{"nodes": [{"key": "sholah01035817", "attributes": {"label": "sholah01035817", "x": 804.352259935424, "y": 388.33967083609264, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.48, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051639766287098144", "id": "sholah01035817", "source": "tweet-000004", "content": "Omon2 doang.....prabowo sekutunya amerika dan Israel ...Rupiah melemah, prabowo malah senang menari nari....amerika klau negara lain jatuh senangnya luar biasa", "post_id": "2051639766287098144"}}, {"key": "Boediantar4", "attributes": {"label": "Boediantar4", "x": 259.5494113367004, "y": 64.41895287570942, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 30.4881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051639766287098144", "id": "Boediantar4", "source": "tweet-000004", "content": "Omon2 doang.....prabowo sekutunya amerika dan Israel ...Rupiah melemah, prabowo malah senang menari nari....amerika klau negara lain jatuh senangnya luar biasa", "post_id": "2051639766287098144"}}, {"key": "p4piKRiS", "attributes": {"label": "p4piKRiS", "x": 394.18300303626273, "y": 44.1663050444322, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.48, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050952958360326617", "id": "p4piKRiS", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah melemah terhadap USD maupun EUR harusnya turis2 US dan Eropa senang ke Indonesia krn bwat mata uang mereka harga2 disini terasa lebih murah. Tapi faktanya kondisi ekonomi Eropa dan US lagi ngga baik2 aja, ditambah tensi perang di Iran, mereka jd mager menunda jalan2 dulu.", "post_id": "2050952958360326617"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 44.91827363514933, "y": 134.33992514166692, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 30.4881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050952958360326617", "id": "kompascom", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah melemah terhadap USD maupun EUR harusnya turis2 US dan Eropa senang ke Indonesia krn bwat mata uang mereka harga2 disini terasa lebih murah. Tapi faktanya kondisi ekonomi Eropa dan US lagi ngga baik2 aja, ditambah tensi perang di Iran, mereka jd mager menunda jalan2 dulu.", "post_id": "2050952958360326617"}}, {"key": "rezatri07", "attributes": {"label": "rezatri07", "x": 362.5778487289394, "y": 915.379410022053, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.48, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2049392941899432197", "id": "rezatri07", "source": "tweet-000004", "content": "Selama prabowo menjabat memang ada berita yang enak ? Kok rasanya jelek2 semua. Bencana, perang, indonesia gagal world cup, tragedi KA, IHSG anjlok, rupiah melemah. 😭😭😭", "post_id": "2049392941899432197"}}, {"key": "CNNIndonesia", "attributes": {"label": "CNNIndonesia", "x": 104.8530386667712, "y": 489.73767208381105, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 30.4881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049392941899432197", "id": "CNNIndonesia", "source": "tweet-000004", "content": "Selama prabowo menjabat memang ada berita yang enak ? Kok rasanya jelek2 semua. Bencana, perang, indonesia gagal world cup, tragedi KA, IHSG anjlok, rupiah melemah. 😭😭😭", "post_id": "2049392941899432197"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 791.913148972889, "y": 281.8507167888673, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.9954, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 3, "degree": 6}, "_id": "3887479059102568193_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "Perdagangan saham pekan 27–30 April 2026 ditutup negatif, dengan IHSG turun 2,42% ke level 6.956 📊 Kapitalisasi pasar BEI juga menyusut dari Rp12.736 triliun menjadi Rp12.382 triliun.\n\nRata-rata nilai, frekuensi, dan volume transaksi harian turut melemah, sementara investor asing mencatat net sell Rp1,48 triliun (YtD: Rp49,87 triliun). 💸\n\nDi sisi lain, rupiah melemah ke Rp17.353/US$, tertekan sentimen global seperti konflik Timur Tengah, potensi gangguan pasokan minyak, dan outflow asing akibat kebijakan MSCI. 🌍\n\nSumber: Kabarbursa.com, 1 Mei 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#IHSG #BEI #SahamIndonesia #MarketUpdate #InvestasiSaham #mancingsaham", "post_id": "3887479059102568193_52512310886"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 715.1084498249032, "y": 41.263579137041376, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 77.3846, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 2, "degree": 5}, "_id": "3890239770983657612_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 0,17 persen ke level Rp17.424 per USD pada perdagangan Selasa (5/5/2026).\n\nPengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah dibayangi oleh eskalasi konflik Timur Tengah setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran melancarkan serangan baru di kawasan Teluk.\n\nSituasi ini terjadi tak lama setelah Presiden AS Donald Trump meluncurkan upaya baru untuk membuka jalur bagi kapal tanker dan kapal lain yang terjebak di jalur vital perdagangan energi tersebut.