyp", "post_id": "7634078812946369812"}}, {"key": "susipudjiastuti115", "attributes": {"label": "susipudjiastuti115", "x": 900.065245103252, "y": 264.44844437280057, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.7749, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634078812946369812", "id": "susipudjiastuti115", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank BJB resmi menunjuk Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Independen dalam RUPST Tahun Buku 2025 yang digelar di Bale Pakuan, Bandung, Selasa (28/4). Dalam rapat yang sama, Ayi Subarna ditetapkan sebagai Direktur Utama. Keputusan ini menjadi bagian dari perombakan jajaran manajemen untuk memperkuat tata kelola perusahaan. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut sosok-sosok yang dipilih memiliki integritas untuk mendorong kinerja bank daerah tersebut.  Sementara itu, penunjukan Susi Pudjiastuti masih menunggu persetujuan Otoritas Jasa Keuangan melalui proses fit and proper test. Susi sendiri mengaku siap berkontribusi meski belum memiliki pengalaman langsung di sektor perbankan. Selain perubahan manajemen, RUPST juga menyetujui pembagian dividen sebesar Rp900 miliar atau Rp85,54 per saham. Bank BJB mencatat total aset mencapai Rp221,3 triliun sepanjang 2025, menjadikannya sebagai bank pembangunan daerah dengan aset terbesar di Indonesia. Langkah ini diharapkan memperkuat transformasi bisnis, termasuk digitalisasi dan peningkatan layanan ke depan.  Selamat ibu  😍👏  📷: ANTARA FOTO/ Raisan Al Farisi  #kdm #susipudjiastuti #reaction #editorial #fyp", "post_id": "7634078812946369812"}}, {"key": "budayabalinee", "attributes": {"label": "budayabalinee", "x": 246.74420361842408, "y": 304.4791374533299, "size": 10.58, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 122.7649, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "101439757880412_1411555467677701", "id": "budayabalinee", "source": "facebook-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.\n\nSource : \n \n \n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #bupatiadiarnawa #rupslb", "post_id": "101439757880412_1411555467677701"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 220.21032659873308, "y": 875.1329740613631, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1456583289598821", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Ada potensi risiko terhadap proyeksi kinerja emiten perbankan dan konsumer di tengah tren kenaikan harga minyak global yang bertahan lebih lama (higher-for-longer).\n\nBerdasarkan estimasi konsensus analis, median pertumbuhan laba bersih bank-bank besar (Big 4) diperkirakan masih berada di kisaran 5 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) pada 2026. \n\nSementara itu, sejumlah emiten sektor konsumer diperkirakan mencatatkan pertumbuhan laba lebih tinggi, yakni sekitar 10 persen YoY.\n\nNamun demikian, Stockbit pada Kamis (30/4/2026) menilai proyeksi konsensus tersebut masih menyimpan potensi risiko penurunan (downside risk) yang belum sepenuhnya tercermin, terutama jika harga minyak global bertahan di level tinggi dalam periode yang lebih panjang.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/skenario-minyak-mahal-berlarut-ekspektasi-laba-emiten-besar-tertekan\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "432781620563594_1456583289598821"}}, {"key": "@Commercialchannels", "attributes": {"label": "@Commercialchannels", "x": 246.19351620529605, "y": 296.2630319121007, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "9vnIpEkJTjI", "id": "@Commercialchannels", "source": "youtube-000001", "content": "Kita harus memahami tanggung jawab staf Kader | melalui saluran komersial |\n\n#Kita harus memahami tanggung jawab staf #berita #bitcoin #podcast\n🏦 Selamat datang di Commercial Channel — sumber terpercaya Anda untuk konten perbankan yang autentik dan berwawasan! 💼\nDi sini kami membahas segala hal tentang dunia keuangan termasuk operasi perbankan, karyawan, perbankan syariah & digital, perbankan online, aplikasi seluler, perekrutan, pekerjaan, pinjaman, kartu, perbankan pertanian, dan sistem konvensional. 📊\n\n🎥 Bergabunglah dengan kami untuk wawancara eksklusif dengan pejabat senior bank, kunjungan cabang, dan liputan acara keuangan utama. Kami juga membahas kinerja bank, skema, simpanan, sorotan pertumbuhan, dan hasil keuangan terbaru dari bank-bank terkemuka di Pakistan. 🇵🇰\n\nBaik Anda seorang profesional perbankan, pencari kerja, atau penggemar keuangan, saluran ini adalah panduan lengkap Anda untuk industri perbankan yang terus berkembang. 🌍\n\n👇 Ikuti kami untuk mendapatkan pembaruan rutin dan wawasan ahli:\n🔗 Facebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\n▶️ YouTube: https://www.youtube.com/\n📧 Email: WeekleyCommercialChannel", "post_id": "9vnIpEkJTjI"}}, {"key": "Commercialch...", "attributes": {"label": "Commercialch...", "x": 275.15079621070606, "y": 515.7884435789949, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "9vnIpEkJTjI", "id": "Commercialch...", "source": "youtube-000001", "content": "Kita harus memahami tanggung jawab staf Kader | melalui saluran komersial |\n\n#Kita harus memahami tanggung jawab staf #berita #bitcoin #podcast\n🏦 Selamat datang di Commercial Channel — sumber terpercaya Anda untuk konten perbankan yang autentik dan berwawasan! 💼\nDi sini kami membahas segala hal tentang dunia keuangan termasuk operasi perbankan, karyawan, perbankan syariah & digital, perbankan online, aplikasi seluler, perekrutan, pekerjaan, pinjaman, kartu, perbankan pertanian, dan sistem konvensional. 📊\n\n🎥 Bergabunglah dengan kami untuk wawancara eksklusif dengan pejabat senior bank, kunjungan cabang, dan liputan acara keuangan utama. Kami juga membahas kinerja bank, skema, simpanan, sorotan pertumbuhan, dan hasil keuangan terbaru dari bank-bank terkemuka di Pakistan. 🇵🇰\n\nBaik Anda seorang profesional perbankan, pencari kerja, atau penggemar keuangan, saluran ini adalah panduan lengkap Anda untuk industri perbankan yang terus berkembang. 🌍\n\n👇 Ikuti kami untuk mendapatkan pembaruan rutin dan wawasan ahli:\n🔗 Facebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\n▶️ YouTube: https://www.youtube.com/\n📧 Email: WeekleyCommercialChannel", "post_id": "9vnIpEkJTjI"}}, {"key": "@ETNow", "attributes": {"label": "@ETNow", "x": 617.0115429825439, "y": 268.92537924433526, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "iQ4iFcwgAcY", "id": "@ETNow", "source": "youtube-000001", "content": "Hasil Kuartal ke-4 ESAF Small Finance Bank: Pertumbuhan Kuat, Pemulihan Lembaga Keuangan Mikro di...\n\nHasil Keuangan Kuartal ke-4 ESAF Small Finance Bank: Pertumbuhan Kuat, Pemulihan MFI di Depan Mata? | Berita Bisnis | ET Now\n\nESAF Small Finance Bank melaporkan kinerja yang solid dengan pertumbuhan pinjaman sebesar 19% dan peningkatan kualitas aset.\n\nDalam interaksi eksklusif ini, MD & CEO K. Paul Thomas menguraikan:\n\nPertumbuhan kuat dalam portofolio pinjaman yang dijamin (sekarang 61%)\nBasis simpanan yang didorong oleh ritel mendukung pendanaan\nNIM di 7,3% dan prospek ke depan\nSegmen MFI menunjukkan tren pemulihan yang jelas\nBiaya kredit menurun dengan peningkatan efisiensi penagihan\n\nApa artinya ini bagi lintasan pertumbuhan ESAF dan sektor perbankan keuangan mikro yang lebih luas?\n\n#esafbank #bankingstocks #q4results #stockmarketindia #smallfinancebank #earnings #investingindia #marketnews #bankingsector\n\nKendalikan uang Anda dengan Economic Times sekarang.\n\n#etnow #beritabisnis #anggaran2026bersamaetnow\n\nSaluran YouTube -    /   \n\nBerlangganan ET Now untuk mendapatkan pembaruan terbaru tentang berita pasar saham, berita bisnis, berita perusahaan, IPO & lainnya | https://bit.ly/SubscribeToETNow\n\nBerlangganan Sekarang ke Saluran Jaringan Kami :-\nET Now Swadesh:    / etnowswadesh  \nTimes Now: http://goo.gl/U9ibPb\n\nTautan Media Sosial :-\nTwitter - http://goo.gl/hA0vDt\nFacebook - http://goo.gl/5Lr4mC\n\nSitus web - https://www.etnownews.com\nUnduh Aplikasi kami untuk Berita Terkini: https://tinyurl.com/4y6e3u2e\n\nIkuti kami di Google News untuk pembaruan terbaru\nET Now: https://news.google.com/publications/...