{"nodes": [{"key": "Jenniestale", "attributes": {"label": "Jenniestale", "x": 925.1289719758711, "y": 996.3192397180646, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 56.101, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2047216615423680791", "id": "Jenniestale", "source": "retweet-000002", "content": "Pembuatan vape narkoba di bongkar Bareskrim polri.\n\nBerkat kecurigaan ojol yang melapor ke kepolisian, paket tersebut berh…", "post_id": "2047216615423680791"}}, {"key": "Jumianto_RK", "attributes": {"label": "Jumianto_RK", "x": 645.9477285252215, "y": 85.30328385347241, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 103.7868, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2047216615423680791", "id": "Jumianto_RK", "source": "retweet-000002", "content": "Pembuatan vape narkoba di bongkar Bareskrim polri.\n\nBerkat kecurigaan ojol yang melapor ke kepolisian, paket tersebut berh…", "post_id": "2047216615423680791"}}, {"key": "seruanhl", "attributes": {"label": "seruanhl", "x": 271.1401119183112, "y": 879.6274393102545, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 56.101, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2047238016234828199", "id": "seruanhl", "source": "retweet-000002", "content": "Pembuatan vape narkoba di bongkar Bareskrim polri.\n\nBerkat kecurigaan ojol yang melapor ke kepolisian, paket tersebut berh…", "post_id": "2047238016234828199"}}, {"key": "polrestamalangkotaofficial", "attributes": {"label": "polrestamalangkotaofficial", "x": 250.57548852179977, "y": 523.7174562326326, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 56.101, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3887366078439831006_10803307068", "id": "polrestamalangkotaofficial", "source": "instagram-000001", "content": "Kebersamaan menjadi kekuatan dalam menjaga keamanan Kota Malang.\n\nPolresta Malang Kota melaksanakan Apel Besar Sabuk Kamtibmas bersama berbagai komunitas relawan, ojek online, serta mahasiswa sebagai wujud sinergi dan kepedulian bersama dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.\n\nMelalui kolaborasi ini, terbangun semangat bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya tugas aparat, namun tanggung jawab kita bersama demi kenyamanan masyarakat.\n\n \n \n\n#divisihumaspolri\n#humaspoldajatim \n#polripresisi \n#fyp\n#polrestamalangkota", "post_id": "3887366078439831006_10803307068"}}, {"key": "divisihumaspolri", "attributes": {"label": "divisihumaspolri", "x": 590.8830129442136, "y": 334.3578810746767, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 79.9439, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887366078439831006_10803307068", "id": "divisihumaspolri", "source": "instagram-000001", "content": "Kebersamaan menjadi kekuatan dalam menjaga keamanan Kota Malang.\n\nPolresta Malang Kota melaksanakan Apel Besar Sabuk Kamtibmas bersama berbagai komunitas relawan, ojek online, serta mahasiswa sebagai wujud sinergi dan kepedulian bersama dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.\n\nMelalui kolaborasi ini, terbangun semangat bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya tugas aparat, namun tanggung jawab kita bersama demi kenyamanan masyarakat.\n\n \n \n\n#divisihumaspolri\n#humaspoldajatim \n#polripresisi \n#fyp\n#polrestamalangkota", "post_id": "3887366078439831006_10803307068"}}, {"key": "humaspoldajatim", "attributes": {"label": "humaspoldajatim", "x": 384.8732888791704, "y": 324.98917735758783, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 79.9439, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887366078439831006_10803307068", "id": "humaspoldajatim", "source": "instagram-000001", "content": "Kebersamaan menjadi kekuatan dalam menjaga keamanan Kota Malang.\n\nPolresta Malang Kota melaksanakan Apel Besar Sabuk Kamtibmas bersama berbagai komunitas relawan, ojek online, serta mahasiswa sebagai wujud sinergi dan kepedulian bersama dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.\n\nMelalui kolaborasi ini, terbangun semangat bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya tugas aparat, namun tanggung jawab kita bersama demi kenyamanan masyarakat.\n\n \n \n\n#divisihumaspolri\n#humaspoldajatim \n#polripresisi \n#fyp\n#polrestamalangkota", "post_id": "3887366078439831006_10803307068"}}, {"key": "1015dahliafm", "attributes": {"label": "1015dahliafm", "x": 797.7426025849854, "y": 657.4096332560695, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 56.101, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3882226627774612672_624582277", "id": "1015dahliafm", "source": "instagram-000001", "content": "Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, insiden tersebut diduga bermula dari tindakan seorang pengemudi ojek online berinisial JW yang melakukan tindakan tidak menyenangkan terhadap penumpangnya.