{"nodes": [{"key": "eddesign_", "attributes": {"label": "eddesign_", "x": 157.47747562375824, "y": 564.7170225782946, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.1393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051843064948515159", "id": "eddesign_", "source": "tweet-000004", "content": "Pertumbuhan M2 yg tinggi (9-10%) berarti likuiditas di perekonomian meningkat, didorong oleh penyaluran kredit dan ekspansi fiskal. Iya harga solar & valas (Rp17,405 kemarin) jd sumber risiko. Meskipun pemerintah menjamin harga Pertalite dan Biosolar bersubsidi gak naik, inflasi", "post_id": "2051843064948515159"}}, {"key": "13_iwaN", "attributes": {"label": "13_iwaN", "x": 674.5463983407546, "y": 607.0898751942651, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.1577, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051843064948515159", "id": "13_iwaN", "source": "tweet-000004", "content": "Pertumbuhan M2 yg tinggi (9-10%) berarti likuiditas di perekonomian meningkat, didorong oleh penyaluran kredit dan ekspansi fiskal. Iya harga solar & valas (Rp17,405 kemarin) jd sumber risiko. Meskipun pemerintah menjamin harga Pertalite dan Biosolar bersubsidi gak naik, inflasi", "post_id": "2051843064948515159"}}, {"key": "StaffacctKab", "attributes": {"label": "StaffacctKab", "x": 709.0361641136033, "y": 779.8790053912547, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.1393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051158620235354255", "id": "StaffacctKab", "source": "tweet-000004", "content": "Dari yg saya baca utas dibawahnya..\nPemerintah menyiapkan Peraturan Rancangan Peraturan OJK (RPOJK). RPOJK ini akan mengerahkan penyaluran kredit perbankan agar selaras dengan agenda strategis nasional. \nintinya Perbankan di minta untuk membantu membiayai Program pemerintah.", "post_id": "2051158620235354255"}}, {"key": "RagilSemar", "attributes": {"label": "RagilSemar", "x": 963.5199337909465, "y": 387.79092015223324, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.1577, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051158620235354255", "id": "RagilSemar", "source": "tweet-000004", "content": "Dari yg saya baca utas dibawahnya..\nPemerintah menyiapkan Peraturan Rancangan Peraturan OJK (RPOJK). RPOJK ini akan mengerahkan penyaluran kredit perbankan agar selaras dengan agenda strategis nasional. \nintinya Perbankan di minta untuk membantu membiayai Program pemerintah.", "post_id": "2051158620235354255"}}, {"key": "scofierceyanhar", "attributes": {"label": "scofierceyanhar", "x": 900.6897373976425, "y": 980.3585736747102, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.1393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051310240738812360", "id": "scofierceyanhar", "source": "tweet-000004", "content": "Artinya duit itu gak kering sebenarnya, bank masih punya likuiditas, padahal SRBI bunganya naik terus sejak Januari 2026, kok bisa likuiditas naik sedangkan SRBI tinggi? Jawabannya ada di duit pemerintah yang dimasukin ke Himbara. Resminya sih 200T, tapi sepertinya lebih", "post_id": "2051310240738812360"}}, {"key": "angga_fzn", "attributes": {"label": "angga_fzn", "x": 644.6126412228116, "y": 648.1154818164086, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.1577, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051310240738812360", "id": "angga_fzn", "source": "tweet-000004", "content": "Artinya duit itu gak kering sebenarnya, bank masih punya likuiditas, padahal SRBI bunganya naik terus sejak Januari 2026, kok bisa likuiditas naik sedangkan SRBI tinggi? Jawabannya ada di duit pemerintah yang dimasukin ke Himbara. Resminya sih 200T, tapi sepertinya lebih", "post_id": "2051310240738812360"}}, {"key": "RyanTama1421160", "attributes": {"label": "RyanTama1421160", "x": 231.40571864353365, "y": 773.0766505126492, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.1393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051913103307358375", "id": "RyanTama1421160", "source": "tweet-000004", "content": "UU P2SK berikan karpet merah bank sentral & Pemerintah utk lakukan burden sharing,tp injeksi likuiditas yg berlebihan akan persingkat jalan menuju bubble harga aset keuangan yg lain,boom..", "post_id": "2051913103307358375"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 185.77571555173955, "y": 352.03830251882584, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.1485, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051913103307358375", "id": "kompascom", "source": "tweet-000004", "content": "UU P2SK berikan karpet merah bank sentral & Pemerintah utk lakukan burden sharing,tp injeksi likuiditas yg berlebihan akan persingkat jalan menuju bubble harga aset keuangan yg lain,boom..", "post_id": "2051913103307358375"}}, {"key": "prastow", "attributes": {"label": "prastow", "x": 926.719197229892, "y": 520.2405460002758, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.1485, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051908932889907584", "id": "prastow", "source": "tweet-000004", "content": "Ya krn Pemerintah punya backstop SBN.Pasokan likuiditas terjaga karenanya,tp porsi pembelian SBN olh bank sentral tambah jumbo,pelemahan Rupiah sdh terjadi,pasar spt menuju kehilangan greget secara organik, krn dominasi BI.", "post_id": "2051908932889907584"}}, {"key": "palembangterkini.official", "attributes": {"label": "palembangterkini.official", "x": 738.5857642481812, "y": 378.90027524107495, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890427200892996407_1632216784", "id": "palembangterkini.official", "source": "instagram-000001", "content": "Waduh waduh, bener bener ditanggung semuanya ya? 🫣🤔\n\nEkonom CELIOS Bhima Yudhistira dalam Dirty Vote menyebut bank-bank swasta sehat di Indonesia tengah dipaksa menanggung beban pembiayaan program MBG dan Koperasi Merah Putih lewat strategi off budget. Ia menilai kondisi ini berbahaya karena APBN yang sudah mepet membuat pemerintah mengandalkan likuiditas perbankan untuk proyek yang tidak memiliki visibilitas bisnis yang jelas. Bhima menyebut ini berpotensi memicu krisis sistemik seperti yang terjadi pada 1998. Sumber: YouTube Dirty Vote\nReposted from", "post_id": "3890427200892996407_1632216784"}}, {"key": "gtid.news", "attributes": {"label": "gtid.news", "x": 185.34613065990357, "y": 746.4989060784688, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 26.1577, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890427200892996407_1632216784", "id": "gtid.news", "source": "instagram-000001", "content": "Waduh waduh, bener bener ditanggung semuanya ya? 🫣🤔\n\nEkonom CELIOS Bhima Yudhistira dalam Dirty Vote menyebut bank-bank swasta sehat di Indonesia tengah dipaksa menanggung beban pembiayaan program MBG dan Koperasi Merah Putih lewat strategi off budget. Ia menilai kondisi ini berbahaya karena APBN yang sudah mepet membuat pemerintah mengandalkan likuiditas perbankan untuk proyek yang tidak memiliki visibilitas bisnis yang jelas. Bhima menyebut ini berpotensi memicu krisis sistemik seperti yang terjadi pada 1998. Sumber: YouTube Dirty Vote\nReposted from", "post_id": "3890427200892996407_1632216784"}}, {"key": "kpknl_bima", "attributes": {"label": "kpknl_bima", "x": 44.54628242086456, "y": 146.5402615666652, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3885581969430671258_7761551611", "id": "kpknl_bima", "source": "instagram-000001", "content": "Yuk kenalan dengan Pak Herjun Pengaribowo 👋\n\r\nSelama 10 tahun, beliau dan keluarganya tinggal di rumah kontrakan. Sampai akhirnya, Pak Herjun mendapatkan informasi tentang program rumah subsidi melalui FLPP dan dari situlah langkah menuju rumah impian yang selama ini dinantikan.\r\nKini, Pak Herjun bisa tersenyum lega. Bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara, tapi rumah milik sendiri yang penuh rasa aman dan nyaman. 🏡\n\r\nProgram Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memiliki hunian layak. Dengan kemudahan pembiayaan, impian memiliki rumah bukan lagi hal yang jauh.\r\nBersama dukungan dan sinergi dengan PT. Sarana Multigriya Finansial (SMF), program ini terus berjalan secara efektif, berkelanjutan, dan tepat sasaran.", "post_id": "3885581969430671258_7761551611"}}, {"key": "ditjenkn", "attributes": {"label": "ditjenkn", "x": 243.11210733387978, "y": 81.17536579946804, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 26.1577, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885581969430671258_7761551611", "id": "ditjenkn", "source": "instagram-000001", "content": "Yuk kenalan dengan Pak Herjun Pengaribowo 👋\n\r\nSelama 10 tahun, beliau dan keluarganya tinggal di rumah kontrakan. Sampai akhirnya, Pak Herjun mendapatkan informasi tentang program rumah subsidi melalui FLPP dan dari situlah langkah menuju rumah impian yang selama ini dinantikan.\r\nKini, Pak Herjun bisa tersenyum lega. Bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara, tapi rumah milik sendiri yang penuh rasa aman dan nyaman. 🏡\n\r\nProgram Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memiliki hunian layak. Dengan kemudahan pembiayaan, impian memiliki rumah bukan lagi hal yang jauh.\r\nBersama dukungan dan sinergi dengan PT. Sarana Multigriya Finansial (SMF), program ini terus berjalan secara efektif, berkelanjutan, dan tepat sasaran.", "post_id": "3885581969430671258_7761551611"}}, {"key": "intinews.co", "attributes": {"label": "intinews.co", "x": 901.4320751227565, "y": 399.2627667234814, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7609236983004646676", "id": "intinews.co", "source": "tiktok-000001", "content": "PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung atau Bank Sumsel Babel menyepakati pembagian dividen sebesar Rp302,9 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 yang digelar di Palembang, Kamis (12/2/2026). Keputusan tersebut mencerminkan kinerja keuangan perseroan yang terus menunjukkan pertumbuhan positif dan berkelanjutan. Pembagian dividen itu diambil dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp504,9 miliar, meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp475,80 miliar. Kenaikan laba ini menegaskan konsistensi Bank Sumsel Babel dalam menjaga kinerja di tengah dinamika ekonomi nasional maupun regional. Struktur kepemilikan Bank Sumsel Babel terdiri atas Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan Pemerintah Kota di wilayah Sumatera Selatan serta Kepulauan Bangka Belitung. Dengan demikian, pembagian dividen tersebut turut berkontribusi langsung terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) masing-masing pemegang saham. Dalam RUPS yang dihadiri seluruh pemegang saham, manajemen juga memaparkan capaian kinerja keuangan yang tetap solid. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/KPMM) tercatat sebesar 23,68 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) net berada pada level rendah 0,72 persen, mencerminkan kualitas aset yang terjaga dengan baik. Dari sisi intermediasi, Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di angka 84,32 persen, menunjukkan fungsi penyaluran kredit berjalan optimal dengan likuiditas yang tetap terkelola. Profitabilitas juga terjaga, tercermin dari Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,38 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 10,55 persen. Atas kinerja dan tata kelola yang dinilai baik, Bank Sumsel Babel memperoleh peringkat idA+/Stable dari PT Pemeringkat Efek Indonesia untuk periode 1 Oktober 2025 hingga 1 Oktober 2026. Peringkat tersebut menunjukkan kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang dengan risiko relatif rendah. Tak hanya fokus pada aspek finansial, Bank Sumsel Babel juga aktif menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Di antaranya melalui Program Pasar Murah di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung untuk membantu pengendalian inflasi, serta Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keputusan pembagian dividen ini menegaskan komitmen Bank Sumsel Babel dalam memberikan nilai tambah optimal kepada pemegang saham sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi regional", "post_id": "7609236983004646676"}}, {"key": "banksumselbabeloffical", "attributes": {"label": "banksumselbabeloffical", "x": 414.8296624070039, "y": 720.9668629025294, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 26.1577, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7609236983004646676", "id": "banksumselbabeloffical", "source": "tiktok-000001", "content": "PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung atau Bank Sumsel Babel menyepakati pembagian dividen sebesar Rp302,9 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 yang digelar di Palembang, Kamis (12/2/2026). Keputusan tersebut mencerminkan kinerja keuangan perseroan yang terus menunjukkan pertumbuhan positif dan berkelanjutan. Pembagian dividen itu diambil dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp504,9 miliar, meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp475,80 miliar. Kenaikan laba ini menegaskan konsistensi Bank Sumsel Babel dalam menjaga kinerja di tengah dinamika ekonomi nasional maupun regional. Struktur kepemilikan Bank Sumsel Babel terdiri atas Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan Pemerintah Kota di wilayah Sumatera Selatan serta Kepulauan Bangka Belitung. Dengan demikian, pembagian dividen tersebut turut berkontribusi langsung terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) masing-masing pemegang saham. Dalam RUPS yang dihadiri seluruh pemegang saham, manajemen juga memaparkan capaian kinerja keuangan yang tetap solid. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/KPMM) tercatat sebesar 23,68 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) net berada pada level rendah 0,72 persen, mencerminkan kualitas aset yang terjaga dengan baik. Dari sisi intermediasi, Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di angka 84,32 persen, menunjukkan fungsi penyaluran kredit berjalan optimal dengan likuiditas yang tetap terkelola. Profitabilitas juga terjaga, tercermin dari Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,38 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 10,55 persen. Atas kinerja dan tata kelola yang dinilai baik, Bank Sumsel Babel memperoleh peringkat idA+/Stable dari PT Pemeringkat Efek Indonesia untuk periode 1 Oktober 2025 hingga 1 Oktober 2026. Peringkat tersebut menunjukkan kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang dengan risiko relatif rendah. Tak hanya fokus pada aspek finansial, Bank Sumsel Babel juga aktif menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Di antaranya melalui Program Pasar Murah di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung untuk membantu pengendalian inflasi, serta Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keputusan pembagian dividen ini menegaskan komitmen Bank Sumsel Babel dalam memberikan nilai tambah optimal kepada pemegang saham sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi regional", "post_id": "7609236983004646676"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "attributes": {"label": "nasionalcorruptionwatch2", "x": 531.9869889496443, "y": 743.6187047095335, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1393, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "7635121002875227400", "id": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "kejaksaan.ri", "x": 825.9466180275053, "y": 604.9769796546266, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4746, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "kejaksaan.ri", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "kpk_ri", "attributes": {"label": "kpk_ri", "x": 831.4803037542231, "y": 417.1864739705609, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4746, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "kpk_ri", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "divhumaspolriofficial", "attributes": {"label": "divhumaspolriofficial", "x": 373.4666572321671, "y": 158.8413442096026, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4746, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "divhumaspolriofficial", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "partaigerindra", "attributes": {"label": "partaigerindra", "x": 680.2694999827914, "y": 418.35125309928003, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4746, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "partaigerindra", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "prabowosubianto08", "attributes": {"label": "prabowosubianto08", "x": 770.9864153493504, "y": 826.1523429771955, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4746, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "prabowosubianto08", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "menkeuri", "attributes": {"label": "menkeuri", "x": 460.01260282321675, "y": 644.9728127515071, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4746, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "menkeuri", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "purbayayudhis", "attributes": {"label": "purbayayudhis", "x": 146.65720546834928, "y": 648.1263367095697, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4746, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "purbayayudhis", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "bpk.ri", "attributes": {"label": "bpk.ri", "x": 85.93343320407809, "y": 150.23496081973, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4746, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "bpk.ri", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "beacukairi", "attributes": {"label": "beacukairi", "x": 17.038070644678548, "y": 150.74492203332835, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4746, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "beacukairi", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "amingandul06", "attributes": {"label": "amingandul06", "x": 761.0735699947579, "y": 148.99395518888292, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635760900976151829", "id": "amingandul06", "source": "tiktok-000001", "content": "Uang, ekonomi & inflasi indonesia Secara umum, pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia (BI) tidak menganut orientasi mencetak uang tanpa jaminan (balance). Kebijakan moneter kita sangat menjaga keseimbangan antara jumlah uang beredar dengan ketersediaan barang dan jasa agar tidak terjadi inflasi yang merusak daya beli masyarakat. Namun, ada beberapa konteks penting di mana \"pencetakan uang\" (dalam arti luas) dilakukan dengan strategi tertentu: 1. Mekanisme Burden Sharing (Berbagi Beban) Saat pandemi COVID-19, pemerintah dan BI menjalankan skema yang mirip dengan \"cetak uang\" untuk membiayai APBN, yang disebut Burden Sharing. Cara kerja: BI membeli obligasi pemerintah (SBN) secara langsung di pasar perdana. Tujuan: Membiayai belanja kesehatan dan bansos tanpa harus bergantung sepenuhnya pada utang luar negeri dengan bunga tinggi. Risiko: Jika dilakukan tanpa perhitungan pertumbuhan ekonomi riil, ini bisa memicu inflasi tinggi. Karena itu, skema ini bersifat sementara dan dipantau ketat. 2. Teori MMT (Modern Monetary Theory) Beberapa pihak sering mengusulkan agar Indonesia menggunakan MMT. Teori ini berargumen bahwa negara yang memiliki kedaulatan atas mata uangnya sendiri (seperti Rupiah) tidak perlu takut mencetak uang untuk membiayai pembangunan, selama kapasitas produksi nasional (seperti infrastruktur dan tenaga kerja) masih bisa menyerap uang tersebut tanpa memicu inflasi. Kenyataannya: Pemerintah Indonesia tetap bersikap konservatif dan tidak sepenuhnya menerapkan MMT karena risiko pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. 3. Risiko Jika \"Tanpa Balance\" Jika pemerintah mencetak uang hanya untuk membayar utang atau membagikannya tanpa adanya peningkatan produktivitas (pertumbuhan ekonomi), dampaknya akan sangat buruk: Hiperinflasi: Harga barang melonjak karena terlalu banyak uang mengejar barang yang jumlahnya sedikit (contoh ekstrem: Zimbabwe atau Venezuela). Kehilangan Kepercayaan: Masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada Rupiah dan beralih ke aset lain seperti emas atau mata uang asing, yang akan membuat Rupiah tidak bernilai. Nilai Tukar Anjlok: Uang yang beredar terlalu banyak akan membuat nilai tukar kita jatuh, sehingga harga barang impor (termasuk bahan baku industri) menjadi sangat mahal. Kesimpulan Orientasi Indonesia saat ini tetap pada stabilitas harga. Bank Indonesia biasanya hanya menambah jumlah uang beredar (likuiditas) sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi tahunan (sekitar 5%). Tujuannya adalah untuk memastikan ekonomi tetap berputar tanpa membuat harga-harga di pasar menjadi tidak terkendali. Intinya: Mencetak uang adalah alat, bukan solusi ajaib. Jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang nyata (produksi barang/jasa), uang tersebut hanya akan menjadi kertas yang kehilangan nilainya. #", "post_id": "7635760900976151829"}}, {"key": "amingandul", "attributes": {"label": "amingandul", "x": 273.53688737294124, "y": 435.8178683304267, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 26.1577, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635760900976151829", "id": "amingandul", "source": "tiktok-000001", "content": "Uang, ekonomi & inflasi indonesia Secara umum, pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia (BI) tidak menganut orientasi mencetak uang tanpa jaminan (balance). Kebijakan moneter kita sangat menjaga keseimbangan antara jumlah uang beredar dengan ketersediaan barang dan jasa agar tidak terjadi inflasi yang merusak daya beli masyarakat. Namun, ada beberapa konteks penting di mana \"pencetakan uang\" (dalam arti luas) dilakukan dengan strategi tertentu: 1. Mekanisme Burden Sharing (Berbagi Beban) Saat pandemi COVID-19, pemerintah dan BI menjalankan skema yang mirip dengan \"cetak uang\" untuk membiayai APBN, yang disebut Burden Sharing. Cara kerja: BI membeli obligasi pemerintah (SBN) secara langsung di pasar perdana. Tujuan: Membiayai belanja kesehatan dan bansos tanpa harus bergantung sepenuhnya pada utang luar negeri dengan bunga tinggi. Risiko: Jika dilakukan tanpa perhitungan pertumbuhan ekonomi riil, ini bisa memicu inflasi tinggi. Karena itu, skema ini bersifat sementara dan dipantau ketat. 2. Teori MMT (Modern Monetary Theory) Beberapa pihak sering mengusulkan agar Indonesia menggunakan MMT. Teori ini berargumen bahwa negara yang memiliki kedaulatan atas mata uangnya sendiri (seperti Rupiah) tidak perlu takut mencetak uang untuk membiayai pembangunan, selama kapasitas produksi nasional (seperti infrastruktur dan tenaga kerja) masih bisa menyerap uang tersebut tanpa memicu inflasi. Kenyataannya: Pemerintah Indonesia tetap bersikap konservatif dan tidak sepenuhnya menerapkan MMT karena risiko pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. 3. Risiko Jika \"Tanpa Balance\" Jika pemerintah mencetak uang hanya untuk membayar utang atau membagikannya tanpa adanya peningkatan produktivitas (pertumbuhan ekonomi), dampaknya akan sangat buruk: Hiperinflasi: Harga barang melonjak karena terlalu banyak uang mengejar barang yang jumlahnya sedikit (contoh ekstrem: Zimbabwe atau Venezuela). Kehilangan Kepercayaan: Masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada Rupiah dan beralih ke aset lain seperti emas atau mata uang asing, yang akan membuat Rupiah tidak bernilai. Nilai Tukar Anjlok: Uang yang beredar terlalu banyak akan membuat nilai tukar kita jatuh, sehingga harga barang impor (termasuk bahan baku industri) menjadi sangat mahal. Kesimpulan Orientasi Indonesia saat ini tetap pada stabilitas harga. Bank Indonesia biasanya hanya menambah jumlah uang beredar (likuiditas) sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi tahunan (sekitar 5%). Tujuannya adalah untuk memastikan ekonomi tetap berputar tanpa membuat harga-harga di pasar menjadi tidak terkendali. Intinya: Mencetak uang adalah alat, bukan solusi ajaib. Jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang nyata (produksi barang/jasa), uang tersebut hanya akan menjadi kertas yang kehilangan nilainya. #", "post_id": "7635760900976151829"}}, {"key": "penarafflesiatv", "attributes": {"label": "penarafflesiatv", "x": 342.53607106158745, "y": 508.55335809154747, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7600793558987181319", "id": "penarafflesiatv", "source": "tiktok-000001", "content": "Ditengah tekanan ekonomi global dan tantangan penguatan permodalan industri perbankan, PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu (Bank Bengkulu) berhasil menunjukkan kinerja yang tetap solid dan berkelanjutan.  Capaian positif tersebut ditegaskan langsung oleh Pelaksana Tugas (plt) Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang digelar di Aula H. Mochtar Azehari, Graha Bank Bengkulu, Rabu (28/1). Iswahyudi mengungkapkan bahwa sepanjang tahun buku 2025, Bank Bengkulu mampu mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 8,06 persen dengan total aset mencapai Rp11,190 triliun. Capaian ini, menurutnya, merupakan hasil dari penguatan fundamental bisnis serta konsistensi bank dalam menjalankan transformasi secara bertahap dan terukur. “Pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap Bank Bengkulu, sekaligus menjadi bukti bahwa strategi bisnis yang kami jalankan berada di jalur yang tepat,” ujar Iswahyudi. Dari sisi intermediasi, Iswahyudi menjelaskan bahwa penyaluran kredit meningkat 5,45 persen menjadi Rp7,816 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 2,52 persen dengan total mencapai Rp8,205 triliun. Kinerja tersebut berdampak langsung pada peningkatan profitabilitas bank. “Bank Bengkulu membukukan laba setelah pajak sebesar Rp135,146 miliar, tumbuh signifikan 34,70 persen dibandingkan tahun 2024. Ini menjadi indikator kuat bahwa kinerja operasional dan efisiensi bank terus membaik,” tegasnya. Lebih lanjut, Iswahyudi menambahkan bahwa rasio keuangan Bank Bengkulu tetap berada pada kondisi sehat, dengan ROA sebesar 1,64 persen, ROE 9,51 persen, serta CAR mencapai 25,11 persen. Posisi modal inti per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp1,453 triliun, yang dinilai sangat memadai untuk mendukung ekspansi bisnis secara pruden dan berkelanjutan. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan apresiasi atas kinerja manajemen Bank Bengkulu di bawah kepemimpinan Iswahyudi. Ia berharap Bank Bengkulu semakin berperan dalam memperkuat fiskal daerah dan mendorong pembangunan ekonomi Bengkulu. Sementara itu, Iswahyudi menegaskan bahwa ke depan dukungan terhadap sektor produktif, khususnya UMKM, akan terus menjadi prioritas utama. Bank Bengkulu juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab tantangan digitalisasi serta ketidakpastian ekonomi global. “Kami berkomitmen menjadikan Bank Bengkulu sebagai bank daerah yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing, sekaligus mitra strategis pembangunan ekonomi Bengkulu,” pungkas Iswahyudi.  #bankbengkulu #bengkulu #rups", "post_id": "7600793558987181319"}}, {"key": "iswahyudi.bankbengkulu", "attributes": {"label": "iswahyudi.bankbengkulu", "x": 277.4392496248962, "y": 478.49481305283723, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 26.1577, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7600793558987181319", "id": "iswahyudi.bankbengkulu", "source": "tiktok-000001", "content": "Ditengah tekanan ekonomi global dan tantangan penguatan permodalan industri perbankan, PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu (Bank Bengkulu) berhasil menunjukkan kinerja yang tetap solid dan berkelanjutan.  Capaian positif tersebut ditegaskan langsung oleh Pelaksana Tugas (plt) Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang digelar di Aula H. Mochtar Azehari, Graha Bank Bengkulu, Rabu (28/1). Iswahyudi mengungkapkan bahwa sepanjang tahun buku 2025, Bank Bengkulu mampu mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 8,06 persen dengan total aset mencapai Rp11,190 triliun. Capaian ini, menurutnya, merupakan hasil dari penguatan fundamental bisnis serta konsistensi bank dalam menjalankan transformasi secara bertahap dan terukur. “Pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap Bank Bengkulu, sekaligus menjadi bukti bahwa strategi bisnis yang kami jalankan berada di jalur yang tepat,” ujar Iswahyudi. Dari sisi intermediasi, Iswahyudi menjelaskan bahwa penyaluran kredit meningkat 5,45 persen menjadi Rp7,816 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 2,52 persen dengan total mencapai Rp8,205 triliun. Kinerja tersebut berdampak langsung pada peningkatan profitabilitas bank. “Bank Bengkulu membukukan laba setelah pajak sebesar Rp135,146 miliar, tumbuh signifikan 34,70 persen dibandingkan tahun 2024. Ini menjadi indikator kuat bahwa kinerja operasional dan efisiensi bank terus membaik,” tegasnya. Lebih lanjut, Iswahyudi menambahkan bahwa rasio keuangan Bank Bengkulu tetap berada pada kondisi sehat, dengan ROA sebesar 1,64 persen, ROE 9,51 persen, serta CAR mencapai 25,11 persen. Posisi modal inti per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp1,453 triliun, yang dinilai sangat memadai untuk mendukung ekspansi bisnis secara pruden dan berkelanjutan. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan apresiasi atas kinerja manajemen Bank Bengkulu di bawah kepemimpinan Iswahyudi. Ia berharap Bank Bengkulu semakin berperan dalam memperkuat fiskal daerah dan mendorong pembangunan ekonomi Bengkulu. Sementara itu, Iswahyudi menegaskan bahwa ke depan dukungan terhadap sektor produktif, khususnya UMKM, akan terus menjadi prioritas utama. Bank Bengkulu juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab tantangan digitalisasi serta ketidakpastian ekonomi global. “Kami berkomitmen menjadikan Bank Bengkulu sebagai bank daerah yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing, sekaligus mitra strategis pembangunan ekonomi Bengkulu,” pungkas Iswahyudi.  #bankbengkulu #bengkulu #rups", "post_id": "7600793558987181319"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 261.2408451696705, "y": 815.0133626697386, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "4GhZC19nlHs", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Penyaluran KUR Capai Rp96 Triliun hingga Mei 2026, Dorong UMKM Naik Kelas\n\nGaruda Tv - Pemerintah mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Mei 2026 telah mencapai Rp96 triliun. Pembiayaan tersebut disalurkan kepada sekitar 1,5 juta debitur di seluruh Indonesia.\n\nMenteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyampaikan bahwa penyaluran KUR difokuskan untuk mendorong pelaku usaha mikro agar naik kelas serta beralih dari sektor informal menuju sektor formal.\n\nDalam rapat koordinasi pengentasan kemiskinan, Maman menjelaskan bahwa sekitar 63 persen dari total penyaluran KUR dialokasikan ke sektor produksi. Hal ini dilakukan untuk memperkuat struktur ekonomi produktif di kalangan pelaku UMKM.\n\nDari total pembiayaan tersebut, sekitar Rp70 triliun disebut telah menyentuh kelompok masyarakat miskin ekstrem pada kategori desil 1 hingga desil 4. Pemerintah menargetkan agar akses permodalan ini dapat mendorong penciptaan lapangan kerja yang lebih formal dan terdata.\n\nSelain pembiayaan, Kementerian UMKM juga menekankan pentingnya perlindungan pasar bagi produk lokal. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya saing pelaku usaha domestik agar tidak kalah bersaing dengan produk impor serta mengurangi risiko kredit macet.\n\nPemerintah juga mencatat bahwa pada 2025, total alokasi kredit perbankan untuk sektor UMKM diproyeksikan mencapai Rp1.600 triliun sebagai bagian dari penguatan pembiayaan sektor produktif.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#KUR #UMKM #ekonomi  #MamanAbdurrahman #kabinetmerahputih #PembiayaanUsaha #naikkelas  #ekonomirakyat #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "4GhZC19nlHs"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 609.8106776677786, "y": 137.9307592578476, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.1577, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "4GhZC19nlHs", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Penyaluran KUR Capai Rp96 Triliun hingga Mei 2026, Dorong UMKM Naik Kelas\n\nGaruda Tv - Pemerintah mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Mei 2026 telah mencapai Rp96 triliun. Pembiayaan tersebut disalurkan kepada sekitar 1,5 juta debitur di seluruh Indonesia.\n\nMenteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyampaikan bahwa penyaluran KUR difokuskan untuk mendorong pelaku usaha mikro agar naik kelas serta beralih dari sektor informal menuju sektor formal.\n\nDalam rapat koordinasi pengentasan kemiskinan, Maman menjelaskan bahwa sekitar 63 persen dari total penyaluran KUR dialokasikan ke sektor produksi. Hal ini dilakukan untuk memperkuat struktur ekonomi produktif di kalangan pelaku UMKM.\n\nDari total pembiayaan tersebut, sekitar Rp70 triliun disebut telah menyentuh kelompok masyarakat miskin ekstrem pada kategori desil 1 hingga desil 4. Pemerintah menargetkan agar akses permodalan ini dapat mendorong penciptaan lapangan kerja yang lebih formal dan terdata.\n\nSelain pembiayaan, Kementerian UMKM juga menekankan pentingnya perlindungan pasar bagi produk lokal. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya saing pelaku usaha domestik agar tidak kalah bersaing dengan produk impor serta mengurangi risiko kredit macet.\n\nPemerintah juga mencatat bahwa pada 2025, total alokasi kredit perbankan untuk sektor UMKM diproyeksikan mencapai Rp1.600 triliun sebagai bagian dari penguatan pembiayaan sektor produktif.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#KUR #UMKM #ekonomi  #MamanAbdurrahman #kabinetmerahputih #PembiayaanUsaha #naikkelas  #ekonomirakyat #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "4GhZC19nlHs"}}, {"key": "@NDTVProfitIndia", "attributes": {"label": "@NDTVProfitIndia", "x": 438.3719199879279, "y": 582.8364850699081, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "P82Fb-eqa_k", "id": "@NDTVProfitIndia", "source": "youtube-000001", "content": "Dari Kredit UMKM hingga Semikonduktor: Keputusan Besar Kabinet Modi untuk Dorongan Ekonomi yang D...\n\nKabinet pada hari Rabu menyetujui serangkaian keputusan yang menggabungkan bantuan ekonomi segera dengan ambisi industri jangka panjang, meskipun ketidakpastian global masih berlanjut. Kabinet menyetujui ECLGS 5.0, di mana pemerintah akan turun tangan untuk meringankan tekanan likuiditas bagi bisnis yang terdampak oleh situasi Asia Barat dengan memungkinkan bank untuk memberikan pinjaman modal kerja tambahan yang dijamin pemerintah—hingga 20% untuk peminjam yang sudah ada dan lebih tinggi untuk maskapai penerbangan—yang berpotensi membuka akses kredit lebih dari ₹2,5 lakh crore dengan risiko fiskal yang terbatas. Pada saat yang sama, Kabinet memberikan dorongan signifikan kepada program semikonduktor India dengan menyetujui dua unit baru di Gujarat dengan investasi lebih dari ₹3.900 crore, termasuk fasilitas wafer galium nitrida untuk layar beresolusi tinggi dan mikro-LED serta unit pengemasan, sehingga total proyek di bawah Misi Semikonduktor menjadi 12 dengan investasi kumulatif sekitar ₹1,64 lakh crore. Bersama-sama, langkah-langkah ini menandakan strategi ganda: melindungi bisnis dari guncangan jangka pendek sekaligus mempercepat upaya India untuk membangun ekosistem manufaktur yang tangguh dan bernilai tinggi.\n\n#modi #semikonduktor #beritaindia\n\nUntuk video lainnya, berlangganan saluran kami:    /   \nKunjungi NDTV Profit untuk berita lainnya: https://www.ndtvprofit.com/\nJangan memasuki pasar saham tanpa pengetahuan. Baca semua Laporan Riset di sini: https://www.ndtvprofit.com/research-r...\n\nIkuti NDTV Profit di sini\nTwitter:   / ndtvprofitindia   ,   / ndtvprofit  \nLinkedIn:   / ndtvprofit  \nInstagram:   / ndtvprofit  \nFacebook:   / ndtvprofit", "post_id": "P82Fb-eqa_k"}}, {"key": "ndtvprofitindia", "attributes": {"label": "ndtvprofitindia", "x": 126.25692180455128, "y": 540.1865104012967, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.1577, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "P82Fb-eqa_k", "id": "ndtvprofitindia", "source": "youtube-000001", "content": "Dari Kredit UMKM hingga Semikonduktor: Keputusan Besar Kabinet Modi untuk Dorongan Ekonomi yang D...\n\nKabinet pada hari Rabu menyetujui serangkaian keputusan yang menggabungkan bantuan ekonomi segera dengan ambisi industri jangka panjang, meskipun ketidakpastian global masih berlanjut. Kabinet menyetujui ECLGS 5.0, di mana pemerintah akan turun tangan untuk meringankan tekanan likuiditas bagi bisnis yang terdampak oleh situasi Asia Barat dengan memungkinkan bank untuk memberikan pinjaman modal kerja tambahan yang dijamin pemerintah—hingga 20% untuk peminjam yang sudah ada dan lebih tinggi untuk maskapai penerbangan—yang berpotensi membuka akses kredit lebih dari ₹2,5 lakh crore dengan risiko fiskal yang terbatas. Pada saat yang sama, Kabinet memberikan dorongan signifikan kepada program semikonduktor India dengan menyetujui dua unit baru di Gujarat dengan investasi lebih dari ₹3.900 crore, termasuk fasilitas wafer galium nitrida untuk layar beresolusi tinggi dan mikro-LED serta unit pengemasan, sehingga total proyek di bawah Misi Semikonduktor menjadi 12 dengan investasi kumulatif sekitar ₹1,64 lakh crore. Bersama-sama, langkah-langkah ini menandakan strategi ganda: melindungi bisnis dari guncangan jangka pendek sekaligus mempercepat upaya India untuk membangun ekosistem manufaktur yang tangguh dan bernilai tinggi.\n\n#modi #semikonduktor #beritaindia\n\nUntuk video lainnya, berlangganan saluran kami:    /   \nKunjungi NDTV Profit untuk berita lainnya: https://www.ndtvprofit.com/\nJangan memasuki pasar saham tanpa pengetahuan. Baca semua Laporan Riset di sini: https://www.ndtvprofit.com/research-r...\n\nIkuti NDTV Profit di sini\nTwitter:   / ndtvprofitindia   ,   / ndtvprofit  \nLinkedIn:   / ndtvprofit  \nInstagram:   / ndtvprofit  \nFacebook:   / ndtvprofit", "post_id": "P82Fb-eqa_k"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 523.7138360733207, "y": 446.6457029178186, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "5HCB1iAen-k", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Batasi Pembelian Dolar AS, Ini Tujuh Langkah Penguatan Rupiah Hasil Ratas di Istana\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam rapat terbatas di Istana pada Selasa (5/5) sore. \n\nLangkah tersebut mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pembatasan pembelian Dolar AS di pasar domestik.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "5HCB1iAen-k"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 45.83796164021947, "y": 362.1839570187949, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.1454, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5HCB1iAen-k", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Batasi Pembelian Dolar AS, Ini Tujuh Langkah Penguatan Rupiah Hasil Ratas di Istana\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam rapat terbatas di Istana pada Selasa (5/5) sore. \n\nLangkah tersebut mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pembatasan pembelian Dolar AS di pasar domestik.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "5HCB1iAen-k"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 254.13329131887818, "y": 594.978906555264, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.1454, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5HCB1iAen-k", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Batasi Pembelian Dolar AS, Ini Tujuh Langkah Penguatan Rupiah Hasil Ratas di Istana\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam rapat terbatas di Istana pada Selasa (5/5) sore. \n\nLangkah tersebut mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pembatasan pembelian Dolar AS di pasar domestik.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "5HCB1iAen-k"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 897.5453183558402, "y": 229.06565483199637, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.1454, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5HCB1iAen-k", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Batasi Pembelian Dolar AS, Ini Tujuh Langkah Penguatan Rupiah Hasil Ratas di Istana\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membeberkan strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam rapat terbatas di Istana pada Selasa (5/5) sore. \n\nLangkah tersebut mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pembatasan pembelian Dolar AS di pasar domestik.