{"nodes": [{"key": "palembangterkini.official", "attributes": {"label": "palembangterkini.official", "x": 166.04775558911234, "y": 544.6408289182851, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890675742887851433_1632216784", "id": "palembangterkini.official", "source": "instagram-000001", "content": "Kata Pemerintah, Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61% di kuartal I-2026! Di atas prediksi dan jadi yang tertinggi di era Prabowo Subianto.\n\nMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, ekonomi Indonesia tumbuh 5,12 persen pada kuartal II 2025. Ia menyebut capaian ini sebagai yang tertinggi di atas beberapa negara tetangga, seperti Malaysia (4,5 persen), Singapura (4,3 persen), dan Thailand (2,3 persen). \n\nMenurut Airlangga, Indonesia kini menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di ASEAN dan G20, hanya sedikit di bawah China yang tumbuh 5,2 persen.", "post_id": "3890675742887851433_1632216784"}}, {"key": "fakta.indo", "attributes": {"label": "fakta.indo", "x": 814.9019574370743, "y": 323.25078918796225, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 52.341, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890675742887851433_1632216784", "id": "fakta.indo", "source": "instagram-000001", "content": "Kata Pemerintah, Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61% di kuartal I-2026! Di atas prediksi dan jadi yang tertinggi di era Prabowo Subianto.\n\nMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, ekonomi Indonesia tumbuh 5,12 persen pada kuartal II 2025. Ia menyebut capaian ini sebagai yang tertinggi di atas beberapa negara tetangga, seperti Malaysia (4,5 persen), Singapura (4,3 persen), dan Thailand (2,3 persen). \n\nMenurut Airlangga, Indonesia kini menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di ASEAN dan G20, hanya sedikit di bawah China yang tumbuh 5,2 persen.", "post_id": "3890675742887851433_1632216784"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 468.8833823729728, "y": 706.8998724954071, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 188.6136, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890413627862444394_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "BPS akan merilis data pertumbuhan ekonomi Q1 2026, dengan proyeksi pemerintah dan ekonom di kisaran 5,3%–5,5% YoY. Pertumbuhan ditopang belanja negara yang naik 31,4% menjadi Rp815 triliun, serta penerimaan pajak yang tumbuh >20%. 📊\n\nDari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga tetap kuat didorong momentum Ramadan dan Lebaran, serta peningkatan mobilitas masyarakat. Bank Indonesia juga menilai permintaan domestik masih solid. 💡\n\nNamun, sejumlah ekonom memperkirakan pertumbuhan bisa melambat di Q2 karena efek musiman konsumsi mulai berkurang. ⚠️\n\nSumber: katadata.co.id, 5 Mei 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp). 🚀\n\n#ekonomiindonesia #PDB #BPS #investasi #makroekonomi #mancingsaham", "post_id": "3890413627862444394_52512310886"}}, {"key": "hariankompas", "attributes": {"label": "hariankompas", "x": 50.500712915266256, "y": 185.19347450926728, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890696406881838537_1537212147", "id": "hariankompas", "source": "instagram-000001", "content": "Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2026 mencapai 5,61 persen atau tertinggi dalam 14 triwulan terakhir. Merujuk data Badan Pusat Statistik, capaian ini lebih banyak ditopang konsumsi rumah tangga, faktor musiman, dan akselerasi belanja pemerintah. Sementara dunia usaha justru mengalami tekanan.\n\nKepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti pada konferensi pers hibrida, di Jakarta, Selasa (5/5/2026), menyatakan, pertumbuhan ekonomi triwulan I-2026 ditopang oleh konsumsi masyarakat serta mobilitas di periode Ramadhan dan Lebaran.\n\nKonsumsi rumah tangga pada periode ini tumbuh 5,52 persen secara tahunan. Realisasi belanja pemerintah juga turut menopang dengan pertumbuhan mencapai 21,81 persen secara tahunan. ”Kalau kita lihat di triwulan I-2026, produk domestik bruto (PDB) menurut pengeluaran belanja pemerintah itu tertinggi sejak tahun dasar 2010,” ujarnya.