{"nodes": [{"key": "bhar13f", "attributes": {"label": "bhar13f", "x": 287.9647671381068, "y": 773.7557172429877, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.1663, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050500252948726240", "id": "bhar13f", "source": "tweet-000004", "content": "Prabowo meminta potongan aplikator ojol di bawah 10%, dengan ancaman 'kalau tidak mau, jangan usaha di Indonesia'. Kita semua setuju bahwa kesejahteraan driver ojol perlu diperjuangkan. Namun, aplikasi seperti Gojek dan Grab juga telah menciptakan jutaan lapangan kerja melalui", "post_id": "2050500252948726240"}}, {"key": "Makaryo0", "attributes": {"label": "Makaryo0", "x": 330.6174069835596, "y": 28.99510130980998, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 35.4576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050500252948726240", "id": "Makaryo0", "source": "tweet-000004", "content": "Prabowo meminta potongan aplikator ojol di bawah 10%, dengan ancaman 'kalau tidak mau, jangan usaha di Indonesia'. Kita semua setuju bahwa kesejahteraan driver ojol perlu diperjuangkan. Namun, aplikasi seperti Gojek dan Grab juga telah menciptakan jutaan lapangan kerja melalui", "post_id": "2050500252948726240"}}, {"key": "nugraha_besoes", "attributes": {"label": "nugraha_besoes", "x": 1.9866480062628034, "y": 79.7300749240153, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.1663, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051138368403353875", "id": "nugraha_besoes", "source": "tweet-000004", "content": "Dari sisi perusahaan, untuk mendapatkan profit lalu bisa bagi Deviden & biaya operasional manajerial perusahaan + kurangi biaya modal sehingga harga GoTo di IHSG bisa naik. Kalo yg dijelaskan ini, sy sering tanya driver ojol grab gojek kira2 mirip.", "post_id": "2051138368403353875"}}, {"key": "Hnirankara", "attributes": {"label": "Hnirankara", "x": 352.4751516782105, "y": 330.43721105139014, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 35.4576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051138368403353875", "id": "Hnirankara", "source": "tweet-000004", "content": "Dari sisi perusahaan, untuk mendapatkan profit lalu bisa bagi Deviden & biaya operasional manajerial perusahaan + kurangi biaya modal sehingga harga GoTo di IHSG bisa naik. Kalo yg dijelaskan ini, sy sering tanya driver ojol grab gojek kira2 mirip.", "post_id": "2051138368403353875"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 572.8647193283265, "y": 313.41016790486754, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.1663, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051103980810350804", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Potongan 20% memang terasa berat buat driver ojol karena setelah potong bensin & maintenance, penghasilan bersih sering tipis. Tapi platform seperti Gojek/Grab juga tanggung biaya besar: server, app development, marketing, subsidi, asuransi, & payment gateway.\n\nKalau dipaksa", "post_id": "2051103980810350804"}}, {"key": "OniDewono", "attributes": {"label": "OniDewono", "x": 534.1098422274638, "y": 540.100125025974, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.3119, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051103980810350804", "id": "OniDewono", "source": "tweet-000004", "content": "Potongan 20% memang terasa berat buat driver ojol karena setelah potong bensin & maintenance, penghasilan bersih sering tipis. Tapi platform seperti Gojek/Grab juga tanggung biaya besar: server, app development, marketing, subsidi, asuransi, & payment gateway.\n\nKalau dipaksa", "post_id": "2051103980810350804"}}, {"key": "doktermarket", "attributes": {"label": "doktermarket", "x": 544.32432960822, "y": 706.8619106381027, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.3119, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051103980810350804", "id": "doktermarket", "source": "tweet-000004", "content": "Potongan 20% memang terasa berat buat driver ojol karena setelah potong bensin & maintenance, penghasilan bersih sering tipis. Tapi platform seperti Gojek/Grab juga tanggung biaya besar: server, app development, marketing, subsidi, asuransi, & payment gateway.\n\nKalau dipaksa", "post_id": "2051103980810350804"}}, {"key": "samarindaterkini", "attributes": {"label": "samarindaterkini", "x": 616.521191555151, "y": 90.5493222867645, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.1663, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890124256071461201_2313193552", "id": "samarindaterkini", "source": "instagram-000001", "content": "Sejumlah mitra ojek online (ojol) menggelar aksi protes dengan mendatangi kantor Grab di Jalan Wahid Hasyim. Aksi ini dipicu keluhan para driver yang menilai orderan tengah sepi, namun pihak aplikator masih terus membuka pendaftaran mitra baru.\n\nVideo Source;  \n\n#kalimantantimur \n#samarinda\n#viralreels \n#samarindasosmed", "post_id": "3890124256071461201_2313193552"}}, {"key": "smr_today", "attributes": {"label": "smr_today", "x": 18.856066816794304, "y": 285.8355104600527, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 84.3316, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3890124256071461201_2313193552", "id": "smr_today", "source": "instagram-000001", "content": "Sejumlah mitra ojek online (ojol) menggelar aksi protes dengan mendatangi kantor Grab di Jalan Wahid Hasyim. Aksi ini dipicu keluhan para driver yang menilai orderan tengah sepi, namun pihak aplikator masih terus membuka pendaftaran mitra baru.\n\nVideo Source;  \n\n#kalimantantimur \n#samarinda\n#viralreels \n#samarindasosmed", "post_id": "3890124256071461201_2313193552"}}, {"key": "samarindasosmed", "attributes": {"label": "samarindasosmed", "x": 644.4782134324245, "y": 166.49219876725707, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.1663, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890161154949215881_49800427471", "id": "samarindasosmed", "source": "instagram-000001", "content": "Sejumlah mitra ojek online (ojol) menggelar aksi protes dengan mendatangi kantor Grab di Jalan Wahid Hasyim. Aksi ini dipicu keluhan para driver yang menilai orderan tengah sepi, namun pihak aplikator masih terus membuka pendaftaran mitra baru.\n\nPara ojol menilai kebijakan tersebut memperparah persaingan di lapangan, sehingga pendapatan mereka semakin menurun. Dalam aksinya, massa meminta agar perusahaan segera mengevaluasi sistem rekrutmen dan pembagian order agar lebih adil.