{"nodes": [{"key": "dkhamid79", "attributes": {"label": "dkhamid79", "x": 60.32978003189915, "y": 895.0621792513514, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.4011, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051107486187630792", "id": "dkhamid79", "source": "tweet-000004", "content": "1. Intervensi \"Triple Intervention\" Bank Indonesia\n​Melakukan intervensi di pasar spot, pasar DNDF (Domestic Non-Deliverable Forward), dan pasar sekunder SBN secara simultan untuk memastikan likuiditas Dollar tetap terjaga dan spekulasi dapat diredam.", "post_id": "2051107486187630792"}}, {"key": "ChatibBasri", "attributes": {"label": "ChatibBasri", "x": 911.8075744601135, "y": 441.18686722859326, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.1921, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051107486187630792", "id": "ChatibBasri", "source": "tweet-000004", "content": "1. Intervensi \"Triple Intervention\" Bank Indonesia\n​Melakukan intervensi di pasar spot, pasar DNDF (Domestic Non-Deliverable Forward), dan pasar sekunder SBN secara simultan untuk memastikan likuiditas Dollar tetap terjaga dan spekulasi dapat diredam.", "post_id": "2051107486187630792"}}, {"key": "black_tea07", "attributes": {"label": "black_tea07", "x": 447.6401007004645, "y": 931.0130937621016, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.4011, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051670948621992067", "id": "black_tea07", "source": "tweet-000004", "content": "Dulu waktu purbaya kucurin 200T ke himbara sebenarnya saya gamang. Itu kan uang M1 dijadiin M0, saya paham dia ingin menguatkan likuiditas M0. Nampaknya, uang itu tidak benar-benar jadi M0 yg efektif. Entahlah kalau bulan 6-7 M2 nggk masuk, jebol fiskal kita.", "post_id": "2051670948621992067"}}, {"key": "eddesign_", "attributes": {"label": "eddesign_", "x": 375.29904278347004, "y": 739.7869703520114, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.1921, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051670948621992067", "id": "eddesign_", "source": "tweet-000004", "content": "Dulu waktu purbaya kucurin 200T ke himbara sebenarnya saya gamang. Itu kan uang M1 dijadiin M0, saya paham dia ingin menguatkan likuiditas M0. Nampaknya, uang itu tidak benar-benar jadi M0 yg efektif. Entahlah kalau bulan 6-7 M2 nggk masuk, jebol fiskal kita.", "post_id": "2051670948621992067"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 882.3948234099603, "y": 377.3738834300561, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.4011, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "1981062690010517997", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Saldo kas daerah Pemprov Jawa Barat sebesar Rp2,4 triliun tersebut dikelola melalui rekening pemerintah daerah (RPD) di Bank Indonesia, sesuai mekanisme pengelolaan keuangan negara. Dana ini bukan idle funds, melainkan likuiditas untuk kebutuhan operasional, pembayaran belanja", "post_id": "1981062690010517997"}}, {"key": "SUARAKRISTEN1", "attributes": {"label": "SUARAKRISTEN1", "x": 114.79746689893533, "y": 211.75296751910943, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.3314, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1981062690010517997", "id": "SUARAKRISTEN1", "source": "tweet-000004", "content": "Saldo kas daerah Pemprov Jawa Barat sebesar Rp2,4 triliun tersebut dikelola melalui rekening pemerintah daerah (RPD) di Bank Indonesia, sesuai mekanisme pengelolaan keuangan negara. Dana ini bukan idle funds, melainkan likuiditas untuk kebutuhan operasional, pembayaran belanja", "post_id": "1981062690010517997"}}, {"key": "sharpandshark", "attributes": {"label": "sharpandshark", "x": 514.8719281903408, "y": 137.36945841798132, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.3314, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1981062690010517997", "id": "sharpandshark", "source": "tweet-000004", "content": "Saldo kas daerah Pemprov Jawa Barat sebesar Rp2,4 triliun tersebut dikelola melalui rekening pemerintah daerah (RPD) di Bank Indonesia, sesuai mekanisme pengelolaan keuangan negara. Dana ini bukan idle funds, melainkan likuiditas untuk kebutuhan operasional, pembayaran belanja", "post_id": "1981062690010517997"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 955.4935651172038, "y": 284.5255658733584, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 22.3314, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1981062690010517997", "id": "bank_indonesia", "source": "tweet-000004", "content": "Saldo kas daerah Pemprov Jawa Barat sebesar Rp2,4 triliun tersebut dikelola melalui rekening pemerintah daerah (RPD) di Bank Indonesia, sesuai mekanisme pengelolaan keuangan negara. Dana ini bukan idle funds, melainkan likuiditas untuk kebutuhan operasional, pembayaran belanja", "post_id": "1981062690010517997"}}, {"key": "isengaj35853237", "attributes": {"label": "isengaj35853237", "x": 265.64435782574293, "y": 856.0833741029119, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.4011, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2049369188515692956", "id": "isengaj35853237", "source": "tweet-000004", "content": "Udah ditolak sm Purbaya tawaran IMF, kalo mentrinya masih yg sebelumnya nah itu malah