{"nodes": [{"key": "Kamalrullah6", "attributes": {"label": "Kamalrullah6", "x": 428.85485322986005, "y": 14.428935086474247, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2050010612248596779", "id": "Kamalrullah6", "source": "retweet-000002", "content": "Jadi meski perang menciptakan kondisi investor beralih ke safe haven seperti emas, tetap ada syarat dan ketentuannya yait…", "post_id": "2050010612248596779"}}, {"key": "Rudiyanto_zh", "attributes": {"label": "Rudiyanto_zh", "x": 448.7808505504071, "y": 871.1116829982913, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 10.0244, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2050010612248596779", "id": "Rudiyanto_zh", "source": "retweet-000002", "content": "Jadi meski perang menciptakan kondisi investor beralih ke safe haven seperti emas, tetap ada syarat dan ketentuannya yait…", "post_id": "2050010612248596779"}}, {"key": "Gieehad", "attributes": {"label": "Gieehad", "x": 995.901839763166, "y": 486.9194712172862, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2050546721441419661", "id": "Gieehad", "source": "retweet-000002", "content": "Emas dikenal sebagai safe haven atau tempat perlindungan para investor.\n\nTapi faktanya, sejak AS serang Iran di 28 Feb…", "post_id": "2050546721441419661"}}, {"key": "Blocknewsletter", "attributes": {"label": "Blocknewsletter", "x": 629.1584578886738, "y": 978.8421097937974, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 10.0244, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2050546721441419661", "id": "Blocknewsletter", "source": "retweet-000002", "content": "Emas dikenal sebagai safe haven atau tempat perlindungan para investor.\n\nTapi faktanya, sejak AS serang Iran di 28 Feb…", "post_id": "2050546721441419661"}}, {"key": "paldeanchiko", "attributes": {"label": "paldeanchiko", "x": 185.1800780442965, "y": 23.60688331256522, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 12.2342, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "2051969833500385474", "id": "paldeanchiko", "source": "retweet-000002", "content": "Aset apa yang aman saat Rupiah terus melemah?\n\nJawaban gw simpel: Emas.\nKenapa? Karena harga emas di Indonesia tetap berp…", "post_id": "2051969833500385474"}}, {"key": "QueenaleshaShop", "attributes": {"label": "QueenaleshaShop", "x": 658.5533603046609, "y": 922.9576548370975, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051570881860927620", "id": "QueenaleshaShop", "source": "retweet-000002", "content": "Kenapa Rupiah Punya Nilai?\nRupiah itu cuma kertas yang dicetak Bank Indonesia. Enggak ada emas atau perak yang menjamin n…", "post_id": "2051570881860927620"}}, {"key": "cukhurukuque", "attributes": {"label": "cukhurukuque", "x": 900.0457703323998, "y": 559.887369011232, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 10.0244, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051570881860927620", "id": "cukhurukuque", "source": "retweet-000002", "content": "Kenapa Rupiah Punya Nilai?\nRupiah itu cuma kertas yang dicetak Bank Indonesia. Enggak ada emas atau perak yang menjamin n…", "post_id": "2051570881860927620"}}, {"key": "Xoen_ni", "attributes": {"label": "Xoen_ni", "x": 462.5604976904156, "y": 251.0571062401714, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050761701105312118", "id": "Xoen_ni", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah makin lemah = daya beli tabungan kamu ikut turun diam-diam 😭 Makanya penting banget punya aset yang nilainya ngikutin inflasi kayak emas. Sekarang beli emas udah bisa dari handphone kalian\nhttps://t.co/ZEbduiipHF", "post_id": "2050761701105312118"}}, {"key": "Wandystjk", "attributes": {"label": "Wandystjk", "x": 507.5630618281549, "y": 348.83459940052177, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.0142, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050761701105312118", "id": "Wandystjk", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah makin lemah = daya beli tabungan kamu ikut turun diam-diam 😭 Makanya penting banget punya aset yang nilainya ngikutin inflasi kayak emas. Sekarang beli emas udah bisa dari handphone kalian\nhttps://t.co/ZEbduiipHF", "post_id": "2050761701105312118"}}, {"key": "Graminale", "attributes": {"label": "Graminale", "x": 653.4048361094742, "y": 408.67597422648174, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2051568594111308156", "id": "Graminale", "source": "tweet-000004", "content": "Misal kebijakan Dana hasil ekspor (DHE) bagaimana hasilnya ?\nKalau beneran dana hasil ekspor di simpan di dalam negeri dan disimpan dalam bentuk rupiah atau emas, bukankah seharusnya rupiah tangguh dan tidak kering putaran uang dalam negeri ?", "post_id": "2051568594111308156"}}, {"key": "aldysudrajatt", "attributes": {"label": "aldysudrajatt", "x": 905.4520663312433, "y": 993.1218280951892, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.5295, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051568594111308156", "id": "aldysudrajatt", "source": "tweet-000004", "content": "Misal kebijakan Dana hasil ekspor (DHE) bagaimana hasilnya ?\nKalau beneran dana hasil ekspor di simpan di dalam negeri dan disimpan dalam bentuk rupiah atau emas, bukankah seharusnya rupiah tangguh dan tidak kering putaran uang dalam negeri ?", "post_id": "2051568594111308156"}}, {"key": "Ardaffaf", "attributes": {"label": "Ardaffaf", "x": 727.9198973399004, "y": 223.94101568770364, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.5295, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051568594111308156", "id": "Ardaffaf", "source": "tweet-000004", "content": "Misal kebijakan Dana hasil ekspor (DHE) bagaimana hasilnya ?\nKalau beneran dana hasil ekspor di simpan di dalam negeri dan disimpan dalam bentuk rupiah atau emas, bukankah seharusnya rupiah tangguh dan tidak kering putaran uang dalam negeri ?", "post_id": "2051568594111308156"}}, {"key": "ndah_345yw1n", "attributes": {"label": "ndah_345yw1n", "x": 42.93173520574156, "y": 16.86708624906952, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051548453696913615", "id": "ndah_345yw1n", "source": "tweet-000004", "content": "Dulu suka nyemilin Mie Fajar, Mie Selera Rakyat, klo Mie Fajar yg ada kecap & saos harga seribu, klo yg hanya bumbu & bubuk cabe harga 500 rupiah 😅\nKlo anak emas, dulu di jaman aku harga 250 rupiah, trus naik ke 500 rupiah & hilang gak ada di kotaku lagi 🥹", "post_id": "2051548453696913615"}}, {"key": "bgkiting", "attributes": {"label": "bgkiting", "x": 851.0313900967511, "y": 933.0893657367449, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.0142, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051548453696913615", "id": "bgkiting", "source": "tweet-000004", "content": "Dulu suka nyemilin Mie Fajar, Mie Selera Rakyat, klo Mie Fajar yg ada kecap & saos harga seribu, klo yg hanya bumbu & bubuk cabe harga 500 rupiah 😅\nKlo anak emas, dulu di jaman aku harga 250 rupiah, trus naik ke 500 rupiah & hilang gak ada di kotaku lagi 🥹", "post_id": "2051548453696913615"}}, {"key": "facialwashh", "attributes": {"label": "facialwashh", "x": 80.50097108736153, "y": 466.3374512442565, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.5295, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051615165431636295", "id": "facialwashh", "source": "tweet-000004", "content": "Pemerintah sudah ada kebijakan Dana Hasil Ekspor (DHE) harus disimpan dalam negeri dalam bentuk rupiah atau emas...\nKayaknya kurang berjalan dengan mulus...", "post_id": "2051615165431636295"}}, {"key": "bungfarid", "attributes": {"label": "bungfarid", "x": 105.54646665153588, "y": 738.6103070397743, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.5295, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051615165431636295", "id": "bungfarid", "source": "tweet-000004", "content": "Pemerintah sudah ada kebijakan Dana Hasil Ekspor (DHE) harus disimpan dalam negeri dalam bentuk rupiah atau emas...\nKayaknya kurang berjalan dengan mulus...", "post_id": "2051615165431636295"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 98.14259444842376, "y": 415.4254975042384, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051566259012026538", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Dalam kondisi rupiah melemah tajam ke Rp20.000 per USD, lebih baik diversifikasi daripada simpan semua di rupiah cash.\n\nPrioritas: \n- Sebagian dalam USD (tabungan valas bank)\n- Emas fisik/digital sebagai lindung nilai\n- Aset produktif seperti properti atau saham perusahaan ekspor", "post_id": "2051566259012026538"}}, {"key": "shandimugiwara", "attributes": {"label": "shandimugiwara", "x": 888.6821683097656, "y": 891.9412176260884, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.0244, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051566259012026538", "id": "shandimugiwara", "source": "tweet-000004", "content": "Dalam kondisi rupiah melemah tajam ke Rp20.000 per USD, lebih baik diversifikasi daripada simpan semua di rupiah cash.\n\nPrioritas: \n- Sebagian dalam USD (tabungan valas bank)\n- Emas fisik/digital sebagai lindung nilai\n- Aset produktif seperti properti atau saham perusahaan ekspor", "post_id": "2051566259012026538"}}, {"key": "kalistohenituse", "attributes": {"label": "kalistohenituse", "x": 850.9467393963832, "y": 311.514431920016, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.0244, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051566259012026538", "id": "kalistohenituse", "source": "tweet-000004", "content": "Dalam kondisi rupiah melemah tajam ke Rp20.000 per USD, lebih baik diversifikasi daripada simpan semua di rupiah cash.\n\nPrioritas: \n- Sebagian dalam USD (tabungan valas bank)\n- Emas fisik/digital sebagai lindung nilai\n- Aset produktif seperti properti atau saham perusahaan ekspor", "post_id": "2051566259012026538"}}, {"key": "innovaraibon", "attributes": {"label": "innovaraibon", "x": 32.60485746193631, "y": 547.5859536164925, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050909866387288312", "id": "innovaraibon", "source": "tweet-000004", "content": "rupiah lagi gak ada harga dirinya.\ntarik semua,beliin emas.\n120jt mu saat inj direkening,gak tau dalam 5-10 tahun lagi cuman bisa buat beli apa.", "post_id": "2050909866387288312"}}, {"key": "tanyakanrl", "attributes": {"label": "tanyakanrl", "x": 483.43985133878556, "y": 888.175991517008, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.0142, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050909866387288312", "id": "tanyakanrl", "source": "tweet-000004", "content": "rupiah lagi gak ada harga dirinya.\ntarik semua,beliin emas.\n120jt mu saat inj direkening,gak tau dalam 5-10 tahun lagi cuman bisa buat beli apa.", "post_id": "2050909866387288312"}}, {"key": "Kinkin18051341", "attributes": {"label": "Kinkin18051341", "x": 141.96906734651483, "y": 195.67676371660448, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 0, "out_degree": 91, "degree": 91}, "_id": "2050892928055480688", "id": "Kinkin18051341", "source": "tweet-000004", "content": "Lagi sibuk mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat", "post_id": "2050892928055480688"}}, {"key": "Muslim_AntiPKI9", "attributes": {"label": "Muslim_AntiPKI9", "x": 898.8823405996176, "y": 409.259137075873, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050892928055480688", "id": "Muslim_AntiPKI9", "source": "tweet-000004", "content": "Lagi sibuk mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat", "post_id": "2050892928055480688"}}, {"key": "KPK_RI", "attributes": {"label": "KPK_RI", "x": 39.658999665299845, "y": 169.476836172884, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050892928055480688", "id": "KPK_RI", "source": "tweet-000004", "content": "Lagi sibuk mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat", "post_id": "2050892928055480688"}}, {"key": "KejaksaanRI", "attributes": {"label": "KejaksaanRI", "x": 921.8220374533291, "y": 341.200435223881, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050892928055480688", "id": "KejaksaanRI", "source": "tweet-000004", "content": "Lagi sibuk mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat", "post_id": "2050892928055480688"}}, {"key": "DivHumas_Polri", "attributes": {"label": "DivHumas_Polri", "x": 239.06134108067957, "y": 828.819042452767, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2050892928055480688", "id": "DivHumas_Polri", "source": "tweet-000004", "content": "Lagi sibuk mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat", "post_id": "2050892928055480688"}}, {"key": "PngAdilnR4kyt", "attributes": {"label": "PngAdilnR4kyt", "x": 73.65582044659735, "y": 227.11660297043457, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "2051094459774079023", "id": "PngAdilnR4kyt", "source": "tweet-000004", "content": "Disimpan di Tiongkok, fee dari tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee", "post_id": "2051094459774079023"}}, {"key": "triwul82", "attributes": {"label": "triwul82", "x": 272.95122191144384, "y": 949.7343964067642, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051098759510258088", "id": "triwul82", "source": "tweet-000004", "content": "Sengaja menyengsarakan WNI demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee", "post_id": "2051098759510258088"}}, {"key": "msaid_didu", "attributes": {"label": "msaid_didu", "x": 135.37586190506212, "y": 131.17086215189988, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "2051212858176999776", "id": "msaid_didu", "source": "tweet-000004", "content": "Semuanya yg disebut demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee", "post_id": "2051212858176999776"}}, {"key": "Boediantar4", "attributes": {"label": "Boediantar4", "x": 682.728087553785, "y": 751.7845764761794, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2051099097445417160", "id": "Boediantar4", "source": "tweet-000004", "content": "Yg penting misi komunis berhasil mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee", "post_id": "2051099097445417160"}}, {"key": "Srik4ndiMuslim2", "attributes": {"label": "Srik4ndiMuslim2", "x": 980.6412865043101, "y": 878.7219177251839, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "2051212557588045920", "id": "Srik4ndiMuslim2", "source": "tweet-000004", "content": "Yg penting misi komunis berhasil mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee", "post_id": "2051212557588045920"}}, {"key": "tamrintomagola", "attributes": {"label": "tamrintomagola", "x": 374.1835323768804, "y": 474.1183151872846, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051591006311879157", "id": "tamrintomagola", "source": "tweet-000004", "content": "MBG harus dilanjutkan sebagai pengalihan isu demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee", "post_id": "2051591006311879157"}}, {"key": "KapudS640", "attributes": {"label": "KapudS640", "x": 186.53997129716947, "y": 105.42104128745255, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051093093722828853", "id": "KapudS640", "source": "tweet-000004", "content": "Sengaja mem