\n\nSumber Video ;  \n\n#kalimantantimur \n#samarinda\n#viralreels \n#samarindasosmed", "post_id": "3890161154949215881_49800427471"}}, {"key": "jakarta_siders", "attributes": {"label": "jakarta_siders", "x": 531.7892243818083, "y": 699.4293301440168, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.1663, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3885976129685266728_69607977488", "id": "jakarta_siders", "source": "instagram-000001", "content": "Rabu (29/4) ratusan ojek online melakukan demo di Kantor Grab, Gedung South Quarter, Cilandak, Jakarta Selatan.\n\nAksi dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan aplikator yang khususnya berdampak ke pendapatan mitra atau para driver.\n\nBahkan guna mendukung aksi, sejumlah driver sepakat melakukan off bid atau mematikan aplikasi secara serentak.\n\nHingga kini belum ada respon atau pernyataan resmi dari pihak aplikasi, baik Gojek maupun Grab terkait tuntutan para driver.\n\nWaduh, gimana menurut kalian?🤔\n.\n.\n.\nAset : \n#jakartasiders", "post_id": "3885976129685266728_69607977488"}}, {"key": "relawanranjaupaku", "attributes": {"label": "relawanranjaupaku", "x": 860.3391496616915, "y": 424.4535296308066, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 35.4576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885976129685266728_69607977488", "id": "relawanranjaupaku", "source": "instagram-000001", "content": "Rabu (29/4) ratusan ojek online melakukan demo di Kantor Grab, Gedung South Quarter, Cilandak, Jakarta Selatan.\n\nAksi dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan aplikator yang khususnya berdampak ke pendapatan mitra atau para driver.\n\nBahkan guna mendukung aksi, sejumlah driver sepakat melakukan off bid atau mematikan aplikasi secara serentak.\n\nHingga kini belum ada respon atau pernyataan resmi dari pihak aplikasi, baik Gojek maupun Grab terkait tuntutan para driver.\n\nWaduh, gimana menurut kalian?🤔\n.\n.\n.\nAset : \n#jakartasiders", "post_id": "3885976129685266728_69607977488"}}, {"key": "radarbromo", "attributes": {"label": "radarbromo", "x": 93.75893039822536, "y": 64.37108406984137, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.1663, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3881636815309575298_7465178568", "id": "radarbromo", "source": "instagram-000001", "content": "Kasus dugaan tindakan tak pantas oleh driver ojek online di Bandung viral di media sosial usai melibatkan seorang siswi kelas 5 SD sebagai korban.\n\nPeristiwa itu menjadi sorotan publik lantaran korban yang seharusnya diantar pulang malah sempat diajak menuju kos milik pengemudi.\n\nPeristiwa ini disebut terjadi di wilayah Antapani, Bandung, Jawa Barat, dan memicu kekhawatiran masyarakat terkait keamanan penggunaan ojek online bagi anak-anak.\n\n“Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari unggahan Threads egiw_giew pada Selasa, 21 April 2026.\n\nKakak korban mengatakan pada hari kejadian, orang tua tidak bisa menjemput sehingga sang ibu memesan ojek online untuk mengantar adiknya pulang.\n\n“Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban melalui akun Instagram \n\nKwtika perjalanan, korban mengaku mengalami tindakan tidak nyaman ketika kakinya beberapa kali dipegang oleh pengemudi dengan alasan posisi duduk yang terlalu ke belakang.\n\nAlih-alih langsung menuju rumah yang berada di kawasan Hantap dekat flyover Antapani, pengemudi justru mengajak korban mampir ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n“Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” tandasnya.", "post_id": "3881636815309575298_7465178568"}}, {"key": "roselei_rr.x.", "attributes": {"label": "roselei_rr.x.", "x": 199.06395200801796, "y": 688.0845671997338, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 55.8218, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3881636815309575298_7465178568", "id": "roselei_rr.x.", "source": "instagram-000001", "content": "Kasus dugaan tindakan tak pantas oleh driver ojek online di Bandung viral di media sosial usai melibatkan seorang siswi kelas 5 SD sebagai korban.\n\nPeristiwa itu menjadi sorotan publik lantaran korban yang seharusnya diantar pulang malah sempat diajak menuju kos milik pengemudi.\n\nPeristiwa ini disebut terjadi di wilayah Antapani, Bandung, Jawa Barat, dan memicu kekhawatiran masyarakat terkait keamanan penggunaan ojek online bagi anak-anak.\n\n“Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari unggahan Threads egiw_giew pada Selasa, 21 April 2026.\n\nKakak korban mengatakan pada hari kejadian, orang tua tidak bisa menjemput sehingga sang ibu memesan ojek online untuk mengantar adiknya pulang.\n\n“Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban melalui akun Instagram \n\nKwtika perjalanan, korban mengaku mengalami tindakan tidak nyaman ketika kakinya beberapa kali dipegang oleh pengemudi dengan alasan posisi duduk yang terlalu ke belakang.\n\nAlih-alih langsung menuju rumah yang berada di kawasan Hantap dekat flyover Antapani, pengemudi justru mengajak korban mampir ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n“Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” tandasnya.", "post_id": "3881636815309575298_7465178568"}}, {"key": "samarindaetam", "attributes": {"label": "samarindaetam", "x": 270.76808736596416, "y": 40.18048673229679, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.1663, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890104150578701097_3110854354", "id": "samarindaetam", "source": "instagram-000001", "content": "Mitra ojol geruduk kantor grab di jalan Wahid Hasyim protes aplikator yang terus membuka pendaftaraan disaat orderan lagi anyep (sepi).\n\nVideo", "post_id": "3890104150578701097_3110854354"}}, {"key": "indonewstodaycom", "attributes": {"label": "indonewstodaycom", "x": 754.7781795591271, "y": 490.7433849178053, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.1663, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880809705656940872_14791323369", "id": "indonewstodaycom", "source": "instagram-000001", "content": "Beredar di media sosial kasus driver ojek online (ojol) tidak amanah yang seharusnya mengantar ke rumah, justru dibawa ke kos-kosannya.