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "5HCB1iAen-k"}}, {"key": "@SimplyMelanie-53", "attributes": {"label": "@SimplyMelanie-53", "x": 674.4824880413261, "y": 413.1667104013949, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "shgctiiT6uU", "id": "@SimplyMelanie-53", "source": "youtube-000001", "content": "SGOV vs HYSA: Matematika yang Sering Salah Dipahami\n\nSelama bertahun-tahun, saran standar untuk menyimpan uang tunai adalah menggunakan Rekening Tabungan Berbunga Tinggi (HYSA). Tetapi pada tahun 2026, kami secara resmi memindahkan dana pensiun jangka pendek 30 bulan kami dari bank. Mengapa? Karena sebagian besar orang tanpa sadar membayar \"pajak kenyamanan\" yang menggerogoti kebebasan finansial mereka.\n\nDalam video ini, saya akan menguraikan perhitungan matematis mengapa kami memilih ETF SGOV (iShares 0-3 Month Treasury Bond ETF) daripada rekening bank tradisional. Jika Anda menyimpan uang untuk belanja kebutuhan sehari-hari, biaya hidup, atau perjalanan, Anda perlu melihat berapa banyak uang yang sebenarnya Anda lewatkan.\n\nApa yang akan kita bahas dalam pembahasan mendalam ini:\n\"Selisih Bunga\" Bank: Bagaimana bank mengambil sebagian dari bunga Anda sebelum Anda menerimanya.\n\nRahasia Pajak Negara Bagian: Mengapa obligasi pemerintah AS seringkali dibebaskan dari pajak penghasilan negara bagian dan lokal, memberi Anda kenaikan gaji \"tersembunyi\" yang besar.\n\n\nSGOV vs. Pasar Lain: Membandingkan SGOV dengan BIL, USFR, dan SHV untuk menemukan \"tempat parkir\" paling stabil untuk uang Anda.\n\nTangga Likuiditas: Bagaimana kita mengakses uang kita dalam 48 hingga 72 jam—tanpa stres.\n\nStrategi 2026: Mengapa rasio biaya 0,09% adalah harga yang murah untuk waktu yang Anda hemat.\n\nBaik Anda memiliki dana darurat atau rekening jembatan multi-tahun, saatnya untuk membuat uang Anda bekerja sekeras Anda.\n\nBeri tahu saya di kolom komentar di bawah: Apakah Anda tim SGOV atau Anda menggunakan sesuatu yang berbeda dan mengapa? Ingat, saya membaca dan menanggapi setiap komentar.\n\nBerlangganan untuk bergabung dengan komunitas kami saat kami berbagi pengalaman praktis yang bermanfaat bersama keluarga Anda sambil mengejar strategi FIRE. -53\n\n👉 Tonton Selanjutnya:    • Can You Trust the Early Retirement Movemen...  \n\n⏰ Cap Waktu ⏰\n0:00 - Jebakan Rekening Bank \"Aman\"\n1:14 - Mengapa Kami Menyimpan Uang Tunai untuk 30 Bulan\n2:08 - SGOV vs HYSA: Perhitungan Mendasar\n2:30 - Cara Kerja Grafik \"Gigi Gergaji\"\n4:18 - Keuntungan Pajak Negara Bagian yang Tersembunyi\n6:39 - SGOV vs BIL, USFR, dan SHV\n7:34 - Tangga Likuiditas 48 Jam Kami\n8:17 - Kapan Anda TIDAK Boleh Menggunakan SGOV\n8:47 - Langkah-Langkah Akhir Menuju Pengendalian Keuangan\n\n🎯 TENTANG SALURAN INI:\nKami adalah pasangan pensiunan dini yang meninggalkan pekerjaan kantoran pada usia 53 dan 55 tahun. Kami berbagi angka-angka dunia nyata, jembatan $400 ribu Strategi dan manuver taktis yang kita gunakan untuk melindungi kekayaan kita selama volatilitas global\n\n⚠️ Konten ini hanya untuk tujuan pendidikan dan hiburan dan bukan merupakan nasihat keuangan. Selalu lakukan riset Anda sendiri.", "post_id": "shgctiiT6uU"}}, {"key": "SimplyMelanie", "attributes": {"label": "SimplyMelanie", "x": 888.9019483338859, "y": 980.126048372136, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.1577, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "shgctiiT6uU", "id": "SimplyMelanie", "source": "youtube-000001", "content": "SGOV vs HYSA: Matematika yang Sering Salah Dipahami\n\nSelama bertahun-tahun, saran standar untuk menyimpan uang tunai adalah menggunakan Rekening Tabungan Berbunga Tinggi (HYSA). Tetapi pada tahun 2026, kami secara resmi memindahkan dana pensiun jangka pendek 30 bulan kami dari bank. Mengapa? Karena sebagian besar orang tanpa sadar membayar \"pajak kenyamanan\" yang menggerogoti kebebasan finansial mereka.\n\nDalam video ini, saya akan menguraikan perhitungan matematis mengapa kami memilih ETF SGOV (iShares 0-3 Month Treasury Bond ETF) daripada rekening bank tradisional. Jika Anda menyimpan uang untuk belanja kebutuhan sehari-hari, biaya hidup, atau perjalanan, Anda perlu melihat berapa banyak uang yang sebenarnya Anda lewatkan.\n\nApa yang akan kita bahas dalam pembahasan mendalam ini:\n\"Selisih Bunga\" Bank: Bagaimana bank mengambil sebagian dari bunga Anda sebelum Anda menerimanya.\n\nRahasia Pajak Negara Bagian: Mengapa obligasi pemerintah AS seringkali dibebaskan dari pajak penghasilan negara bagian dan lokal, memberi Anda kenaikan gaji \"tersembunyi\" yang besar.\n\n\nSGOV vs. Pasar Lain: Membandingkan SGOV dengan BIL, USFR, dan SHV untuk menemukan \"tempat parkir\" paling stabil untuk uang Anda.\n\nTangga Likuiditas: Bagaimana kita mengakses uang kita dalam 48 hingga 72 jam—tanpa stres.\n\nStrategi 2026: Mengapa rasio biaya 0,09% adalah harga yang murah untuk waktu yang Anda hemat.\n\nBaik Anda memiliki dana darurat atau rekening jembatan multi-tahun, saatnya untuk membuat uang Anda bekerja sekeras Anda.\n\nBeri tahu saya di kolom komentar di bawah: Apakah Anda tim SGOV atau Anda menggunakan sesuatu yang berbeda dan mengapa? Ingat, saya membaca dan menanggapi setiap komentar.\n\nBerlangganan untuk bergabung dengan komunitas kami saat kami berbagi pengalaman praktis yang bermanfaat bersama keluarga Anda sambil mengejar strategi FIRE. -53\n\n👉 Tonton Selanjutnya:    • Can You Trust the Early Retirement Movemen...  \n\n⏰ Cap Waktu ⏰\n0:00 - Jebakan Rekening Bank \"Aman\"\n1:14 - Mengapa Kami Menyimpan Uang Tunai untuk 30 Bulan\n2:08 - SGOV vs HYSA: Perhitungan Mendasar\n2:30 - Cara Kerja Grafik \"Gigi Gergaji\"\n4:18 - Keuntungan Pajak Negara Bagian yang Tersembunyi\n6:39 - SGOV vs BIL, USFR, dan SHV\n7:34 - Tangga Likuiditas 48 Jam Kami\n8:17 - Kapan Anda TIDAK Boleh Menggunakan SGOV\n8:47 - Langkah-Langkah Akhir Menuju Pengendalian Keuangan\n\n🎯 TENTANG SALURAN INI:\nKami adalah pasangan pensiunan dini yang meninggalkan pekerjaan kantoran pada usia 53 dan 55 tahun. Kami berbagi angka-angka dunia nyata, jembatan $400 ribu Strategi dan manuver taktis yang kita gunakan untuk melindungi kekayaan kita selama volatilitas global\n\n⚠️ Konten ini hanya untuk tujuan pendidikan dan hiburan dan bukan merupakan nasihat keuangan. Selalu lakukan riset Anda sendiri.", "post_id": "shgctiiT6uU"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 109.3662159284503, "y": 128.77045927711893, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ZSAa-Pb4PFk", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "PDB 5,61% Q1 2026 Tapi Rupiah Anjlok Kelas Menengah Tercekik Asing Kabur!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! 💡 Di video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan kejutan data makroekonomi terbaru yang sedang menjadi perbincangan panas di kalangan investor.\n\n00:00 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia \npada Kuartal I 2026 sukses mencetak rekor pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (YoY), melampaui target APBN yang hanya 5,4% dan menjadi angka tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Namun, tahukah Anda bahwa bagi investor pasar modal, angka gemilang ini justru menyalakan sinyal alarm bahaya? 🚨\n\n07:54 Doping Fiskal Q1 2026\nMengapa Angka 5,61% Adalah Ilusi \"Doping Fiskal\"? Di balik angka impresif tersebut, mesin penggerak utamanya bukanlah investasi asing atau ekspor, melainkan Konsumsi Pemerintah yang meroket tajam hingga 21,81% YoY. Pertumbuhan ini sangat artifisial, didorong oleh fiscal sugar rush atau \"doping fiskal\" melalui pencairan Tunjangan Hari Raya (Gaji ke-14) aparatur negara yang lebih awal serta guyuran dana untuk program populis Makan Bergizi Gratis (MBG). Uang kaget ini memicu multiplier effect jangka pendek yang membuat sektor perhotelan dan restoran meledak 13,14%. Namun, ini hanyalah kosmetik yang menutupi luka struktural perekonomian kita.\n\n16:15 Bedah Kualitas PDB Q1 2026\n\n24:01 Sisi Gelap PDB Q1 2026\nSisi Gelap: K-Shaped Recovery dan Tercekiknya Kelas Menengah Jangan tertipu oleh tingginya konsumsi domestik. Analisis mendalam menunjukkan kita sedang mengalami K-Shaped Recovery. Sektor padat karya seperti manufaktur tekstil dan garmen justru berdarah-darah, memicu ancaman gelombang PHK diam-diam (silent layoffs). Lebih parah lagi, kelas menengah swasta kini terjebak dalam Middle-Class Squeeze, di mana gaji stagnan tetapi pengeluaran membengkak akibat inflasi pangan dan imported inflation. Banyak yang terpaksa memakan tabungan atau berutang via Pinjol dan Paylater untuk bertahan hidup.\n\n32:06 Strategi Makro Q1 2026\nBadai Geopolitik, Pendarahan Rupiah, dan Pelarian Modal Asing Kita sedang menari di atas tali! Tingginya konsumsi dalam negeri membuat impor barang modal dan konsumsi melesat 7,2%, sementara kinerja ekspor kita malah terkontraksi minus 25% YoY. Di saat bersamaan, eskalasi konflik geopolitik AS dan Iran di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Efek dominonya? Kebutuhan Dolar AS untuk tagihan migas membengkak, memicu pelarian modal asing (capital flight) besar-besaran, hingga Rupiah sempat hancur menyentuh level All-Time Low di atas Rp17.420 per Dolar AS.\n\nBank Indonesia bahkan harus \"membakar\" cadangan devisa hingga US$8,4 miliar di Kuartal I dan menerbitkan SRBI dengan imbal hasil tinggi (6,5% - 7%) untuk menahan nilai tukar. Akibatnya, terjadi Crowding Out Effect yang menyedot likuiditas pasar saham, membuat saham-saham big caps perbankan mengalami tekanan jual masif.\n\n38:27 Prospek Ekonomi Pasca Q1 2026\nPanduan Strategi Saham Pasca-Kuartal I 2026 dari Wawasan Cerdas Kuartal depan, bensin musiman (THR) akan habis dan ekonomi diproyeksikan soft landing ke level 5,0% - 5,2%. Apa strategi terbaik untuk portofolio Anda?\nHindari Sektor Sensitif Suku Bunga: Sektor properti dan otomotif akan sangat tertekan oleh tingginya biaya pinjaman.\n\nRotasi ke Sektor Defensif & Ekspor: Lirik emiten berorientasi ekspor yang diuntungkan oleh kuatnya Dolar AS, atau consumer goods lokal yang diuntungkan oleh kebijakan pembatasan impor (Lartas) dari pemerintah.\n\nCermati Aksi Korporasi & Dividen Jumbo: Perhatikan katalis spesifik seperti akuisisi ritel HSBC oleh Bank OCBC NISP ($NISP), masuknya modal Danantara ke saham GOTO, hingga pemulihan operasional di TPIA dan grup Merdeka (MDKA). Amankan cash Anda dengan memburu saham pembagi dividen tinggi (dividend yield) seperti $JPFA, $SSMS, dan $TUGU.\n\nBagaimana pandangan Anda? Apakah PDB 5,61% ini murni tanda ekonomi bangkit atau sekadar ilusi sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇\n\n🔔 Jangan lupa SUBSCRIBE ke Wawasan Cerdas, LIKE, dan SHARE video ini agar Anda tidak ketinggalan analisis makroekonomi dan strategi investasi saham paling tajam di Indonesia!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nKumpulan Hashtag (Optimal untuk YouTube)\n#WawasanCerdas #IHSG2026 #PDBIndonesia #InvestasiSaham #KrisisRupiah #Makroekonomi #StrategiSaham #DopingFiskal #PeluangInvestasi #SahamDividen #AnalisisEkonomi #BankIndonesia #SahamGOTO #BursaEfekIndonesia #SahamCuan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "ZSAa-Pb4PFk"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 735.3811807292789, "y": 822.207428978191, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.1577, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZSAa-Pb4PFk", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "PDB 5,61% Q1 2026 Tapi Rupiah Anjlok Kelas Menengah Tercekik Asing Kabur!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! 💡 Di video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan kejutan data makroekonomi terbaru yang sedang menjadi perbincangan panas di kalangan investor.\n\n00:00 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia \npada Kuartal I 2026 sukses mencetak rekor pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (YoY), melampaui target APBN yang hanya 5,4% dan menjadi angka tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Namun, tahukah Anda bahwa bagi investor pasar modal, angka gemilang ini justru menyalakan sinyal alarm bahaya? 🚨\n\n07:54 Doping Fiskal Q1 2026\nMengapa Angka 5,61% Adalah Ilusi \"Doping Fiskal\"? Di balik angka impresif tersebut, mesin penggerak utamanya bukanlah investasi asing atau ekspor, melainkan Konsumsi Pemerintah yang meroket tajam hingga 21,81% YoY. Pertumbuhan ini sangat artifisial, didorong oleh fiscal sugar rush atau \"doping fiskal\" melalui pencairan Tunjangan Hari Raya (Gaji ke-14) aparatur negara yang lebih awal serta guyuran dana untuk program populis Makan Bergizi Gratis (MBG). Uang kaget ini memicu multiplier effect jangka pendek yang membuat sektor perhotelan dan restoran meledak 13,14%. Namun, ini hanyalah kosmetik yang menutupi luka struktural perekonomian kita.\n\n16:15 Bedah Kualitas PDB Q1 2026\n\n24:01 Sisi Gelap PDB Q1 2026\nSisi Gelap: K-Shaped Recovery dan Tercekiknya Kelas Menengah Jangan tertipu oleh tingginya konsumsi domestik. Analisis mendalam menunjukkan kita sedang mengalami K-Shaped Recovery. Sektor padat karya seperti manufaktur tekstil dan garmen justru berdarah-darah, memicu ancaman gelombang PHK diam-diam (silent layoffs). Lebih parah lagi, kelas menengah swasta kini terjebak dalam Middle-Class Squeeze, di mana gaji stagnan tetapi pengeluaran membengkak akibat inflasi pangan dan imported inflation. Banyak yang terpaksa memakan tabungan atau berutang via Pinjol dan Paylater untuk bertahan hidup.