\n\n“Kenaikan ketegangan tersebut secara efektif menghancurkan gencatan senjata yang rapuh dan meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan yang berkepanjangan,” tulis Ibrahim dalam risetnya, Selasa (5/5/2026)\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/rupiah-tergelincir-ke-rp17424-dibayangi-eskalasi-konflik-timur-tengah\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3890239770983657612_3310659452"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 322.4224284441409, "y": 213.37677316593152, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 50.0356, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3889618731537668968_3310659452", "id": "prast_ulrich", "source": "instagram-000001", "content": "Setelah sempat mengalami penguatan selama tiga hari di pekan lalu, mata uang Rupiah kembali tertekan dalam, dimana data Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis lalu mencatat, Rupiah berada di level Rp17.378 per dolar Amerika Serikat. Level mata uang Garuda ini pun menjadi yang terlemah di sepanjang masa.\n\nSejumlah faktor dinilai menjadi pemicu depresiasi nilai tukar Rupiah, diantaranya perang berkepanjangan di Timur Tengah. blokade Selat Hormuz yang mendorong lonjakan harga minyak mentah dunia, dan keputusan bank sentral Amerika Serikat yang menahan suku bunga acuan di level 3,5 hingga 3,75%. \n\nDisisi lain, berdasarkan data Bank Indonesia, jumlah cadangan devisa Indonesia kembali mengalami penurunan di Maret 2026 menjadi USD148,2 miliar, dari sebelumnya USD151,9 miliar. Adapun jumlah cadangan devisa tercatat turun selama empat bulan yaitu sejak Desember 2025 hingga Maret 2026.\n\nSementara itu, Bank Indonesia saat ini juga terus berupaya menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah melalui penerapan bauran kebijakan moneter terintegrasi atau integrated monetary policy mix. Kebijakan tersebut diantaranya menjaga nilai tukar Rupiah dan inflasi, serta pengelolaan likuiditas di dalam sistem keuangan nasional.\n\nSaksikan pembahasan selengkapnya dalam program Market Review bersama Prasetyo Wibowo , Senin 4 Mei 2026, pukul 21.00 - 21.30 WIB. LIVE di IDX Channel (MNC VISION Ch 100, MNC PLAY Ch 128 HD, First Media Ch 389, K-VISION Ch 129, OXYGEN Ch 137 dan MY REPUBLIK Ch 576). Saksikan juga LIVE STREAMING di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV di APPS  store.\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #marketreview", "post_id": "3889618731537668968_3310659452"}}, {"key": "harrymedina.7273", "attributes": {"label": "harrymedina.7273", "x": 111.56506293024893, "y": 547.2273387590919, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.48, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 0, "out_degree": 13, "degree": 13}, "_id": "7633361550841040146", "id": "harrymedina.7273", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "Ahadsan", "attributes": {"label": "Ahadsan", "x": 452.50506231810914, "y": 38.90868398254077, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5576, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "Ahadsan", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "Datoobama", "attributes": {"label": "Datoobama", "x": 439.3489820522949, "y": 847.1195920684914, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5576, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "Datoobama", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "Hidden", "attributes": {"label": "Hidden", "x": 929.1881644037726, "y": 40.28923868620993, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5576, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "Hidden", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "Malaydesh", "attributes": {"label": "Malaydesh", "x": 187.9841070744499, "y": 95.41565150517062, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5576, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "Malaydesh", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "yudie", "attributes": {"label": "yudie", "x": 630.0835547586705, "y": 959.7232164687828, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5576, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "yudie", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "andiaskarbotak76", "attributes": {"label": "andiaskarbotak76", "x": 603.2746109840656, "y": 877.1119556355384, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5576, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "andiaskarbotak76", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "maha", "attributes": {"label": "maha", "x": 722.4837331465217, "y": 978.0162093225603, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5576, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "maha", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "KAKEK", "attributes": {"label": "KAKEK", "x": 816.3328385781258, "y": 706.8358619465589, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5576, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "KAKEK", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "ADRI", "attributes": {"label": "ADRI", "x": 982.0313151709462, "y": 807.1811809184354, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5576, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "ADRI", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "jay", "attributes": {"label": "jay", "x": 459.36059857388, "y": 896.1264332388967, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5576, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "jay", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "pak", "attributes": {"label": "pak", "x": 827.8981953302707, "y": 