\n\nMirisnya, penumpang driver ojol tersebut masih anak-anak, yakni seorang siswi kelas 5 SD di daerah Antapani, Bandung, Jawa Barat.\n\n“Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari keterangan unggahan Threads egiw_giew pada Selasa, 21 April 2026.\n\nKakak korban mengatakan bahwa pada hari tersebut, dirinya dan kedua orang tua mereka tidak bisa menjemput adiknya ke sekolah, sehingga dipesankan ojol oleh sang ibu.\n\n“Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban dengan akun Instagram \n\nSaat masih di atas motor, rupanya kaki adiknya beberapa kali dipegang oleh ojol tersebut, beralasan karena duduknya terlalu ke belakang.\n\n“Awal tujuan tuh kan dari sekolah ke rumah, nah rumahnya tuh di daerah Hantap deket flyover Antapani, tapi sama si ojolnya malah diajakin ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari,” terangnya.\n“Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” lanjutnya.\nLebih lanjut, karena adiknya sudah ketakutan, ia langsung menangis dan berteriak, tapi daerah di sekitar kos cukup sepi.\n\n“Karena panik si ojolnya, jadi lanjut dibawa pulang ke rumah,” imbuhnya.\n\nDalam keterangan lain yang berasal dari tangkapan layar chat WhatsApp yang beredar, saat itu korban belum sempat dibawa masuk ke dalam kos.\n\nDriver ojol tersebut mengatakan bahwa dirinya mengajak ke kosan dengan dalih biar lebih mudah jika ingin mencarinya.\n“Bilangnya cuma mau ngasih tau kosannya, siapa tau nyari karena udah ngerasa deket sama adik aku. Bener-bener nggak masuk akal yang diomongin dia,” tuturnya.\nDriver ojol yang diketahui bernama Joko itu kini telah diamankan oleh pihak Polsek Antapani pada Selasa malam, 21 April 2026.\n\n#voxpro #indonewstoday", "post_id": "3880809705656940872_14791323369"}}, {"key": "newsandalasdotcom", "attributes": {"label": "newsandalasdotcom", "x": 816.5428784083678, "y": 902.0505881501914, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.1663, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880773800711659951_42782166874", "id": "newsandalasdotcom", "source": "instagram-000001", "content": "Bandung (NewsAndalas.com)– Kasus dugaan pelecehan dan percobaan penculikan oleh oknum pengemudi ojek daring (ojol) menggemparkan masyarakat Bandung, Jawa Barat. Seorang siswi kelas 5 sekolah dasar di kawasan Antapani dilaporkan hampir menjadi korban setelah pengemudi ojol yang seharusnya mengantar ke rumah, justru membawanya ke tempat kos pelaku.\n\nPeristiwa ini viral di media sosial setelah keluarga korban membagikan kronologi kejadian melalui unggahan Threads egiw_giew pada Selasa (21/4/2026). Kakak korban melalui akun Instagram  mengungkapkan bahwa adiknya mengalami trauma berat dan tengah menjalani proses visum untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.\n\nMenurut keterangan kakak korban, orang tua tidak dapat menjemput adiknya di sekolah pada hari kejadian, sehingga mereka memesankan ojol. Korban diketahui sering mendapatkan pengemudi yang sama dalam perjalanan sebelumnya.\n\nSaat di atas motor, pelaku diduga mulai melancarkan aksi tidak sopan dengan memegang kaki korban. Pelaku berdalih tindakan tersebut dilakukan karena posisi duduk korban terlalu ke belakang. Saat dalam perjalanan, pelaku secara sepihak membelokkan arah dan memaksa korban menuju kos-kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n\"Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam’,\" terang kakak korban menirukan ucapan adiknya.\n\nBeruntung, korban yang ketakutan langsung menangis dan berteriak di kawasan sekitar kos yang cukup sepi. Panik dengan reaksi korban, pelaku akhirnya memutuskan mengantar siswi tersebut pulang ke rumah.\n\nSetelah sampai di rumah, korban memberanikan diri mengadu kepada ibunya bahwa pelaku sering memegang kakinya selama perjalanan. Pelaku bahkan berdalih mengajak korban ke kos agar lebih mudah ditemukan jika suatu saat korban ingin mencarinya lagi.\n\nMenanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Antapani bertindak cepat. Pelaku yang diketahui bernama Joko berhasil diamankan pada Selasa malam (21/4/2026) tanpa perlawanan.\n\nPihak Grab selaku penyedia layanan transportasi daring juga telah angkat bicara dan mengambil tindakan tegas. \"Sebagai langkah awal, kami telah menonaktifkan mitra pengemudi terkait dan akan terus berkoordinasi", "post_id": "3880773800711659951_42782166874"}}, {"key": "roselei_rr.x", "attributes": {"label": "roselei_rr.x", "x": 221.68021361324375, "y": 74.88800769585092, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 35.4576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880773800711659951_42782166874", "id": "roselei_rr.x", "source": "instagram-000001", "content": "Bandung (NewsAndalas.com)– Kasus dugaan pelecehan dan percobaan penculikan oleh oknum pengemudi ojek daring (ojol) menggemparkan masyarakat Bandung, Jawa Barat. Seorang siswi kelas 5 sekolah dasar di kawasan Antapani dilaporkan hampir menjadi korban setelah pengemudi ojol yang seharusnya mengantar ke rumah, justru membawanya ke tempat kos pelaku.\n\nPeristiwa ini viral di media sosial setelah keluarga korban membagikan kronologi kejadian melalui unggahan Threads egiw_giew pada Selasa (21/4/2026). Kakak korban melalui akun Instagram  mengungkapkan bahwa adiknya mengalami trauma berat dan tengah menjalani proses visum untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.\n\nMenurut keterangan kakak korban, orang tua tidak dapat menjemput adiknya di sekolah pada hari kejadian, sehingga mereka memesankan ojol. Korban diketahui sering mendapatkan pengemudi yang sama dalam perjalanan sebelumnya.\n\nSaat di atas motor, pelaku diduga mulai melancarkan aksi tidak sopan dengan memegang kaki korban. Pelaku berdalih tindakan tersebut dilakukan karena posisi duduk korban terlalu ke belakang. Saat dalam perjalanan, pelaku secara sepihak membelokkan arah dan memaksa korban menuju kos-kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n\"Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam’,\" terang kakak korban menirukan ucapan adiknya.\n\nBeruntung, korban yang ketakutan langsung menangis dan berteriak di kawasan sekitar kos yang cukup sepi. Panik dengan reaksi korban, pelaku akhirnya memutuskan mengantar siswi tersebut pulang ke rumah.\n\nSetelah sampai di rumah, korban memberanikan diri mengadu kepada ibunya bahwa pelaku sering memegang kakinya selama perjalanan. Pelaku bahkan berdalih mengajak korban ke kos agar lebih mudah ditemukan jika suatu saat korban ingin mencarinya lagi.