\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dalam konferensi pers terpisah, di Jakarta, menyebut, pertumbuhan ekonomi 5,61 persen pada triwulan I-2026 mencerminkan keberhasilan menjaga stabilitas makro. Di tengah gejolak dan tekanan perekonomian global yang sangat tidak menentu, Indonesia mampu mencatat pertumbuhan sesuai target, bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan IV-2025 sebesar 5,39 persen. ”Ini menunjukkan bahwa kita mulai keluar dari apa yang selama ini disebut sebagai ’kutukan’ pertumbuhan 5 persen,” ujarnya.\n\nBaca selengkapnya dalam \"Ekonomi Tumbuh Pesat, tapi Dunia Usaha Tertekan\" di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n #HarianKompas #Kompasid #AdadiKompas #Ekonomi", "post_id": "3890696406881838537_1537212147"}}, {"key": "hariankompas.", "attributes": {"label": "hariankompas.", "x": 982.6792720084215, "y": 57.258914620439526, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 52.341, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890696406881838537_1537212147", "id": "hariankompas.", "source": "instagram-000001", "content": "Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2026 mencapai 5,61 persen atau tertinggi dalam 14 triwulan terakhir. Merujuk data Badan Pusat Statistik, capaian ini lebih banyak ditopang konsumsi rumah tangga, faktor musiman, dan akselerasi belanja pemerintah. Sementara dunia usaha justru mengalami tekanan.\n\nKepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti pada konferensi pers hibrida, di Jakarta, Selasa (5/5/2026), menyatakan, pertumbuhan ekonomi triwulan I-2026 ditopang oleh konsumsi masyarakat serta mobilitas di periode Ramadhan dan Lebaran.\n\nKonsumsi rumah tangga pada periode ini tumbuh 5,52 persen secara tahunan. Realisasi belanja pemerintah juga turut menopang dengan pertumbuhan mencapai 21,81 persen secara tahunan. ”Kalau kita lihat di triwulan I-2026, produk domestik bruto (PDB) menurut pengeluaran belanja pemerintah itu tertinggi sejak tahun dasar 2010,” ujarnya.\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dalam konferensi pers terpisah, di Jakarta, menyebut, pertumbuhan ekonomi 5,61 persen pada triwulan I-2026 mencerminkan keberhasilan menjaga stabilitas makro. Di tengah gejolak dan tekanan perekonomian global yang sangat tidak menentu, Indonesia mampu mencatat pertumbuhan sesuai target, bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan IV-2025 sebesar 5,39 persen. ”Ini menunjukkan bahwa kita mulai keluar dari apa yang selama ini disebut sebagai ’kutukan’ pertumbuhan 5 persen,” ujarnya.\n\nBaca selengkapnya dalam \"Ekonomi Tumbuh Pesat, tapi Dunia Usaha Tertekan\" di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n #HarianKompas #Kompasid #AdadiKompas #Ekonomi", "post_id": "3890696406881838537_1537212147"}}, {"key": "glimps.of.facts", "attributes": {"label": "glimps.of.facts", "x": 200.73011932039287, "y": 564.2701232183414, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636697048879861000", "id": "glimps.of.facts", "source": "tiktok-000001", "content": "Ekonomi Indonesia langsung tancap gas di awal 2026. 🚀 Menurut data resmi BPS, ekonomi Indonesia tumbuh 5,61% di Kuartal I 2026. Dan yang bikin menarik 👇 penggerak utamanya bukan faktor luar negeri, tapi belanja masyarakat Indonesia sendiri. 🇮🇩 Artinya: harga yang stabil bikin rakyat tetap pede belanja, dan belanja rakyat bikin ekonomi terus bergerak. Mulai dari 👇 ☕ ngopi di kedai lokal 🛒 belanja di warung 👜 borong produk UMKM semuanya ikut muterin roda ekonomi. Uang yang kita keluarkan nggak hilang begitu aja. Tapi pindah jadi: 💼 penghasilan pedagang 🏪 omzet UMKM 👷 lapangan kerja 📈 pertumbuhan ekonomi nasional Di tengah dunia yang lagi melambat, Indonesia justru tetap tumbuh kuat karena ditopang konsumsi dalam negeri. Ini bukti kalau kekuatan ekonomi Indonesia ada di rakyatnya sendiri. 