\n\n32:06 Strategi Makro Q1 2026\nBadai Geopolitik, Pendarahan Rupiah, dan Pelarian Modal Asing Kita sedang menari di atas tali! Tingginya konsumsi dalam negeri membuat impor barang modal dan konsumsi melesat 7,2%, sementara kinerja ekspor kita malah terkontraksi minus 25% YoY. Di saat bersamaan, eskalasi konflik geopolitik AS dan Iran di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Efek dominonya? Kebutuhan Dolar AS untuk tagihan migas membengkak, memicu pelarian modal asing (capital flight) besar-besaran, hingga Rupiah sempat hancur menyentuh level All-Time Low di atas Rp17.420 per Dolar AS.\n\nBank Indonesia bahkan harus \"membakar\" cadangan devisa hingga US$8,4 miliar di Kuartal I dan menerbitkan SRBI dengan imbal hasil tinggi (6,5% - 7%) untuk menahan nilai tukar. Akibatnya, terjadi Crowding Out Effect yang menyedot likuiditas pasar saham, membuat saham-saham big caps perbankan mengalami tekanan jual masif.\n\n38:27 Prospek Ekonomi Pasca Q1 2026\nPanduan Strategi Saham Pasca-Kuartal I 2026 dari Wawasan Cerdas Kuartal depan, bensin musiman (THR) akan habis dan ekonomi diproyeksikan soft landing ke level 5,0% - 5,2%. Apa strategi terbaik untuk portofolio Anda?\nHindari Sektor Sensitif Suku Bunga: Sektor properti dan otomotif akan sangat tertekan oleh tingginya biaya pinjaman.\n\nRotasi ke Sektor Defensif & Ekspor: Lirik emiten berorientasi ekspor yang diuntungkan oleh kuatnya Dolar AS, atau consumer goods lokal yang diuntungkan oleh kebijakan pembatasan impor (Lartas) dari pemerintah.\n\nCermati Aksi Korporasi & Dividen Jumbo: Perhatikan katalis spesifik seperti akuisisi ritel HSBC oleh Bank OCBC NISP ($NISP), masuknya modal Danantara ke saham GOTO, hingga pemulihan operasional di TPIA dan grup Merdeka (MDKA). Amankan cash Anda dengan memburu saham pembagi dividen tinggi (dividend yield) seperti $JPFA, $SSMS, dan $TUGU.\n\nBagaimana pandangan Anda? Apakah PDB 5,61% ini murni tanda ekonomi bangkit atau sekadar ilusi sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇\n\n🔔 Jangan lupa SUBSCRIBE ke Wawasan Cerdas, LIKE, dan SHARE video ini agar Anda tidak ketinggalan analisis makroekonomi dan strategi investasi saham paling tajam di Indonesia!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nKumpulan Hashtag (Optimal untuk YouTube)\n#WawasanCerdas #IHSG2026 #PDBIndonesia #InvestasiSaham #KrisisRupiah #Makroekonomi #StrategiSaham #DopingFiskal #PeluangInvestasi #SahamDividen #AnalisisEkonomi #BankIndonesia #SahamGOTO #BursaEfekIndonesia #SahamCuan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "ZSAa-Pb4PFk"}}, {"key": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "attributes": {"label": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "x": 350.63399493306827, "y": 442.0117539687085, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "A5PBJuBdOIE", "id": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "youtube-000001", "content": "Semuanya Berubah Jika Anda Memiliki 10.000 ADA\n\nMemiliki 10.000 unit Cardano dulunya merupakan taruhan spekulatif, tetapi dividen baru dari Wall Street telah mengubah segalanya. ETF Volatility Shares CRDD memperkenalkan imbal hasil yang pasti dan dapat diprediksi yang memaksa lembaga keuangan untuk mengklasifikasikan ulang jaringan tersebut sebagai utilitas digital. Transisi dari rak spekulatif ke kelas aset penghasil pendapatan ini mendorong arus masuk modal besar-besaran dari dana pensiun yang mencari arus kas daripada hype kripto. Dengan melampaui utang pemerintah bebas risiko, Cardano membuktikan nilainya sebagai blockchain kelas atas.\n\nSaat kita memasuki tahun 2026, data on-chain menunjukkan bahwa para whale berada dalam fase membeli semuanya sementara investor ritel menjual di titik terendah. Dengan pergeseran regulasi menuju status komoditas dan penghapusan risiko pendiri melalui Komite Konstitusi, panggung telah siap untuk peristiwa penetapan harga ulang yang signifikan. Temukan bagaimana inisiatif senjata dan likuiditas yang didukung Bitcoin mengubah ledger menjadi lapisan keuangan global. Berlangganan untuk mendapatkan analisis kripto yang lebih mendalam saat tenggat waktu ETF spot ADA 9 Agustus semakin dekat.\n\n#Cardano #ADA #ETF\n\nPool [CHEEK] CHEEKY CRYPTO - https://cexplorer.io/pool/pool1zj4h7k...\n\nID Pool Stake: pool1zj4h7kc6v53q9r8x3fwzfuayf2frwme8u5k86gu0uzeeuvqxgul\n🗳️ ID DRep: drep1y2zu2ls2hqw9dycxl8s8z3d9nmw7s794xh3xn3jytkh30esalzwdv\n\nUnity: https://unitynodes.io/\n\nBursa:   / exchanges  \n\n🔗 Discord Edukasi Gratis:\n👉   / discord  \n\n🧠 Ini adalah komunitas untuk diskusi edukatif saja.\n\n🚫 Tidak ada nasihat keuangan yang diberikan.\n\n👨‍💼 Admin dan moderator bukanlah profesional keuangan berlisensi.\n\n📚 Pelajari:\n\n👉 https://cheekyschool.com/\nSumber daya edukatif saja – tidak ada jaminan hasil keuangan.\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n🎥 SALURAN YOUTUBE KAMI\n\n🔹 Ikuti Cheeky Crypto di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Plus di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto News di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Education di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Unfiltered di YouTube: / \n\n-----------------------------------------------------------------\n\n📱 IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL\n\n🐦 Ikuti kami di X: / cheekycrypto\n📘 Ikuti kami Di Facebook: /cheekycrypto\n\n-----------------------------------------------------------------\nLihat Penawaran Afiliasi Kami:\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui tautan di bawah ini.\n\n👉 https://portal.cheekycrypto.io/cheeky...\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n⚠️ 𝗕𝗘𝗪𝗔𝗥𝗘 𝗢𝗙 𝗦𝗖𝗔𝗠𝗠𝗘𝗥𝗦 𝗜𝗡 𝗢𝗨𝗥 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗘𝗡𝗧𝗦 𝗔𝗡𝗗 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗨𝗡𝗜𝗧𝗬 PERINGATAN ⚠️\n\n🛑 PENAFIAN:\n\nSaluran ini hanya untuk tujuan hiburan. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan tamu dan pembawa acara tidak selalu mencerminkan pandangan saluran ini.\n\nKami tidak mempromosikan skema cepat kaya, strategi perdagangan yang menjamin keuntungan, atau perilaku keuangan yang berisiko.\n\nSemua keputusan perdagangan adalah tanggung jawab Anda sendiri. Pemirsa sangat disarankan untuk melakukan riset sendiri.\nPerdagangan mata uang kripto membawa risiko kerugian yang signifikan, dan tidak ada hasil yang dijamin. Saluran ini tidak menawarkan layanan keuangan atau sekuritas dan tidak menjamin hasil apa pun.\nPenawaran afiliasi hanya ditujukan untuk penduduk non-Inggris.\n\nKonten ini mematuhi kebijakan Konten Berbahaya dan Berisiko YouTube dan ditujukan untuk audiens dewasa yang tertarik mempelajari teknologi blockchain. Beberapa tautan adalah penawaran afiliasi.\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui platform tersebut, tanpa biaya tambahan bagi Anda.\n\nPlatform ini bukan rekomendasi dan dibagikan hanya untuk tujuan informasi.\nPenawaran bervariasi dan mungkin tidak tersedia di semua wilayah. Harap konsultasikan dengan hukum setempat dan penasihat keuangan Anda sebelum berpartisipasi.\n\n-----------------------------------------------------------------\nStempel waktu", "post_id": "A5PBJuBdOIE"}}, {"key": "CheekyCrypto", "attributes": {"label": "CheekyCrypto", "x": 75.2941674150961, "y": 463.83059303508924, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5429, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "A5PBJuBdOIE", "id": "CheekyCrypto", "source": "youtube-000001", "content": "Semuanya Berubah Jika Anda Memiliki 10.000 ADA\n\nMemiliki 10.000 unit Cardano dulunya merupakan taruhan spekulatif, tetapi dividen baru dari Wall Street telah mengubah segalanya. ETF Volatility Shares CRDD memperkenalkan imbal hasil yang pasti dan dapat diprediksi yang memaksa lembaga keuangan untuk mengklasifikasikan ulang jaringan tersebut sebagai utilitas digital. Transisi dari rak spekulatif ke kelas aset penghasil pendapatan ini mendorong arus masuk modal besar-besaran dari dana pensiun yang mencari arus kas daripada hype kripto. Dengan melampaui utang pemerintah bebas risiko, Cardano membuktikan nilainya sebagai blockchain kelas atas.\n\nSaat kita memasuki tahun 2026, data on-chain menunjukkan bahwa para whale berada dalam fase membeli semuanya sementara investor ritel menjual di titik terendah. Dengan pergeseran regulasi menuju status komoditas dan penghapusan risiko pendiri melalui Komite Konstitusi, panggung telah siap untuk peristiwa penetapan harga ulang yang signifikan. Temukan bagaimana inisiatif senjata dan likuiditas yang didukung Bitcoin mengubah ledger menjadi lapisan keuangan global. Berlangganan untuk mendapatkan analisis kripto yang lebih mendalam saat tenggat waktu ETF spot ADA 9 Agustus semakin dekat.\n\n#Cardano #ADA #ETF\n\nPool [CHEEK] CHEEKY CRYPTO - https://cexplorer.io/pool/pool1zj4h7k...\n\nID Pool Stake: pool1zj4h7kc6v53q9r8x3fwzfuayf2frwme8u5k86gu0uzeeuvqxgul\n🗳️ ID DRep: drep1y2zu2ls2hqw9dycxl8s8z3d9nmw7s794xh3xn3jytkh30esalzwdv\n\nUnity: https://unitynodes.io/\n\nBursa:   / exchanges  \n\n🔗 Discord Edukasi Gratis:\n👉   / discord  \n\n🧠 Ini adalah komunitas untuk diskusi edukatif saja.\n\n🚫 Tidak ada nasihat keuangan yang diberikan.\n\n👨‍💼 Admin dan moderator bukanlah profesional keuangan berlisensi.\n\n📚 Pelajari:\n\n👉 https://cheekyschool.com/\nSumber daya edukatif saja – tidak ada jaminan hasil keuangan.\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n🎥 SALURAN YOUTUBE KAMI\n\n🔹 Ikuti Cheeky Crypto di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Plus di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto News di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Education di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Unfiltered di YouTube: / \n\n-----------------------------------------------------------------\n\n📱 IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL\n\n🐦 Ikuti kami di X: / cheekycrypto\n📘 Ikuti kami Di Facebook: /cheekycrypto\n\n-----------------------------------------------------------------\nLihat Penawaran Afiliasi Kami:\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui tautan di bawah ini.\n\n👉 https://portal.cheekycrypto.io/cheeky...\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n⚠️ 𝗕𝗘𝗪𝗔𝗥𝗘 𝗢𝗙 𝗦𝗖𝗔𝗠𝗠𝗘𝗥𝗦 𝗜𝗡 𝗢𝗨𝗥 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗘𝗡𝗧𝗦 𝗔𝗡𝗗 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗨𝗡𝗜𝗧𝗬 PERINGATAN ⚠️\n\n🛑 PENAFIAN:\n\nSaluran ini hanya untuk tujuan hiburan. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan tamu dan pembawa acara tidak selalu mencerminkan pandangan saluran ini.\n\nKami tidak mempromosikan skema cepat kaya, strategi perdagangan yang menjamin keuntungan, atau perilaku keuangan yang berisiko.\n\nSemua keputusan perdagangan adalah tanggung jawab Anda sendiri. Pemirsa sangat disarankan untuk melakukan riset sendiri.\nPerdagangan mata uang kripto membawa risiko kerugian yang signifikan, dan tidak ada hasil yang dijamin. Saluran ini tidak menawarkan layanan keuangan atau sekuritas dan tidak menjamin hasil apa pun.\nPenawaran afiliasi hanya ditujukan untuk penduduk non-Inggris.\n\nKonten ini mematuhi kebijakan Konten Berbahaya dan Berisiko YouTube dan ditujukan untuk audiens dewasa yang tertarik mempelajari teknologi blockchain. Beberapa tautan adalah penawaran afiliasi.\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui platform tersebut, tanpa biaya tambahan bagi Anda.\n\nPlatform ini bukan rekomendasi dan dibagikan hanya untuk tujuan informasi.\nPenawaran bervariasi dan mungkin tidak tersedia di semua wilayah. Harap konsultasikan dengan hukum setempat dan penasihat keuangan Anda sebelum berpartisipasi.\n\n-----------------------------------------------------------------\nStempel waktu", "post_id": "A5PBJuBdOIE"}}, {"key": "CheekyCryptoPlus", "attributes": {"label": "CheekyCryptoPlus", "x": 923.5211066608867, "y": 742.8840422369578, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5429, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "A5PBJuBdOIE", "id": "CheekyCryptoPlus", "source": "youtube-000001", "content": "Semuanya Berubah Jika Anda Memiliki 10.000 ADA\n\nMemiliki 10.000 unit Cardano dulunya merupakan taruhan spekulatif, tetapi dividen baru dari Wall Street telah mengubah segalanya. ETF Volatility Shares CRDD memperkenalkan imbal hasil yang pasti dan dapat diprediksi yang memaksa lembaga keuangan untuk mengklasifikasikan ulang jaringan tersebut sebagai utilitas digital. Transisi dari rak spekulatif ke kelas aset penghasil pendapatan ini mendorong arus masuk modal besar-besaran dari dana pensiun yang mencari arus kas daripada hype kripto. Dengan melampaui utang pemerintah bebas risiko, Cardano membuktikan nilainya sebagai blockchain kelas atas.\n\nSaat kita memasuki tahun 2026, data on-chain menunjukkan bahwa para whale berada dalam fase membeli semuanya sementara investor ritel menjual di titik terendah. Dengan pergeseran regulasi menuju status komoditas dan penghapusan risiko pendiri melalui Komite Konstitusi, panggung telah siap untuk peristiwa penetapan harga ulang yang signifikan. Temukan bagaimana inisiatif senjata dan likuiditas yang didukung Bitcoin mengubah ledger menjadi lapisan keuangan global. Berlangganan untuk mendapatkan analisis kripto yang lebih mendalam saat tenggat waktu ETF spot ADA 9 Agustus semakin dekat.\n\n#Cardano #ADA #ETF\n\nPool [CHEEK] CHEEKY CRYPTO - https://cexplorer.io/pool/pool1zj4h7k...