{"nodes": [{"key": "sscbatam", "attributes": {"label": "sscbatam", "x": 653.7304457317098, "y": 144.36769254043557, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 116.959, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3888076332689754617_1068979465", "id": "sscbatam", "source": "instagram-000001", "content": "🇮🇩 Realisasi investasi Batam pada triwulan pertama 2026 melonjak hingga 103 persen melampaui capaian tahun lalu.\n\nWalikota Batam dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad menyebut realisasi investasi triwulan I 2026 yang menembus Rp17,4 triliun mempertegas posisi kawasan ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi paling dinamis di Indonesia.\n\nCapaian tersebut menandai akselerasi kuat Batam karena tumbuh 102,85 persen secara tahunan. Secara regional, Batam mendominasi dengan menyumbang 73,5 persen dari total realisasi investasi di Kepulauan Riau (Kepri) yang mencapai Rp23,8 triliun.\n\n“Lonjakan ini menunjukkan bahwa Batam tidak hanya menarik investasi, tetapi juga mampu mengeksekusinya dengan lebih cepat, pasti, dan produktif,” kata Amsakar.\n\nKomposisi modal menunjukkan struktur yang kian tangguh. Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sebesar Rp8,8 triliun, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) meroket hingga 216 persen dengan nilai Rp8,5 triliun.\n\nSingapura masih menjadi investor asing terbesar dengan setoran Rp4,82 triliun. Arus modal tersebut mengalir deras ke sektor industri mesin, elektronik, kimia, serta farmasi yang menjadi penopang utama nilai tambah industri di Batam.\n\n“Batam memegang fungsi sentral dalam menggerakkan ekonomi kawasan yang membawa efek berantai ke sektor industri, logistik, perdagangan, dan jasa,” kata Wakil Walikota Batam dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. (med) ***\n\nRepost from:  \n#batam #kotabatam #sscbatam", "post_id": "3888076332689754617_1068979465"}}, {"key": "kata_batam", "attributes": {"label": "kata_batam", "x": 838.822940650776, "y": 885.2973743320465, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 216.3743, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3888076332689754617_1068979465", "id": "kata_batam", "source": "instagram-000001", "content": "🇮🇩 Realisasi investasi Batam pada triwulan pertama 2026 melonjak hingga 103 persen melampaui capaian tahun lalu.\n\nWalikota Batam dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad menyebut realisasi investasi triwulan I 2026 yang menembus Rp17,4 triliun mempertegas posisi kawasan ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi paling dinamis di Indonesia.\n\nCapaian tersebut menandai akselerasi kuat Batam karena tumbuh 102,85 persen secara tahunan. Secara regional, Batam mendominasi dengan menyumbang 73,5 persen dari total realisasi investasi di Kepulauan Riau (Kepri) yang mencapai Rp23,8 triliun.\n\n“Lonjakan ini menunjukkan bahwa Batam tidak hanya menarik investasi, tetapi juga mampu mengeksekusinya dengan lebih cepat, pasti, dan produktif,” kata Amsakar.\n\nKomposisi modal menunjukkan struktur yang kian tangguh. Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sebesar Rp8,8 triliun, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) meroket hingga 216 persen dengan nilai Rp8,5 triliun.\n\nSingapura masih menjadi investor asing terbesar dengan setoran Rp4,82 triliun. Arus modal tersebut mengalir deras ke sektor industri mesin, elektronik, kimia, serta farmasi yang menjadi penopang utama nilai tambah industri di Batam.\n\n“Batam memegang fungsi sentral dalam menggerakkan ekonomi kawasan yang membawa efek berantai ke sektor industri, logistik, perdagangan, dan jasa,” kata Wakil Walikota Batam dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. (med) ***\n\nRepost from:  \n#batam #kotabatam #sscbatam", "post_id": "3888076332689754617_1068979465"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "attributes": {"label": "@tuturmediadigital", "x": 300.0899963873773, "y": 189.62262134041862, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 116.959, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "L19YHMZizE0", "id": "@tuturmediadigital", "source": "youtube-000001", "content": "LIVE: 2 Bulan Perang Israel-AS Vs Iran, INDEF Ungkap Dampaknya ke Perekonomian Indonesia\n\nTUTUR.co.id - Eskalasi perang antara Israel dan Amerika Serikat melawan Iran yang telah berlangsung selama dua bulan mulai memberikan tekanan signifikan terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia. Kenaikan harga minyak dunia yang sempat menembus US$100 per barel memicu kekhawatiran terhadap inflasi, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga potensi capital outflow.\n\nMenanggapi kondisi tersebut, INDEF menggelar diskusi publik bertajuk “2 Bulan Perang Israel-AS Vs. Iran: Waspada Dampak ke Perekonomian!” guna mengkaji dampak konflik terhadap ekonomi nasional. Diskusi ini juga membahas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I dan II 2026 serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih adaptif bagi pemerintah dan pelaku usaha.\n\n#breakingnews #beritaterkini #newsupdate #beritaekonomi #tuturmediadigital #tuturtv \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...