bangkrut kan RI demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee", "post_id": "2051093093722828853"}}, {"key": "bangherwin", "attributes": {"label": "bangherwin", "x": 868.8452303087904, "y": 302.134346675133, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "2051093093722828853", "id": "bangherwin", "source": "tweet-000004", "content": "Sengaja mem bangkrut kan RI demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee", "post_id": "2051093093722828853"}}, {"key": "secr3thm4nz56", "attributes": {"label": "secr3thm4nz56", "x": 529.3284569050226, "y": 386.86449558976875, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "2052121671495246010", "id": "secr3thm4nz56", "source": "tweet-000004", "content": "Setelah WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee maka dilanjutkan memiskinkan WNI kelas menengah ke atas", "post_id": "2052121671495246010"}}, {"key": "AnakLolina2", "attributes": {"label": "AnakLolina2", "x": 581.0855086557297, "y": 612.0783963074342, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051592940091482522", "id": "AnakLolina2", "source": "tweet-000004", "content": "Saatnya menghancurkan WNI kelas menengah ke atas demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee", "post_id": "2051592940091482522"}}, {"key": "virdianaurellio", "attributes": {"label": "virdianaurellio", "x": 643.8854991284259, "y": 84.3383145107196, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051593253460586888", "id": "virdianaurellio", "source": "tweet-000004", "content": "APBN harus dikuras biar Indonesia krisis demi melancarkan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee", "post_id": "2051593253460586888"}}, {"key": "AirinDatangLagi", "attributes": {"label": "AirinDatangLagi", "x": 395.7678893275177, "y": 309.5292223071093, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "2051593253460586888", "id": "AirinDatangLagi", "source": "tweet-000004", "content": "APBN harus dikuras biar Indonesia krisis demi melancarkan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee", "post_id": "2051593253460586888"}}, {"key": "BiLLRaY2019", "attributes": {"label": "BiLLRaY2019", "x": 876.9706727195337, "y": 512.8494193521087, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050892522659123688", "id": "BiLLRaY2019", "source": "tweet-000004", "content": "Sibuk mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee, gak ada waktu urus yg begituan", "post_id": "2050892522659123688"}}, {"key": "Gunawan75_", "attributes": {"label": "Gunawan75_", "x": 628.9617138444559, "y": 620.5089795669161, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051591385732784412", "id": "Gunawan75_", "source": "tweet-000004", "content": "Bodoamat sama celotehan mu yg penting misi komunis  berhasil mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee", "post_id": "2051591385732784412"}}, {"key": "ArtaN7707", "attributes": {"label": "ArtaN7707", "x": 797.4805279477802, "y": 745.3017355786467, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "2050893287494672726", "id": "ArtaN7707", "source": "tweet-000004", "content": "Bodoamat yg penting misi pki yg tertunda bisa sukses yakni WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee", "post_id": "2050893287494672726"}}, {"key": "Qu3en_Bakery", "attributes": {"label": "Qu3en_Bakery", "x": 700.234264367456, "y": 134.21521711640617, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050894559534854486", "id": "Qu3en_Bakery", "source": "tweet-000004", "content": "Mayoritas WNI tidak setuju pak Prabowo mundur, demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee", "post_id": "2050894559534854486"}}, {"key": "MichelAdam1515", "attributes": {"label": "MichelAdam1515", "x": 101.1233140103761, "y": 809.7759076443721, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051093803273162833", "id": "MichelAdam1515", "source": "tweet-000004", "content": "Tangkap kembali bambang Tri yg menghalangi misi suci mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee", "post_id": "2051093803273162833"}}, {"key": "papua_muslim95", "attributes": {"label": "papua_muslim95", "x": 16.29662869850157, "y": 460.1135981800126, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051896758880612773", "id": "papua_muslim95", "source": "tweet-000004", "content": "Kami memilih demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee dilanjutkan memiskinkan WNI kelas menengah ke atas", "post_id": "2051896758880612773"}}, {"key": "ArdieSuhardi321", "attributes": {"label": "ArdieSuhardi321", "x": 982.6662341208754, "y": 863.3757060425564, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052005982272963060", "id": "ArdieSuhardi321", "source": "tweet-000004", "content": "Gak boleh dimakzulkan harus dipertahankan demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee dilanjutkan memiskinkan WNI kelas atas", "post_id": "2052005982272963060"}}, {"key": "MCAOps", "attributes": {"label": "MCAOps", "x": 387.51012578473376, "y": 136.18343910581953, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052092263375982672", "id": "MCAOps", "source": "tweet-000004", "content": "Buat menguras APBN biar bangkrut demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee dilanjutkan memiskinkan WNI konglomerat", "post_id": "2052092263375982672"}}, {"key": "TaliUdeng", "attributes": {"label": "TaliUdeng", "x": 138.0555024556549, "y": 857.2300115216939, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051904529248194784", "id": "TaliUdeng", "source": "tweet-000004", "content": "Yg penting WNI dah menderita demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee dilanjutkan memiskinkan WNI kelas atas", "post_id": "2051904529248194784"}}, {"key": "rimapurwasih", "attributes": {"label": "rimapurwasih", "x": 229.4089515048079, "y": 511.85827040060815, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "2051905155952677213", "id": "rimapurwasih", "source": "tweet-000004", "content": "Ekonomi RI tumbuh dari indikator WNA tikus Tiongkok yang makin berhasil mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee dilanjutkan memiskinkan WNI kelas atas", "post_id": "2051905155952677213"}}, {"key": "SeriDianawati", "attributes": {"label": "SeriDianawati", "x": 447.47772009557576, "y": 644.3040628850191, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051593450433503561", "id": "SeriDianawati", "source": "tweet-000004", "content": "WNI harus dibungkam demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee dilanjutkan menghancurkan WNI kelas menengah ke atas", "post_id": "2051593450433503561"}}, {"key": "SumandoGaek", "attributes": {"label": "SumandoGaek", "x": 263.0443796122475, "y": 808.2540410512343, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052005798142976147", "id": "SumandoGaek", "source": "tweet-000004", "content": "Mbg harus terus berjalan sbg pengalihan isu demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee dilanjutkan memiskinkan WNI kelas atas", "post_id": "2052005798142976147"}}, {"key": "Jelli_cent", "attributes": {"label": "Jelli_cent", "x": 224.556152783972, "y": 413.97216801215876, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "2052006329188057284", "id": "Jelli_cent", "source": "tweet-000004", "content": "Harus terus menguras APBN biar RI bangkrut demi sukseskan program tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee dilanjutkan memiskinkan WNI kelas atas", "post_id": "2052006329188057284"}}, {"key": "KangManto123", "attributes": {"label": "KangManto123", "x": 315.82398824912593, "y": 989.2842074702944, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2052092745679003836", "id": "KangManto123", "source": "tweet-000004", "content": "Hanya baru bersyukur tercapai jd presiden RI tetapi ttp gak bisa mengelola negara. Bahkan sudah jadi bawahan tikus gembel Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut", "post_id": "2052092745679003836"}}, {"key": "regar_op0sisi", "attributes": {"label": "regar_op0sisi", "x": 122.15747325767012, "y": 136.7384009737641, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051896117680648222", "id": "regar_op0sisi", "source": "tweet-000004", "content": "Sengaja memiskinkan rakyat demi mensukseskan WNA komunis  tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee dilanjutkan memiskinkan WNI kelas menengah ke atas", "post_id": "2051896117680648222"}}, {"key": "salam4jari", "attributes": {"label": "salam4jari", "x": 241.1716287719492, "y": 730.5135980712943, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051904706948264028", "id": "salam4jari", "source": "tweet-000004", "content": "Bagus lah misi memiskinkan WNI berhasil demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee dilanjutkan memiskinkan WNI kelas atas", "post_id": "2051904706948264028"}}, {"key": "OmJ_J3Nggott", "attributes": {"label": "OmJ_J3Nggott", "x": 117.03683315772861, "y": 369.40854176176396, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051904150267650545", "id": "OmJ_J3Nggott", "source": "tweet-000004", "content": "Mahasiswa goblok, yg paling penting misi berhasil mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee dilanjutkan memiskinkan WNI kelas atas", "post_id": "2051904150267650545"}}, {"key": "alisyarief", "attributes": {"label": "alisyarief", "x": 586.0573452616056, "y": 670.9078526099798, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051093462934864254", "id": "alisyarief", "source": "tweet-000004", "content": "Sengaja membuat bangkrut demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee, bukan pki tapi penerus cita cita pki", "post_id": "2051093462934864254"}}, {"key": "indepenSumatera", "attributes": {"label": "indepenSumatera", "x": 129.10988849403182, "y": 854.1119212328781, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2052094009997508722", "id": "indepenSumatera", "source": "tweet-000004", "content": "Gampang, tinggal utang aja biar APBN bangkrut demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee dilanjutkan memiskinkan WNI kelas atas", "post_id": "2052094009997508722"}}, {"key": "creeping5ilence", "attributes": {"label": "creeping5ilence", "x": 635.0931933110311, "y": 963.032721741476, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052116261082104301", "id": "creeping5ilence", "source": "tweet-000004", "content": "Setelah tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee maka dilanjutkan memiskinkan WNI kelas menengah ke atas, fakta di atas adalah salah satu", "post_id": "2052116261082104301"}}, {"key": "taufik_q", "attributes": {"label": "taufik_q", "x": 495.36956664416397, "y": 26.702618366441943, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051896997498761462", "id": "taufik_q", "source": "tweet-000004", "content": "MBG program pengalihan isu demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee dilanjutkan memiskinkan WNI kelas menengah keatas termasuk memiskinkan luhut", "post_id": "2051896997498761462"}}, {"key": "tijabar", "attributes": {"label": "tijabar", "x": 533.5576006554442, "y": 168.60752379118827, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051897790108955078", "id": "tijabar", "source": "tweet-000004", "content": "Faktanya presiden di bawah kapolri, harusnya diganti tapi demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee dilanjutkan memiskinkan WNI kelas atas", "post_id": "2051897790108955078"}}, {"key": "ArjayaDirja", "attributes": {"label": "ArjayaDirja", "x": 270.4339917612981, "y": 117.85462257435731, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051590766439678120", "id": "ArjayaDirja", "source": "tweet-000004", "content": "Bodoamat dikatain penghianat, yg penting misi berhasil mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee, skrg dilanjutkan membangkrutkan WNI menengah keatas", "post_id": "2051590766439678120"}}, {"key": "MAP08LGS", "attributes": {"label": "MAP08LGS", "x": 924.0136664351816, "y": 543.2216774937198, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051887044029542596", "id": "MAP08LGS", "source": "tweet-000004", "content": "Izin pak  bhw program bapak utk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sangat menjanjikan dgn memperkuat deposit negara yg boleh berupa emas dll.Sdh saat nya kita menawarkan kpd Freeport dan industri migas utk menaikkan  bagi hsl shg kita punya modal utk hal tsb.", "post_id": "2051887044029542596"}}, {"key": "KemensetnegRI", "attributes": {"label": "KemensetnegRI", "x": 18.661761688777645, "y": 379.5537510493473, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.0244, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051887044029542596", "id": "KemensetnegRI", "source": "tweet-000004", "content": "Izin pak  bhw program bapak utk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sangat menjanjikan dgn memperkuat deposit negara yg boleh berupa emas dll.Sdh saat nya kita menawarkan kpd Freeport dan industri migas utk menaikkan  bagi hsl shg kita punya modal utk hal tsb.", "post_id": "2051887044029542596"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 413.949581974013, "y": 759.7408126115658, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.0244, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051887044029542596", "id": "prabowo", "source": "tweet-000004", "content": "Izin pak  bhw program bapak utk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sangat menjanjikan dgn memperkuat deposit negara yg boleh berupa emas dll.Sdh saat nya kita menawarkan kpd Freeport dan industri migas utk menaikkan  bagi hsl shg kita punya modal utk hal tsb.", "post_id": "2051887044029542596"}}, {"key": "Hidupsebagai62", "attributes": {"label": "Hidupsebagai62", "x": 769.9269553936978, "y": 490.2270303699211, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050795586870509609", "id": "Hidupsebagai62", "source": "tweet-000004", "content": "Tidak setuju, Bpk harus terus jd presiden demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee dilanjutkan Zionis dan as dibekingi oleh para presiden RI", "post_id": "2050795586870509609"}}, {"key": "yaniarsim", "attributes": {"label": "yaniarsim", "x": 290.76604631166805, "y": 617.4000706298723, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050892330497147236", "id": "yaniarsim", "source": "tweet-000004", "content": "Tangkap semua pendemo biar WNI makin sengsara demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee dilanjutkan Zionis dan as dibekingi oleh para presiden RI", "post_id": "2050892330497147236"}}, {"key": "DPR_RI", "attributes": {"label": "DPR_RI", "x": 378.817723753852, "y": 337.749488060057, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2050892330497147236", "id": "DPR_RI", "source": "tweet-000004", "content": "Tangkap semua pendemo biar WNI makin sengsara demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee dilanjutkan Zionis dan as dibekingi oleh para presiden RI", "post_id": "2050892330497147236"}}, {"key": "RagilSemar", "attributes": {"label": "RagilSemar", "x": 472.7588806040397, "y": 779.8745642340856, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050894008000668115", "id": "RagilSemar", "source": "tweet-000004", "content": "Upaya masif membuat negara dan WNI kelas atas bangkrut demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee dilanjutkan Zionis & as dibekingi para presiden RI", "post_id": "2050894008000668115"}}, {"key": "shintampubolon", "attributes": {"label": "shintampubolon", "x": 775.6321188676857, "y": 17.633225759461357, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050859476610412995", "id": "shintampubolon", "source": "tweet-000004", "content": "Risiko ada kak, oleh sebab itu aku minimalisir risikonya dengan rutin mencairkan saldonya ke Rupiah kl targetnya udah tercapai, lalu aku belikan emas fisik di toko. Misalnya nabung setahun buat target 5gr, once achieved, cairin dan beliin fisik 5gr. Selisih harga pasti ada sih.", "post_id": "2050859476610412995"}}, {"key": "valenttt____", "attributes": {"label": "valenttt____", "x": 848.6391812834086, "y": 639.3824219902709, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.0142, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050859476610412995", "id": "valenttt____", "source": "tweet-000004", "content": "Risiko ada kak, oleh sebab itu aku minimalisir risikonya dengan rutin mencairkan saldonya ke Rupiah kl targetnya udah tercapai, lalu aku belikan emas fisik di toko. Misalnya nabung setahun buat target 5gr, once achieved, cairin dan beliin fisik 5gr. Selisih harga pasti ada sih.", "post_id": "2050859476610412995"}}, {"key": "ceritasisikanan", "attributes": {"label": "ceritasisikanan", "x": 142.60076015314672, "y": 843.728480650352, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051863886857748699", "id": "ceritasisikanan", "source": "tweet-000004", "content": "Setuju banget kak. Dulu belajar atur keuangan dari 10 ribu rupiah. Membiasakan diri di akhir sabtu ada uang sisa untuk ditabung. \nakhirnya bisa atur 100 ribu, 1 juta, 10 juta. Lanjut belajar investasi & nabung emas.