{"nodes": [{"key": "pajaksukadana", "attributes": {"label": "pajaksukadana", "x": 427.53705037323954, "y": 717.3118788413469, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 31.0433, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051146313186885769", "id": "pajaksukadana", "source": "retweet-000002", "content": "#SiaranPersOJK\nOtoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya memperkuat kapasitas ketahanan siber industri keuangan digital…", "post_id": "2051146313186885769"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 596.766882996055, "y": 670.057218134922, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 57.4301, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2051146313186885769", "id": "ojkindonesia", "source": "retweet-000002", "content": "#SiaranPersOJK\nOtoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya memperkuat kapasitas ketahanan siber industri keuangan digital…", "post_id": "2051146313186885769"}}, {"key": "keuangannews_id", "attributes": {"label": "keuangannews_id", "x": 867.7878554360561, "y": 220.70883653115402, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 39.42, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 4, "degree": 6}, "_id": "2049849620319383981", "id": "keuangannews_id", "source": "retweet-000002", "content": "OJK Perkuat Kapasitas Ketahanan Siber Industri Keuangan Digital Nasional https://t.co/uEOWbx5pTq lewat  News…", "post_id": "2049849620319383981"}}, {"key": "Keuangan", "attributes": {"label": "Keuangan", "x": 214.56944625800435, "y": 918.8230411022229, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 39.42, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049849620319383981", "id": "Keuangan", "source": "retweet-000002", "content": "OJK Perkuat Kapasitas Ketahanan Siber Industri Keuangan Digital Nasional https://t.co/uEOWbx5pTq lewat  News…", "post_id": "2049849620319383981"}}, {"key": "ddiigr", "attributes": {"label": "ddiigr", "x": 926.2883607443796, "y": 893.8106938186759, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 31.0433, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2050591165129584805", "id": "ddiigr", "source": "retweet-000002", "content": "#SiaranPersOJK\nOtoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya memperkuat kapasitas ketahanan siber industri keuangan digital…", "post_id": "2050591165129584805"}}, {"key": "keuangan", "attributes": {"label": "keuangan", "x": 256.01123645997023, "y": 368.28284709125205, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 39.42, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049788057394856092", "id": "keuangan", "source": "tweet-000004", "content": "OJK Perkuat Kapasitas Ketahanan Siber Industri Keuangan Digital Nasional https://t.co/uEOWbx5pTq lewat  News https://t.co/wrxIkABbxI", "post_id": "2049788057394856092"}}, {"key": "bank_indonesia_sumut_", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sumut_", "x": 52.07610740142188, "y": 368.1155821248141, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 31.0433, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7401128028169948422", "id": "bank_indonesia_sumut_", "source": "tiktok-000001", "content": "Horas Sobat Digital! Dalam rangka mendukung program peningkatan keuangan digital dan meningkatkan literasi masyarakat terkait keamanan sistem pembayaran non tunai, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara berkolaborasi bersama Universitas Sumatera Utara akan menyelengarakan kembali *Medan Digifestival Tahun 2024* yang akan dilaksanakan pada *16-18 Agustus 2024 bertempat di Gedung Pancasila/Pendopo Universitas Sumatera Utara*.   Adapun rangkaian kegiatan terdiri dari: 🎙️ Digitalks (Talkshow Keuangan Digital) 🎮 Berbagai Perlombaan (Digifest Idol, Scan QRIS, Ranking 1, Lomba 17an, E-sport, Cosplay dan lainnya) 🍟 Bazaar Kuliner dan Craft 🎹 Konser Musik 🎪 Digital Experience 💳 Pojok Inklusi Keuangan 🏃🏻‍♂️ Funwalk Dan masih banyak lainnya. Dalam kegiatan tersebut akan diramaikan oleh beberapa talent lokal maupun nasional dan salah satunya adalah *Raisa*. Masih banyak guest star lainnya yang akan menghibur kita semua. Info lebih lanjut jangan lupa follow IG  dan  See you! Penasaran  akan seperti apa keseruannya? Info lebih lanjut jangan lupa follow IG  dan  See you! #fyp #fypシ゚viral #medandigifest #disetiapmaknaindonesia #bankindonesiasumut #konsermedan", "post_id": "7401128028169948422"}}, {"key": "bank_indonesia_sumut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sumut", "x": 646.1655170216686, "y": 769.345916768462, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 37.64, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7401128028169948422", "id": "bank_indonesia_sumut", "source": "tiktok-000001", "content": "Horas Sobat Digital! Dalam rangka mendukung program peningkatan keuangan digital dan meningkatkan literasi masyarakat terkait keamanan sistem pembayaran non tunai, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara berkolaborasi bersama Universitas Sumatera Utara akan menyelengarakan kembali *Medan Digifestival Tahun 2024* yang akan dilaksanakan pada *16-18 Agustus 2024 bertempat di Gedung Pancasila/Pendopo Universitas Sumatera Utara*.   