{"nodes": [{"key": "lovehusna99", "attributes": {"label": "lovehusna99", "x": 924.0588229783838, "y": 535.0001906215612, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 21.0309, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2049768037763678695", "id": "lovehusna99", "source": "tweet-000004", "content": "Green SM harus dicabut izinnya karena recruit driver ugal2an tidak patuh lalu lintas wong dpr ini gak nyambung itu perusahaan taxi vietnam salah cara prosedur recruotment driver tidak benar dan banyak pecatan grab,gojek,blue bird kata netizen supir green SM ugal2an", "post_id": "2049768037763678695"}}, {"key": "buywle", "attributes": {"label": "buywle", "x": 716.4234184839953, "y": 806.0946764231671, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.9691, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049768037763678695", "id": "buywle", "source": "tweet-000004", "content": "Green SM harus dicabut izinnya karena recruit driver ugal2an tidak patuh lalu lintas wong dpr ini gak nyambung itu perusahaan taxi vietnam salah cara prosedur recruotment driver tidak benar dan banyak pecatan grab,gojek,blue bird kata netizen supir green SM ugal2an", "post_id": "2049768037763678695"}}, {"key": "kemenhub151", "attributes": {"label": "kemenhub151", "x": 945.8929428969067, "y": 763.2579484371478, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 29.9691, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049768037763678695", "id": "kemenhub151", "source": "tweet-000004", "content": "Green SM harus dicabut izinnya karena recruit driver ugal2an tidak patuh lalu lintas wong dpr ini gak nyambung itu perusahaan taxi vietnam salah cara prosedur recruotment driver tidak benar dan banyak pecatan grab,gojek,blue bird kata netizen supir green SM ugal2an", "post_id": "2049768037763678695"}}, {"key": "infoserang", "attributes": {"label": "infoserang", "x": 667.9509290940133, "y": 505.76421340745014, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.0309, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3884955077412209754_268719064", "id": "infoserang", "source": "instagram-000001", "content": "Salah satu warga Serang yang sedang berada di lokasi kejadian membagikan momen evakuasi pasca tabrakan kereta di Bekasi. Dalam video terlihat kesibukan tim SAR dan mobil ambulance yang hilir mudik mengevakuasi para korban luka, Senin. (27/04/26) \n\nKondisi di sekitar stasiun terpantau sangat padat. Menariknya, aksi solidaritas terlihat jelas saat para driver ojek online (ojol) turun tangan membantu mengatur lalu lintas agar proses evakuasi berjalan lancar. 👏\n\nSemoga kejadian ini tidak terulang kembali, tetap jaga keselamatan warga Serang dan terus doakan para korban. 🙏🏻\n\nVideo jurnalisme warganet InfoSerang  \n\n-\n#infoserang #kecelakaankereta #bekasi", "post_id": "3884955077412209754_268719064"}}, {"key": "abibzone", "attributes": {"label": "abibzone", "x": 148.7509624329627, "y": 307.49449666932526, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 38.9072, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3884955077412209754_268719064", "id": "abibzone", "source": "instagram-000001", "content": "Salah satu warga Serang yang sedang berada di lokasi kejadian membagikan momen evakuasi pasca tabrakan kereta di Bekasi. Dalam video terlihat kesibukan tim SAR dan mobil ambulance yang hilir mudik mengevakuasi para korban luka, Senin. (27/04/26) \n\nKondisi di sekitar stasiun terpantau sangat padat. Menariknya, aksi solidaritas terlihat jelas saat para driver ojek online (ojol) turun tangan membantu mengatur lalu lintas agar proses evakuasi berjalan lancar. 👏\n\nSemoga kejadian ini tidak terulang kembali, tetap jaga keselamatan warga Serang dan terus doakan para korban. 🙏🏻\n\nVideo jurnalisme warganet InfoSerang  \n\n-\n#infoserang #kecelakaankereta #bekasi", "post_id": "3884955077412209754_268719064"}}, {"key": "tugujatimid", "attributes": {"label": "tugujatimid", "x": 592.6655883687739, "y": 318.7616212554382, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 259.3794, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3885113459432669399_12800537897", "id": "tugujatimid", "source": "instagram-000001", "content": "Ribuan driver ojek online menggelar aksi damai menuntut regulasi dan sanksi bagi aplikator yang dinilai merugikan, Selasa (28/4/2026). Massa bergerak menuju kantor DPRD dan memicu kepadatan lalu lintas di Surabaya.\n\nIkuti  untuk berita update di Jawa Timur.\n\n#tugujatim #demoojol #ojekonline", "post_id": "3885113459432669399_12800537897"}}, {"key": "ompro_autocaree", "attributes": {"label": "ompro_autocaree", "x": 421.0104869288501, "y": 43.81567114472562, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 21.0309, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632238494932372753", "id": "ompro_autocaree", "source": "tiktok-000001", "content": "Sebuah momen unik di jalanan sukses bikin warganet geleng-geleng kepala. Seorang pengemudi ojek online terlihat seperti biasa mengenakan atribut Gojek, namun ada yang beda dari motornya. Motor yang digunakan tampak sudah dimodifikasi cukup ekstrem, terutama di bagian belakang yang terlihat full custom dengan tampilan sporty dan mencolok. Tak sedikit pengendara lain yang dibuat salah fokus saat berada di belakangnya. Penampakan ini pun langsung viral di media sosial dan menuai berbagai komentar dari warganet. Banyak yang menyebutnya sebagai “ojol sultan” hingga “ojol rasa motor balap”. Meski tampil beda, tetap diingatkan bahwa modifikasi kendaraan sebaiknya tidak mengurangi aspek keselamatan dan tetap sesuai aturan yang berlaku di jalan raya. Kalau ketemu di jalan, fokus nyetir atau malah ikut melirik? 👀🔥 Video courtesy of IG  #omproautocare #bahagia #sederhana #pengendara #jalan", "post_id": "7632238494932372753"}}, {"key": "irpunkduniawi", "attributes": {"label": "irpunkduniawi", "x": 655.5021898071634, "y": 598.8705005656016, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 38.9072, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632238494932372753", "id": "irpunkduniawi", "source": "tiktok-000001", "content": "Sebuah momen unik di jalanan sukses bikin warganet geleng-geleng kepala. Seorang pengemudi ojek online terlihat seperti biasa mengenakan atribut Gojek, namun ada yang beda dari motornya. Motor yang digunakan tampak sudah dimodifikasi cukup ekstrem, terutama di bagian belakang yang terlihat full custom dengan tampilan sporty dan mencolok. Tak sedikit pengendara lain yang dibuat salah fokus saat berada di belakangnya. Penampakan ini pun langsung viral di media sosial dan menuai berbagai komentar dari warganet. Banyak yang menyebutnya sebagai “ojol sultan” hingga “ojol rasa motor balap”. Meski tampil beda, tetap diingatkan bahwa modifikasi kendaraan sebaiknya tidak mengurangi aspek keselamatan dan tetap sesuai aturan yang berlaku di jalan raya. Kalau ketemu di jalan, fokus nyetir atau malah ikut melirik? 