\nAlhamdulillah sekarang sudah bisa beli rumah & tanah 🥹", "post_id": "2051863886857748699"}}, {"key": "liabilitree", "attributes": {"label": "liabilitree", "x": 261.25418838079685, "y": 702.3082547954048, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.0142, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051863886857748699", "id": "liabilitree", "source": "tweet-000004", "content": "Setuju banget kak. Dulu belajar atur keuangan dari 10 ribu rupiah. Membiasakan diri di akhir sabtu ada uang sisa untuk ditabung. \nakhirnya bisa atur 100 ribu, 1 juta, 10 juta. Lanjut belajar investasi & nabung emas.\nAlhamdulillah sekarang sudah bisa beli rumah & tanah 🥹", "post_id": "2051863886857748699"}}, {"key": "DTech693923", "attributes": {"label": "DTech693923", "x": 352.0711760303197, "y": 660.8347475097221, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2049626325896593795", "id": "DTech693923", "source": "tweet-000004", "content": "Kalo rupiah melemah harga emas dan emas digital naik atau engga?", "post_id": "2049626325896593795"}}, {"key": "indrawxyz", "attributes": {"label": "indrawxyz", "x": 950.3474398159424, "y": 640.1503403547719, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.0142, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049626325896593795", "id": "indrawxyz", "source": "tweet-000004", "content": "Kalo rupiah melemah harga emas dan emas digital naik atau engga?", "post_id": "2049626325896593795"}}, {"key": "Dreamcatchxxx", "attributes": {"label": "Dreamcatchxxx", "x": 81.4696254241123, "y": 643.4077202195143, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2049772772394762674", "id": "Dreamcatchxxx", "source": "tweet-000004", "content": "Emas safe haven, saat ini paling aman, tapi harga udh tinggi bgt, obligasi kalo mau bunga diatas deposito, tapi kalo aku drpda deposito bank konvensional mending taro bank digital kek krom, allo bank, superbank dll, deposito mereka tinggi banget bisa sampe 7.5 persen, dan bisa", "post_id": "2049772772394762674"}}, {"key": "saphelune_", "attributes": {"label": "saphelune_", "x": 229.6930781884411, "y": 308.9967994027375, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.0142, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049772772394762674", "id": "saphelune_", "source": "tweet-000004", "content": "Emas safe haven, saat ini paling aman, tapi harga udh tinggi bgt, obligasi kalo mau bunga diatas deposito, tapi kalo aku drpda deposito bank konvensional mending taro bank digital kek krom, allo bank, superbank dll, deposito mereka tinggi banget bisa sampe 7.5 persen, dan bisa", "post_id": "2049772772394762674"}}, {"key": "PutraMataSatu", "attributes": {"label": "PutraMataSatu", "x": 453.25787541599595, "y": 844.4368932150774, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049902409527529879", "id": "PutraMataSatu", "source": "tweet-000004", "content": "Pemerintah gak boleh dikritisi demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee", "post_id": "2049902409527529879"}}, {"key": "6ur3ckv4n8345", "attributes": {"label": "6ur3ckv4n8345", "x": 67.5194005759896, "y": 302.23546220276944, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050222908358971862", "id": "6ur3ckv4n8345", "source": "tweet-000004", "content": "Mbg sebagai pengalihan isu demi mensukseskan WNA komunis tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee", "post_id": "2050222908358971862"}}, {"key": "ike_hw71", "attributes": {"label": "ike_hw71", "x": 498.4588838919679, "y": 326.171468021085, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050223304544530885", "id": "ike_hw71", "source": "tweet-000004", "content": "Bodoamat dibilang badut si Jack, yg penting misi berhasil mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee", "post_id": "2050223304544530885"}}, {"key": "PaltiHutabarat", "attributes": {"label": "PaltiHutabarat", "x": 790.4409777505488, "y": 62.13160057067579, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1004, "eigenvector": 20.8333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049900822742679974", "id": "PaltiHutabarat", "source": "tweet-000004", "content": "WNI direndahkan demi mensukseskan WNA tikus Tiongkok yang bebas mencuri wilayah RI serta tambang emas dll puluhan ribu trilyun rupiah per tahun satu dekade lalu berlanjut tanpa pajak dapat fee dilanjutkan Zionis dan as dibekingi oleh para presiden RI serta jajarannya", "post_id": "2049900822742679974"}}, {"key": "arin_dc", "attributes": {"label": "arin_dc", "x": 969.8596247840904, "y": 378.288735834956, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2049791566903218675", "id": "arin_dc", "source": "tweet-000004", "content": "Bulatan 2 koin berwarna hijau, menunjukkan perhatian akan sumber uang koin. Satu Gulden emas dan satu keping Sen Yuan. Bayar sama siapa lho, uang kartal dan giral? Kan harus dijelaskan bentuk 3 dimensinya dalam kertas rupiah. Lupa ya? Narsis kok, ke tanda tangan. Aduh!  https://t.co/VyaEavtz9z", "post_id": "2049791566903218675"}}, {"key": "LAPOR1708", "attributes": {"label": "LAPOR1708", "x": 34.879778692562645, "y": 582.2830862014252, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.0142, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049791566903218675", "id": "LAPOR1708", "source": "tweet-000004", "content": "Bulatan 2 koin berwarna hijau, menunjukkan perhatian akan sumber uang koin. Satu Gulden emas dan satu keping Sen Yuan. Bayar sama siapa lho, uang kartal dan giral? Kan harus dijelaskan bentuk 3 dimensinya dalam kertas rupiah. Lupa ya? Narsis kok, ke tanda tangan. Aduh!  https://t.co/VyaEavtz9z", "post_id": "2049791566903218675"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 824.0509187772202, "y": 970.9313702810626, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9329, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 4, "degree": 8}, "_id": "3890125522068587718_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🔥 Rupiah Jebol Rp 17.400/USD! Alarm Bahaya atau Peluang Emas di IHSG?\nby  Academy\n\nSobat Cuan, ini bukan sekadar pelemahan kurs…\nini shock global yang langsung ngaruh ke portofolio. 👇\n\n1️⃣ Fakta Utama\nRupiah resmi tembus:\n💥 Rp 17.403/USD (intraday)\n➡️ terlemah sepanjang sejarah\n➡️ lebih parah dari penutupan sebelumnya\n\n2️⃣ Kenapa Bisa Jebol?\nAkar masalahnya bukan domestik.\n👉 ini global fear\n\nTrigger utama:\n• konflik Timur Tengah memanas\n• investor cari “safe haven”\n• dolar AS diborong\n\nHasilnya:\n➡️ Dolar naik\n➡️ Emerging market (termasuk Rupiah) ditekan\n\n3️⃣ Kenapa Ini Penting Buat Saham?\nKurs = langsung kena ke laba perusahaan\n\nKarena:\n• biaya impor naik\n• utang dolar membengkak\n• margin tertekan\n\nTapi…\n➡️ tidak semua sektor rugi\n\n4️⃣ Sektor yang Kena Tekanan ⚠️\n📉 Import-based industry\n• Farmasi\n• Consumer goods\n• Manufaktur\n\nKenapa?\n➡️ bahan baku dolar\n➡️ biaya naik drastis\n\n5️⃣ Sektor yang Diuntungkan 📈\n🔥 Export-based\n• Batu bara\n• Emas\n• Migas\n• Pulp & paper\n\nLogic-nya sederhana:\n➡️ jual pakai USD\n➡️ biaya pakai Rupiah\n= margin naik otomatis\n\n6️⃣ Insight Penting\nIni bukan soal “market turun”\n\nIni soal:\n👉 rotasi sektor\n\nUang tidak keluar…\n➡️ tapi pindah\n\n7️⃣ Strategi Mainnya\n🗓️ Skenario Defensif\nHindari:\n• utang dolar besar\n• ketergantungan impor tinggi\n\n🗓️ Skenario Rotasi\nFokus ke:\n• eksportir\n• komoditas\n👉 riding strength USD\n\n🗓️ Skenario Aman\nKalau market terlalu liar:\n➡️ cash is position\nJangan dipaksa trading\n\n8️⃣ Kesimpulan\nRupiah di 17.400 itu bukan angka biasa.\nIni sinyal:\n➡️ global risk lagi tinggi\n➡️ arus dana lagi shifting\n\nDi kondisi seperti ini:\nYang kalah = yang salah sektor\nYang menang = yang ikut arus\n\n📌 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya.\n📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#IHSG #Rupiah #USD #MakroEkonomi #Komoditas", "post_id": "3890125522068587718_52512310886"}}, {"key": "netawinaa", "attributes": {"label": "netawinaa", "x": 775.775124579082, "y": 888.7554924390306, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632977010729487623", "id": "netawinaa", "source": "tiktok-000001", "content": "BRI Consumer Expo 2026 hadir di Surabaya !🥳 📍 Mall Ciputra World Surabaya 🗓️ 24 - 26 April 2026 ⏰ 10.00 WIB - 21.00 WIB berbagai penawaran menarik khusus buat kalian  dan banyak promo spesial pada saat event  🏠KPR mulai 1,75% fix 1 thn* 🚗KKB 2.85% ✈️Travel Fair, Cashback hingga 8 juta rupiah Dannnn hadiah langsung voucher total puluhan juta rupiah, Jangan lewatkan kesempatan emas ini✨🤩 #MudahCepatPunyaRumah #BRIConsumerExpo2026  BRI", "post_id": "7632977010729487623"}}, {"key": "Bank", "attributes": {"label": "Bank", "x": 412.12748079631865, "y": 715.4269631923805, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.0142, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632977010729487623", "id": "Bank", "source": "tiktok-000001", "content": "BRI Consumer Expo 2026 hadir di Surabaya !🥳 📍 Mall Ciputra World Surabaya 🗓️ 24 - 26 April 2026 ⏰ 10.00 WIB - 21.00 WIB berbagai penawaran menarik khusus buat kalian  dan banyak promo spesial pada saat event  🏠KPR mulai 1,75% fix 1 thn* 🚗KKB 2.85% ✈️Travel Fair, Cashback hingga 8 juta rupiah Dannnn hadiah langsung voucher total puluhan juta rupiah, Jangan lewatkan kesempatan emas ini✨🤩 #MudahCepatPunyaRumah #BRIConsumerExpo2026  BRI", "post_id": "7632977010729487623"}}, {"key": "motive.insight", "attributes": {"label": "motive.insight", "x": 169.86278001826372, "y": 252.07579556546435, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7634864483600747796", "id": "motive.insight", "source": "tiktok-000001", "content": "2030 Jadi Gembel atau Kaya Baru? 😱📉 Steven Anderson kasih peringatan keras! Kalau kamu masih setia simpan semua uang di tabungan (Fiat) tanpa punya Bitcoin atau Emas, siap-siap nilai kekayaanmu tergerus inflasi di tahun 2030. Kenapa harus waspada? ✅ Rupiah melemah terhadap Dollar. ✅ Harga minyak & bahan pokok makin mahal. ✅ Krisis ekonomi 100 tahun sekali sedang mengintai. Strateginya simpel: Jangan cuma kerja buat uang, tapi pindahkan hasil kerjamu ke aset yang nggak bisa dicetak sembarangan oleh pemerintah. Emas untuk keamanan, Bitcoin untuk pertumbuhan. Pilih mana: Sabar akumulasi sekarang, atau menyesal jadi 'gembel' di masa depan? 🔥     #AplikasiAjaib #RumahClipper #RumahClipperAjaib #emas #investasiemas", "post_id": "7634864483600747796"}}, {"key": "rumahclipper.official", "attributes": {"label": "rumahclipper.official", "x": 983.4803069035905, "y": 433.720692174886, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.0244, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634864483600747796", "id": "rumahclipper.official", "source": "tiktok-000001", "content": "2030 Jadi Gembel atau Kaya Baru? 😱📉 Steven Anderson kasih peringatan keras! Kalau kamu masih setia simpan semua uang di tabungan (Fiat) tanpa punya Bitcoin atau Emas, siap-siap nilai kekayaanmu tergerus inflasi di tahun 2030. Kenapa harus waspada? ✅ Rupiah melemah terhadap Dollar. ✅ Harga minyak & bahan pokok makin mahal. ✅ Krisis ekonomi 100 tahun sekali sedang mengintai. Strateginya simpel: Jangan cuma kerja buat uang, tapi pindahkan hasil kerjamu ke aset yang nggak bisa dicetak sembarangan oleh pemerintah. Emas untuk keamanan, Bitcoin untuk pertumbuhan. Pilih mana: Sabar akumulasi sekarang, atau menyesal jadi 'gembel' di masa depan? 🔥     #AplikasiAjaib #RumahClipper #RumahClipperAjaib #emas #investasiemas", "post_id": "7634864483600747796"}}, {"key": "ajaibinvestasi", "attributes": {"label": "ajaibinvestasi", "x": 301.4125661979742, "y": 788.9517341046047, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.0244, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634864483600747796", "id": "ajaibinvestasi", "source": "tiktok-000001", "content": "2030 Jadi Gembel atau Kaya Baru? 😱📉 Steven Anderson kasih peringatan keras! Kalau kamu masih setia simpan semua uang di tabungan (Fiat) tanpa punya Bitcoin atau Emas, siap-siap nilai kekayaanmu tergerus inflasi di tahun 2030. Kenapa harus waspada? ✅ Rupiah melemah terhadap Dollar. ✅ Harga minyak & bahan pokok makin mahal. ✅ Krisis ekonomi 100 tahun sekali sedang mengintai. Strateginya simpel: Jangan cuma kerja buat uang, tapi pindahkan hasil kerjamu ke aset yang nggak bisa dicetak sembarangan oleh pemerintah. Emas untuk keamanan, Bitcoin untuk pertumbuhan. Pilih mana: Sabar akumulasi sekarang, atau menyesal jadi 'gembel' di masa depan? 🔥     #AplikasiAjaib #RumahClipper #RumahClipperAjaib #emas #investasiemas", "post_id": "7634864483600747796"}}, {"key": "amminurbaits", "attributes": {"label": "amminurbaits", "x": 389.3417300115456, "y": 913.448492253544, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.8158, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 3, "degree": 4}, "_id": "7282269761650691333", "id": "amminurbaits", "source": "tiktok-000001", "content": "“Tidaklah halal transaksi utang-piutang yang dicampur dengan transaksi jual beli, tidak boleh ada dua syarat dalam satu transaksi jual beli, tidaklah halal keuntungan yang didapatkan tanpa adanya tanggung jawab untuk menanggung kerugian, dan engkau tidak boleh menjual barang yang bukan milikmu.” (HR. Abu Daud, no. 3506; hadis hasan) Dalam hadis di atas, kita jumpai beberapa transaksi yang dilarang oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, di antaranya adalah transaksi utang-piutang yang dicampur dengan transaksi jual beli. Maksudnya adalah menjual suatu barang, dengan syarat, pembeli akan memberi piutang kepada penjual. Misalnya: Ada orang yang berkata kepada kita, “Juallah bukumu kepadaku, nanti aku akan memberi piutang kepadamu sebanyak seratus ribu rupiah.” 