\n\nMenanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Antapani bertindak cepat. Pelaku yang diketahui bernama Joko berhasil diamankan pada Selasa malam (21/4/2026) tanpa perlawanan.\n\nPihak Grab selaku penyedia layanan transportasi daring juga telah angkat bicara dan mengambil tindakan tegas. \"Sebagai langkah awal, kami telah menonaktifkan mitra pengemudi terkait dan akan terus berkoordinasi", "post_id": "3880773800711659951_42782166874"}}, {"key": "timothyshortform", "attributes": {"label": "timothyshortform", "x": 479.08203466088594, "y": 696.3999816652437, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.1663, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635349544364150036", "id": "timothyshortform", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab akhirnya angkat bicara terkait kebijakan Prabowo Subianto yang menurunkan potongan aplikasi ojek online menjadi 8%. Kebijakan ini disebut sebagai upaya untuk menciptakan sistem yang lebih seimbang antara perusahaan dan mitra pengemudi. Pemerintah juga menargetkan agar para driver bisa memperoleh pendapatan hingga minimal 92% dari setiap transaksi. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Tak hanya soal pendapatan, kebijakan ini juga diarahkan untuk memperkuat perlindungan sosial bagi para driver ojol, sehingga mereka memiliki jaminan yang lebih baik dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari. Sumber  | Crypto & Finance  #grab #prabowo #ojol", "post_id": "7635349544364150036"}}, {"key": "Blocknews", "attributes": {"label": "Blocknews", "x": 949.7193981614943, "y": 234.01656734218102, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 35.4576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635349544364150036", "id": "Blocknews", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab akhirnya angkat bicara terkait kebijakan Prabowo Subianto yang menurunkan potongan aplikasi ojek online menjadi 8%. Kebijakan ini disebut sebagai upaya untuk menciptakan sistem yang lebih seimbang antara perusahaan dan mitra pengemudi. Pemerintah juga menargetkan agar para driver bisa memperoleh pendapatan hingga minimal 92% dari setiap transaksi. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Tak hanya soal pendapatan, kebijakan ini juga diarahkan untuk memperkuat perlindungan sosial bagi para driver ojol, sehingga mereka memiliki jaminan yang lebih baik dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari. Sumber  | Crypto & Finance  #grab #prabowo #ojol", "post_id": "7635349544364150036"}}, {"key": "ngakviralngakrame.com", "attributes": {"label": "ngakviralngakrame.com", "x": 361.3725558472809, "y": 821.3717543760896, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.1663, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7631613734607260948", "id": "ngakviralngakrame.com", "source": "tiktok-000001", "content": "SUARAGLOBAL.ID - Beredar di media sosial kasus driver ojek online (ojol) tidak amanah yang seharusnya mengantar ke rumah, justru dibawa ke kos-kosannya. Mirisnya, penumpang driver ojol tersebut masih anak-anak, yakni seorang siswi kelas 5 SD di daerah Antapani, Bandung, Jawa Barat. “Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari keterangan unggahan Threads  pada Selasa, 21 April 2026. Terpisah, menurut pengakuan kakak korban, saat ini adiknya mengalami trauma dan menjalani proses visum untuk keperluan tindakan selanjutnya. Berniat Diajak ke Kos Selama Satu Jam Kakak korban mengatakan bahwa pada hari tersebut, dirinya dan kedua orang tua mereka tidak bisa menjemput adiknya ke sekolah, sehingga dipesankan ojol oleh sang ibu. “Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban dengan akun Instagram  Saat masih di atas motor, rupanya kaki adiknya beberapa kali dipegang oleh ojol tersebut, beralasan karena duduknya terlalu ke belakang. “Awal tujuan tuh kan dari sekolah ke rumah, nah rumahnya tuh di daerah Hantap deket flyover Antapani, tapi sama si ojolnya malah diajakin ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari,” terangnya. “Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” lanjutnya. Korban Menangis, Langsung Diantar ke Rumah Lebih lanjut, karena adiknya sudah ketakutan, ia langsung menangis dan berteriak, tapi daerah di sekitar kos cukup sepi. “Karena panik si ojolnya, jadi lanjut dibawa pulang ke rumah,” imbuhnya. Dalam keterangan lain yang berasal dari tangkapan layar chat WhatsApp yang beredar, saat itu korban belum sempat dibawa masuk ke dalam kos. Driver ojol tersebut mengatakan bahwa dirinya mengajak ke kosan dengan dalih biar lebih mudah jika ingin mencarinya. “Bilangnya cuma mau ngasih tau kosannya, siapa tau nyari karena udah ngerasa deket sama adik aku. Bener-bener nggak masuk akal yang diomongin dia,” tuturnya. Terungkap Beberapa Kali Bersikap Tidak Sopan Sampai di rumah, adiknya kemudian mengadu pada ibunya bahwa driver ojol sudah sering memegang kakinya. “Pas udah nyampe rumah, adik aku bilang ke ibu katanya, ‘Si ojolnya mesum pegang-pegang aku.’ Nah, ternyata setiap dapet ojol yang itu, adik aku emang suka dipegang-pegang kakinya,” jelas kakak korban. “Tapi, karena adik aku takut buat ngomong, jadi nggak diomongin ke ibu. Puncaknya tadi sampai dibawa ke kosannya karena mungkin pikiran si ojol tuh anaknya diem terus dia gituin tiap pegang-pegang kaki,” sambungnya. Diamankan Polisi dan Grab Nonaktifkan Driver Ojol Driver ojol yang diketahui bernama Joko itu kini telah diamankan oleh pihak Polsek Antapani pada Selasa malam, 21 April 2026. Tanpa perlawanan, Joko menurut saat dibawa oleh Polisi. Sementara itu, pihak Grab menegaskan tengah mendalami laporan tersebut secara serius. #bandunghits #anaksd #jabaristimewa #ngakviralngakrame #ojol  DEDI MULYADI", "post_id": "7631613734607260948"}}, {"key": "egiw_giew", "attributes": {"label": "egiw_giew", "x": 649.2372423589256, "y": 130.1569726726316, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2391, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631613734607260948", "id": "egiw_giew", "source": "tiktok-000001", "content": "SUARAGLOBAL.ID - Beredar di media sosial kasus driver ojek online (ojol) tidak amanah yang seharusnya mengantar ke rumah, justru dibawa ke kos-kosannya. Mirisnya, penumpang driver ojol tersebut masih anak-anak, yakni