Adapun rangkaian kegiatan terdiri dari: 🎙️ Digitalks (Talkshow Keuangan Digital) 🎮 Berbagai Perlombaan (Digifest Idol, Scan QRIS, Ranking 1, Lomba 17an, E-sport, Cosplay dan lainnya) 🍟 Bazaar Kuliner dan Craft 🎹 Konser Musik 🎪 Digital Experience 💳 Pojok Inklusi Keuangan 🏃🏻‍♂️ Funwalk Dan masih banyak lainnya. Dalam kegiatan tersebut akan diramaikan oleh beberapa talent lokal maupun nasional dan salah satunya adalah *Raisa*. Masih banyak guest star lainnya yang akan menghibur kita semua. Info lebih lanjut jangan lupa follow IG  dan  See you! Penasaran  akan seperti apa keseruannya? Info lebih lanjut jangan lupa follow IG  dan  See you! #fyp #fypシ゚viral #medandigifest #disetiapmaknaindonesia #bankindonesiasumut #konsermedan", "post_id": "7401128028169948422"}}, {"key": "medandigifestival.", "attributes": {"label": "medandigifestival.", "x": 225.71038279047417, "y": 226.5602497951712, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 37.64, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7401128028169948422", "id": "medandigifestival.", "source": "tiktok-000001", "content": "Horas Sobat Digital! Dalam rangka mendukung program peningkatan keuangan digital dan meningkatkan literasi masyarakat terkait keamanan sistem pembayaran non tunai, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara berkolaborasi bersama Universitas Sumatera Utara akan menyelengarakan kembali *Medan Digifestival Tahun 2024* yang akan dilaksanakan pada *16-18 Agustus 2024 bertempat di Gedung Pancasila/Pendopo Universitas Sumatera Utara*.   Adapun rangkaian kegiatan terdiri dari: 🎙️ Digitalks (Talkshow Keuangan Digital) 🎮 Berbagai Perlombaan (Digifest Idol, Scan QRIS, Ranking 1, Lomba 17an, E-sport, Cosplay dan lainnya) 🍟 Bazaar Kuliner dan Craft 🎹 Konser Musik 🎪 Digital Experience 💳 Pojok Inklusi Keuangan 🏃🏻‍♂️ Funwalk Dan masih banyak lainnya. Dalam kegiatan tersebut akan diramaikan oleh beberapa talent lokal maupun nasional dan salah satunya adalah *Raisa*. Masih banyak guest star lainnya yang akan menghibur kita semua. Info lebih lanjut jangan lupa follow IG  dan  See you! Penasaran  akan seperti apa keseruannya? Info lebih lanjut jangan lupa follow IG  dan  See you! #fyp #fypシ゚viral #medandigifest #disetiapmaknaindonesia #bankindonesiasumut #konsermedan", "post_id": "7401128028169948422"}}, {"key": "ridasitiumi", "attributes": {"label": "ridasitiumi", "x": 248.05669928979145, "y": 796.5894406060584, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 31.0433, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7572218299451280660", "id": "ridasitiumi", "source": "tiktok-000001", "content": "**Adopsi Negara Makin Masif, Ceko Bakal Borong Bitcoin US$1 Juta** Langkah berani diambil Bank Sentral Republik Ceko (Czech National Bank/CNB) setelah merencanakan pembelian aset crypto senilai US$1 juta atau setara Rp16,7 miliar sebagai bagian dari proyek uji coba pasar digital. Dengan harga Bitcoin (BTC) saat ini di kisaran US$102.500 per keping, pembelian tersebut bisa mendapatkan sekitar 9,75 BTC. Jika langkah ini berlanjut, Republik Ceko berpotensi masuk dalam daftar 11 negara dengan kepemilikan Bitcoin terbesar di dunia, menyusul Finlandia yang kini memegang sekitar 90 BTC, melansir BitcoinTreasuries, Kamis (13/11). CNB menjelaskan portofolio percobaan ini terdiri dari Bitcoin, stablecoin berbasis dolar AS, serta token simpanan digital. Tujuannya bukan untuk investasi, melainkan untuk mendapatkan pengalaman nyata dalam penyimpanan dan pengelolaan aset crypto. Bank menegaskan aset crypto tersebut akan disimpan secara terpisah dari cadangan devisa nasional dan tidak akan ditambah secara aktif. Proyek ini akan berlangsung selama dua hingga tiga tahun, fokus pada evaluasi teknologi, keamanan, dan kesiapan sistem menghadapi era keuangan digital. Gubernur CNB Ales Michl mengatakan langkah ini merupakan bentuk antisipasi terhadap perubahan sistem pembayaran global. “Kami ingin siap menghadapi masa di mana membeli obligasi atau aset lain semudah membeli secangkir kopi,” ujarnya. Dengan inisiatif ini, Republik Ceko menunjukkan keseriusannya menjadi bagian dari peta keuangan digital dunia, bahkan berpotensi menyalip beberapa negara dalam kepemilikan Bitcoin di masa depan. -# Image Source: Akademi Crypto", "post_id": "7572218299451280660"}}, {"key": "everyone", "attributes": {"label": "everyone", "x": 57.39820848876454, "y": 987.7017900281184, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 57.4301, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7572218299451280660", "id": "everyone", "source": "tiktok-000001", "content": "**Adopsi Negara Makin Masif, Ceko Bakal Borong Bitcoin US$1 Juta** Langkah berani diambil Bank Sentral Republik Ceko (Czech National Bank/CNB) setelah merencanakan pembelian aset crypto senilai US$1 juta atau setara Rp16,7 miliar sebagai bagian dari proyek uji coba pasar digital. Dengan harga Bitcoin (BTC) saat ini di kisaran US$102.500 per keping, pembelian tersebut bisa mendapatkan sekitar 9,75 BTC. Jika langkah ini berlanjut, Republik Ceko berpotensi masuk dalam daftar 11 negara dengan kepemilikan Bitcoin terbesar di dunia, menyusul Finlandia yang kini memegang sekitar 90 BTC, melansir BitcoinTreasuries, Kamis (13/11). CNB menjelaskan portofolio percobaan ini terdiri dari Bitcoin, stablecoin berbasis dolar AS, serta token simpanan digital. Tujuannya bukan untuk investasi, melainkan untuk mendapatkan pengalaman nyata dalam penyimpanan dan pengelolaan aset crypto. Bank menegaskan aset crypto tersebut akan disimpan secara terpisah dari cadangan devisa nasional dan tidak akan ditambah secara aktif. Proyek ini akan berlangsung selama dua hingga tiga tahun, fokus pada evaluasi teknologi, keamanan, dan kesiapan sistem menghadapi era keuangan digital. Gubernur CNB Ales Michl mengatakan langkah ini merupakan bentuk antisipasi terhadap perubahan sistem pembayaran global. “Kami ingin siap menghadapi masa di mana membeli obligasi atau aset lain semudah membeli secangkir kopi,” ujarnya. Dengan inisiatif ini, Republik Ceko menunjukkan keseriusannya menjadi bagian dari peta keuangan digital dunia, bahkan berpotensi menyalip beberapa negara dalam kepemilikan Bitcoin di masa depan. -# Image Source: Akademi Crypto", "post_id": "7572218299451280660"}}, {"key": "@PaisaVaisaPod", "attributes": {"label": "@PaisaVaisaPod", "x": 761.961310938754, "y": 749.9359593596936, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.0433, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "I5iAZ6A9Pzg", "id": "@PaisaVaisaPod", "source": "youtube-000001", "content": "Stagnasi Pasar Saham Mengubah Perilaku Investor | Paisa Vaisa | Anupam Gupta\n\nEpisode Paisa Vaisa bersama Anupam Gupta ini membahas secara mendalam tentang investasi pendapatan tetap, obligasi, dan peluang imbal hasil tinggi di India.\n\nNikhil Agarwal, Pendiri & CEO Grip Invest, menjelaskan:\nMengapa sebagian besar orang India terjebak di antara imbal hasil deposito tetap 6% dan pasar ekuitas yang volatil\nBagaimana obligasi menawarkan peluang pendapatan tetap 10–12%\nPerbedaan nyata antara imbal hasil tetap dan terjamin\nRisiko gagal bayar, penipuan, dan apa yang HARUS dipahami investor\nBagaimana peraturan SEBI mengubah pasar obligasi\nMengapa obligasi dapat menjadi arus utama dalam 3–5 tahun ke depan\n\nJika Anda hanya berinvestasi di deposito tetap, reksa dana, atau saham, episode ini akan mengubah cara Anda berpikir tentang alokasi aset.\n\n🎯 Topik yang dibahas:\nInvestasi pendapatan tetap, obligasi di India, reksa dana utang vs obligasi, investasi imbal hasil tinggi, diversifikasi portofolio, risiko obligasi, peraturan SEBI, investasi ritel di India\n\nPoin Penting\nKesenjangan Investasi Terbesar di India - Kesenjangan investasi terbesar di India terletak antara deposito berjangka dengan imbal hasil rendah dan ekuitas berisiko tinggi.\n\nAkses Ritel - Obligasi turun dari minimum ₹10 lakh menjadi ₹10.000, membuka pasar bagi semua orang.\n\nRealita Risiko - Pendapatan tetap berarti imbal hasil yang dapat diprediksi, bukan jaminan keamanan.\n\nKesenjangan Imbal Hasil - Risiko yang sedikit lebih tinggi pada obligasi dapat menghasilkan imbal hasil yang jauh lebih baik dibandingkan reksa dana utang.\n\nKeunggulan Regulasi - Keberhasilan Fintech di bidang keuangan dibangun di atas regulasi, bukan hanya pertumbuhan.\n\nPeran Portofolio - Obligasi bukan lagi alternatif, tetapi menjadi inti dari alokasi aset.\n\nMulai dari memahami keuangan pribadi Anda hingga mengungkap misteri model bisnis, Paisa Vaisa memberikan percakapan yang jujur, berwawasan, dan bebas jargon.\n\nDengarkan di Spotify, Apple Podcasts, Amazon Music, JioSaavn, Gaana & lainnya\nTonton episode lengkapnya di sini di YouTube\nJelajahi lebih lanjut di ivmpodcasts.com\n\nTerhubung dengan Anupam Gupta:\nTwitter: \nInstagram: \nLinkedIn: Anupam Gupta\n\nIkuti IVM Podcasts\nKami  di Facebook, Twitter & Instagram\n\nBab\n\n0:00 Dalam Episode Ini\n0:48 Mengenal Grip\n2:49 Akses Obligasi\n6:09 Kisah Pendiri\n9:33 Obligasi vs Utang\n14:24 Jangkauan Penuh\n20:53 Penurunan Saham\n26:50 Gagal Bayar Sebenarnya\n37:04 Tetap Aman\n42:29 Apa Selanjutnya", "post_id": "I5iAZ6A9Pzg"}}, {"key": "b50", "attributes": {"label": "b50", "x": 106.66712876386741, "y": 377.36665157311165, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.8389, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "I5iAZ6A9Pzg", "id": "b50", "source": "youtube-000001", "content": "Stagnasi Pasar Saham Mengubah Perilaku Investor | Paisa Vaisa | Anupam Gupta\n\nEpisode Paisa Vaisa bersama Anupam Gupta ini membahas secara mendalam tentang investasi pendapatan tetap, obligasi, dan peluang imbal hasil tinggi di India.\n\nNikhil Agarwal, Pendiri & CEO Grip Invest, menjelaskan:\nMengapa sebagian besar orang India terjebak di antara imbal hasil deposito tetap 6% dan pasar ekuitas yang volatil\nBagaimana obligasi menawarkan peluang pendapatan tetap 10–12%\nPerbedaan nyata antara imbal hasil tetap dan terjamin\nRisiko gagal bayar, penipuan, dan apa yang HARUS dipahami investor\nBagaimana peraturan SEBI mengubah pasar obligasi\nMengapa obligasi dapat menjadi arus utama dalam 3–5 tahun ke depan\n\nJika Anda hanya berinvestasi di deposito tetap, reksa dana, atau saham, episode ini akan mengubah cara Anda berpikir tentang alokasi aset.