𝐒𝐩𝐨𝐧𝐬𝐨𝐫𝐞𝐝 𝐛𝐲: KEBUNDINAR.com - Jual beli emas sesuai syariah, yadan bi yadin.   Kunjungi outlet Kebun Dinar di: 1. Cikini Gold Center Lantai Ground 11 (Jakarta) 2. ITC Depok Lantai Ground C36 (Depok) Bagi yang berada di luar kota, Kebun Dinar insyaallah siap membantu dengan akad wakalah sesuai syariat. — Dukung media dakwah ANB Channel dengan cara subscribe/follow, like, comment dan share. Semoga semakin banyak yang mendapatkan manfaat. Mau iklan di anb channel? Segera hubungi kami di wa.me/6281227573434 • Youtube: ANB Channel • Instagram:  • Facebook: Ammi Nur Baits • Telegram: ANB Channel (t.me/anbofficial) #ustadzamminurbaits #indonesia #doa #transaksi #muamalah #rabiulawal #doaseharihari #jualbeli #bisnis  #keluarga #yogyakarta #jakarta #bebetter #syariat #islami #ibadah #halal #haram #reels", "post_id": "7282269761650691333"}}, {"key": "kebun1000dinar", "attributes": {"label": "kebun1000dinar", "x": 843.4107586257692, "y": 840.3971566073183, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.8158, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7282269761650691333", "id": "kebun1000dinar", "source": "tiktok-000001", "content": "“Tidaklah halal transaksi utang-piutang yang dicampur dengan transaksi jual beli, tidak boleh ada dua syarat dalam satu transaksi jual beli, tidaklah halal keuntungan yang didapatkan tanpa adanya tanggung jawab untuk menanggung kerugian, dan engkau tidak boleh menjual barang yang bukan milikmu.” (HR. Abu Daud, no. 3506; hadis hasan) Dalam hadis di atas, kita jumpai beberapa transaksi yang dilarang oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, di antaranya adalah transaksi utang-piutang yang dicampur dengan transaksi jual beli. Maksudnya adalah menjual suatu barang, dengan syarat, pembeli akan memberi piutang kepada penjual. Misalnya: Ada orang yang berkata kepada kita, “Juallah bukumu kepadaku, nanti aku akan memberi piutang kepadamu sebanyak seratus ribu rupiah.” 𝐒𝐩𝐨𝐧𝐬𝐨𝐫𝐞𝐝 𝐛𝐲: KEBUNDINAR.com - Jual beli emas sesuai syariah, yadan bi yadin.   Kunjungi outlet Kebun Dinar di: 1. Cikini Gold Center Lantai Ground 11 (Jakarta) 2. ITC Depok Lantai Ground C36 (Depok) Bagi yang berada di luar kota, Kebun Dinar insyaallah siap membantu dengan akad wakalah sesuai syariat. — Dukung media dakwah ANB Channel dengan cara subscribe/follow, like, comment dan share. Semoga semakin banyak yang mendapatkan manfaat. Mau iklan di anb channel? Segera hubungi kami di wa.me/6281227573434 • Youtube: ANB Channel • Instagram:  • Facebook: Ammi Nur Baits • Telegram: ANB Channel (t.me/anbofficial) #ustadzamminurbaits #indonesia #doa #transaksi #muamalah #rabiulawal #doaseharihari #jualbeli #bisnis  #keluarga #yogyakarta #jakarta #bebetter #syariat #islami #ibadah #halal #haram #reels", "post_id": "7282269761650691333"}}, {"key": "marcheladisastra", "attributes": {"label": "marcheladisastra", "x": 236.346924157822, "y": 208.07060826225543, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7636403085723847957", "id": "marcheladisastra", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari ini rupiah udah di Rp17.400. Setahun lalu Rp16.300. Itu udah melemah 6,7%. Kalau beneran tembus Rp20.000, total pelemahan dari setahun lalu jadi 22,7%. Hitung sendiri. Lo simpan Rp10 juta di tabungan. Bunga cuma 1-2% per tahun. Tapi rupiah melemah 22,7%. Daya beli uang lo tinggal Rp7,7 juta. Lo kehilangan Rp2,3 juta tanpa belanja sepeser pun. Simpan Rp50 juta? Hilang Rp11,3 juta. Rp100 juta? Hilang Rp22,7 juta. Uang lo gak kemana-mana. Tapi nilainya menyusut diam-diam. Yang gw kerjain dari kemarin si : Pertama, gw pindahin sebagian simpanan ke emas digital (kalo gw) biar gak repot2 nyimpen. Emas naik 65% sepanjang 2025. Bukan jaminan juga si, tapi jauh lebih kuat dari tabungan biasa. Kedua, Aktifin lagi rekening USD cicil beli dolar kecil-kecilan. Bukan spekulasi. Tapi kalau rupiah ke 20.000, sebagian aset lo gak ikut turun. termasuk Asset di perusahaan , yang juga udah mulai diversifikasi aset operasional ke USD buat jaga liquiditas sehat. Ketiga, gw review semua pengeluaran dan tunda yang bisa ditunda. Di saat kayak gini, cash is King.  Gw bukan analis. Gw bukan profesor. Gw cuma orang bisnis yang belajar dari data. Lo udah mulai lakukan sesuatu belum? Follow  buat konten bisnis kayak gini tiap hari. Sumber: Anthony Budiawan (PEPS), BI, Bloomberg Mei 2026 #RupiahMelemah #Emas #DayaBeli #TipsKeuangan #Rupiah20000 #EkonomiIndonesia #InvestasiEmas #CashIsKing #StrategiKeuangan #HargaNaik #DataEkonomi #BisnisIndonesia #Karmeda #Seragam #FinansialLiteracy", "post_id": "7636403085723847957"}}, {"key": "karmeda_seragam", "attributes": {"label": "karmeda_seragam", "x": 655.0508559822181, "y": 622.3232185231175, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.0244, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636403085723847957", "id": "karmeda_seragam", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari ini rupiah udah di Rp17.400. Setahun lalu Rp16.300. Itu udah melemah 6,7%. Kalau beneran tembus Rp20.000, total pelemahan dari setahun lalu jadi 22,7%. Hitung sendiri. Lo simpan Rp10 juta di tabungan. Bunga cuma 1-2% per tahun. Tapi rupiah melemah 22,7%. Daya beli uang lo tinggal Rp7,7 juta. Lo kehilangan Rp2,3 juta tanpa belanja sepeser pun. Simpan Rp50 juta? Hilang Rp11,3 juta. Rp100 juta? Hilang Rp22,7 juta. Uang lo gak kemana-mana. Tapi nilainya menyusut diam-diam. Yang gw kerjain dari kemarin si : Pertama, gw pindahin sebagian simpanan ke emas digital (kalo gw) biar gak repot2 nyimpen. Emas naik 65% sepanjang 2025. Bukan jaminan juga si, tapi jauh lebih kuat dari tabungan biasa. Kedua, Aktifin lagi rekening USD cicil beli dolar kecil-kecilan. Bukan spekulasi. Tapi kalau rupiah ke 20.000, sebagian aset lo gak ikut turun. termasuk Asset di perusahaan , yang juga udah mulai diversifikasi aset operasional ke USD buat jaga liquiditas sehat. Ketiga, gw review semua pengeluaran dan tunda yang bisa ditunda. Di saat kayak gini, cash is King.  Gw bukan analis. Gw bukan profesor. Gw cuma orang bisnis yang belajar dari data. Lo udah mulai lakukan sesuatu belum? Follow  buat konten bisnis kayak gini tiap hari. Sumber: Anthony Budiawan (PEPS), BI, Bloomberg Mei 2026 #RupiahMelemah #Emas #DayaBeli #TipsKeuangan #Rupiah20000 #EkonomiIndonesia #InvestasiEmas #CashIsKing #StrategiKeuangan #HargaNaik #DataEkonomi #BisnisIndonesia #Karmeda #Seragam #FinansialLiteracy", "post_id": "7636403085723847957"}}, {"key": "madisastra", "attributes": {"label": "madisastra", "x": 721.0001751776637, "y": 669.501233869753, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.0244, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636403085723847957", "id": "madisastra", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari ini rupiah udah di Rp17.400. Setahun lalu Rp16.300. Itu udah melemah 6,7%. Kalau beneran tembus Rp20.000, total pelemahan dari setahun lalu jadi 22,7%. Hitung sendiri. Lo simpan Rp10 juta di tabungan. Bunga cuma 1-2% per tahun. Tapi rupiah melemah 22,7%. Daya beli uang lo tinggal Rp7,7 juta. Lo kehilangan Rp2,3 juta tanpa belanja sepeser pun. Simpan Rp50 juta? Hilang Rp11,3 juta. Rp100 juta? Hilang Rp22,7 juta. Uang lo gak kemana-mana. Tapi nilainya menyusut diam-diam. Yang gw kerjain dari kemarin si : Pertama, gw pindahin sebagian simpanan ke emas digital (kalo gw) biar gak repot2 nyimpen. Emas naik 65% sepanjang 2025. Bukan jaminan juga si, tapi jauh lebih kuat dari tabungan biasa. Kedua, Aktifin lagi rekening USD cicil beli dolar kecil-kecilan. Bukan spekulasi. Tapi kalau rupiah ke 20.000, sebagian aset lo gak ikut turun. termasuk Asset di perusahaan , yang juga udah mulai diversifikasi aset operasional ke USD buat jaga liquiditas sehat. Ketiga, gw review semua pengeluaran dan tunda yang bisa ditunda. Di saat kayak gini, cash is King.  Gw bukan analis. Gw bukan profesor. Gw cuma orang bisnis yang belajar dari data. Lo udah mulai lakukan sesuatu belum? Follow  buat konten bisnis kayak gini tiap hari. Sumber: Anthony Budiawan (PEPS), BI, Bloomberg Mei 2026 #RupiahMelemah #Emas #DayaBeli #TipsKeuangan #Rupiah20000 #EkonomiIndonesia #InvestasiEmas #CashIsKing #StrategiKeuangan #HargaNaik #DataEkonomi #BisnisIndonesia #Karmeda #Seragam #FinansialLiteracy", "post_id": "7636403085723847957"}}, {"key": "amingandul06", "attributes": {"label": "amingandul06", "x": 698.4550931426023, "y": 576.5547176036089, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635760900976151829", "id": "amingandul06", "source": "tiktok-000001", "content": "Uang, ekonomi & inflasi indonesia Secara umum, pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia (BI) tidak menganut orientasi mencetak uang tanpa jaminan (balance). Kebijakan moneter kita sangat menjaga keseimbangan antara jumlah uang beredar dengan ketersediaan barang dan jasa agar tidak terjadi inflasi yang merusak daya beli masyarakat. Namun, ada beberapa konteks penting di mana \"pencetakan uang\" (dalam arti luas) dilakukan dengan strategi tertentu: 1. Mekanisme Burden Sharing (Berbagi Beban) Saat pandemi COVID-19, pemerintah dan BI menjalankan skema yang mirip dengan \"cetak uang\" untuk membiayai APBN, yang disebut Burden Sharing. Cara kerja: BI membeli obligasi pemerintah (SBN) secara langsung di pasar perdana. Tujuan: Membiayai belanja kesehatan dan bansos tanpa harus bergantung sepenuhnya pada utang luar negeri dengan bunga tinggi. Risiko: Jika dilakukan tanpa perhitungan pertumbuhan ekonomi riil, ini bisa memicu inflasi tinggi. Karena itu, skema ini bersifat sementara dan dipantau ketat. 2. Teori MMT (Modern Monetary Theory) Beberapa pihak sering mengusulkan agar Indonesia menggunakan MMT. Teori ini berargumen bahwa negara yang memiliki kedaulatan atas mata uangnya sendiri (seperti Rupiah) tidak perlu takut mencetak uang untuk membiayai pembangunan, selama kapasitas produksi nasional (seperti infrastruktur dan tenaga kerja) masih bisa menyerap uang tersebut tanpa memicu inflasi. Kenyataannya: Pemerintah Indonesia tetap bersikap konservatif dan tidak sepenuhnya menerapkan MMT karena risiko pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. 3. Risiko Jika \"Tanpa Balance\" Jika pemerintah mencetak uang hanya untuk membayar utang atau membagikannya tanpa adanya peningkatan produktivitas (pertumbuhan ekonomi), dampaknya akan sangat buruk: Hiperinflasi: Harga barang melonjak karena terlalu banyak uang mengejar barang yang jumlahnya sedikit (contoh ekstrem: Zimbabwe atau Venezuela). Kehilangan Kepercayaan: Masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada Rupiah dan beralih ke aset lain seperti emas atau mata uang asing, yang akan membuat Rupiah tidak bernilai. Nilai Tukar Anjlok: Uang yang beredar terlalu banyak akan membuat nilai tukar kita jatuh, sehingga harga barang impor (termasuk bahan baku industri) menjadi sangat mahal. Kesimpulan Orientasi Indonesia saat ini tetap pada stabilitas harga. Bank Indonesia biasanya hanya menambah jumlah uang beredar (likuiditas) sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi tahunan (sekitar 5%). Tujuannya adalah untuk memastikan ekonomi tetap berputar tanpa membuat harga-harga di pasar menjadi tidak terkendali. Intinya: Mencetak uang adalah alat, bukan solusi ajaib. Jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang nyata (produksi barang/jasa), uang tersebut hanya akan menjadi kertas yang kehilangan nilainya. #", "post_id": "7635760900976151829"}}, {"key": "amingandul", "attributes": {"label": "amingandul", "x": 281.15931868098465, "y": 401.0665694853637, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.0142, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635760900976151829", "id": "amingandul", "source": "tiktok-000001", "content": "Uang, ekonomi & inflasi indonesia Secara umum, pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia (BI) tidak menganut orientasi mencetak uang tanpa jaminan (balance). Kebijakan moneter kita sangat menjaga keseimbangan antara jumlah uang beredar dengan ketersediaan barang dan jasa agar tidak terjadi inflasi yang merusak daya beli masyarakat. Namun, ada beberapa konteks penting di mana \"pencetakan uang\" (dalam arti luas) dilakukan dengan strategi tertentu: 1. Mekanisme Burden Sharing (Berbagi Beban) Saat pandemi COVID-19, pemerintah dan BI menjalankan skema yang mirip dengan \"cetak uang\" untuk membiayai APBN, yang disebut Burden Sharing. Cara kerja: BI membeli obligasi pemerintah (SBN) secara langsung di pasar perdana. Tujuan: Membiayai belanja kesehatan dan bansos tanpa harus bergantung sepenuhnya pada utang luar negeri dengan bunga tinggi. Risiko: Jika dilakukan tanpa perhitungan pertumbuhan ekonomi riil, ini bisa memicu inflasi tinggi. Karena itu, skema ini bersifat sementara dan dipantau ketat. 2. Teori MMT (Modern Monetary Theory) Beberapa pihak sering mengusulkan agar Indonesia menggunakan MMT. Teori ini berargumen bahwa negara yang memiliki kedaulatan atas mata uangnya sendiri (seperti Rupiah) tidak perlu takut mencetak uang untuk membiayai pembangunan, selama kapasitas produksi nasional (seperti infrastruktur dan tenaga kerja) masih bisa menyerap uang tersebut tanpa memicu inflasi. Kenyataannya: Pemerintah Indonesia tetap bersikap konservatif dan tidak sepenuhnya menerapkan MMT karena risiko pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. 3. Risiko Jika \"Tanpa Balance\" Jika pemerintah mencetak uang hanya untuk membayar utang atau membagikannya tanpa adanya peningkatan produktivitas (pertumbuhan ekonomi), dampaknya akan sangat buruk: Hiperinflasi: Harga barang melonjak karena terlalu banyak uang mengejar barang yang jumlahnya sedikit (contoh ekstrem: Zimbabwe atau Venezuela). Kehilangan Kepercayaan: Masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada Rupiah dan beralih ke aset lain seperti emas atau mata uang asing, yang akan membuat Rupiah tidak bernilai. Nilai Tukar Anjlok: Uang yang beredar terlalu banyak akan membuat nilai tukar kita jatuh, sehingga harga barang impor (termasuk bahan baku industri) menjadi sangat mahal. Kesimpulan Orientasi Indonesia saat ini tetap pada stabilitas harga. Bank Indonesia biasanya hanya menambah jumlah uang beredar (likuiditas) sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi tahunan (sekitar 5%). Tujuannya adalah untuk memastikan ekonomi tetap berputar tanpa membuat harga-harga di pasar menjadi tidak terkendali. Intinya: Mencetak uang adalah alat, bukan solusi ajaib. Jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang nyata (produksi barang/jasa), uang tersebut hanya akan menjadi kertas yang kehilangan nilainya. #", "post_id": "7635760900976151829"}}, {"key": "suaradotcom", "attributes": {"label": "suaradotcom", "x": 403.6366124052951, "y": 539.37573822052, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "636794109715023_1473024941524171", "id": "suaradotcom", "source": "facebook-000001", "content": "Akun Instagram resmi musisi sekaligus anggota DPR RI, Ahmad Dhani kembali bermasalah. Setelah sempat hilang secara misterius beberapa hari lalu, akun  tersebut kini diretas.