{"nodes": [{"key": "fuadviking", "attributes": {"label": "fuadviking", "x": 268.8197236634878, "y": 893.024125769803, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.3817, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2050358659478421892", "id": "fuadviking", "source": "tweet-000004", "content": "Pemerintah santai dan DPR diam itu bukan indikator ekonomi aman. Itu indikator mereka belum ribut aja. Defisit Q1 0,93% PDB memang belum krisis, tapi tetap perlu dicek: penerimaan kuat nggak, rupiah tahan nggak, yield SBN naik nggak.", "post_id": "2050358659478421892"}}, {"key": "PenCincau", "attributes": {"label": "PenCincau", "x": 754.42589728244, "y": 863.3745980218256, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.594, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050358659478421892", "id": "PenCincau", "source": "tweet-000004", "content": "Pemerintah santai dan DPR diam itu bukan indikator ekonomi aman. Itu indikator mereka belum ribut aja. Defisit Q1 0,93% PDB memang belum krisis, tapi tetap perlu dicek: penerimaan kuat nggak, rupiah tahan nggak, yield SBN naik nggak.", "post_id": "2050358659478421892"}}, {"key": "BosPurwa", "attributes": {"label": "BosPurwa", "x": 968.7707127360886, "y": 918.5835596249617, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.594, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050358659478421892", "id": "BosPurwa", "source": "tweet-000004", "content": "Pemerintah santai dan DPR diam itu bukan indikator ekonomi aman. Itu indikator mereka belum ribut aja. Defisit Q1 0,93% PDB memang belum krisis, tapi tetap perlu dicek: penerimaan kuat nggak, rupiah tahan nggak, yield SBN naik nggak.", "post_id": "2050358659478421892"}}, {"key": "alsinkqy", "attributes": {"label": "alsinkqy", "x": 270.14644747860626, "y": 142.1304725616439, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.3817, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051263650145743356", "id": "alsinkqy", "source": "tweet-000004", "content": "Pemilik dapur MBG Bakal Jadi Incaran Rakyat Sperti Kasus DPR RI yang Joged\"\"\" Ditengah Krisis & Rupiah Terus Melemah ditambah APBN Yang terus terkuras", "post_id": "2051263650145743356"}}, {"key": "PaltiHutabarat", "attributes": {"label": "PaltiHutabarat", "x": 998.0799541891672, "y": 903.3283320237651, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 48.8062, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051263650145743356", "id": "PaltiHutabarat", "source": "tweet-000004", "content": "Pemilik dapur MBG Bakal Jadi Incaran Rakyat Sperti Kasus DPR RI yang Joged\"\"\" Ditengah Krisis & Rupiah Terus Melemah ditambah APBN Yang terus terkuras", "post_id": "2051263650145743356"}}, {"key": "Legislator75", "attributes": {"label": "Legislator75", "x": 424.33491400558387, "y": 447.36998797225004, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.3817, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051601675283222867", "id": "Legislator75", "source": "tweet-000004", "content": "Ngapaen si bhangsat ini ada di BI, gak mampu mengawal rupiah dgn kebijakn moneter yg kuat, dasar pjbt endorsan jokodok..periksa aja dana CSR BI yg dikorup DPR pasti melibatkn dia buat jdi BI 1.", "post_id": "2051601675283222867"}}, {"key": "GunRomli", "attributes": {"label": "GunRomli", "x": 423.66665499285796, "y": 425.32547364661156, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.594, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051601675283222867", "id": "GunRomli", "source": "tweet-000004", "content": "Ngapaen si bhangsat ini ada di BI, gak mampu mengawal rupiah dgn kebijakn moneter yg kuat, dasar pjbt endorsan jokodok..periksa aja dana CSR BI yg dikorup DPR pasti melibatkn dia buat jdi BI 1.", "post_id": "2051601675283222867"}}, {"key": "msaid_didu", "attributes": {"label": "msaid_didu", "x": 316.6829928842736, "y": 945.5701203938061, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.594, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051601675283222867", "id": "msaid_didu", "source": "tweet-000004", "content": "Ngapaen si bhangsat ini ada di BI, gak mampu mengawal rupiah dgn kebijakn moneter yg kuat, dasar pjbt endorsan jokodok..periksa aja dana CSR BI yg dikorup DPR pasti melibatkn dia buat jdi BI 1.", "post_id": "2051601675283222867"}}, {"key": "HitamRebor2025", "attributes": {"label": "HitamRebor2025", "x": 269.24593564157186, "y": 327.9203741557441, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.3817, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2038521922351436116", "id": "HitamRebor2025", "source": "tweet-000004", "content": "Dan ter buktikan omongan gw... Bbrp org ditangkap dg bukti di atas 2 Triyun rupiah. Kenapa gw ogah nerus... Soalnya.. fee 5%.. 2% buat medi, 3% buat kemensos dan org DPR..makanya ada kan yg ketangkep dg nilai 3,2T.", "post_id": "2038521922351436116"}}, {"key": "yaniarsim", "attributes": {"label": "yaniarsim", "x": 233.50833281781658, "y": 94.32797334109055, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.9879, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2038521922351436116", "id": "yaniarsim", "source": "tweet-000004", "content": "Dan ter buktikan omongan gw... Bbrp org ditangkap dg bukti di atas 2 Triyun rupiah. Kenapa gw ogah nerus... Soalnya.. fee 5%.. 2% buat medi, 3% buat kemensos dan org DPR..makanya ada kan yg ketangkep dg nilai 3,2T.", "post_id": "2038521922351436116"}}, {"key": "WUching169", "attributes": {"label": "WUching169", "x": 222.5316590756542, "y": 950.1487096054894, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.9879, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2038521922351436116", "id": "WUching169", "source": "tweet-000004", "content": "Dan ter buktikan omongan gw... Bbrp org ditangkap dg bukti di atas 2 Triyun rupiah. Kenapa gw ogah nerus... Soalnya.. fee 5%.. 2% buat medi, 3% buat kemensos dan org DPR..makanya ada kan yg ketangkep dg nilai 3,2T.", "post_id": "2038521922351436116"}}, {"key": "Lita_Gading", "attributes": {"label": "Lita_Gading", "x": 719.0829228840412, "y": 583.5578344225947, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.9879, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2038521922351436116", "id": "Lita_Gading", "source": "tweet-000004", "content": "Dan ter buktikan omongan gw... Bbrp org ditangkap dg bukti di atas 2 Triyun rupiah. Kenapa gw ogah nerus... Soalnya.. fee 5%.. 2% buat medi, 3% buat kemensos dan org DPR..makanya ada kan yg ketangkep dg nilai 3,2T.", "post_id": "2038521922351436116"}}, {"key": "officialMKRI", "attributes": {"label": "officialMKRI", "x": 481.1440953303361, "y": 448.46149360733943, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.9879, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2038521922351436116", "id": "officialMKRI", "source": "tweet-000004", "content": "Dan ter buktikan omongan gw... Bbrp org ditangkap dg bukti di atas 2 Triyun rupiah. Kenapa gw ogah nerus... Soalnya.. fee 5%.. 2% buat medi, 3% buat kemensos dan org DPR..makanya ada kan yg ketangkep dg nilai 3,2T.", "post_id": "2038521922351436116"}}, {"key": "bumijurnalis", "attributes": {"label": "bumijurnalis", "x": 550.8324213223887, "y": 402.520262183896, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 26.3817, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635897546933554453", "id": "bumijurnalis", "source": "tiktok-000001", "content": "Skandal PIP–KIP Diduga jadi Bancakan Anggota DPR RI, Massa Aksi: KPK Diminta Periksa M Kadafi & Rano Alfath Program bantuan pendidikan yang seharusnya menjadi tulang punggung pemerataan akses belajar bagi rakyat miskin justru diduga berubah menjadi alat transaksi politik. Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah kini terseret dalam pusaran dugaan penyalahgunaan kewenangan yang melibatkan oknum pejabat publik. Dugaan tersebut mengarah pada anggota DPR RI, M. Kadafi dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh. Rano Alfath. Keduanya diduga memanfaatkan program bantuan pendidikan sebagai alat mendulang suara dan kepentingan politik praktis. Di Lampung I, M. Kadafi disebut-sebut mendistribusikan hingga 100 ribu formulir PIP menjelang Pemilu 2024. Langkah ini diduga kuat berdampak langsung pada lonjakan suara yang ia raih hingga 127.600 suara. Tak hanya itu, pengelolaan KIP Kuliah yang terafiliasi dengan institusi tertentu juga membuka potensi distribusi anggaran hingga puluhan miliar rupiah setiap tahunnya. Sementara itu, Moh. Rano Alfath diduga melakukan pola serupa di Kabupaten Tanggamus. Lebih dari 10 ribu formulir PIP dan KIP disebut disebar dalam konteks Pilkada 2024, yang melibatkan pencalonan ayahnya, Moh. Saleh Asnawi. Bantuan pendidikan yang semestinya netral diduga dijadikan alat untuk memengaruhi pilihan politik masyarakat. Jika dugaan ini benar, maka praktik tersebut bukan sekadar pelanggaran etik, melainkan bentuk serius penyalahgunaan kewenangan yang mencederai amanat konstitusi. Pasal 31 UUD 1945 dengan tegas menjamin hak pendidikan bagi seluruh rakyat, bukan untuk dijadikan komoditas politik. Potensi kerugian negara pun tidak kecil. Perhitungan kasar menunjukkan angka distribusi dana bisa mencapai ratusan miliar rupiah, dengan risiko salah sasaran penerima dan penyimpangan tata kelola anggaran. Sejumlah pihak kini mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan. Audit menyeluruh dan penyelidikan mendalam dinilai menjadi langkah mendesak untuk mengungkap apakah benar bantuan pendidikan telah dibajak menjadi alat kekuasaan. Kasus ini menjadi ujian serius bagi komitmen pemberantasan korupsi di sektor pendidikan. Jika dibiarkan, bukan hanya uang negara yang hilang, tetapi juga masa depan generasi muda yang dipertaruhkan demi kepentingan politik sesaat.. Jangan lupa follow akun ig kami  ya", "post_id": "7635897546933554453"}}, {"key": "bumi_jurnalis", "attributes": {"label": "bumi_jurnalis", "x": 918.9603893678077, "y": 209.2165452101661, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 48.8062, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635897546933554453", "id": "bumi_jurnalis", "source": "tiktok-000001", "content": "Skandal PIP–KIP Diduga jadi Bancakan Anggota DPR RI, Massa Aksi: KPK Diminta Periksa M Kadafi & Rano Alfath Program bantuan pendidikan yang seharusnya menjadi tulang punggung pemerataan akses belajar bagi rakyat miskin justru diduga berubah menjadi alat transaksi politik. Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah kini terseret dalam pusaran dugaan penyalahgunaan kewenangan yang melibatkan oknum pejabat publik. Dugaan tersebut mengarah pada anggota DPR RI, M. Kadafi dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh. Rano Alfath. Keduanya diduga memanfaatkan program bantuan pendidikan sebagai alat mendulang suara dan kepentingan politik praktis. Di Lampung I, M. Kadafi disebut-sebut mendistribusikan hingga 100 ribu formulir PIP menjelang Pemilu 2024. Langkah ini diduga kuat berdampak langsung pada lonjakan suara yang ia raih hingga 127.600 suara. Tak hanya itu, pengelolaan KIP Kuliah yang terafiliasi dengan institusi tertentu juga membuka potensi distribusi anggaran hingga puluhan miliar rupiah setiap tahunnya. Sementara itu, Moh. Rano Alfath diduga melakukan pola serupa di Kabupaten Tanggamus. Lebih dari 10 ribu formulir PIP dan KIP disebut disebar dalam konteks Pilkada 2024, yang melibatkan pencalonan ayahnya, Moh. Saleh Asnawi. Bantuan pendidikan yang semestinya netral diduga dijadikan alat untuk memengaruhi pilihan politik masyarakat. Jika dugaan ini benar, maka praktik tersebut bukan sekadar pelanggaran etik, melainkan bentuk serius penyalahgunaan kewenangan yang mencederai amanat konstitusi. Pasal 31 UUD 1945 dengan tegas menjamin hak pendidikan bagi seluruh rakyat, bukan untuk dijadikan komoditas politik. Potensi kerugian negara pun tidak kecil. Perhitungan kasar menunjukkan angka distribusi dana bisa mencapai ratusan miliar rupiah, dengan risiko salah sasaran penerima dan penyimpangan tata kelola anggaran. Sejumlah pihak kini mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan. Audit menyeluruh dan penyelidikan mendalam dinilai menjadi langkah mendesak untuk mengungkap apakah benar bantuan pendidikan telah dibajak menjadi alat kekuasaan. Kasus ini menjadi ujian serius bagi komitmen pemberantasan korupsi di sektor pendidikan. Jika dibiarkan, bukan hanya uang negara yang hilang, tetapi juga masa depan generasi muda yang dipertaruhkan demi kepentingan politik sesaat.. Jangan lupa follow akun ig kami  ya", "post_id": "7635897546933554453"}}, {"key": "@TheIndonesiaPost", "attributes": {"label": "@TheIndonesiaPost", "x": 397.43961527379344, "y": 277.5981537785429, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.3817, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "iiIkvJp8mYY", "id": "@TheIndonesiaPost", "source": "youtube-000001", "content": "Komisi IX DPR RI: Menakar Sinergi Menkes, Mensos, dan BPJS dalam Benang Kusut Data PBI\n\nDi tengah bayang-bayang tantangan fiskal sektor kesehatan, Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama lima pilar penyelenggara jaminan sosial mengungkap adanya urgensi sinkronisasi data kependudukan dan kemiskinan yang selama ini disinyalir mengakibatkan distribusi subsidi jaminan kesehatan belum sepenuhnya tepat sasaran bagi masyarakat rentan. 📉\n\nSinkronisasi Data: Antara Akurasi dan Realita Lapangan\nIntegrasi data antara  yang mengelola DTKS dan  melalui data kependudukan menjadi sorotan utama anggota dewan karena masih ditemukannya warga kategori mampu yang masuk daftar Penerima Bantuan Iuran (PBI), sementara warga miskin justru terdepak dari sistem perlindungan. 🗂️\n\nDalam forum tersebut, ditekankan bahwa pemutakhiran data secara real-time di tingkat daerah seringkali terbentur kendala anggaran di kabupaten/kota, yang menghambat verifikasi serta validasi lapangan secara akurat. 🏚️\n\nHal ini memicu kritik tajam dari Komisi IX yang menuntut audit data terpadu guna memastikan bahwa setiap rupiah premi yang dibayarkan negara benar-benar melindungi mereka yang membutuhkan, alih-alih hanya menjadi angka statistik dalam laporan administratif yang semu. 🛡️\n\nInfrastruktur KRIS dan Keberlanjutan Dana Jaminan Sosial\n bersama DJSN menghadapi tantangan besar terkait rencana implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang bertujuan menghapus kasta layanan kelas 1, 2, dan 3 demi asas keadilan sosial, namun terganjal oleh kesiapan infrastruktur fisik rumah sakit di berbagai wilayah terpencil. 🏥\n\nKesiapan fiskal dana jaminan sosial juga menjadi perdebatan hangat, di mana DJSN didesak untuk menjamin bahwa penyesuaian tarif ke depan tidak memberikan beban tambahan bagi peserta mandiri di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. 💰\n\nAnggota dewan memberikan peringatan keras bahwa tanpa simulasi transisi yang matang, migrasi menuju sistem KRIS justru berisiko menurunkan standar layanan medis dan memperpanjang antrean pasien di fasilitas kesehatan tingkat lanjut. ⏳\n\nTransformasi Kesehatan dan Ego Sektoral Birokrasi\nDi sisi lain,  memaparkan urgensi transformasi layanan rujukan yang memerlukan dukungan penuh pemerintah daerah melalui koordinasi ketat  untuk memastikan persebaran tenaga medis spesialis yang merata. 🩺\n\nMasalah klasik seperti minimnya insentif bagi nakes di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menjadi isu yang kerap memicu aksi \"lempar bola\" tanggung jawab antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga pelayanan seringkali terfragmentasi oleh batasan birokrasi otonomi. 🤝 \n\nSinergi ini dianggap sangat krusial, karena tanpa dukungan regulasi yang sinkron antara kebijakan kesehatan pusat dan tata kelola pemerintahan daerah, visi besar pembangunan ketahanan kesehatan nasional akan sulit tercapai secara inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia. 🇮🇩\n\nDampaknya, kegagalan dalam menyelaraskan data kemiskinan dan kesiapan infrastruktur rumah sakit dalam waktu dekat akan memperlebar kesenjangan akses pengobatan serta mengancam stabilitas keuangan BPJS Kesehatan secara jangka panjang. ⚠️\n\nMenurut Anda, apakah penghapusan sistem kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan menjadi satu kelas standar (KRIS) sudah mencerminkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, atau justru akan menurunkan standar kenyamanan pasien? Sampaikan pendapat kritis Anda di kolom komentar! 👇\n\nSosial Media : MZF\n\n#theindonesiapost #DPRRI #KomisiIX #BPJSKesehatan #Menkes #KRISBPJS #JaminanKesehatan #BeritaPemerintah #KeadilanSosial #indonesiasehat  #datakemiskinanjawatimur", "post_id": "iiIkvJp8mYY"}}, {"key": "kemensosri", "attributes": {"label": "kemensosri", "x": 968.5347087864413, "y": 733.8665089806719, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.8666, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "iiIkvJp8mYY", "id": "kemensosri", "source": "youtube-000001", "content": "Komisi IX DPR RI: Menakar Sinergi Menkes, Mensos, dan BPJS dalam Benang Kusut Data PBI\n\nDi tengah bayang-bayang tantangan fiskal sektor kesehatan, Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama lima pilar penyelenggara jaminan sosial mengungkap adanya urgensi sinkronisasi data kependudukan dan kemiskinan yang selama ini disinyalir mengakibatkan distribusi subsidi jaminan kesehatan belum sepenuhnya tepat sasaran bagi masyarakat rentan. 📉\n\nSinkronisasi Data: Antara Akurasi dan Realita Lapangan\nIntegrasi data antara  yang mengelola DTKS dan  melalui data kependudukan menjadi sorotan utama anggota dewan karena masih ditemukannya warga kategori mampu yang masuk daftar Penerima Bantuan Iuran (PBI), sementara warga miskin justru terdepak dari sistem perlindungan. 🗂️\n\nDalam forum tersebut, ditekankan bahwa pemutakhiran data secara real-time di tingkat daerah seringkali terbentur kendala anggaran di kabupaten/kota, yang menghambat verifikasi serta validasi lapangan secara akurat. 