\nTimes Now Navbharat: https://bit.ly/3zDaKJo \nTimes Now : https://bit.ly/3CyrrYg\nZoom: https://bit.ly/3CEK0dv", "post_id": "iQ4iFcwgAcY"}}, {"key": "etnow", "attributes": {"label": "etnow", "x": 369.31200686597043, "y": 352.53025407861236, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.7749, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "iQ4iFcwgAcY", "id": "etnow", "source": "youtube-000001", "content": "Hasil Kuartal ke-4 ESAF Small Finance Bank: Pertumbuhan Kuat, Pemulihan Lembaga Keuangan Mikro di...\n\nHasil Keuangan Kuartal ke-4 ESAF Small Finance Bank: Pertumbuhan Kuat, Pemulihan MFI di Depan Mata? | Berita Bisnis | ET Now\n\nESAF Small Finance Bank melaporkan kinerja yang solid dengan pertumbuhan pinjaman sebesar 19% dan peningkatan kualitas aset.\n\nDalam interaksi eksklusif ini, MD & CEO K. Paul Thomas menguraikan:\n\nPertumbuhan kuat dalam portofolio pinjaman yang dijamin (sekarang 61%)\nBasis simpanan yang didorong oleh ritel mendukung pendanaan\nNIM di 7,3% dan prospek ke depan\nSegmen MFI menunjukkan tren pemulihan yang jelas\nBiaya kredit menurun dengan peningkatan efisiensi penagihan\n\nApa artinya ini bagi lintasan pertumbuhan ESAF dan sektor perbankan keuangan mikro yang lebih luas?\n\n#esafbank #bankingstocks #q4results #stockmarketindia #smallfinancebank #earnings #investingindia #marketnews #bankingsector\n\nKendalikan uang Anda dengan Economic Times sekarang.\n\n#etnow #beritabisnis #anggaran2026bersamaetnow\n\nSaluran YouTube -    /   \n\nBerlangganan ET Now untuk mendapatkan pembaruan terbaru tentang berita pasar saham, berita bisnis, berita perusahaan, IPO & lainnya | https://bit.ly/SubscribeToETNow\n\nBerlangganan Sekarang ke Saluran Jaringan Kami :-\nET Now Swadesh:    / etnowswadesh  \nTimes Now: http://goo.gl/U9ibPb\n\nTautan Media Sosial :-\nTwitter - http://goo.gl/hA0vDt\nFacebook - http://goo.gl/5Lr4mC\n\nSitus web - https://www.etnownews.com\nUnduh Aplikasi kami untuk Berita Terkini: https://tinyurl.com/4y6e3u2e\n\nIkuti kami di Google News untuk pembaruan terbaru\nET Now: https://news.google.com/publications/...\nTimes Now Navbharat: https://bit.ly/3zDaKJo \nTimes Now : https://bit.ly/3CyrrYg\nZoom: https://bit.ly/3CEK0dv", "post_id": "iQ4iFcwgAcY"}}, {"key": "@InvestradeID", "attributes": {"label": "@InvestradeID", "x": 690.8815857605456, "y": 40.3925271117832, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "soqn2T__DH8", "id": "@InvestradeID", "source": "youtube-000001", "content": "BMRI Dividen 10%+ & PE Ratio 7x — Cek Ini Sebelum Cum Date 8 Mei 2026!\n\n▶️⚠️ Disclaimer: Seluruh pembahasan di video ini merupakan sudut pandang analisa pribadi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Jadikan sebagai informasi dan sudut pandang baru. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan kamu.\n\n💰 Cum Date BMRI 8 Mei 2026 — Saham Bank Mandiri tahun ini membagikan dividen 2 kali dari laba bersih 2025. Dividen final yang dibagikan menghasilkan yield sekitar 8,5%, dan jika dijumlahkan dengan dividen interim maka total yield BMRI di 2026 mencapai lebih dari 10% — jauh di atas rata-rata yield BMRI yang biasanya di bawah 5–6% per tahun.\nDi video ini kita bahas tuntas apakah BMRI di harga sekarang masih layak dipertimbangkan — dari sisi kinerja, valuasi, hingga bagaimana membaca pergerakan harganya secara price action.\n\n📌 Yang dibahas di video ini:\n1️⃣ Dividen BMRI 2026 — Angka yang Menarik Perhatian\nTotal dividen yield 10%+ dengan payout rasio di bawah 80%. Angka ini jauh di atas ekspektasi historis BMRI dan menjadi salah satu yield tertinggi di antara saham perbankan besar Indonesia tahun ini.\n2️⃣ Kinerja Q1 2026 — Bagaimana Kondisinya?\nRevenue tercatat sedikit menurun dibanding kuartal sebelumnya — tapi menariknya laba bersih dan laba operasional justru masih tercatat meningkat di Q1 2026. Artinya dari sisi efisiensi bisnis masih bagus, walaupun perputaran uang pengguna jasa bank mulai sedikit berkurang seiring kondisi ekonomi saat ini.\n3️⃣ Valuasi — Murah atau Masih Wajar?\nPE Ratio BMRI saat ini ada di angka 7x — sangat rendah untuk ukuran saham perbankan besar. PBV berada di 1,35x yang tergolong netral. Kita juga bahas worst case scenario jika PBV menyentuh 0,9x seperti saat crash COVID 2020 — seberapa besar kemungkinannya terjadi?\n4️⃣ Strategi Cicil Saham di Kondisi Downtrend\nBukan soal beli sekarang atau tidak — tapi bagaimana cara yang lebih sistematis dalam mencicil saham bagus yang sedang downtrend. Kita bahas parameter yang bisa digunakan sebagai acuan, bukan sekadar feeling.\n5️⃣ Analisa Price Action — Major Trend vs Minor Trend\nBagaimana cara membaca sinyal awal potensi reversal dari weekly chart? Apa bedanya major trend dan secondary trend, dan kenapa penting untuk tidak salah membaca keduanya? Di kondisi BMRI saat ini, mana yang sedang terjadi?\n\n⚡ Poin penting dari video ini: Just survive dan perbaiki average jika harga turun lebih rendah. Karena jika market kembali optimis, reversal dari penurunan gelombang panjang ini akan sangat menarik — dan disaat itu datang, tetaplah bertahan dan jangan terburu-buru.\n\n🔗 Video terkait yang dibahas:\n▶️ Simulasi Nabung Saham BMRI vs BBCA Part 1 →    • BBCA vs BMRI — Nabung Saham 4 Juta/Bulan P...  \n▶️ Simulasi Nabung Saham BMRI vs BBCA Part 2 →    • Simulasi DCA + Reinvest Dividen BBCA vs BM...  \n\n▶️3 Data Penting yang Menandakan Saham Akan Naik Kencang!\n   • 3 Data Penting yang Menandakan Saham Akan ...  \n\n\n🔔 Subscribe & aktifkan notifikasi — analisa saham dividen dan price action rutin hadir di Investrade ID!\n👍 Like video ini kalau pembahasan BMRI dan strategi membaca harga dan cicil sahamnya bermanfaat!\n💬 Komentar: Kamu sudah pegang BMRI? Atau masih nunggu harga lebih murah dulu? Share di kolom komentar!\n\nGabung Suporter Sobat Investrade ID !!\n   /   \n\n#SahamBMRI #BankMandiri #DividenBMRI #CumDate2026 #SahamDividen2026 #DividenYield10 #InvestasiSaham #AnalisisSaham #PriceActionSaham #SahamDowntrend #StrategiSaham #ValuasiSaham #PERatio #SahamDividen #PassiveIncomeSaham #DividenInvesting2026 #Investrade #BelajarSaham", "post_id": "soqn2T__DH8"}}, {"key": "investradeid", "attributes": {"label": "investradeid", "x": 749.1648045950736, "y": 586.2928584548789, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.7749, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "soqn2T__DH8", "id": "investradeid", "source": "youtube-000001", "content": "BMRI Dividen 10%+ & PE Ratio 7x — Cek Ini Sebelum Cum Date 8 Mei 2026!\n\n▶️⚠️ Disclaimer: Seluruh pembahasan di video ini merupakan sudut pandang analisa pribadi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Jadikan sebagai informasi dan sudut pandang baru. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan kamu.\n\n💰 Cum Date BMRI 8 Mei 2026 — Saham Bank Mandiri tahun ini membagikan dividen 2 kali dari laba bersih 2025. Dividen final yang dibagikan menghasilkan yield sekitar 8,5%, dan jika dijumlahkan dengan dividen interim maka total yield BMRI di 2026 mencapai lebih dari 10% — jauh di atas rata-rata yield BMRI yang biasanya di bawah 5–6% per tahun.\nDi video ini kita bahas tuntas apakah BMRI di harga sekarang masih layak dipertimbangkan — dari sisi kinerja, valuasi, hingga bagaimana membaca pergerakan harganya secara price action.\n\n📌 Yang dibahas di video ini:\n1️⃣ Dividen BMRI 2026 — Angka yang Menarik Perhatian\nTotal dividen yield 10%+ dengan payout rasio di bawah 80%. Angka ini jauh di atas ekspektasi historis BMRI dan menjadi salah satu yield tertinggi di antara saham perbankan besar Indonesia tahun ini.\n2️⃣ Kinerja Q1 2026 — Bagaimana Kondisinya?