\n\nPeretasan yang terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026 pagi ini berujung pada tindak penipuan. Pelaku menggunakan akun bercentang biru tersebut untuk menjual emas Antam hingga iPhone.\n\nNaasnya, postingan penipuan tersebut telah memakan korban. Tak tanggung-tanggung, korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.\n\nDhani menjelaskan bahwa peretasan ini bukan aksi amatir. Dia menyebut ada pertarungan akses sejak tengah malam sebelum akhirnya akun tersebut benar-benar diambil alih.\n\n\"Di-hack tadi pagi jam 6 pagi. Setelah dari jam 12 malam mereka meretas ya, terjadi perang elektronik lah. Tapi akhirnya ketika kita tidur jam 6 pagi berhasil diretas. Dan akhirnya terjadi penipuan,\" ungkap Dhani kepada wartawan.\n\nMantan suami Maia Estianty ini mengaku heran karena keamanan lapis ganda atau two-factor authentication dari Meta berhasil dijebol. Menurutnya, metode yang digunakan pelaku jauh lebih canggih dari sekadar tautan phishing biasa.\n\n\"Kalau phishing itu enggak bisa nembus two-authentication verification sebenarnya. Cuma ini bisa ketembus gitu, jadi ini lebih dari phishing,\" jelasnya.\n\nMengingat rentetan kejadian di mana akunnya lenyap setelah dia membongkar masa lalu rumah tangganya bersama Maia Estianty ke publik, Ahmad Dhani menaruh curiga.\n\nSang musisi menduga penipuan emas ini hanyalah kedok dari motif yang lebih besar dengan pelaku yang cukup kuat.\n\n\"Kalau menurut saya sih ini hanya kamuflase saja. Ini sebenarnya pembunuh bayaran aja gitu. Kita tidak pernah tahu ini motifnya apa, karena momentum dan timing-nya bisa sangat tepat dengan apa yang sedang berlangsung,\" tegas pentolan Dewa 19 tersebut.\n\nBeruntung, melalui koordinasi cepat dengan pihak Meta dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), akun tersebut berhasil diselamatkan pada hari yang sama.\n\nPosisi dan identitas pelaku pun sudah dikantongi. Sindikat peretas tersebut diketahui berada di Sulawesi dan berstatus sebagai residivis kasus serupa.\n\nKuasa hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahadian, menegaskan bahwa segala aktivitas di akun tersebut sejak pukul 6 pagi sepenuhnya berada di luar kendali kliennya.\n\nDia juga mengonfirmasi adanya kerugian materiil dari masyarakat yang tergiur unggahan penipuan tersebut.\n\n\"Dari mulai jam 6 pagi itu akun tidak dikendalikan dan di luar tanggung jawab Mas Dhani. Diisinya konten jualan segala macam, emas lah, handphone lah. Dikasihnya jelas bahwa itu penipuan dan sudah ada korbannya,\" tutur Aldwin.\n\nTerkait jumlah kerugian, Dhani membeberkan bahwa laporan sementara mencatat ada korban yang sudah mentransfer uang tunai senilai Rp40 juta.\n\n\"Ada yang sudah transfer Rp40 juta. Yang terakhir itu laporan baru Rp40 juta ya, dia sudah transfer beli emas,\" beber Dhani.\n\nLebih lanjut, Dhani menyoroti lemahnya sistem keamanan platform media sosial, terutama bagi akun pejabat negara. Sebagai anggota dewan, dia khawatir hal serupa bisa menimpa petinggi negara lainnya.\n\n\"Suatu saat Menteri juga bisa diretas, Presiden pun bisa juga diretas. Ini kan berbahaya,\" ujarnya.\n\nSebagai tindak lanjut, Aldwin Rahadian akan segera melaporkan kasus illegal accessbdan penipuan ini ke pihak kepolisian. Dia juga mengajak para korban yang telah mentransfer uang ke rekening penipu untuk melapor bersama-sama.\n\n\"Saya akan ajak karena juga ada kuasa hukumnya (korban) yang sudah menghubungi, ya kita sama-sama untuk melaporkan. Mas Dhani juga sebagai korban. Segera mungkin diusut dan ditemukan pelakunya karena ini sindikat dan sangat berbahaya,\" pungkas Aldwin.\n\nSebagaimana diketahui, sejak beberapa hari lalu, Ahmad Dhani 'rajin' mengunggah postingan yang menyerang Maia Estianty, seperti bukti laporan palsu, hingga tudingan sang mantan istri berselingkuh hingga akhirnya dia ceraikan.\n\nSuami Mulan Jameela ini mengklaim tindakan tersebut dia lakukan semata-mata untuk membuka kebenaran dari masa lalunya.", "post_id": "636794109715023_1473024941524171"}}, {"key": "ahmaddhaniofficial", "attributes": {"label": "ahmaddhaniofficial", "x": 801.2502373081902, "y": 435.9861583874578, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 13.0142, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "636794109715023_1473024941524171", "id": "ahmaddhaniofficial", "source": "facebook-000001", "content": "Akun Instagram resmi musisi sekaligus anggota DPR RI, Ahmad Dhani kembali bermasalah. Setelah sempat hilang secara misterius beberapa hari lalu, akun  tersebut kini diretas.\n\nPeretasan yang terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026 pagi ini berujung pada tindak penipuan. Pelaku menggunakan akun bercentang biru tersebut untuk menjual emas Antam hingga iPhone.\n\nNaasnya, postingan penipuan tersebut telah memakan korban. Tak tanggung-tanggung, korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.\n\nDhani menjelaskan bahwa peretasan ini bukan aksi amatir. Dia menyebut ada pertarungan akses sejak tengah malam sebelum akhirnya akun tersebut benar-benar diambil alih.\n\n\"Di-hack tadi pagi jam 6 pagi. Setelah dari jam 12 malam mereka meretas ya, terjadi perang elektronik lah. Tapi akhirnya ketika kita tidur jam 6 pagi berhasil diretas. Dan akhirnya terjadi penipuan,\" ungkap Dhani kepada wartawan.\n\nMantan suami Maia Estianty ini mengaku heran karena keamanan lapis ganda atau two-factor authentication dari Meta berhasil dijebol. Menurutnya, metode yang digunakan pelaku jauh lebih canggih dari sekadar tautan phishing biasa.\n\n\"Kalau phishing itu enggak bisa nembus two-authentication verification sebenarnya. Cuma ini bisa ketembus gitu, jadi ini lebih dari phishing,\" jelasnya.\n\nMengingat rentetan kejadian di mana akunnya lenyap setelah dia membongkar masa lalu rumah tangganya bersama Maia Estianty ke publik, Ahmad Dhani menaruh curiga.\n\nSang musisi menduga penipuan emas ini hanyalah kedok dari motif yang lebih besar dengan pelaku yang cukup kuat.\n\n\"Kalau menurut saya sih ini hanya kamuflase saja. Ini sebenarnya pembunuh bayaran aja gitu. Kita tidak pernah tahu ini motifnya apa, karena momentum dan timing-nya bisa sangat tepat dengan apa yang sedang berlangsung,\" tegas pentolan Dewa 19 tersebut.\n\nBeruntung, melalui koordinasi cepat dengan pihak Meta dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), akun tersebut berhasil diselamatkan pada hari yang sama.\n\nPosisi dan identitas pelaku pun sudah dikantongi. Sindikat peretas tersebut diketahui berada di Sulawesi dan berstatus sebagai residivis kasus serupa.\n\nKuasa hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahadian, menegaskan bahwa segala aktivitas di akun tersebut sejak pukul 6 pagi sepenuhnya berada di luar kendali kliennya.\n\nDia juga mengonfirmasi adanya kerugian materiil dari masyarakat yang tergiur unggahan penipuan tersebut.\n\n\"Dari mulai jam 6 pagi itu akun tidak dikendalikan dan di luar tanggung jawab Mas Dhani. Diisinya konten jualan segala macam, emas lah, handphone lah. Dikasihnya jelas bahwa itu penipuan dan sudah ada korbannya,\" tutur Aldwin.\n\nTerkait jumlah kerugian, Dhani membeberkan bahwa laporan sementara mencatat ada korban yang sudah mentransfer uang tunai senilai Rp40 juta.\n\n\"Ada yang sudah transfer Rp40 juta. Yang terakhir itu laporan baru Rp40 juta ya, dia sudah transfer beli emas,\" beber Dhani.\n\nLebih lanjut, Dhani menyoroti lemahnya sistem keamanan platform media sosial, terutama bagi akun pejabat negara. Sebagai anggota dewan, dia khawatir hal serupa bisa menimpa petinggi negara lainnya.\n\n\"Suatu saat Menteri juga bisa diretas, Presiden pun bisa juga diretas. Ini kan berbahaya,\" ujarnya.\n\nSebagai tindak lanjut, Aldwin Rahadian akan segera melaporkan kasus illegal accessbdan penipuan ini ke pihak kepolisian. Dia juga mengajak para korban yang telah mentransfer uang ke rekening penipu untuk melapor bersama-sama.\n\n\"Saya akan ajak karena juga ada kuasa hukumnya (korban) yang sudah menghubungi, ya kita sama-sama untuk melaporkan. Mas Dhani juga sebagai korban. Segera mungkin diusut dan ditemukan pelakunya karena ini sindikat dan sangat berbahaya,\" pungkas Aldwin.\n\nSebagaimana diketahui, sejak beberapa hari lalu, Ahmad Dhani 'rajin' mengunggah postingan yang menyerang Maia Estianty, seperti bukti laporan palsu, hingga tudingan sang mantan istri berselingkuh hingga akhirnya dia ceraikan.\n\nSuami Mulan Jameela ini mengklaim tindakan tersebut dia lakukan semata-mata untuk membuka kebenaran dari masa lalunya.", "post_id": "636794109715023_1473024941524171"}}, {"key": "@changkircoffee", "attributes": {"label": "@changkircoffee", "x": 577.8504513673345, "y": 813.2319450985183, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7C-9yqjmLcg", "id": "@changkircoffee", "source": "youtube-000001", "content": "Tgl 5 Mei 2026: Harga Logam Mulia Emas Batangan Hari Ini Selasa | Antam, UBS, dan Galeri24 Terbaru\n\nHarga emas hari ini kembali menunjukkan pergerakan yang menarik dan penuh strategi yang jarang diketahui banyak orang. Di video ini, kami membahas update harga emas terbaru tanggal 5 Mei 2026 di Pegadaian, lengkap mulai dari harga emas 0,5 gram, 1 gram, 2 gram, 5 gram hingga 10 gram dari berbagai brand populer seperti harga emas Antam, Galeri 24, dan UBS.\n\nYang lebih menarik lagi… selisih harga emas batangan antar brand bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Fakta ini sering diabaikan, padahal sangat penting untuk strategi investasi emas jangka panjang.\n\n⚠️ Wajib tahu sebelum beli emas!\nKarena 90% investor pemula sering salah fokus hanya pada harga emas terkini tanpa memahami pola pasar sebenarnya.\n\n✔️ Kenapa harga emas Antam lebih mahal?\n✔️ Bagaimana pengaruh harga emas dunia dan nilai tukar rupiah dengan dollar\n✔️ Strategi memilih emas terbaik untuk buyback emas lebih untung\n✔️ Perbedaan harga emas perhiasan vs emas batangan\n✔️ Prediksi trend emas: emas naik atau emas turun?\n\nSemua dibahas dengan cara storytelling yang mudah dipahami dan penuh insight.\n\nharga emas hari ini, daftar harga emas hari ini, harga emas terbaru, harga emas terkini, update harga emas, harga emas indonesia, harga emas pegadaian, harga emas dunia, harga emas batangan, harga emas antam, harga emas galeri 24, harga emas ubs, harga emas 1 gram, harga emas 0.5 gram, harga emas 24 karat, investasi emas, buyback emas, trend emas, prediksi harga emas, emas naik, emas turun, emas anjlok, nilai tukar rupiah dengan dollar\n\nJangan skip video ini sampai selesai…\nKarena di akhir video ada insight penting yang bisa mengubah cara Anda melihat investasi emas.\n\n👉 Subscribe sekarang untuk update harga emas terbaru setiap hari\n👉 Aktifkan notifikasi agar tidak ketinggalan perubahan harga emas dunia\n\nHarga emas selalu bergerak…\nTapi peluang hanya datang untuk mereka yang paham.\n\nJangan hanya lihat angka…\nPahami strateginya.\n---\n#changkircoffee #long #literasiemas #literasikeuangan #passiveincome #logammulia #updatehargaemas #hargemas #hargaemashariini #investasiemas #hargaemasdunia #pegadaian #hargaemaspegadaian #hargaemas24karat #hargaemasterbaru #emashariini #updatehargaemas #emasantam #hargaemasantam #emas001gram #emas1gram #emasubs #galeri24 #emasperhiasan #emasnaikturun #hargaemas2026 #infoemashariini #buybackemas #prediksiemas #mahasiswa #genzindonesia\n---\nTerimakasih atas dukung Anda.\n   /", "post_id": "7C-9yqjmLcg"}}, {"key": "changkircoffee", "attributes": {"label": "changkircoffee", "x": 124.1723534424286, "y": 382.24306071222856, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.0244, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7C-9yqjmLcg", "id": "changkircoffee", "source": "youtube-000001", "content": "Tgl 5 Mei 2026: Harga Logam Mulia Emas Batangan Hari Ini Selasa | Antam, UBS, dan Galeri24 Terbaru\n\nHarga emas hari ini kembali menunjukkan pergerakan yang menarik dan penuh strategi yang jarang diketahui banyak orang. Di video ini, kami membahas update harga emas terbaru tanggal 5 Mei 2026 di Pegadaian, lengkap mulai dari harga emas 0,5 gram, 1 gram, 2 gram, 5 gram hingga 10 gram dari berbagai brand populer seperti harga emas Antam, Galeri 24, dan UBS.\n\nYang lebih menarik lagi… selisih harga emas batangan antar brand bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Fakta ini sering diabaikan, padahal sangat penting untuk strategi investasi emas jangka panjang.\n\n⚠️ Wajib tahu sebelum beli emas!\nKarena 90% investor pemula sering salah fokus hanya pada harga emas terkini tanpa memahami pola pasar sebenarnya.\n\n✔️ Kenapa harga emas Antam lebih mahal?\n✔️ Bagaimana pengaruh harga emas dunia dan nilai tukar rupiah dengan dollar\n✔️ Strategi memilih emas terbaik untuk buyback emas lebih untung\n✔️ Perbedaan harga emas perhiasan vs emas batangan\n✔️ Prediksi trend emas: emas naik atau emas turun?\n\nSemua dibahas dengan cara storytelling yang mudah dipahami dan penuh insight.\n\nharga emas hari ini, daftar harga emas hari ini, harga emas terbaru, harga emas terkini, update harga emas, harga emas indonesia, harga emas pegadaian, harga emas dunia, harga emas batangan, harga emas antam, harga emas galeri 24, harga emas ubs, harga emas 1 gram, harga emas 0.5 gram, harga emas 24 karat, investasi emas, buyback emas, trend emas, prediksi harga emas, emas naik, emas turun, emas anjlok, nilai tukar rupiah dengan dollar\n\nJangan skip video ini sampai selesai…\nKarena di akhir video ada insight penting yang bisa mengubah cara Anda melihat investasi emas.\n\n👉 Subscribe sekarang untuk update harga emas terbaru setiap hari\n👉 Aktifkan notifikasi agar tidak ketinggalan perubahan harga emas dunia\n\nHarga emas selalu bergerak…\nTapi peluang hanya datang untuk mereka yang paham.\n\nJangan hanya lihat angka…\nPahami strateginya.\n---\n#changkircoffee #long #literasiemas #literasikeuangan #passiveincome #logammulia #updatehargaemas #hargemas #hargaemashariini #investasiemas #hargaemasdunia #pegadaian #hargaemaspegadaian #hargaemas24karat #hargaemasterbaru #emashariini #updatehargaemas #emasantam #hargaemasantam #emas001gram #emas1gram #emasubs #galeri24 #emasperhiasan #emasnaikturun #hargaemas2026 #infoemashariini #buybackemas #prediksiemas #mahasiswa #genzindonesia\n---\nTerimakasih atas dukung Anda.\n   /", "post_id": "7C-9yqjmLcg"}}, {"key": "@TRANSVISIONOFFICIAL", "attributes": {"label": "@TRANSVISIONOFFICIAL", "x": 810.7940149298257, "y": 652.6391624388947, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "Ooqaf1vJExI", "id": "@TRANSVISIONOFFICIAL", "source": "youtube-000001", "content": "UPGRADE NABUNG MU DENGAN INVESTASI EMAS DI RINS JEWELLERY - OK CUAN\n\nCara menabung sangat beragam dan bisa disesuaikan dengan kemampuan serta tujuan keuangan masing-masing. Tapi ada satu tren di 2026 ini yang katanya lebih safe haven untuk melawan inflasi yang tinggi yakni nabung emas.