nawarin diri😂 siapa yg gamau bro jd sales IMF, sales kredit mobil aja dapet 10%. bayangin jd salesnya IMF, berapa T bisa masuk kantong😂 untung Indo kali ini py mentri yg ga sudi jual negaranya", "post_id": "2049369188515692956"}}, {"key": "O5Bravo", "attributes": {"label": "O5Bravo", "x": 945.881908302113, "y": 448.9160196865304, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.1921, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049369188515692956", "id": "O5Bravo", "source": "tweet-000004", "content": "Udah ditolak sm Purbaya tawaran IMF, kalo mentrinya masih yg sebelumnya nah itu malah nawarin diri😂 siapa yg gamau bro jd sales IMF, sales kredit mobil aja dapet 10%. bayangin jd salesnya IMF, berapa T bisa masuk kantong😂 untung Indo kali ini py mentri yg ga sudi jual negaranya", "post_id": "2049369188515692956"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 300.190424959843, "y": 531.4797031124169, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.2628, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3885170685946159762_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🔥 Menkeu Purbaya Pede Ekonomi RI ‘Nyundul’ 8% dalam 3 Tahun, Angin Segar Buat IHSG?\nby  Academy\n\nSobat Cuan, ini bukan sekadar pidato optimistis… ini narasi makro yang bisa jadi bahan bakar besar buat market kalau terealisasi. Dan kalau benar ekonomi menuju 8%, banyak sektor bisa ikut pesta. 👇\n\n1️⃣ Fakta Utama\nMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa melempar target berani:\n✅ Pertumbuhan Q1–Q2 2026 di sekitar 5,5%\n✅ Dalam 2–3 tahun dibidik bisa tembus 8%\n✅ Mesin utamanya: sektor swasta + belanja pemerintah + reformasi struktur ekonomi\n\n2️⃣ Kenapa Ini Besar?\nKarena pertumbuhan ekonomi = bahan bakar laba emiten.\n\nSaat PDB naik: → konsumsi tumbuh\n→ kredit naik\n→ investasi meningkat\n→ laba korporasi bisa ikut terdongkrak\n\n3️⃣ Potensi Pemenang 📈\nKalau narasi ini jalan, sektor yang paling diuntungkan biasanya:\n🏦 Big Banks\nKredit ekspansi bisa meledak.\n\n🛒 Consumer Goods & Retail\nDaya beli naik = revenue ikut tumbuh.\n\n🏗️ Infrastruktur & Properti\nBelanja pembangunan bisa jadi katalis besar.\n\n4️⃣ Yang Perlu Diwaspadai ⚠️\nTapi target 8% masih proyeksi.\nDan market tahu bedanya narasi dengan realisasi.\n\nRisiko yang perlu dipantau: \n• eksekusi belanja pemerintah\n• pertumbuhan kredit riil\n• kondisi global/resesi eksternal\n• realisasi data PDB kuartalan\n\n5️⃣ Strategi Mainnya\n🗓️ Investor Long Term\nNarasi seperti ini cocok buat akumulasi bertahap di saham fundamental.\n\n🗓️ Swing Trader\nPantau rilis data PDB Mei.\n\n🗓️ Defensif\nTetap diversifikasi.\n\n6️⃣ Insight Penting\nYang menarik dari target 8% bukan angkanya…\nTapi pesan di baliknya.\nPemerintah sedang mencoba membangun confidence narrative.\n\n7️⃣ Kesimpulan\nTarget pertumbuhan 8% jelas sentimen positif buat IHSG.\n\nKalau terealisasi, potensi efek dominonya besar: \n✅ laba emiten naik\n✅ inflow asing terbuka\n✅ valuasi pasar bisa rerating\n\n📌 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya.\n📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#IHSG #EkonomiIndonesia #PDB8Persen #BBCA #BMRI", "post_id": "3885170685946159762_52512310886"}}, {"key": "honestindo", "attributes": {"label": "honestindo", "x": 438.0026451724424, "y": 321.3096168611169, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4011, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3885926250829779180_52081950393", "id": "honestindo", "source": "instagram-000001", "content": "Panggilan buat para Gamers dan pejuang push rank, ada pengumuman seru! 📣🎮 Sekarang kamu bisa #DitraktirHonest top up game favorit dengan  voucher! Cukup ajukan Kartu Kredit Honest pakai kode promo HONESTUNIPIN, bisa nikmati total voucher hingga Rp150.000 😆\n\nCara dapetinnya:\n1. Download Honest di Play Store & ajukan pakai kode promo\n2. Kalau disetujui, akan dapat e-voucher UniPin Rp100.000 via WhatsApp\n3. Gunakan minimal 80% limit di bulan pertama, dapat tambahan voucher Rp50.000\n\nSeru bangettt! Buruan apply sekarang sebelum promonya berakhir, periode promo dari 27 April sampai 26 Juli 2026. Info selengkapnya cek di: honest.co.id/promos 🫨🔥\n\n——\nHonest adalah kartu kredit yang fair dan transparan. Honest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Pengajuan Honest Card hanya melalui aplikasi Honest di Google Playstore.\n\n#DitraktirHonest #UniPin #Promo #ApprovedByHonest", "post_id": "3885926250829779180_52081950393"}}, {"key": "unipinindonesia", "attributes": {"label": "unipinindonesia", "x": 733.948194994104, "y": 681.9830041357513, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 32.1921, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885926250829779180_52081950393", "id": "unipinindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Panggilan buat para Gamers dan pejuang push rank, ada pengumuman seru! 