\nRevenue tercatat sedikit menurun dibanding kuartal sebelumnya — tapi menariknya laba bersih dan laba operasional justru masih tercatat meningkat di Q1 2026. Artinya dari sisi efisiensi bisnis masih bagus, walaupun perputaran uang pengguna jasa bank mulai sedikit berkurang seiring kondisi ekonomi saat ini.\n3️⃣ Valuasi — Murah atau Masih Wajar?\nPE Ratio BMRI saat ini ada di angka 7x — sangat rendah untuk ukuran saham perbankan besar. PBV berada di 1,35x yang tergolong netral. Kita juga bahas worst case scenario jika PBV menyentuh 0,9x seperti saat crash COVID 2020 — seberapa besar kemungkinannya terjadi?\n4️⃣ Strategi Cicil Saham di Kondisi Downtrend\nBukan soal beli sekarang atau tidak — tapi bagaimana cara yang lebih sistematis dalam mencicil saham bagus yang sedang downtrend. Kita bahas parameter yang bisa digunakan sebagai acuan, bukan sekadar feeling.\n5️⃣ Analisa Price Action — Major Trend vs Minor Trend\nBagaimana cara membaca sinyal awal potensi reversal dari weekly chart? Apa bedanya major trend dan secondary trend, dan kenapa penting untuk tidak salah membaca keduanya? Di kondisi BMRI saat ini, mana yang sedang terjadi?\n\n⚡ Poin penting dari video ini: Just survive dan perbaiki average jika harga turun lebih rendah. Karena jika market kembali optimis, reversal dari penurunan gelombang panjang ini akan sangat menarik — dan disaat itu datang, tetaplah bertahan dan jangan terburu-buru.\n\n🔗 Video terkait yang dibahas:\n▶️ Simulasi Nabung Saham BMRI vs BBCA Part 1 →    • BBCA vs BMRI — Nabung Saham 4 Juta/Bulan P...  \n▶️ Simulasi Nabung Saham BMRI vs BBCA Part 2 →    • Simulasi DCA + Reinvest Dividen BBCA vs BM...  \n\n▶️3 Data Penting yang Menandakan Saham Akan Naik Kencang!\n   • 3 Data Penting yang Menandakan Saham Akan ...  \n\n\n🔔 Subscribe & aktifkan notifikasi — analisa saham dividen dan price action rutin hadir di Investrade ID!\n👍 Like video ini kalau pembahasan BMRI dan strategi membaca harga dan cicil sahamnya bermanfaat!\n💬 Komentar: Kamu sudah pegang BMRI? Atau masih nunggu harga lebih murah dulu? Share di kolom komentar!\n\nGabung Suporter Sobat Investrade ID !!\n   /   \n\n#SahamBMRI #BankMandiri #DividenBMRI #CumDate2026 #SahamDividen2026 #DividenYield10 #InvestasiSaham #AnalisisSaham #PriceActionSaham #SahamDowntrend #StrategiSaham #ValuasiSaham #PERatio #SahamDividen #PassiveIncomeSaham #DividenInvesting2026 #Investrade #BelajarSaham", "post_id": "soqn2T__DH8"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 978.3732125152766, "y": 784.9390416621703, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "xgZbysdX_Dw", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "Kenapa Asing Kabur Rp49 Triliun Padahal IHSG Sebenarnya Undervalue? Tsunami Cuan Saham Bank!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di tengah kepanikan pasar modal saat ini, kinerja IHSG secara year-to-date (YTD) tercatat anjlok hingga minus 19,55%. Banyak investor ritel yang kebingungan melihat anomali ekstrem ini dan bertanya-tanya: Jika IHSG Sebenarnya Undervalue, lalu Kenapa Asing Kabur Rp49 Triliun?\n\nMari kita bongkar fakta makroekonominya. Berdasarkan indikator legendaris Buffett Indicator, total kapitalisasi pasar kita sejatinya hanya mencerminkan 51,98% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang sangat fantastis, yakni senilai Rp23.821,1 triliun pada tahun 2025. Bahkan, porsi saham yang beredar bebas atau free float di IHSG sangatlah sempit, hanya setara dengan 13,03% dari total PDB nasional kita. Bursa kita terlihat \"kerdil\" dan murah karena urat nadi ekonomi raksasa Indonesia seperti UMKM, gurita bisnis keluarga, dan perusahaan BUMN raksasa berstatus non-listed masih beroperasi di luar bursa. Itulah alasan utama mengapa fundamental makro IHSG sebenarnya undervalue dan tertinggal jauh dari rata-rata negara ASEAN.\n\nNamun, jika fundamental kita bursa kita bintang lima, mengapa terjadi \"tsunami\" arus dana keluar? Sejak awal tahun, investor asing telah melakukan aksi jual bersih (net sell) yang sangat masif hingga mencapai Rp49,87 triliun. Asing kabur meninggalkan IHSG bukan karena ekonomi kita hancur, melainkan karena didorong oleh sentimen dan kepanikan global. Ketidakpastian dari kebijakan politik Trump, memanasnya tensi geopolitik perang di Timur Tengah (khususnya Selat Hormuz), hingga kekhawatiran atas narasi kebijakan domestik membuat banyak investor asing memindahkan asetnya ke bursa Amerika Serikat dan instrumen kripto yang dinilai lebih menguntungkan.\n\nKeluarnya puluhan triliun dana asing ini telah memaksa IHSG masuk ke fase jenuh jual atau oversold yang sangat dalam. Tapi jangan salah, bagi investor lokal, ini adalah peluang emas yang sangat langka! Struktur bursa kita pada dasarnya sangat \"Bank-Driven\" atau didominasi oleh segelintir saham perbankan raksasa sebagai tulang punggung pencetak laba terbesar. Akibat badai kepanikan asing ini, valuasi saham-saham bank terbaik kita terdiskon gila-gilaan. Saat ini, Price to Earnings Ratio (PER) untuk saham BBRI dan BMRI berada di level sangat murah di bawah 8 kali, sementara saham favorit asing BBCA bisa dinikmati dengan PER di bawah 13 kali.\n\nDi video kali ini, Wawasan Cerdas akan memandu Anda untuk menavigasi badai IHSG. Jangan ikut-ikutan panik atau termakan mitos psikologis \"sell in May and go away\". Bertahanlah di bursa dalam negeri dan manfaatkan momentum oversold ini dengan strategi akumulasi bertahap atau \"cicil selot selot\" secara santai pada saham berfundamental solid yang sedang didiskon pasar.\n\nTonton video ini sampai habis agar Anda paham rahasia piramida keuntungan IHSG dan siap menyambut potensi rerating pasar di masa depan. Jangan lupa untuk tekan tombol Like, berikan Comment pendapat Anda soal aksi jual asing, Subscribe channel Wawasan Cerdas, dan Share video ini ke komunitas investor lainnya!\n\nDisclaimer: Konten ini bertujuan semata-mata sebagai edukasi dan bukan merupakan rekomendasi dari penasihat investasi untuk mutlak melakukan jual atau beli saham. Semua keputusan, risiko, dan hasil akhir dari investasi sepenuhnya berada di tangan Anda sebagai masing-masing investor.\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#IHSG #WawasanCerdas #IHSGUndervalue #AsingKabur #InvestasiSaham #SahamBank #BelajarSahamPemula #SahamOversold #AnalisaIHSG #IHSGHariIni #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "xgZbysdX_Dw"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 482.7858238376066, "y": 744.8216922621731, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.4925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "xgZbysdX_Dw", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "Kenapa Asing Kabur Rp49 Triliun Padahal IHSG Sebenarnya Undervalue? Tsunami Cuan Saham Bank!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di tengah kepanikan pasar modal saat ini, kinerja IHSG secara year-to-date (YTD) tercatat anjlok hingga minus 19,55%. Banyak investor ritel yang kebingungan melihat anomali ekstrem ini dan bertanya-tanya: Jika IHSG Sebenarnya Undervalue, lalu Kenapa Asing Kabur Rp49 Triliun?\n\nMari kita bongkar fakta makroekonominya. Berdasarkan indikator legendaris Buffett Indicator, total kapitalisasi pasar kita sejatinya hanya mencerminkan 51,98% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang sangat fantastis, yakni senilai Rp23.821,1 triliun pada tahun 2025. Bahkan, porsi saham yang beredar bebas atau free float di IHSG sangatlah sempit, hanya setara dengan 13,03% dari total PDB nasional kita. Bursa kita terlihat \"kerdil\" dan murah karena urat nadi ekonomi raksasa Indonesia seperti UMKM, gurita bisnis keluarga, dan perusahaan BUMN raksasa berstatus non-listed masih beroperasi di luar bursa. Itulah alasan utama mengapa fundamental makro IHSG sebenarnya undervalue dan tertinggal jauh dari rata-rata negara ASEAN.