seorang siswi kelas 5 SD di daerah Antapani, Bandung, Jawa Barat. “Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari keterangan unggahan Threads  pada Selasa, 21 April 2026. Terpisah, menurut pengakuan kakak korban, saat ini adiknya mengalami trauma dan menjalani proses visum untuk keperluan tindakan selanjutnya. Berniat Diajak ke Kos Selama Satu Jam Kakak korban mengatakan bahwa pada hari tersebut, dirinya dan kedua orang tua mereka tidak bisa menjemput adiknya ke sekolah, sehingga dipesankan ojol oleh sang ibu. “Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban dengan akun Instagram  Saat masih di atas motor, rupanya kaki adiknya beberapa kali dipegang oleh ojol tersebut, beralasan karena duduknya terlalu ke belakang. “Awal tujuan tuh kan dari sekolah ke rumah, nah rumahnya tuh di daerah Hantap deket flyover Antapani, tapi sama si ojolnya malah diajakin ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari,” terangnya. “Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” lanjutnya. Korban Menangis, Langsung Diantar ke Rumah Lebih lanjut, karena adiknya sudah ketakutan, ia langsung menangis dan berteriak, tapi daerah di sekitar kos cukup sepi. “Karena panik si ojolnya, jadi lanjut dibawa pulang ke rumah,” imbuhnya. Dalam keterangan lain yang berasal dari tangkapan layar chat WhatsApp yang beredar, saat itu korban belum sempat dibawa masuk ke dalam kos. Driver ojol tersebut mengatakan bahwa dirinya mengajak ke kosan dengan dalih biar lebih mudah jika ingin mencarinya. “Bilangnya cuma mau ngasih tau kosannya, siapa tau nyari karena udah ngerasa deket sama adik aku. Bener-bener nggak masuk akal yang diomongin dia,” tuturnya. Terungkap Beberapa Kali Bersikap Tidak Sopan Sampai di rumah, adiknya kemudian mengadu pada ibunya bahwa driver ojol sudah sering memegang kakinya. “Pas udah nyampe rumah, adik aku bilang ke ibu katanya, ‘Si ojolnya mesum pegang-pegang aku.’ Nah, ternyata setiap dapet ojol yang itu, adik aku emang suka dipegang-pegang kakinya,” jelas kakak korban. “Tapi, karena adik aku takut buat ngomong, jadi nggak diomongin ke ibu. Puncaknya tadi sampai dibawa ke kosannya karena mungkin pikiran si ojol tuh anaknya diem terus dia gituin tiap pegang-pegang kaki,” sambungnya. Diamankan Polisi dan Grab Nonaktifkan Driver Ojol Driver ojol yang diketahui bernama Joko itu kini telah diamankan oleh pihak Polsek Antapani pada Selasa malam, 21 April 2026. Tanpa perlawanan, Joko menurut saat dibawa oleh Polisi. Sementara itu, pihak Grab menegaskan tengah mendalami laporan tersebut secara serius. #bandunghits #anaksd #jabaristimewa #ngakviralngakrame #ojol  DEDI MULYADI", "post_id": "7631613734607260948"}}, {"key": "KANG", "attributes": {"label": "KANG", "x": 604.0560641893848, "y": 764.3586825825467, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2391, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631613734607260948", "id": "KANG", "source": "tiktok-000001", "content": "SUARAGLOBAL.ID - Beredar di media sosial kasus driver ojek online (ojol) tidak amanah yang seharusnya mengantar ke rumah, justru dibawa ke kos-kosannya. Mirisnya, penumpang driver ojol tersebut masih anak-anak, yakni seorang siswi kelas 5 SD di daerah Antapani, Bandung, Jawa Barat. “Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari keterangan unggahan Threads  pada Selasa, 21 April 2026. Terpisah, menurut pengakuan kakak korban, saat ini adiknya mengalami trauma dan menjalani proses visum untuk keperluan tindakan selanjutnya. Berniat Diajak ke Kos Selama Satu Jam Kakak korban mengatakan bahwa pada hari tersebut, dirinya dan kedua orang tua mereka tidak bisa menjemput adiknya ke sekolah, sehingga dipesankan ojol oleh sang ibu. “Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban dengan akun Instagram  Saat masih di atas motor, rupanya kaki adiknya beberapa kali dipegang oleh ojol tersebut, beralasan karena duduknya terlalu ke belakang. “Awal tujuan tuh kan dari sekolah ke rumah, nah rumahnya tuh di daerah Hantap deket flyover Antapani, tapi sama si ojolnya malah diajakin ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari,” terangnya. “Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” lanjutnya. Korban Menangis, Langsung Diantar ke Rumah Lebih lanjut, karena adiknya sudah ketakutan, ia langsung menangis dan berteriak, tapi daerah di sekitar kos cukup sepi. “Karena panik si ojolnya, jadi lanjut dibawa pulang ke rumah,” imbuhnya. Dalam keterangan lain yang berasal dari tangkapan layar chat WhatsApp yang beredar, saat itu korban belum sempat dibawa masuk ke dalam kos. Driver ojol tersebut mengatakan bahwa dirinya mengajak ke kosan dengan dalih biar lebih mudah jika ingin mencarinya. “Bilangnya cuma mau ngasih tau kosannya, siapa tau nyari karena udah ngerasa deket sama adik aku. Bener-bener nggak masuk akal yang diomongin dia,” tuturnya. Terungkap Beberapa Kali Bersikap Tidak Sopan Sampai di rumah, adiknya kemudian mengadu pada ibunya bahwa driver ojol sudah sering memegang kakinya. “Pas udah nyampe rumah, adik aku bilang ke ibu katanya, ‘Si ojolnya mesum pegang-pegang aku.’ Nah, ternyata setiap dapet ojol yang itu, adik aku emang suka dipegang-pegang kakinya,” jelas kakak korban. “Tapi, karena adik aku takut buat ngomong, jadi nggak diomongin ke ibu. Puncaknya tadi sampai dibawa ke kosannya karena mungkin pikiran si ojol tuh anaknya diem terus dia gituin tiap pegang-pegang kaki,” sambungnya. Diamankan Polisi dan Grab Nonaktifkan Driver Ojol Driver ojol yang diketahui bernama Joko itu kini telah diamankan oleh pihak Polsek Antapani pada Selasa malam, 21 April 2026. Tanpa perlawanan, Joko menurut saat dibawa oleh Polisi. Sementara itu, pihak Grab menegaskan tengah mendalami laporan tersebut secara serius. #bandunghits #anaksd #jabaristimewa #ngakviralngakrame #ojol  DEDI MULYADI", "post_id": "7631613734607260948"}}, {"key": "gerindra", "attributes": {"label": "gerindra", "x": 712.0352940224791, "y": 12.955662373192789, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2391, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631613734607260948", "id": "gerindra", "source": "tiktok-000001", "content": "SUARAGLOBAL.ID - Beredar di media sosial kasus driver ojek online (ojol) tidak amanah yang seharusnya mengantar ke rumah, justru dibawa ke kos-kosannya. Mirisnya, penumpang driver ojol tersebut masih anak-anak, yakni