💯 Jadi jangan remehkan kebiasaan jajan lokal. Karena ternyata… jajanan kita ikut bikin ekonomi negara naik. 💬 Abis ini kalian mau jajan produk lokal apalagi nih? Komen di bawah! 📌 Follow  buat konten cek fakta lainnya. #jagaindonesia #jagaekonominasional  #ekonomi5persen #umkmmaju #antiresesi", "post_id": "7636697048879861000"}}, {"key": "glimpse.of.facts", "attributes": {"label": "glimpse.of.facts", "x": 753.2507554920529, "y": 921.3447334615357, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 52.341, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636697048879861000", "id": "glimpse.of.facts", "source": "tiktok-000001", "content": "Ekonomi Indonesia langsung tancap gas di awal 2026. 🚀 Menurut data resmi BPS, ekonomi Indonesia tumbuh 5,61% di Kuartal I 2026. Dan yang bikin menarik 👇 penggerak utamanya bukan faktor luar negeri, tapi belanja masyarakat Indonesia sendiri. 🇮🇩 Artinya: harga yang stabil bikin rakyat tetap pede belanja, dan belanja rakyat bikin ekonomi terus bergerak. Mulai dari 👇 ☕ ngopi di kedai lokal 🛒 belanja di warung 👜 borong produk UMKM semuanya ikut muterin roda ekonomi. Uang yang kita keluarkan nggak hilang begitu aja. Tapi pindah jadi: 💼 penghasilan pedagang 🏪 omzet UMKM 👷 lapangan kerja 📈 pertumbuhan ekonomi nasional Di tengah dunia yang lagi melambat, Indonesia justru tetap tumbuh kuat karena ditopang konsumsi dalam negeri. Ini bukti kalau kekuatan ekonomi Indonesia ada di rakyatnya sendiri. 💯 Jadi jangan remehkan kebiasaan jajan lokal. Karena ternyata… jajanan kita ikut bikin ekonomi negara naik. 💬 Abis ini kalian mau jajan produk lokal apalagi nih? Komen di bawah! 📌 Follow  buat konten cek fakta lainnya. #jagaindonesia #jagaekonominasional  #ekonomi5persen #umkmmaju #antiresesi", "post_id": "7636697048879861000"}}, {"key": "btvidofficial", "attributes": {"label": "btvidofficial", "x": 636.3522509297914, "y": 419.24470069205967, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "518373321558562_1400031275492400", "id": "btvidofficial", "source": "facebook-000001", "content": "Tertinggi di G-20, Menko Airlangga Ungkap Kunci Pertumbuhan Ekonomi RI #Beritasatu: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal I-2026 mencatatkan kinerja impresif sebesar 5,61%. Angka ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di antara anggota G20 yang telah merilis datanya, melampaui negara-negara besar seperti Amerika Serikat, China, hingga Singapura.\n\nDalam keterangannya, Menko Airlangga menjelaskan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh konsumsi rumah tangga yang tetap kuat serta dampak positif dari momentum hari raya Lebaran. Meskipun dunia masih menghadapi berbagai tantangan global, kebijakan pemerintah terbukti mampu menjaga stabilitas dan memacu mesin pertumbuhan nasional.\n#BeritaSatu #AirlanggaHartarto #EkonomiIndonesia #G20 #PertumbuhanEkonomi #PDBIndonesia #EkonomiGlobal #BeritaTerbaru #KuartalI2026 #IndonesiaMaju \n#SaatnyaMajuBersama\n\nPastikan kamu subscribe dan aktifkan juga tombol lonceng untuk mendapatkan notifikasi video terbaru dari BeritaSatu.\n\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nKunjungi juga social media channel kami :\n\nOfficial Website: https://www.beritasatu.com\nWhatsapp : https://whatsapp.com/channel/0029Vb2lVmJJJhzSSEkLN30K\nTwitter : https://twitter.com/Beritasatu\nFacebook : https://www.facebook.com/beritasatu/\nInstagram : https://www.instagram.com/beritasatu/\nTiktok : https://www.tiktok.com/\n\n__________________________________________________________________________________", "post_id": "518373321558562_1400031275492400"}}, {"key": "beritasatuofficial", "attributes": {"label": "beritasatuofficial", "x": 956.1183985832611, "y": 515.4554816323616, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 52.341, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "518373321558562_1400031275492400", "id": "beritasatuofficial", "source": "facebook-000001", "content": "Tertinggi di G-20, Menko Airlangga Ungkap Kunci Pertumbuhan Ekonomi RI #Beritasatu: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal I-2026 mencatatkan kinerja impresif sebesar 5,61%. Angka ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di antara anggota G20 yang telah merilis datanya, melampaui negara-negara besar seperti Amerika Serikat, China, hingga Singapura.