\n\nNamun, jika fundamental kita bursa kita bintang lima, mengapa terjadi \"tsunami\" arus dana keluar? Sejak awal tahun, investor asing telah melakukan aksi jual bersih (net sell) yang sangat masif hingga mencapai Rp49,87 triliun. Asing kabur meninggalkan IHSG bukan karena ekonomi kita hancur, melainkan karena didorong oleh sentimen dan kepanikan global. Ketidakpastian dari kebijakan politik Trump, memanasnya tensi geopolitik perang di Timur Tengah (khususnya Selat Hormuz), hingga kekhawatiran atas narasi kebijakan domestik membuat banyak investor asing memindahkan asetnya ke bursa Amerika Serikat dan instrumen kripto yang dinilai lebih menguntungkan.\n\nKeluarnya puluhan triliun dana asing ini telah memaksa IHSG masuk ke fase jenuh jual atau oversold yang sangat dalam. Tapi jangan salah, bagi investor lokal, ini adalah peluang emas yang sangat langka! Struktur bursa kita pada dasarnya sangat \"Bank-Driven\" atau didominasi oleh segelintir saham perbankan raksasa sebagai tulang punggung pencetak laba terbesar. Akibat badai kepanikan asing ini, valuasi saham-saham bank terbaik kita terdiskon gila-gilaan. Saat ini, Price to Earnings Ratio (PER) untuk saham BBRI dan BMRI berada di level sangat murah di bawah 8 kali, sementara saham favorit asing BBCA bisa dinikmati dengan PER di bawah 13 kali.\n\nDi video kali ini, Wawasan Cerdas akan memandu Anda untuk menavigasi badai IHSG. Jangan ikut-ikutan panik atau termakan mitos psikologis \"sell in May and go away\". Bertahanlah di bursa dalam negeri dan manfaatkan momentum oversold ini dengan strategi akumulasi bertahap atau \"cicil selot selot\" secara santai pada saham berfundamental solid yang sedang didiskon pasar.\n\nTonton video ini sampai habis agar Anda paham rahasia piramida keuntungan IHSG dan siap menyambut potensi rerating pasar di masa depan. Jangan lupa untuk tekan tombol Like, berikan Comment pendapat Anda soal aksi jual asing, Subscribe channel Wawasan Cerdas, dan Share video ini ke komunitas investor lainnya!\n\nDisclaimer: Konten ini bertujuan semata-mata sebagai edukasi dan bukan merupakan rekomendasi dari penasihat investasi untuk mutlak melakukan jual atau beli saham. Semua keputusan, risiko, dan hasil akhir dari investasi sepenuhnya berada di tangan Anda sebagai masing-masing investor.\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#IHSG #WawasanCerdas #IHSGUndervalue #AsingKabur #InvestasiSaham #SahamBank #BelajarSahamPemula #SahamOversold #AnalisaIHSG #IHSGHariIni #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "xgZbysdX_Dw"}}, {"key": "@NewsCentralAfrica", "attributes": {"label": "@NewsCentralAfrica", "x": 261.56518583240353, "y": 636.7903220366856, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "bOLKChC0ZiI", "id": "@NewsCentralAfrica", "source": "youtube-000001", "content": "Penataan Ulang Sektor Perbankan: Tinjauan Kinerja UBA, Zenith, dan GTCO Tahun 2025\n\nBank-bank Tier-1 Nigeria (GTCO, UBA, dan Zenith) menunjukkan hasil keuangan tahun 2025 yang kontras: GTCO mengalami pertumbuhan yang normal, laba UBA tertekan oleh provisi kerugian pinjaman, dan Zenith Bank menunjukkan ketahanan melalui perbankan inti yang kuat. Anchoria Securities Limited, Kehinde Jones (Chapel Hill), dan Denham Nabila Mohammed bergabung dalam diskusi ini.\n\nBERLANGGANAN ke saluran YouTube kami:    / newscentraltvafrica   untuk video lainnya\n\nIkuti News Central di:\nFacebook:   / newscentralafrica  \nTwitter:   / newscentraltv  \nInstagram:   / newscentraltv  \nLinkedIn:   / feed  \nThreads: https://www.threads.net/\nTikTok:   / newscentraltv  \nUntuk konten lainnya, kunjungi: https://newscentral.africa\n\n#NewsCentral #Nigeria #Politics #AfricaFirst #Africa #News #WestAfrica #ECOWAS #Government #Governance", "post_id": "bOLKChC0ZiI"}}, {"key": "newscentraltv", "attributes": {"label": "newscentraltv", "x": 833.693156443822, "y": 926.6363422127221, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.7749, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "bOLKChC0ZiI", "id": "newscentraltv", "source": "youtube-000001", "content": "Penataan Ulang Sektor Perbankan: Tinjauan Kinerja UBA, Zenith, dan GTCO Tahun 2025\n\nBank-bank Tier-1 Nigeria (GTCO, UBA, dan Zenith) menunjukkan hasil keuangan tahun 2025 yang kontras: GTCO mengalami pertumbuhan yang normal, laba UBA tertekan oleh provisi kerugian pinjaman, dan Zenith Bank menunjukkan ketahanan melalui perbankan inti yang kuat. Anchoria Securities Limited, Kehinde Jones (Chapel Hill), dan Denham Nabila Mohammed bergabung dalam diskusi ini.\n\nBERLANGGANAN ke saluran YouTube kami:    / newscentraltvafrica   untuk video lainnya\n\nIkuti News Central di:\nFacebook:   / newscentralafrica  \nTwitter:   / newscentraltv  \nInstagram:   / newscentraltv  \nLinkedIn:   / feed  \nThreads: https://www.threads.net/\nTikTok:   / newscentraltv  \nUntuk konten lainnya, kunjungi: https://newscentral.africa\n\n#NewsCentral #Nigeria #Politics #AfricaFirst #Africa #News #WestAfrica #ECOWAS #Government #Governance", "post_id": "bOLKChC0ZiI"}}, {"key": "@thecore_in", "attributes": {"label": "@thecore_in", "x": 274.0253002532883, "y": 351.9762574842862, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "CXyWP8TQiHI", "id": "@thecore_in", "source": "youtube-000001", "content": "Aturan Pinjaman Baru RBI Dapat Mengubah Perbankan India Selamanya | Govindraj Ethiraj | Laporan Inti\n\nPada Episode 860 The Core Report, jurnalis keuangan Govindraj Ethiraj berbincang dengan Puneet Gupta, Direktur, Pasar Otomotif India & ASEAN, S&P Global Mobility, serta Jatin Kalra, Partner–CFO Advisory di Grant Thornton Bharat.\n\nLihat pelacak Pendapatan Langsung kami: https://earnings.thecore.in/\n\nCATATAN ACARA\n(00:00) Berita Hari Ini\n(01:00) Kebangkitan saham berkapitalisasi kecil meningkatkan suasana pasar\n(04:58) Bisakah harga emas mencapai $8.000?\n(06:01) Orang-orang berinvestasi lebih banyak di emas daripada membeli perhiasan untuk pertama kalinya\n(07:41) Rezim penyediaan baru untuk bank-bank India dapat menyebabkan pergeseran besar dalam neraca\n(17:01) Tingkat pencampuran etanol dalam bensin akan meningkat sekarang, apakah kendaraan siap untuk itu?\n\nPasar Emas, Minyak, dan Rupee:\n\nKebangkitan Saham Kapitalisasi Kecil Kembali Terjadi karena investor pasar saham India beralih ke saham kapitalisasi menengah dan kecil meskipun ada aksi jual FII, risiko perang Iran, dan kenaikan harga minyak mentah. Bisakah saham kapitalisasi kecil mengungguli Nifty 50 pada tahun 2026 karena valuasi menjadi menarik dan pemulihan pendapatan menguat? Harga minyak melonjak karena ketegangan di Hormuz meningkat dan UEA keluar dari OPEC, menimbulkan pertanyaan besar bagi inflasi, pasar global, dan Rupee India. Akankah rupee jatuh lebih jauh karena harga minyak mentah melonjak dan investor asing terus menarik uang dari ekuitas India? Deutsche Bank memperkirakan emas mencapai $8000 dan bank sentral melakukan pembelian agresif sementara permintaan investasi emas India telah melampaui permintaan perhiasan untuk pertama kalinya. Apakah ini awal dari pasar bullish emas struktural? Juga menjadi fokus risiko perlambatan industri, inflasi rantai pasokan, dan bagaimana perang mendorong kenaikan biaya secara global. Menampilkan wawasan pasar, prospek emas, tren investor asing, dan apa yang mungkin dilakukan investor cerdas selanjutnya.\n\nRezim Penyediaan Cadangan Baru RBI:\n\nApakah reformasi perbankan terbesar RBI sejak tahun 1990-an mengubah perbankan India selamanya? Kerangka Kerugian Kredit yang Diharapkan (Expected Credit Loss/ECLOS) yang baru dapat memengaruhi saham bank, pertumbuhan pinjaman, penyediaan cadangan, kualitas kredit, dan stabilitas keuangan. Apa arti aturan RBI ini bagi investor, peminjam, dan sistem perbankan India? Bank-bank sektor publik, pemberi pinjaman swasta, kredit UMKM, dan pembiayaan proyek semuanya dapat melihat implikasi di bawah kerangka kerja baru ini, terutama karena pasar berfokus pada risiko dan kekuatan modal. Menampilkan analisis ahli dari Jatin Kalra dari Grant Thornton Bharat tentang risiko kredit, keamanan perbankan, reformasi peraturan, dan mengapa hal ini penting sekarang bagi pasar dan lembaga keuangan.