📣🎮 Sekarang kamu bisa #DitraktirHonest top up game favorit dengan  voucher! Cukup ajukan Kartu Kredit Honest pakai kode promo HONESTUNIPIN, bisa nikmati total voucher hingga Rp150.000 😆\n\nCara dapetinnya:\n1. Download Honest di Play Store & ajukan pakai kode promo\n2. Kalau disetujui, akan dapat e-voucher UniPin Rp100.000 via WhatsApp\n3. Gunakan minimal 80% limit di bulan pertama, dapat tambahan voucher Rp50.000\n\nSeru bangettt! Buruan apply sekarang sebelum promonya berakhir, periode promo dari 27 April sampai 26 Juli 2026. Info selengkapnya cek di: honest.co.id/promos 🫨🔥\n\n——\nHonest adalah kartu kredit yang fair dan transparan. Honest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Pengajuan Honest Card hanya melalui aplikasi Honest di Google Playstore.\n\n#DitraktirHonest #UniPin #Promo #ApprovedByHonest", "post_id": "3885926250829779180_52081950393"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 413.3592137772104, "y": 139.37611225302072, "size": 5.35, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4011, "eigenvector": 27.1973, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3889618731537668968_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Setelah sempat mengalami penguatan selama tiga hari di pekan lalu, mata uang Rupiah kembali tertekan dalam, dimana data Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis lalu mencatat, Rupiah berada di level Rp17.378 per dolar Amerika Serikat. Level mata uang Garuda ini pun menjadi yang terlemah di sepanjang masa.\n\nSejumlah faktor dinilai menjadi pemicu depresiasi nilai tukar Rupiah, diantaranya perang berkepanjangan di Timur Tengah. blokade Selat Hormuz yang mendorong lonjakan harga minyak mentah dunia, dan keputusan bank sentral Amerika Serikat yang menahan suku bunga acuan di level 3,5 hingga 3,75%. \n\nDisisi lain, berdasarkan data Bank Indonesia, jumlah cadangan devisa Indonesia kembali mengalami penurunan di Maret 2026 menjadi USD148,2 miliar, dari sebelumnya USD151,9 miliar. Adapun jumlah cadangan devisa tercatat turun selama empat bulan yaitu sejak Desember 2025 hingga Maret 2026.\n\nSementara itu, Bank Indonesia saat ini juga terus berupaya menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah melalui penerapan bauran kebijakan moneter terintegrasi atau integrated monetary policy mix. Kebijakan tersebut diantaranya menjaga nilai tukar Rupiah dan inflasi, serta pengelolaan likuiditas di dalam sistem keuangan nasional.\n\nSaksikan pembahasan selengkapnya dalam program Market Review bersama Prasetyo Wibowo , Senin 4 Mei 2026, pukul 21.00 - 21.30 WIB. LIVE di IDX Channel (MNC VISION Ch 100, MNC PLAY Ch 128 HD, First Media Ch 389, K-VISION Ch 129, OXYGEN Ch 137 dan MY REPUBLIK Ch 576). Saksikan juga LIVE STREAMING di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV di APPS  store.\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #marketreview", "post_id": "3889618731537668968_3310659452"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 450.4446251890237, "y": 727.908032817655, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 36.7702, "eigenvector": 138.7819, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3889618731537668968_3310659452", "id": "prast_ulrich", "source": "instagram-000001", "content": "Setelah sempat mengalami penguatan selama tiga hari di pekan lalu, mata uang Rupiah kembali tertekan dalam, dimana data Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis lalu mencatat, Rupiah berada di level Rp17.378 per dolar Amerika Serikat. Level mata uang Garuda ini pun menjadi yang terlemah di sepanjang masa.\n\nSejumlah faktor dinilai menjadi pemicu depresiasi nilai tukar Rupiah, diantaranya perang berkepanjangan di Timur Tengah. blokade Selat Hormuz yang mendorong lonjakan harga minyak mentah dunia, dan keputusan bank sentral Amerika Serikat yang menahan suku bunga acuan di level 3,5 hingga 3,75%. \n\nDisisi lain, berdasarkan data Bank Indonesia, jumlah cadangan devisa Indonesia kembali mengalami penurunan di Maret 2026 menjadi USD148,2 miliar, dari sebelumnya USD151,9 miliar. Adapun jumlah cadangan devisa tercatat turun selama empat bulan yaitu sejak Desember 2025 hingga Maret 2026.\n\nSementara itu, Bank Indonesia saat ini juga terus berupaya menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah melalui penerapan bauran kebijakan moneter terintegrasi atau integrated monetary policy mix. Kebijakan tersebut diantaranya menjaga nilai tukar Rupiah dan inflasi, serta pengelolaan likuiditas di dalam sistem keuangan nasional.\n\nSaksikan pembahasan selengkapnya dalam program Market Review bersama Prasetyo Wibowo , Senin 4 Mei 2026, pukul 21.00 - 21.30 WIB. LIVE di IDX Channel (MNC VISION Ch 100, MNC PLAY Ch 128 HD, First Media Ch 389, K-VISION Ch 129, OXYGEN Ch 137 dan MY REPUBLIK Ch 576). Saksikan juga LIVE STREAMING di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV di APPS  store.\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #marketreview", "post_id": "3889618731537668968_3310659452"}}, {"key": "ketschoice", "attributes": {"label": "ketschoice", "x": 370.0373960674169, "y": 258.6339681264993, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 116.0058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7635131524873981204", "id": "ketschoice", "source": "tiktok-000001", "content": "Travel Fair yang Promonya Paling Oke⁉️✈️ Salah satu rekomendasi  adalah Garuda Indonesia Online Travel Fair.  