74.51803144199587, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5576, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "pak", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "OFFICIAL", "attributes": {"label": "OFFICIAL", "x": 813.498968665609, "y": 677.3446797011247, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5576, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "OFFICIAL", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "Anik", "attributes": {"label": "Anik", "x": 53.486856425199235, "y": 228.06264837975564, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5576, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "Anik", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "financialmindset.idn", "attributes": {"label": "financialmindset.idn", "x": 57.40965116276486, "y": 880.9581693094602, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.48, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634193205973617928", "id": "financialmindset.idn", "source": "tiktok-000001", "content": "Menurut laporan Forbes Advisor per April 2026, rupiah masuk dalam 5 mata uang terlemah di dunia bersama rial Iran, pound Lebanon, dong Vietnam, dan kip Laos. Penilaian ini berdasarkan nilai tukar terhadap dolar AS, di mana Rp17.336 hanya setara sekitar US$0,058, menunjukkan daya beli yang relatif lemah. Sementara itu, Iranian Rial tercatat sebagai yang terlemah, dengan 1.000 rial hanya bernilai sekitar US$0,001. Kondisi ini dipengaruhi tekanan ekonomi berat dan konflik berkepanjangan, termasuk gangguan jalur perdagangan di Selat Hormuz yang turut menekan ekonomi Iran. Sumber: Ig |   #ternakuangnews #rupiah #melemah", "post_id": "7634193205973617928"}}, {"key": "ternakuang.id", "attributes": {"label": "ternakuang.id", "x": 847.9997232500957, "y": 345.06706719866355, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 44.4961, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7634193205973617928", "id": "ternakuang.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Menurut laporan Forbes Advisor per April 2026, rupiah masuk dalam 5 mata uang terlemah di dunia bersama rial Iran, pound Lebanon, dong Vietnam, dan kip Laos. Penilaian ini berdasarkan nilai tukar terhadap dolar AS, di mana Rp17.336 hanya setara sekitar US$0,058, menunjukkan daya beli yang relatif lemah. Sementara itu, Iranian Rial tercatat sebagai yang terlemah, dengan 1.000 rial hanya bernilai sekitar US$0,001. Kondisi ini dipengaruhi tekanan ekonomi berat dan konflik berkepanjangan, termasuk gangguan jalur perdagangan di Selat Hormuz yang turut menekan ekonomi Iran. Sumber: Ig |   #ternakuangnews #rupiah #melemah", "post_id": "7634193205973617928"}}, {"key": "maklumat.id", "attributes": {"label": "maklumat.id", "x": 712.4309990988133, "y": 283.2520045968674, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.48, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7624733693269019922", "id": "maklumat.id", "source": "tiktok-000001", "content": "MAKLUMAT — Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira Adhinegara menilai bahwa yuan sebagai mata uang China semakin diuntungkan di tengah dinamika krisis minyak global. “Ada mata uang yang paling untung saat terjadi krisis minyak. Dolar Amerika Serikat? Bukan, apalagi rupiah. Jawabannya adalah yuan China,” ujarnya melalui akun Instagram pribadinya  pada Kamis (2/4/2026). Sebagaimana diketahui, penutupan efektif Selat Hormuz telah berdampak pada lonjakan harga energi global dan mendorong sejumlah negara melepas cadangan energi strategis. Selat Hormuz adalah jalur yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia. “90% ekspor minyak Iran, terutama saat terjadinya pemblokiran Selat Hormuz, itu tujuannya adalah China. Ini disebut sebagai Petro Yuan, bukan lagi era Petro Dolar,” ujar Bhima. Petro Yuan sendiri adalah istilah untuk transaksi perdagangan minyak mentah dunia yang menggunakan mata uang Yuan China atau Tiongkok (CNY/RMB) sebagai alat pembayaran, alih-alih menggunakan Dolar AS (USD) “Era Petro Yuan dimulai. Trump salah strategi. Harga minyak naik, ekonomi China makin dominan, Trump makin tidak populer. Rahasianya ada di transaksi energi menggunakan yuan China,” ujarnya. Bhima juga menyebut bahwa pihak Iran minta dibayar bukan menggunakan dolar untuk hindari sanksi dari negara barat. Iran minta dibayar dengan mata uang yuan. Ia menilai langkah tersebut sekaligus menunjukkan arah dedolarisasi yang efektif. “Ke depan bukan cuma minyak, tapi juga komponen energi terbarukan. Modul panel surya harganya makin murah, dari China itu akan dibeli menggunakan yuan. Seperti yang terjadi juga di Pakistan,” tandasnya. Penulis: M Habib Muzaki #krisisminyak #perang #iran🇮🇷 #yuan", "post_id": "7624733693269019922"}}, {"key": "bhimayudhistira", "attributes": {"label": "bhimayudhistira", "x": 214.4435601193283, "y": 477.13920728583713, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 30.4881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7624733693269019922", "id": "bhimayudhistira", "source": "tiktok-000001", "content": "MAKLUMAT — Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira Adhinegara menilai bahwa yuan sebagai mata uang China semakin diuntungkan di tengah dinamika krisis minyak global. “Ada mata uang yang paling untung saat terjadi krisis minyak. Dolar Amerika Serikat? Bukan, apalagi rupiah. Jawabannya adalah