🏚️\n\nHal ini memicu kritik tajam dari Komisi IX yang menuntut audit data terpadu guna memastikan bahwa setiap rupiah premi yang dibayarkan negara benar-benar melindungi mereka yang membutuhkan, alih-alih hanya menjadi angka statistik dalam laporan administratif yang semu. 🛡️\n\nInfrastruktur KRIS dan Keberlanjutan Dana Jaminan Sosial\n bersama DJSN menghadapi tantangan besar terkait rencana implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang bertujuan menghapus kasta layanan kelas 1, 2, dan 3 demi asas keadilan sosial, namun terganjal oleh kesiapan infrastruktur fisik rumah sakit di berbagai wilayah terpencil. 🏥\n\nKesiapan fiskal dana jaminan sosial juga menjadi perdebatan hangat, di mana DJSN didesak untuk menjamin bahwa penyesuaian tarif ke depan tidak memberikan beban tambahan bagi peserta mandiri di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. 💰\n\nAnggota dewan memberikan peringatan keras bahwa tanpa simulasi transisi yang matang, migrasi menuju sistem KRIS justru berisiko menurunkan standar layanan medis dan memperpanjang antrean pasien di fasilitas kesehatan tingkat lanjut. ⏳\n\nTransformasi Kesehatan dan Ego Sektoral Birokrasi\nDi sisi lain,  memaparkan urgensi transformasi layanan rujukan yang memerlukan dukungan penuh pemerintah daerah melalui koordinasi ketat  untuk memastikan persebaran tenaga medis spesialis yang merata. 🩺\n\nMasalah klasik seperti minimnya insentif bagi nakes di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menjadi isu yang kerap memicu aksi \"lempar bola\" tanggung jawab antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga pelayanan seringkali terfragmentasi oleh batasan birokrasi otonomi. 🤝 \n\nSinergi ini dianggap sangat krusial, karena tanpa dukungan regulasi yang sinkron antara kebijakan kesehatan pusat dan tata kelola pemerintahan daerah, visi besar pembangunan ketahanan kesehatan nasional akan sulit tercapai secara inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia. 🇮🇩\n\nDampaknya, kegagalan dalam menyelaraskan data kemiskinan dan kesiapan infrastruktur rumah sakit dalam waktu dekat akan memperlebar kesenjangan akses pengobatan serta mengancam stabilitas keuangan BPJS Kesehatan secara jangka panjang. ⚠️\n\nMenurut Anda, apakah penghapusan sistem kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan menjadi satu kelas standar (KRIS) sudah mencerminkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, atau justru akan menurunkan standar kenyamanan pasien? Sampaikan pendapat kritis Anda di kolom komentar! 👇\n\nSosial Media : MZF\n\n#theindonesiapost #DPRRI #KomisiIX #BPJSKesehatan #Menkes #KRISBPJS #JaminanKesehatan #BeritaPemerintah #KeadilanSosial #indonesiasehat  #datakemiskinanjawatimur", "post_id": "iiIkvJp8mYY"}}, {"key": "kemendagri", "attributes": {"label": "kemendagri", "x": 948.7324929764932, "y": 119.70826627444386, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.8666, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "iiIkvJp8mYY", "id": "kemendagri", "source": "youtube-000001", "content": "Komisi IX DPR RI: Menakar Sinergi Menkes, Mensos, dan BPJS dalam Benang Kusut Data PBI\n\nDi tengah bayang-bayang tantangan fiskal sektor kesehatan, Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama lima pilar penyelenggara jaminan sosial mengungkap adanya urgensi sinkronisasi data kependudukan dan kemiskinan yang selama ini disinyalir mengakibatkan distribusi subsidi jaminan kesehatan belum sepenuhnya tepat sasaran bagi masyarakat rentan. 📉\n\nSinkronisasi Data: Antara Akurasi dan Realita Lapangan\nIntegrasi data antara  yang mengelola DTKS dan  melalui data kependudukan menjadi sorotan utama anggota dewan karena masih ditemukannya warga kategori mampu yang masuk daftar Penerima Bantuan Iuran (PBI), sementara warga miskin justru terdepak dari sistem perlindungan. 🗂️\n\nDalam forum tersebut, ditekankan bahwa pemutakhiran data secara real-time di tingkat daerah seringkali terbentur kendala anggaran di kabupaten/kota, yang menghambat verifikasi serta validasi lapangan secara akurat. 🏚️\n\nHal ini memicu kritik tajam dari Komisi IX yang menuntut audit data terpadu guna memastikan bahwa setiap rupiah premi yang dibayarkan negara benar-benar melindungi mereka yang membutuhkan, alih-alih hanya menjadi angka statistik dalam laporan administratif yang semu. 🛡️\n\nInfrastruktur KRIS dan Keberlanjutan Dana Jaminan Sosial\n bersama DJSN menghadapi tantangan besar terkait rencana implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang bertujuan menghapus kasta layanan kelas 1, 2, dan 3 demi asas keadilan sosial, namun terganjal oleh kesiapan infrastruktur fisik rumah sakit di berbagai wilayah terpencil. 🏥\n\nKesiapan fiskal dana jaminan sosial juga menjadi perdebatan hangat, di mana DJSN didesak untuk menjamin bahwa penyesuaian tarif ke depan tidak memberikan beban tambahan bagi peserta mandiri di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. 💰\n\nAnggota dewan memberikan peringatan keras bahwa tanpa simulasi transisi yang matang, migrasi menuju sistem KRIS justru berisiko menurunkan standar layanan medis dan memperpanjang antrean pasien di fasilitas kesehatan tingkat lanjut. ⏳\n\nTransformasi Kesehatan dan Ego Sektoral Birokrasi\nDi sisi lain,  memaparkan urgensi transformasi layanan rujukan yang memerlukan dukungan penuh pemerintah daerah melalui koordinasi ketat  untuk memastikan persebaran tenaga medis spesialis yang merata. 🩺\n\nMasalah klasik seperti minimnya insentif bagi nakes di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menjadi isu yang kerap memicu aksi \"lempar bola\" tanggung jawab antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga pelayanan seringkali terfragmentasi oleh batasan birokrasi otonomi. 🤝 \n\nSinergi ini dianggap sangat krusial, karena tanpa dukungan regulasi yang sinkron antara kebijakan kesehatan pusat dan tata kelola pemerintahan daerah, visi besar pembangunan ketahanan kesehatan nasional akan sulit tercapai secara inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia. 🇮🇩\n\nDampaknya, kegagalan dalam menyelaraskan data kemiskinan dan kesiapan infrastruktur rumah sakit dalam waktu dekat akan memperlebar kesenjangan akses pengobatan serta mengancam stabilitas keuangan BPJS Kesehatan secara jangka panjang. ⚠️\n\nMenurut Anda, apakah penghapusan sistem kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan menjadi satu kelas standar (KRIS) sudah mencerminkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, atau justru akan menurunkan standar kenyamanan pasien? Sampaikan pendapat kritis Anda di kolom komentar! 👇\n\nSosial Media : MZF\n\n#theindonesiapost #DPRRI #KomisiIX #BPJSKesehatan #Menkes #KRISBPJS #JaminanKesehatan #BeritaPemerintah #KeadilanSosial #indonesiasehat  #datakemiskinanjawatimur", "post_id": "iiIkvJp8mYY"}}, {"key": "bpjskesehatan_ri", "attributes": {"label": "bpjskesehatan_ri", "x": 155.61397727550764, "y": 514.5704648572729, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.8666, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "iiIkvJp8mYY", "id": "bpjskesehatan_ri", "source": "youtube-000001", "content": "Komisi IX DPR RI: Menakar Sinergi Menkes, Mensos, dan BPJS dalam Benang Kusut Data PBI\n\nDi tengah bayang-bayang tantangan fiskal sektor kesehatan, Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama lima pilar penyelenggara jaminan sosial mengungkap adanya urgensi sinkronisasi data kependudukan dan kemiskinan yang selama ini disinyalir mengakibatkan distribusi subsidi jaminan kesehatan belum sepenuhnya tepat sasaran bagi masyarakat rentan. 📉\n\nSinkronisasi Data: Antara Akurasi dan Realita Lapangan\nIntegrasi data antara  yang mengelola DTKS dan  melalui data kependudukan menjadi sorotan utama anggota dewan karena masih ditemukannya warga kategori mampu yang masuk daftar Penerima Bantuan Iuran (PBI), sementara warga miskin justru terdepak dari sistem perlindungan. 🗂️\n\nDalam forum tersebut, ditekankan bahwa pemutakhiran data secara real-time di tingkat daerah seringkali terbentur kendala anggaran di kabupaten/kota, yang menghambat verifikasi serta validasi lapangan secara akurat. 🏚️\n\nHal ini memicu kritik tajam dari Komisi IX yang menuntut audit data terpadu guna memastikan bahwa setiap rupiah premi yang dibayarkan negara benar-benar melindungi mereka yang membutuhkan, alih-alih hanya menjadi angka statistik dalam laporan administratif yang semu. 🛡️\n\nInfrastruktur KRIS dan Keberlanjutan Dana Jaminan Sosial\n bersama DJSN menghadapi tantangan besar terkait rencana implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang bertujuan menghapus kasta layanan kelas 1, 2, dan 3 demi asas keadilan sosial, namun terganjal oleh kesiapan infrastruktur fisik rumah sakit di berbagai wilayah terpencil. 