{"nodes": [{"key": "kangdede78", "attributes": {"label": "kangdede78", "x": 302.8632036059933, "y": 322.4343831255072, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 30.9852, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2042405610088804386", "id": "kangdede78", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah lagi melemah karena faktor global + geopolitik (US-Iran dll), bukan karena pemerintahan sekarang.  \n\nLihat fakta: Ringgit Malaysia & Baht Thailand memang lebih kuat, tapi itu karena mereka nggak pny beban program besar buat rakyat seperti Indonesia. Presiden  lagi", "post_id": "2042405610088804386"}}, {"key": "angga_fzn", "attributes": {"label": "angga_fzn", "x": 809.9431361095932, "y": 247.3629366098412, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 44.154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2042405610088804386", "id": "angga_fzn", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah lagi melemah karena faktor global + geopolitik (US-Iran dll), bukan karena pemerintahan sekarang.  \n\nLihat fakta: Ringgit Malaysia & Baht Thailand memang lebih kuat, tapi itu karena mereka nggak pny beban program besar buat rakyat seperti Indonesia. Presiden  lagi", "post_id": "2042405610088804386"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 847.2355533459338, "y": 770.4248512089208, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 44.154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2042405610088804386", "id": "prabowo", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah lagi melemah karena faktor global + geopolitik (US-Iran dll), bukan karena pemerintahan sekarang.  \n\nLihat fakta: Ringgit Malaysia & Baht Thailand memang lebih kuat, tapi itu karena mereka nggak pny beban program besar buat rakyat seperti Indonesia. Presiden  lagi", "post_id": "2042405610088804386"}}, {"key": "joylivin01", "attributes": {"label": "joylivin01", "x": 74.22993850959247, "y": 529.5212173723155, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 30.9852, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2041738608860922037", "id": "joylivin01", "source": "tweet-000004", "content": "1. Rupiah melemah dikarenakan guncangan geopolitik (perlu penanganan lanjut yg bijak dari BI)\n2. IHSG anjlok karena adanya pembekuan dari MSCI (ini alasan penyumbang terbesar). Jd sentimennya kuat sbg alasan menjual saham indo oleh asing. Dievaluasi sampai mei 2026.", "post_id": "2041738608860922037"}}, {"key": "havidkhanan", "attributes": {"label": "havidkhanan", "x": 727.8340112019955, "y": 803.5776589940382, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 44.154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041738608860922037", "id": "havidkhanan", "source": "tweet-000004", "content": "1. Rupiah melemah dikarenakan guncangan geopolitik (perlu penanganan lanjut yg bijak dari BI)\n2. IHSG anjlok karena adanya pembekuan dari MSCI (ini alasan penyumbang terbesar). Jd sentimennya kuat sbg alasan menjual saham indo oleh asing. Dievaluasi sampai mei 2026.", "post_id": "2041738608860922037"}}, {"key": "so_am_i_soami", "attributes": {"label": "so_am_i_soami", "x": 24.729916728187142, "y": 737.3250375993117, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 44.154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041738608860922037", "id": "so_am_i_soami", "source": "tweet-000004", "content": "1. Rupiah melemah dikarenakan guncangan geopolitik (perlu penanganan lanjut yg bijak dari BI)\n2. IHSG anjlok karena adanya pembekuan dari MSCI (ini alasan penyumbang terbesar). Jd sentimennya kuat sbg alasan menjual saham indo oleh asing. Dievaluasi sampai mei 2026.", "post_id": "2041738608860922037"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 638.6356773819127, "y": 215.3934561779286, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 30.9852, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2043964189249622481", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Posisi rupiah yang melemah ke Rp17.127/USD