yuan China,” ujarnya melalui akun Instagram pribadinya  pada Kamis (2/4/2026). Sebagaimana diketahui, penutupan efektif Selat Hormuz telah berdampak pada lonjakan harga energi global dan mendorong sejumlah negara melepas cadangan energi strategis. Selat Hormuz adalah jalur yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia. “90% ekspor minyak Iran, terutama saat terjadinya pemblokiran Selat Hormuz, itu tujuannya adalah China. Ini disebut sebagai Petro Yuan, bukan lagi era Petro Dolar,” ujar Bhima. Petro Yuan sendiri adalah istilah untuk transaksi perdagangan minyak mentah dunia yang menggunakan mata uang Yuan China atau Tiongkok (CNY/RMB) sebagai alat pembayaran, alih-alih menggunakan Dolar AS (USD) “Era Petro Yuan dimulai. Trump salah strategi. Harga minyak naik, ekonomi China makin dominan, Trump makin tidak populer. Rahasianya ada di transaksi energi menggunakan yuan China,” ujarnya. Bhima juga menyebut bahwa pihak Iran minta dibayar bukan menggunakan dolar untuk hindari sanksi dari negara barat. Iran minta dibayar dengan mata uang yuan. Ia menilai langkah tersebut sekaligus menunjukkan arah dedolarisasi yang efektif. “Ke depan bukan cuma minyak, tapi juga komponen energi terbarukan. Modul panel surya harganya makin murah, dari China itu akan dibeli menggunakan yuan. Seperti yang terjadi juga di Pakistan,” tandasnya. Penulis: M Habib Muzaki #krisisminyak #perang #iran🇮🇷 #yuan", "post_id": "7624733693269019922"}}, {"key": "richmindsetidn", "attributes": {"label": "richmindsetidn", "x": 973.5259155082555, "y": 396.4546754601306, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.48, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636054369841974535", "id": "richmindsetidn", "source": "tiktok-000001", "content": "Rasa khawatir di awal tahun ini 😔📉 Rupiah melemah hingga Rp17.370 per dolar AS pada Senin (04/05), menembus level psikologis dan melanjutkan tren penurunan sejak awal tahun—bahkan menjadi salah satu yang terburuk. Sejak awal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, rupiah sudah turun sekitar 12% dari Rp15.489, menurut TradingView. Target penguatan ke Rp5.000 dalam 5–10 tahun pun masih jauh. Tekanan ini dipicu gejolak geopolitik Timur Tengah dan kenaikan harga minyak. Pemerintah tetap memantau pergerakan kurs, meski asumsi RAPBN 2026 berada di Rp16.500 per dolar AS. Sumber: Ig |   #ternakuangnews #prabowo #rupiah", "post_id": "7636054369841974535"}}, {"key": "irhamshlaw", "attributes": {"label": "irhamshlaw", "x": 506.2915632926074, "y": 247.7179681857804, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.48, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636212038825561351", "id": "irhamshlaw", "source": "tiktok-000001", "content": "#CapCut Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada Senin (4/5/2026). Rupiah turun 57 poin atau 0,33 persen ke level Rp17.394 per USD. Pengamat Pasar Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai sentimen global, terutama geopolitik masih memberikan tekanan terhadap mata uang. “Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan pihaknya akan memulai upaya membebaskan kapal-kapal yang terdampar di Selat Hormuz,” tulis Ibrahim dalam risetnya. Trump telah menjadikan kesepakatan nuklir dengan Teheran sebagai prioritas, sementara Iran telah mengusulkan untuk mengesampingkan masalah nuklir hingga setelah perang berakhir dan kedua pihak sepakat untuk mencabut blokade yang saling bertentangan terhadap pelayaran di Teluk. Baca selengkapnya di https://www.idxchannel.com/market-news/rupiah-hari-ini-ditutup-melemah-ke-level-rp17394-per-usd Atau klik link di bio  #rupiah #ekonomiindonesia #beritatiktok #fyp", "post_id": "7636212038825561351"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 202.12740140241348, "y": 944.4359179179763, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 16.48, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1456715869585563", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diproyeksi melemah ke level Rp17.550 per USD pada perdagangan pekan depan. \n\nPengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi menilai, pergerakan mata uang Garuda masih dibayangi oleh sentimen ketidakpastian geopolitik serta penguatan dolar AS.\n\n\"Kemudian kalau rupiah sendiri, kemungkinan besar dalam perdagangan di minggu depan itu di 17.550,\" ujarnya dalam pernyataan resmi, Minggu (3/5/2026). \n\nIbrahim menjelaskan, penguatan dolar AS didorong oleh meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah memanasnya konflik geopolitik, terutama di kawasan Timur Tengah. Kondisi tersebut mendorong investor global keluar dari aset berisiko di negara berkembang dan beralih ke dolar AS.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/tekanan-geopolitik-berlanjut-rupiah-berpotensi-tembus-rp17550-pekan-depan\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "432781620563594_1456715869585563"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "attributes": {"label": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "x": 564.2612863414015, "y": 691.7748780068687, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.48, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "TBM-xD0d5_A", "id": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH JEBOL 17.300! BI Mulai Keteteran, Siap-Siap Harga Barang Meroket?