\n\nPeningkatan Pencampuran Etanol untuk Bensin:\n\nBisakah E85 dan E100 mengubah masa depan mobil India? India bergerak melampaui pencampuran etanol E20 dan implikasinya terhadap efisiensi bahan bakar, kinerja mesin, kendaraan bahan bakar fleksibel, dan keamanan energi sangat besar. Akankah campuran etanol yang lebih tinggi membantu mengurangi impor minyak sekaligus menurunkan biaya, atau menciptakan tantangan baru bagi konsumen dan produsen mobil? Apa artinya ini bagi mobil bensin, saham otomotif, dan transisi mobilitas hijau India seiring dengan dorongan para pembuat kebijakan untuk bahan bakar yang lebih bersih? Menampilkan wawasan dari Puneet Gupta dari S&P Global Mobility tentang jarak tempuh, dampak mesin, pelajaran dari E20, dan apakah India siap untuk fase selanjutnya dari pencampuran etanol.\n\nPerang Tidak Mempengaruhi Industri Perhotelan AS:\n\nBisakah permintaan perjalanan tetap kuat bahkan di tengah kekhawatiran perang dan resesi? Hilton telah meningkatkan perkiraan pertumbuhan karena sektor perhotelan, pariwisata, dan perjalanan bisnis tetap tangguh secara mengejutkan. Dengan permintaan perjalanan AS yang tetap stabil dan pendapatan hotel yang meningkat, apa artinya ini bagi ekonomi global, kepercayaan konsumen, dan kekhawatiran resesi? Sebuah sinyal mengejutkan bahwa beberapa sektor mungkin tetap lebih kuat daripada yang diperkirakan pasar bahkan di tengah guncangan geopolitik, tekanan inflasi, dan ketidakpastian global.\n\nAturan pinjaman baru RBI, norma Kerugian Kredit yang Diharapkan, reformasi perbankan India, kebangkitan saham berkapitalisasi kecil, emas di $8000, risiko minyak mentah, prospek rupee, dan pencampuran etanol dapat membentuk kembali pasar dan ekonomi. Berlangganan untuk analisis tajam tentang tren pasar saham India, perbankan, berita bisnis, dan risiko global bersama Govindraj Ethiraj di The Core Report.\n\n#RBINewLoanRules #IndianBanking #StockMarketNews #GoldPrices #TheCoreReport #TheCore\n\nGabung dengan The Core Insider untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nPara pendengar! Kami menunggu tanggapan Anda: https://tinyurl.com/TCR-Listener-Survey\n\nThe Core & The Core Report didukung iklan & GRATIS untuk ...", "post_id": "CXyWP8TQiHI"}}, {"key": "thecore_in", "attributes": {"label": "thecore_in", "x": 306.3124372822892, "y": 71.19599957936373, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.7749, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "CXyWP8TQiHI", "id": "thecore_in", "source": "youtube-000001", "content": "Aturan Pinjaman Baru RBI Dapat Mengubah Perbankan India Selamanya | Govindraj Ethiraj | Laporan Inti\n\nPada Episode 860 The Core Report, jurnalis keuangan Govindraj Ethiraj berbincang dengan Puneet Gupta, Direktur, Pasar Otomotif India & ASEAN, S&P Global Mobility, serta Jatin Kalra, Partner–CFO Advisory di Grant Thornton Bharat.\n\nLihat pelacak Pendapatan Langsung kami: https://earnings.thecore.in/\n\nCATATAN ACARA\n(00:00) Berita Hari Ini\n(01:00) Kebangkitan saham berkapitalisasi kecil meningkatkan suasana pasar\n(04:58) Bisakah harga emas mencapai $8.000?\n(06:01) Orang-orang berinvestasi lebih banyak di emas daripada membeli perhiasan untuk pertama kalinya\n(07:41) Rezim penyediaan baru untuk bank-bank India dapat menyebabkan pergeseran besar dalam neraca\n(17:01) Tingkat pencampuran etanol dalam bensin akan meningkat sekarang, apakah kendaraan siap untuk itu?\n\nPasar Emas, Minyak, dan Rupee:\n\nKebangkitan Saham Kapitalisasi Kecil Kembali Terjadi karena investor pasar saham India beralih ke saham kapitalisasi menengah dan kecil meskipun ada aksi jual FII, risiko perang Iran, dan kenaikan harga minyak mentah. Bisakah saham kapitalisasi kecil mengungguli Nifty 50 pada tahun 2026 karena valuasi menjadi menarik dan pemulihan pendapatan menguat? Harga minyak melonjak karena ketegangan di Hormuz meningkat dan UEA keluar dari OPEC, menimbulkan pertanyaan besar bagi inflasi, pasar global, dan Rupee India. Akankah rupee jatuh lebih jauh karena harga minyak mentah melonjak dan investor asing terus menarik uang dari ekuitas India? Deutsche Bank memperkirakan emas mencapai $8000 dan bank sentral melakukan pembelian agresif sementara permintaan investasi emas India telah melampaui permintaan perhiasan untuk pertama kalinya. Apakah ini awal dari pasar bullish emas struktural? Juga menjadi fokus risiko perlambatan industri, inflasi rantai pasokan, dan bagaimana perang mendorong kenaikan biaya secara global. Menampilkan wawasan pasar, prospek emas, tren investor asing, dan apa yang mungkin dilakukan investor cerdas selanjutnya.\n\nRezim Penyediaan Cadangan Baru RBI:\n\nApakah reformasi perbankan terbesar RBI sejak tahun 1990-an mengubah perbankan India selamanya? Kerangka Kerugian Kredit yang Diharapkan (Expected Credit Loss/ECLOS) yang baru dapat memengaruhi saham bank, pertumbuhan pinjaman, penyediaan cadangan, kualitas kredit, dan stabilitas keuangan. Apa arti aturan RBI ini bagi investor, peminjam, dan sistem perbankan India? Bank-bank sektor publik, pemberi pinjaman swasta, kredit UMKM, dan pembiayaan proyek semuanya dapat melihat implikasi di bawah kerangka kerja baru ini, terutama karena pasar berfokus pada risiko dan kekuatan modal. Menampilkan analisis ahli dari Jatin Kalra dari Grant Thornton Bharat tentang risiko kredit, keamanan perbankan, reformasi peraturan, dan mengapa hal ini penting sekarang bagi pasar dan lembaga keuangan.\n\nPeningkatan Pencampuran Etanol untuk Bensin:\n\nBisakah E85 dan E100 mengubah masa depan mobil India? India bergerak melampaui pencampuran etanol E20 dan implikasinya terhadap efisiensi bahan bakar, kinerja mesin, kendaraan bahan bakar fleksibel, dan keamanan energi sangat besar. Akankah campuran etanol yang lebih tinggi membantu mengurangi impor minyak sekaligus menurunkan biaya, atau menciptakan tantangan baru bagi konsumen dan produsen mobil? Apa artinya ini bagi mobil bensin, saham otomotif, dan transisi mobilitas hijau India seiring dengan dorongan para pembuat kebijakan untuk bahan bakar yang lebih bersih? Menampilkan wawasan dari Puneet Gupta dari S&P Global Mobility tentang jarak tempuh, dampak mesin, pelajaran dari E20, dan apakah India siap untuk fase selanjutnya dari pencampuran etanol.\n\nPerang Tidak Mempengaruhi Industri Perhotelan AS:\n\nBisakah permintaan perjalanan tetap kuat bahkan di tengah kekhawatiran perang dan resesi? Hilton telah meningkatkan perkiraan pertumbuhan karena sektor perhotelan, pariwisata, dan perjalanan bisnis tetap tangguh secara mengejutkan. Dengan permintaan perjalanan AS yang tetap stabil dan pendapatan hotel yang meningkat, apa artinya ini bagi ekonomi global, kepercayaan konsumen, dan kekhawatiran resesi? Sebuah sinyal mengejutkan bahwa beberapa sektor mungkin tetap lebih kuat daripada yang diperkirakan pasar bahkan di tengah guncangan geopolitik, tekanan inflasi, dan ketidakpastian global.\n\nAturan pinjaman baru RBI, norma Kerugian Kredit yang Diharapkan, reformasi perbankan India, kebangkitan saham berkapitalisasi kecil, emas di $8000, risiko minyak mentah, prospek rupee, dan pencampuran etanol dapat membentuk kembali pasar dan ekonomi. Berlangganan untuk analisis tajam tentang tren pasar saham India, perbankan, berita bisnis, dan risiko global bersama Govindraj Ethiraj di The Core Report.