dipengaruhi utama oleh faktor global: penguatan dolar AS akibat ketegangan geopolitik Timur Tengah (konflik AS-Iran, ancaman Selat Hormuz, & lonjakan harga minyak). Ini picu sentimen risk-off investor, outflow modal asing, & tekanan", "post_id": "2043964189249622481"}}, {"key": "fimnland", "attributes": {"label": "fimnland", "x": 651.4993553907933, "y": 16.371165253726506, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 44.154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2043964189249622481", "id": "fimnland", "source": "tweet-000004", "content": "Posisi rupiah yang melemah ke Rp17.127/USD dipengaruhi utama oleh faktor global: penguatan dolar AS akibat ketegangan geopolitik Timur Tengah (konflik AS-Iran, ancaman Selat Hormuz, & lonjakan harga minyak). Ini picu sentimen risk-off investor, outflow modal asing, & tekanan", "post_id": "2043964189249622481"}}, {"key": "idextratime", "attributes": {"label": "idextratime", "x": 160.5696860040322, "y": 763.4508873953481, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 44.154, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2043964189249622481", "id": "idextratime", "source": "tweet-000004", "content": "Posisi rupiah yang melemah ke Rp17.127/USD dipengaruhi utama oleh faktor global: penguatan dolar AS akibat ketegangan geopolitik Timur Tengah (konflik AS-Iran, ancaman Selat Hormuz, & lonjakan harga minyak). Ini picu sentimen risk-off investor, outflow modal asing, & tekanan", "post_id": "2043964189249622481"}}, {"key": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "celebesmedia.id", "x": 146.39077135855572, "y": 28.098277002730597, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 53.8874, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3870721786397360348_10864878485", "id": "celebesmedia.id", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada perdagangan Selasa (7/4), turun 70 poin atau sekitar 0,41 persen ke level Rp17.105 per dolar AS. \n\nPosisi ini lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp16.980 per dolar AS.\n\nTekanan terhadap rupiah tidak lepas dari meningkatnya ketidakpastian global, khususnya terkait ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran.\n\nKantor Berita Nasional ANTARA, Selasa sore, melaporkan konflik Timur Tengah semakin memanas setelah Iran menolak proposal Amerika Serikat terkait gencatan senjata selama 45 hari serta pembukaan Selat Hormuz secara bertahap. Penolakan ini juga mencakup negosiasi lebih luas mengenai pencabutan sanksi dan rekonstruksi.\n\nSebagai gantinya, Iran mengajukan sejumlah tuntutan, termasuk penghentian konflik secara permanen, jaminan keamanan dari serangan di masa depan, pencabutan sanksi, serta kompensasi atas kerusakan yang terjadi.\n\nKetegangan ini berdampak langsung pada pasar energi global. Harga minyak terdorong naik akibat kekhawatiran terganggunya distribusi, yang pada akhirnya memicu risiko inflasi dan menambah tantangan bagi kebijakan moneter di berbagai negara.\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#rupiah #matauang #dolar #nilaitukaruang #uang", "post_id": "3870721786397360348_10864878485"}}, {"key": "celebespsm", "attributes": {"label": "celebespsm", "x": 582.7833886272607, "y": 476.1361864473549, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 53.8874, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3870721786397360348_10864878485", "id": "celebespsm", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada perdagangan Selasa (7/4), turun 70 poin atau sekitar 0,41 persen ke level Rp17.105 per dolar AS. \n\nPosisi ini lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp16.980 per dolar AS.\n\nTekanan terhadap rupiah tidak lepas dari meningkatnya ketidakpastian global, khususnya terkait ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran.\n\nKantor Berita Nasional ANTARA, Selasa sore, melaporkan konflik Timur Tengah semakin memanas setelah Iran menolak proposal Amerika Serikat terkait gencatan senjata selama 45 hari serta pembukaan Selat Hormuz secara bertahap. Penolakan ini juga mencakup negosiasi lebih luas mengenai pencabutan sanksi dan rekonstruksi.