\n\nNilai tukar Rupiah semakin tak berdaya menghadapi gempuran global. Pada Kamis siang (23/4), Rupiah resmi menembus level psikologis Rp17.304 per Dollar AS. Kondisi ini membuat posisi mata uang Garuda dianggap sudah undervalue. Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah Bank Indonesia (BI) sudah kehabisan peluru untuk menahan depresiasi ini?\n\nDalam video ini, kami membedah secara kritis penyebab melemahnya Rupiah, mulai dari gagalnya perundingan Amerika Serikat dan Iran yang memicu lonjakan harga minyak mentah dunia (Brent & WTI), hingga ancaman defisit APBN yang semakin melebar akibat beban subsidi energi dan utang jatuh tempo.\n\nBerita Selengkapnya :\n\nReporter: \nVideo Editor: Agus Prasetyo\n\n#koranjakarta #news #rupiah  #ekonomiindonesia  #bankindonesia  #kursdollar  #beritaekonomi  #bbm  #apbn  #krisisekonomi  #breakingnews  #PerryWarjiyo #geopolitik  #hargaminyak \n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "TBM-xD0d5_A"}}, {"key": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "koranjakarta...", "x": 849.0233830343661, "y": 785.2796173974665, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.4881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "TBM-xD0d5_A", "id": "koranjakarta...", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH JEBOL 17.300! BI Mulai Keteteran, Siap-Siap Harga Barang Meroket?\n\nNilai tukar Rupiah semakin tak berdaya menghadapi gempuran global. Pada Kamis siang (23/4), Rupiah resmi menembus level psikologis Rp17.304 per Dollar AS. Kondisi ini membuat posisi mata uang Garuda dianggap sudah undervalue. Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah Bank Indonesia (BI) sudah kehabisan peluru untuk menahan depresiasi ini?\n\nDalam video ini, kami membedah secara kritis penyebab melemahnya Rupiah, mulai dari gagalnya perundingan Amerika Serikat dan Iran yang memicu lonjakan harga minyak mentah dunia (Brent & WTI), hingga ancaman defisit APBN yang semakin melebar akibat beban subsidi energi dan utang jatuh tempo.\n\nBerita Selengkapnya :\n\nReporter: \nVideo Editor: Agus Prasetyo\n\n#koranjakarta #news #rupiah  #ekonomiindonesia  #bankindonesia  #kursdollar  #beritaekonomi  #bbm  #apbn  #krisisekonomi  #breakingnews  #PerryWarjiyo #geopolitik  #hargaminyak \n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "TBM-xD0d5_A"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 386.9165514153986, "y": 852.038777075092, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.48, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "tBMKRDhK4Lg", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "Biaya Perang AS-Iran Tembus Rp434 Triliun, Menhan AS Langsung Kena Semprot DPR\n\nKetegangan memuncak di Kongres Amerika Serikat saat Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, disemprot keras oleh anggota DPR terkait membengkaknya biaya perang melawan Iran.\n\nDalam sidang panas tersebut, Hegseth menyebut biaya perang telah mencapai sekitar 25 miliar dolar AS atau setara ratusan triliun rupiah, yang sebagian besar digunakan untuk amunisi dan operasi militer.\n\nNamun, sejumlah anggota Kongres mempertanyakan transparansi angka tersebut, termasuk dampak ekonomi yang harus ditanggung rakyat Amerika seperti kenaikan harga bahan bakar dan pangan.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#KongresAS #MenhanAS #PerangIran #BiayaPerang #ASvsIran #BreakingNews #BeritaDunia #NewsUpdate #PolitikAS #ViralNews #iNews #Internasional #IsuGlobal #EkonomiGlobal #HargaBBM #PerangIran #KonflikTimurTengah #MiliterAS #OperasiMiliter #SeranganMiliter #ZonaPerang #Geopolitik #KrisisGlobal #PerangModern #KeteganganGlobal #KeamananDunia #iNews #BeritaTerkini  #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "tBMKRDhK4Lg"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 373.2631913012463, "y": 3.98062541513744, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.4881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "tBMKRDhK4Lg", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "Biaya Perang AS-Iran Tembus Rp434 Triliun, Menhan AS Langsung Kena Semprot DPR\n\nKetegangan memuncak di Kongres Amerika Serikat saat Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, disemprot keras oleh anggota DPR terkait membengkaknya biaya perang melawan Iran.\n\nDalam sidang panas tersebut, Hegseth menyebut biaya perang telah mencapai sekitar 25 miliar dolar AS atau setara ratusan triliun rupiah, yang sebagian besar digunakan untuk amunisi dan operasi militer.\n\nNamun, sejumlah anggota Kongres mempertanyakan transparansi angka tersebut, termasuk dampak ekonomi yang harus ditanggung rakyat Amerika seperti kenaikan harga bahan bakar dan pangan.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#KongresAS #MenhanAS #PerangIran #BiayaPerang #ASvsIran #BreakingNews #BeritaDunia #NewsUpdate #PolitikAS #ViralNews #iNews #Internasional #IsuGlobal #EkonomiGlobal #HargaBBM #PerangIran #KonflikTimurTengah #MiliterAS #OperasiMiliter #SeranganMiliter #ZonaPerang #Geopolitik #KrisisGlobal #PerangModern #KeteganganGlobal #KeamananDunia #iNews #BeritaTerkini  #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "tBMKRDhK4Lg"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 95.20321213596483, "y": 131.64851784157204, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.48, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 21, "degree": 21}, "_id": "ujOOxia9MNc", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Selat Hormuz Membara, Ke Mana Arah Nilai Tukar Rupiah Kita? | THE EDITORIAL\n\nDeskripsi:\nKondisi geopolitik global terkait perang Amerika Serikat dan Iran belum juga menunjukkan sinyal-sinyal perdamaian. Hal ini membuat harga minyak dunia semakin melambung, yang mau tak mau juga berpengaruh besar terhadap nilai tukar dolar AS terhadap mata uang negara-negara lain. Tak terkecuali nilai tukar rupiah, yang dalam beberapa waktu terakhir terus tertekan ke level terendah. Lalu, akan ke manakah arah pergerakan nilai tukar tersebut selanjutnya?