\n\n#RBINewLoanRules #IndianBanking #StockMarketNews #GoldPrices #TheCoreReport #TheCore\n\nGabung dengan The Core Insider untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nPara pendengar! Kami menunggu tanggapan Anda: https://tinyurl.com/TCR-Listener-Survey\n\nThe Core & The Core Report didukung iklan & GRATIS untuk ...", "post_id": "CXyWP8TQiHI"}}, {"key": "@RealPaulThomas", "attributes": {"label": "@RealPaulThomas", "x": 72.41697037794891, "y": 809.5435552239838, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "P6HEWlwVAs8", "id": "@RealPaulThomas", "source": "youtube-000001", "content": "Pendapatan SoFi: Yang Baik, Yang Buruk… Dan Mengapa Turun\n\nSAHAM SOFI: VIDEO INI WAJIB DITONTON SETELAH LAPORAN PENDAPATAN Q1\n\nVideo ini menganalisis laporan pendapatan SoFi Q1 2026, menyoroti kuartal yang memecahkan rekor meskipun sahamnya turun. Kita akan melihat analisis keuangan perusahaan, termasuk pendapatan dan EPS SoFi, bersama dengan wawasan dari CEO Anthony Noto. Berikut data yang perlu Anda lihat... Video ini hanya untuk tujuan pendidikan dan bukan nasihat keuangan. #sofi #saham\n\nUntuk semua yang bertanya tentang Patreon/Discord:   / paulthomasinvesting  \n\n💵 Lihat Seeking Alpha untuk Diskon khusus! - Uji coba gratis 7 hari menggunakan tautan ini:\nKLIK DI SINI: https://seekingalpha.me/PaulThomasInv...\n\nTENTANG SALURAN INI\nSaya membahas berbagai macam saham. Dengan fokus khusus pada Teknologi Baru dan Saham Pertumbuhan.\n\nKunjungi saluran YouTube kami di sini:\n   /   \n\nJangan lupa berlangganan!\n\nhttps://www.youtube.com/c/PaulThomasI...\n\nJika Anda ingin membagikan video ini:\nBERLANGGANAN: https://www.youtube.com/c/PaulThomasI...\nIkuti di Twitter:   / paultinvesting  \n\n💵 Kunjungi Seeking Alpha untuk mendapatkan diskon khusus! - Uji coba gratis 7 hari menggunakan tautan ini:\nKLIK DI SINI: https://link.seekingalpha.com/2QSQGM3...\n\n_______________________\n\n🚨⚠️ Semua konten di saluran ini hanya untuk diskusi, hiburan, dan tujuan ilustrasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan profesional, ajakan, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas apa pun, terlepas dari apa pun yang dinyatakan di Saluran ini. Ada risiko yang terkait dengan investasi dalam sekuritas. Kerugian pokok dimungkinkan. Beberapa investasi berisiko tinggi mungkin menggunakan leverage, yang dapat memperbesar kerugian. Investasi asing melibatkan risiko khusus, pasar gelap, termasuk volatilitas yang lebih besar dan risiko politik, ekonomi, dan mata uang serta perbedaan dalam metode akuntansi. Kinerja masa lalu bukanlah prediktor kinerja investasi di masa mendatang. Jika Anda memerlukan nasihat tersebut, konsultasikan dengan penasihat keuangan, penasihat hukum, atau penasihat pajak berlisensi. Anda setuju untuk memverifikasi semua informasi sendiri sebelum berinvestasi.\n\nSaham Sofi, Sofi, berita saham Sofi, analisis saham Sofi, Sofi Galileo, short squeeze Sofi, short interest Sofi, Sofi menguntungkan, apakah Sofi bank yang bagus, apakah Sofi aman, apakah Sofi sah, apakah saham Sofi layak dibeli, saham terbaik untuk diinvestasikan pada tahun 2026, saham terbaik untuk dibeli sekarang, saham Sofi, analisis saham Sofi, berita saham Sofi, prediksi saham Sofi, perkiraan saham Sofi 2026, saham Sofi Technologies, pendapatan Sofi, pendapatan Sofi 2026, pembaruan saham Sofi, harga saham Sofi hari ini, prospek saham Sofi, saham Sofi jangka panjang, saham pertumbuhan Sofi, saham fintech Sofi, saham fintech 2026, saham perbankan digital, saham neobank, saham perbankan online, saham fintech terbaik, saham fintech pertumbuhan tinggi, saham terbaik untuk dibeli sekarang 2026, saham fintech yang undervalued, saham berpotensi tinggi, saham breakout 2026, tren pasar saham 2026, keuangan Saham yang perlu diperhatikan, saham sektor perbankan, saham volatilitas tinggi, saham pendapatan kuat, saham pertumbuhan pendapatan, saham fintech yang menguntungkan, saham teknologi dengan potensi, penggerak pasar hari ini, saham yang sedang tren di AS, saham pasar saham AS, saham teratas yang perlu diperhatikan hari ini, saham besar berikutnya 2026\n\n0:00 Terima kasih telah mendukung saluran ini!\n\n0:40 Penurunan Peringkat Analis SoFi.\n\n1:10 Prediksi SoFi Saya & Mengapa Saya Optimis.\n\n2:30 Laporan Pendapatan - Mengapa Ini Terjadi Jelas Terlihat.\n\n4:05 Mengapa Saham Anjlok? - Inilah Alasannya - 3 Alasan Utama\n7:00 Valuasi SoFi - Mengapa Ini Sangat Penting\n9:30 Anthony Noto menyampaikan pendapatnya", "post_id": "P6HEWlwVAs8"}}, {"key": "realpaulthomas", "attributes": {"label": "realpaulthomas", "x": 597.2027879190603, "y": 576.3164386481861, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.7749, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "P6HEWlwVAs8", "id": "realpaulthomas", "source": "youtube-000001", "content": "Pendapatan SoFi: Yang Baik, Yang Buruk… Dan Mengapa Turun\n\nSAHAM SOFI: VIDEO INI WAJIB DITONTON SETELAH LAPORAN PENDAPATAN Q1\n\nVideo ini menganalisis laporan pendapatan SoFi Q1 2026, menyoroti kuartal yang memecahkan rekor meskipun sahamnya turun. Kita akan melihat analisis keuangan perusahaan, termasuk pendapatan dan EPS SoFi, bersama dengan wawasan dari CEO Anthony Noto. Berikut data yang perlu Anda lihat... Video ini hanya untuk tujuan pendidikan dan bukan nasihat keuangan. #sofi #saham\n\nUntuk semua yang bertanya tentang Patreon/Discord:   / paulthomasinvesting  \n\n💵 Lihat Seeking Alpha untuk Diskon khusus! - Uji coba gratis 7 hari menggunakan tautan ini:\nKLIK DI SINI: https://seekingalpha.me/PaulThomasInv...\n\nTENTANG SALURAN INI\nSaya membahas berbagai macam saham. Dengan fokus khusus pada Teknologi Baru dan Saham Pertumbuhan.\n\nKunjungi saluran YouTube kami di sini:\n   /   \n\nJangan lupa berlangganan!\n\nhttps://www.youtube.com/c/PaulThomasI...\n\nJika Anda ingin membagikan video ini:\nBERLANGGANAN: https://www.youtube.com/c/PaulThomasI...\nIkuti di Twitter:   / paultinvesting  \n\n💵 Kunjungi Seeking Alpha untuk mendapatkan diskon khusus! - Uji coba gratis 7 hari menggunakan tautan ini:\nKLIK DI SINI: https://link.seekingalpha.com/2QSQGM3...\n\n_______________________\n\n🚨⚠️ Semua konten di saluran ini hanya untuk diskusi, hiburan, dan tujuan ilustrasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan profesional, ajakan, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas apa pun, terlepas dari apa pun yang dinyatakan di Saluran ini. Ada risiko yang terkait dengan investasi dalam sekuritas. Kerugian pokok dimungkinkan. Beberapa investasi berisiko tinggi mungkin menggunakan leverage, yang dapat memperbesar kerugian. Investasi asing melibatkan risiko khusus, pasar gelap, termasuk volatilitas yang lebih besar dan risiko politik, ekonomi, dan mata uang serta perbedaan dalam metode akuntansi. Kinerja masa lalu bukanlah prediktor kinerja investasi di masa mendatang. Jika Anda memerlukan nasihat tersebut, konsultasikan dengan penasihat keuangan, penasihat hukum, atau penasihat pajak berlisensi. Anda setuju untuk memverifikasi semua informasi sendiri sebelum berinvestasi.\n\nSaham Sofi, Sofi, berita saham Sofi, analisis saham Sofi, Sofi Galileo, short squeeze Sofi, short interest Sofi, Sofi menguntungkan, apakah Sofi bank yang bagus, apakah Sofi aman, apakah Sofi sah, apakah saham Sofi layak dibeli, saham terbaik untuk diinvestasikan pada tahun 2026, saham terbaik untuk dibeli sekarang, saham Sofi, analisis saham Sofi, berita saham Sofi, prediksi saham Sofi, perkiraan saham Sofi 2026, saham Sofi Technologies, pendapatan Sofi, pendapatan Sofi 2026, pembaruan saham Sofi, harga saham Sofi hari ini, prospek saham Sofi, saham Sofi jangka panjang, saham pertumbuhan Sofi, saham fintech Sofi, saham fintech 2026, saham perbankan digital, saham neobank, saham perbankan online, saham fintech terbaik, saham fintech pertumbuhan tinggi, saham terbaik untuk dibeli sekarang 2026, saham fintech yang undervalued, saham berpotensi tinggi, saham breakout 2026, tren pasar saham 2026, keuangan Saham yang perlu diperhatikan, saham sektor perbankan, saham volatilitas tinggi, saham pendapatan kuat, saham pertumbuhan pendapatan, saham fintech yang menguntungkan, saham teknologi dengan potensi, penggerak pasar hari ini, saham yang sedang tren di AS, saham pasar saham AS, saham teratas yang perlu diperhatikan hari ini, saham besar berikutnya 2026\n\n0:00 Terima kasih telah mendukung saluran ini!\n\n0:40 Penurunan Peringkat Analis SoFi.\n\n1:10 Prediksi SoFi Saya & Mengapa Saya Optimis.\n\n2:30 Laporan Pendapatan - Mengapa Ini Terjadi Jelas Terlihat.