👀🔥 Video courtesy of IG  #omproautocare #bahagia #sederhana #pengendara #jalan", "post_id": "7632238494932372753"}}, {"key": "suara.rakyat.indo6", "attributes": {"label": "suara.rakyat.indo6", "x": 161.35241750159034, "y": 966.2237563247156, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 21.0309, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7629336141690604821", "id": "suara.rakyat.indo6", "source": "tiktok-000001", "content": "Bupati Rohil H. Bistamam Hadiri Pengukuhan 23 Duta Anti Narkoba, Polda Riau Perkuat Panipahan sebagai Kampung Tangguh Rokan Hilir – Komitmen pemberantasan narkoba di Bumi Lancang Kuning kembali ditegaskan. Polda Riau secara resmi mengukuhkan 23 Duta Anti Narkoba Tahun 2026 sekaligus mendeklarasikan lima Kampung Tangguh Anti Narkoba di berbagai wilayah, Kamis (16/4/2026). Pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Herry Heryawan, yang didampingi Bistamam bersama jajaran Forkopimda dan instansi vertikal lainnya. Kehadiran pemerintah daerah menjadi simbol dukungan nyata dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Sebanyak 23 Duta Anti Narkoba yang dikukuhkan terdiri dari 5 perwakilan tingkat nasional dan 18 perwakilan tingkat lokal. Para duta ini berasal dari beragam latar belakang, mulai dari Bujang Dara, pelajar, mahasiswa, hingga pengemudi ojek online. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan yang aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba. “Para duta ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam menyuarakan bahaya narkoba secara masif di tengah masyarakat,” ujar Kapolda Riau dalam sambutannya. Selain pengukuhan, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan prasasti Kampung Tangguh Anti Narkoba di lima titik strategis, yakni Panipahan (Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir), Senapelan (Kota Pekanbaru), Empang Pandan (Kabupaten Siak), Laksamana (Kota Dumai), serta Jangkang (Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis). Penetapan wilayah seperti Panipahan menunjukkan perhatian serius aparat terhadap kawasan pesisir yang dinilai rawan menjadi pintu masuk peredaran narkoba. Berdasarkan data Polda Riau, sejak tahun 2025 hingga April 2026 tercatat sebanyak 287 kasus narkotika berhasil ditangani. Dari upaya tersebut, diperkirakan sekitar 5,3 juta jiwa terselamatkan dari ancaman narkoba. Kapolda Riau menegaskan bahwa penegakan hukum saja tidak cukup. Diperlukan langkah preventif yang berkelanjutan serta dukungan peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya di daerah rawan. “Kita harus bergerak bersama secara sinergis dan berkelanjutan. Deklarasi Kampung Tangguh ini adalah langkah nyata membangun ketahanan masyarakat demi menyelamatkan Generasi Emas Indonesia,” tegasnya. Sementara itu, Bupati Rokan Hilir, Bistamam, menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi masyarakat pesisir agar tidak mudah terjerumus dalam jaringan peredaran narkoba. Kegiatan ini ditutup dengan harapan tumbuhnya kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Provinsi Riau yang bersih dari narkoba (Bersinar). Editor : Redaksi  Polda Riau  Bistamam  Polsek Bangko  polres rohil", "post_id": "7629336141690604821"}}, {"key": "Humas", "attributes": {"label": "Humas", "x": 721.472827776493, "y": 238.1304395836432, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.5, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7629336141690604821", "id": "Humas", "source": "tiktok-000001", "content": "Bupati Rohil H. Bistamam Hadiri Pengukuhan 23 Duta Anti Narkoba, Polda Riau Perkuat Panipahan sebagai Kampung Tangguh Rokan Hilir – Komitmen pemberantasan narkoba di Bumi Lancang Kuning kembali ditegaskan. Polda Riau secara resmi mengukuhkan 23 Duta Anti Narkoba Tahun 2026 sekaligus mendeklarasikan lima Kampung Tangguh Anti Narkoba di berbagai wilayah, Kamis (16/4/2026). Pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Herry Heryawan, yang didampingi Bistamam bersama jajaran Forkopimda dan instansi vertikal lainnya. Kehadiran pemerintah daerah menjadi simbol dukungan nyata dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Sebanyak 23 Duta Anti Narkoba yang dikukuhkan terdiri dari 5 perwakilan tingkat nasional dan 18 perwakilan tingkat lokal. Para duta ini berasal dari beragam latar belakang, mulai dari Bujang Dara, pelajar, mahasiswa, hingga pengemudi ojek online. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan yang aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba. “Para duta ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam menyuarakan bahaya narkoba secara masif di tengah masyarakat,” ujar Kapolda Riau dalam sambutannya. Selain pengukuhan, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan prasasti Kampung Tangguh Anti Narkoba di lima titik strategis, yakni Panipahan (Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir), Senapelan (Kota Pekanbaru), Empang Pandan (Kabupaten Siak), Laksamana (Kota Dumai), serta Jangkang (Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis). Penetapan wilayah seperti Panipahan menunjukkan perhatian serius aparat terhadap kawasan pesisir yang dinilai rawan menjadi pintu masuk peredaran narkoba. Berdasarkan data Polda Riau, sejak tahun 2025 hingga April 2026 tercatat sebanyak 287 kasus narkotika berhasil ditangani. Dari upaya tersebut, diperkirakan sekitar 5,3 juta jiwa terselamatkan dari ancaman narkoba. Kapolda Riau menegaskan bahwa penegakan hukum saja tidak cukup. Diperlukan langkah preventif yang berkelanjutan serta dukungan peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya di daerah rawan. “Kita harus bergerak bersama secara sinergis dan berkelanjutan. Deklarasi Kampung Tangguh ini adalah