🏥\n\nKesiapan fiskal dana jaminan sosial juga menjadi perdebatan hangat, di mana DJSN didesak untuk menjamin bahwa penyesuaian tarif ke depan tidak memberikan beban tambahan bagi peserta mandiri di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. 💰\n\nAnggota dewan memberikan peringatan keras bahwa tanpa simulasi transisi yang matang, migrasi menuju sistem KRIS justru berisiko menurunkan standar layanan medis dan memperpanjang antrean pasien di fasilitas kesehatan tingkat lanjut. ⏳\n\nTransformasi Kesehatan dan Ego Sektoral Birokrasi\nDi sisi lain,  memaparkan urgensi transformasi layanan rujukan yang memerlukan dukungan penuh pemerintah daerah melalui koordinasi ketat  untuk memastikan persebaran tenaga medis spesialis yang merata. 🩺\n\nMasalah klasik seperti minimnya insentif bagi nakes di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menjadi isu yang kerap memicu aksi \"lempar bola\" tanggung jawab antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga pelayanan seringkali terfragmentasi oleh batasan birokrasi otonomi. 🤝 \n\nSinergi ini dianggap sangat krusial, karena tanpa dukungan regulasi yang sinkron antara kebijakan kesehatan pusat dan tata kelola pemerintahan daerah, visi besar pembangunan ketahanan kesehatan nasional akan sulit tercapai secara inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia. 🇮🇩\n\nDampaknya, kegagalan dalam menyelaraskan data kemiskinan dan kesiapan infrastruktur rumah sakit dalam waktu dekat akan memperlebar kesenjangan akses pengobatan serta mengancam stabilitas keuangan BPJS Kesehatan secara jangka panjang. ⚠️\n\nMenurut Anda, apakah penghapusan sistem kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan menjadi satu kelas standar (KRIS) sudah mencerminkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, atau justru akan menurunkan standar kenyamanan pasien? Sampaikan pendapat kritis Anda di kolom komentar! 👇\n\nSosial Media : MZF\n\n#theindonesiapost #DPRRI #KomisiIX #BPJSKesehatan #Menkes #KRISBPJS #JaminanKesehatan #BeritaPemerintah #KeadilanSosial #indonesiasehat  #datakemiskinanjawatimur", "post_id": "iiIkvJp8mYY"}}, {"key": "kemenkes_ri", "attributes": {"label": "kemenkes_ri", "x": 522.5073709697192, "y": 281.6602800964224, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.8666, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "iiIkvJp8mYY", "id": "kemenkes_ri", "source": "youtube-000001", "content": "Komisi IX DPR RI: Menakar Sinergi Menkes, Mensos, dan BPJS dalam Benang Kusut Data PBI\n\nDi tengah bayang-bayang tantangan fiskal sektor kesehatan, Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama lima pilar penyelenggara jaminan sosial mengungkap adanya urgensi sinkronisasi data kependudukan dan kemiskinan yang selama ini disinyalir mengakibatkan distribusi subsidi jaminan kesehatan belum sepenuhnya tepat sasaran bagi masyarakat rentan. 📉\n\nSinkronisasi Data: Antara Akurasi dan Realita Lapangan\nIntegrasi data antara  yang mengelola DTKS dan  melalui data kependudukan menjadi sorotan utama anggota dewan karena masih ditemukannya warga kategori mampu yang masuk daftar Penerima Bantuan Iuran (PBI), sementara warga miskin justru terdepak dari sistem perlindungan. 🗂️\n\nDalam forum tersebut, ditekankan bahwa pemutakhiran data secara real-time di tingkat daerah seringkali terbentur kendala anggaran di kabupaten/kota, yang menghambat verifikasi serta validasi lapangan secara akurat. 🏚️\n\nHal ini memicu kritik tajam dari Komisi IX yang menuntut audit data terpadu guna memastikan bahwa setiap rupiah premi yang dibayarkan negara benar-benar melindungi mereka yang membutuhkan, alih-alih hanya menjadi angka statistik dalam laporan administratif yang semu. 🛡️\n\nInfrastruktur KRIS dan Keberlanjutan Dana Jaminan Sosial\n bersama DJSN menghadapi tantangan besar terkait rencana implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang bertujuan menghapus kasta layanan kelas 1, 2, dan 3 demi asas keadilan sosial, namun terganjal oleh kesiapan infrastruktur fisik rumah sakit di berbagai wilayah terpencil. 🏥\n\nKesiapan fiskal dana jaminan sosial juga menjadi perdebatan hangat, di mana DJSN didesak untuk menjamin bahwa penyesuaian tarif ke depan tidak memberikan beban tambahan bagi peserta mandiri di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. 💰\n\nAnggota dewan memberikan peringatan keras bahwa tanpa simulasi transisi yang matang, migrasi menuju sistem KRIS justru berisiko menurunkan standar layanan medis dan memperpanjang antrean pasien di fasilitas kesehatan tingkat lanjut. ⏳\n\nTransformasi Kesehatan dan Ego Sektoral Birokrasi\nDi sisi lain,  memaparkan urgensi transformasi layanan rujukan yang memerlukan dukungan penuh pemerintah daerah melalui koordinasi ketat  untuk memastikan persebaran tenaga medis spesialis yang merata. 🩺\n\nMasalah klasik seperti minimnya insentif bagi nakes di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menjadi isu yang kerap memicu aksi \"lempar bola\" tanggung jawab antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga pelayanan seringkali terfragmentasi oleh batasan birokrasi otonomi. 🤝 \n\nSinergi ini dianggap sangat krusial, karena tanpa dukungan regulasi yang sinkron antara kebijakan kesehatan pusat dan tata kelola pemerintahan daerah, visi besar pembangunan ketahanan kesehatan nasional akan sulit tercapai secara inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia. 🇮🇩\n\nDampaknya, kegagalan dalam menyelaraskan data kemiskinan dan kesiapan infrastruktur rumah sakit dalam waktu dekat akan memperlebar kesenjangan akses pengobatan serta mengancam stabilitas keuangan BPJS Kesehatan secara jangka panjang. ⚠️\n\nMenurut Anda, apakah penghapusan sistem kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan menjadi satu kelas standar (KRIS) sudah mencerminkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, atau justru akan menurunkan standar kenyamanan pasien? Sampaikan pendapat kritis Anda di kolom komentar! 👇\n\nSosial Media : MZF\n\n#theindonesiapost #DPRRI #KomisiIX #BPJSKesehatan #Menkes #KRISBPJS #JaminanKesehatan #BeritaPemerintah #KeadilanSosial #indonesiasehat  #datakemiskinanjawatimur", "post_id": "iiIkvJp8mYY"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 36.63849621131155, "y": 637.2407053390883, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.3817, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "119AJUy4Exk", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan di ST Kebayoran Lama, Pemulihan Aceh Capai 95% | Menyapa Indonesia\n\nMenyapa Indonesia Malam, 6 Mei 2026\n\n1. Tebing Longsor Terjang Dramaga, 1 Pria Tertimbun \n2. Roboh! Rumah 2 Lantai Timpa 2 Rumah Dan Mobil \n3. Viral! Sopir Pick Up Ditikam Akibat Knalpot Bising \n4. Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Di Peron St Kebayoran Lama \n5. Polisi Bakar Gubuk Tempat Pesta Narkoba \n6. Bubarkan Tawuran, Pria Tewas Tertabrak Kereta Api \n7. Penangkapan Pelaku Pembunuhan Cengkareng \n8. Kerap Diancam Menggunakan Sajam, Pria Bunuh Kenalan \n9. Sepeda Motor Gagal Menyalip, Buruh Pabrik Tewas Terlindas Truk \n10. Pencurian Motor Di Kontrakan Cikarang \n11. Trump Tekan Iran, Serukan Menyerah \n12. Kemenangan Demokrat Di Michigan \n13. Massa Coba Terobos Barikade Polisi Di New York City \n14. Helikopter Angkatan Laut Meksiko Mendarat Darurat \n15. Kebakaran Besar Mall Di Iran, Api Cepat Menyebar \n16. Pesawat Jatuh Di Brasil, 2 Tewas 3 Luka-Luka \n17. Mobil Tabrak Kerumunan Di Jerman, 2 Orang Tewas \n18. Kapal Pesiar Ditolak Bersandar, Dugaan Wabah Hantavirus \n19. Kereta Tabrak Truk Tangki Di Meksiko \n20. Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Ke Presiden \n21. Presiden Bakal Perkuat Kompolnas Sebagai Pengawas Polri \n22. Presiden Tidak Mengubah Metode Pengangkatan Kapolri \n23. Wapres Menerima Kunjungan Wakil PM Laos Thongsavan \n24. DPR Angkat Bicara Soal Pelecehan Seksual Di Ponpes Pati \n25. Kementerian PPPA Kawal Kasus Pencabulan Di Ponpes Pati \n26. Presiden Panggil Menteri Dan Gubernur BI Dampak Rupiah Melemah \n27. Gubernur BI Respons Soal Nilai Tukar Rupiah \n28. Pemerintah Segera Terbitkan “Panda Bond” Di Pasar Cina \n29. OJK Optimis Dolar AS Bakal Berbalik \n30. Survei Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Pemerintah Prabowo \n31. Bahlil Bantah Adanya Kenaikan Tarif Listrik \n32. Mentan Gelar Diskusi Bersama BEM Selindo Di Kediamannya \n33. Kabel Udara Semrawut Ditertibkan Pemkot Jakarta Barat \n34. Pemulihan Pascabencana Aceh-Sumatra Capai 95% \n35. Program Cek Kesehatan Gratis Capai 100 Juta Penduduk \n36. Cek Kesehatan Gratis Di Sekolah Perkuat Deteksi Dini \n37. Pemerintah Percepat Penanganan TBC \n38. MBG Dan Kopdes Merah Putih Dorong Ekonomi Q1 2026 \n39. Jemaah Haji Gelombang 2 Wajib Pakai Kain Ihram Dari Indonesia \n40. Kisah Inspiratif Haji Di Usia Belia \n41. Berburu Oleh-Oleh Haji Serba 1 Riyal \n42. Arsenal Melaju Ke Final Champions League \n43. Nottingham Menang 1-3 Atas Chelsea \n44. Kalahkan Persita, Borneo Tekan Puncak Klasemen \n45. Bungkam Bali, Madura Jauhi Zona Merah \n46. Man City Perpanjang Kontrak Phil Foden Hingga 2030 \n47. Start Positif Indonesia Di Piala Asia U-17 \n48. Game 1 Semifinal Thunder Taklukkan Lakers \n49. Pistons Unggul Game 1 Semifinal Wilayah NBA \n50. 