Catat tanggal & promonya: 🗓️27 April – 3 Mei 2026 ✈️Harga spesial tiket pesawat domestik start from 2jtan & internasional start from 3jtan % Ekstra diskon hingga Rp5,5 juta dengan Mandiri Kartu Kredit, cicilan hingga 12 bulan! Pembelian tiket melalui: www.garuda-indonesia.com | aplikasi FlyGaruda | Tiket.com | Traveloka Cek info lengkapnya di sini: bmri.id/GOTF Bank Mandiri berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia #GOTF #MandiriKartuKredit #BankMandiri", "post_id": "7635131524873981204"}}, {"key": "amingandul06", "attributes": {"label": "amingandul06", "x": 890.2368180002248, "y": 454.3670936885036, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4011, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635760900976151829", "id": "amingandul06", "source": "tiktok-000001", "content": "Uang, ekonomi & inflasi indonesia Secara umum, pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia (BI) tidak menganut orientasi mencetak uang tanpa jaminan (balance). Kebijakan moneter kita sangat menjaga keseimbangan antara jumlah uang beredar dengan ketersediaan barang dan jasa agar tidak terjadi inflasi yang merusak daya beli masyarakat. Namun, ada beberapa konteks penting di mana \"pencetakan uang\" (dalam arti luas) dilakukan dengan strategi tertentu: 1. Mekanisme Burden Sharing (Berbagi Beban) Saat pandemi COVID-19, pemerintah dan BI menjalankan skema yang mirip dengan \"cetak uang\" untuk membiayai APBN, yang disebut Burden Sharing. Cara kerja: BI membeli obligasi pemerintah (SBN) secara langsung di pasar perdana. Tujuan: Membiayai belanja kesehatan dan bansos tanpa harus bergantung sepenuhnya pada utang luar negeri dengan bunga tinggi. Risiko: Jika dilakukan tanpa perhitungan pertumbuhan ekonomi riil, ini bisa memicu inflasi tinggi. Karena itu, skema ini bersifat sementara dan dipantau ketat. 2. Teori MMT (Modern Monetary Theory) Beberapa pihak sering mengusulkan agar Indonesia menggunakan MMT. Teori ini berargumen bahwa negara yang memiliki kedaulatan atas mata uangnya sendiri (seperti Rupiah) tidak perlu takut mencetak uang untuk membiayai pembangunan, selama kapasitas produksi nasional (seperti infrastruktur dan tenaga kerja) masih bisa menyerap uang tersebut tanpa memicu inflasi. Kenyataannya: Pemerintah Indonesia tetap bersikap konservatif dan tidak sepenuhnya menerapkan MMT karena risiko pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. 3. Risiko Jika \"Tanpa Balance\" Jika pemerintah mencetak uang hanya untuk membayar utang atau membagikannya tanpa adanya peningkatan produktivitas (pertumbuhan ekonomi), dampaknya akan sangat buruk: Hiperinflasi: Harga barang melonjak karena terlalu banyak uang mengejar barang yang jumlahnya sedikit (contoh ekstrem: Zimbabwe atau Venezuela). Kehilangan Kepercayaan: Masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada Rupiah dan beralih ke aset lain seperti emas atau mata uang asing, yang akan membuat Rupiah tidak bernilai. Nilai Tukar Anjlok: Uang yang beredar terlalu banyak akan membuat nilai tukar kita jatuh, sehingga harga barang impor (termasuk bahan baku industri) menjadi sangat mahal. Kesimpulan Orientasi Indonesia saat ini tetap pada stabilitas harga. Bank Indonesia biasanya hanya menambah jumlah uang beredar (likuiditas) sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi tahunan (sekitar 5%). Tujuannya adalah untuk memastikan ekonomi tetap berputar tanpa membuat harga-harga di pasar menjadi tidak terkendali. Intinya: Mencetak uang adalah alat, bukan solusi ajaib. Jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang nyata (produksi barang/jasa), uang tersebut hanya akan menjadi kertas yang kehilangan nilainya. #", "post_id": "7635760900976151829"}}, {"key": "amingandul", "attributes": {"label": "amingandul", "x": 376.6859364729296, "y": 414.83479819210123, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 32.1921, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635760900976151829", "id": "amingandul", "source": "tiktok-000001", "content": "Uang, ekonomi & inflasi indonesia Secara umum, pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia (BI) tidak menganut orientasi mencetak uang tanpa jaminan (balance). Kebijakan moneter kita sangat menjaga keseimbangan antara jumlah uang beredar dengan ketersediaan barang dan jasa agar tidak terjadi inflasi yang merusak daya beli masyarakat. Namun, ada beberapa konteks penting di mana \"pencetakan uang\" (dalam arti luas) dilakukan dengan strategi tertentu: 1. Mekanisme Burden Sharing (Berbagi Beban) Saat pandemi COVID-19, pemerintah dan BI menjalankan skema yang mirip dengan \"cetak uang\" untuk membiayai APBN, yang disebut Burden Sharing. Cara kerja: BI membeli obligasi pemerintah (SBN) secara langsung di pasar perdana. Tujuan: Membiayai belanja kesehatan dan bansos tanpa harus bergantung sepenuhnya pada utang luar negeri dengan bunga tinggi. Risiko: Jika dilakukan tanpa perhitungan pertumbuhan ekonomi riil, ini bisa memicu inflasi tinggi. Karena itu, skema ini bersifat sementara dan dipantau ketat. 2. Teori MMT (Modern Monetary Theory) Beberapa pihak sering mengusulkan agar Indonesia menggunakan MMT. Teori ini berargumen bahwa negara yang memiliki kedaulatan atas mata uangnya sendiri (seperti Rupiah) tidak perlu takut mencetak uang untuk membiayai pembangunan, selama kapasitas produksi nasional (seperti infrastruktur dan tenaga kerja) masih bisa menyerap uang tersebut tanpa memicu inflasi. Kenyataannya: Pemerintah Indonesia tetap bersikap konservatif dan tidak sepenuhnya menerapkan MMT karena risiko pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. 