\n\nSebagai gantinya, Iran mengajukan sejumlah tuntutan, termasuk penghentian konflik secara permanen, jaminan keamanan dari serangan di masa depan, pencabutan sanksi, serta kompensasi atas kerusakan yang terjadi.\n\nKetegangan ini berdampak langsung pada pasar energi global. Harga minyak terdorong naik akibat kekhawatiran terganggunya distribusi, yang pada akhirnya memicu risiko inflasi dan menambah tantangan bagi kebijakan moneter di berbagai negara.\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#rupiah #matauang #dolar #nilaitukaruang #uang", "post_id": "3870721786397360348_10864878485"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 865.872924963485, "y": 13.14461711083137, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 206.566, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3874409192090765383_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tukar rupiah diperkirakan bisa melemah hingga Rp17.400/USD lebih cepat dari proyeksi akibat eskalasi geopolitik global. 🌍\n\nMenurut Ibrahim Assuaibi, kegagalan negosiasi AS–Iran mendorong penguatan dolar AS 💵 dan lonjakan harga minyak (WTI > US$104) 🛢️, yang mempercepat tekanan terhadap rupiah.\n\nDampaknya, pasokan energi terganggu dan berpotensi membebani APBN, sehingga pemerintah perlu antisipasi cepat untuk menjaga stabilitas ekonomi. ⚠️\n\nSumber: emitennews.com, 13 April 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#Rupiah #USDIDR #NilaiTukar #EkonomiGlobal #IHSG #SahamIndonesia #Investasi #mancingsaham", "post_id": "3874409192090765383_52512310886"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 88.09221483812479, "y": 558.8655258837534, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.9852, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2m6CsA53lyw", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "KIAMAT GLOBAL TAPI IHSG HIJAU? Rahasia Cuan Saat Negosiasi Iran AS Gagal Total! | Wawasan Cerdas\n\n🚨 KIAMAT GLOBAL TAPI IHSG HIJAU? Rahasia \"Smart Money\" Saat Perang Energi & Negosiasi AS-Iran Gagal Total! 🚨\n\nSelamat datang kembali di Wawasan Cerdas! Pernahkah Anda membayangkan bahwa di saat dunia sedang dilanda kepanikan global ekstrem, pasar saham kita justru menemukan keajaibannya dan berbalik mencetak keuntungan? Hari ini, kami akan membongkar tuntas misteri besar: mengapa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menolak hancur dan tetap perkasa di zona hijau, meskipun terjadi guncangan geopolitik dan ekonomi makro yang sangat mengerikan.\n\n🔥 Petaka 21 Jam di Islamabad dan Blokade Selat Hormuz Semuanya bermula dari sebuah ruangan rapat tertutup di Islamabad, Pakistan. Terjadi negosiasi maraton tingkat tinggi selama 21 jam antara delegasi Amerika Serikat, yang dipimpin langsung oleh Wakil Presiden JD Vance, dan perwakilan Iran. Sayangnya, perundingan ini berakhir dengan kegagalan total karena Iran menolak keras tuntutan AS terkait program nuklir dan justru menuntut kendali lebih atas selat strategis mereka.\n\nKegagalan ini memicu Presiden AS Donald Trump mengambil langkah tanpa preseden: memerintahkan Angkatan Laut AS dan CENTCOM untuk memberlakukan blokade maritim komprehensif di Selat Hormuz. Mengapa ini penting bagi Anda? Selat Hormuz adalah \"urat nadi\" perekonomian dunia tempat mengalirnya 20 juta barel minyak mentah per hari, atau setara 20% dari total konsumsi minyak dunia. Akibat blokade ini, pasar komoditas meledak; harga minyak acuan Brent terbang hampir 9% menembus US103,73perbarel,danWTImenyentuhUS105,46 per barel.