\n\n4:05 Mengapa Saham Anjlok? - Inilah Alasannya - 3 Alasan Utama\n7:00 Valuasi SoFi - Mengapa Ini Sangat Penting\n9:30 Anthony Noto menyampaikan pendapatnya", "post_id": "P6HEWlwVAs8"}}, {"key": "@TechcombankVietnam", "attributes": {"label": "@TechcombankVietnam", "x": 367.74297821272705, "y": 297.78757844125323, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "LvDlapVe2_0", "id": "@TechcombankVietnam", "source": "youtube-000001", "content": "Hasil Techcombank Kuartal 1 Tahun 2026: Hasil yang kuat di tengah lingkungan pasar yang menantang.\n\n“Kinerja Techcombank tetap tangguh pada kuartal pertama tahun 2026 karena kami menghadapi lingkungan makroekonomi yang semakin bergejolak. Laba sebelum pajak (PBT) mencapai VND 8,9 triliun, naik 22,6% YoY, sementara laba operasional (TOI) naik menjadi VND 13,7 triliun, meningkat 17,8% YoY, mencerminkan momentum berkelanjutan di seluruh bisnis perbankan inti dan ekosistem kami. Pendekatan disiplin kami terhadap manajemen risiko memastikan kami mempertahankan kecukupan modal yang kuat dan kualitas aset kami tetap stabil.\n\nPada saat yang sama, diversifikasi sumber pendanaan tetap menjadi prioritas strategis utama karena kami berupaya meningkatkan ketahanan likuiditas, dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan jangka panjang. Sejalan dengan fokus ini, Techcombank menandatangani perjanjian pembiayaan sebesar €200 juta dengan Bank Investasi Eropa untuk memperluas pendanaan bagi proyek-proyek hijau, memposisikan kami sebagai pemimpin dalam keuangan berkelanjutan dan memperkuat komitmen kami terhadap pembangunan berkelanjutan Vietnam.\n\nDi tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, Techcombank berada pada posisi yang baik untuk beradaptasi dengan lingkungan yang berubah dan mewujudkan strategi lima tahun baru kami. Fokus kami tetap pada penguatan sinergi di dalam bisnis kami.” ekosistem, mempercepat transformasi kami menjadi organisasi yang didukung AI, dan menjadi mitra yang kuat bagi pembangunan ekonomi berkelanjutan Vietnam.”       \n                    \nJens Lottner – CEO Techcombank\n\n#Techcombank #Vuottroihonmoingay #Begreater \n---\nNgân hàng TMCP Kỹ thương Việt Nam\n📍 Situs web Chính thức của Techcombank: https://techcombank.com\n📍 Dapatkan saluran Youtube melalui Techcombank:    /   \n📍 Halaman Penggemar dari Techcombank:   / techcombank", "post_id": "LvDlapVe2_0"}}, {"key": "techcombankvietnam", "attributes": {"label": "techcombankvietnam", "x": 243.57036624844486, "y": 492.0285836416953, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.7749, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "LvDlapVe2_0", "id": "techcombankvietnam", "source": "youtube-000001", "content": "Hasil Techcombank Kuartal 1 Tahun 2026: Hasil yang kuat di tengah lingkungan pasar yang menantang.\n\n“Kinerja Techcombank tetap tangguh pada kuartal pertama tahun 2026 karena kami menghadapi lingkungan makroekonomi yang semakin bergejolak. Laba sebelum pajak (PBT) mencapai VND 8,9 triliun, naik 22,6% YoY, sementara laba operasional (TOI) naik menjadi VND 13,7 triliun, meningkat 17,8% YoY, mencerminkan momentum berkelanjutan di seluruh bisnis perbankan inti dan ekosistem kami. Pendekatan disiplin kami terhadap manajemen risiko memastikan kami mempertahankan kecukupan modal yang kuat dan kualitas aset kami tetap stabil.\n\nPada saat yang sama, diversifikasi sumber pendanaan tetap menjadi prioritas strategis utama karena kami berupaya meningkatkan ketahanan likuiditas, dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan jangka panjang. Sejalan dengan fokus ini, Techcombank menandatangani perjanjian pembiayaan sebesar €200 juta dengan Bank Investasi Eropa untuk memperluas pendanaan bagi proyek-proyek hijau, memposisikan kami sebagai pemimpin dalam keuangan berkelanjutan dan memperkuat komitmen kami terhadap pembangunan berkelanjutan Vietnam.\n\nDi tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, Techcombank berada pada posisi yang baik untuk beradaptasi dengan lingkungan yang berubah dan mewujudkan strategi lima tahun baru kami. Fokus kami tetap pada penguatan sinergi di dalam bisnis kami.” ekosistem, mempercepat transformasi kami menjadi organisasi yang didukung AI, dan menjadi mitra yang kuat bagi pembangunan ekonomi berkelanjutan Vietnam.”       \n                    \nJens Lottner – CEO Techcombank\n\n#Techcombank #Vuottroihonmoingay #Begreater \n---\nNgân hàng TMCP Kỹ thương Việt Nam\n📍 Situs web Chính thức của Techcombank: https://techcombank.com\n📍 Dapatkan saluran Youtube melalui Techcombank:    /   \n📍 Halaman Penggemar dari Techcombank:   / techcombank", "post_id": "LvDlapVe2_0"}}, {"key": "@PandekaPerkasa", "attributes": {"label": "@PandekaPerkasa", "x": 987.5364787410768, "y": 520.8667328176668, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.8513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "I_FPYTao1-w", "id": "@PandekaPerkasa", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Urutan OPTIMAL Investasi Uang Lo! Versi Konsultan Keuangan\n\nKonsultasi 1 on 1 & Gabung Komunitas Nafas Lab saya di:\n► https://perkasapandeka.com/ \nGratis Workshop & Template \n► https://perkasapandeka.com/workshop-f...\n\nGaransi 100% uang kembali jika kamu tidak puas!\n\nPartnership (+62 858-8245-6575) | pandekaladang\n\n► Mulai investasi Saham AS di XTB (pake kode referral \"PANDEKAETF\"). \nDownload di sini: https://link-pso.xtb.com/pso/2jEmD\n\n► Kamera gue Sony ZV e10 : https://s.shopee.co.id/5VICgH1Brs \n► Lensa Sigma 16mm F1 4 DC DN : https://s.shopee.co.id/8UvoKTiDKE \n► Mic Rode Video Mic Go : https://s.shopee.co.id/9f7oLRo168 \n► Instagram gue : instagram.com/_pandekaperkasa?igsh=MXNrdW15eHFxOWJrbg== \n► Contact person : +6282118270890 (admin) Some product links are affiliate links which means if you buy something we'll receive a small commission. \n► For more updates :    /    \n► For more insights :    • Investasi ETF  \n\nDi video ini, gue bakal kasih lo roadmap lengkap cara mengatur keuangan dari nol sampai mulai investasi global yang aman, logis, dan realistis—khusus buat karyawan, fresh graduate, atau lo yang pengen kerja di luar negeri dan mulai bangun aset dalam mata uang asing.\n\nBanyak orang bingung harus mulai dari mana: langsung investasi saham? nabung dulu? atau lunasin utang? Di sini gue breakdown 7 langkah financial planning yang jelas dan terbukti: \n\nChapter:\n00:00 intro\n00:48 Bangun safety net\n02.02 Lunasin hutang bunga tinggi\n03.50 Dana Pensiun\n04.24 Dana darurat besar\n05.01 investasi setelah pondasi beres\n04.49 Lunasi hutang bunga rendah\n06.31 bayar kpr\n\nGue juga bahas pentingnya punya dana darurat besar (3–6 bulan biaya hidup) biar lo tetap aman kalau kehilangan kerja atau income drop. Setelah fondasi kuat, baru masuk ke tahap investasi luar negeri, termasuk contoh simpel seperti ETF global (ACWI) yang bisa dimulai dari modal kecil.\n\nCocok banget buat lo yang pengen:\n\nBelajar investasi dari nol\nKerja & investasi di luar negeri\nBangun financial freedom sebagai karyawan\nPunya strategi keuangan yang rapi & anti panik\n\nKalau lo serius mau upgrade kondisi finansial dan nggak mau salah langkah, video ini wajib lo tonton sampai habis.\n\nDISCLAIMER: SESUAI ATURAN OJK TERBARU (JULI 2025) Konten dalam video ini dibuat untuk tujuan edukasi finansial umum, bukan merupakan nasihat investasi, bukan rekomendasi beli/jual, dan bukan ajakan untuk bertransaksi atas produk pasar modal. Saya bukan penasihat keuangan berizin OJK, bukan wakil perantara pedagang efek, dan tidak memiliki izin distribusi produk pasar modal dari OJK, kecuali secara eksplisit disebutkan dan dibuktikan dalam deskripsi. Dengan mengikuti ketentuan POJK No. 13/POJK.04/2025, saya menyatakan bahwa: \n🔹 Setiap penyebutan produk, saham, reksa dana, atau instrumen keuangan dalam konten ini bukan merupakan jaminan kinerja masa depan dan hanya sebagai referensi edukatif. \n🔹 Konten ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan konsultasi profesional dengan penasihat keuangan tersertifikasi. \n🔹 Penonton bertanggung jawab penuh atas keputusan finansial pribadi dan disarankan melakukan riset mandiri.