3. Risiko Jika \"Tanpa Balance\" Jika pemerintah mencetak uang hanya untuk membayar utang atau membagikannya tanpa adanya peningkatan produktivitas (pertumbuhan ekonomi), dampaknya akan sangat buruk: Hiperinflasi: Harga barang melonjak karena terlalu banyak uang mengejar barang yang jumlahnya sedikit (contoh ekstrem: Zimbabwe atau Venezuela). Kehilangan Kepercayaan: Masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada Rupiah dan beralih ke aset lain seperti emas atau mata uang asing, yang akan membuat Rupiah tidak bernilai. Nilai Tukar Anjlok: Uang yang beredar terlalu banyak akan membuat nilai tukar kita jatuh, sehingga harga barang impor (termasuk bahan baku industri) menjadi sangat mahal. Kesimpulan Orientasi Indonesia saat ini tetap pada stabilitas harga. Bank Indonesia biasanya hanya menambah jumlah uang beredar (likuiditas) sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi tahunan (sekitar 5%). Tujuannya adalah untuk memastikan ekonomi tetap berputar tanpa membuat harga-harga di pasar menjadi tidak terkendali. Intinya: Mencetak uang adalah alat, bukan solusi ajaib. Jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang nyata (produksi barang/jasa), uang tersebut hanya akan menjadi kertas yang kehilangan nilainya. #", "post_id": "7635760900976151829"}}, {"key": "@tvasuransi", "attributes": {"label": "@tvasuransi", "x": 115.2318365627607, "y": 274.22543611778417, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4011, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "rRjAVT40VKc", "id": "@tvasuransi", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu RI Purbaya Yudhi Sadewa APBN Kita Aman Berlapis Lapis Tidak Usah Khawatir\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih aman di tengah gejolak politik diberbagai belahan dunia.\n\nKredit: ‪‬ \n\n#youtubevideos #menterikeuangan #purbayayudhisadewa #apbnkita #kebijakanfiskal \n=============================================================\nWebsite: https://mediaasuransinews.co.id/\n\nSocial Media :\n\nFacebook\n  / media.asuran.  .\n  / majalah.medi.  .\n\nInstagram\n  / mediaasuran.  .\n\nLinkedin \n  / media-asu.  .\n\nTwitter\n  / media_asuransi  \n----------------------------------------------\nFor Business Inquiries : editor", "post_id": "rRjAVT40VKc"}}, {"key": "ptsmi_id", "attributes": {"label": "ptsmi_id", "x": 588.3037625393465, "y": 756.3385084835471, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7966, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "rRjAVT40VKc", "id": "ptsmi_id", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu RI Purbaya Yudhi Sadewa APBN Kita Aman Berlapis Lapis Tidak Usah Khawatir\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih aman di tengah gejolak politik diberbagai belahan dunia.\n\nKredit: ‪‬ \n\n#youtubevideos #menterikeuangan #purbayayudhisadewa #apbnkita #kebijakanfiskal \n=============================================================\nWebsite: https://mediaasuransinews.co.id/\n\nSocial Media :\n\nFacebook\n  / media.asuran.  .\n  / majalah.medi.  .\n\nInstagram\n  / mediaasuran.  .\n\nLinkedin \n  / media-asu.  .\n\nTwitter\n  / media_asuransi  \n----------------------------------------------\nFor Business Inquiries : editor", "post_id": "rRjAVT40VKc"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 554.3296932548665, "y": 579.1204466322663, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4011, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "DFT_teRuMy0", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "KABAR GEMBIRA! Menkeu Purbaya Targetkan Penyaluran Kredit Perumahan Besar-besaran!\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "DFT_teRuMy0"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 971.2513764774346, "y": 273.8684242469488, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 32.1921, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "DFT_teRuMy0", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "KABAR GEMBIRA! Menkeu Purbaya Targetkan Penyaluran Kredit Perumahan Besar-besaran!\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "DFT_teRuMy0"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 552.722548102736, "y": 310.7731855561564, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4011, "eigenvector": 138.7819, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "8s-W5QJEzlU", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Kredit Perbankan Menguat! BI Catat Lonjakan di Maret 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh sebesar 9,49 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan penyaluran kredit di sektor perbankan, yang mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pembiayaan di tengah kondisi ekonomi. Bank Indonesia menilai tren pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "8s-W5QJEzlU"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 13.444416302747065, "y": 614.7622957976648, "size": 8.71, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.5141, "eigenvector": 65.9994, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "8s-W5QJEzlU", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Kredit