\n\nID Pool Stake: pool1zj4h7kc6v53q9r8x3fwzfuayf2frwme8u5k86gu0uzeeuvqxgul\n🗳️ ID DRep: drep1y2zu2ls2hqw9dycxl8s8z3d9nmw7s794xh3xn3jytkh30esalzwdv\n\nUnity: https://unitynodes.io/\n\nBursa:   / exchanges  \n\n🔗 Discord Edukasi Gratis:\n👉   / discord  \n\n🧠 Ini adalah komunitas untuk diskusi edukatif saja.\n\n🚫 Tidak ada nasihat keuangan yang diberikan.\n\n👨‍💼 Admin dan moderator bukanlah profesional keuangan berlisensi.\n\n📚 Pelajari:\n\n👉 https://cheekyschool.com/\nSumber daya edukatif saja – tidak ada jaminan hasil keuangan.\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n🎥 SALURAN YOUTUBE KAMI\n\n🔹 Ikuti Cheeky Crypto di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Plus di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto News di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Education di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Unfiltered di YouTube: / \n\n-----------------------------------------------------------------\n\n📱 IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL\n\n🐦 Ikuti kami di X: / cheekycrypto\n📘 Ikuti kami Di Facebook: /cheekycrypto\n\n-----------------------------------------------------------------\nLihat Penawaran Afiliasi Kami:\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui tautan di bawah ini.\n\n👉 https://portal.cheekycrypto.io/cheeky...\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n⚠️ 𝗕𝗘𝗪𝗔𝗥𝗘 𝗢𝗙 𝗦𝗖𝗔𝗠𝗠𝗘𝗥𝗦 𝗜𝗡 𝗢𝗨𝗥 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗘𝗡𝗧𝗦 𝗔𝗡𝗗 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗨𝗡𝗜𝗧𝗬 PERINGATAN ⚠️\n\n🛑 PENAFIAN:\n\nSaluran ini hanya untuk tujuan hiburan. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan tamu dan pembawa acara tidak selalu mencerminkan pandangan saluran ini.\n\nKami tidak mempromosikan skema cepat kaya, strategi perdagangan yang menjamin keuntungan, atau perilaku keuangan yang berisiko.\n\nSemua keputusan perdagangan adalah tanggung jawab Anda sendiri. Pemirsa sangat disarankan untuk melakukan riset sendiri.\nPerdagangan mata uang kripto membawa risiko kerugian yang signifikan, dan tidak ada hasil yang dijamin. Saluran ini tidak menawarkan layanan keuangan atau sekuritas dan tidak menjamin hasil apa pun.\nPenawaran afiliasi hanya ditujukan untuk penduduk non-Inggris.\n\nKonten ini mematuhi kebijakan Konten Berbahaya dan Berisiko YouTube dan ditujukan untuk audiens dewasa yang tertarik mempelajari teknologi blockchain. Beberapa tautan adalah penawaran afiliasi.\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui platform tersebut, tanpa biaya tambahan bagi Anda.\n\nPlatform ini bukan rekomendasi dan dibagikan hanya untuk tujuan informasi.\nPenawaran bervariasi dan mungkin tidak tersedia di semua wilayah. Harap konsultasikan dengan hukum setempat dan penasihat keuangan Anda sebelum berpartisipasi.\n\n-----------------------------------------------------------------\nStempel waktu", "post_id": "A5PBJuBdOIE"}}, {"key": "CheekyCryptoNews", "attributes": {"label": "CheekyCryptoNews", "x": 620.6198815344685, "y": 830.116160243833, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5429, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "A5PBJuBdOIE", "id": "CheekyCryptoNews", "source": "youtube-000001", "content": "Semuanya Berubah Jika Anda Memiliki 10.000 ADA\n\nMemiliki 10.000 unit Cardano dulunya merupakan taruhan spekulatif, tetapi dividen baru dari Wall Street telah mengubah segalanya. ETF Volatility Shares CRDD memperkenalkan imbal hasil yang pasti dan dapat diprediksi yang memaksa lembaga keuangan untuk mengklasifikasikan ulang jaringan tersebut sebagai utilitas digital. Transisi dari rak spekulatif ke kelas aset penghasil pendapatan ini mendorong arus masuk modal besar-besaran dari dana pensiun yang mencari arus kas daripada hype kripto. Dengan melampaui utang pemerintah bebas risiko, Cardano membuktikan nilainya sebagai blockchain kelas atas.\n\nSaat kita memasuki tahun 2026, data on-chain menunjukkan bahwa para whale berada dalam fase membeli semuanya sementara investor ritel menjual di titik terendah. Dengan pergeseran regulasi menuju status komoditas dan penghapusan risiko pendiri melalui Komite Konstitusi, panggung telah siap untuk peristiwa penetapan harga ulang yang signifikan. Temukan bagaimana inisiatif senjata dan likuiditas yang didukung Bitcoin mengubah ledger menjadi lapisan keuangan global. Berlangganan untuk mendapatkan analisis kripto yang lebih mendalam saat tenggat waktu ETF spot ADA 9 Agustus semakin dekat.\n\n#Cardano #ADA #ETF\n\nPool [CHEEK] CHEEKY CRYPTO - https://cexplorer.io/pool/pool1zj4h7k...\n\nID Pool Stake: pool1zj4h7kc6v53q9r8x3fwzfuayf2frwme8u5k86gu0uzeeuvqxgul\n🗳️ ID DRep: drep1y2zu2ls2hqw9dycxl8s8z3d9nmw7s794xh3xn3jytkh30esalzwdv\n\nUnity: https://unitynodes.io/\n\nBursa:   / exchanges  \n\n🔗 Discord Edukasi Gratis:\n👉   / discord  \n\n🧠 Ini adalah komunitas untuk diskusi edukatif saja.\n\n🚫 Tidak ada nasihat keuangan yang diberikan.\n\n👨‍💼 Admin dan moderator bukanlah profesional keuangan berlisensi.\n\n📚 Pelajari:\n\n👉 https://cheekyschool.com/\nSumber daya edukatif saja – tidak ada jaminan hasil keuangan.\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n🎥 SALURAN YOUTUBE KAMI\n\n🔹 Ikuti Cheeky Crypto di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Plus di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto News di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Education di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Unfiltered di YouTube: / \n\n-----------------------------------------------------------------\n\n📱 IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL\n\n🐦 Ikuti kami di X: / cheekycrypto\n📘 Ikuti kami Di Facebook: /cheekycrypto\n\n-----------------------------------------------------------------\nLihat Penawaran Afiliasi Kami:\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui tautan di bawah ini.\n\n👉 https://portal.cheekycrypto.io/cheeky...\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n⚠️ 𝗕𝗘𝗪𝗔𝗥𝗘 𝗢𝗙 𝗦𝗖𝗔𝗠𝗠𝗘𝗥𝗦 𝗜𝗡 𝗢𝗨𝗥 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗘𝗡𝗧𝗦 𝗔𝗡𝗗 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗨𝗡𝗜𝗧𝗬 PERINGATAN ⚠️\n\n🛑 PENAFIAN:\n\nSaluran ini hanya untuk tujuan hiburan. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan tamu dan pembawa acara tidak selalu mencerminkan pandangan saluran ini.\n\nKami tidak mempromosikan skema cepat kaya, strategi perdagangan yang menjamin keuntungan, atau perilaku keuangan yang berisiko.\n\nSemua keputusan perdagangan adalah tanggung jawab Anda sendiri. Pemirsa sangat disarankan untuk melakukan riset sendiri.\nPerdagangan mata uang kripto membawa risiko kerugian yang signifikan, dan tidak ada hasil yang dijamin. Saluran ini tidak menawarkan layanan keuangan atau sekuritas dan tidak menjamin hasil apa pun.\nPenawaran afiliasi hanya ditujukan untuk penduduk non-Inggris.\n\nKonten ini mematuhi kebijakan Konten Berbahaya dan Berisiko YouTube dan ditujukan untuk audiens dewasa yang tertarik mempelajari teknologi blockchain. Beberapa tautan adalah penawaran afiliasi.\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui platform tersebut, tanpa biaya tambahan bagi Anda.\n\nPlatform ini bukan rekomendasi dan dibagikan hanya untuk tujuan informasi.\nPenawaran bervariasi dan mungkin tidak tersedia di semua wilayah. Harap konsultasikan dengan hukum setempat dan penasihat keuangan Anda sebelum berpartisipasi.\n\n-----------------------------------------------------------------\nStempel waktu", "post_id": "A5PBJuBdOIE"}}, {"key": "CheekyCryptoEducation", "attributes": {"label": "CheekyCryptoEducation", "x": 177.22594663205416, "y": 666.3489538456104, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5429, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "A5PBJuBdOIE", "id": "CheekyCryptoEducation", "source": "youtube-000001", "content": "Semuanya Berubah Jika Anda Memiliki 10.000 ADA\n\nMemiliki 10.000 unit Cardano dulunya merupakan taruhan spekulatif, tetapi dividen baru dari Wall Street telah mengubah segalanya. ETF Volatility Shares CRDD memperkenalkan imbal hasil yang pasti dan dapat diprediksi yang memaksa lembaga keuangan untuk mengklasifikasikan ulang jaringan tersebut sebagai utilitas digital. Transisi dari rak spekulatif ke kelas aset penghasil pendapatan ini mendorong arus masuk modal besar-besaran dari dana pensiun yang mencari arus kas daripada hype kripto. Dengan melampaui utang pemerintah bebas risiko, Cardano membuktikan nilainya sebagai blockchain kelas atas.\n\nSaat kita memasuki tahun 2026, data on-chain menunjukkan bahwa para whale berada dalam fase membeli semuanya sementara investor ritel menjual di titik terendah. Dengan pergeseran regulasi menuju status komoditas dan penghapusan risiko pendiri melalui Komite Konstitusi, panggung telah siap untuk peristiwa penetapan harga ulang yang signifikan. Temukan bagaimana inisiatif senjata dan likuiditas yang didukung Bitcoin mengubah ledger menjadi lapisan keuangan global. Berlangganan untuk mendapatkan analisis kripto yang lebih mendalam saat tenggat waktu ETF spot ADA 9 Agustus semakin dekat.\n\n#Cardano #ADA #ETF\n\nPool [CHEEK] CHEEKY CRYPTO - https://cexplorer.io/pool/pool1zj4h7k...\n\nID Pool Stake: pool1zj4h7kc6v53q9r8x3fwzfuayf2frwme8u5k86gu0uzeeuvqxgul\n🗳️ ID DRep: drep1y2zu2ls2hqw9dycxl8s8z3d9nmw7s794xh3xn3jytkh30esalzwdv\n\nUnity: https://unitynodes.io/\n\nBursa:   / exchanges  \n\n🔗 Discord Edukasi Gratis:\n👉   / discord  \n\n🧠 Ini adalah komunitas untuk diskusi edukatif saja.\n\n🚫 Tidak ada nasihat keuangan yang diberikan.\n\n👨‍💼 Admin dan moderator bukanlah profesional keuangan berlisensi.\n\n📚 Pelajari:\n\n👉 https://cheekyschool.com/\nSumber daya edukatif saja – tidak ada jaminan hasil keuangan.\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n🎥 SALURAN YOUTUBE KAMI\n\n🔹 Ikuti Cheeky Crypto di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Plus di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto News di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Education di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Unfiltered di YouTube: / \n\n-----------------------------------------------------------------\n\n📱 IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL\n\n🐦 Ikuti kami di X: / cheekycrypto\n📘 Ikuti kami Di Facebook: /cheekycrypto\n\n-----------------------------------------------------------------\nLihat Penawaran Afiliasi Kami:\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui tautan di bawah ini.\n\n👉 https://portal.cheekycrypto.io/cheeky...\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n⚠️ 𝗕𝗘𝗪𝗔𝗥𝗘 𝗢𝗙 𝗦𝗖𝗔𝗠𝗠𝗘𝗥𝗦 𝗜𝗡 𝗢𝗨𝗥 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗘𝗡𝗧𝗦 𝗔𝗡𝗗 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗨𝗡𝗜𝗧𝗬 PERINGATAN ⚠️\n\n🛑 PENAFIAN:\n\nSaluran ini hanya untuk tujuan hiburan. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan tamu dan pembawa acara tidak selalu mencerminkan pandangan saluran ini.\n\nKami tidak mempromosikan skema cepat kaya, strategi perdagangan yang menjamin keuntungan, atau perilaku keuangan yang berisiko.\n\nSemua keputusan perdagangan adalah tanggung jawab Anda sendiri. Pemirsa sangat disarankan untuk melakukan riset sendiri.\nPerdagangan mata uang kripto membawa risiko kerugian yang signifikan, dan tidak ada hasil yang dijamin. Saluran ini tidak menawarkan layanan keuangan atau sekuritas dan tidak menjamin hasil apa pun.\nPenawaran afiliasi hanya ditujukan untuk penduduk non-Inggris.\n\nKonten ini mematuhi kebijakan Konten Berbahaya dan Berisiko YouTube dan ditujukan untuk audiens dewasa yang tertarik mempelajari teknologi blockchain. Beberapa tautan adalah penawaran afiliasi.\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui platform tersebut, tanpa biaya tambahan bagi Anda.\n\nPlatform ini bukan rekomendasi dan dibagikan hanya untuk tujuan informasi.\nPenawaran bervariasi dan mungkin tidak tersedia di semua wilayah. Harap konsultasikan dengan hukum setempat dan penasihat keuangan Anda sebelum berpartisipasi.\n\n-----------------------------------------------------------------\nStempel waktu", "post_id": "A5PBJuBdOIE"}}, {"key": "Cheeky_Crypto_Unfiltered", "attributes": {"label": "Cheeky_Crypto_Unfiltered", "x": 51.07151511846764, "y": 652.0021115614979, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5429, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "A5PBJuBdOIE", "id": "Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "youtube-000001", "content": "Semuanya Berubah Jika Anda Memiliki 10.000 ADA\n\nMemiliki 10.000 unit Cardano dulunya merupakan taruhan spekulatif, tetapi dividen baru dari Wall Street telah mengubah segalanya. ETF Volatility Shares CRDD memperkenalkan imbal hasil yang pasti dan dapat diprediksi yang memaksa lembaga keuangan untuk mengklasifikasikan ulang jaringan tersebut sebagai utilitas digital. Transisi dari rak spekulatif ke kelas aset penghasil pendapatan ini mendorong arus masuk modal besar-besaran dari dana pensiun yang mencari arus kas daripada hype kripto. Dengan melampaui utang pemerintah bebas risiko, Cardano membuktikan nilainya sebagai blockchain kelas atas.\n\nSaat kita memasuki tahun 2026, data on-chain menunjukkan bahwa para whale berada dalam fase membeli semuanya sementara investor ritel menjual di titik terendah. Dengan pergeseran regulasi menuju status komoditas dan penghapusan risiko pendiri melalui Komite Konstitusi, panggung telah siap untuk peristiwa penetapan harga ulang yang signifikan. Temukan bagaimana inisiatif senjata dan likuiditas yang didukung Bitcoin mengubah ledger menjadi lapisan keuangan global. Berlangganan untuk mendapatkan analisis kripto yang lebih mendalam saat tenggat waktu ETF spot ADA 9 Agustus semakin dekat.