\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ujOOxia9MNc"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 99.73319115586531, "y": 546.426128320735, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1471, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "ujOOxia9MNc", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Selat Hormuz Membara, Ke Mana Arah Nilai Tukar Rupiah Kita? | THE EDITORIAL\n\nDeskripsi:\nKondisi geopolitik global terkait perang Amerika Serikat dan Iran belum juga menunjukkan sinyal-sinyal perdamaian. Hal ini membuat harga minyak dunia semakin melambung, yang mau tak mau juga berpengaruh besar terhadap nilai tukar dolar AS terhadap mata uang negara-negara lain. Tak terkecuali nilai tukar rupiah, yang dalam beberapa waktu terakhir terus tertekan ke level terendah. Lalu, akan ke manakah arah pergerakan nilai tukar tersebut selanjutnya?\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ujOOxia9MNc"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 849.6641808762048, "y": 249.44205019865896, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1471, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "ujOOxia9MNc", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Selat Hormuz Membara, Ke Mana Arah Nilai Tukar Rupiah Kita? | THE EDITORIAL\n\nDeskripsi:\nKondisi geopolitik global terkait perang Amerika Serikat dan Iran belum juga menunjukkan sinyal-sinyal perdamaian. Hal ini membuat harga minyak dunia semakin melambung, yang mau tak mau juga berpengaruh besar terhadap nilai tukar dolar AS terhadap mata uang negara-negara lain. Tak terkecuali nilai tukar rupiah, yang dalam beberapa waktu terakhir terus tertekan ke level terendah. Lalu, akan ke manakah arah pergerakan nilai tukar tersebut selanjutnya?\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ujOOxia9MNc"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 891.9301892924249, "y": 38.069281405735175, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1471, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "ujOOxia9MNc", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Selat Hormuz Membara, Ke Mana Arah Nilai Tukar Rupiah Kita? | THE EDITORIAL\n\nDeskripsi:\nKondisi geopolitik global terkait perang Amerika Serikat dan Iran belum juga menunjukkan sinyal-sinyal perdamaian. Hal ini membuat harga minyak dunia semakin melambung, yang mau tak mau juga berpengaruh besar terhadap nilai tukar dolar AS terhadap mata uang negara-negara lain. Tak terkecuali nilai tukar rupiah, yang dalam beberapa waktu terakhir terus tertekan ke level terendah. Lalu, akan ke manakah arah pergerakan nilai tukar tersebut selanjutnya?\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ujOOxia9MNc"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 161.70982946460578, "y": 3.1783052418504765, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1471, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "ujOOxia9MNc", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Selat Hormuz Membara, Ke Mana Arah Nilai Tukar Rupiah Kita? | THE EDITORIAL\n\nDeskripsi:\nKondisi geopolitik global terkait perang Amerika Serikat dan Iran belum juga menunjukkan sinyal-sinyal perdamaian. Hal ini membuat harga minyak dunia semakin melambung, yang mau tak mau juga berpengaruh besar terhadap nilai tukar dolar AS terhadap mata uang negara-negara lain. Tak terkecuali nilai tukar rupiah, yang dalam beberapa waktu terakhir terus tertekan ke level terendah. Lalu, akan ke manakah arah pergerakan nilai tukar tersebut selanjutnya?\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ujOOxia9MNc"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 400.78265395645553, "y": 649.9999154100626, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1471, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "ujOOxia9MNc", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Selat Hormuz Membara, Ke Mana Arah Nilai Tukar Rupiah Kita? | THE EDITORIAL\n\nDeskripsi:\nKondisi geopolitik global terkait perang Amerika Serikat dan Iran belum juga menunjukkan sinyal-sinyal perdamaian. Hal ini membuat harga minyak dunia semakin melambung, yang mau tak mau juga berpengaruh besar terhadap nilai tukar dolar AS terhadap mata uang negara-negara lain. Tak terkecuali nilai tukar rupiah, yang dalam beberapa waktu terakhir terus tertekan ke level terendah. Lalu, akan ke manakah arah pergerakan nilai tukar tersebut selanjutnya?