Perbankan Menguat! BI Catat Lonjakan di Maret 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh sebesar 9,49 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan penyaluran kredit di sektor perbankan, yang mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pembiayaan di tengah kondisi ekonomi. Bank Indonesia menilai tren pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "8s-W5QJEzlU"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 661.697915027321, "y": 677.53636306152, "size": 13.88, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.9793, "eigenvector": 125.8479, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "8s-W5QJEzlU", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Kredit Perbankan Menguat! BI Catat Lonjakan di Maret 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh sebesar 9,49 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan penyaluran kredit di sektor perbankan, yang mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pembiayaan di tengah kondisi ekonomi. Bank Indonesia menilai tren pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "8s-W5QJEzlU"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 33.26954365324053, "y": 713.9861745507778, "size": 13.88, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.9793, "eigenvector": 125.8479, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "8s-W5QJEzlU", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Kredit Perbankan Menguat! BI Catat Lonjakan di Maret 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh sebesar 9,49 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan penyaluran kredit di sektor perbankan, yang mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pembiayaan di tengah kondisi ekonomi. Bank Indonesia menilai tren pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "8s-W5QJEzlU"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 453.969614826551, "y": 265.8576091344211, "size": 13.88, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.9793, "eigenvector": 125.8479, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "8s-W5QJEzlU", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Kredit Perbankan Menguat! BI Catat Lonjakan di Maret 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh sebesar 9,49 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan penyaluran kredit di sektor perbankan, yang mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pembiayaan di tengah kondisi ekonomi. Bank Indonesia menilai tren pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "8s-W5QJEzlU"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 698.6189794204448, "y": 586.5940359667301, "size": 13.88, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.9793, "eigenvector": 125.8479, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "8s-W5QJEzlU", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Kredit Perbankan Menguat! BI Catat Lonjakan di Maret 2026 | MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan bahwa kredit perbankan pada Maret 2026 tumbuh sebesar 9,49 persen, meningkat dibandingkan realisasi pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen. Capaian ini menunjukkan adanya penguatan penyaluran kredit di sektor perbankan, yang mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pembiayaan di tengah kondisi ekonomi. Bank Indonesia menilai tren pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas sistem keuangan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "8s-W5QJEzlU"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 701.7964518696846, "y": 105.37587620061828, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4011, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "vCaVjeFtGt8", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah: Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#gubernurbi #rupiah #presidenprabowo \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "vCaVjeFtGt8"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 965.3214118400867, "y": 179.573480510966, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 32.1921, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vCaVjeFtGt8", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah: Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#gubernurbi #rupiah #presidenprabowo \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "vCaVjeFtGt8"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 482.51166726228155, "y": 782.5963706253508, "size": 13.88, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4011, "eigenvector": 125.8479, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "-8SPc-9o3XM", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "BI Laporkan Pertumbuhan Kredit Mencapai 9,49 Persen | PRIME MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 mencapai 9,49 persen. Capaian ini sedikit lebih tinggi dibandingkan Februari 2026 yang sebesar 9,37 persen, menunjukkan tren penyaluran kredit yang tetap stabil dan positif.