seorang siswi kelas 5 SD di daerah Antapani, Bandung, Jawa Barat. “Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari keterangan unggahan Threads  pada Selasa, 21 April 2026. Terpisah, menurut pengakuan kakak korban, saat ini adiknya mengalami trauma dan menjalani proses visum untuk keperluan tindakan selanjutnya. Berniat Diajak ke Kos Selama Satu Jam Kakak korban mengatakan bahwa pada hari tersebut, dirinya dan kedua orang tua mereka tidak bisa menjemput adiknya ke sekolah, sehingga dipesankan ojol oleh sang ibu. “Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban dengan akun Instagram  Saat masih di atas motor, rupanya kaki adiknya beberapa kali dipegang oleh ojol tersebut, beralasan karena duduknya terlalu ke belakang. “Awal tujuan tuh kan dari sekolah ke rumah, nah rumahnya tuh di daerah Hantap deket flyover Antapani, tapi sama si ojolnya malah diajakin ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari,” terangnya. “Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” lanjutnya. Korban Menangis, Langsung Diantar ke Rumah Lebih lanjut, karena adiknya sudah ketakutan, ia langsung menangis dan berteriak, tapi daerah di sekitar kos cukup sepi. “Karena panik si ojolnya, jadi lanjut dibawa pulang ke rumah,” imbuhnya. Dalam keterangan lain yang berasal dari tangkapan layar chat WhatsApp yang beredar, saat itu korban belum sempat dibawa masuk ke dalam kos. Driver ojol tersebut mengatakan bahwa dirinya mengajak ke kosan dengan dalih biar lebih mudah jika ingin mencarinya. “Bilangnya cuma mau ngasih tau kosannya, siapa tau nyari karena udah ngerasa deket sama adik aku. Bener-bener nggak masuk akal yang diomongin dia,” tuturnya. Terungkap Beberapa Kali Bersikap Tidak Sopan Sampai di rumah, adiknya kemudian mengadu pada ibunya bahwa driver ojol sudah sering memegang kakinya. “Pas udah nyampe rumah, adik aku bilang ke ibu katanya, ‘Si ojolnya mesum pegang-pegang aku.’ Nah, ternyata setiap dapet ojol yang itu, adik aku emang suka dipegang-pegang kakinya,” jelas kakak korban. “Tapi, karena adik aku takut buat ngomong, jadi nggak diomongin ke ibu. Puncaknya tadi sampai dibawa ke kosannya karena mungkin pikiran si ojol tuh anaknya diem terus dia gituin tiap pegang-pegang kaki,” sambungnya. Diamankan Polisi dan Grab Nonaktifkan Driver Ojol Driver ojol yang diketahui bernama Joko itu kini telah diamankan oleh pihak Polsek Antapani pada Selasa malam, 21 April 2026. Tanpa perlawanan, Joko menurut saat dibawa oleh Polisi. Sementara itu, pihak Grab menegaskan tengah mendalami laporan tersebut secara serius. #bandunghits #anaksd #jabaristimewa #ngakviralngakrame #ojol  DEDI MULYADI", "post_id": "7631613734607260948"}}, {"key": "grab_ende", "attributes": {"label": "grab_ende", "x": 20.565227786492834, "y": 377.23738989849176, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.1663, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "7634460696146758919", "id": "grab_ende", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab Goes to School hadir! 🎓🚀 Bukan cuma kenalan aplikasi, tapi juga: ✅ Cara pesan Grab dengan mudah ✅ Tips pakai promo biar lebih hemat ✅ Info peluang jadi mitra Grab Yuk jadi bagian dari ekosistem digital bersama Grab 💚 #GrabGoesToSchool #GrabEnde #satuaplikasisemuabisa #manende  Ilyas   Helmy   Gani Official  RENTCAR ENDE  Ojek Online Ende  DONY 01", "post_id": "7634460696146758919"}}, {"key": "Siti", "attributes": {"label": "Siti", "x": 121.30027634756813, "y": 727.6656806827262, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.9764, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634460696146758919", "id": "Siti", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab Goes to School hadir! 🎓🚀 Bukan cuma kenalan aplikasi, tapi juga: ✅ Cara pesan Grab dengan mudah ✅ Tips pakai promo biar lebih hemat ✅ Info peluang jadi mitra Grab Yuk jadi bagian dari ekosistem digital bersama Grab 💚 #GrabGoesToSchool #GrabEnde #satuaplikasisemuabisa #manende  Ilyas   Helmy   Gani Official  RENTCAR ENDE  Ojek Online Ende  DONY 01", "post_id": "7634460696146758919"}}, {"key": "ianontheway", "attributes": {"label": "ianontheway", "x": 937.5793197652652, "y": 733.3492128666992, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.9764, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634460696146758919", "id": "ianontheway", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab Goes to School hadir! 🎓🚀 Bukan cuma kenalan aplikasi, tapi juga: ✅ Cara pesan Grab dengan mudah ✅ Tips pakai promo biar lebih hemat ✅ Info peluang jadi mitra Grab Yuk jadi bagian dari ekosistem digital bersama Grab 💚 #GrabGoesToSchool #GrabEnde #satuaplikasisemuabisa #manende  Ilyas   Helmy   Gani Official  RENTCAR ENDE  Ojek Online Ende  DONY 01", "post_id": "7634460696146758919"}}, {"key": "Bung", "attributes": {"label": "Bung", "x": 954.9699813065656, "y": 1.0497386407651854, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.9764, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634460696146758919", "id": "Bung", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab Goes to School hadir! 🎓🚀 Bukan cuma kenalan aplikasi, tapi juga: ✅ Cara pesan Grab dengan mudah ✅ Tips pakai promo biar lebih hemat ✅ Info peluang jadi mitra Grab Yuk jadi bagian dari ekosistem digital bersama Grab 💚 #GrabGoesToSchool #GrabEnde #satuaplikasisemuabisa #manende  Ilyas   Helmy   Gani Official  RENTCAR ENDE  Ojek Online Ende  DONY 01", "post_id": "7634460696146758919"}}, {"key": "Sheyla_R", "attributes": {"label": "Sheyla_R", "x": 980.3603486932192, "y": 167.92997488382156, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.9764, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634460696146758919", "id": "Sheyla_R", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab Goes to School hadir! 🎓🚀 Bukan cuma kenalan aplikasi, tapi juga: ✅ Cara pesan Grab dengan mudah ✅ Tips pakai promo biar lebih hemat ✅ Info peluang jadi mitra Grab Yuk jadi bagian dari ekosistem digital bersama Grab 💚 #GrabGoesToSchool #GrabEnde #satuaplikasisemuabisa #manende  Ilyas   Helmy   Gani Official  RENTCAR ENDE  Ojek Online Ende  DONY 01", "post_id": "7634460696146758919"}}, {"key": "Herry", "attributes": {"label": "Herry", "x": 969.3225721166714, "y": 797.979747145121, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.9764, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634460696146758919", "id": "Herry", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab Goes to School hadir! 