\n\nDalam keterangannya, Menko Airlangga menjelaskan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh konsumsi rumah tangga yang tetap kuat serta dampak positif dari momentum hari raya Lebaran. Meskipun dunia masih menghadapi berbagai tantangan global, kebijakan pemerintah terbukti mampu menjaga stabilitas dan memacu mesin pertumbuhan nasional.\n#BeritaSatu #AirlanggaHartarto #EkonomiIndonesia #G20 #PertumbuhanEkonomi #PDBIndonesia #EkonomiGlobal #BeritaTerbaru #KuartalI2026 #IndonesiaMaju \n#SaatnyaMajuBersama\n\nPastikan kamu subscribe dan aktifkan juga tombol lonceng untuk mendapatkan notifikasi video terbaru dari BeritaSatu.\n\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nKunjungi juga social media channel kami :\n\nOfficial Website: https://www.beritasatu.com\nWhatsapp : https://whatsapp.com/channel/0029Vb2lVmJJJhzSSEkLN30K\nTwitter : https://twitter.com/Beritasatu\nFacebook : https://www.facebook.com/beritasatu/\nInstagram : https://www.instagram.com/beritasatu/\nTiktok : https://www.tiktok.com/\n\n__________________________________________________________________________________", "post_id": "518373321558562_1400031275492400"}}, {"key": "@adespektrum", "attributes": {"label": "@adespektrum", "x": 579.5050032537704, "y": 490.4672013413619, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Ua-DGcMf2Qs", "id": "@adespektrum", "source": "youtube-000001", "content": "AKHIR THAILAND!? Sudah di Titik Terendah… atau Masih Bisa Jatuh' Ada Apa Sebenarnya!?\n\nEkonomi Asia Tenggara sedang bergerak cepat. Vietnam melesat, Indonesia stabil, dan Filipina terus tumbuh. Tapi bagaimana dengan Thailand?\n\nData terbaru menunjukkan pertumbuhan Thailand melambat, utang rumah tangga tinggi, dan inflasi negatif mulai menghantui. Banyak yang mulai menyebut ekonomi Thailand sedang kehilangan arah.\n\nTapi di balik semua itu, ada cerita lain yang jarang dibahas.\n\nInvestasi asing justru melonjak. Perusahaan teknologi raksasa seperti Amazon, Google, dan Microsoft mulai membangun infrastruktur digital besar-besaran di Thailand. Industri kendaraan listrik juga berkembang pesat dengan masuknya pemain seperti BYD.\n\nJadi sebenarnya apa yang sedang terjadi?\n\nApakah Thailand benar-benar sedang melemah… atau justru sedang bertransformasi diam-diam menjadi kekuatan ekonomi baru?\n\nDi video ini, kita bahas fakta di balik headline, arah investasi global, dan masa depan ekonomi Thailand yang sebenarnya.\n\nTonton sampai habis, karena jawabannya mungkin tidak seperti yang kamu kira.\n\n#Thailand #EkonomiThailand #EkonomiAsia #AsiaTenggara #Geopolitik #InvestasiAsing #EkonomiGlobal #BisnisDunia #Ekonomi2026 #ThailandUpdate #ASEAN #EkonomiDigital #IndustriEV #InvestasiGlobal #BeritaEkonomi \n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /", "post_id": "Ua-DGcMf2Qs"}}, {"key": "adespektrum", "attributes": {"label": "adespektrum", "x": 201.83428611025033, "y": 153.64239207946696, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 52.341, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Ua-DGcMf2Qs", "id": "adespektrum", "source": "youtube-000001", "content": "AKHIR THAILAND!? Sudah di Titik Terendah… atau Masih Bisa Jatuh' Ada Apa Sebenarnya!?\n\nEkonomi Asia Tenggara sedang bergerak cepat. Vietnam melesat, Indonesia stabil, dan Filipina terus tumbuh. Tapi bagaimana dengan Thailand?\n\nData terbaru menunjukkan pertumbuhan Thailand melambat, utang rumah tangga tinggi, dan inflasi negatif mulai menghantui. Banyak yang mulai menyebut ekonomi Thailand sedang kehilangan arah.\n\nTapi di balik semua itu, ada cerita lain yang jarang dibahas.\n\nInvestasi asing justru melonjak. Perusahaan teknologi raksasa seperti Amazon, Google, dan Microsoft mulai membangun infrastruktur digital besar-besaran di Thailand. Industri kendaraan listrik juga berkembang pesat dengan masuknya pemain seperti BYD.