langkah nyata membangun ketahanan masyarakat demi menyelamatkan Generasi Emas Indonesia,” tegasnya. Sementara itu, Bupati Rokan Hilir, Bistamam, menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi masyarakat pesisir agar tidak mudah terjerumus dalam jaringan peredaran narkoba. Kegiatan ini ditutup dengan harapan tumbuhnya kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Provinsi Riau yang bersih dari narkoba (Bersinar). Editor : Redaksi  Polda Riau  Bistamam  Polsek Bangko  polres rohil", "post_id": "7629336141690604821"}}, {"key": "Haji", "attributes": {"label": "Haji", "x": 776.5794546276163, "y": 927.6562377201659, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.5, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629336141690604821", "id": "Haji", "source": "tiktok-000001", "content": "Bupati Rohil H. Bistamam Hadiri Pengukuhan 23 Duta Anti Narkoba, Polda Riau Perkuat Panipahan sebagai Kampung Tangguh Rokan Hilir – Komitmen pemberantasan narkoba di Bumi Lancang Kuning kembali ditegaskan. Polda Riau secara resmi mengukuhkan 23 Duta Anti Narkoba Tahun 2026 sekaligus mendeklarasikan lima Kampung Tangguh Anti Narkoba di berbagai wilayah, Kamis (16/4/2026). Pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Herry Heryawan, yang didampingi Bistamam bersama jajaran Forkopimda dan instansi vertikal lainnya. Kehadiran pemerintah daerah menjadi simbol dukungan nyata dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Sebanyak 23 Duta Anti Narkoba yang dikukuhkan terdiri dari 5 perwakilan tingkat nasional dan 18 perwakilan tingkat lokal. Para duta ini berasal dari beragam latar belakang, mulai dari Bujang Dara, pelajar, mahasiswa, hingga pengemudi ojek online. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan yang aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba. “Para duta ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam menyuarakan bahaya narkoba secara masif di tengah masyarakat,” ujar Kapolda Riau dalam sambutannya. Selain pengukuhan, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan prasasti Kampung Tangguh Anti Narkoba di lima titik strategis, yakni Panipahan (Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir), Senapelan (Kota Pekanbaru), Empang Pandan (Kabupaten Siak), Laksamana (Kota Dumai), serta Jangkang (Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis). Penetapan wilayah seperti Panipahan menunjukkan perhatian serius aparat terhadap kawasan pesisir yang dinilai rawan menjadi pintu masuk peredaran narkoba. Berdasarkan data Polda Riau, sejak tahun 2025 hingga April 2026 tercatat sebanyak 287 kasus narkotika berhasil ditangani. Dari upaya tersebut, diperkirakan sekitar 5,3 juta jiwa terselamatkan dari ancaman narkoba. Kapolda Riau menegaskan bahwa penegakan hukum saja tidak cukup. Diperlukan langkah preventif yang berkelanjutan serta dukungan peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya di daerah rawan. “Kita harus bergerak bersama secara sinergis dan berkelanjutan. Deklarasi Kampung Tangguh ini adalah langkah nyata membangun ketahanan masyarakat demi menyelamatkan Generasi Emas Indonesia,” tegasnya. Sementara itu, Bupati Rokan Hilir, Bistamam, menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi masyarakat pesisir agar tidak mudah terjerumus dalam jaringan peredaran narkoba. Kegiatan ini ditutup dengan harapan tumbuhnya kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Provinsi Riau yang bersih dari narkoba (Bersinar). Editor : Redaksi  Polda Riau  Bistamam  Polsek Bangko  polres rohil", "post_id": "7629336141690604821"}}, {"key": "humas", "attributes": {"label": "humas", "x": 320.63304239255785, "y": 180.3367481310393, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.5, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629336141690604821", "id": "humas", "source": "tiktok-000001", "content": "Bupati Rohil H. Bistamam Hadiri Pengukuhan 23 Duta Anti Narkoba, Polda Riau Perkuat Panipahan sebagai Kampung Tangguh Rokan Hilir – Komitmen pemberantasan narkoba di Bumi Lancang Kuning kembali ditegaskan. Polda Riau secara resmi mengukuhkan 23 Duta Anti Narkoba Tahun 2026 sekaligus mendeklarasikan lima Kampung Tangguh Anti Narkoba di berbagai wilayah, Kamis (16/4/2026). Pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Herry Heryawan, yang didampingi Bistamam bersama jajaran Forkopimda dan instansi vertikal lainnya. Kehadiran pemerintah daerah menjadi simbol dukungan nyata dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Sebanyak 23 Duta Anti Narkoba yang dikukuhkan terdiri dari 5 perwakilan tingkat nasional dan 18 perwakilan tingkat lokal. Para duta ini berasal dari beragam latar belakang, mulai dari Bujang Dara, pelajar, mahasiswa, hingga pengemudi ojek online. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan yang aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba. “Para duta ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam menyuarakan bahaya narkoba secara masif di tengah masyarakat,” ujar Kapolda Riau dalam sambutannya. Selain pengukuhan, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan prasasti Kampung Tangguh Anti Narkoba di lima titik strategis, yakni Panipahan (Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir), Senapelan (Kota Pekanbaru), Empang Pandan (Kabupaten Siak), Laksamana (Kota Dumai), serta Jangkang (Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis). Penetapan wilayah seperti Panipahan menunjukkan perhatian serius aparat terhadap kawasan pesisir yang dinilai rawan menjadi pintu masuk peredaran narkoba. Berdasarkan data Polda Riau, sejak tahun 2025 hingga April 2026 tercatat sebanyak 287 kasus narkotika berhasil ditangani. Dari upaya tersebut, diperkirakan sekitar 5,3 juta jiwa terselamatkan dari ancaman narkoba. Kapolda Riau menegaskan bahwa penegakan hukum saja tidak cukup. Diperlukan langkah preventif yang berkelanjutan serta dukungan peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya di daerah rawan. “Kita harus bergerak bersama secara sinergis dan berkelanjutan. Deklarasi Kampung Tangguh ini adalah langkah nyata membangun ketahanan masyarakat demi menyelamatkan Generasi Emas Indonesia,” tegasnya. Sementara itu, Bupati Rokan Hilir, Bistamam, menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi masyarakat pesisir agar