\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ujOOxia9MNc"}}, {"key": "@tribunjakarta", "attributes": {"label": "@tribunjakarta", "x": 387.62757773449033, "y": 601.48575742375, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.48, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "FjH6E0K0ijE", "id": "@tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Bersiap! Ekonomi Melambat Akibat Perang AS Vs Iran, Rupiah dan Subsidi Makin Terkapar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Konflik bersenjata antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang telah berlangsung selama dua bulan kini mulai menunjukkan dampak serius terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia.\n\nLonjakan harga minyak dunia yang menembus 100 dolar AS per barel memicu tekanan berlapis, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, meningkatnya risiko keluarnya modal asing, hingga bertambahnya beban subsidi energi pemerintah.\n\nKepala Center of Macroeconomics and Finance INDEF, M Rizal Taufikurrahman, menyebut perang di Timur Tengah telah mentransmisikan guncangan eksternal ke perekonomian domestik, terutama melalui kenaikan harga energi dan depresiasi rupiah.\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/bisnis/782...\n\nEditor Video : Muhammad Arief Prasetyo\nUploader: winda rahmawati\n#EkonomiIndonesia, #RupiahMelemah, #KrisisEnergi, #PerangASIran, #SubsidiBBM, #BreakingNews, #UpdateEkonomi, #IHSG, #Inflasi, #Geopolitik, #TimurTengah, #KebijakanFiskal, #SriMulyani, #PrabowoSubianto, #InfoKeuangan, #BeritaTerbaru, #EkonomiMelambat, #KursDollar, #KedaulatanEkonomi, #Dunia2026\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "FjH6E0K0ijE"}}, {"key": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "tribunjakarta", "x": 179.2662011872006, "y": 819.1206074621726, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.484, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FjH6E0K0ijE", "id": "tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Bersiap! Ekonomi Melambat Akibat Perang AS Vs Iran, Rupiah dan Subsidi Makin Terkapar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Konflik bersenjata antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang telah berlangsung selama dua bulan kini mulai menunjukkan dampak serius terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia.\n\nLonjakan harga minyak dunia yang menembus 100 dolar AS per barel memicu tekanan berlapis, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, meningkatnya risiko keluarnya modal asing, hingga bertambahnya beban subsidi energi pemerintah.\n\nKepala Center of Macroeconomics and Finance INDEF, M Rizal Taufikurrahman, menyebut perang di Timur Tengah telah mentransmisikan guncangan eksternal ke perekonomian domestik, terutama melalui kenaikan harga energi dan depresiasi rupiah.\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/bisnis/782...\n\nEditor Video : Muhammad Arief Prasetyo\nUploader: winda rahmawati\n#EkonomiIndonesia, #RupiahMelemah, #KrisisEnergi, #PerangASIran, #SubsidiBBM, #BreakingNews, #UpdateEkonomi, #IHSG, #Inflasi, #Geopolitik, #TimurTengah, #KebijakanFiskal, #SriMulyani, #PrabowoSubianto, #InfoKeuangan, #BeritaTerbaru, #EkonomiMelambat, #KursDollar, #KedaulatanEkonomi, #Dunia2026\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "FjH6E0K0ijE"}}, {"key": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "tribun.jakart...", "x": 709.4783860211862, "y": 158.34978772778663, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.484, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FjH6E0K0ijE", "id": "tribun.jakart...", "source": "youtube-000001", "content": "Bersiap! Ekonomi Melambat Akibat Perang AS Vs Iran, Rupiah dan Subsidi Makin Terkapar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Konflik bersenjata antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang telah berlangsung selama dua bulan kini mulai menunjukkan dampak serius terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia.\n\nLonjakan harga minyak dunia yang menembus 100 dolar AS per barel memicu tekanan berlapis, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, meningkatnya risiko keluarnya modal asing, hingga bertambahnya beban subsidi energi pemerintah.\n\nKepala Center of Macroeconomics and Finance INDEF, M Rizal Taufikurrahman, menyebut perang di Timur Tengah telah mentransmisikan guncangan eksternal ke perekonomian domestik, terutama melalui kenaikan harga energi dan depresiasi rupiah.\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/bisnis/782...\n\nEditor Video : Muhammad Arief Prasetyo\nUploader: winda rahmawati\n#EkonomiIndonesia, #RupiahMelemah, #KrisisEnergi, #PerangASIran, #SubsidiBBM, #BreakingNews, #UpdateEkonomi, #IHSG, #Inflasi, #Geopolitik, #TimurTengah, #KebijakanFiskal, #SriMulyani, #PrabowoSubianto, #InfoKeuangan, #BeritaTerbaru, #EkonomiMelambat, #KursDollar, #KedaulatanEkonomi, #Dunia2026\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "FjH6E0K0ijE"}}, {"key": "@kronologifakta", "attributes": {"label": "@kronologifakta", "x": 267.32070113011173, "y": 652.4902135836971, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.48, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "YDZcULfjXKY", "id": "@kronologifakta", "source": "youtube-000001", "content": "GAWAT SERIUS! RUPIAH AMBRUK 21 RIBU BERARTI APA UNTUK ANDA?\n\nSumber ini memaparkan potensi krisis ekonomi di Indonesia yang dipicu oleh ancaman pelemahan nilai tukar rupiah hingga angka 21.000 per dolar. Penurunan nilai mata uang tersebut diprediksi akan *melambungkan harga barang impor, meningkatkan beban utang luar negeri secara drastis, serta menekan *daya beli masyarakat yang sudah mulai melemah.