\n\nJadi sebenarnya apa yang sedang terjadi?\n\nApakah Thailand benar-benar sedang melemah… atau justru sedang bertransformasi diam-diam menjadi kekuatan ekonomi baru?\n\nDi video ini, kita bahas fakta di balik headline, arah investasi global, dan masa depan ekonomi Thailand yang sebenarnya.\n\nTonton sampai habis, karena jawabannya mungkin tidak seperti yang kamu kira.\n\n#Thailand #EkonomiThailand #EkonomiAsia #AsiaTenggara #Geopolitik #InvestasiAsing #EkonomiGlobal #BisnisDunia #Ekonomi2026 #ThailandUpdate #ASEAN #EkonomiDigital #IndustriEV #InvestasiGlobal #BeritaEkonomi \n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /", "post_id": "Ua-DGcMf2Qs"}}, {"key": "@tribunjakarta", "attributes": {"label": "@tribunjakarta", "x": 524.2096167089096, "y": 773.52437441081, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "FjH6E0K0ijE", "id": "@tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Bersiap! Ekonomi Melambat Akibat Perang AS Vs Iran, Rupiah dan Subsidi Makin Terkapar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Konflik bersenjata antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang telah berlangsung selama dua bulan kini mulai menunjukkan dampak serius terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia.\n\nLonjakan harga minyak dunia yang menembus 100 dolar AS per barel memicu tekanan berlapis, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, meningkatnya risiko keluarnya modal asing, hingga bertambahnya beban subsidi energi pemerintah.\n\nKepala Center of Macroeconomics and Finance INDEF, M Rizal Taufikurrahman, menyebut perang di Timur Tengah telah mentransmisikan guncangan eksternal ke perekonomian domestik, terutama melalui kenaikan harga energi dan depresiasi rupiah.\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/bisnis/782...\n\nEditor Video : Muhammad Arief Prasetyo\nUploader: winda rahmawati\n#EkonomiIndonesia, #RupiahMelemah, #KrisisEnergi, #PerangASIran, #SubsidiBBM, #BreakingNews, #UpdateEkonomi, #IHSG, #Inflasi, #Geopolitik, #TimurTengah, #KebijakanFiskal, #SriMulyani, #PrabowoSubianto, #InfoKeuangan, #BeritaTerbaru, #EkonomiMelambat, #KursDollar, #KedaulatanEkonomi, #Dunia2026\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "FjH6E0K0ijE"}}, {"key": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "tribunjakarta", "x": 585.8858780688018, "y": 974.1141911184174, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 40.3167, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FjH6E0K0ijE", "id": "tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Bersiap! Ekonomi Melambat Akibat Perang AS Vs Iran, Rupiah dan Subsidi Makin Terkapar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Konflik bersenjata antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang telah berlangsung selama dua bulan kini mulai menunjukkan dampak serius terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia.\n\nLonjakan harga minyak dunia yang menembus 100 dolar AS per barel memicu tekanan berlapis, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, meningkatnya risiko keluarnya modal asing, hingga bertambahnya beban subsidi energi pemerintah.\n\nKepala Center of Macroeconomics and Finance INDEF, M Rizal Taufikurrahman, menyebut perang di Timur Tengah telah mentransmisikan guncangan eksternal ke perekonomian domestik, terutama melalui kenaikan harga energi dan depresiasi rupiah.\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/bisnis/782...