\n\n🎯 Topik yang dibahas:\nInvestasi pendapatan tetap, obligasi di India, reksa dana utang vs obligasi, investasi imbal hasil tinggi, diversifikasi portofolio, risiko obligasi, peraturan SEBI, investasi ritel di India\n\nPoin Penting\nKesenjangan Investasi Terbesar di India - Kesenjangan investasi terbesar di India terletak antara deposito berjangka dengan imbal hasil rendah dan ekuitas berisiko tinggi.\n\nAkses Ritel - Obligasi turun dari minimum ₹10 lakh menjadi ₹10.000, membuka pasar bagi semua orang.\n\nRealita Risiko - Pendapatan tetap berarti imbal hasil yang dapat diprediksi, bukan jaminan keamanan.\n\nKesenjangan Imbal Hasil - Risiko yang sedikit lebih tinggi pada obligasi dapat menghasilkan imbal hasil yang jauh lebih baik dibandingkan reksa dana utang.\n\nKeunggulan Regulasi - Keberhasilan Fintech di bidang keuangan dibangun di atas regulasi, bukan hanya pertumbuhan.\n\nPeran Portofolio - Obligasi bukan lagi alternatif, tetapi menjadi inti dari alokasi aset.\n\nMulai dari memahami keuangan pribadi Anda hingga mengungkap misteri model bisnis, Paisa Vaisa memberikan percakapan yang jujur, berwawasan, dan bebas jargon.\n\nDengarkan di Spotify, Apple Podcasts, Amazon Music, JioSaavn, Gaana & lainnya\nTonton episode lengkapnya di sini di YouTube\nJelajahi lebih lanjut di ivmpodcasts.com\n\nTerhubung dengan Anupam Gupta:\nTwitter: \nInstagram: \nLinkedIn: Anupam Gupta\n\nIkuti IVM Podcasts\nKami  di Facebook, Twitter & Instagram\n\nBab\n\n0:00 Dalam Episode Ini\n0:48 Mengenal Grip\n2:49 Akses Obligasi\n6:09 Kisah Pendiri\n9:33 Obligasi vs Utang\n14:24 Jangkauan Penuh\n20:53 Penurunan Saham\n26:50 Gagal Bayar Sebenarnya\n37:04 Tetap Aman\n42:29 Apa Selanjutnya", "post_id": "I5iAZ6A9Pzg"}}, {"key": "b_50", "attributes": {"label": "b_50", "x": 258.98818946654853, "y": 211.4747163873233, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.8389, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "I5iAZ6A9Pzg", "id": "b_50", "source": "youtube-000001", "content": "Stagnasi Pasar Saham Mengubah Perilaku Investor | Paisa Vaisa | Anupam Gupta\n\nEpisode Paisa Vaisa bersama Anupam Gupta ini membahas secara mendalam tentang investasi pendapatan tetap, obligasi, dan peluang imbal hasil tinggi di India.\n\nNikhil Agarwal, Pendiri & CEO Grip Invest, menjelaskan:\nMengapa sebagian besar orang India terjebak di antara imbal hasil deposito tetap 6% dan pasar ekuitas yang volatil\nBagaimana obligasi menawarkan peluang pendapatan tetap 10–12%\nPerbedaan nyata antara imbal hasil tetap dan terjamin\nRisiko gagal bayar, penipuan, dan apa yang HARUS dipahami investor\nBagaimana peraturan SEBI mengubah pasar obligasi\nMengapa obligasi dapat menjadi arus utama dalam 3–5 tahun ke depan\n\nJika Anda hanya berinvestasi di deposito tetap, reksa dana, atau saham, episode ini akan mengubah cara Anda berpikir tentang alokasi aset.\n\n🎯 Topik yang dibahas:\nInvestasi pendapatan tetap, obligasi di India, reksa dana utang vs obligasi, investasi imbal hasil tinggi, diversifikasi portofolio, risiko obligasi, peraturan SEBI, investasi ritel di India\n\nPoin Penting\nKesenjangan Investasi Terbesar di India - Kesenjangan investasi terbesar di India terletak antara deposito berjangka dengan imbal hasil rendah dan ekuitas berisiko tinggi.\n\nAkses Ritel - Obligasi turun dari minimum ₹10 lakh menjadi ₹10.000, membuka pasar bagi semua orang.\n\nRealita Risiko - Pendapatan tetap berarti imbal hasil yang dapat diprediksi, bukan jaminan keamanan.\n\nKesenjangan Imbal Hasil - Risiko yang sedikit lebih tinggi pada obligasi dapat menghasilkan imbal hasil yang jauh lebih baik dibandingkan reksa dana utang.\n\nKeunggulan Regulasi - Keberhasilan Fintech di bidang keuangan dibangun di atas regulasi, bukan hanya pertumbuhan.\n\nPeran Portofolio - Obligasi bukan lagi alternatif, tetapi menjadi inti dari alokasi aset.\n\nMulai dari memahami keuangan pribadi Anda hingga mengungkap misteri model bisnis, Paisa Vaisa memberikan percakapan yang jujur, berwawasan, dan bebas jargon.\n\nDengarkan di Spotify, Apple Podcasts, Amazon Music, JioSaavn, Gaana & lainnya\nTonton episode lengkapnya di sini di YouTube\nJelajahi lebih lanjut di ivmpodcasts.com\n\nTerhubung dengan Anupam Gupta:\nTwitter: \nInstagram: \nLinkedIn: Anupam Gupta\n\nIkuti IVM Podcasts\nKami  di Facebook, Twitter & Instagram\n\nBab\n\n0:00 Dalam Episode Ini\n0:48 Mengenal Grip\n2:49 Akses Obligasi\n6:09 Kisah Pendiri\n9:33 Obligasi vs Utang\n14:24 Jangkauan Penuh\n20:53 Penurunan Saham\n26:50 Gagal Bayar Sebenarnya\n37:04 Tetap Aman\n42:29 Apa Selanjutnya", "post_id": "I5iAZ6A9Pzg"}}, {"key": "ivmpodcasts", "attributes": {"label": "ivmpodcasts", "x": 505.9805753698252, "y": 279.97206183500214, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.8389, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "I5iAZ6A9Pzg", "id": "ivmpodcasts", "source": "youtube-000001", "content": "Stagnasi Pasar Saham Mengubah Perilaku Investor | Paisa Vaisa | Anupam Gupta\n\nEpisode Paisa Vaisa bersama Anupam Gupta ini membahas secara mendalam tentang investasi pendapatan tetap, obligasi, dan peluang imbal hasil tinggi di India.