\n\n💸 Bencana Rupiah dan Ancaman Inflasi di Depan Mata Bagi kita di Indonesia, lonjakan harga minyak ini adalah sinyal bahaya. Indonesia adalah importir neto minyak bumi, di mana 56% impor minyak kita berasal dari Timur Tengah dan harus melewati Selat Hormuz yang kini diblokade. Kepanikan global memborong Dolar AS langsung menghajar nilai tukar mata uang kita, membuat Rupiah terkapar menembus level historis Rp17.089 per Dolar AS. \n\n❌ Jebakan Batman: Mengapa Membeli Emas Hari Ini Adalah Kesalahan Besar? Insting pertama Anda saat perang pecah mungkin adalah memborong emas fisik. Namun, kami peringatkan: JANGAN LAKUKAN ITU! Di pasar global, harga emas justru anjlok 2,05% ke level US$4.654,25 akibat fenomena likuidasi paksa (margin call). Di Indonesia, pabrikan menciptakan \"Jebakan Batman\" dengan selisih harga ( spread ) yang mencekik; harga beli emas dipatok nyaris Rp3.000.000 per gram, sementara harga jual kembalinya ( buyback ) dikunci jatuh di dasar pada level Rp2.671.200 per gram. Membeli emas fisik saat kepanikan ini adalah bunuh diri finansial jangka pendek bagi Anda.\n\n📈 Keajaiban IHSG: \"Durian Runtuh\" Substitusi Energi Di saat bursa saham Asia seperti Nikkei (Jepang), KOSPI (Korea Selatan), dan Hang Seng (Hong Kong) berdarah-darah karena ketergantungan 100% pada impor minyak, IHSG kita justru melesat. Pada pembukaan, IHSG sempat anjlok 1,25%, namun berhasil melakukan technical rebound dan kembali ke zona hijau. Mengapa? Jawabannya adalah \"Efek Substitusi Energi\". \n\nBursa kita diselamatkan oleh emiten eksportir komoditas. Mereka menikmati \"durian runtuh\" ganda: menjual batu bara dalam Dolar AS yang sedang mahal, sementara biaya operasional dibayar menggunakan Rupiah yang melemah, membuat margin keuntungan mereka membengkak tajam secara otomatis.\n\n💼 Contekan Portofolio \"Smart Money\" Asing (Wajib Tahu!) Kami telah melacak pergerakan dana asing hari ini, dan inilah strategi yang wajib Anda tiru:\nBorong Saham Energi & Logam: Asing secara agresif melakukan akumulasi pada saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO). \n\nRotasi Perbankan: Mengejutkannya, asing membuang PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) secara masif ( net sell Rp128,35 miliar).\n\nHindari Saham FMCG/Konsumer: Jangan sentuh perusahaan yang sangat bergantung pada bahan baku impor, karena margin mereka akan hancur oleh Dolar di level Rp17.000.\n\nKrisis makroekonomi ini adalah pelajaran berharga bahwa kita tidak boleh panik. Dengan mengevaluasi portofolio secara cermat dan mengikuti jejak Smart Money, krisis global justru bisa menjadi peluang cuan terbesar untuk Anda.\n\n👇 JADILAH PENYELAMAT! Jangan biarkan informasi vital ini berhenti di layar Anda. Tekan tombol LIKE, SUBSCRIBE channel Wawasan Cerdas, dan SHARE video ini ke grup WhatsApp!\n\nBersama Wawasan Cerdas, mari kita amankan masa depan finansial kita di tengah badai krisis! 🚀\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#WawasanCerdas #IHSG #SahamBatuBara #KrisisSelatHormuz #PerangIranAS #InvestasiSaham #HargaMinyakDunia #NilaiTukarRupiah #SahamPemula #SmartMoney #RekomendasiSaham #SahamADRO #SahamMEDC #SahamBMRI #SahamBBRI #InvestasiEmas #KrisisEkonomi #GeopolitikGlobal \n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "2m6CsA53lyw"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 92.18028178090853, "y": 476.26678180103346, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 57.3227, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2m6CsA53lyw", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "KIAMAT GLOBAL TAPI IHSG HIJAU? Rahasia Cuan Saat Negosiasi Iran AS Gagal Total! | Wawasan Cerdas\n\n🚨 KIAMAT GLOBAL TAPI IHSG HIJAU? Rahasia \"Smart Money\" Saat Perang Energi & Negosiasi AS-Iran Gagal Total! 🚨\n\nSelamat datang kembali di Wawasan Cerdas! Pernahkah Anda membayangkan bahwa di saat dunia sedang dilanda kepanikan global ekstrem, pasar saham kita justru menemukan keajaibannya dan berbalik mencetak keuntungan? Hari ini, kami akan membongkar tuntas misteri besar: mengapa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menolak hancur dan tetap perkasa di zona hijau, meskipun terjadi guncangan geopolitik dan ekonomi makro yang sangat mengerikan.