\n\nPenumpang yang diduga menjadi korban diketahui masih berusia 15 tahun, sehingga kasus ini masuk dalam kategori perlindungan anak.\n\nInformasi mengenai dugaan pelecehan itu dengan cepat menyebar di lokasi kejadian dan memicu reaksi spontan warga serta pengemudi ojek online di sekitar.\n\nMereka mendatangi lokasi hingga terjadi kerumunan yang cukup besar. Situasi yang sempat memanas berhasil dikendalikan setelah aparat kepolisian.\n\nSource Caption:\nhttps://www.koran-gala.id/news/58717030763/diduga-lecehkan-penumpang-di-bawah-umur-driver-ojol-di-antapani-bandung-diamankan-polisi#\n\nSource Video:\nhttps://youtu.be/vu3wRDhUmco?si=A1K4awODCe2qZfQk\n\nEdited By:\n \n\nVO:okky\n\n#kilasaninformasi #infoterkini #radiodahliafmbandung", "post_id": "3882226627774612672_624582277"}}, {"key": "glnggprtmaaa", "attributes": {"label": "glnggprtmaaa", "x": 857.3055938277035, "y": 453.66347451834974, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 68.0224, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3882226627774612672_624582277", "id": "glnggprtmaaa", "source": "instagram-000001", "content": "Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, insiden tersebut diduga bermula dari tindakan seorang pengemudi ojek online berinisial JW yang melakukan tindakan tidak menyenangkan terhadap penumpangnya.\n\nPenumpang yang diduga menjadi korban diketahui masih berusia 15 tahun, sehingga kasus ini masuk dalam kategori perlindungan anak.\n\nInformasi mengenai dugaan pelecehan itu dengan cepat menyebar di lokasi kejadian dan memicu reaksi spontan warga serta pengemudi ojek online di sekitar.\n\nMereka mendatangi lokasi hingga terjadi kerumunan yang cukup besar. Situasi yang sempat memanas berhasil dikendalikan setelah aparat kepolisian.\n\nSource Caption:\nhttps://www.koran-gala.id/news/58717030763/diduga-lecehkan-penumpang-di-bawah-umur-driver-ojol-di-antapani-bandung-diamankan-polisi#\n\nSource Video:\nhttps://youtu.be/vu3wRDhUmco?si=A1K4awODCe2qZfQk\n\nEdited By:\n \n\nVO:okky\n\n#kilasaninformasi #infoterkini #radiodahliafmbandung", "post_id": "3882226627774612672_624582277"}}, {"key": "smkn1katapang", "attributes": {"label": "smkn1katapang", "x": 905.793119944634, "y": 862.6691807785938, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 68.0224, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3882226627774612672_624582277", "id": "smkn1katapang", "source": "instagram-000001", "content": "Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, insiden tersebut diduga bermula dari tindakan seorang pengemudi ojek online berinisial JW yang melakukan tindakan tidak menyenangkan terhadap penumpangnya.\n\nPenumpang yang diduga menjadi korban diketahui masih berusia 15 tahun, sehingga kasus ini masuk dalam kategori perlindungan anak.\n\nInformasi mengenai dugaan pelecehan itu dengan cepat menyebar di lokasi kejadian dan memicu reaksi spontan warga serta pengemudi ojek online di sekitar.\n\nMereka mendatangi lokasi hingga terjadi kerumunan yang cukup besar. Situasi yang sempat memanas berhasil dikendalikan setelah aparat kepolisian.\n\nSource Caption:\nhttps://www.koran-gala.id/news/58717030763/diduga-lecehkan-penumpang-di-bawah-umur-driver-ojol-di-antapani-bandung-diamankan-polisi#\n\nSource Video:\nhttps://youtu.be/vu3wRDhUmco?si=A1K4awODCe2qZfQk\n\nEdited By:\n \n\nVO:okky\n\n#kilasaninformasi #infoterkini #radiodahliafmbandung", "post_id": "3882226627774612672_624582277"}}, {"key": "newsandalasdotcom", "attributes": {"label": "newsandalasdotcom", "x": 474.24892773049254, "y": 490.35262380405, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 56.101, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880773800711659951_42782166874", "id": "newsandalasdotcom", "source": "instagram-000001", "content": "Bandung (NewsAndalas.com)– Kasus dugaan pelecehan dan percobaan penculikan oleh oknum pengemudi ojek daring (ojol) menggemparkan masyarakat Bandung, Jawa Barat. Seorang siswi kelas 5 sekolah dasar di kawasan Antapani dilaporkan hampir menjadi korban setelah pengemudi ojol yang seharusnya mengantar ke rumah, justru membawanya ke tempat kos pelaku.