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "-8SPc-9o3XM"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 857.5165387834326, "y": 644.4683920885053, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4011, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "5HCB1iAen-k", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Batasi Pembelian Dolar AS, Ini Tujuh Langkah Penguatan Rupiah Hasil Ratas di Istana\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam rapat terbatas di Istana pada Selasa (5/5) sore. \n\nLangkah tersebut mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pembatasan pembelian Dolar AS di pasar domestik.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "5HCB1iAen-k"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 25.666831098165922, "y": 729.9207183284295, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.3314, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5HCB1iAen-k", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Batasi Pembelian Dolar AS, Ini Tujuh Langkah Penguatan Rupiah Hasil Ratas di Istana\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam rapat terbatas di Istana pada Selasa (5/5) sore. \n\nLangkah tersebut mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pembatasan pembelian Dolar AS di pasar domestik.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "5HCB1iAen-k"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 380.9996604278304, "y": 578.489979684101, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.3314, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5HCB1iAen-k", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Batasi Pembelian Dolar AS, Ini Tujuh Langkah Penguatan Rupiah Hasil Ratas di Istana\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam rapat terbatas di Istana pada Selasa (5/5) sore. \n\nLangkah tersebut mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pembatasan pembelian Dolar AS di pasar domestik.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "5HCB1iAen-k"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 460.7208570300526, "y": 399.08486094754755, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.3314, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5HCB1iAen-k", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Batasi Pembelian Dolar AS, Ini Tujuh Langkah Penguatan Rupiah Hasil Ratas di Istana\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam rapat terbatas di Istana pada Selasa (5/5) sore. \n\nLangkah tersebut mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pembatasan pembelian Dolar AS di pasar domestik.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "5HCB1iAen-k"}}, {"key": "@Sulselsatu", "attributes": {"label": "@Sulselsatu", "x": 746.987293818666, "y": 16.842663640457943, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4011, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "0Ki5UJKuXfw", "id": "@Sulselsatu", "source": "youtube-000001", "content": "BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued.\n\nPernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto, Selasa (5/5/2026).\n\nPerry optimistis nilai tukar rupiah ke depan akan stabil dan kembali menguat.\n\nSaat ini, rupiah tercatat berada di level Rp17.424 per dolar AS.\n\nIa menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat.\n\nPertumbuhan ekonomi disebut mencapai 5,61 persen dengan inflasi yang tetap rendah.\n\nKredit juga tumbuh tinggi dan cadangan devisa dinilai dalam kondisi kuat.\n\nMenurut Perry, kondisi tersebut seharusnya mendukung penguatan rupiah.\n\nNamun, tekanan jangka pendek masih terjadi akibat faktor global.\n\nIa menyebut harga minyak tinggi dan kenaikan suku bunga AS sebagai pemicu.\n-------------------------------------------------------\nAyo Klik Subscribe Channel Youtube Sulselsatu.com\n   /   \nVideo terkini dan terbaru..\n------------------------------\nSound:  berlisensi Creative Commons Attribution (https://creativecommons.org/licenses/...)\n\nDisclaimer: \nThe images or videos on this channel sometimes come from various other media sources. Copyright is fully held by the source. If there is a problem with this, you can contact us here\n\nFor copyright matters please contact us at: \nPT. LATAMA MEDIA SATU \nNo Telepone: (0411) 467 4269\n-----------------------------", "post_id": "0Ki5UJKuXfw"}}, {"key": "sulselsatu", "attributes": {"label": "sulselsatu", "x": 511.0407834889137, "y": 129.5676790083361, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 32.1921, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "0Ki5UJKuXfw", "id": "sulselsatu", "source": "youtube-000001", "content": "BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued.\n\nPernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto, Selasa (5/5/2026).\n\nPerry optimistis nilai tukar rupiah ke depan akan stabil dan kembali menguat.\n\nSaat ini, rupiah tercatat berada di level Rp17.424 per dolar AS.\n\nIa menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat.\n\nPertumbuhan ekonomi disebut mencapai 5,61 persen dengan inflasi yang tetap rendah.\n\nKredit juga tumbuh tinggi dan cadangan devisa dinilai dalam kondisi kuat.\n\nMenurut Perry, kondisi tersebut seharusnya mendukung penguatan rupiah.\n\nNamun, tekanan jangka pendek masih terjadi akibat faktor global.\n\nIa menyebut harga minyak tinggi dan kenaikan suku bunga AS sebagai pemicu.\n-------------------------------------------------------\nAyo Klik Subscribe Channel Youtube Sulselsatu.com\n   /   \nVideo terkini dan terbaru..