tidak mudah terjerumus dalam jaringan peredaran narkoba. Kegiatan ini ditutup dengan harapan tumbuhnya kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Provinsi Riau yang bersih dari narkoba (Bersinar). Editor : Redaksi  Polda Riau  Bistamam  Polsek Bangko  polres rohil", "post_id": "7629336141690604821"}}, {"key": "jakarta_hub", "attributes": {"label": "jakarta_hub", "x": 736.2360804787704, "y": 734.8698575133336, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 36.5756, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "7635934316228300040", "id": "jakarta_hub", "source": "tiktok-000001", "content": "Video memperlihatkan kondisi lalu lintas di jalur busway yang tersendat akibat bus yang ditumpangi pendemo berhenti cukup lama dan viral di media sosial. Kejadian ini terjadi di kawasan Monas, Jakarta Pusat saat demo Hari Buruh 1 Mei 2026. Dalam rekaman, terlihat bus berhenti di jalur khusus TransJakarta sambil menunggu rombongan peserta aksi demo buruh yang berada di sekitar lokasi. Kondisi ini membuat arus kendaraan lain, termasuk ojek online dan pengguna jalan yang masuk ke jalur busway ikut terhambat. ⚠️ Sejumlah pengendara yang tidak sabar membunyikan klakson berkali-kali sebagai bentuk protes karena jalur yang seharusnya steril justru terblokir. Situasi di lokasi memanas karena ada tekanan dari pengguna jalan yang ingin segera melintas. Di sisi lain, keberadaan massa aksi di sekitar jalur membuat pengemudi bus tidak bisa gerak leluasa demi menjaga keselamatan penumpang dan menghindari potensi insiden yang lebih besar. Peristiwa ini menyoroti tantangan pengaturan lalu lintas di Jakarta saat terjadi aksi massa, terutama di titik-titik vital seperti jalur busway yang menjadi andalan transportasi publik dan seharusnya steril dari pengguna jalan lain yang tidak semestinya melintas. ‼️ Menurut kamu, dalam kondisi kayak gini siapa yang harus diprioritaskan? 👀 Share pendapat kamu di kolom komentar! 💬👇 📸:  on Instagram Follow  untuk update info viral & kejadian terkini seputar Jakarta! 🌐🔥 #jakarta #demo #buruh #aksi #monas", "post_id": "7635934316228300040"}}, {"key": "ajipurnomo_jiunk", "attributes": {"label": "ajipurnomo_jiunk", "x": 56.663861061936885, "y": 173.10448953732416, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 36.5756, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635934316228300040", "id": "ajipurnomo_jiunk", "source": "tiktok-000001", "content": "Video memperlihatkan kondisi lalu lintas di jalur busway yang tersendat akibat bus yang ditumpangi pendemo berhenti cukup lama dan viral di media sosial. Kejadian ini terjadi di kawasan Monas, Jakarta Pusat saat demo Hari Buruh 1 Mei 2026. Dalam rekaman, terlihat bus berhenti di jalur khusus TransJakarta sambil menunggu rombongan peserta aksi demo buruh yang berada di sekitar lokasi. Kondisi ini membuat arus kendaraan lain, termasuk ojek online dan pengguna jalan yang masuk ke jalur busway ikut terhambat. ⚠️ Sejumlah pengendara yang tidak sabar membunyikan klakson berkali-kali sebagai bentuk protes karena jalur yang seharusnya steril justru terblokir. Situasi di lokasi memanas karena ada tekanan dari pengguna jalan yang ingin segera melintas. Di sisi lain, keberadaan massa aksi di sekitar jalur membuat pengemudi bus tidak bisa gerak leluasa demi menjaga keselamatan penumpang dan menghindari potensi insiden yang lebih besar. Peristiwa ini menyoroti tantangan pengaturan lalu lintas di Jakarta saat terjadi aksi massa, terutama di titik-titik vital seperti jalur busway yang menjadi andalan transportasi publik dan seharusnya steril dari pengguna jalan lain yang tidak semestinya melintas. ‼️ Menurut kamu, dalam kondisi kayak gini siapa yang harus diprioritaskan? 👀 Share pendapat kamu di kolom komentar! 💬👇 📸:  on Instagram Follow  untuk update info viral & kejadian terkini seputar Jakarta! 🌐🔥 #jakarta #demo #buruh #aksi #monas", "post_id": "7635934316228300040"}}, {"key": "denpasarviral", "attributes": {"label": "denpasarviral", "x": 268.0054920780217, "y": 551.3006989539882, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 21.0309, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "282519712175998_1348845653958737", "id": "denpasarviral", "source": "facebook-000001", "content": "Sikap tegas seorang driver ojek online menuai pujian warganet setelah videonya viral di media sosial. \n\nDalam unggahan akun Instagram Instagram , terlihat sang driver menolak mengantar seorang penumpang yang merupakan turis karena tidak bersedia mengenakan helm.\n\nDalam video tersebut, driver menjelaskan dengan lugas bahwa penggunaan helm adalah aturan wajib yang harus dipatuhi, tidak hanya demi keselamatan, tetapi juga sebagai bentuk menghormati regulasi yang berlaku di daerah setempat.\n\nKeputusan itu pun mendapat banyak respons positif dari warganet yang menilai tindakan sang driver sudah tepat dan patut dicontoh. Selain menjaga keselamatan, sikap tersebut juga menunjukkan pentingnya kesadaran akan aturan lalu lintas, tanpa memandang status penumpang.\n\n#denpasarviral", "post_id": "282519712175998_1348845653958737"}}, {"key": "alvesgodino", "attributes": {"label": "alvesgodino", "x": 359.3839586594152, "y": 840.8066421928921, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 38.9072, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "282519712175998_1348845653958737", "id": "alvesgodino", "source": "facebook-000001", "content": "Sikap tegas seorang driver ojek online menuai pujian warganet setelah videonya viral di media sosial. \n\nDalam unggahan akun Instagram Instagram , terlihat sang driver menolak mengantar seorang penumpang yang merupakan turis karena tidak bersedia mengenakan helm.\n\nDalam video tersebut, driver menjelaskan dengan lugas bahwa penggunaan helm adalah aturan wajib yang harus dipatuhi, tidak hanya demi keselamatan, tetapi juga sebagai bentuk menghormati regulasi yang berlaku di daerah setempat.\n\nKeputusan itu pun mendapat banyak respons positif dari warganet yang menilai tindakan sang driver sudah tepat dan patut dicontoh. Selain menjaga keselamatan, sikap tersebut juga menunjukkan pentingnya kesadaran akan aturan lalu lintas, tanpa memandang status penumpang.