\n\n#Cardano #ADA #ETF\n\nPool [CHEEK] CHEEKY CRYPTO - https://cexplorer.io/pool/pool1zj4h7k...\n\nID Pool Stake: pool1zj4h7kc6v53q9r8x3fwzfuayf2frwme8u5k86gu0uzeeuvqxgul\n🗳️ ID DRep: drep1y2zu2ls2hqw9dycxl8s8z3d9nmw7s794xh3xn3jytkh30esalzwdv\n\nUnity: https://unitynodes.io/\n\nBursa:   / exchanges  \n\n🔗 Discord Edukasi Gratis:\n👉   / discord  \n\n🧠 Ini adalah komunitas untuk diskusi edukatif saja.\n\n🚫 Tidak ada nasihat keuangan yang diberikan.\n\n👨‍💼 Admin dan moderator bukanlah profesional keuangan berlisensi.\n\n📚 Pelajari:\n\n👉 https://cheekyschool.com/\nSumber daya edukatif saja – tidak ada jaminan hasil keuangan.\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n🎥 SALURAN YOUTUBE KAMI\n\n🔹 Ikuti Cheeky Crypto di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Plus di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto News di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Education di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Unfiltered di YouTube: / \n\n-----------------------------------------------------------------\n\n📱 IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL\n\n🐦 Ikuti kami di X: / cheekycrypto\n📘 Ikuti kami Di Facebook: /cheekycrypto\n\n-----------------------------------------------------------------\nLihat Penawaran Afiliasi Kami:\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui tautan di bawah ini.\n\n👉 https://portal.cheekycrypto.io/cheeky...\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n⚠️ 𝗕𝗘𝗪𝗔𝗥𝗘 𝗢𝗙 𝗦𝗖𝗔𝗠𝗠𝗘𝗥𝗦 𝗜𝗡 𝗢𝗨𝗥 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗘𝗡𝗧𝗦 𝗔𝗡𝗗 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗨𝗡𝗜𝗧𝗬 PERINGATAN ⚠️\n\n🛑 PENAFIAN:\n\nSaluran ini hanya untuk tujuan hiburan. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan tamu dan pembawa acara tidak selalu mencerminkan pandangan saluran ini.\n\nKami tidak mempromosikan skema cepat kaya, strategi perdagangan yang menjamin keuntungan, atau perilaku keuangan yang berisiko.\n\nSemua keputusan perdagangan adalah tanggung jawab Anda sendiri. Pemirsa sangat disarankan untuk melakukan riset sendiri.\nPerdagangan mata uang kripto membawa risiko kerugian yang signifikan, dan tidak ada hasil yang dijamin. Saluran ini tidak menawarkan layanan keuangan atau sekuritas dan tidak menjamin hasil apa pun.\nPenawaran afiliasi hanya ditujukan untuk penduduk non-Inggris.\n\nKonten ini mematuhi kebijakan Konten Berbahaya dan Berisiko YouTube dan ditujukan untuk audiens dewasa yang tertarik mempelajari teknologi blockchain. Beberapa tautan adalah penawaran afiliasi.\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui platform tersebut, tanpa biaya tambahan bagi Anda.\n\nPlatform ini bukan rekomendasi dan dibagikan hanya untuk tujuan informasi.\nPenawaran bervariasi dan mungkin tidak tersedia di semua wilayah. Harap konsultasikan dengan hukum setempat dan penasihat keuangan Anda sebelum berpartisipasi.\n\n-----------------------------------------------------------------\nStempel waktu", "post_id": "A5PBJuBdOIE"}}, {"key": "@cgtnamerica", "attributes": {"label": "@cgtnamerica", "x": 359.43598848627255, "y": 905.2859533906948, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "PkB0sC_upmI", "id": "@cgtnamerica", "source": "youtube-000001", "content": "Komite Sentral CPC Meninjau Perekonomian — Awal yang Kuat, Namun Tantangan di Depan\n\nBiro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok telah mengadakan pertemuan untuk menilai situasi ekonomi Tiongkok, dengan Sekretaris Jenderal Xi Jinping sebagai pemimpin rapat. Pertemuan tersebut mengakui awal tahun yang kuat dengan indikator-indikator utama melampaui ekspektasi, tetapi juga menyoroti kesulitan yang masih berlanjut dan menyerukan langkah-langkah yang lebih kuat untuk mengkonsolidasi pemulihan. Frances Kuo dari CGTN berbicara dengan Einar Tangen, Peneliti Senior di Pusat Inovasi Pemerintah Internasional, tentang apa yang ditunjukkan pertemuan tersebut bagi arah ekonomi Tiongkok. #bizshow #XiJinping #EkonomiChina #CPC #permintaandomestik #TeknologiChina #investasi\n\n00:00 Ekonomi China memulai dengan kuat\n00:23 Apa yang mendorong lonjakan pertumbuhan China\n00:52 Risiko global dan hambatan ekonomi di masa depan\n01:41 Tantangan real estat dan kepercayaan konsumen China\n02:26 Mengapa Beijing meningkatkan stimulus dan likuiditas\n03:10 Dorongan China untuk kemandirian teknologi dijelaskan\n04:08 Dapatkah China meningkatkan permintaan domestik?\n\nTonton CGTN LIVE di komputer, tablet, atau ponsel Anda\nhttps://cgtnamerica.vhx.tv/videos/hd-...\nBerlangganan CGTN America di YouTube\nIkuti CGTN America:\nTwitter: \nFacebook: \nInstagram: \nTikTok: \n\nMateri ini didistribusikan oleh MediaLinks TV, LLC atas nama CCTV. Informasi tambahan tersedia di Departemen Kehakiman, Washington, D.C.", "post_id": "PkB0sC_upmI"}}, {"key": "cgtnamerica", "attributes": {"label": "cgtnamerica", "x": 927.9937464875883, "y": 789.3010729133771, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1439, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "PkB0sC_upmI", "id": "cgtnamerica", "source": "youtube-000001", "content": "Komite Sentral CPC Meninjau Perekonomian — Awal yang Kuat, Namun Tantangan di Depan\n\nBiro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok telah mengadakan pertemuan untuk menilai situasi ekonomi Tiongkok, dengan Sekretaris Jenderal Xi Jinping sebagai pemimpin rapat. Pertemuan tersebut mengakui awal tahun yang kuat dengan indikator-indikator utama melampaui ekspektasi, tetapi juga menyoroti kesulitan yang masih berlanjut dan menyerukan langkah-langkah yang lebih kuat untuk mengkonsolidasi pemulihan. Frances Kuo dari CGTN berbicara dengan Einar Tangen, Peneliti Senior di Pusat Inovasi Pemerintah Internasional, tentang apa yang ditunjukkan pertemuan tersebut bagi arah ekonomi Tiongkok. #bizshow #XiJinping #EkonomiChina #CPC #permintaandomestik #TeknologiChina #investasi\n\n00:00 Ekonomi China memulai dengan kuat\n00:23 Apa yang mendorong lonjakan pertumbuhan China\n00:52 Risiko global dan hambatan ekonomi di masa depan\n01:41 Tantangan real estat dan kepercayaan konsumen China\n02:26 Mengapa Beijing meningkatkan stimulus dan likuiditas\n03:10 Dorongan China untuk kemandirian teknologi dijelaskan\n04:08 Dapatkah China meningkatkan permintaan domestik?\n\nTonton CGTN LIVE di komputer, tablet, atau ponsel Anda\nhttps://cgtnamerica.vhx.tv/videos/hd-...\nBerlangganan CGTN America di YouTube\nIkuti CGTN America:\nTwitter: \nFacebook: \nInstagram: \nTikTok: \n\nMateri ini didistribusikan oleh MediaLinks TV, LLC atas nama CCTV. Informasi tambahan tersedia di Departemen Kehakiman, Washington, D.C.", "post_id": "PkB0sC_upmI"}}, {"key": "cgtnamerica.tiktok", "attributes": {"label": "cgtnamerica.tiktok", "x": 612.8744435538441, "y": 926.7339011328353, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1439, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "PkB0sC_upmI", "id": "cgtnamerica.tiktok", "source": "youtube-000001", "content": "Komite Sentral CPC Meninjau Perekonomian — Awal yang Kuat, Namun Tantangan di Depan\n\nBiro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok telah mengadakan pertemuan untuk menilai situasi ekonomi Tiongkok, dengan Sekretaris Jenderal Xi Jinping sebagai pemimpin rapat. Pertemuan tersebut mengakui awal tahun yang kuat dengan indikator-indikator utama melampaui ekspektasi, tetapi juga menyoroti kesulitan yang masih berlanjut dan menyerukan langkah-langkah yang lebih kuat untuk mengkonsolidasi pemulihan. Frances Kuo dari CGTN berbicara dengan Einar Tangen, Peneliti Senior di Pusat Inovasi Pemerintah Internasional, tentang apa yang ditunjukkan pertemuan tersebut bagi arah ekonomi Tiongkok. #bizshow #XiJinping #EkonomiChina #CPC #permintaandomestik #TeknologiChina #investasi\n\n00:00 Ekonomi China memulai dengan kuat\n00:23 Apa yang mendorong lonjakan pertumbuhan China\n00:52 Risiko global dan hambatan ekonomi di masa depan\n01:41 Tantangan real estat dan kepercayaan konsumen China\n02:26 Mengapa Beijing meningkatkan stimulus dan likuiditas\n03:10 Dorongan China untuk kemandirian teknologi dijelaskan\n04:08 Dapatkah China meningkatkan permintaan domestik?\n\nTonton CGTN LIVE di komputer, tablet, atau ponsel Anda\nhttps://cgtnamerica.vhx.tv/videos/hd-...\nBerlangganan CGTN America di YouTube\nIkuti CGTN America:\nTwitter: \nFacebook: \nInstagram: \nTikTok: \n\nMateri ini didistribusikan oleh MediaLinks TV, LLC atas nama CCTV. Informasi tambahan tersedia di Departemen Kehakiman, Washington, D.C.", "post_id": "PkB0sC_upmI"}}, {"key": "@theinneroperator", "attributes": {"label": "@theinneroperator", "x": 185.46821838865569, "y": 525.7870554057732, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "kTUey0EQV0A", "id": "@theinneroperator", "source": "youtube-000001", "content": "Jepang benar-benar kehilangan kendali.\n\nBuat Akun Gratis Anda di Caleb & Brown:\n👉 https://www.calebandbrown.com/affilia...\n\nHubungi Jim melalui email untuk pertanyaan apa pun: jim.bazzani\n\nBuat Akun Gratis Anda di iTrustCapital untuk Perdagangan Kripto Bebas Pajak di IRA Anda:\n👉 https://www.itrustcapital.com/go/keithd\n\n📹 Menjadi Anggota Saluran (Video Eksklusif):    /   \n\n📖 Atau Bergabung dengan Patreon Saya (Buletin Mingguan):   / theinneroperator  \n\n🎙️ Berlangganan Memes and Markets:    /   \n\nUntuk percakapan 1:1, pesan konsultasi berbayar Anda Di sini: https://calendly.com/keithsmithspeaks\n\nSemua Pertanyaan Sponsor & Bisnis: keithdenterprise\n\nJepang mungkin sedang menghadapi salah satu risiko keuangan terbesar dalam ekonomi global — dan jika terjadi masalah, pasar di mana pun dapat merasakannya.\n\nDalam video ini, kami membahas:\n\n• Mengapa Jepang mempertahankan suku bunga mendekati nol selama beberapa dekade\n• Bagaimana Carry Trade Yen Jepang menjadi salah satu perdagangan terbesar dalam keuangan global\n• Mengapa inflasi yang meningkat memaksa Bank Sentral Jepang ke posisi yang mustahil\n• Bagaimana yen yang lebih kuat dapat memicu penjualan saham dan obligasi pemerintah AS\n• Mengapa harga energi dan konflik di Timur Tengah memperburuk masalah Jepang\n• Apa arti sebenarnya dari intervensi mata uang Jepang\n• Potensi risiko peristiwa deleveraging global\n• Bagaimana semua ini dapat memengaruhi kripto, likuiditas, dan teori spekulatif seputar XRP\n\nJepang terjebak:\n\nMenaikkan suku bunga → risiko merusak pasar global.\nMempertahankan suku bunga rendah → berisiko melemahkan yen.\n\nItulah dilemanya.\n\nDan jika Jepang terpaksa mengambil langkah dramatis, efek domino yang ditimbulkannya bisa sangat besar.\n\nMenurut Anda apa yang akan terjadi selanjutnya?\n\nApakah Jepang akan menaikkan suku bunga?\n\nApakah intervensi terus berhasil?\n\nBisakah ini menjadi guncangan keuangan global besar berikutnya?", "post_id": "kTUey0EQV0A"}}, {"key": "theinneroperator", "attributes": {"label": "theinneroperator", "x": 553.5708213989969, "y": 392.3440973434921, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1485, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kTUey0EQV0A", "id": "theinneroperator", "source": "youtube-000001", "content": "Jepang benar-benar kehilangan kendali.\n\nBuat Akun Gratis Anda di Caleb & Brown:\n👉 https://www.calebandbrown.com/affilia...\n\nHubungi Jim melalui email untuk pertanyaan apa pun: jim.bazzani\n\nBuat Akun Gratis Anda di iTrustCapital untuk Perdagangan Kripto Bebas Pajak di IRA Anda:\n👉 https://www.itrustcapital.com/go/keithd\n\n📹 Menjadi Anggota Saluran (Video Eksklusif):    /   \n\n📖 Atau Bergabung dengan Patreon Saya (Buletin Mingguan):   / theinneroperator  \n\n🎙️ Berlangganan Memes and Markets:    /   \n\nUntuk percakapan 1:1, pesan konsultasi berbayar Anda Di sini: https://calendly.com/keithsmithspeaks\n\nSemua Pertanyaan Sponsor & Bisnis: keithdenterprise\n\nJepang mungkin sedang menghadapi salah satu risiko keuangan terbesar dalam ekonomi global — dan jika terjadi masalah, pasar di mana pun dapat merasakannya.\n\nDalam video ini, kami membahas:\n\n• Mengapa Jepang mempertahankan suku bunga mendekati nol selama beberapa dekade\n• Bagaimana Carry Trade Yen Jepang menjadi salah satu perdagangan terbesar dalam keuangan global\n• Mengapa inflasi yang meningkat memaksa Bank Sentral Jepang ke posisi yang mustahil\n• Bagaimana yen yang lebih kuat dapat memicu penjualan saham dan obligasi pemerintah AS\n• Mengapa harga energi dan konflik di Timur Tengah memperburuk masalah Jepang\n• Apa arti sebenarnya dari intervensi mata uang Jepang\n• Potensi risiko peristiwa deleveraging global\n• Bagaimana semua ini dapat memengaruhi kripto, likuiditas, dan teori spekulatif seputar XRP\n\nJepang terjebak:\n\nMenaikkan suku bunga → risiko merusak pasar global.\nMempertahankan suku bunga rendah → berisiko melemahkan yen.\n\nItulah dilemanya.\n\nDan jika Jepang terpaksa mengambil langkah dramatis, efek domino yang ditimbulkannya bisa sangat besar.\n\nMenurut Anda apa yang akan terjadi selanjutnya?\n\nApakah Jepang akan menaikkan suku bunga?\n\nApakah intervensi terus berhasil?\n\nBisakah ini menjadi guncangan keuangan global besar berikutnya?", "post_id": "kTUey0EQV0A"}}, {"key": "memesandmarketspod", "attributes": {"label": "memesandmarketspod", "x": 680.9077120009241, "y": 308.2507692538913, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1485, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kTUey0EQV0A", "id": "memesandmarketspod", "source": "youtube-000001", "content": "Jepang benar-benar kehilangan kendali.