\n\nPeristiwa ini viral di media sosial setelah keluarga korban membagikan kronologi kejadian melalui unggahan Threads egiw_giew pada Selasa (21/4/2026). Kakak korban melalui akun Instagram  mengungkapkan bahwa adiknya mengalami trauma berat dan tengah menjalani proses visum untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.\n\nMenurut keterangan kakak korban, orang tua tidak dapat menjemput adiknya di sekolah pada hari kejadian, sehingga mereka memesankan ojol. Korban diketahui sering mendapatkan pengemudi yang sama dalam perjalanan sebelumnya.\n\nSaat di atas motor, pelaku diduga mulai melancarkan aksi tidak sopan dengan memegang kaki korban. Pelaku berdalih tindakan tersebut dilakukan karena posisi duduk korban terlalu ke belakang. Saat dalam perjalanan, pelaku secara sepihak membelokkan arah dan memaksa korban menuju kos-kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n\"Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam’,\" terang kakak korban menirukan ucapan adiknya.\n\nBeruntung, korban yang ketakutan langsung menangis dan berteriak di kawasan sekitar kos yang cukup sepi. Panik dengan reaksi korban, pelaku akhirnya memutuskan mengantar siswi tersebut pulang ke rumah.\n\nSetelah sampai di rumah, korban memberanikan diri mengadu kepada ibunya bahwa pelaku sering memegang kakinya selama perjalanan. Pelaku bahkan berdalih mengajak korban ke kos agar lebih mudah ditemukan jika suatu saat korban ingin mencarinya lagi.\n\nMenanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Antapani bertindak cepat. Pelaku yang diketahui bernama Joko berhasil diamankan pada Selasa malam (21/4/2026) tanpa perlawanan.\n\nPihak Grab selaku penyedia layanan transportasi daring juga telah angkat bicara dan mengambil tindakan tegas. \"Sebagai langkah awal, kami telah menonaktifkan mitra pengemudi terkait dan akan terus berkoordinasi", "post_id": "3880773800711659951_42782166874"}}, {"key": "roselei_rr.x", "attributes": {"label": "roselei_rr.x", "x": 154.68848841913473, "y": 579.6068300846943, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 103.7868, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880773800711659951_42782166874", "id": "roselei_rr.x", "source": "instagram-000001", "content": "Bandung (NewsAndalas.com)– Kasus dugaan pelecehan dan percobaan penculikan oleh oknum pengemudi ojek daring (ojol) menggemparkan masyarakat Bandung, Jawa Barat. Seorang siswi kelas 5 sekolah dasar di kawasan Antapani dilaporkan hampir menjadi korban setelah pengemudi ojol yang seharusnya mengantar ke rumah, justru membawanya ke tempat kos pelaku.\n\nPeristiwa ini viral di media sosial setelah keluarga korban membagikan kronologi kejadian melalui unggahan Threads egiw_giew pada Selasa (21/4/2026). Kakak korban melalui akun Instagram  mengungkapkan bahwa adiknya mengalami trauma berat dan tengah menjalani proses visum untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.\n\nMenurut keterangan kakak korban, orang tua tidak dapat menjemput adiknya di sekolah pada hari kejadian, sehingga mereka memesankan ojol. Korban diketahui sering mendapatkan pengemudi yang sama dalam perjalanan sebelumnya.\n\nSaat di atas motor, pelaku diduga mulai melancarkan aksi tidak sopan dengan memegang kaki korban. Pelaku berdalih tindakan tersebut dilakukan karena posisi duduk korban terlalu ke belakang. Saat dalam perjalanan, pelaku secara sepihak membelokkan arah dan memaksa korban menuju kos-kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n\"Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam’,\" terang kakak korban menirukan ucapan adiknya.\n\nBeruntung, korban yang ketakutan langsung menangis dan berteriak di kawasan sekitar kos yang cukup sepi. Panik dengan reaksi korban, pelaku akhirnya memutuskan mengantar siswi tersebut pulang ke rumah.\n\nSetelah sampai di rumah, korban memberanikan diri mengadu kepada ibunya bahwa pelaku sering memegang kakinya selama perjalanan. Pelaku bahkan berdalih mengajak korban ke kos agar lebih mudah ditemukan jika suatu saat korban ingin mencarinya lagi.\n\nMenanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Antapani bertindak cepat. Pelaku yang diketahui bernama Joko berhasil diamankan pada Selasa malam (21/4/2026) tanpa perlawanan.\n\nPihak Grab selaku penyedia layanan transportasi daring juga telah angkat bicara dan mengambil tindakan tegas. \"Sebagai langkah awal, kami telah menonaktifkan mitra pengemudi terkait dan akan terus berkoordinasi", "post_id": "3880773800711659951_42782166874"}}, {"key": "protokol.palembang", "attributes": {"label": "protokol.palembang", "x": 31.08119682478383, "y": 715.8409046314847, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 56.101, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3890373458434186572_1485517428", "id": "protokol.palembang", "source": "instagram-000001", "content": "Bukan sekadar tempat berteduh atau nunggu orderan, tapi ini diharapke jadi rumah keduo buat dulur-dulur ojol di Palembang. 