\n\n🔥 Petaka 21 Jam di Islamabad dan Blokade Selat Hormuz Semuanya bermula dari sebuah ruangan rapat tertutup di Islamabad, Pakistan. Terjadi negosiasi maraton tingkat tinggi selama 21 jam antara delegasi Amerika Serikat, yang dipimpin langsung oleh Wakil Presiden JD Vance, dan perwakilan Iran. Sayangnya, perundingan ini berakhir dengan kegagalan total karena Iran menolak keras tuntutan AS terkait program nuklir dan justru menuntut kendali lebih atas selat strategis mereka.\n\nKegagalan ini memicu Presiden AS Donald Trump mengambil langkah tanpa preseden: memerintahkan Angkatan Laut AS dan CENTCOM untuk memberlakukan blokade maritim komprehensif di Selat Hormuz. Mengapa ini penting bagi Anda? Selat Hormuz adalah \"urat nadi\" perekonomian dunia tempat mengalirnya 20 juta barel minyak mentah per hari, atau setara 20% dari total konsumsi minyak dunia. Akibat blokade ini, pasar komoditas meledak; harga minyak acuan Brent terbang hampir 9% menembus US103,73perbarel,danWTImenyentuhUS105,46 per barel.\n\n💸 Bencana Rupiah dan Ancaman Inflasi di Depan Mata Bagi kita di Indonesia, lonjakan harga minyak ini adalah sinyal bahaya. Indonesia adalah importir neto minyak bumi, di mana 56% impor minyak kita berasal dari Timur Tengah dan harus melewati Selat Hormuz yang kini diblokade. Kepanikan global memborong Dolar AS langsung menghajar nilai tukar mata uang kita, membuat Rupiah terkapar menembus level historis Rp17.089 per Dolar AS. \n\n❌ Jebakan Batman: Mengapa Membeli Emas Hari Ini Adalah Kesalahan Besar? Insting pertama Anda saat perang pecah mungkin adalah memborong emas fisik. Namun, kami peringatkan: JANGAN LAKUKAN ITU! Di pasar global, harga emas justru anjlok 2,05% ke level US$4.654,25 akibat fenomena likuidasi paksa (margin call). Di Indonesia, pabrikan menciptakan \"Jebakan Batman\" dengan selisih harga ( spread ) yang mencekik; harga beli emas dipatok nyaris Rp3.000.000 per gram, sementara harga jual kembalinya ( buyback ) dikunci jatuh di dasar pada level Rp2.671.200 per gram. Membeli emas fisik saat kepanikan ini adalah bunuh diri finansial jangka pendek bagi Anda.\n\n📈 Keajaiban IHSG: \"Durian Runtuh\" Substitusi Energi Di saat bursa saham Asia seperti Nikkei (Jepang), KOSPI (Korea Selatan), dan Hang Seng (Hong Kong) berdarah-darah karena ketergantungan 100% pada impor minyak, IHSG kita justru melesat. Pada pembukaan, IHSG sempat anjlok 1,25%, namun berhasil melakukan technical rebound dan kembali ke zona hijau. Mengapa? Jawabannya adalah \"Efek Substitusi Energi\". \n\nBursa kita diselamatkan oleh emiten eksportir komoditas. Mereka menikmati \"durian runtuh\" ganda: menjual batu bara dalam Dolar AS yang sedang mahal, sementara biaya operasional dibayar menggunakan Rupiah yang melemah, membuat margin keuntungan mereka membengkak tajam secara otomatis.\n\n💼 Contekan Portofolio \"Smart Money\" Asing (Wajib Tahu!) Kami telah melacak pergerakan dana asing hari ini, dan inilah strategi yang wajib Anda tiru:\nBorong Saham Energi & Logam: Asing secara agresif melakukan akumulasi pada saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO). \n\nRotasi Perbankan: Mengejutkannya, asing membuang PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) secara masif ( net sell Rp128,35 miliar).\n\nHindari Saham FMCG/Konsumer: Jangan sentuh perusahaan yang sangat bergantung pada bahan baku impor, karena margin mereka akan hancur oleh Dolar di level Rp17.000.\n\nKrisis makroekonomi ini adalah pelajaran berharga bahwa kita tidak boleh panik. Dengan mengevaluasi portofolio secara cermat dan mengikuti jejak Smart Money, krisis global justru bisa menjadi peluang cuan terbesar untuk Anda.\n\n👇 JADILAH PENYELAMAT! Jangan biarkan informasi vital ini berhenti di layar Anda. Tekan tombol LIKE, SUBSCRIBE channel Wawasan Cerdas, dan SHARE video ini ke grup WhatsApp!\n\nBersama Wawasan Cerdas, mari kita amankan masa depan finansial kita di tengah badai krisis! 