\n\nSituasi sulit ini diperkirakan dapat memicu gelombang PHK massal di berbagai sektor industri dan memaksa pemerintah mengambil kebijakan ekstrem seperti pencabutan subsidi. Selain faktor eksternal seperti *konflik Timur Tengah dan kebijakan suku bunga Amerika Serikat, sumber ini menyoroti ketidaksiapan dana cadangan serta risiko ketidakstabilan sosial-politik.\n\nSebagai langkah antisipasi, masyarakat disarankan untuk segera menyiapkan dana darurat serta mengalihkan aset ke dalam bentuk emas atau perak. Secara keseluruhan, narasi ini berfungsi sebagai pengingat kritis agar individu dan negara bersiap menghadapi kemungkinan tekanan finansial yang lebih berat di masa depan.\n\nSetiap kejadian punya cerita, setiap fakta punya rahasia. Kronologi Fakta hadir untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi secara kronologis dan tajam.\nmengupas tentang sejarah, berita terbaru, investigasi, dan edukasi.\n\nDirangkum ulang dari sumber terpercaya.\nSubscribe ‪‬ untuk update informasi faktual setiap hari!\n#politik #geopolitik #ekonomidunia #investigasikriminal #investigasimendalam #investigasi #kronologi #sejarah #edukasisejarah #faktamenarik #faktasejarah #faktaberita #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritadunia #sejarahdunia #educationworld #kronologifakta #infosejarah #infofakta #infokriminal #kejadiannyata", "post_id": "YDZcULfjXKY"}}, {"key": "kronologifakta", "attributes": {"label": "kronologifakta", "x": 367.66462445257577, "y": 606.4526631616907, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.4881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "YDZcULfjXKY", "id": "kronologifakta", "source": "youtube-000001", "content": "GAWAT SERIUS! RUPIAH AMBRUK 21 RIBU BERARTI APA UNTUK ANDA?\n\nSumber ini memaparkan potensi krisis ekonomi di Indonesia yang dipicu oleh ancaman pelemahan nilai tukar rupiah hingga angka 21.000 per dolar. Penurunan nilai mata uang tersebut diprediksi akan *melambungkan harga barang impor, meningkatkan beban utang luar negeri secara drastis, serta menekan *daya beli masyarakat yang sudah mulai melemah.\n\nSituasi sulit ini diperkirakan dapat memicu gelombang PHK massal di berbagai sektor industri dan memaksa pemerintah mengambil kebijakan ekstrem seperti pencabutan subsidi. Selain faktor eksternal seperti *konflik Timur Tengah dan kebijakan suku bunga Amerika Serikat, sumber ini menyoroti ketidaksiapan dana cadangan serta risiko ketidakstabilan sosial-politik.\n\nSebagai langkah antisipasi, masyarakat disarankan untuk segera menyiapkan dana darurat serta mengalihkan aset ke dalam bentuk emas atau perak. Secara keseluruhan, narasi ini berfungsi sebagai pengingat kritis agar individu dan negara bersiap menghadapi kemungkinan tekanan finansial yang lebih berat di masa depan.\n\nSetiap kejadian punya cerita, setiap fakta punya rahasia. Kronologi Fakta hadir untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi secara kronologis dan tajam.\nmengupas tentang sejarah, berita terbaru, investigasi, dan edukasi.\n\nDirangkum ulang dari sumber terpercaya.\nSubscribe ‪‬ untuk update informasi faktual setiap hari!\n#politik #geopolitik #ekonomidunia #investigasikriminal #investigasimendalam #investigasi #kronologi #sejarah #edukasisejarah #faktamenarik #faktasejarah #faktaberita #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritadunia #sejarahdunia #educationworld #kronologifakta #infosejarah #infofakta #infokriminal #kejadiannyata", "post_id": "YDZcULfjXKY"}}], "edges": [{"key": "sholah01035817", "source": "sholah01035817", "target": "Boediantar4", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "p4piKRiS", "source": "p4piKRiS", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "rezatri07", "source": "rezatri07", "target": "CNNIndonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Ahadsan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Datoobama", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Hidden", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Malaydesh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "yudie", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "andiaskarbotak76", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "maha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "KAKEK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "ADRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "jay", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "pak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "OFFICIAL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Anik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "financialmindset.idn", "source": "financialmindset.idn", "target": "ternakuang.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "maklumat.id", "source": "maklumat.id", "target": "bhimayudhistira", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "richmindsetidn", "source": "richmindsetidn", "target": "ternakuang.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "irhamshlaw", "source": "irhamshlaw", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "target": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kronologifakta", "source": "@kronologifakta", "target": "kronologifakta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}