2 Pemenang Berbeda Dalam Berlin E-Prix \n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiamalam #BeritaNasional #BeritaInternasional #EkonomiIndonesia #Olahraga\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "119AJUy4Exk"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 318.4843031478421, "y": 435.7250234681408, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.594, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "119AJUy4Exk", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan di ST Kebayoran Lama, Pemulihan Aceh Capai 95% | Menyapa Indonesia\n\nMenyapa Indonesia Malam, 6 Mei 2026\n\n1. Tebing Longsor Terjang Dramaga, 1 Pria Tertimbun \n2. Roboh! Rumah 2 Lantai Timpa 2 Rumah Dan Mobil \n3. Viral! Sopir Pick Up Ditikam Akibat Knalpot Bising \n4. Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Di Peron St Kebayoran Lama \n5. Polisi Bakar Gubuk Tempat Pesta Narkoba \n6. Bubarkan Tawuran, Pria Tewas Tertabrak Kereta Api \n7. Penangkapan Pelaku Pembunuhan Cengkareng \n8. Kerap Diancam Menggunakan Sajam, Pria Bunuh Kenalan \n9. Sepeda Motor Gagal Menyalip, Buruh Pabrik Tewas Terlindas Truk \n10. Pencurian Motor Di Kontrakan Cikarang \n11. Trump Tekan Iran, Serukan Menyerah \n12. Kemenangan Demokrat Di Michigan \n13. Massa Coba Terobos Barikade Polisi Di New York City \n14. Helikopter Angkatan Laut Meksiko Mendarat Darurat \n15. Kebakaran Besar Mall Di Iran, Api Cepat Menyebar \n16. Pesawat Jatuh Di Brasil, 2 Tewas 3 Luka-Luka \n17. Mobil Tabrak Kerumunan Di Jerman, 2 Orang Tewas \n18. Kapal Pesiar Ditolak Bersandar, Dugaan Wabah Hantavirus \n19. Kereta Tabrak Truk Tangki Di Meksiko \n20. Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Ke Presiden \n21. Presiden Bakal Perkuat Kompolnas Sebagai Pengawas Polri \n22. Presiden Tidak Mengubah Metode Pengangkatan Kapolri \n23. Wapres Menerima Kunjungan Wakil PM Laos Thongsavan \n24. DPR Angkat Bicara Soal Pelecehan Seksual Di Ponpes Pati \n25. Kementerian PPPA Kawal Kasus Pencabulan Di Ponpes Pati \n26. Presiden Panggil Menteri Dan Gubernur BI Dampak Rupiah Melemah \n27. Gubernur BI Respons Soal Nilai Tukar Rupiah \n28. Pemerintah Segera Terbitkan “Panda Bond” Di Pasar Cina \n29. OJK Optimis Dolar AS Bakal Berbalik \n30. Survei Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Pemerintah Prabowo \n31. Bahlil Bantah Adanya Kenaikan Tarif Listrik \n32. Mentan Gelar Diskusi Bersama BEM Selindo Di Kediamannya \n33. Kabel Udara Semrawut Ditertibkan Pemkot Jakarta Barat \n34. Pemulihan Pascabencana Aceh-Sumatra Capai 95% \n35. Program Cek Kesehatan Gratis Capai 100 Juta Penduduk \n36. Cek Kesehatan Gratis Di Sekolah Perkuat Deteksi Dini \n37. Pemerintah Percepat Penanganan TBC \n38. MBG Dan Kopdes Merah Putih Dorong Ekonomi Q1 2026 \n39. Jemaah Haji Gelombang 2 Wajib Pakai Kain Ihram Dari Indonesia \n40. Kisah Inspiratif Haji Di Usia Belia \n41. Berburu Oleh-Oleh Haji Serba 1 Riyal \n42. Arsenal Melaju Ke Final Champions League \n43. Nottingham Menang 1-3 Atas Chelsea \n44. Kalahkan Persita, Borneo Tekan Puncak Klasemen \n45. Bungkam Bali, Madura Jauhi Zona Merah \n46. Man City Perpanjang Kontrak Phil Foden Hingga 2030 \n47. Start Positif Indonesia Di Piala Asia U-17 \n48. Game 1 Semifinal Thunder Taklukkan Lakers \n49. Pistons Unggul Game 1 Semifinal Wilayah NBA \n50. 2 Pemenang Berbeda Dalam Berlin E-Prix \n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiamalam #BeritaNasional #BeritaInternasional #EkonomiIndonesia #Olahraga\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "119AJUy4Exk"}}, {"key": "@kronologifakta", "attributes": {"label": "@kronologifakta", "x": 628.7072121811979, "y": 673.7942197252609, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.3817, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "LpRnOuKxZBE", "id": "@kronologifakta", "source": "youtube-000001", "content": "Singgung Soal E-KTP anggota komisi 2 DPR Kita Lebih BODOH dari Orang Malaysia!!\n\nKali ini kita membahas yang menyoroti kritik tajam anggota DPR RI, Deddy Sitorus, terhadap inefisiensi administrasi kependudukan di Indonesia yang memicu pemborosan anggaran negara hingga triliunan rupiah.\n\nIa membandingkan penggunaan e-KTP yang masih mengandalkan fotokopi dengan sistem MyCard di Malaysia yang sudah terintegrasi untuk berbagai layanan publik seperti distribusi subsidi energi. Narasi tersebut menekankan bahwa meskipun Indonesia memiliki teknologi cip yang serupa, ketiadaan kemauan politik menghambat sinkronisasi data antarlembaga pemerintah. \n\nDampaknya, masyarakat sering kali dipersulit oleh birokrasi yang berbelit-belit saat mengurus dokumen dasar dan keamanan data pribadi pun menjadi rentan. Deddy mendesak pemerintah untuk segera mewujudkan sistem satu data guna memastikan efektivitas layanan publik dan perlindungan hak asasi warga negara.\n\nSetiap kejadian punya cerita, setiap fakta punya rahasia. Kronologi Fakta hadir untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi secara kronologis dan tajam.\nmengupas tentang sejarah, berita terbaru, investigasi, dan edukasi.\n\nDirangkum ulang dari sumber terpercaya.\nSubscribe ‪‪‬  untuk update informasi faktual setiap hari!\n#politik #geopolitik #ekonomidunia #investigasikriminal #investigasimendalam #investigasi #kronologi #sejarah #edukasisejarah #faktamenarik #faktasejarah #faktaberita #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritadunia #sejarahdunia #educationworld #kronologifakta #infosejarah #infofakta #infokriminal #kejadiannyata", "post_id": "LpRnOuKxZBE"}}, {"key": "kronologifakta", "attributes": {"label": "kronologifakta", "x": 783.264645038037, "y": 8.112187215021493, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 48.8062, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "LpRnOuKxZBE", "id": "kronologifakta", "source": "youtube-000001", "content": "Singgung Soal E-KTP anggota komisi 2 DPR Kita Lebih BODOH dari Orang Malaysia!!\n\nKali ini kita membahas yang menyoroti kritik tajam anggota DPR RI, Deddy Sitorus, terhadap inefisiensi administrasi kependudukan di Indonesia yang memicu pemborosan anggaran negara hingga triliunan rupiah.\n\nIa membandingkan penggunaan e-KTP yang masih mengandalkan fotokopi dengan sistem MyCard di Malaysia yang sudah terintegrasi untuk berbagai layanan publik seperti distribusi subsidi energi. Narasi tersebut menekankan bahwa meskipun Indonesia memiliki teknologi cip yang serupa, ketiadaan kemauan politik menghambat sinkronisasi data antarlembaga pemerintah. \n\nDampaknya, masyarakat sering kali dipersulit oleh birokrasi yang berbelit-belit saat mengurus dokumen dasar dan keamanan data pribadi pun menjadi rentan. Deddy mendesak pemerintah untuk segera mewujudkan sistem satu data guna memastikan efektivitas layanan publik dan perlindungan hak asasi warga negara.\n\nSetiap kejadian punya cerita, setiap fakta punya rahasia. Kronologi Fakta hadir untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi secara kronologis dan tajam.\nmengupas tentang sejarah, berita terbaru, investigasi, dan edukasi.\n\nDirangkum ulang dari sumber terpercaya.\nSubscribe ‪‪‬  untuk update informasi faktual setiap hari!\n#politik #geopolitik #ekonomidunia #investigasikriminal #investigasimendalam #investigasi #kronologi #sejarah #edukasisejarah #faktamenarik #faktasejarah #faktaberita #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritadunia #sejarahdunia #educationworld #kronologifakta #infosejarah #infofakta #infokriminal #kejadiannyata", "post_id": "LpRnOuKxZBE"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 246.09250124930725, "y": 729.1909213046381, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.3817, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "tBMKRDhK4Lg", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "Biaya Perang AS-Iran Tembus Rp434 Triliun, Menhan AS Langsung Kena Semprot DPR\n\nKetegangan memuncak di Kongres Amerika Serikat saat Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, disemprot keras oleh anggota DPR terkait membengkaknya biaya perang melawan Iran.\n\nDalam sidang panas tersebut, Hegseth menyebut biaya perang telah mencapai sekitar 25 miliar dolar AS atau setara ratusan triliun rupiah, yang sebagian besar digunakan untuk amunisi dan operasi militer.\n\nNamun, sejumlah anggota Kongres mempertanyakan transparansi angka tersebut, termasuk dampak ekonomi yang harus ditanggung rakyat Amerika seperti kenaikan harga bahan bakar dan pangan.