\n\nGimana cara mulainya? Berapa modalnya? Dan kapan waktu terbaik beli emas? Semua akan dikupas tuntas langsung bareng ahlinya di OK CUAN bareng  dan  🔥\n\n📅 Rabu, 6 April 2026\n⏰ Pukul 14.00 WIB\n📺 Youtube  dan Channel Eat & Go\n🔗    • UPGRADE NABUNG MU DENGAN INVESTASI EMAS DI...  \n\n#OKCuan #EatAndGoChannel #RichardRicardo #RinsJewellery #InvestasiEmas #FinancialTips #CuanBareng", "post_id": "Ooqaf1vJExI"}}, {"key": "richardricardoo", "attributes": {"label": "richardricardoo", "x": 257.6878482194909, "y": 255.57365916065856, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0278, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Ooqaf1vJExI", "id": "richardricardoo", "source": "youtube-000001", "content": "UPGRADE NABUNG MU DENGAN INVESTASI EMAS DI RINS JEWELLERY - OK CUAN\n\nCara menabung sangat beragam dan bisa disesuaikan dengan kemampuan serta tujuan keuangan masing-masing. Tapi ada satu tren di 2026 ini yang katanya lebih safe haven untuk melawan inflasi yang tinggi yakni nabung emas.\n\nGimana cara mulainya? Berapa modalnya? Dan kapan waktu terbaik beli emas? Semua akan dikupas tuntas langsung bareng ahlinya di OK CUAN bareng  dan  🔥\n\n📅 Rabu, 6 April 2026\n⏰ Pukul 14.00 WIB\n📺 Youtube  dan Channel Eat & Go\n🔗    • UPGRADE NABUNG MU DENGAN INVESTASI EMAS DI...  \n\n#OKCuan #EatAndGoChannel #RichardRicardo #RinsJewellery #InvestasiEmas #FinancialTips #CuanBareng", "post_id": "Ooqaf1vJExI"}}, {"key": "rins.jewellery", "attributes": {"label": "rins.jewellery", "x": 434.4734638853741, "y": 620.2350815488342, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0278, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Ooqaf1vJExI", "id": "rins.jewellery", "source": "youtube-000001", "content": "UPGRADE NABUNG MU DENGAN INVESTASI EMAS DI RINS JEWELLERY - OK CUAN\n\nCara menabung sangat beragam dan bisa disesuaikan dengan kemampuan serta tujuan keuangan masing-masing. Tapi ada satu tren di 2026 ini yang katanya lebih safe haven untuk melawan inflasi yang tinggi yakni nabung emas.\n\nGimana cara mulainya? Berapa modalnya? Dan kapan waktu terbaik beli emas? Semua akan dikupas tuntas langsung bareng ahlinya di OK CUAN bareng  dan  🔥\n\n📅 Rabu, 6 April 2026\n⏰ Pukul 14.00 WIB\n📺 Youtube  dan Channel Eat & Go\n🔗    • UPGRADE NABUNG MU DENGAN INVESTASI EMAS DI...  \n\n#OKCuan #EatAndGoChannel #RichardRicardo #RinsJewellery #InvestasiEmas #FinancialTips #CuanBareng", "post_id": "Ooqaf1vJExI"}}, {"key": "transvisionid", "attributes": {"label": "transvisionid", "x": 742.0896339969397, "y": 356.38739391916886, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0278, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Ooqaf1vJExI", "id": "transvisionid", "source": "youtube-000001", "content": "UPGRADE NABUNG MU DENGAN INVESTASI EMAS DI RINS JEWELLERY - OK CUAN\n\nCara menabung sangat beragam dan bisa disesuaikan dengan kemampuan serta tujuan keuangan masing-masing. Tapi ada satu tren di 2026 ini yang katanya lebih safe haven untuk melawan inflasi yang tinggi yakni nabung emas.\n\nGimana cara mulainya? Berapa modalnya? Dan kapan waktu terbaik beli emas? Semua akan dikupas tuntas langsung bareng ahlinya di OK CUAN bareng  dan  🔥\n\n📅 Rabu, 6 April 2026\n⏰ Pukul 14.00 WIB\n📺 Youtube  dan Channel Eat & Go\n🔗    • UPGRADE NABUNG MU DENGAN INVESTASI EMAS DI...  \n\n#OKCuan #EatAndGoChannel #RichardRicardo #RinsJewellery #InvestasiEmas #FinancialTips #CuanBareng", "post_id": "Ooqaf1vJExI"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 894.6408138092618, "y": 224.50291705289638, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "4PfaYhlOB6Q", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah dan Emas Terkoreksi, Apa Ini Dampak Panasnya Geopolitik?\n\nDi tengah klaim ekonomi tumbuh dan belanja meningkat, realita justru berbeda: rupiah melemah, emas turun, dan tekanan dari harga minyak masih membayangi.\n\nJika konflik global mereda, peluang rupiah menguat dan emas naik kembali terbuka.\n\nMenurut kamu, di kondisi seperti ini apa yang perlu dilakukan? 👇\n\n🌐 Saksikan Garuda TV melalui Free to Air atau streaming di:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | WeTV (WeWatch) | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\n#garudatv #IndonesiaKita #EkonomiIndonesia #Rupiah #HargaEmas\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "4PfaYhlOB6Q"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 103.16553306862963, "y": 28.56835114337164, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.0244, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "4PfaYhlOB6Q", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah dan Emas Terkoreksi, Apa Ini Dampak Panasnya Geopolitik?\n\nDi tengah klaim ekonomi tumbuh dan belanja meningkat, realita justru berbeda: rupiah melemah, emas turun, dan tekanan dari harga minyak masih membayangi.\n\nJika konflik global mereda, peluang rupiah menguat dan emas naik kembali terbuka.\n\nMenurut kamu, di kondisi seperti ini apa yang perlu dilakukan? 👇\n\n🌐 Saksikan Garuda TV melalui Free to Air atau streaming di:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | WeTV (WeWatch) | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\n#garudatv #IndonesiaKita #EkonomiIndonesia #Rupiah #HargaEmas\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "4PfaYhlOB6Q"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 534.2767160412279, "y": 852.8679209806676, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "C9tnu4oB_AA", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Emas Melonjak 1%, Minyak Melemah, Batu Bara Tembus Level Tertinggi Sebulan | 2ND SESSION CLOSING\n\nHarga emas mencatat kenaikan lebih dari 1 persen didorong pelemahan dolar Amerika Serikat, yang meningkatkan daya tarik aset safe haven. Sementara itu, harga minyak kembali melemah seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Di sisi lain, harga batu bara terus menguat dan mencapai level tertinggi dalam satu bulan, mencerminkan permintaan yang masih solid di pasar energi global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "C9tnu4oB_AA"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 543.2963072389366, "y": 781.4078605992233, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4618, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "C9tnu4oB_AA", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Emas Melonjak 1%, Minyak Melemah, Batu Bara Tembus Level Tertinggi Sebulan | 2ND SESSION CLOSING\n\nHarga emas mencatat kenaikan lebih dari 1 persen didorong pelemahan dolar Amerika Serikat, yang meningkatkan daya tarik aset safe haven. Sementara itu, harga minyak kembali melemah seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Di sisi lain, harga batu bara terus menguat dan mencapai level tertinggi dalam satu bulan, mencerminkan permintaan yang masih solid di pasar energi global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "C9tnu4oB_AA"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 829.0063407770311, "y": 670.8721268635957, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4618, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "C9tnu4oB_AA", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Emas Melonjak 1%, Minyak Melemah, Batu Bara Tembus Level Tertinggi Sebulan | 2ND SESSION CLOSING\n\nHarga emas mencatat kenaikan lebih dari 1 persen didorong pelemahan dolar Amerika Serikat, yang meningkatkan daya tarik aset safe haven. Sementara itu, harga minyak kembali melemah seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Di sisi lain, harga batu bara terus menguat dan mencapai level tertinggi dalam satu bulan, mencerminkan permintaan yang masih solid di pasar energi global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "C9tnu4oB_AA"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 445.7744064117309, "y": 393.03214295978415, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4618, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "C9tnu4oB_AA", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Emas Melonjak 1%, Minyak Melemah, Batu Bara Tembus Level Tertinggi Sebulan | 2ND SESSION CLOSING\n\nHarga emas mencatat kenaikan lebih dari 1 persen didorong pelemahan dolar Amerika Serikat, yang meningkatkan daya tarik aset safe haven. Sementara itu, harga minyak kembali melemah seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Di sisi lain, harga batu bara terus menguat dan mencapai level tertinggi dalam satu bulan, mencerminkan permintaan yang masih solid di pasar energi global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "C9tnu4oB_AA"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 40.99254473923042, "y": 478.68478964293615, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4618, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "C9tnu4oB_AA", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Emas Melonjak 1%, Minyak Melemah, Batu Bara Tembus Level Tertinggi Sebulan | 2ND SESSION CLOSING\n\nHarga emas mencatat kenaikan lebih dari 1 persen didorong pelemahan dolar Amerika Serikat, yang meningkatkan daya tarik aset safe haven. Sementara itu, harga minyak kembali melemah seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Di sisi lain, harga batu bara terus menguat dan mencapai level tertinggi dalam satu bulan, mencerminkan permintaan yang masih solid di pasar energi global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "C9tnu4oB_AA"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 894.2066815944264, "y": 271.7444453596155, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4618, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "C9tnu4oB_AA", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Emas Melonjak 1%, Minyak Melemah, Batu Bara Tembus Level Tertinggi Sebulan | 2ND SESSION CLOSING\n\nHarga emas mencatat kenaikan lebih dari 1 persen didorong pelemahan dolar Amerika Serikat, yang meningkatkan daya tarik aset safe haven. Sementara itu, harga minyak kembali melemah seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Di sisi lain, harga batu bara terus menguat dan mencapai level tertinggi dalam satu bulan, mencerminkan permintaan yang masih solid di pasar energi global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "C9tnu4oB_AA"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 668.5451992144319, "y": 192.84692283603434, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.4618, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "C9tnu4oB_AA", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Emas Melonjak 1%, Minyak Melemah, Batu Bara Tembus Level Tertinggi Sebulan | 2ND SESSION CLOSING\n\nHarga emas mencatat kenaikan lebih dari 1 persen didorong pelemahan dolar Amerika Serikat, yang meningkatkan daya tarik aset safe haven. Sementara itu, harga minyak kembali melemah seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Di sisi lain, harga batu bara terus menguat dan mencapai level tertinggi dalam satu bulan, mencerminkan permintaan yang masih solid di pasar energi global.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "C9tnu4oB_AA"}}, {"key": "@kronologifakta", "attributes": {"label": "@kronologifakta", "x": 559.7576191032211, "y": 531.8360466247681, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "YDZcULfjXKY", "id": "@kronologifakta", "source": "youtube-000001", "content": "GAWAT SERIUS! RUPIAH AMBRUK 21 RIBU BERARTI APA UNTUK ANDA?\n\nSumber ini memaparkan potensi krisis ekonomi di Indonesia yang dipicu oleh ancaman pelemahan nilai tukar rupiah hingga angka 21.000 per dolar. Penurunan nilai mata uang tersebut diprediksi akan *melambungkan harga barang impor, meningkatkan beban utang luar negeri secara drastis, serta menekan *daya beli masyarakat yang sudah mulai melemah.\n\nSituasi sulit ini diperkirakan dapat memicu gelombang PHK massal di berbagai sektor industri dan memaksa pemerintah mengambil kebijakan ekstrem seperti pencabutan subsidi. Selain faktor eksternal seperti *konflik Timur Tengah dan kebijakan suku bunga Amerika Serikat, sumber ini menyoroti ketidaksiapan dana cadangan serta risiko ketidakstabilan sosial-politik.\n\nSebagai langkah antisipasi, masyarakat disarankan untuk segera menyiapkan dana darurat serta mengalihkan aset ke dalam bentuk emas atau perak. Secara keseluruhan, narasi ini berfungsi sebagai pengingat kritis agar individu dan negara bersiap menghadapi kemungkinan tekanan finansial yang lebih berat di masa depan.\n\nSetiap kejadian punya cerita, setiap fakta punya rahasia. Kronologi Fakta hadir untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi secara kronologis dan tajam.\nmengupas tentang sejarah, berita terbaru, investigasi, dan edukasi.\n\nDirangkum ulang dari sumber terpercaya.\nSubscribe ‪‬ untuk update informasi faktual setiap hari!\n#politik #geopolitik #ekonomidunia #investigasikriminal #investigasimendalam #investigasi #kronologi #sejarah #edukasisejarah #faktamenarik #faktasejarah #faktaberita #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritadunia #sejarahdunia #educationworld #kronologifakta #infosejarah #infofakta #infokriminal #kejadiannyata", "post_id": "YDZcULfjXKY"}}, {"key": "kronologifakta", "attributes": {"label": "kronologifakta", "x": 708.3685383014159, "y": 842.3227723441001, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.0142, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "YDZcULfjXKY", "id": "kronologifakta", "source": "youtube-000001", "content": "GAWAT SERIUS! RUPIAH AMBRUK 21 RIBU BERARTI APA UNTUK ANDA?\n\nSumber ini memaparkan potensi krisis ekonomi di Indonesia yang dipicu oleh ancaman pelemahan nilai tukar rupiah hingga angka 21.000 per dolar. Penurunan nilai mata uang tersebut diprediksi akan *melambungkan harga barang impor, meningkatkan beban utang luar negeri secara drastis, serta menekan *daya beli masyarakat yang sudah mulai melemah.\n\nSituasi sulit ini diperkirakan dapat memicu gelombang PHK massal di berbagai sektor industri dan memaksa pemerintah mengambil kebijakan ekstrem seperti pencabutan subsidi. Selain faktor eksternal seperti *konflik Timur Tengah dan kebijakan suku bunga Amerika Serikat, sumber ini menyoroti ketidaksiapan dana cadangan serta risiko ketidakstabilan sosial-politik.\n\nSebagai langkah antisipasi, masyarakat disarankan untuk segera menyiapkan dana darurat serta mengalihkan aset ke dalam bentuk emas atau perak. Secara keseluruhan, narasi ini berfungsi sebagai pengingat kritis agar individu dan negara bersiap menghadapi kemungkinan tekanan finansial yang lebih berat di masa depan.\n\nSetiap kejadian punya cerita, setiap fakta punya rahasia. Kronologi Fakta hadir untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi secara kronologis dan tajam.\nmengupas tentang sejarah, berita terbaru, investigasi, dan edukasi.