\n\nBuat Akun Gratis Anda di Caleb & Brown:\n👉 https://www.calebandbrown.com/affilia...\n\nHubungi Jim melalui email untuk pertanyaan apa pun: jim.bazzani\n\nBuat Akun Gratis Anda di iTrustCapital untuk Perdagangan Kripto Bebas Pajak di IRA Anda:\n👉 https://www.itrustcapital.com/go/keithd\n\n📹 Menjadi Anggota Saluran (Video Eksklusif):    /   \n\n📖 Atau Bergabung dengan Patreon Saya (Buletin Mingguan):   / theinneroperator  \n\n🎙️ Berlangganan Memes and Markets:    /   \n\nUntuk percakapan 1:1, pesan konsultasi berbayar Anda Di sini: https://calendly.com/keithsmithspeaks\n\nSemua Pertanyaan Sponsor & Bisnis: keithdenterprise\n\nJepang mungkin sedang menghadapi salah satu risiko keuangan terbesar dalam ekonomi global — dan jika terjadi masalah, pasar di mana pun dapat merasakannya.\n\nDalam video ini, kami membahas:\n\n• Mengapa Jepang mempertahankan suku bunga mendekati nol selama beberapa dekade\n• Bagaimana Carry Trade Yen Jepang menjadi salah satu perdagangan terbesar dalam keuangan global\n• Mengapa inflasi yang meningkat memaksa Bank Sentral Jepang ke posisi yang mustahil\n• Bagaimana yen yang lebih kuat dapat memicu penjualan saham dan obligasi pemerintah AS\n• Mengapa harga energi dan konflik di Timur Tengah memperburuk masalah Jepang\n• Apa arti sebenarnya dari intervensi mata uang Jepang\n• Potensi risiko peristiwa deleveraging global\n• Bagaimana semua ini dapat memengaruhi kripto, likuiditas, dan teori spekulatif seputar XRP\n\nJepang terjebak:\n\nMenaikkan suku bunga → risiko merusak pasar global.\nMempertahankan suku bunga rendah → berisiko melemahkan yen.\n\nItulah dilemanya.\n\nDan jika Jepang terpaksa mengambil langkah dramatis, efek domino yang ditimbulkannya bisa sangat besar.\n\nMenurut Anda apa yang akan terjadi selanjutnya?\n\nApakah Jepang akan menaikkan suku bunga?\n\nApakah intervensi terus berhasil?\n\nBisakah ini menjadi guncangan keuangan global besar berikutnya?", "post_id": "kTUey0EQV0A"}}, {"key": "@themetalwar", "attributes": {"label": "@themetalwar", "x": 230.4455709680481, "y": 220.70735719828983, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "qpjOuPO5T6Q", "id": "@themetalwar", "source": "youtube-000001", "content": "Jutaan Penimbun Emas & Perak akan KEHILANGAN Kesempatan SEUMUR HIDUP Ini - Mario Innecco\n\nJutaan Penimbun Emas & Perak Akan KEHILANGAN Kesempatan SEUMUR HIDUP Ini - Mario Innecco\n\nTanda-tanda peringatan tidak lagi tersembunyi, tetapi terlihat jelas. Tahun 2026 akan menyaksikan ekonomi dunia dihadapkan pada kombinasi berbahaya dari inflasi yang sangat tinggi, meningkatnya risiko geopolitik, dan terkikisnya kredibilitas bank sentral. Dana Moneter Internasional telah memperingatkan bahwa imbal hasil obligasi yang lebih tinggi, risiko inflasi, dan kondisi keuangan yang lebih ketat meningkatkan tekanan pada perekonomian di seluruh dunia. Sementara itu, para ekonom menunda ekspektasi penurunan suku bunga yang signifikan mengingat inflasi yang terus-menerus tinggi akibat harga energi dan masalah rantai pasokan. Jadi, sementara semua ini terjadi, pasar merespons seolah-olah semuanya baik-baik saja. Mario Innecco berpikir sistem keuangan adalah ilusi. Pemerintah mungkin berbicara tentang disiplin, tetapi sangat sulit untuk memperketatnya di dunia yang didorong oleh utang dan likuiditas. Mario melihat emas, perak, dan komoditas sebagai investasi tempat berlindung yang aman. Ceritanya mungkin berubah, retorikanya mungkin berubah, dan pasar saham mungkin naik, tetapi fundamentalnya tidak. Bagi Mario Innecco, masalahnya bukanlah inflasi. Ini tentang menyadari siapa yang diuntungkan dari sistem dan tidak menjadi pihak yang menanggung kerugian.\nStabilitas pasar saat ini tidak selalu mencerminkan risiko terbesar. Saham berkinerja baik karena dukungan likuiditas yang konstan dan pertumbuhan sektor teknologi, tetapi utang global terus meningkat dan perkembangan ekonomi riil tidak merata. Bank sentral menghadapi dilema: pengetatan yang terlalu ketat akan memperlambat ekonomi, tetapi pelonggaran yang terlalu ketat akan berisiko menyebabkan inflasi di masa depan. Mario Innecco memandang ini sebagai masalah mendasar daripada masalah siklus. Ia berpendapat bahwa sistem keuangan saat ini sangat bergantung pada intervensi untuk menjaga stabilitas, mengurangi nilai mata uang dari waktu ke waktu. Hal ini menyebabkan harga yang lebih tinggi di pasar keuangan tetapi barang dan jasa yang lebih mahal bagi konsumen, menciptakan kesenjangan antara ekonomi dan pasar. Ia melihat tantangannya bukan hanya menghasilkan keuntungan tetapi juga melestarikan kekayaan. Itulah mengapa ia melihat logam mulia seperti emas dan perak sebagai investasi jangka panjang di dunia di mana daya beli mata uang fiat menurun.\n\nTetaplah mendapatkan informasi terbaru tentang harga emas dan perak dengan The Metal War! Baik Anda baru mengenal investasi atau sudah berpengalaman, pembaruan kami akan terus memberi Anda informasi tentang tren pasar emas dan perak saat ini.\n\nBerlangganan saluran ini\n\n/ \n\nKami membuat konten edukatif tentang dunia komoditas, menghadirkan berita pasar terbaru dan klip terbaik dari para ahli yang paling dicari di bidang emas dan perak, menjelaskan konsep-konsep kunci yang dibahas dalam episode tersebut, dan mengajarkan Anda dasar-dasar emas dan perak agar Anda tetap terinformasi.\n\nPERNYATAAN KEUANGAN Saluran ini bertujuan untuk berbagi kiat dan video investasi dari para ahli. KAMI TIDAK MEMBERIKAN NASIHAT KEUANGAN! Harap berkonsultasi dengan penasihat keuangan berlisensi dan lakukan riset Anda sendiri sebelum mengambil tindakan keuangan apa pun. Kami mendapatkan komisi dari rujukan di atas berdasarkan persentase komisi per biaya yang dihasilkan oleh pendaftaran baru.\n\n#emas #marioinnecco #perak #hargaemas #hargaperak #investasi #investasi #prediksihargaemas #trenpasar #wawasankeuangan #membangunkekayaan #logammulia #tipsinvestasi #keuangan #makroekonomi #prakiraanhargaperak #hargaperakhariini #hargaemashariini #peranglogam", "post_id": "qpjOuPO5T6Q"}}, {"key": "TheMetalWar", "attributes": {"label": "TheMetalWar", "x": 829.447931133458, "y": 190.786685816263, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.1577, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "qpjOuPO5T6Q", "id": "TheMetalWar", "source": "youtube-000001", "content": "Jutaan Penimbun Emas & Perak akan KEHILANGAN Kesempatan SEUMUR HIDUP Ini - Mario Innecco\n\nJutaan Penimbun Emas & Perak Akan KEHILANGAN Kesempatan SEUMUR HIDUP Ini - Mario Innecco\n\nTanda-tanda peringatan tidak lagi tersembunyi, tetapi terlihat jelas. Tahun 2026 akan menyaksikan ekonomi dunia dihadapkan pada kombinasi berbahaya dari inflasi yang sangat tinggi, meningkatnya risiko geopolitik, dan terkikisnya kredibilitas bank sentral. Dana Moneter Internasional telah memperingatkan bahwa imbal hasil obligasi yang lebih tinggi, risiko inflasi, dan kondisi keuangan yang lebih ketat meningkatkan tekanan pada perekonomian di seluruh dunia. Sementara itu, para ekonom menunda ekspektasi penurunan suku bunga yang signifikan mengingat inflasi yang terus-menerus tinggi akibat harga energi dan masalah rantai pasokan. Jadi, sementara semua ini terjadi, pasar merespons seolah-olah semuanya baik-baik saja. Mario Innecco berpikir sistem keuangan adalah ilusi. Pemerintah mungkin berbicara tentang disiplin, tetapi sangat sulit untuk memperketatnya di dunia yang didorong oleh utang dan likuiditas. Mario melihat emas, perak, dan komoditas sebagai investasi tempat berlindung yang aman. Ceritanya mungkin berubah, retorikanya mungkin berubah, dan pasar saham mungkin naik, tetapi fundamentalnya tidak. Bagi Mario Innecco, masalahnya bukanlah inflasi. Ini tentang menyadari siapa yang diuntungkan dari sistem dan tidak menjadi pihak yang menanggung kerugian.\nStabilitas pasar saat ini tidak selalu mencerminkan risiko terbesar. Saham berkinerja baik karena dukungan likuiditas yang konstan dan pertumbuhan sektor teknologi, tetapi utang global terus meningkat dan perkembangan ekonomi riil tidak merata. Bank sentral menghadapi dilema: pengetatan yang terlalu ketat akan memperlambat ekonomi, tetapi pelonggaran yang terlalu ketat akan berisiko menyebabkan inflasi di masa depan. Mario Innecco memandang ini sebagai masalah mendasar daripada masalah siklus. Ia berpendapat bahwa sistem keuangan saat ini sangat bergantung pada intervensi untuk menjaga stabilitas, mengurangi nilai mata uang dari waktu ke waktu. Hal ini menyebabkan harga yang lebih tinggi di pasar keuangan tetapi barang dan jasa yang lebih mahal bagi konsumen, menciptakan kesenjangan antara ekonomi dan pasar. Ia melihat tantangannya bukan hanya menghasilkan keuntungan tetapi juga melestarikan kekayaan. Itulah mengapa ia melihat logam mulia seperti emas dan perak sebagai investasi jangka panjang di dunia di mana daya beli mata uang fiat menurun.\n\nTetaplah mendapatkan informasi terbaru tentang harga emas dan perak dengan The Metal War! Baik Anda baru mengenal investasi atau sudah berpengalaman, pembaruan kami akan terus memberi Anda informasi tentang tren pasar emas dan perak saat ini.\n\nBerlangganan saluran ini\n\n/ \n\nKami membuat konten edukatif tentang dunia komoditas, menghadirkan berita pasar terbaru dan klip terbaik dari para ahli yang paling dicari di bidang emas dan perak, menjelaskan konsep-konsep kunci yang dibahas dalam episode tersebut, dan mengajarkan Anda dasar-dasar emas dan perak agar Anda tetap terinformasi.\n\nPERNYATAAN KEUANGAN Saluran ini bertujuan untuk berbagi kiat dan video investasi dari para ahli. KAMI TIDAK MEMBERIKAN NASIHAT KEUANGAN! Harap berkonsultasi dengan penasihat keuangan berlisensi dan lakukan riset Anda sendiri sebelum mengambil tindakan keuangan apa pun. Kami mendapatkan komisi dari rujukan di atas berdasarkan persentase komisi per biaya yang dihasilkan oleh pendaftaran baru.\n\n#emas #marioinnecco #perak #hargaemas #hargaperak #investasi #investasi #prediksihargaemas #trenpasar #wawasankeuangan #membangunkekayaan #logammulia #tipsinvestasi #keuangan #makroekonomi #prakiraanhargaperak #hargaperakhariini #hargaemashariini #peranglogam", "post_id": "qpjOuPO5T6Q"}}], "edges": [{"key": "eddesign_", "source": "eddesign_", "target": "13_iwaN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "StaffacctKab", "source": "StaffacctKab", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "scofierceyanhar", "source": "scofierceyanhar", "target": "angga_fzn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RyanTama1421160", "source": "RyanTama1421160", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RyanTama1421160", "source": "RyanTama1421160", "target": "prastow", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "palembangterkini.official", "source": "palembangterkini.official", "target": "gtid.news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kpknl_bima", "source": "kpknl_bima", "target": "ditjenkn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "intinews.co", "source": "intinews.co", "target": "banksumselbabeloffical", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "kpk_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "divhumaspolriofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "partaigerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "prabowosubianto08", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "menkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "purbayayudhis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "bpk.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "beacukairi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "amingandul06", "source": "amingandul06", "target": "amingandul", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "penarafflesiatv", "source": "penarafflesiatv", "target": "iswahyudi.bankbengkulu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@NDTVProfitIndia", "source": "@NDTVProfitIndia", "target": "ndtvprofitindia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SimplyMelanie-53", "source": "@SimplyMelanie-53", "target": "SimplyMelanie", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "target": "CheekyCrypto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "target": "CheekyCryptoPlus", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "target": "CheekyCryptoNews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "target": "CheekyCryptoEducation", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "target": "Cheeky_Crypto_Unfiltered", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@cgtnamerica", "source": "@cgtnamerica", "target": "cgtnamerica", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@cgtnamerica", "source": "@cgtnamerica", "target": "cgtnamerica", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@cgtnamerica", "source": "@cgtnamerica", "target": "cgtnamerica", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@cgtnamerica", "source": "@cgtnamerica", "target": "cgtnamerica.tiktok", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@theinneroperator", "source": "@theinneroperator", "target": "theinneroperator", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@theinneroperator", "source": "@theinneroperator", "target": "memesandmarketspod", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@themetalwar", "source": "@themetalwar", "target": "TheMetalWar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}