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#KongresAS #MenhanAS #PerangIran #BiayaPerang #ASvsIran #BreakingNews #BeritaDunia #NewsUpdate #PolitikAS #ViralNews #iNews #Internasional #IsuGlobal #EkonomiGlobal #HargaBBM #PerangIran #KonflikTimurTengah #MiliterAS #OperasiMiliter #SeranganMiliter #ZonaPerang #Geopolitik #KrisisGlobal #PerangModern #KeteganganGlobal #KeamananDunia #iNews #BeritaTerkini  #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "tBMKRDhK4Lg"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 234.36873087805608, "y": 670.6111290498907, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 48.8062, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "tBMKRDhK4Lg", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "Biaya Perang AS-Iran Tembus Rp434 Triliun, Menhan AS Langsung Kena Semprot DPR\n\nKetegangan memuncak di Kongres Amerika Serikat saat Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, disemprot keras oleh anggota DPR terkait membengkaknya biaya perang melawan Iran.\n\nDalam sidang panas tersebut, Hegseth menyebut biaya perang telah mencapai sekitar 25 miliar dolar AS atau setara ratusan triliun rupiah, yang sebagian besar digunakan untuk amunisi dan operasi militer.\n\nNamun, sejumlah anggota Kongres mempertanyakan transparansi angka tersebut, termasuk dampak ekonomi yang harus ditanggung rakyat Amerika seperti kenaikan harga bahan bakar dan pangan.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#KongresAS #MenhanAS #PerangIran #BiayaPerang #ASvsIran #BreakingNews #BeritaDunia #NewsUpdate #PolitikAS #ViralNews #iNews #Internasional #IsuGlobal #EkonomiGlobal #HargaBBM #PerangIran #KonflikTimurTengah #MiliterAS #OperasiMiliter #SeranganMiliter #ZonaPerang #Geopolitik #KrisisGlobal #PerangModern #KeteganganGlobal #KeamananDunia #iNews #BeritaTerkini  #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "tBMKRDhK4Lg"}}, {"key": "@ENDARTOSAPUTROTV", "attributes": {"label": "@ENDARTOSAPUTROTV", "x": 87.39566628162999, "y": 911.5674479857332, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.3817, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "NYiCn2WS3vo", "id": "@ENDARTOSAPUTROTV", "source": "youtube-000001", "content": "SEMOGA DOA DAN HARAPAN TERKABULKAN\n\nSelamat datang di PT MELIA SEHAT SEJAHTERA Semoga anda bergabung bersama kami dan sukses bersama kami\n\n💼Melia Sehat Sejahtera Memberikan Kesempatan Kerjasama Bisnis Menjadi Member Distributor Dan Affiliator Dengan Potensi Penghasilan Dari Ratusan Ribu Hingga Jutaan Rupiah Setiap Hari Ditambah Dengan Hadiah Insentif Prestasi Sukses Dari Nominal Rp30.000.000,-An Hingga Rumah Seharga Rp5.000.000.000,-\n\n📝Syarat Untuk Menjadi Distributor & Affiliator Adalah Harus Membeli Paket Produk Melia Sehat Sejahtera Yang Berkualitas Dan Sesuai Dengan Harga Pasar, Maka Otomatis Akan Memiliki Bisnis Sebagai Affiliator Dan Distributor Melia Sehat Sejahtera. \n\n✅Jelas Bahwa Bisnis Melia Sehat Sejahtera Bukan Cari-Cari Orang, Bukan Money Game, Atau Investasi Dimana Anda Memperoleh Penghasilan Tanpa Bekerja.\n\n✅Melia Sehat Sejahtera Adalah Terbaik & Terdepan Serta Terpercaya Dibidang Bisnis Affiliator Karena Memiliki Produk-Produk Terbaik Dan Potensi Komisi Besar Dan System Pembayaran Tercepat. \n\n✅Bisnis Affiliator Melia Sehat Sejahtera Bisa Dikerjakan Oleh Siapapun Sebagai Pekerjaan Utama Ataupun Pekerjaan Sampingan.\n\n🏢Melia Sehat Sejahtera Telah Berpengalaman Selama Lebih Dari 20 Tahun Di Indonesia, Memiliki Izin Lengkap, Kantor Megah & Nyaman, Serta Pembayar Pajak Terbesar Dibidang Bisnis Yang Sama\n\nCOMPANY PROFILE || PT MELIA SEHAT SEJAHTERA\nkami adalah perusahaan yang bergerak dibisnis jaringan distributor, Kami juga telah berdiri lebih dari 20 Tahun dan kami juga memiliki semua izin peraturan yang ada diseluruh indonesia. Kami juga adalah pembayar pajak terbesar dibisnis distributor jaringan dan telah ditetapkan sebagai perusahaan duta pajak\n\nMelia Sehat Sejahtera memberi solusi kesehatan dan tambahan penghasilan yg sangat besar, dengan cara jujur, rasional dan legal. \n\nBisnis ini dapat dikerjakan tanpa mengganggu pekerjaan utama anda.\n\nBisnis ini akan menjadi solusi ekonomi bagi siapa saja.. Membantu program pemerintah untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.\n\nSudah terbukti 20 tahun lebih, menghasilkan banyak orang, yg hidupnya menjadi jauh lebih baik.\n\nYang ingin tau caranya, yoook kita ngobrol.. akan saya jelaskan.. 🙂👍\n\nINFO ADMIN WHATSAPP TELEGRAM IMO \n                👇 👇 👇    \n☎️👉082134510355/082223420040/085229793886👈☎️\n👇\nTIKTOK \n https://www.tiktok.com/\n👇 \nVIDEO PROFILE AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA \n   • VIDEO PROFILE PT. MELIA SEHAT SEJAHTERA 20...  \n👇\nMARKETING PLAN AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA \n   • MARKETING PLAN AFFILIATOR PT MELIA SEHAT S...  \n👇\nPESAN TOP LEADER AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE \n   • PESAN TOP LEADER MSS IR SUKUR NABABAN ANGG...  \n👇\nPESAN 001 TOP LAEDER MSS IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE E.S.N CARA SUKSES MEMBER AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA \n   • E.S.N CARA SUKSES MEMBER AFFILIATOR PT MEL...  \n👇\nRAIH SUKSES DI AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA 001 TOP LAEDER MSS IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE \n   • RAIH SUKSES DI PT MELIA SEHAT SEJAHTERA 00...  \n👇\nENAM PILAR AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA \n   • ENAM PILAR KEKUATAN AFFILIATOR PT MELIA SE...  \n👇\nPESAN 001 TOP LAEDER MSS IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE \n   • PESAN 001 TOP LEADER AFFILIATOR PT MELIA S...  \n👇\nMELIA PROPOLIS AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA \n   • MELIA PROPOLIS AFFILIATOR PT MELIA SEHAT S...  \n👇\nCARA MENJELASKAN APA ITU.. AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA 001 TOP LAEDER MSS IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE \n   • CARA MENJELASKAN APA ITU.. AFFILIATOR PT M...  \n👇\nWEBSITE MU ADALAH JANTUNG BISNIS MU AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA 001 TOP LAEDER MSS IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE \n   • WEBSITE MU ADALAH JANTUNG BISNIS MU 001 TO...  \n👇\nWEBSITE MEMBER AFFILIATOR & DISTRIBUTOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA PA01\n   • WEBSITE MEMBER AFFILIATOR & DISTRIBUTOR PT...  \n👇\nWEBSITE MEMBER AFFILIATOR & DISTRIBUTOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA PA02\n   • WEBSITE MEMBER AFFILIATOR & DISTRIBUTOR PT...  \n\nPAHAMI TONTON SEMUANYA SAMPAI SELESAI BIAR TIDAK SALAH PAHAM GAESSSSSS \nJANGAN KOMENTAR SEBELUM DITONTON SEMUANYA PAHAM TIDAK ANDA???\n👆👆👆👆👆👆👆👆👆👆👆👆\n▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️\n#trending #viral #affiliatorptmeliasehatsejahtera #affiliatemarketing #ENDARTOSAPUTROTV\n#GENERASIYOGYAKARTAENDARTOSAPUTRO(ENDARTO SAPUTRO TV) ‎⁨‪‬ #tranding #viralvideo #skincare #meliaskincare #meliaskincarepremium #meliaskincareekstrakpropolis #meliapropolis #meliabiyang #anggotadpr #anggotadprri #dpr #dprri #anggotadprri4priode #podcast #trandingpodcast #trandingmeliapodcest #meliapodcest #trandingptmeliasehatsejahterapodcast #viralmeliapodcast #viralpodcast #viralmeliasehatsejahterapodcest #viralmeliapodcest #viral #affiliator #trandingaffiliatorptmeliasehatsejahtera #viralptmeliasehatsejahtera #fyp #fypaffiliatorptmeliasehatsejahterapodcast #fypmeliapropolisptmeliasehatsejahtera #fypmeliabiyangptmeliasehatsejahtera #fypskincare #fypmeliaskincarepremium #fypmeliaskincareekstrakpropolis", "post_id": "NYiCn2WS3vo"}}, {"key": "ENDARTOSAPUTRO", "attributes": {"label": "ENDARTOSAPUTRO", "x": 866.6165180289355, "y": 212.4749791706989, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.8566, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NYiCn2WS3vo", "id": "ENDARTOSAPUTRO", "source": "youtube-000001", "content": "SEMOGA DOA DAN HARAPAN TERKABULKAN\n\nSelamat datang di PT MELIA SEHAT SEJAHTERA Semoga anda bergabung bersama kami dan sukses bersama kami\n\n💼Melia Sehat Sejahtera Memberikan Kesempatan Kerjasama Bisnis Menjadi Member Distributor Dan Affiliator Dengan Potensi Penghasilan Dari Ratusan Ribu Hingga Jutaan Rupiah Setiap Hari Ditambah Dengan Hadiah Insentif Prestasi Sukses Dari Nominal Rp30.000.000,-An Hingga Rumah Seharga Rp5.000.000.000,-\n\n📝Syarat Untuk Menjadi Distributor & Affiliator Adalah Harus Membeli Paket Produk Melia Sehat Sejahtera Yang Berkualitas Dan Sesuai Dengan Harga Pasar, Maka Otomatis Akan Memiliki Bisnis Sebagai Affiliator Dan Distributor Melia Sehat Sejahtera. \n\n✅Jelas Bahwa Bisnis Melia Sehat Sejahtera Bukan Cari-Cari Orang, Bukan Money Game, Atau Investasi Dimana Anda Memperoleh Penghasilan Tanpa Bekerja.\n\n✅Melia Sehat Sejahtera Adalah Terbaik & Terdepan Serta Terpercaya Dibidang Bisnis Affiliator Karena Memiliki Produk-Produk Terbaik Dan Potensi Komisi Besar Dan System Pembayaran Tercepat. \n\n✅Bisnis Affiliator Melia Sehat Sejahtera Bisa Dikerjakan Oleh Siapapun Sebagai Pekerjaan Utama Ataupun Pekerjaan Sampingan.