🎓🚀 Bukan cuma kenalan aplikasi, tapi juga: ✅ Cara pesan Grab dengan mudah ✅ Tips pakai promo biar lebih hemat ✅ Info peluang jadi mitra Grab Yuk jadi bagian dari ekosistem digital bersama Grab 💚 #GrabGoesToSchool #GrabEnde #satuaplikasisemuabisa #manende  Ilyas   Helmy   Gani Official  RENTCAR ENDE  Ojek Online Ende  DONY 01", "post_id": "7634460696146758919"}}, {"key": "FIKAZ", "attributes": {"label": "FIKAZ", "x": 56.87297647230538, "y": 961.541652057207, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.9764, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634460696146758919", "id": "FIKAZ", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab Goes to School hadir! 🎓🚀 Bukan cuma kenalan aplikasi, tapi juga: ✅ Cara pesan Grab dengan mudah ✅ Tips pakai promo biar lebih hemat ✅ Info peluang jadi mitra Grab Yuk jadi bagian dari ekosistem digital bersama Grab 💚 #GrabGoesToSchool #GrabEnde #satuaplikasisemuabisa #manende  Ilyas   Helmy   Gani Official  RENTCAR ENDE  Ojek Online Ende  DONY 01", "post_id": "7634460696146758919"}}, {"key": "Eja", "attributes": {"label": "Eja", "x": 362.09595735123065, "y": 454.2638863219728, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.9764, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634460696146758919", "id": "Eja", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab Goes to School hadir! 🎓🚀 Bukan cuma kenalan aplikasi, tapi juga: ✅ Cara pesan Grab dengan mudah ✅ Tips pakai promo biar lebih hemat ✅ Info peluang jadi mitra Grab Yuk jadi bagian dari ekosistem digital bersama Grab 💚 #GrabGoesToSchool #GrabEnde #satuaplikasisemuabisa #manende  Ilyas   Helmy   Gani Official  RENTCAR ENDE  Ojek Online Ende  DONY 01", "post_id": "7634460696146758919"}}, {"key": "KOKO", "attributes": {"label": "KOKO", "x": 546.5655603569033, "y": 506.74239698773795, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.9764, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634460696146758919", "id": "KOKO", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab Goes to School hadir! 🎓🚀 Bukan cuma kenalan aplikasi, tapi juga: ✅ Cara pesan Grab dengan mudah ✅ Tips pakai promo biar lebih hemat ✅ Info peluang jadi mitra Grab Yuk jadi bagian dari ekosistem digital bersama Grab 💚 #GrabGoesToSchool #GrabEnde #satuaplikasisemuabisa #manende  Ilyas   Helmy   Gani Official  RENTCAR ENDE  Ojek Online Ende  DONY 01", "post_id": "7634460696146758919"}}, {"key": "Kletusraja", "attributes": {"label": "Kletusraja", "x": 386.649876630342, "y": 633.8164997399236, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.9764, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634460696146758919", "id": "Kletusraja", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab Goes to School hadir! 🎓🚀 Bukan cuma kenalan aplikasi, tapi juga: ✅ Cara pesan Grab dengan mudah ✅ Tips pakai promo biar lebih hemat ✅ Info peluang jadi mitra Grab Yuk jadi bagian dari ekosistem digital bersama Grab 💚 #GrabGoesToSchool #GrabEnde #satuaplikasisemuabisa #manende  Ilyas   Helmy   Gani Official  RENTCAR ENDE  Ojek Online Ende  DONY 01", "post_id": "7634460696146758919"}}, {"key": "samarindaetamid", "attributes": {"label": "samarindaetamid", "x": 831.9965705177834, "y": 266.5982528773471, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 19.1663, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "363524514060029_1573224100900230", "id": "samarindaetamid", "source": "facebook-000001", "content": "Mitra ojol geruduk kantor grab di jalan Wahid Hasyim protes aplikator yang terus membuka pendaftaraan disaat orderan lagi anyep (sepi).\n\nVideo", "post_id": "363524514060029_1573224100900230"}}, {"key": "PemkoMedan", "attributes": {"label": "PemkoMedan", "x": 196.69742141338688, "y": 197.23444937901803, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 19.1663, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "342550162479718_1367897498695982", "id": "PemkoMedan", "source": "facebook-000001", "content": "Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa ekspansi Grab Indonesia di Medan harus lebih dari sekadar memperluas layanan. Ia meminta agar langkah tersebut benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan ribuan mitra pengemudi.\n\nHal ini disampaikan dalam audiensi di Balai Kota Medan, Selasa (28/4/2026). Rico menilai Grab kini telah menjadi bagian penting dari kehidupan warga, mulai dari transportasi hingga aktivitas ekonomi digital, sehingga arah ekspansinya harus selaras dengan kebijakan pemerintah kota.\n\nIa juga mendorong kolaborasi konkret, termasuk penyelenggaraan event bersama yang melibatkan driver ojek online dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.\n\nBaca Berita selengkapnya di https://portal.medan.go.id/\n\n#ricowaas\n#ricozaki\n#zakiyuddinharahap\n#medanuntuksemua\n#pemkomedan\n\nJangan lupa 𝐟𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰, 𝐥𝐢𝐤𝐞, 𝐬𝐡𝐚𝐫𝐞 dan selalu update informasi seputar Pemerintah Kota Medan melalui akun media sosial kami :\n🌐 FB : Pemko Medan\n📹 YT : Pemko Medan\n🦜 X : \n📸 IG : \n📓 WB : portal.medan.go.id", "post_id": "342550162479718_1367897498695982"}}, {"key": "pemko.medan", "attributes": {"label": "pemko.medan", "x": 754.6112267282309, "y": 957.6649163489184, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 27.3119, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "342550162479718_1367897498695982", "id": "pemko.medan", "source": "facebook-000001", "content": "Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa ekspansi Grab Indonesia di Medan harus lebih dari sekadar memperluas layanan. Ia meminta agar langkah tersebut benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan ribuan mitra pengemudi.\n\nHal ini disampaikan dalam audiensi di Balai Kota Medan, Selasa (28/4/2026). Rico menilai Grab kini telah menjadi bagian penting dari kehidupan warga, mulai dari transportasi hingga aktivitas ekonomi digital, sehingga arah ekspansinya harus selaras dengan kebijakan pemerintah kota.\n\nIa juga mendorong kolaborasi konkret, termasuk penyelenggaraan event bersama yang melibatkan driver ojek online dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.