{"nodes": [{"key": "rakyatpembaruan", "attributes": {"label": "rakyatpembaruan", "x": 487.44624634908274, "y": 449.22510358893885, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 450.7031, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "2049471325606195366", "id": "rakyatpembaruan", "source": "tweet-000004", "content": "PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft, Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital https://t.co/kXiX68NBWt lewat", "post_id": "2049471325606195366"}}, {"key": "moronbikerid", "attributes": {"label": "moronbikerid", "x": 751.1953948757962, "y": 774.8499700263784, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 67.6058, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2049829778631573869", "id": "moronbikerid", "source": "tweet-000004", "content": "pemberdayaan ekonomi digital\nindonesia 5.0\ngunanya komdigi untuk memprioritaskan buzzer dan meredam warga organik", "post_id": "2049829778631573869"}}, {"key": "r_sdoro", "attributes": {"label": "r_sdoro", "x": 83.66081473696785, "y": 199.88350454918057, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 125.0707, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049829778631573869", "id": "r_sdoro", "source": "tweet-000004", "content": "pemberdayaan ekonomi digital\nindonesia 5.0\ngunanya komdigi untuk memprioritaskan buzzer dan meredam warga organik", "post_id": "2049829778631573869"}}, {"key": "bkpm", "attributes": {"label": "bkpm", "x": 621.8949356667047, "y": 196.11511609346854, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 67.6058, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2049829162920394959", "id": "bkpm", "source": "tweet-000004", "content": "Wamen  bertemu East Ventures membahas startup nasional, investasi digital, dan kolaborasi untuk mendukung ekonomi digital Indonesia (30/4).\n\n**\n\nVice Minister  met with East Ventures to discuss national startups, digital investment, and collaboration to https://t.co/b7l97bkyQt", "post_id": "2049829162920394959"}}, {"key": "todotua_p", "attributes": {"label": "todotua_p", "x": 78.9202696550957, "y": 149.73695367829865, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 96.3382, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2049829162920394959", "id": "todotua_p", "source": "tweet-000004", "content": "Wamen  bertemu East Ventures membahas startup nasional, investasi digital, dan kolaborasi untuk mendukung ekonomi digital Indonesia (30/4).\n\n**\n\nVice Minister  met with East Ventures to discuss national startups, digital investment, and collaboration to https://t.co/b7l97bkyQt", "post_id": "2049829162920394959"}}, {"key": "wildan.partairaky", "attributes": {"label": "wildan.partairaky", "x": 25.952116134699388, "y": 426.41607139950486, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 67.6058, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635892212424854805", "id": "wildan.partairaky", "source": "tiktok-000001", "content": "Langkah berani Presiden Prabowo Subianto dalam memangkas tarif potongan aplikator ojek online menjadi 8% merupakan jawaban nyata atas perjuangan panjang yang telah disuarakan oleh berbagai elemen, termasuk tokoh-tokoh vokal seperti Adian Napitupulu. Selama bertahun-tahun, isu mengenai ketidakadilan bagi hasil antara mitra pengemudi dan perusahaan aplikasi menjadi duri dalam pertumbuhan ekonomi digital kita. Keputusan yang diambil hanya dalam waktu 1,5 tahun masa jabatan ini menunjukkan bahwa pemerintah memiliki kemauan politik yang kuat untuk melakukan intervensi demi melindungi hak-hak ekonomi para pekerja sektor informal. Kebijakan ini menjadi simbol kemenangan bagi para pengemudi ojol yang selama ini berada di garis depan namun menanggung beban biaya operasional yang tidak sebanding dengan pendapatan bersih yang diterima. Dengan kembalinya porsi pendapatan yang lebih besar ke tangan driver, daya beli masyarakat di tingkat akar rumput akan meningkat secara