\n\n#denpasarviral", "post_id": "282519712175998_1348845653958737"}}, {"key": "tugujatim", "attributes": {"label": "tugujatim", "x": 795.5565057390339, "y": 450.36855980720657, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 21.0309, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1344798810804169", "id": "tugujatim", "source": "facebook-000001", "content": "Ribuan driver ojek online menggelar aksi damai menuntut regulasi dan sanksi bagi aplikator yang dinilai merugikan, dengan massa bergerak menuju DPRD dan memicu kepadatan lalu lintas di Surabaya, Selasa (28/4/2026).\nIkuti  untuk berita update di Jawa Timur.\n#tugujatim#demo#ojol#ojekonline", "post_id": "1344798810804169"}}, {"key": "@tribuntimurviral", "attributes": {"label": "@tribuntimurviral", "x": 121.46324968346423, "y": 927.3943468722645, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.0309, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Cfmw_or59Rc", "id": "@tribuntimurviral", "source": "youtube-000001", "content": "Viral! Ojol Lawan Arah Malah Ngamuk, Tantang Warga di Jalan\n\nTRIBUN-TIMUR.COM - Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan aksi seorang pengemudi ojek online yang nekat melawan arah sekaligus terlibat adu mulut di jalan dengan pengendara lain.\n\nDalam rekaman tersebut, pengemudi terlihat bersikap emosional dan menantang orang lain untuk merekam serta mengunggah aksinya hingga viral.\n\nIa bahkan tampak tidak menunjukkan rasa bersalah atas perilakunya.\n\nInsiden ini pun memicu perhatian pengguna jalan lain dan menuai reaksi keras dari warganet. \n\nBanyak yang mengecam tindakan tersebut karena dinilai membahayakan keselamatan di jalan raya.\n\nVideo tersebut diunggah melalui oleh akun  pada Rabu, 22 April 2026, dan dengan cepat menjadi viral.\n\nHingga saat ini, belum diketahui lokasi pasti maupun tindak lanjut dari pihak terkait atas kejadian tersebut.\n\n\n#ojol #ojekonline #lawanarah #viral #viralindonesia #beritaviral #kejadianviral #ributdijalan #adumulut #pengendaraemosional #pengemudiarogan #pelanggaranlalulintas #keselamatanjalan #warganet #netizengeram #trending #trendingnews #fyp #fypindonesia #foryou #foryoupage #instaviral #viral2026 #beritaterkini #kejadianhariini #infoviral #faktaviral #heboh #ramai #kontroversi #aksinekat #motor #penggunajalan #insidenjalan #updateberita #viralvideo #sosialmedia #folkkonoha\n\n‎Editor Video: MUHAMMAD ASRAR\n‎Naskah: Nur Fajriani R\n\n‎\n‎Link video: \nhttps://www.instagram.com/reel/DXappe...", "post_id": "Cfmw_or59Rc"}}, {"key": "folkkonoha", "attributes": {"label": "folkkonoha", "x": 653.874140020682, "y": 819.7243395287452, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 38.9072, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Cfmw_or59Rc", "id": "folkkonoha", "source": "youtube-000001", "content": "Viral! Ojol Lawan Arah Malah Ngamuk, Tantang Warga di Jalan\n\nTRIBUN-TIMUR.COM - Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan aksi seorang pengemudi ojek online yang nekat melawan arah sekaligus terlibat adu mulut di jalan dengan pengendara lain.\n\nDalam rekaman tersebut, pengemudi terlihat bersikap emosional dan menantang orang lain untuk merekam serta mengunggah aksinya hingga viral.\n\nIa bahkan tampak tidak menunjukkan rasa bersalah atas perilakunya.\n\nInsiden ini pun memicu perhatian pengguna jalan lain dan menuai reaksi keras dari warganet. \n\nBanyak yang mengecam tindakan tersebut karena dinilai membahayakan keselamatan di jalan raya.\n\nVideo tersebut diunggah melalui oleh akun  pada Rabu, 22 April 2026, dan dengan cepat menjadi viral.\n\nHingga saat ini, belum diketahui lokasi pasti maupun tindak lanjut dari pihak terkait atas kejadian tersebut.\n\n\n#ojol #ojekonline #lawanarah #viral #viralindonesia #beritaviral #kejadianviral #ributdijalan #adumulut #pengendaraemosional #pengemudiarogan #pelanggaranlalulintas #keselamatanjalan #warganet #netizengeram #trending #trendingnews #fyp #fypindonesia #foryou #foryoupage #instaviral #viral2026 #beritaterkini #kejadianhariini #infoviral #faktaviral #heboh #ramai #kontroversi #aksinekat #motor #penggunajalan #insidenjalan #updateberita #viralvideo #sosialmedia #folkkonoha\n\n‎Editor Video: MUHAMMAD ASRAR\n‎Naskah: Nur Fajriani R\n\n‎\n‎Link video: \nhttps://www.instagram.com/reel/DXappe...", "post_id": "Cfmw_or59Rc"}}, {"key": "@Idntimes", "attributes": {"label": "@Idntimes", "x": 669.5869056427939, "y": 567.6427003643001, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.0309, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "oyr4Ih-ITc4", "id": "@Idntimes", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Tuntutan Massa Aksi May Day pada Hari Buruh di Surabaya\n\nIni Tuntutan Massa Aksi May Day di Surabaya\n\nSurabaya, IDN Times - Sebanyak 6.000 buruh mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ada berbagai tuntutan yang mereka bawa untuk pemerintah pusat dan Jawa Timur. Yaitu:\n\n1. Mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB tanpa omnibus law.\n\n2. Menghapus outsourcing dan menolak upah murah.\n\n3. Menghentikan ancaman PHK akibat perang dengan membentuk Satgas PHK.\n\n4. Melakukan reformasi pajak perburuhan dengan menghapus pajak THR, JHT, dan pensiun, serta menaikkan PTKP.\n\n5. Memberantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.\n\n6. Segera meratifikasi Konvensi ILO 190.\n\n7. Memberikan perlindungan bagi pekerja platform digital.\n\n8. Menetapkan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.\n\n9. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.\n\n10. Tetap memberikan jaminan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan oleh negara kepada pemberi kerja.\n\nReporter: Khusnul Hasana\nEditor Video: Krisna\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n===================================================\nDownload IDN App di sini, biar kamu selalu Up to Date\nhttps://idn.onelink.me/VKUf/YTSSB\n===================================================\nSubscribe:    / idntimes  \n=================================================== \nTemukan informasi menarik lainnya di: \n\nhttps://idntimes.com \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n===================================================", "post_id": "oyr4Ih-ITc4"}}, {"key": "IDNTimes", "attributes": {"label": "IDNTimes", "x": 474.97012573607424, "y": 255.41783570205578, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.0172, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "oyr4Ih-ITc4", "id": "IDNTimes", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Tuntutan Massa Aksi May Day pada Hari Buruh di Surabaya\n\nIni Tuntutan Massa Aksi May Day di Surabaya\n\nSurabaya, IDN Times - Sebanyak 6.000 buruh mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ada berbagai tuntutan yang mereka bawa untuk pemerintah pusat dan Jawa Timur. Yaitu:\n\n1. Mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB tanpa omnibus law.