\n\nEditor Video : Muhammad Arief Prasetyo\nUploader: winda rahmawati\n#EkonomiIndonesia, #RupiahMelemah, #KrisisEnergi, #PerangASIran, #SubsidiBBM, #BreakingNews, #UpdateEkonomi, #IHSG, #Inflasi, #Geopolitik, #TimurTengah, #KebijakanFiskal, #SriMulyani, #PrabowoSubianto, #InfoKeuangan, #BeritaTerbaru, #EkonomiMelambat, #KursDollar, #KedaulatanEkonomi, #Dunia2026\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "FjH6E0K0ijE"}}, {"key": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "tribun.jakart...", "x": 436.0678830870784, "y": 577.9039887511594, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 40.3167, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FjH6E0K0ijE", "id": "tribun.jakart...", "source": "youtube-000001", "content": "Bersiap! Ekonomi Melambat Akibat Perang AS Vs Iran, Rupiah dan Subsidi Makin Terkapar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Konflik bersenjata antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang telah berlangsung selama dua bulan kini mulai menunjukkan dampak serius terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia.\n\nLonjakan harga minyak dunia yang menembus 100 dolar AS per barel memicu tekanan berlapis, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, meningkatnya risiko keluarnya modal asing, hingga bertambahnya beban subsidi energi pemerintah.\n\nKepala Center of Macroeconomics and Finance INDEF, M Rizal Taufikurrahman, menyebut perang di Timur Tengah telah mentransmisikan guncangan eksternal ke perekonomian domestik, terutama melalui kenaikan harga energi dan depresiasi rupiah.\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/bisnis/782...\n\nEditor Video : Muhammad Arief Prasetyo\nUploader: winda rahmawati\n#EkonomiIndonesia, #RupiahMelemah, #KrisisEnergi, #PerangASIran, #SubsidiBBM, #BreakingNews, #UpdateEkonomi, #IHSG, #Inflasi, #Geopolitik, #TimurTengah, #KebijakanFiskal, #SriMulyani, #PrabowoSubianto, #InfoKeuangan, #BeritaTerbaru, #EkonomiMelambat, #KursDollar, #KedaulatanEkonomi, #Dunia2026\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "FjH6E0K0ijE"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 443.12246214846783, "y": 868.5280717007071, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2924, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "vtEznUkufUI", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Inflasi April 2026 Melandai ke 0,13 Persen, Tarif Transportasi Jadi Pendorong Utama | IDXC UPDATE\n\nBadan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Indonesia pada April 2026 sebesar 0,13 persen secara bulanan (mtm), melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 0,41 persen. Secara tahun kalender, inflasi hingga April 2026 berada di level 1,06 persen. Kelompok transportasi menjadi penyumbang utama inflasi, terutama dari tarif angkutan udara dan kenaikan harga bensin, disusul komoditas pangan seperti minyak goreng, tomat, dan beras. Meski inflasi menunjukkan perlambatan dan mencerminkan stabilitas harga pasca peningkatan aktivitas ekonomi, pemerintah tetap mewaspadai risiko tekanan harga dari faktor global, termasuk dinamika geopolitik yang dapat memengaruhi energi dan biaya logistik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vtEznUkufUI"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 214.28167058045145, "y": 989.5029944978152, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.7279, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vtEznUkufUI", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Inflasi April 2026 Melandai ke 0,13 Persen, Tarif Transportasi Jadi Pendorong Utama | IDXC UPDATE\n\nBadan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Indonesia pada April 2026 sebesar 0,13 persen secara bulanan (mtm), melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 0,41 persen. Secara tahun kalender, inflasi hingga April 2026 berada di level 1,06 persen. Kelompok transportasi menjadi penyumbang utama inflasi, terutama dari tarif angkutan udara dan kenaikan harga bensin, disusul komoditas pangan seperti minyak goreng, tomat, dan beras. Meski inflasi menunjukkan perlambatan dan mencerminkan stabilitas harga pasca peningkatan aktivitas ekonomi, pemerintah tetap mewaspadai risiko tekanan harga dari faktor global, termasuk dinamika geopolitik yang dapat memengaruhi energi dan biaya logistik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vtEznUkufUI"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 660.0489074354874, "y": 