\n\n🏢Melia Sehat Sejahtera Telah Berpengalaman Selama Lebih Dari 20 Tahun Di Indonesia, Memiliki Izin Lengkap, Kantor Megah & Nyaman, Serta Pembayar Pajak Terbesar Dibidang Bisnis Yang Sama\n\nCOMPANY PROFILE || PT MELIA SEHAT SEJAHTERA\nkami adalah perusahaan yang bergerak dibisnis jaringan distributor, Kami juga telah berdiri lebih dari 20 Tahun dan kami juga memiliki semua izin peraturan yang ada diseluruh indonesia. Kami juga adalah pembayar pajak terbesar dibisnis distributor jaringan dan telah ditetapkan sebagai perusahaan duta pajak\n\nMelia Sehat Sejahtera memberi solusi kesehatan dan tambahan penghasilan yg sangat besar, dengan cara jujur, rasional dan legal. \n\nBisnis ini dapat dikerjakan tanpa mengganggu pekerjaan utama anda.\n\nBisnis ini akan menjadi solusi ekonomi bagi siapa saja.. Membantu program pemerintah untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.\n\nSudah terbukti 20 tahun lebih, menghasilkan banyak orang, yg hidupnya menjadi jauh lebih baik.\n\nYang ingin tau caranya, yoook kita ngobrol.. akan saya jelaskan.. 🙂👍\n\nINFO ADMIN WHATSAPP TELEGRAM IMO \n                👇 👇 👇    \n☎️👉082134510355/082223420040/085229793886👈☎️\n👇\nTIKTOK \n https://www.tiktok.com/\n👇 \nVIDEO PROFILE AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA \n   • VIDEO PROFILE PT. MELIA SEHAT SEJAHTERA 20...  \n👇\nMARKETING PLAN AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA \n   • MARKETING PLAN AFFILIATOR PT MELIA SEHAT S...  \n👇\nPESAN TOP LEADER AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE \n   • PESAN TOP LEADER MSS IR SUKUR NABABAN ANGG...  \n👇\nPESAN 001 TOP LAEDER MSS IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE E.S.N CARA SUKSES MEMBER AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA \n   • E.S.N CARA SUKSES MEMBER AFFILIATOR PT MEL...  \n👇\nRAIH SUKSES DI AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA 001 TOP LAEDER MSS IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE \n   • RAIH SUKSES DI PT MELIA SEHAT SEJAHTERA 00...  \n👇\nENAM PILAR AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA \n   • ENAM PILAR KEKUATAN AFFILIATOR PT MELIA SE...  \n👇\nPESAN 001 TOP LAEDER MSS IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE \n   • PESAN 001 TOP LEADER AFFILIATOR PT MELIA S...  \n👇\nMELIA PROPOLIS AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA \n   • MELIA PROPOLIS AFFILIATOR PT MELIA SEHAT S...  \n👇\nCARA MENJELASKAN APA ITU.. AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA 001 TOP LAEDER MSS IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE \n   • CARA MENJELASKAN APA ITU.. AFFILIATOR PT M...  \n👇\nWEBSITE MU ADALAH JANTUNG BISNIS MU AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA 001 TOP LAEDER MSS IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE \n   • WEBSITE MU ADALAH JANTUNG BISNIS MU 001 TO...  \n👇\nWEBSITE MEMBER AFFILIATOR & DISTRIBUTOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA PA01\n   • WEBSITE MEMBER AFFILIATOR & DISTRIBUTOR PT...  \n👇\nWEBSITE MEMBER AFFILIATOR & DISTRIBUTOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA PA02\n   • WEBSITE MEMBER AFFILIATOR & DISTRIBUTOR PT...  \n\nPAHAMI TONTON SEMUANYA SAMPAI SELESAI BIAR TIDAK SALAH PAHAM GAESSSSSS \nJANGAN KOMENTAR SEBELUM DITONTON SEMUANYA PAHAM TIDAK ANDA???\n👆👆👆👆👆👆👆👆👆👆👆👆\n▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️\n#trending #viral #affiliatorptmeliasehatsejahtera #affiliatemarketing #ENDARTOSAPUTROTV\n#GENERASIYOGYAKARTAENDARTOSAPUTRO(ENDARTO SAPUTRO TV) ‎⁨‪‬ #tranding #viralvideo #skincare #meliaskincare #meliaskincarepremium #meliaskincareekstrakpropolis #meliapropolis #meliabiyang #anggotadpr #anggotadprri #dpr #dprri #anggotadprri4priode #podcast #trandingpodcast #trandingmeliapodcest #meliapodcest #trandingptmeliasehatsejahterapodcast #viralmeliapodcast #viralpodcast #viralmeliasehatsejahterapodcest #viralmeliapodcest #viral #affiliator #trandingaffiliatorptmeliasehatsejahtera #viralptmeliasehatsejahtera #fyp #fypaffiliatorptmeliasehatsejahterapodcast #fypmeliapropolisptmeliasehatsejahtera #fypmeliabiyangptmeliasehatsejahtera #fypskincare #fypmeliaskincarepremium #fypmeliaskincareekstrakpropolis", "post_id": "NYiCn2WS3vo"}}, {"key": "endartosaputr...", "attributes": {"label": "endartosaputr...", "x": 635.0856251965727, "y": 240.05449503073294, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.8566, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NYiCn2WS3vo", "id": "endartosaputr...", "source": "youtube-000001", "content": "SEMOGA DOA DAN HARAPAN TERKABULKAN\n\nSelamat datang di PT MELIA SEHAT SEJAHTERA Semoga anda bergabung bersama kami dan sukses bersama kami\n\n💼Melia Sehat Sejahtera Memberikan Kesempatan Kerjasama Bisnis Menjadi Member Distributor Dan Affiliator Dengan Potensi Penghasilan Dari Ratusan Ribu Hingga Jutaan Rupiah Setiap Hari Ditambah Dengan Hadiah Insentif Prestasi Sukses Dari Nominal Rp30.000.000,-An Hingga Rumah Seharga Rp5.000.000.000,-\n\n📝Syarat Untuk Menjadi Distributor & Affiliator Adalah Harus Membeli Paket Produk Melia Sehat Sejahtera Yang Berkualitas Dan Sesuai Dengan Harga Pasar, Maka Otomatis Akan Memiliki Bisnis Sebagai Affiliator Dan Distributor Melia Sehat Sejahtera. \n\n✅Jelas Bahwa Bisnis Melia Sehat Sejahtera Bukan Cari-Cari Orang, Bukan Money Game, Atau Investasi Dimana Anda Memperoleh Penghasilan Tanpa Bekerja.\n\n✅Melia Sehat Sejahtera Adalah Terbaik & Terdepan Serta Terpercaya Dibidang Bisnis Affiliator Karena Memiliki Produk-Produk Terbaik Dan Potensi Komisi Besar Dan System Pembayaran Tercepat. \n\n✅Bisnis Affiliator Melia Sehat Sejahtera Bisa Dikerjakan Oleh Siapapun Sebagai Pekerjaan Utama Ataupun Pekerjaan Sampingan.\n\n🏢Melia Sehat Sejahtera Telah Berpengalaman Selama Lebih Dari 20 Tahun Di Indonesia, Memiliki Izin Lengkap, Kantor Megah & Nyaman, Serta Pembayar Pajak Terbesar Dibidang Bisnis Yang Sama\n\nCOMPANY PROFILE || PT MELIA SEHAT SEJAHTERA\nkami adalah perusahaan yang bergerak dibisnis jaringan distributor, Kami juga telah berdiri lebih dari 20 Tahun dan kami juga memiliki semua izin peraturan yang ada diseluruh indonesia. Kami juga adalah pembayar pajak terbesar dibisnis distributor jaringan dan telah ditetapkan sebagai perusahaan duta pajak\n\nMelia Sehat Sejahtera memberi solusi kesehatan dan tambahan penghasilan yg sangat besar, dengan cara jujur, rasional dan legal. \n\nBisnis ini dapat dikerjakan tanpa mengganggu pekerjaan utama anda.\n\nBisnis ini akan menjadi solusi ekonomi bagi siapa saja.. Membantu program pemerintah untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.\n\nSudah terbukti 20 tahun lebih, menghasilkan banyak orang, yg hidupnya menjadi jauh lebih baik.\n\nYang ingin tau caranya, yoook kita ngobrol.. akan saya jelaskan.. 🙂👍\n\nINFO ADMIN WHATSAPP TELEGRAM IMO \n                👇 👇 👇    \n☎️👉082134510355/082223420040/085229793886👈☎️\n👇\nTIKTOK \n https://www.tiktok.com/\n👇 \nVIDEO PROFILE AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA \n   • VIDEO PROFILE PT. MELIA SEHAT SEJAHTERA 20...  \n👇\nMARKETING PLAN AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA \n   • MARKETING PLAN AFFILIATOR PT MELIA SEHAT S...  \n👇\nPESAN TOP LEADER AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE \n   • PESAN TOP LEADER MSS IR SUKUR NABABAN ANGG...  \n👇\nPESAN 001 TOP LAEDER MSS IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE E.S.N CARA SUKSES MEMBER AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA \n   • E.S.N CARA SUKSES MEMBER AFFILIATOR PT MEL...  \n👇\nRAIH SUKSES DI AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA 001 TOP LAEDER MSS IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE \n   • RAIH SUKSES DI PT MELIA SEHAT SEJAHTERA 00...  \n👇\nENAM PILAR AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA \n   • ENAM PILAR KEKUATAN AFFILIATOR PT MELIA SE...  \n👇\nPESAN 001 TOP LAEDER MSS IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE \n   • PESAN 001 TOP LEADER AFFILIATOR PT MELIA S...  \n👇\nMELIA PROPOLIS AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA \n   • MELIA PROPOLIS AFFILIATOR PT MELIA SEHAT S...  \n👇\nCARA MENJELASKAN APA ITU.. AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA 001 TOP LAEDER MSS IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE \n   • CARA MENJELASKAN APA ITU.. AFFILIATOR PT M...  \n👇\nWEBSITE MU ADALAH JANTUNG BISNIS MU AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA 001 TOP LAEDER MSS IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE \n   • WEBSITE MU ADALAH JANTUNG BISNIS MU 001 TO...  \n👇\nWEBSITE MEMBER AFFILIATOR & DISTRIBUTOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA PA01\n   • WEBSITE MEMBER AFFILIATOR & DISTRIBUTOR PT...  \n👇\nWEBSITE MEMBER AFFILIATOR & DISTRIBUTOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA PA02\n   • WEBSITE MEMBER AFFILIATOR & DISTRIBUTOR PT...  \n\nPAHAMI TONTON SEMUANYA SAMPAI SELESAI BIAR TIDAK SALAH PAHAM GAESSSSSS \nJANGAN KOMENTAR SEBELUM DITONTON SEMUANYA PAHAM TIDAK ANDA???