🚀\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#WawasanCerdas #IHSG #SahamBatuBara #KrisisSelatHormuz #PerangIranAS #InvestasiSaham #HargaMinyakDunia #NilaiTukarRupiah #SahamPemula #SmartMoney #RekomendasiSaham #SahamADRO #SahamMEDC #SahamBMRI #SahamBBRI #InvestasiEmas #KrisisEkonomi #GeopolitikGlobal \n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "2m6CsA53lyw"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 611.853505584761, "y": 152.859975416312, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.9852, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "G3fsBs2tItg", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Terkoreksi di Tengah Ketidakpastian AS–Iran 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah dan diperdagangkan di atas level 17.000 per dolar AS, seiring pelaku pasar mencermati kondisi gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai masih rapuh. Berdasarkan data RTI, rupiah pada Kamis siang melemah 0,26 persen ke level 17.049 per dolar AS, setelah sempat menyentuh posisi terlemah intraday di 17.075.\n\nKetidakpastian semakin meningkat karena Selat Hormuz masih sebagian terblokir, menyusul ketegangan lanjutan pasca serangan Israel ke Lebanon. Kondisi ini membuat pergerakan dolar AS tetap berpotensi fluktuatif dan memberi tekanan tambahan bagi rupiah di pasar keuangan global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "G3fsBs2tItg"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 503.97065224955315, "y": 756.7389873380057, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.7477, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "G3fsBs2tItg", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Terkoreksi di Tengah Ketidakpastian AS–Iran 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah dan diperdagangkan di atas level 17.000 per dolar AS, seiring pelaku pasar mencermati kondisi gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai masih rapuh. Berdasarkan data RTI, rupiah pada Kamis siang melemah 0,26 persen ke level 17.049 per dolar AS, setelah sempat menyentuh posisi terlemah intraday di 17.075.\n\nKetidakpastian semakin meningkat karena Selat Hormuz masih sebagian terblokir, menyusul ketegangan lanjutan pasca serangan Israel ke Lebanon. Kondisi ini membuat pergerakan dolar AS tetap berpotensi fluktuatif dan memberi tekanan tambahan bagi rupiah di pasar keuangan global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "G3fsBs2tItg"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 809.5931272529571, "y": 524.8108892714077, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.7477, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "G3fsBs2tItg", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Terkoreksi di Tengah Ketidakpastian AS–Iran 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah dan diperdagangkan di atas level 17.000 per dolar AS, seiring pelaku pasar mencermati kondisi gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai masih rapuh. Berdasarkan data RTI, rupiah pada Kamis siang melemah 0,26 persen ke level 17.049 per dolar AS, setelah sempat menyentuh posisi terlemah intraday di 17.075.\n\nKetidakpastian semakin meningkat karena Selat Hormuz masih sebagian terblokir, menyusul ketegangan lanjutan pasca serangan Israel ke Lebanon. Kondisi ini membuat pergerakan dolar AS tetap berpotensi fluktuatif dan memberi tekanan tambahan bagi rupiah di pasar keuangan global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "G3fsBs2tItg"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 268.9500174325017, "y": 309.27369539895454, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.7477, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "G3fsBs2tItg", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Terkoreksi di Tengah Ketidakpastian AS–Iran 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah dan diperdagangkan di atas level 17.000 per dolar AS, seiring pelaku pasar mencermati kondisi gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai masih rapuh. Berdasarkan data RTI, rupiah pada Kamis siang melemah 0,26 persen ke level 17.049 per dolar AS, setelah sempat menyentuh posisi terlemah intraday di 17.075.