\n------------------------------\nSound:  berlisensi Creative Commons Attribution (https://creativecommons.org/licenses/...)\n\nDisclaimer: \nThe images or videos on this channel sometimes come from various other media sources. Copyright is fully held by the source. If there is a problem with this, you can contact us here\n\nFor copyright matters please contact us at: \nPT. LATAMA MEDIA SATU \nNo Telepone: (0411) 467 4269\n-----------------------------", "post_id": "0Ki5UJKuXfw"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 699.3179717874971, "y": 542.9300946320718, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.4011, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "y3mmCzRRXfU", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] ANTAM Cetak Laba Rp3,41 T di Q1 2026, Pendapatan Tembus Rp29 T | KABAR BURSA 60\n\nKABARBURSA.COM — PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) membukukan laba bersih Rp3,41 triliun pada kuartal pertama 2026, didorong pendapatan yang mencapai Rp29,32 triliun — meski arus kas operasi tercatat negatif Rp3,15 triliun, sinyal bahwa tekanan likuiditas masih perlu dicermati investor. Di sisi lain, SuperBank menggelar RUPST perdana pascaIPO dengan keputusan menahan dividen demi memperkuat ekspansi digital, sementara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang insentif tambahan bagi industri pasar modal untuk memperdalam basis investor domestik. Berita keempat datang dari Bekasi Timur: kecelakaan melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek memaksa KAI membatalkan sembilan perjalanan jarak jauh, berdampak pada sekitar 4.000 penumpang dengan estimasi kerugian tiket mencapai Rp1,32 miliar. Rangkaian berita ini relevan bagi investor, pelaku pasar, dan masyarakat umum karena menyentuh tiga dimensi sekaligus — kinerja emiten, kebijakan fiskal, dan layanan transportasi publik. Jangan lewatkan update berikutnya — subscribe sekarang dan sampaikan pandangan Kamu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#antam #superbank #kecelakaankereta #pasarmodal #sahamIndonesia #kinerjakeuangan #investasiIndonesia #kabarbursacom #beritaekonomi #krl #kai #rupst #insentifpasarmodal #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "y3mmCzRRXfU"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 736.3373580143119, "y": 971.8462633347283, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 32.1921, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "y3mmCzRRXfU", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] ANTAM Cetak Laba Rp3,41 T di Q1 2026, Pendapatan Tembus Rp29 T | KABAR BURSA 60\n\nKABARBURSA.COM — PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) membukukan laba bersih Rp3,41 triliun pada kuartal pertama 2026, didorong pendapatan yang mencapai Rp29,32 triliun — meski arus kas operasi tercatat negatif Rp3,15 triliun, sinyal bahwa tekanan likuiditas masih perlu dicermati investor. Di sisi lain, SuperBank menggelar RUPST perdana pascaIPO dengan keputusan menahan dividen demi memperkuat ekspansi digital, sementara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang insentif tambahan bagi industri pasar modal untuk memperdalam basis investor domestik. Berita keempat datang dari Bekasi Timur: kecelakaan melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek memaksa KAI membatalkan sembilan perjalanan jarak jauh, berdampak pada sekitar 4.000 penumpang dengan estimasi kerugian tiket mencapai Rp1,32 miliar. Rangkaian berita ini relevan bagi investor, pelaku pasar, dan masyarakat umum karena menyentuh tiga dimensi sekaligus — kinerja emiten, kebijakan fiskal, dan layanan transportasi publik. Jangan lewatkan update berikutnya — subscribe sekarang dan sampaikan pandangan Kamu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#antam #superbank #kecelakaankereta #pasarmodal #sahamIndonesia #kinerjakeuangan #investasiIndonesia #kabarbursacom #beritaekonomi #krl #kai #rupst #insentifpasarmodal #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "y3mmCzRRXfU"}}], "edges": [{"key": "dkhamid79", "source": "dkhamid79", "target": "ChatibBasri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "black_tea07", "source": "black_tea07", "target": "eddesign_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "SUARAKRISTEN1", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "sharpandshark", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "isengaj35853237", "source": "isengaj35853237", "target": "O5Bravo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "honestindo", "source": "honestindo", "target": "unipinindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ketschoice", "source": "ketschoice", "target": "ketschoice", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "amingandul06", "source": "amingandul06", "target": "amingandul", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@tvasuransi", "source": "@tvasuransi", "target": "ptsmi_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvasuransi", "source": "@tvasuransi", "target": "ptsmi_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Sulselsatu", "source": "@Sulselsatu", "target": "sulselsatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}