\n\nDirangkum ulang dari sumber terpercaya.\nSubscribe ‪‬ untuk update informasi faktual setiap hari!\n#politik #geopolitik #ekonomidunia #investigasikriminal #investigasimendalam #investigasi #kronologi #sejarah #edukasisejarah #faktamenarik #faktasejarah #faktaberita #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritadunia #sejarahdunia #educationworld #kronologifakta #infosejarah #infofakta #infokriminal #kejadiannyata", "post_id": "YDZcULfjXKY"}}, {"key": "@DedySidarta", "attributes": {"label": "@DedySidarta", "x": 567.6680348112276, "y": 571.7145332601591, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "lq2SSC0To74", "id": "@DedySidarta", "source": "youtube-000001", "content": "Dapat Warisan Emas Pajak 0%?! TAPI HATI-HATI\n\nDapat Warisan Emas Pajak 0%?! TAPI HATI-HATI\n\nDapat warisan emas batangan dari orang tua? Selamat, Anda baru saja menerima safe haven terbaik untuk mengamankan kekayaan. Kabar baiknya lagi: menerima warisan emas itu pajaknya 100% GRATIS alias 0%! 🎉\n\nTAPI... tunggu dulu! Jangan buru-buru dicairkan.\n\nBanyak ahli waris yang kegirangan dan langsung menjual emas tersebut ke toko atau buyback ke Antam untuk dijadikan uang tunai. Di sinilah \"plot twist\"-nya terjadi! Saat emas warisan itu berubah wujud menjadi uang tunai (penjualan), akan ada selisih keuntungan (capital gain) yang otomatis menjadi objek Pajak Penghasilan (PPh).\n\nAnda dapat berkonsultasi online untuk mendapatkan solusi dari masalah yang sedang Anda hadapi di dalam bisnis Anda saat ini, baik terkait dengan pajak, keuangan, maupun sistemasi bisnis. Bagaimanacaranya? check selengkapnya di link berikut\nhttps://www.dconsulting.id/knslyds\n\nAwas kena Denda PAJAK BESAR! Hanya karena ketidak tahuan Anda! Yuk belajar pelatihan lengkap mengenai pajak, check selengkapnya dilink berikut ini  https://www.dconsulting.id/mahirpajak...\n\nCek kondisi Perpajakan Perusahaan Anda sekarang juga langsung dengan ahlinya sekarang juga! Cukup dengan klik link : https://www.dconsulting.id/taxys\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nApabila anda ingin mendapatkan video series tentang bagaimana anda bisa mengembangkan usaha anda dengan lebih luar biasa, klik\nhttps://dconsulting.id/videoseries/\n\nBergabung bersama dengan komunitas bisnis di Telegram, dimana anda bisa sharing di dalam grup dan mendapatkan informasi-informasi seputar bisnis yang selalu update setiap hari, gabung secara gratis melalui link berikut\nhttps://www.dconsulting.id/joinys\n\nUntuk informasi lebih lanjut bisa kontak saya di :\nInstagram:   / dedysidarta_official  \nFacebook:   / dedysidarta  \nYoutube :    / dedysidarta  \nTiktok :   / dedysidarta  \n\nAtau bisa kontak di :\nInstagram:   / dconsulting.id  \nFacebook:   / dconsulting.id  \nYoutube :    / dconsultingid  \nTiktok :   / dconsulting.id  \n#konsultanpajak", "post_id": "lq2SSC0To74"}}, {"key": "dedysidarta", "attributes": {"label": "dedysidarta", "x": 461.2900696225176, "y": 525.5230182572217, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.0142, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "lq2SSC0To74", "id": "dedysidarta", "source": "youtube-000001", "content": "Dapat Warisan Emas Pajak 0%?! TAPI HATI-HATI\n\nDapat Warisan Emas Pajak 0%?! TAPI HATI-HATI\n\nDapat warisan emas batangan dari orang tua? Selamat, Anda baru saja menerima safe haven terbaik untuk mengamankan kekayaan. Kabar baiknya lagi: menerima warisan emas itu pajaknya 100% GRATIS alias 0%! 🎉\n\nTAPI... tunggu dulu! Jangan buru-buru dicairkan.\n\nBanyak ahli waris yang kegirangan dan langsung menjual emas tersebut ke toko atau buyback ke Antam untuk dijadikan uang tunai. Di sinilah \"plot twist\"-nya terjadi! Saat emas warisan itu berubah wujud menjadi uang tunai (penjualan), akan ada selisih keuntungan (capital gain) yang otomatis menjadi objek Pajak Penghasilan (PPh).\n\nAnda dapat berkonsultasi online untuk mendapatkan solusi dari masalah yang sedang Anda hadapi di dalam bisnis Anda saat ini, baik terkait dengan pajak, keuangan, maupun sistemasi bisnis. Bagaimanacaranya? check selengkapnya di link berikut\nhttps://www.dconsulting.id/knslyds\n\nAwas kena Denda PAJAK BESAR! Hanya karena ketidak tahuan Anda! Yuk belajar pelatihan lengkap mengenai pajak, check selengkapnya dilink berikut ini  https://www.dconsulting.id/mahirpajak...\n\nCek kondisi Perpajakan Perusahaan Anda sekarang juga langsung dengan ahlinya sekarang juga! Cukup dengan klik link : https://www.dconsulting.id/taxys\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nApabila anda ingin mendapatkan video series tentang bagaimana anda bisa mengembangkan usaha anda dengan lebih luar biasa, klik\nhttps://dconsulting.id/videoseries/\n\nBergabung bersama dengan komunitas bisnis di Telegram, dimana anda bisa sharing di dalam grup dan mendapatkan informasi-informasi seputar bisnis yang selalu update setiap hari, gabung secara gratis melalui link berikut\nhttps://www.dconsulting.id/joinys\n\nUntuk informasi lebih lanjut bisa kontak saya di :\nInstagram:   / dedysidarta_official  \nFacebook:   / dedysidarta  \nYoutube :    / dedysidarta  \nTiktok :   / dedysidarta  \n\nAtau bisa kontak di :\nInstagram:   / dconsulting.id  \nFacebook:   / dconsulting.id  \nYoutube :    / dconsultingid  \nTiktok :   / dconsulting.id  \n#konsultanpajak", "post_id": "lq2SSC0To74"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "attributes": {"label": "@InnerBoost-oe4sd", "x": 529.494352337616, "y": 881.0045975853204, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "h05wNwcI5s4", "id": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "youtube-000001", "content": "Benarkah Emas Bisa Jadi Solusi Buat Tabungan Haji??\n\nTabungan Haji dengan Emas: Cara Cerdas Lawan Inflasi & Krisis Ekonomi! (Strategi Aman 7-8 Tahun)\n\n💡 Tabungan haji makin terasa berat? Nilai uang terus turun?\nDi tengah inflasi yang diam-diam menggerus tabungan, banyak orang mulai mencari solusi yang lebih kuat, lebih stabil, dan lebih aman.\n\nDan jawabannya… mungkin bukan di uang.\nTapi di EMAS 🪙\n\n✨ Dalam video ini, kita akan membahas secara lengkap dan mendalam:\n\n✅ Kenapa emas mulai dilirik sebagai solusi tabungan haji\n✅ Fakta mengejutkan tentang kenaikan harga emas dalam 10 tahun terakhir\n✅ Perbandingan biaya haji dulu vs sekarang (yang bikin kamu mikir ulang!)\n✅ Bagaimana inflasi diam-diam menghancurkan daya beli uang kamu\n✅ Penjelasan sederhana tapi dalam tentang konsep “safe haven”\n✅ Rekomendasi alokasi emas dari World Gold Council\n✅ Strategi menabung emas paling efektif: Dollar Cost Averaging (DCA)\n✅ Insight dari perencana keuangan Eko Endarto\n✅ Data resmi biaya haji dari Badan Pengelola Keuangan Haji\n✅ Dan strategi realistis menyiapkan haji dalam 7–8 tahun\n\n🚨 Fakta yang jarang disadari:\n\n✔️ 10 tahun lalu, biaya haji setara ±50 gram emas\n✔️ Sekarang? Kurang dari 25 gram sudah cukup\n✔️ Harga emas naik dari ±Rp590.000 → Rp2.800.000+/gram\n\n👉 Artinya:\nEmas bukan sekadar simpanan… tapi pelindung nilai.\n\n🎯 Kenapa video ini penting buat kamu?\n\nKarena menabung tanpa strategi…\n= kalah sama inflasi\n\nTapi menabung dengan strategi yang tepat…\n= tujuan jadi lebih dekat 🚀\n\n💬 Cocok untuk kamu yang:\n\n✔️ Sedang merencanakan ibadah haji\n✔️ Ingin menjaga nilai tabungan dari inflasi\n✔️ Mau belajar investasi aman untuk jangka panjang\n✔️ Bingung harus mulai dari mana dalam mengelola keuangan\n✔️ Ingin hidup lebih terarah secara finansial & mental\n\n🧠 Insight penting dari video ini:\n\nEmas bukan cuma soal harga naik.\nTapi soal ketahanan… stabilitas… dan perlindungan nilai.\n\nDan di dunia yang makin tidak pasti…\nitu bukan pilihan… tapi kebutuhan.\n\n🔥 Jangan lupa:\n\n👍 Like video ini kalau kamu dapat insight baru\n💬 Tulis di komentar: “Tim Emas atau Tim Uang?”\n🔔 Subscribe untuk konten self-improvement & finansial yang REAL dan relevan\n\n🚀 Channel INNER BOOST\nTempat kamu upgrade mindset, finansial, dan hidup — tanpa ribet, tanpa basa-basi.\n\n\n\n#TabunganHaji #nabungemas #InvestasiEmas #BiayaHaji #ongkosnaikhaji #haji2026 #Inflasin#KeuanganPribadi #FinancialPlanningn #DCA #DollarCostAveragingb#biayahaji2026\n#CaraMenabung #tipskeuangan #tipsfinansial #tipsmenabung #caramengaturkeuangan ##tipshemat #carahemat #tipshematuang #motivasikeuangan #motivasiuang #mindsetkeuangan #mindsetuang  #InvestasiAman #EmasAntam #InnerBoost\n#SelfImprovementIndonesia #LiterasiKeuangan #StrategiKeuangan #NaikHaji #PerencanaanHaji #UangVsEmas\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "h05wNwcI5s4"}}, {"key": "InnerBoost", "attributes": {"label": "InnerBoost", "x": 309.7173196757466, "y": 616.4526684751257, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.0142, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "h05wNwcI5s4", "id": "InnerBoost", "source": "youtube-000001", "content": "Benarkah Emas Bisa Jadi Solusi Buat Tabungan Haji??\n\nTabungan Haji dengan Emas: Cara Cerdas Lawan Inflasi & Krisis Ekonomi! (Strategi Aman 7-8 Tahun)\n\n💡 Tabungan haji makin terasa berat? Nilai uang terus turun?\nDi tengah inflasi yang diam-diam menggerus tabungan, banyak orang mulai mencari solusi yang lebih kuat, lebih stabil, dan lebih aman.\n\nDan jawabannya… mungkin bukan di uang.\nTapi di EMAS 🪙\n\n✨ Dalam video ini, kita akan membahas secara lengkap dan mendalam:\n\n✅ Kenapa emas mulai dilirik sebagai solusi tabungan haji\n✅ Fakta mengejutkan tentang kenaikan harga emas dalam 10 tahun terakhir\n✅ Perbandingan biaya haji dulu vs sekarang (yang bikin kamu mikir ulang!)\n✅ Bagaimana inflasi diam-diam menghancurkan daya beli uang kamu\n✅ Penjelasan sederhana tapi dalam tentang konsep “safe haven”\n✅ Rekomendasi alokasi emas dari World Gold Council\n✅ Strategi menabung emas paling efektif: Dollar Cost Averaging (DCA)\n✅ Insight dari perencana keuangan Eko Endarto\n✅ Data resmi biaya haji dari Badan Pengelola Keuangan Haji\n✅ Dan strategi realistis menyiapkan haji dalam 7–8 tahun\n\n🚨 Fakta yang jarang disadari:\n\n✔️ 10 tahun lalu, biaya haji setara ±50 gram emas\n✔️ Sekarang? Kurang dari 25 gram sudah cukup\n✔️ Harga emas naik dari ±Rp590.000 → Rp2.800.000+/gram\n\n👉 Artinya:\nEmas bukan sekadar simpanan… tapi pelindung nilai.\n\n🎯 Kenapa video ini penting buat kamu?\n\nKarena menabung tanpa strategi…\n= kalah sama inflasi\n\nTapi menabung dengan strategi yang tepat…\n= tujuan jadi lebih dekat 🚀\n\n💬 Cocok untuk kamu yang:\n\n✔️ Sedang merencanakan ibadah haji\n✔️ Ingin menjaga nilai tabungan dari inflasi\n✔️ Mau belajar investasi aman untuk jangka panjang\n✔️ Bingung harus mulai dari mana dalam mengelola keuangan\n✔️ Ingin hidup lebih terarah secara finansial & mental\n\n🧠 Insight penting dari video ini:\n\nEmas bukan cuma soal harga naik.\nTapi soal ketahanan… stabilitas… dan perlindungan nilai.\n\nDan di dunia yang makin tidak pasti…\nitu bukan pilihan… tapi kebutuhan.\n\n🔥 Jangan lupa:\n\n👍 Like video ini kalau kamu dapat insight baru\n💬 Tulis di komentar: “Tim Emas atau Tim Uang?”\n🔔 Subscribe untuk konten self-improvement & finansial yang REAL dan relevan\n\n🚀 Channel INNER BOOST\nTempat kamu upgrade mindset, finansial, dan hidup — tanpa ribet, tanpa basa-basi.\n\n\n\n#TabunganHaji #nabungemas #InvestasiEmas #BiayaHaji #ongkosnaikhaji #haji2026 #Inflasin#KeuanganPribadi #FinancialPlanningn #DCA #DollarCostAveragingb#biayahaji2026\n#CaraMenabung #tipskeuangan #tipsfinansial #tipsmenabung #caramengaturkeuangan ##tipshemat #carahemat #tipshematuang #motivasikeuangan #motivasiuang #mindsetkeuangan #mindsetuang  #InvestasiAman #EmasAntam #InnerBoost\n#SelfImprovementIndonesia #LiterasiKeuangan #StrategiKeuangan #NaikHaji #PerencanaanHaji #UangVsEmas\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "h05wNwcI5s4"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 365.22092616786097, "y": 550.9505600623057, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.0347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "f3wswZKYCr0", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "AWAS KIAMAT IHSG JUNI 2026?! 3 Skenario Sidang MSCI & Rahasia Durian Runtuh Saham Bank Raksasa!\n\nHalo Sobat Cerdas! Selamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas, tempatnya kita mengupas tuntas rahasia di balik pergerakan pasar modal. Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa arus dana asing (foreign inflow) bernilai triliunan Rupiah seolah tertahan dan enggan masuk ke bursa saham kita belakangan ini? Jawabannya ada pada status pembekuan sementara atau interim freeze dari MSCI!\n\nDi video kali ini, Wawasan Cerdas akan membongkar habis-habisan akar masalah di balik ancaman MSCI terhadap pasar saham Indonesia. Ternyata, investor institusional global sangat resah dengan masalah transparansi, kualitas free float (saham beredar riil), hingga tingginya angka High Shareholding Concentration (HSC) pada beberapa emiten raksasa seperti saham BREN. Ditambah lagi, kebijakan Papan Pemantauan Khusus dengan sistem Full Call Auction (FCA) membuat investor asing ketakutan karena hilangnya visibilitas antrean harga (blind order book).\n\nNamun, di balik ancaman downgrade indeks kita dari Emerging Market kembali menjadi Frontier Market pada evaluasi hidup-mati di Juni 2026 nanti, justru tersimpan peluang emas langka seumur hidup bagi Anda!\nApa saja yang akan kita bedah di video ini? \n🔥 3 Skenario Krusial Keputusan MSCI di Juni 2026: Mulai dari skenario pemulihan status (peluang 55%-65%), perpanjangan Status Quo, hingga skenario paling mengerikan yaitu Eksklusi Selektif yang bisa memicu badai margin call pada akun ritel lokal! \n🔥 Fenomena \"Diskon Paksa\" Raksasa Perbankan: Mengapa saham super sehat dan fundamental kuat seperti The Big 4 Banks (BBCA, BBRI, BMRI, BBNI) justru harganya tertekan? Kenali apa itu Index-Induced Valuation Gap dan bagaimana memanfaatkannya!\n🔥 Katalis \"Durian Runtuh\" Perbankan: Membongkar rahasia zero-sum game dari indeks MSCI. Jika saham anomali ditendang, maka saham fundamental bersih seperti kuartet bank raksasa kitalah yang wajib menampung miliaran Dolar limpahan dana asing!\n🔥 Strategi Portofolio \"Barbel\" Taktik Smart Money: Jangan asal beli! Pelajari taktik jitu meracik porsi defensif di saham perbankan berkapitalisasi besar, dipadukan dengan sisi agresif di sektor komoditas energi (batu bara kalori tinggi & amonia) yang memiliki pendapatan Dolar AS sebagai natural hedge (pelindung nilai alami) dari fluktuasi kurs Rupiah dan guncangan geopolitik dunia.\n\nEra saham yang hanya digerakkan oleh \"narasi manis\" sudah berakhir. Saatnya mengikuti aliran smart money yang memburu emiten pencetak kas riil dan pembagi dividen jumbo!\n\nJangan biarkan portofolio Anda hancur karena salah langkah menjelang Juni 2026! Siapkan amunisi uang tunai Anda, jauhi saham bervaluasi semu, dan jadilah investor yang rasional.\n\nDukung terus channel Wawasan Cerdas! Jika informasi ini bermanfaat, pastikan Anda menekan tombol LIKE, tuliskan opini atau saham incaran Anda di kolom COMMENT, dan SUBSCRIBE agar tidak ketinggalan insight investasi level institusi lainnya. Bagikan video ini ke grup saham Anda agar semakin banyak ritel yang terselamatkan!