signifikan. Hal ini membuktikan bahwa stabilitas industri teknologi tidak harus dibangun di atas penderitaan mitranya, melainkan melalui ekosistem yang lebih adil, transparan, dan manusiawi. Kehadiran negara untuk meluruskan ketimpangan ini memberikan rasa keadilan sosial yang mendalam. Kebijakan ini sekaligus menjadi standar baru bagi perlindungan pekerja mandiri di era ekonomi berbagi (sharing economy). Dengan struktur bagi hasil yang lebih masuk akal, para driver kini memiliki kesempatan lebih besar untuk menata masa depan keluarga mereka dengan lebih layak, sambil tetap menjalankan peran pentingnya dalam menggerakkan roda logistik dan transportasi nasional. Partai Rakyat Indonesia terus mendukung penguatan regulasi yang memihak pada rakyat kecil dan pekerja lapangan, guna memastikan bahwa kemajuan teknologi selalu berjalan seiring dengan kesejahteraan yang merata bagi seluruh anak bangsa.  #PRI #PartaiRakyatIndonesia #TumbuhBersamaRakyatnya #MajuRakyatnyaMajuBangsanya #KoalisiIndonesiaMaju", "post_id": "7635892212424854805"}}, {"key": "dpp.pri", "attributes": {"label": "dpp.pri", "x": 727.4854677615358, "y": 507.4308260978443, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 125.0707, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635892212424854805", "id": "dpp.pri", "source": "tiktok-000001", "content": "Langkah berani Presiden Prabowo Subianto dalam memangkas tarif potongan aplikator ojek online menjadi 8% merupakan jawaban nyata atas perjuangan panjang yang telah disuarakan oleh berbagai elemen, termasuk tokoh-tokoh vokal seperti Adian Napitupulu. Selama bertahun-tahun, isu mengenai ketidakadilan bagi hasil antara mitra pengemudi dan perusahaan aplikasi menjadi duri dalam pertumbuhan ekonomi digital kita. Keputusan yang diambil hanya dalam waktu 1,5 tahun masa jabatan ini menunjukkan bahwa pemerintah memiliki kemauan politik yang kuat untuk melakukan intervensi demi melindungi hak-hak ekonomi para pekerja sektor informal. Kebijakan ini menjadi simbol kemenangan bagi para pengemudi ojol yang selama ini berada di garis depan namun menanggung beban biaya operasional yang tidak sebanding dengan pendapatan bersih yang diterima. Dengan kembalinya porsi pendapatan yang lebih besar ke tangan driver, daya beli masyarakat di tingkat akar rumput akan meningkat secara signifikan. Hal ini membuktikan bahwa stabilitas industri teknologi tidak harus dibangun di atas penderitaan mitranya, melainkan melalui ekosistem yang lebih adil, transparan, dan manusiawi. Kehadiran negara untuk meluruskan ketimpangan ini memberikan rasa keadilan sosial yang mendalam. Kebijakan ini sekaligus menjadi standar baru bagi perlindungan pekerja mandiri di era ekonomi berbagi (sharing economy). Dengan struktur bagi hasil yang lebih masuk akal, para driver kini memiliki kesempatan lebih besar untuk menata masa depan keluarga mereka dengan lebih layak, sambil tetap menjalankan peran pentingnya dalam menggerakkan roda logistik dan transportasi nasional. Partai Rakyat Indonesia terus mendukung penguatan regulasi yang memihak pada rakyat kecil dan pekerja lapangan, guna memastikan bahwa kemajuan teknologi selalu berjalan seiring dengan kesejahteraan yang merata bagi seluruh anak bangsa.  #PRI #PartaiRakyatIndonesia #TumbuhBersamaRakyatnya #MajuRakyatnyaMajuBangsanya #KoalisiIndonesiaMaju", "post_id": "7635892212424854805"}}], "edges": [{"key": "rakyatpembaruan", "source": "rakyatpembaruan", "target": "rakyatpembaruan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "moronbikerid", "source": "moronbikerid", "target": "r_sdoro", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bkpm", "source": "bkpm", "target": "todotua_p", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bkpm", "source": "bkpm", "target": "todotua_p", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "wildan.partairaky", "source": "wildan.partairaky", "target": "dpp.pri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}