\n\nNikhil Agarwal, Pendiri & CEO Grip Invest, menjelaskan:\nMengapa sebagian besar orang India terjebak di antara imbal hasil deposito tetap 6% dan pasar ekuitas yang volatil\nBagaimana obligasi menawarkan peluang pendapatan tetap 10–12%\nPerbedaan nyata antara imbal hasil tetap dan terjamin\nRisiko gagal bayar, penipuan, dan apa yang HARUS dipahami investor\nBagaimana peraturan SEBI mengubah pasar obligasi\nMengapa obligasi dapat menjadi arus utama dalam 3–5 tahun ke depan\n\nJika Anda hanya berinvestasi di deposito tetap, reksa dana, atau saham, episode ini akan mengubah cara Anda berpikir tentang alokasi aset.\n\n🎯 Topik yang dibahas:\nInvestasi pendapatan tetap, obligasi di India, reksa dana utang vs obligasi, investasi imbal hasil tinggi, diversifikasi portofolio, risiko obligasi, peraturan SEBI, investasi ritel di India\n\nPoin Penting\nKesenjangan Investasi Terbesar di India - Kesenjangan investasi terbesar di India terletak antara deposito berjangka dengan imbal hasil rendah dan ekuitas berisiko tinggi.\n\nAkses Ritel - Obligasi turun dari minimum ₹10 lakh menjadi ₹10.000, membuka pasar bagi semua orang.\n\nRealita Risiko - Pendapatan tetap berarti imbal hasil yang dapat diprediksi, bukan jaminan keamanan.\n\nKesenjangan Imbal Hasil - Risiko yang sedikit lebih tinggi pada obligasi dapat menghasilkan imbal hasil yang jauh lebih baik dibandingkan reksa dana utang.\n\nKeunggulan Regulasi - Keberhasilan Fintech di bidang keuangan dibangun di atas regulasi, bukan hanya pertumbuhan.\n\nPeran Portofolio - Obligasi bukan lagi alternatif, tetapi menjadi inti dari alokasi aset.\n\nMulai dari memahami keuangan pribadi Anda hingga mengungkap misteri model bisnis, Paisa Vaisa memberikan percakapan yang jujur, berwawasan, dan bebas jargon.\n\nDengarkan di Spotify, Apple Podcasts, Amazon Music, JioSaavn, Gaana & lainnya\nTonton episode lengkapnya di sini di YouTube\nJelajahi lebih lanjut di ivmpodcasts.com\n\nTerhubung dengan Anupam Gupta:\nTwitter: \nInstagram: \nLinkedIn: Anupam Gupta\n\nIkuti IVM Podcasts\nKami  di Facebook, Twitter & Instagram\n\nBab\n\n0:00 Dalam Episode Ini\n0:48 Mengenal Grip\n2:49 Akses Obligasi\n6:09 Kisah Pendiri\n9:33 Obligasi vs Utang\n14:24 Jangkauan Penuh\n20:53 Penurunan Saham\n26:50 Gagal Bayar Sebenarnya\n37:04 Tetap Aman\n42:29 Apa Selanjutnya", "post_id": "I5iAZ6A9Pzg"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 795.1692392833913, "y": 584.2597586138179, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.0433, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "u9XgdMHWjSU", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "MoneyFestasi 2026: Banyak Penipuan! Mahasiswa Diingatkan soal Pentingnya Keamanan Data Digital\n\nKetua Forum Konsumen Berdaya Indonesia, Tulus Abadi mengingatkan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman tentang pentingnta keamanan data digital di era perkembangan Teknologi finansial atau fintech. Hal itu disampaikan dalam acara Moneyfestasi di iNews Campus Connect 2026. Sebab, banyak oknum yang tak bertanggung jawab memanfaatkan data digital untuk melakukan penipuan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "u9XgdMHWjSU"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 435.8694798353599, "y": 941.3609329540031, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.8128, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "u9XgdMHWjSU", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "MoneyFestasi 2026: Banyak Penipuan! Mahasiswa Diingatkan soal Pentingnya Keamanan Data Digital\n\nKetua Forum Konsumen Berdaya Indonesia, Tulus Abadi mengingatkan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman tentang pentingnta keamanan data digital di era perkembangan Teknologi finansial atau fintech. Hal itu disampaikan dalam acara Moneyfestasi di iNews Campus Connect 2026. Sebab, banyak oknum yang tak bertanggung jawab memanfaatkan data digital untuk melakukan penipuan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "u9XgdMHWjSU"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 827.7376175330098, "y": 636.0865268321108, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.8128, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "u9XgdMHWjSU", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "MoneyFestasi 2026: Banyak Penipuan! Mahasiswa Diingatkan soal Pentingnya Keamanan Data Digital\n\nKetua Forum Konsumen Berdaya Indonesia, Tulus Abadi mengingatkan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman tentang pentingnta keamanan data digital di era perkembangan Teknologi finansial atau fintech. Hal itu disampaikan dalam acara Moneyfestasi di iNews Campus Connect 2026. Sebab, banyak oknum yang tak bertanggung jawab memanfaatkan data digital untuk melakukan penipuan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "u9XgdMHWjSU"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 525.0984577290072, "y": 605.621173890324, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.8128, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "u9XgdMHWjSU", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "MoneyFestasi 2026: Banyak Penipuan! Mahasiswa Diingatkan soal Pentingnya Keamanan Data Digital\n\nKetua Forum Konsumen Berdaya Indonesia, Tulus Abadi mengingatkan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman tentang pentingnta keamanan data digital di era perkembangan Teknologi finansial atau fintech. Hal itu disampaikan