\n 📢 Transparansi Konten Jika video ini mengandung kerja sama berbayar, konten sponsor, atau tautan afiliasi, maka akan ditandai secara jelas dan disebutkan dalam narasi maupun deskripsi video. 🚫 PERINGATAN PENIPUAN - TIDAK TERIMA DANA INVESTASI Kami tidak pernah menerima titipan dana investasi, tidak mengelola akun trading, tidak menjual sinyal, robot, atau copytrade, dan tidak menawarkan kelas privat crypto secara langsung melalui DM. Seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui akun dan platform resmi kami. \n📌 Harap berhati-hati terhadap oknum yang mengatasnamakan channel ini. Kami tidak bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan oleh pihak tidak resmi yang mencatut nama kami.", "post_id": "I_FPYTao1-w"}}, {"key": "pandekaperkasa", "attributes": {"label": "pandekaperkasa", "x": 179.60292676963817, "y": 120.3477964098909, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.7749, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "I_FPYTao1-w", "id": "pandekaperkasa", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Urutan OPTIMAL Investasi Uang Lo! Versi Konsultan Keuangan\n\nKonsultasi 1 on 1 & Gabung Komunitas Nafas Lab saya di:\n► https://perkasapandeka.com/ \nGratis Workshop & Template \n► https://perkasapandeka.com/workshop-f...\n\nGaransi 100% uang kembali jika kamu tidak puas!\n\nPartnership (+62 858-8245-6575) | pandekaladang\n\n► Mulai investasi Saham AS di XTB (pake kode referral \"PANDEKAETF\"). \nDownload di sini: https://link-pso.xtb.com/pso/2jEmD\n\n► Kamera gue Sony ZV e10 : https://s.shopee.co.id/5VICgH1Brs \n► Lensa Sigma 16mm F1 4 DC DN : https://s.shopee.co.id/8UvoKTiDKE \n► Mic Rode Video Mic Go : https://s.shopee.co.id/9f7oLRo168 \n► Instagram gue : instagram.com/_pandekaperkasa?igsh=MXNrdW15eHFxOWJrbg== \n► Contact person : +6282118270890 (admin) Some product links are affiliate links which means if you buy something we'll receive a small commission. \n► For more updates :    /    \n► For more insights :    • Investasi ETF  \n\nDi video ini, gue bakal kasih lo roadmap lengkap cara mengatur keuangan dari nol sampai mulai investasi global yang aman, logis, dan realistis—khusus buat karyawan, fresh graduate, atau lo yang pengen kerja di luar negeri dan mulai bangun aset dalam mata uang asing.\n\nBanyak orang bingung harus mulai dari mana: langsung investasi saham? nabung dulu? atau lunasin utang? Di sini gue breakdown 7 langkah financial planning yang jelas dan terbukti: \n\nChapter:\n00:00 intro\n00:48 Bangun safety net\n02.02 Lunasin hutang bunga tinggi\n03.50 Dana Pensiun\n04.24 Dana darurat besar\n05.01 investasi setelah pondasi beres\n04.49 Lunasi hutang bunga rendah\n06.31 bayar kpr\n\nGue juga bahas pentingnya punya dana darurat besar (3–6 bulan biaya hidup) biar lo tetap aman kalau kehilangan kerja atau income drop. Setelah fondasi kuat, baru masuk ke tahap investasi luar negeri, termasuk contoh simpel seperti ETF global (ACWI) yang bisa dimulai dari modal kecil.\n\nCocok banget buat lo yang pengen:\n\nBelajar investasi dari nol\nKerja & investasi di luar negeri\nBangun financial freedom sebagai karyawan\nPunya strategi keuangan yang rapi & anti panik\n\nKalau lo serius mau upgrade kondisi finansial dan nggak mau salah langkah, video ini wajib lo tonton sampai habis.\n\nDISCLAIMER: SESUAI ATURAN OJK TERBARU (JULI 2025) Konten dalam video ini dibuat untuk tujuan edukasi finansial umum, bukan merupakan nasihat investasi, bukan rekomendasi beli/jual, dan bukan ajakan untuk bertransaksi atas produk pasar modal. Saya bukan penasihat keuangan berizin OJK, bukan wakil perantara pedagang efek, dan tidak memiliki izin distribusi produk pasar modal dari OJK, kecuali secara eksplisit disebutkan dan dibuktikan dalam deskripsi. Dengan mengikuti ketentuan POJK No. 13/POJK.04/2025, saya menyatakan bahwa: \n🔹 Setiap penyebutan produk, saham, reksa dana, atau instrumen keuangan dalam konten ini bukan merupakan jaminan kinerja masa depan dan hanya sebagai referensi edukatif. \n🔹 Konten ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan konsultasi profesional dengan penasihat keuangan tersertifikasi. \n🔹 Penonton bertanggung jawab penuh atas keputusan finansial pribadi dan disarankan melakukan riset mandiri.\n 📢 Transparansi Konten Jika video ini mengandung kerja sama berbayar, konten sponsor, atau tautan afiliasi, maka akan ditandai secara jelas dan disebutkan dalam narasi maupun deskripsi video. 🚫 PERINGATAN PENIPUAN - TIDAK TERIMA DANA INVESTASI Kami tidak pernah menerima titipan dana investasi, tidak mengelola akun trading, tidak menjual sinyal, robot, atau copytrade, dan tidak menawarkan kelas privat crypto secara langsung melalui DM. Seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui akun dan platform resmi kami. \n📌 Harap berhati-hati terhadap oknum yang mengatasnamakan channel ini. Kami tidak bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan oleh pihak tidak resmi yang mencatut nama kami.", "post_id": "I_FPYTao1-w"}}], "edges": [{"key": "bloodymary90", "source": "bloodymary90", "target": "penyintaspinjol", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "logikakalsehat", "source": "logikakalsehat", "target": "wak_bast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "FitrieNass905I0", "source": "FitrieNass905I0", "target": "Berburudsknan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "caca73920", "source": "caca73920", "target": "Nita_Cantik21", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Seranadaww", "source": "Seranadaww", "target": "Nita_Cantik21", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "sassysnoopye", "source": "sassysnoopye", "target": "samsungID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_cirebon", "source": "ojk_cirebon", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_cirebon", "source": "ojk_cirebon", "target": "ojk_jawabarat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_cirebon", "source": "ojk_cirebon", "target": "ojk_cirebon", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radar_indramayu", "source": "radar_indramayu", "target": "radar_indramayu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radar_indramayu", "source": "radar_indramayu", "target": "radar_indramayu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "waw.tiktok.katakabar", "source": "waw.tiktok.katakabar", "target": "Bobby", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "waw.tiktok.katakabar", "source": "waw.tiktok.katakabar", "target": "RICO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "infipop.id", "source": "infipop.id", "target": "susipudjiastuti115", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@Commercialchannels", "source": "@Commercialchannels", "target": "Commercialch...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ETNow", "source": "@ETNow", "target": "etnow", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InvestradeID", "source": "@InvestradeID", "target": "investradeid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Commercialchannels", "source": "@Commercialchannels", "target": "Commercialch...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@NewsCentralAfrica", "source": "@NewsCentralAfrica", "target": "newscentraltv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@thecore_in", "source": "@thecore_in", "target": "thecore_in", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@RealPaulThomas", "source": "@RealPaulThomas", "target": "realpaulthomas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TechcombankVietnam", "source": "@TechcombankVietnam", "target": "techcombankvietnam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PandekaPerkasa", "source": "@PandekaPerkasa", "target": "pandekaperkasa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}