\n👆👆👆👆👆👆👆👆👆👆👆👆\n▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️\n#trending #viral #affiliatorptmeliasehatsejahtera #affiliatemarketing #ENDARTOSAPUTROTV\n#GENERASIYOGYAKARTAENDARTOSAPUTRO(ENDARTO SAPUTRO TV) ‎⁨‪‬ #tranding #viralvideo #skincare #meliaskincare #meliaskincarepremium #meliaskincareekstrakpropolis #meliapropolis #meliabiyang #anggotadpr #anggotadprri #dpr #dprri #anggotadprri4priode #podcast #trandingpodcast #trandingmeliapodcest #meliapodcest #trandingptmeliasehatsejahterapodcast #viralmeliapodcast #viralpodcast #viralmeliasehatsejahterapodcest #viralmeliapodcest #viral #affiliator #trandingaffiliatorptmeliasehatsejahtera #viralptmeliasehatsejahtera #fyp #fypaffiliatorptmeliasehatsejahterapodcast #fypmeliapropolisptmeliasehatsejahtera #fypmeliabiyangptmeliasehatsejahtera #fypskincare #fypmeliaskincarepremium #fypmeliaskincareekstrakpropolis", "post_id": "NYiCn2WS3vo"}}, {"key": "generasiyogyakartaendartos1718", "attributes": {"label": "generasiyogyakartaendartos1718", "x": 560.3088519202196, "y": 979.6317187974881, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.8566, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NYiCn2WS3vo", "id": "generasiyogyakartaendartos1718", "source": "youtube-000001", "content": "SEMOGA DOA DAN HARAPAN TERKABULKAN\n\nSelamat datang di PT MELIA SEHAT SEJAHTERA Semoga anda bergabung bersama kami dan sukses bersama kami\n\n💼Melia Sehat Sejahtera Memberikan Kesempatan Kerjasama Bisnis Menjadi Member Distributor Dan Affiliator Dengan Potensi Penghasilan Dari Ratusan Ribu Hingga Jutaan Rupiah Setiap Hari Ditambah Dengan Hadiah Insentif Prestasi Sukses Dari Nominal Rp30.000.000,-An Hingga Rumah Seharga Rp5.000.000.000,-\n\n📝Syarat Untuk Menjadi Distributor & Affiliator Adalah Harus Membeli Paket Produk Melia Sehat Sejahtera Yang Berkualitas Dan Sesuai Dengan Harga Pasar, Maka Otomatis Akan Memiliki Bisnis Sebagai Affiliator Dan Distributor Melia Sehat Sejahtera. \n\n✅Jelas Bahwa Bisnis Melia Sehat Sejahtera Bukan Cari-Cari Orang, Bukan Money Game, Atau Investasi Dimana Anda Memperoleh Penghasilan Tanpa Bekerja.\n\n✅Melia Sehat Sejahtera Adalah Terbaik & Terdepan Serta Terpercaya Dibidang Bisnis Affiliator Karena Memiliki Produk-Produk Terbaik Dan Potensi Komisi Besar Dan System Pembayaran Tercepat. \n\n✅Bisnis Affiliator Melia Sehat Sejahtera Bisa Dikerjakan Oleh Siapapun Sebagai Pekerjaan Utama Ataupun Pekerjaan Sampingan.\n\n🏢Melia Sehat Sejahtera Telah Berpengalaman Selama Lebih Dari 20 Tahun Di Indonesia, Memiliki Izin Lengkap, Kantor Megah & Nyaman, Serta Pembayar Pajak Terbesar Dibidang Bisnis Yang Sama\n\nCOMPANY PROFILE || PT MELIA SEHAT SEJAHTERA\nkami adalah perusahaan yang bergerak dibisnis jaringan distributor, Kami juga telah berdiri lebih dari 20 Tahun dan kami juga memiliki semua izin peraturan yang ada diseluruh indonesia. Kami juga adalah pembayar pajak terbesar dibisnis distributor jaringan dan telah ditetapkan sebagai perusahaan duta pajak\n\nMelia Sehat Sejahtera memberi solusi kesehatan dan tambahan penghasilan yg sangat besar, dengan cara jujur, rasional dan legal. \n\nBisnis ini dapat dikerjakan tanpa mengganggu pekerjaan utama anda.\n\nBisnis ini akan menjadi solusi ekonomi bagi siapa saja.. Membantu program pemerintah untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.\n\nSudah terbukti 20 tahun lebih, menghasilkan banyak orang, yg hidupnya menjadi jauh lebih baik.\n\nYang ingin tau caranya, yoook kita ngobrol.. akan saya jelaskan.. 🙂👍\n\nINFO ADMIN WHATSAPP TELEGRAM IMO \n                👇 👇 👇    \n☎️👉082134510355/082223420040/085229793886👈☎️\n👇\nTIKTOK \n https://www.tiktok.com/\n👇 \nVIDEO PROFILE AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA \n   • VIDEO PROFILE PT. MELIA SEHAT SEJAHTERA 20...  \n👇\nMARKETING PLAN AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA \n   • MARKETING PLAN AFFILIATOR PT MELIA SEHAT S...  \n👇\nPESAN TOP LEADER AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE \n   • PESAN TOP LEADER MSS IR SUKUR NABABAN ANGG...  \n👇\nPESAN 001 TOP LAEDER MSS IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE E.S.N CARA SUKSES MEMBER AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA \n   • E.S.N CARA SUKSES MEMBER AFFILIATOR PT MEL...  \n👇\nRAIH SUKSES DI AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA 001 TOP LAEDER MSS IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE \n   • RAIH SUKSES DI PT MELIA SEHAT SEJAHTERA 00...  \n👇\nENAM PILAR AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA \n   • ENAM PILAR KEKUATAN AFFILIATOR PT MELIA SE...  \n👇\nPESAN 001 TOP LAEDER MSS IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE \n   • PESAN 001 TOP LEADER AFFILIATOR PT MELIA S...  \n👇\nMELIA PROPOLIS AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA \n   • MELIA PROPOLIS AFFILIATOR PT MELIA SEHAT S...  \n👇\nCARA MENJELASKAN APA ITU.. AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA 001 TOP LAEDER MSS IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE \n   • CARA MENJELASKAN APA ITU.. AFFILIATOR PT M...  \n👇\nWEBSITE MU ADALAH JANTUNG BISNIS MU AFFILIATOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA 001 TOP LAEDER MSS IR SUKUR NABABAN ANGGOTA DPR RI 4 PERIODE \n   • WEBSITE MU ADALAH JANTUNG BISNIS MU 001 TO...  \n👇\nWEBSITE MEMBER AFFILIATOR & DISTRIBUTOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA PA01\n   • WEBSITE MEMBER AFFILIATOR & DISTRIBUTOR PT...  \n👇\nWEBSITE MEMBER AFFILIATOR & DISTRIBUTOR PT MELIA SEHAT SEJAHTERA PA02\n   • WEBSITE MEMBER AFFILIATOR & DISTRIBUTOR PT...  \n\nPAHAMI TONTON SEMUANYA SAMPAI SELESAI BIAR TIDAK SALAH PAHAM GAESSSSSS \nJANGAN KOMENTAR SEBELUM DITONTON SEMUANYA PAHAM TIDAK ANDA???\n👆👆👆👆👆👆👆👆👆👆👆👆\n▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️▶️\n#trending #viral #affiliatorptmeliasehatsejahtera #affiliatemarketing #ENDARTOSAPUTROTV\n#GENERASIYOGYAKARTAENDARTOSAPUTRO(ENDARTO SAPUTRO TV) ‎⁨‪‬ #tranding #viralvideo #skincare #meliaskincare #meliaskincarepremium #meliaskincareekstrakpropolis #meliapropolis #meliabiyang #anggotadpr #anggotadprri #dpr #dprri #anggotadprri4priode #podcast #trandingpodcast #trandingmeliapodcest #meliapodcest #trandingptmeliasehatsejahterapodcast #viralmeliapodcast #viralpodcast #viralmeliasehatsejahterapodcest #viralmeliapodcest #viral #affiliator #trandingaffiliatorptmeliasehatsejahtera #viralptmeliasehatsejahtera #fyp #fypaffiliatorptmeliasehatsejahterapodcast #fypmeliapropolisptmeliasehatsejahtera #fypmeliabiyangptmeliasehatsejahtera #fypskincare #fypmeliaskincarepremium #fypmeliaskincareekstrakpropolis", "post_id": "NYiCn2WS3vo"}}], "edges": [{"key": "fuadviking", "source": "fuadviking", "target": "PenCincau", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "fuadviking", "source": "fuadviking", "target": "BosPurwa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "alsinkqy", "source": "alsinkqy", "target": "PaltiHutabarat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Legislator75", "source": "Legislator75", "target": "GunRomli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Legislator75", "source": "Legislator75", "target": "msaid_didu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "HitamRebor2025", "source": "HitamRebor2025", "target": "yaniarsim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "HitamRebor2025", "source": "HitamRebor2025", "target": "WUching169", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "HitamRebor2025", "source": "HitamRebor2025", "target": "Lita_Gading", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "HitamRebor2025", "source": "HitamRebor2025", "target": "officialMKRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bumijurnalis", "source": "bumijurnalis", "target": "bumi_jurnalis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@TheIndonesiaPost", "source": "@TheIndonesiaPost", "target": "kemensosri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheIndonesiaPost", "source": "@TheIndonesiaPost", "target": "kemendagri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheIndonesiaPost", "source": "@TheIndonesiaPost", "target": "bpjskesehatan_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheIndonesiaPost", "source": "@TheIndonesiaPost", "target": "kemenkes_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheIndonesiaPost", "source": "@TheIndonesiaPost", "target": "kemendagri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kronologifakta", "source": "@kronologifakta", "target": "kronologifakta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ENDARTOSAPUTROTV", "source": "@ENDARTOSAPUTROTV", "target": "ENDARTOSAPUTRO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ENDARTOSAPUTROTV", "source": "@ENDARTOSAPUTROTV", "target": "endartosaputr...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ENDARTOSAPUTROTV", "source": "@ENDARTOSAPUTROTV", "target": "generasiyogyakartaendartos1718", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}