60.0115056493421, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.7279, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vtEznUkufUI", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Inflasi April 2026 Melandai ke 0,13 Persen, Tarif Transportasi Jadi Pendorong Utama | IDXC UPDATE\n\nBadan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Indonesia pada April 2026 sebesar 0,13 persen secara bulanan (mtm), melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 0,41 persen. Secara tahun kalender, inflasi hingga April 2026 berada di level 1,06 persen. Kelompok transportasi menjadi penyumbang utama inflasi, terutama dari tarif angkutan udara dan kenaikan harga bensin, disusul komoditas pangan seperti minyak goreng, tomat, dan beras. Meski inflasi menunjukkan perlambatan dan mencerminkan stabilitas harga pasca peningkatan aktivitas ekonomi, pemerintah tetap mewaspadai risiko tekanan harga dari faktor global, termasuk dinamika geopolitik yang dapat memengaruhi energi dan biaya logistik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vtEznUkufUI"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 605.9413150084581, "y": 263.6569896666857, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.7279, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "vtEznUkufUI", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Inflasi April 2026 Melandai ke 0,13 Persen, Tarif Transportasi Jadi Pendorong Utama | IDXC UPDATE\n\nBadan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Indonesia pada April 2026 sebesar 0,13 persen secara bulanan (mtm), melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 0,41 persen. Secara tahun kalender, inflasi hingga April 2026 berada di level 1,06 persen. Kelompok transportasi menjadi penyumbang utama inflasi, terutama dari tarif angkutan udara dan kenaikan harga bensin, disusul komoditas pangan seperti minyak goreng, tomat, dan beras. Meski inflasi menunjukkan perlambatan dan mencerminkan stabilitas harga pasca peningkatan aktivitas ekonomi, pemerintah tetap mewaspadai risiko tekanan harga dari faktor global, termasuk dinamika geopolitik yang dapat memengaruhi energi dan biaya logistik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vtEznUkufUI"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 905.0732630643499, "y": 897.1331873099555, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.7279, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vtEznUkufUI", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Inflasi April 2026 Melandai ke 0,13 Persen, Tarif Transportasi Jadi Pendorong Utama | IDXC UPDATE\n\nBadan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Indonesia pada April 2026 sebesar 0,13 persen secara bulanan (mtm), melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 0,41 persen. Secara tahun kalender, inflasi hingga April 2026 berada di level 1,06 persen. Kelompok transportasi menjadi penyumbang utama inflasi, terutama dari tarif angkutan udara dan kenaikan harga bensin, disusul komoditas pangan seperti minyak goreng, tomat, dan beras. Meski inflasi menunjukkan perlambatan dan mencerminkan stabilitas harga pasca peningkatan aktivitas ekonomi, pemerintah tetap mewaspadai risiko tekanan harga dari faktor global, termasuk dinamika geopolitik yang dapat memengaruhi energi dan biaya logistik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vtEznUkufUI"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 24.606690434824664, "y": 280.62570048740275, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.7279, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vtEznUkufUI", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Inflasi April 2026 Melandai ke 0,13 Persen, Tarif Transportasi Jadi Pendorong Utama | IDXC UPDATE\n\nBadan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Indonesia pada April 2026 sebesar 0,13 persen secara bulanan (mtm), melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 0,41 persen. Secara tahun kalender, inflasi hingga April 2026 berada di level 1,06 persen. Kelompok transportasi