dalam acara Moneyfestasi di iNews Campus Connect 2026. Sebab, banyak oknum yang tak bertanggung jawab memanfaatkan data digital untuk melakukan penipuan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "u9XgdMHWjSU"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 679.2844664487417, "y": 561.438288086845, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.8128, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "u9XgdMHWjSU", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "MoneyFestasi 2026: Banyak Penipuan! Mahasiswa Diingatkan soal Pentingnya Keamanan Data Digital\n\nKetua Forum Konsumen Berdaya Indonesia, Tulus Abadi mengingatkan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman tentang pentingnta keamanan data digital di era perkembangan Teknologi finansial atau fintech. Hal itu disampaikan dalam acara Moneyfestasi di iNews Campus Connect 2026. Sebab, banyak oknum yang tak bertanggung jawab memanfaatkan data digital untuk melakukan penipuan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "u9XgdMHWjSU"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 513.4417059601195, "y": 851.4020155021906, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.8128, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "u9XgdMHWjSU", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "MoneyFestasi 2026: Banyak Penipuan! Mahasiswa Diingatkan soal Pentingnya Keamanan Data Digital\n\nKetua Forum Konsumen Berdaya Indonesia, Tulus Abadi mengingatkan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman tentang pentingnta keamanan data digital di era perkembangan Teknologi finansial atau fintech. Hal itu disampaikan dalam acara Moneyfestasi di iNews Campus Connect 2026. Sebab, banyak oknum yang tak bertanggung jawab memanfaatkan data digital untuk melakukan penipuan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "u9XgdMHWjSU"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 417.7664399618205, "y": 990.9968228542435, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 34.8128, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "u9XgdMHWjSU", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "MoneyFestasi 2026: Banyak Penipuan! Mahasiswa Diingatkan soal Pentingnya Keamanan Data Digital\n\nKetua Forum Konsumen Berdaya Indonesia, Tulus Abadi mengingatkan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman tentang pentingnta keamanan data digital di era perkembangan Teknologi finansial atau fintech. Hal itu disampaikan dalam acara Moneyfestasi di iNews Campus Connect 2026. Sebab, banyak oknum yang tak bertanggung jawab memanfaatkan data digital untuk melakukan penipuan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "u9XgdMHWjSU"}}, {"key": "@TBPNLive", "attributes": {"label": "@TBPNLive", "x": 831.233909124874, "y": 238.4149458728364, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.0433, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "T6ZRmi7Iwzc", "id": "@TBPNLive", "source": "youtube-000001", "content": "🟣 The Collison Brothers LIVE di TBPN\n\n04:00 - John & Patrick Collison, para pendiri Stripe, membahas lonjakan signifikan dalam penciptaan bisnis baru, mencatat peningkatan 71% dari tahun ke tahun pada Q1, dan menghubungkan pertumbuhan ini dengan peran AI dalam menyederhanakan kewirausahaan. Mereka menyoroti inisiatif Stripe seperti perdagangan berbasis agen, yang memungkinkan agen AI untuk melakukan tugas-tugas seperti membeli domain dan meluncurkan situs web secara otonom. Selain itu, Collison membahas tantangan yang ditimbulkan oleh peningkatan upaya penipuan dalam ekonomi AI dan menguraikan upaya Stripe untuk meningkatkan pencegahan penipuan melalui alat-alat seperti Stripe Radar.\n32:27 - Henri Stern, seorang pemimpin di Stripe, membahas pertumbuhan pesat timnya setelah akuisisi, tantangan yang ditimbulkan oleh pasar talenta yang kompetitif, dan lanskap stablecoin yang berkembang serta potensi dampaknya pada perbankan tradisional. Ia menyoroti munculnya stablecoin non-dolar, konsep deposito tokenisasi, dan integrasi alat AI dalam praktik keamanan. Stern juga mengeksplorasi persimpangan AI dan mata uang kripto, mencatat munculnya dompet agen dan potensi model bisnis inovatif yang dimungkinkan oleh uang yang dapat diprogram.\n46:46 - Jeff Weinstein adalah pemimpin produk di Stripe, di mana ia telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan API pembayaran mereka dan pengembangan Stripe Atlas, menyederhanakan pembentukan perusahaan bagi para pengusaha. Dalam percakapan tersebut, ia membahas pentingnya obsesi pelanggan, peran metrik dalam mendorong dampak, dan teknik untuk pengembangan produk yang efektif di dalam perusahaan besar. Ia juga menyoroti inisiatif seperti \"Grup Studi\" Stripe untuk meningkatkan keahlian produk dan berbagi wawasan tentang misi Stripe Atlas untuk meningkatkan kewirausahaan global.\n01:10:58 - Zach Abrams adalah seorang pengusaha fintech dan pemimpin produk yang dikenal sebagai salah satu pendiri dan CEO Bridge, sebuah perusahaan yang membangun infrastruktur untuk membantu bisnis memindahkan dan mengelola uang menggunakan stablecoin.\n\nIkuti TBPN: \nhttps://TBPN.com\nhttps://x.com/tbpn\nhttps://open.spotify.com/show/2L6WMqY...