\n\nBaca Berita selengkapnya di https://portal.medan.go.id/\n\n#ricowaas\n#ricozaki\n#zakiyuddinharahap\n#medanuntuksemua\n#pemkomedan\n\nJangan lupa 𝐟𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰, 𝐥𝐢𝐤𝐞, 𝐬𝐡𝐚𝐫𝐞 dan selalu update informasi seputar Pemerintah Kota Medan melalui akun media sosial kami :\n🌐 FB : Pemko Medan\n📹 YT : Pemko Medan\n🦜 X : \n📸 IG : \n📓 WB : portal.medan.go.id", "post_id": "342550162479718_1367897498695982"}}, {"key": "@hematdriver", "attributes": {"label": "@hematdriver", "x": 359.8266958290516, "y": 768.6411692648343, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.1663, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "AGrobX3bJTU", "id": "@hematdriver", "source": "youtube-000001", "content": "cari  cuan receh\n\n#grabdriver #caraakungrabgacor #maximdriver #gojekdriver #akungrabgacor #armvdrive\n📍SEMANGAT PEJUANG https://saweria.co/Arimvdriver\nDeskripsi ||\nSubscribe channel ini biar gak ketinggalan\nkonten-konten menarik lainnya di channel ini\njangan lupa nyalakan lonceng notifikasi nya\ngaeiss, jangan lupa juga untuk like, comment dan\nshare video video di channel ini ya!!\nAkhir kata saya ucapkan terima kasih !!\nTags:\nGrab driver, cara akun grab gacor, Maxim driver, Shopeefood driver, Gojek driver, Ojol, musim hujan ojol, akun grab gacor, grab driver tips, maxim rider tips, ojol tips, akun gacor, gojek tips, grab driver, gojek gacor, grab tips, grab, shopeefood tips, maxim rider, ojek online, layanan grab, grab review, gacor akun, cara jalankan orderan maxim, maxim akun prioritas, maxim tips, maxim pemula, cara dapatkan orderan maxim, driver shopeefood, shopeefood driver\n\n🔔 Jangan lupa Like, Share, dan Subscribe untuk konten menarik lainnya!\"\n\nyoutube: https://youtube.com/?si=VVBd...\nInstagram: https://www.instagram.com/armvdrive?i...", "post_id": "AGrobX3bJTU"}}, {"key": "Arboysmv", "attributes": {"label": "Arboysmv", "x": 883.7229521136916, "y": 805.6279068682675, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.4576, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "AGrobX3bJTU", "id": "Arboysmv", "source": "youtube-000001", "content": "cari  cuan receh\n\n#grabdriver #caraakungrabgacor #maximdriver #gojekdriver #akungrabgacor #armvdrive\n📍SEMANGAT PEJUANG https://saweria.co/Arimvdriver\nDeskripsi ||\nSubscribe channel ini biar gak ketinggalan\nkonten-konten menarik lainnya di channel ini\njangan lupa nyalakan lonceng notifikasi nya\ngaeiss, jangan lupa juga untuk like, comment dan\nshare video video di channel ini ya!!\nAkhir kata saya ucapkan terima kasih !!\nTags:\nGrab driver, cara akun grab gacor, Maxim driver, Shopeefood driver, Gojek driver, Ojol, musim hujan ojol, akun grab gacor, grab driver tips, maxim rider tips, ojol tips, akun gacor, gojek tips, grab driver, gojek gacor, grab tips, grab, shopeefood tips, maxim rider, ojek online, layanan grab, grab review, gacor akun, cara jalankan orderan maxim, maxim akun prioritas, maxim tips, maxim pemula, cara dapatkan orderan maxim, driver shopeefood, shopeefood driver\n\n🔔 Jangan lupa Like, Share, dan Subscribe untuk konten menarik lainnya!\"\n\nyoutube: https://youtube.com/?si=VVBd...\nInstagram: https://www.instagram.com/armvdrive?i...", "post_id": "AGrobX3bJTU"}}], "edges": [{"key": "bhar13f", "source": "bhar13f", "target": "Makaryo0", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "nugraha_besoes", "source": "nugraha_besoes", "target": "Hnirankara", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "OniDewono", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "doktermarket", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "samarindaterkini", "source": "samarindaterkini", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "samarindasosmed", "source": "samarindasosmed", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jakarta_siders", "source": "jakarta_siders", "target": "relawanranjaupaku", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radarbromo", "source": "radarbromo", "target": "roselei_rr.x.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "samarindaetam", "source": "samarindaetam", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "indonewstodaycom", "source": "indonewstodaycom", "target": "roselei_rr.x.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "newsandalasdotcom", "source": "newsandalasdotcom", "target": "roselei_rr.x", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "timothyshortform", "source": "timothyshortform", "target": "Blocknews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ngakviralngakrame.com", "source": "ngakviralngakrame.com", "target": "egiw_giew", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ngakviralngakrame.com", "source": "ngakviralngakrame.com", "target": "roselei_rr.x.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ngakviralngakrame.com", "source": "ngakviralngakrame.com", "target": "KANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ngakviralngakrame.com", "source": "ngakviralngakrame.com", "target": "gerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "grab_ende", "source": "grab_ende", "target": "Siti", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "grab_ende", "source": "grab_ende", "target": "ianontheway", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "grab_ende", "source": "grab_ende", "target": "Bung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "grab_ende", "source": "grab_ende", "target": "Sheyla_R", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "grab_ende", "source": "grab_ende", "target": "Herry", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "grab_ende", "source": "grab_ende", "target": "FIKAZ", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "grab_ende", "source": "grab_ende", "target": "Eja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "grab_ende", "source": "grab_ende", "target": "KOKO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "grab_ende", "source": "grab_ende", "target": "Kletusraja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "samarindaetamid", "source": "samarindaetamid", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "PemkoMedan", "source": "PemkoMedan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "PemkoMedan", "source": "PemkoMedan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@hematdriver", "source": "@hematdriver", "target": "Arboysmv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}