\n\n2. Menghapus outsourcing dan menolak upah murah.\n\n3. Menghentikan ancaman PHK akibat perang dengan membentuk Satgas PHK.\n\n4. Melakukan reformasi pajak perburuhan dengan menghapus pajak THR, JHT, dan pensiun, serta menaikkan PTKP.\n\n5. Memberantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.\n\n6. Segera meratifikasi Konvensi ILO 190.\n\n7. Memberikan perlindungan bagi pekerja platform digital.\n\n8. Menetapkan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.\n\n9. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.\n\n10. Tetap memberikan jaminan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan oleh negara kepada pemberi kerja.\n\nReporter: Khusnul Hasana\nEditor Video: Krisna\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n===================================================\nDownload IDN App di sini, biar kamu selalu Up to Date\nhttps://idn.onelink.me/VKUf/YTSSB\n===================================================\nSubscribe:    / idntimes  \n=================================================== \nTemukan informasi menarik lainnya di: \n\nhttps://idntimes.com \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n===================================================", "post_id": "oyr4Ih-ITc4"}}, {"key": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "IDNTimes.Korea", "x": 451.99260466190884, "y": 615.6512018701256, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.0172, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "oyr4Ih-ITc4", "id": "IDNTimes.Korea", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Tuntutan Massa Aksi May Day pada Hari Buruh di Surabaya\n\nIni Tuntutan Massa Aksi May Day di Surabaya\n\nSurabaya, IDN Times - Sebanyak 6.000 buruh mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ada berbagai tuntutan yang mereka bawa untuk pemerintah pusat dan Jawa Timur. Yaitu:\n\n1. Mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB tanpa omnibus law.\n\n2. Menghapus outsourcing dan menolak upah murah.\n\n3. Menghentikan ancaman PHK akibat perang dengan membentuk Satgas PHK.\n\n4. Melakukan reformasi pajak perburuhan dengan menghapus pajak THR, JHT, dan pensiun, serta menaikkan PTKP.\n\n5. Memberantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.\n\n6. Segera meratifikasi Konvensi ILO 190.\n\n7. Memberikan perlindungan bagi pekerja platform digital.\n\n8. Menetapkan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.\n\n9. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.\n\n10. Tetap memberikan jaminan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan oleh negara kepada pemberi kerja.\n\nReporter: Khusnul Hasana\nEditor Video: Krisna\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n===================================================\nDownload IDN App di sini, biar kamu selalu Up to Date\nhttps://idn.onelink.me/VKUf/YTSSB\n===================================================\nSubscribe:    / idntimes  \n=================================================== \nTemukan informasi menarik lainnya di: \n\nhttps://idntimes.com \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n===================================================", "post_id": "oyr4Ih-ITc4"}}, {"key": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "IDNTimes.Community", "x": 416.72359548860385, "y": 673.9356963299097, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.0172, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "oyr4Ih-ITc4", "id": "IDNTimes.Community", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Tuntutan Massa Aksi May Day pada Hari Buruh di Surabaya\n\nIni Tuntutan Massa Aksi May Day di Surabaya\n\nSurabaya, IDN Times - Sebanyak 6.000 buruh mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ada berbagai tuntutan yang mereka bawa untuk pemerintah pusat dan Jawa Timur. Yaitu:\n\n1. Mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB tanpa omnibus law.\n\n2. Menghapus outsourcing dan menolak upah murah.\n\n3. Menghentikan ancaman PHK akibat perang dengan membentuk Satgas PHK.\n\n4. Melakukan reformasi pajak perburuhan dengan menghapus pajak THR, JHT, dan pensiun, serta menaikkan PTKP.\n\n5. Memberantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.\n\n6. Segera meratifikasi Konvensi ILO 190.\n\n7. Memberikan perlindungan bagi pekerja platform digital.\n\n8. Menetapkan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.\n\n9. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.\n\n10. Tetap memberikan jaminan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan oleh negara kepada pemberi kerja.\n\nReporter: Khusnul Hasana\nEditor Video: Krisna\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n===================================================\nDownload IDN App di sini, biar kamu selalu Up to Date\nhttps://idn.onelink.me/VKUf/YTSSB\n===================================================\nSubscribe:    / idntimes  \n=================================================== \nTemukan informasi menarik lainnya di: \n\nhttps://idntimes.com \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n===================================================", "post_id": "oyr4Ih-ITc4"}}, {"key": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "IDNTimes.Hype", "x": 160.2548859292112, "y": 849.2787167516243, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.0172, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "oyr4Ih-ITc4", "id": "IDNTimes.Hype", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Tuntutan Massa Aksi May Day pada Hari Buruh di Surabaya\n\nIni Tuntutan Massa Aksi May Day di Surabaya\n\nSurabaya, IDN Times - Sebanyak 6.000 buruh mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ada berbagai tuntutan yang mereka bawa untuk pemerintah pusat dan Jawa Timur. Yaitu:\n\n1. Mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB tanpa omnibus law.