\nhttps://podcasts.apple.com/us/podcast...\n   /", "post_id": "T6ZRmi7Iwzc"}}, {"key": "tbpnlive", "attributes": {"label": "tbpnlive", "x": 477.2297071818703, "y": 93.50293860705561, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 57.4301, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "T6ZRmi7Iwzc", "id": "tbpnlive", "source": "youtube-000001", "content": "🟣 The Collison Brothers LIVE di TBPN\n\n04:00 - John & Patrick Collison, para pendiri Stripe, membahas lonjakan signifikan dalam penciptaan bisnis baru, mencatat peningkatan 71% dari tahun ke tahun pada Q1, dan menghubungkan pertumbuhan ini dengan peran AI dalam menyederhanakan kewirausahaan. Mereka menyoroti inisiatif Stripe seperti perdagangan berbasis agen, yang memungkinkan agen AI untuk melakukan tugas-tugas seperti membeli domain dan meluncurkan situs web secara otonom. Selain itu, Collison membahas tantangan yang ditimbulkan oleh peningkatan upaya penipuan dalam ekonomi AI dan menguraikan upaya Stripe untuk meningkatkan pencegahan penipuan melalui alat-alat seperti Stripe Radar.\n32:27 - Henri Stern, seorang pemimpin di Stripe, membahas pertumbuhan pesat timnya setelah akuisisi, tantangan yang ditimbulkan oleh pasar talenta yang kompetitif, dan lanskap stablecoin yang berkembang serta potensi dampaknya pada perbankan tradisional. Ia menyoroti munculnya stablecoin non-dolar, konsep deposito tokenisasi, dan integrasi alat AI dalam praktik keamanan. Stern juga mengeksplorasi persimpangan AI dan mata uang kripto, mencatat munculnya dompet agen dan potensi model bisnis inovatif yang dimungkinkan oleh uang yang dapat diprogram.\n46:46 - Jeff Weinstein adalah pemimpin produk di Stripe, di mana ia telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan API pembayaran mereka dan pengembangan Stripe Atlas, menyederhanakan pembentukan perusahaan bagi para pengusaha. Dalam percakapan tersebut, ia membahas pentingnya obsesi pelanggan, peran metrik dalam mendorong dampak, dan teknik untuk pengembangan produk yang efektif di dalam perusahaan besar. Ia juga menyoroti inisiatif seperti \"Grup Studi\" Stripe untuk meningkatkan keahlian produk dan berbagi wawasan tentang misi Stripe Atlas untuk meningkatkan kewirausahaan global.\n01:10:58 - Zach Abrams adalah seorang pengusaha fintech dan pemimpin produk yang dikenal sebagai salah satu pendiri dan CEO Bridge, sebuah perusahaan yang membangun infrastruktur untuk membantu bisnis memindahkan dan mengelola uang menggunakan stablecoin.\n\nIkuti TBPN: \nhttps://TBPN.com\nhttps://x.com/tbpn\nhttps://open.spotify.com/show/2L6WMqY...\nhttps://podcasts.apple.com/us/podcast...\n   /", "post_id": "T6ZRmi7Iwzc"}}, {"key": "@3MinutesFix", "attributes": {"label": "@3MinutesFix", "x": 314.29125807316325, "y": 704.253593375699, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.0433, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "REOLusPvs04", "id": "@3MinutesFix", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Mendapatkan Uang Muka Gaji Saat Ini (Panduan Lengkap Hingga $750 Secara Instan)\n\nVideo ini adalah panduan lengkap tentang Cara Mendapatkan Uang Muka Gaji Saat Ini, yang mencakup proses langkah demi langkah untuk mendapatkan uang tunai instan hingga $750.\n\n→ Hubungi saya: dannyogolo\n\n→ Hindari Phishing, Penipuan, dan Malware\nhttps://go.nordvpn.net/SHAVM\n\n→ Dapatkan $30 untuk berbelanja di 3.500+ toko\nhttps://www.rakuten.com/r/DANNYO558?e...\n\n→ Dukung Saluran Saya (Belikan Saya Kopi):\nhttps://buymeacoffee.com/dannyme\n\n→ Berlangganan Saluran 3 Minutes Fix:\nhttps://www.youtube.com/?...\n\n→ Bergabunglah dengan 3 Minutes Fix di WhatsApp:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VbBm...\n\nDapatkan pCloud\nhttps://partner.pcloud.com/r/151122\n\nDapatkan iDrive\nhttps://www.idrive.com/p=odstechmoc\n\nKami menguraikan Protokol Kelayakan terbaru, termasuk \"Aturan 500/200\" untuk setoran langsung dan cara melewati aplikasi tanpa pengecekan kredit. Dengan mengikuti panduan kami tentang kredensial digital terverifikasi dan penautan penggajian, Anda dapat mengakses upah yang telah Anda peroleh dengan keamanan tingkat Google, Microsoft, dan IBM. Ini wajib ditonton bagi siapa pun yang ingin menguasai literasi AI mereka di bidang fintech.\n\nPada paragraf kedua, kami membahas fokus strategis model \"Kecepatan vs. Biaya\" dan bagaimana rekayasa riwayat setoran Anda yang cepat dapat menghasilkan batas pinjaman yang lebih tinggi. Anda akan mempelajari perbedaan antara transfer Gratis Standar dan biaya Akses Instan, dan bagaimana memastikan akun Anda tetap siap untuk pinjaman di masa mendatang. Kami juga membahas protokol AI yang bertanggung jawab yang digunakan Current untuk mengotomatiskan pembayaran, memastikan Anda mendapatkan ROI terbaik pada alat keuangan Anda tanpa jatuh ke dalam siklus utang.\n\nTerakhir, kami membahas ROI tertinggi untuk waktu Anda dengan membandingkan Pinjaman Gaji vs. Overdrive. Kami akan memandu Anda melalui cara audit tab \"Layanan\" ala LinkedIn Learning dan menggunakan tingkat presisi NVIDIA Deep Learning Institute untuk mengelola anggaran Anda tahun 2026. Dengan memanfaatkan wawasan pembelajaran mesin ini, Anda dapat mengubah rekening Giro Anda menjadi sumber daya keuangan yang andal 24/7. Lihat deskripsi untuk tautan ke tutorial keuangan ala Google Cloud Skills Boost lainnya.