\n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------", "post_id": "L19YHMZizE0"}}, {"key": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "tuturtvmedia", "x": 566.9359853656251, "y": 466.42501995594023, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 216.3743, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "L19YHMZizE0", "id": "tuturtvmedia", "source": "youtube-000001", "content": "LIVE: 2 Bulan Perang Israel-AS Vs Iran, INDEF Ungkap Dampaknya ke Perekonomian Indonesia\n\nTUTUR.co.id - Eskalasi perang antara Israel dan Amerika Serikat melawan Iran yang telah berlangsung selama dua bulan mulai memberikan tekanan signifikan terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia. Kenaikan harga minyak dunia yang sempat menembus US$100 per barel memicu kekhawatiran terhadap inflasi, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga potensi capital outflow.\n\nMenanggapi kondisi tersebut, INDEF menggelar diskusi publik bertajuk “2 Bulan Perang Israel-AS Vs. Iran: Waspada Dampak ke Perekonomian!” guna mengkaji dampak konflik terhadap ekonomi nasional. Diskusi ini juga membahas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I dan II 2026 serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih adaptif bagi pemerintah dan pelaku usaha.\n\n#breakingnews #beritaterkini #newsupdate #beritaekonomi #tuturmediadigital #tuturtv \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...\n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------", "post_id": "L19YHMZizE0"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 109.6703089739235, "y": 679.3459979732418, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 116.959, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "MofXcmv1UWA", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Sampaikan Pesan Presiden Prabowo: “Uang Negara Cukup, Jangan Takut”\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Menteri Keuangan menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61% menandakan adanya akselerasi yang kuat dibandingkan periode sebelumnya.\n\n“Panda Bond (obligasi berdenominasi Renminbi China) di China dengan bunga yang lebih rendah sehingga kita tidak tergantung terlalu banyak ke dolar lagi. Jadi, diversifikasi kita akan lebih baik lagi ke depan,” kata Purbaya, Selasa (5/5/2026). \n\nPurbaya menyampaikan bahwa Presiden meminta dirinya untuk menenangkan publik terkait kondisi ekonomi nasional, khususnya di tengah dinamika pasar keuangan global.\n\n“Jadi, prospek kita bagus, Teman-teman semua. Enggak usah takut. Tadi Pak Presiden juga bilang sama saya, suruh sampaikan pesan bahwa uang saya cukup, duitnya banyak. Jadi, Anda enggak usah takut,” sambungnya. \n\nSementara itu, Ketua OJK, Friderica Widyasari Dewi, menjelaskan bahwa tekanan di pasar modal yang ditandai dengan outflow lebih disebabkan oleh faktor global, termasuk ketidakpastian \ngeopolitik dan kondisi suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama.\n\n“Selama fundamental ekonomi kita baik, kami meyakini kondisi ini akan berbalik,” ujarnya.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#menkeupurbaya #prabowo \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "MofXcmv1UWA"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 639.2618967727651, "y": 500.0800797411645, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 216.3743, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "MofXcmv1UWA", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Sampaikan Pesan Presiden Prabowo: “Uang Negara Cukup, Jangan Takut”\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Menteri Keuangan menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61% menandakan adanya akselerasi yang kuat dibandingkan periode sebelumnya.\n\n“Panda Bond (obligasi berdenominasi Renminbi China) di China dengan bunga yang lebih rendah sehingga kita tidak tergantung terlalu banyak ke dolar lagi. Jadi, diversifikasi kita akan lebih baik lagi ke depan,” kata Purbaya, Selasa (5/5/2026). \n\nPurbaya menyampaikan bahwa Presiden meminta dirinya untuk menenangkan publik terkait kondisi ekonomi nasional, khususnya di tengah dinamika pasar keuangan global.\n\n“Jadi, prospek kita bagus, Teman-teman semua. Enggak usah takut. Tadi Pak Presiden juga bilang sama saya, suruh sampaikan pesan bahwa uang saya cukup, duitnya banyak. Jadi, Anda enggak usah takut,” sambungnya. \n\nSementara itu, Ketua OJK, Friderica Widyasari Dewi, menjelaskan bahwa tekanan di pasar modal yang ditandai dengan outflow lebih disebabkan oleh faktor global, termasuk ketidakpastian \ngeopolitik dan kondisi suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama.\n\n“Selama fundamental ekonomi kita baik, kami meyakini kondisi ini akan berbalik,” ujarnya.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#menkeupurbaya #prabowo \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "MofXcmv1UWA"}}], "edges": [{"key": "sscbatam", "source": "sscbatam", "target": "kata_batam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "source": "@tuturmediadigital", "target": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}