\n\n2. Menghapus outsourcing dan menolak upah murah.\n\n3. Menghentikan ancaman PHK akibat perang dengan membentuk Satgas PHK.\n\n4. Melakukan reformasi pajak perburuhan dengan menghapus pajak THR, JHT, dan pensiun, serta menaikkan PTKP.\n\n5. Memberantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.\n\n6. Segera meratifikasi Konvensi ILO 190.\n\n7. Memberikan perlindungan bagi pekerja platform digital.\n\n8. Menetapkan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.\n\n9. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.\n\n10. Tetap memberikan jaminan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan oleh negara kepada pemberi kerja.\n\nReporter: Khusnul Hasana\nEditor Video: Krisna\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n===================================================\nDownload IDN App di sini, biar kamu selalu Up to Date\nhttps://idn.onelink.me/VKUf/YTSSB\n===================================================\nSubscribe:    / idntimes  \n=================================================== \nTemukan informasi menarik lainnya di: \n\nhttps://idntimes.com \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n===================================================", "post_id": "oyr4Ih-ITc4"}}, {"key": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "Duniaku_com", "x": 769.2928837039797, "y": 776.2297011885039, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.0172, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "oyr4Ih-ITc4", "id": "Duniaku_com", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Tuntutan Massa Aksi May Day pada Hari Buruh di Surabaya\n\nIni Tuntutan Massa Aksi May Day di Surabaya\n\nSurabaya, IDN Times - Sebanyak 6.000 buruh mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ada berbagai tuntutan yang mereka bawa untuk pemerintah pusat dan Jawa Timur. Yaitu:\n\n1. Mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB tanpa omnibus law.\n\n2. Menghapus outsourcing dan menolak upah murah.\n\n3. Menghentikan ancaman PHK akibat perang dengan membentuk Satgas PHK.\n\n4. Melakukan reformasi pajak perburuhan dengan menghapus pajak THR, JHT, dan pensiun, serta menaikkan PTKP.\n\n5. Memberantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.\n\n6. Segera meratifikasi Konvensi ILO 190.\n\n7. Memberikan perlindungan bagi pekerja platform digital.\n\n8. Menetapkan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.\n\n9. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.\n\n10. Tetap memberikan jaminan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan oleh negara kepada pemberi kerja.\n\nReporter: Khusnul Hasana\nEditor Video: Krisna\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n===================================================\nDownload IDN App di sini, biar kamu selalu Up to Date\nhttps://idn.onelink.me/VKUf/YTSSB\n===================================================\nSubscribe:    / idntimes  \n=================================================== \nTemukan informasi menarik lainnya di: \n\nhttps://idntimes.com \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n===================================================", "post_id": "oyr4Ih-ITc4"}}, {"key": "Popbela_com", "attributes": {"label": "Popbela_com", "x": 869.5535111876255, "y": 535.4380528495207, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.0172, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "oyr4Ih-ITc4", "id": "Popbela_com", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Tuntutan Massa Aksi May Day pada Hari Buruh di Surabaya\n\nIni Tuntutan Massa Aksi May Day di Surabaya\n\nSurabaya, IDN Times - Sebanyak 6.000 buruh mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ada berbagai tuntutan yang mereka bawa untuk pemerintah pusat dan Jawa Timur. Yaitu:\n\n1. Mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB tanpa omnibus law.\n\n2. Menghapus outsourcing dan menolak upah murah.\n\n3. Menghentikan ancaman PHK akibat perang dengan membentuk Satgas PHK.\n\n4. Melakukan reformasi pajak perburuhan dengan menghapus pajak THR, JHT, dan pensiun, serta menaikkan PTKP.\n\n5. Memberantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.\n\n6. Segera meratifikasi Konvensi ILO 190.\n\n7. Memberikan perlindungan bagi pekerja platform digital.\n\n8. Menetapkan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.\n\n9. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.\n\n10. Tetap memberikan jaminan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan oleh negara kepada pemberi kerja.\n\nReporter: Khusnul Hasana\nEditor Video: Krisna\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n===================================================\nDownload IDN App di sini, biar kamu selalu Up to Date\nhttps://idn.onelink.me/VKUf/YTSSB\n===================================================\nSubscribe:    / idntimes  \n=================================================== \nTemukan informasi menarik lainnya di: \n\nhttps://idntimes.com \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n===================================================", "post_id": "oyr4Ih-ITc4"}}, {"key": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "Popbela.Beauty", "x": 629.2485298360322, "y": 623.7571050584407, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.0172, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "oyr4Ih-ITc4", "id": "Popbela.Beauty", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Tuntutan Massa Aksi May Day pada Hari Buruh di Surabaya\n\nIni Tuntutan Massa Aksi May Day di Surabaya\n\nSurabaya, IDN Times - Sebanyak 6.000 buruh mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ada berbagai tuntutan yang mereka bawa untuk pemerintah pusat dan Jawa Timur. Yaitu:\n\n1. Mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB tanpa omnibus law.\n\n2. Menghapus outsourcing dan menolak upah murah.\n\n3. Menghentikan ancaman PHK akibat perang dengan membentuk Satgas PHK.\n\n4. Melakukan reformasi pajak perburuhan dengan menghapus pajak THR, JHT, dan pensiun, serta menaikkan PTKP.\n\n5. Memberantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.\n\n6. Segera meratifikasi Konvensi ILO 190.\n\n7. Memberikan perlindungan bagi pekerja platform digital.\n\n8. Menetapkan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.\n\n9. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.\n\n10. Tetap memberikan jaminan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan oleh negara kepada pemberi kerja.\n\nReporter: Khusnul Hasana\nEditor Video: Krisna\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n===================================================\nDownload IDN App di sini, biar kamu selalu Up to Date\nhttps://idn.onelink.me/VKUf/YTSSB\n===================================================\nSubscribe:    / idntimes  \n=================================================== \nTemukan informasi menarik lainnya di: \n\nhttps://idntimes.com \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n===================================================", "post_id": "oyr4Ih-ITc4"}}, {"key": "Popmama_com", "attributes": {"label": "Popmama_com", "x": 773.3055194960268, "y": 674.0359077760918, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.0172, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "oyr4Ih-ITc4", "id": "Popmama_com", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Tuntutan Massa Aksi May Day pada Hari Buruh di Surabaya\n\nIni Tuntutan Massa Aksi May Day di Surabaya\n\nSurabaya, IDN Times - Sebanyak 6.000 buruh mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ada berbagai tuntutan yang mereka bawa untuk pemerintah pusat dan Jawa Timur. Yaitu:\n\n1. Mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB tanpa omnibus law.\n\n2. Menghapus outsourcing dan menolak upah murah.\n\n3. Menghentikan ancaman PHK akibat perang dengan membentuk Satgas PHK.\n\n4. Melakukan reformasi pajak perburuhan dengan menghapus pajak THR, JHT, dan pensiun, serta menaikkan PTKP.\n\n5. Memberantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.\n\n6. Segera meratifikasi Konvensi ILO 190.\n\n7. Memberikan perlindungan bagi pekerja platform digital.\n\n8. Menetapkan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.\n\n9. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.\n\n10. Tetap memberikan jaminan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan oleh negara kepada pemberi kerja.\n\nReporter: Khusnul Hasana\nEditor Video: Krisna\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n===================================================\nDownload IDN App di sini, biar kamu selalu Up to Date\nhttps://idn.onelink.me/VKUf/YTSSB\n===================================================\nSubscribe:    / idntimes  \n=================================================== \nTemukan informasi menarik lainnya di: \n\nhttps://idntimes.com \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n===================================================", "post_id": "oyr4Ih-ITc4"}}, {"key": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "Yummy.idn", "x": 932.8803427369672, "y": 901.2636125661575, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.0172, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "oyr4Ih-ITc4", "id": "Yummy.idn", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Tuntutan Massa Aksi May Day pada Hari Buruh di Surabaya\n\nIni Tuntutan Massa Aksi May Day di Surabaya\n\nSurabaya, IDN Times - Sebanyak 6.000 buruh mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ada berbagai tuntutan yang mereka bawa untuk pemerintah pusat dan Jawa Timur. Yaitu:\n\n1. Mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB tanpa omnibus law.\n\n2. Menghapus outsourcing dan menolak upah murah.\n\n3. Menghentikan ancaman PHK akibat perang dengan membentuk Satgas PHK.\n\n4. Melakukan reformasi pajak perburuhan dengan menghapus pajak THR, JHT, dan pensiun, serta menaikkan PTKP.\n\n5. Memberantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.\n\n6. Segera meratifikasi Konvensi ILO 190.\n\n7. Memberikan perlindungan bagi pekerja platform digital.\n\n8. Menetapkan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.\n\n9. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.\n\n10. Tetap memberikan jaminan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan oleh negara kepada pemberi kerja.\n\nReporter: Khusnul Hasana\nEditor Video: Krisna\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n===================================================\nDownload IDN App di sini, biar kamu selalu Up to Date\nhttps://idn.onelink.me/VKUf/YTSSB\n===================================================\nSubscribe:    / idntimes  \n=================================================== \nTemukan informasi menarik lainnya di: \n\nhttps://idntimes.com \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n===================================================", "post_id": "oyr4Ih-ITc4"}}], "edges": [{"key": "lovehusna99", "source": "lovehusna99", "target": "buywle", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "lovehusna99", "source": "lovehusna99", "target": "kemenhub151", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "infoserang", "source": "infoserang", "target": "abibzone", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tugujatimid", "source": "tugujatimid", "target": "tugujatimid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ompro_autocaree", "source": "ompro_autocaree", "target": "irpunkduniawi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "suara.rakyat.indo6", "source": "suara.rakyat.indo6", "target": "Humas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "suara.rakyat.indo6", "source": "suara.rakyat.indo6", "target": "Haji", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "suara.rakyat.indo6", "source": "suara.rakyat.indo6", "target": "Humas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "suara.rakyat.indo6", "source": "suara.rakyat.indo6", "target": "humas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jakarta_hub", "source": "jakarta_hub", "target": "ajipurnomo_jiunk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jakarta_hub", "source": "jakarta_hub", "target": "jakarta_hub", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "denpasarviral", "source": "denpasarviral", "target": "alvesgodino", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "tugujatim", "source": "tugujatim", "target": "tugujatimid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@tribuntimurviral", "source": "@tribuntimurviral", "target": "folkkonoha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}