menjadi penyumbang utama inflasi, terutama dari tarif angkutan udara dan kenaikan harga bensin, disusul komoditas pangan seperti minyak goreng, tomat, dan beras. Meski inflasi menunjukkan perlambatan dan mencerminkan stabilitas harga pasca peningkatan aktivitas ekonomi, pemerintah tetap mewaspadai risiko tekanan harga dari faktor global, termasuk dinamika geopolitik yang dapat memengaruhi energi dan biaya logistik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vtEznUkufUI"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 818.4498672884364, "y": 590.8812804009667, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.7279, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vtEznUkufUI", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Inflasi April 2026 Melandai ke 0,13 Persen, Tarif Transportasi Jadi Pendorong Utama | IDXC UPDATE\n\nBadan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Indonesia pada April 2026 sebesar 0,13 persen secara bulanan (mtm), melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 0,41 persen. Secara tahun kalender, inflasi hingga April 2026 berada di level 1,06 persen. Kelompok transportasi menjadi penyumbang utama inflasi, terutama dari tarif angkutan udara dan kenaikan harga bensin, disusul komoditas pangan seperti minyak goreng, tomat, dan beras. Meski inflasi menunjukkan perlambatan dan mencerminkan stabilitas harga pasca peningkatan aktivitas ekonomi, pemerintah tetap mewaspadai risiko tekanan harga dari faktor global, termasuk dinamika geopolitik yang dapat memengaruhi energi dan biaya logistik.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vtEznUkufUI"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 490.7364805516069, "y": 788.9346461198039, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "cW23Uy6hyFQ", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "Detik Detik Pajero Tabrak Lari Pedagang Buah, Zebra Cross Pudar Jadi Sorotan\n\nTabrak lari bikin geram 😡\n\nSeorang pedagang buah ditabrak mobil Pajero saat menyeberang di zebra cross di Duren Sawit, Jakarta Timur.\n\nMeski kendaraan lain sudah melambat, mobil hitam tersebut tetap melaju hingga menabrak korban lalu kabur.\n\nKorban mengalami luka di kepala dan patah jari, sementara pelaku kini masih diburu polisi.\n\nBaca selengkapnya di sini: \nhttps://www.inews.id/news/megapolitan...\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n#PedagangBuah #TabrakLari #Pajero #BeritaKriminal #ViralJaktim #ZebraCross", "post_id": "cW23Uy6hyFQ"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 258.86955725551553, "y": 823.6309943210003, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 52.341, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cW23Uy6hyFQ", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "Detik Detik Pajero Tabrak Lari Pedagang Buah, Zebra Cross Pudar Jadi Sorotan\n\nTabrak lari bikin geram 😡\n\nSeorang pedagang buah ditabrak mobil Pajero saat menyeberang di zebra cross di Duren Sawit, Jakarta Timur.\n\nMeski kendaraan lain sudah melambat, mobil hitam tersebut tetap melaju hingga menabrak korban lalu kabur.\n\nKorban mengalami luka di kepala dan patah jari, sementara pelaku kini masih diburu polisi.\n\nBaca selengkapnya di sini: \nhttps://www.inews.id/news/megapolitan...\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n#PedagangBuah #TabrakLari #Pajero #BeritaKriminal #ViralJaktim #ZebraCross", "post_id": "cW23Uy6hyFQ"}}], "edges": [{"key": "palembangterkini.official", "source": "palembangterkini.official", "target": "fakta.indo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "hariankompas.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "glimps.of.facts", "source": "glimps.of.facts", "target": "glimpse.of.facts", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "btvidofficial", "source": "btvidofficial", "target": "beritasatuofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@adespektrum", "source": "@adespektrum", "target": "adespektrum", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}