\n\n#CurrentApp #PaycheckAdvance #InstantCash #NoCreditCheck #Fintech2026 #MoneyHacks #FinancialFreedom #CashAdvance #CurrentBank", "post_id": "REOLusPvs04"}}, {"key": "3MinutesFix", "attributes": {"label": "3MinutesFix", "x": 809.411207268478, "y": 633.330297262675, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 57.4301, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "REOLusPvs04", "id": "3MinutesFix", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Mendapatkan Uang Muka Gaji Saat Ini (Panduan Lengkap Hingga $750 Secara Instan)\n\nVideo ini adalah panduan lengkap tentang Cara Mendapatkan Uang Muka Gaji Saat Ini, yang mencakup proses langkah demi langkah untuk mendapatkan uang tunai instan hingga $750.\n\n→ Hubungi saya: dannyogolo\n\n→ Hindari Phishing, Penipuan, dan Malware\nhttps://go.nordvpn.net/SHAVM\n\n→ Dapatkan $30 untuk berbelanja di 3.500+ toko\nhttps://www.rakuten.com/r/DANNYO558?e...\n\n→ Dukung Saluran Saya (Belikan Saya Kopi):\nhttps://buymeacoffee.com/dannyme\n\n→ Berlangganan Saluran 3 Minutes Fix:\nhttps://www.youtube.com/?...\n\n→ Bergabunglah dengan 3 Minutes Fix di WhatsApp:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VbBm...\n\nDapatkan pCloud\nhttps://partner.pcloud.com/r/151122\n\nDapatkan iDrive\nhttps://www.idrive.com/p=odstechmoc\n\nKami menguraikan Protokol Kelayakan terbaru, termasuk \"Aturan 500/200\" untuk setoran langsung dan cara melewati aplikasi tanpa pengecekan kredit. Dengan mengikuti panduan kami tentang kredensial digital terverifikasi dan penautan penggajian, Anda dapat mengakses upah yang telah Anda peroleh dengan keamanan tingkat Google, Microsoft, dan IBM. Ini wajib ditonton bagi siapa pun yang ingin menguasai literasi AI mereka di bidang fintech.\n\nPada paragraf kedua, kami membahas fokus strategis model \"Kecepatan vs. Biaya\" dan bagaimana rekayasa riwayat setoran Anda yang cepat dapat menghasilkan batas pinjaman yang lebih tinggi. Anda akan mempelajari perbedaan antara transfer Gratis Standar dan biaya Akses Instan, dan bagaimana memastikan akun Anda tetap siap untuk pinjaman di masa mendatang. Kami juga membahas protokol AI yang bertanggung jawab yang digunakan Current untuk mengotomatiskan pembayaran, memastikan Anda mendapatkan ROI terbaik pada alat keuangan Anda tanpa jatuh ke dalam siklus utang.\n\nTerakhir, kami membahas ROI tertinggi untuk waktu Anda dengan membandingkan Pinjaman Gaji vs. Overdrive. Kami akan memandu Anda melalui cara audit tab \"Layanan\" ala LinkedIn Learning dan menggunakan tingkat presisi NVIDIA Deep Learning Institute untuk mengelola anggaran Anda tahun 2026. Dengan memanfaatkan wawasan pembelajaran mesin ini, Anda dapat mengubah rekening Giro Anda menjadi sumber daya keuangan yang andal 24/7. Lihat deskripsi untuk tautan ke tutorial keuangan ala Google Cloud Skills Boost lainnya.\n\n#CurrentApp #PaycheckAdvance #InstantCash #NoCreditCheck #Fintech2026 #MoneyHacks #FinancialFreedom #CashAdvance #CurrentBank", "post_id": "REOLusPvs04"}}], "edges": [{"key": "pajaksukadana", "source": "pajaksukadana", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "pajaksukadana", "source": "pajaksukadana", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "keuangannews_id", "source": "keuangannews_id", "target": "keuangannews_id", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "keuangannews_id", "source": "keuangannews_id", "target": "keuangannews_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "keuangannews_id", "source": "keuangannews_id", "target": "Keuangan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ddiigr", "source": "ddiigr", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ddiigr", "source": "ddiigr", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "keuangannews_id", "source": "keuangannews_id", "target": "keuangan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bank_indonesia_sumut_", "source": "bank_indonesia_sumut_", "target": "bank_indonesia_sumut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sumut_", "source": "bank_indonesia_sumut_", "target": "medandigifestival.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sumut_", "source": "bank_indonesia_sumut_", "target": "bank_indonesia_sumut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sumut_", "source": "bank_indonesia_sumut_", "target": "medandigifestival.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ridasitiumi", "source": "ridasitiumi", "target": "everyone", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@PaisaVaisaPod", "source": "@PaisaVaisaPod", "target": "b50", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PaisaVaisaPod", "source": "@PaisaVaisaPod", "target": "b_50", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PaisaVaisaPod", "source": "@PaisaVaisaPod", "target": "ivmpodcasts", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TBPNLive", "source": "@TBPNLive", "target": "tbpnlive", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@3MinutesFix", "source": "@3MinutesFix", "target": "3MinutesFix", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}