\n\nKetidakpastian semakin meningkat karena Selat Hormuz masih sebagian terblokir, menyusul ketegangan lanjutan pasca serangan Israel ke Lebanon. Kondisi ini membuat pergerakan dolar AS tetap berpotensi fluktuatif dan memberi tekanan tambahan bagi rupiah di pasar keuangan global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "G3fsBs2tItg"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 794.8540761270657, "y": 914.307360077684, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.7477, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "G3fsBs2tItg", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Terkoreksi di Tengah Ketidakpastian AS–Iran 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah dan diperdagangkan di atas level 17.000 per dolar AS, seiring pelaku pasar mencermati kondisi gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai masih rapuh. Berdasarkan data RTI, rupiah pada Kamis siang melemah 0,26 persen ke level 17.049 per dolar AS, setelah sempat menyentuh posisi terlemah intraday di 17.075.\n\nKetidakpastian semakin meningkat karena Selat Hormuz masih sebagian terblokir, menyusul ketegangan lanjutan pasca serangan Israel ke Lebanon. Kondisi ini membuat pergerakan dolar AS tetap berpotensi fluktuatif dan memberi tekanan tambahan bagi rupiah di pasar keuangan global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "G3fsBs2tItg"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 321.24710163483536, "y": 546.9131196624439, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.7477, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "G3fsBs2tItg", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Terkoreksi di Tengah Ketidakpastian AS–Iran 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah dan diperdagangkan di atas level 17.000 per dolar AS, seiring pelaku pasar mencermati kondisi gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai masih rapuh. Berdasarkan data RTI, rupiah pada Kamis siang melemah 0,26 persen ke level 17.049 per dolar AS, setelah sempat menyentuh posisi terlemah intraday di 17.075.\n\nKetidakpastian semakin meningkat karena Selat Hormuz masih sebagian terblokir, menyusul ketegangan lanjutan pasca serangan Israel ke Lebanon. Kondisi ini membuat pergerakan dolar AS tetap berpotensi fluktuatif dan memberi tekanan tambahan bagi rupiah di pasar keuangan global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "G3fsBs2tItg"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 72.10665118276371, "y": 450.63841573987816, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.7477, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "G3fsBs2tItg", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Tekanan Geopolitik Berlanjut, Rupiah Terkoreksi di Tengah Ketidakpastian AS–Iran 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah dan diperdagangkan di atas level 17.000 per dolar AS, seiring pelaku pasar mencermati kondisi gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai masih rapuh. Berdasarkan data RTI, rupiah pada Kamis siang melemah 0,26 persen ke level 17.049 per dolar AS, setelah sempat menyentuh posisi terlemah intraday di 17.075.\n\nKetidakpastian semakin meningkat karena Selat Hormuz masih sebagian terblokir, menyusul ketegangan lanjutan pasca serangan Israel ke Lebanon. Kondisi ini membuat pergerakan dolar AS tetap berpotensi fluktuatif dan memberi tekanan tambahan bagi rupiah di pasar keuangan global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "G3fsBs2tItg"}}], "edges": [{"key": "kangdede78", "source": "kangdede78", "target": "angga_fzn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kangdede78", "source": "kangdede78", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "joylivin01", "source": "joylivin01", "target": "havidkhanan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "joylivin01", "source": "joylivin01", "target": "so_am_i_soami", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "fimnland", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "idextratime", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebespsm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}