🏠🛵\n\nResmi hadir 21 titik Kedai ADO sebagai ruang kolaborasi antara kepolisian dan komunitas driver. Di sini tidak hanya buat nongkrong, tapi fasilitasnya lengkap: dari bengkel, makan murah, sampe layanan kesehatan gratis.\n\nPlus, ada kabar baik lagi, Pemkot bekerjasama dengan  bakal fasilitasi 500 SIM gratis biar narik makin tenang dan legal. Hal tersebut disampaikan oleh Pak  dalam peresmian salah satu Kedai ADO di Kertapati (5/5).\n\nSemangat cari rezeki, tetap cari aman di jalan yo, Lur! 🤝✨", "post_id": "3890373458434186572_1485517428"}}, {"key": "polisi_sumsel", "attributes": {"label": "polisi_sumsel", "x": 399.99427757770314, "y": 717.2667829053626, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 79.9439, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890373458434186572_1485517428", "id": "polisi_sumsel", "source": "instagram-000001", "content": "Bukan sekadar tempat berteduh atau nunggu orderan, tapi ini diharapke jadi rumah keduo buat dulur-dulur ojol di Palembang. 🏠🛵\n\nResmi hadir 21 titik Kedai ADO sebagai ruang kolaborasi antara kepolisian dan komunitas driver. Di sini tidak hanya buat nongkrong, tapi fasilitasnya lengkap: dari bengkel, makan murah, sampe layanan kesehatan gratis.\n\nPlus, ada kabar baik lagi, Pemkot bekerjasama dengan  bakal fasilitasi 500 SIM gratis biar narik makin tenang dan legal. Hal tersebut disampaikan oleh Pak  dalam peresmian salah satu Kedai ADO di Kertapati (5/5).\n\nSemangat cari rezeki, tetap cari aman di jalan yo, Lur! 🤝✨", "post_id": "3890373458434186572_1485517428"}}, {"key": "ratudewa", "attributes": {"label": "ratudewa", "x": 898.0720650550703, "y": 12.351960547410389, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 79.9439, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890373458434186572_1485517428", "id": "ratudewa", "source": "instagram-000001", "content": "Bukan sekadar tempat berteduh atau nunggu orderan, tapi ini diharapke jadi rumah keduo buat dulur-dulur ojol di Palembang. 🏠🛵\n\nResmi hadir 21 titik Kedai ADO sebagai ruang kolaborasi antara kepolisian dan komunitas driver. Di sini tidak hanya buat nongkrong, tapi fasilitasnya lengkap: dari bengkel, makan murah, sampe layanan kesehatan gratis.\n\nPlus, ada kabar baik lagi, Pemkot bekerjasama dengan  bakal fasilitasi 500 SIM gratis biar narik makin tenang dan legal. Hal tersebut disampaikan oleh Pak  dalam peresmian salah satu Kedai ADO di Kertapati (5/5).\n\nSemangat cari rezeki, tetap cari aman di jalan yo, Lur! 🤝✨", "post_id": "3890373458434186572_1485517428"}}], "edges": [{"key": "Jenniestale", "source": "Jenniestale", "target": "Jumianto_RK", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Jenniestale", "source": "Jenniestale", "target": "Jumianto_RK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "seruanhl", "source": "seruanhl", "target": "Jumianto_RK", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "seruanhl", "source": "seruanhl", "target": "Jumianto_RK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "polrestamalangkotaofficial", "source": "polrestamalangkotaofficial", "target": "divisihumaspolri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "polrestamalangkotaofficial", "source": "polrestamalangkotaofficial", "target": "humaspoldajatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "1015dahliafm", "source": "1015dahliafm", "target": "glnggprtmaaa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "1015dahliafm", "source": "1015dahliafm", "target": "smkn1katapang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "newsandalasdotcom", "source": "newsandalasdotcom", "target": "roselei_rr.x", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "protokol.palembang", "source": "protokol.palembang", "target": "polisi_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "protokol.palembang", "source": "protokol.palembang", "target": "ratudewa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "1015dahliafm", "source": "1015dahliafm", "target": "glnggprtmaaa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "1015dahliafm", "source": "1015dahliafm", "target": "smkn1katapang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}]}