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#WawasanCerdas #IHSG #SahamBCA #SahamBRI #InvestasiSaham #MSCIIndonesia #StrategiBarbel #SahamBank #CuanSaham #BursaEfekIndonesia #SahamBlueChip #SmartMoney #ValueInvesting #SahamBMRI #SahamBBNI #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "f3wswZKYCr0"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 975.4579861395707, "y": 790.7117090800596, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.0244, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "f3wswZKYCr0", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "AWAS KIAMAT IHSG JUNI 2026?! 3 Skenario Sidang MSCI & Rahasia Durian Runtuh Saham Bank Raksasa!\n\nHalo Sobat Cerdas! Selamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas, tempatnya kita mengupas tuntas rahasia di balik pergerakan pasar modal. Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa arus dana asing (foreign inflow) bernilai triliunan Rupiah seolah tertahan dan enggan masuk ke bursa saham kita belakangan ini? Jawabannya ada pada status pembekuan sementara atau interim freeze dari MSCI!\n\nDi video kali ini, Wawasan Cerdas akan membongkar habis-habisan akar masalah di balik ancaman MSCI terhadap pasar saham Indonesia. Ternyata, investor institusional global sangat resah dengan masalah transparansi, kualitas free float (saham beredar riil), hingga tingginya angka High Shareholding Concentration (HSC) pada beberapa emiten raksasa seperti saham BREN. Ditambah lagi, kebijakan Papan Pemantauan Khusus dengan sistem Full Call Auction (FCA) membuat investor asing ketakutan karena hilangnya visibilitas antrean harga (blind order book).\n\nNamun, di balik ancaman downgrade indeks kita dari Emerging Market kembali menjadi Frontier Market pada evaluasi hidup-mati di Juni 2026 nanti, justru tersimpan peluang emas langka seumur hidup bagi Anda!\nApa saja yang akan kita bedah di video ini? \n🔥 3 Skenario Krusial Keputusan MSCI di Juni 2026: Mulai dari skenario pemulihan status (peluang 55%-65%), perpanjangan Status Quo, hingga skenario paling mengerikan yaitu Eksklusi Selektif yang bisa memicu badai margin call pada akun ritel lokal! \n🔥 Fenomena \"Diskon Paksa\" Raksasa Perbankan: Mengapa saham super sehat dan fundamental kuat seperti The Big 4 Banks (BBCA, BBRI, BMRI, BBNI) justru harganya tertekan? Kenali apa itu Index-Induced Valuation Gap dan bagaimana memanfaatkannya!\n🔥 Katalis \"Durian Runtuh\" Perbankan: Membongkar rahasia zero-sum game dari indeks MSCI. Jika saham anomali ditendang, maka saham fundamental bersih seperti kuartet bank raksasa kitalah yang wajib menampung miliaran Dolar limpahan dana asing!\n🔥 Strategi Portofolio \"Barbel\" Taktik Smart Money: Jangan asal beli! Pelajari taktik jitu meracik porsi defensif di saham perbankan berkapitalisasi besar, dipadukan dengan sisi agresif di sektor komoditas energi (batu bara kalori tinggi & amonia) yang memiliki pendapatan Dolar AS sebagai natural hedge (pelindung nilai alami) dari fluktuasi kurs Rupiah dan guncangan geopolitik dunia.\n\nEra saham yang hanya digerakkan oleh \"narasi manis\" sudah berakhir. Saatnya mengikuti aliran smart money yang memburu emiten pencetak kas riil dan pembagi dividen jumbo!\n\nJangan biarkan portofolio Anda hancur karena salah langkah menjelang Juni 2026! Siapkan amunisi uang tunai Anda, jauhi saham bervaluasi semu, dan jadilah investor yang rasional.\n\nDukung terus channel Wawasan Cerdas! Jika informasi ini bermanfaat, pastikan Anda menekan tombol LIKE, tuliskan opini atau saham incaran Anda di kolom COMMENT, dan SUBSCRIBE agar tidak ketinggalan insight investasi level institusi lainnya. Bagikan video ini ke grup saham Anda agar semakin banyak ritel yang terselamatkan!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#WawasanCerdas #IHSG #SahamBCA #SahamBRI #InvestasiSaham #MSCIIndonesia #StrategiBarbel #SahamBank #CuanSaham #BursaEfekIndonesia #SahamBlueChip #SmartMoney #ValueInvesting #SahamBMRI #SahamBBNI #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "f3wswZKYCr0"}}], "edges": [{"key": "Kamalrullah6", "source": "Kamalrullah6", "target": "Rudiyanto_zh", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Kamalrullah6", "source": "Kamalrullah6", "target": "Rudiyanto_zh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Gieehad", "source": "Gieehad", "target": "Blocknewsletter", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Gieehad", "source": "Gieehad", "target": "Blocknewsletter", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "paldeanchiko", "source": "paldeanchiko", "target": "paldeanchiko", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "paldeanchiko", "source": "paldeanchiko", "target": "paldeanchiko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "QueenaleshaShop", "source": "QueenaleshaShop", "target": "cukhurukuque", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "QueenaleshaShop", "source": "QueenaleshaShop", "target": "cukhurukuque", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Xoen_ni", "source": "Xoen_ni", "target": "Wandystjk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Graminale", "source": "Graminale", "target": "aldysudrajatt", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Graminale", "source": "Graminale", "target": "Ardaffaf", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ndah_345yw1n", "source": "ndah_345yw1n", "target": "bgkiting", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Graminale", "source": "Graminale", "target": "facialwashh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Graminale", "source": "Graminale", "target": "bungfarid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "shandimugiwara", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "kalistohenituse", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "innovaraibon", "source": "innovaraibon", "target": "tanyakanrl", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "Muslim_AntiPKI9", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "KPK_RI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "KejaksaanRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "DivHumas_Polri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "PngAdilnR4kyt", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "triwul82", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "msaid_didu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "Boediantar4", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "Srik4ndiMuslim2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "tamrintomagola", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "KapudS640", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "bangherwin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "secr3thm4nz56", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "bangherwin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "AnakLolina2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "virdianaurellio", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "AirinDatangLagi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "BiLLRaY2019", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "Srik4ndiMuslim2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "Gunawan75_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "secr3thm4nz56", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "ArtaN7707", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "Qu3en_Bakery", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "MichelAdam1515", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "msaid_didu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "papua_muslim95", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "ArtaN7707", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "ArtaN7707", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "PngAdilnR4kyt", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "Boediantar4", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "ArdieSuhardi321", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "MCAOps", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "msaid_didu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "PngAdilnR4kyt", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "TaliUdeng", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "rimapurwasih", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "bangherwin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "SeriDianawati", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "Srik4ndiMuslim2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "SumandoGaek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "Jelli_cent", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "KangManto123", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "regar_op0sisi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "salam4jari", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "Boediantar4", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "OmJ_J3Nggott", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "Srik4ndiMuslim2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "secr3thm4nz56", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "msaid_didu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "bangherwin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "AnakLolina2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "Boediantar4", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "Srik4ndiMuslim2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "alisyarief", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "indepenSumatera", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "creeping5ilence", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "KangManto123", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "OmJ_J3Nggott", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "Jelli_cent", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "msaid_didu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "taufik_q", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "triwul82", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "tijabar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "ArjayaDirja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "indepenSumatera", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "AirinDatangLagi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "Jelli_cent", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "PngAdilnR4kyt", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "DivHumas_Polri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "MAP08LGS", "source": "MAP08LGS", "target": "KemensetnegRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "MAP08LGS", "source": "MAP08LGS", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "indepenSumatera", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "bangherwin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "Hidupsebagai62", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "bangherwin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "yaniarsim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "DPR_RI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "AirinDatangLagi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "shintampubolon", "source": "shintampubolon", "target": "valenttt____", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ceritasisikanan", "source": "ceritasisikanan", "target": "liabilitree", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "DTech693923", "source": "DTech693923", "target": "indrawxyz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Dreamcatchxxx", "source": "Dreamcatchxxx", "target": "saphelune_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "rimapurwasih", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "regar_op0sisi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "DPR_RI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "PutraMataSatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "ArjayaDirja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "Srik4ndiMuslim2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "6ur3ckv4n8345", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "bangherwin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "PngAdilnR4kyt", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "indepenSumatera", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "ike_hw71", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "rimapurwasih", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "PaltiHutabarat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Kinkin18051341", "source": "Kinkin18051341", "target": "Srik4ndiMuslim2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "arin_dc", "source": "arin_dc", "target": "LAPOR1708", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "netawinaa", "source": "netawinaa", "target": "Bank", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "motive.insight", "source": "motive.insight", "target": "rumahclipper.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "motive.insight", "source": "motive.insight", "target": "ajaibinvestasi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "amminurbaits", "source": "amminurbaits", "target": "kebun1000dinar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "amminurbaits", "source": "amminurbaits", "target": "kebun1000dinar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "amminurbaits", "source": "amminurbaits", "target": "amminurbaits", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "marcheladisastra", "source": "marcheladisastra", "target": "karmeda_seragam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "marcheladisastra", "source": "marcheladisastra", "target": "madisastra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "amingandul06", "source": "amingandul06", "target": "amingandul", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "suaradotcom", "source": "suaradotcom", "target": "ahmaddhaniofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@changkircoffee", "source": "@changkircoffee", "target": "changkircoffee", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@changkircoffee", "source": "@changkircoffee", "target": "changkircoffee", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TRANSVISIONOFFICIAL", "source": "@TRANSVISIONOFFICIAL", "target": "richardricardoo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TRANSVISIONOFFICIAL", "source": "@TRANSVISIONOFFICIAL", "target": "rins.jewellery", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TRANSVISIONOFFICIAL", "source": "@TRANSVISIONOFFICIAL", "target": "transvisionid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kronologifakta", "source": "@kronologifakta", "target": "kronologifakta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DedySidarta", "source": "@DedySidarta", "target": "dedysidarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "@InnerBoost-oe4sd", "target": "InnerBoost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}