{"nodes": [{"key": "PgasJ", "attributes": {"label": "PgasJ", "x": 189.09441775730718, "y": 309.6707755413638, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 23.301, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2049767402536403424", "id": "PgasJ", "source": "retweet-000002", "content": "PT Bank Mandiri Tbk $BMRI akan membagi dividen tunai Rp 377 per saham, dengan total dividen final Rp 44 triliun\n\n• Dividen…", "post_id": "2049767402536403424"}}, {"key": "desmondwira", "attributes": {"label": "desmondwira", "x": 374.24931789517433, "y": 533.985282642431, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 33.204, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2049767402536403424", "id": "desmondwira", "source": "retweet-000002", "content": "PT Bank Mandiri Tbk $BMRI akan membagi dividen tunai Rp 377 per saham, dengan total dividen final Rp 44 triliun\n\n• Dividen…", "post_id": "2049767402536403424"}}, {"key": "owritedotid", "attributes": {"label": "owritedotid", "x": 696.0040371328416, "y": 765.9740741345893, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 155.3396, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "2049719503991583166", "id": "owritedotid", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Mandiri Sepakat Tebar Dividen Rp44,47 Triliun, Per Saham Dapat Segini https://t.co/jYu6EQEeGV lewat", "post_id": "2049719503991583166"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 369.67234943074413, "y": 74.37407634602822, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 287.3782, "eigenvector": 618.0334, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3888614619699046739_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) bersiap membagikan dividen tunai kepada pemegang saham. Dividen yang akan dibagikan merupakan sisa dividen hasil laba bersih tahun buku 2025.\n\nRapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Mandiri yang digelar di Jakarta, Rabu (29/4/2026) menetapkan total dividen yang dibagikan mencapai Rp44,5 triliun. Jumlah tersebut setara 79 persen dari laba bersih bank pada 2025 yang mencapai Rp56,3 triliun.\n\nBank Mandiri sebelumnya telah menyalurkan dividen interim senilai Rp9,3 triliun atau setara Rp100 per saham pada Januari 2026. Dengan demikian, sisa dividen alias dividen final yang akan dibagikan sebesar Rp376,96 per saham.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/banking/bank-mandiri-bmri-siap-tebar-dividen-final-rp37696-per-saham-catat-jadwal-pencairannya\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: dok.BMRI\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3888614619699046739_3310659452"}}, {"key": "kumparancom", "attributes": {"label": "kumparancom", "x": 250.7599808515778, "y": 966.2432580700166, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 23.301, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3888202324565477818_3286401357", "id": "kumparancom", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Mandiri (BMRI) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 44,47 triliun atau 79% dari laba bersih tahun buku 2025. Total dividen per saham (DPS) atas kinerja tahun 2025 tersebut mencapai Rp 476,95, yang jumlahnya sudah termasuk dividen interim yang telah dibayarkan kepada pemegang saham pada Januari 2026 lalu.\n\nSelain dividen rekor, RUPST juga menyetujui rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp 1,17 triliun dan melakukan penyegaran susunan pengurus perseroan. Langkah strategis ini diambil untuk menjaga kepercayaan investor serta memperkuat posisi Bank Mandiri () sebagai bagian dari ekosistem Danantara.\n\nCapaian ini setara dengan dividend yield sebesar 10,77%, didukung oleh kinerja fundamental yang solid dengan pertumbuhan kredit sebesar 13,4% YoY. Bank Mandiri berkomitmen terus memberikan nilai optimal bagi pemegang saham sekaligus menjadi mitra strategis dalam mengakselerasi ekonomi nasional.", "post_id": "3888202324565477818_3286401357"}}, {"key": "bankmandiri", "attributes": {"label": "bankmandiri", "x": 981.6677601103223, "y": 348.7529938416687, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 43.1069, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3888202324565477818_3286401357", "id": "bankmandiri", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Mandiri (BMRI) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 44,47 triliun atau 79% dari laba bersih tahun buku 2025. Total dividen per saham (DPS) atas kinerja tahun 2025 tersebut mencapai Rp 476,95, yang jumlahnya sudah termasuk dividen interim yang telah dibayarkan kepada pemegang saham pada Januari 2026 lalu.\n\nSelain dividen rekor, RUPST juga menyetujui rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp 1,17 triliun dan melakukan penyegaran susunan pengurus perseroan. Langkah strategis ini diambil untuk menjaga kepercayaan investor serta memperkuat posisi Bank Mandiri () sebagai bagian dari ekosistem Danantara.\n\nCapaian ini setara dengan dividend yield sebesar 10,77%, didukung oleh kinerja fundamental yang solid dengan pertumbuhan kredit sebesar 13,4% YoY. Bank Mandiri berkomitmen terus memberikan nilai optimal bagi pemegang saham sekaligus menjadi mitra strategis dalam mengakselerasi ekonomi nasional.", "post_id": "3888202324565477818_3286401357"}}, {"key": "swamediainc", "attributes": {"label": "swamediainc", "x": 985.3864790229214, "y": 754.7083573720539, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 155.3396, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3886513460226617227_282076797", "id": "swamediainc", "source": "instagram-000001", "content": "PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat laba bersih Rp15,4 triliun pada kuartal I/2026, tumbuh 16,6% YoY, dengan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp1.675 triliun (+21,1%). Kinerja ini didorong sinergi bisnis yang kuat, memberikan ruang bagi pertumbuhan berkelanjutan dan ketahanan menghadapi gejolak pasar.\n\nPenyaluran kredit mencapai Rp1.530 triliun (+17,4%) dengan CASA Rp1.201 triliun (+12,7%). Efisiensi meningkat (BOPO 58,0%), kualitas aset terjaga (NPL 0,98%), serta didukung permodalan kuat (CAR 19,7%) dan ROE 22,1%. Saham BMRI ditutup naik 1,73% ke Rp4.700.\n\nUntuk berita selengkapnya dan informasi bisnis lainnya, baca https://swagroup.id/bankmandiri-kuartal1\n\n………………………………………………………………………………………………\n\nUntuk Berita dan informasi ekonomi bisnis terkini, silakan kunjungi www.swa.co.id\n\nJangan lupa follow, like and tag  di IG, Tiktok, Linkedin, X, dan Youtube\n\n#BankMandiri\n#SWAMediaInc\n#SWAOnline\n#BacaSWAaja", "post_id": "3886513460226617227_282076797"}}, {"key": "rclip013", "attributes": {"label": "rclip013", "x": 141.70240974629843, "y": 481.02673664382, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.301, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634727854852541716", "id": "rclip013", "source": "tiktok-000001", "content": "Perbankan kita lagi di posisi PE terendah selama 10 tahun ke belakang lho! Bahkan Bank Mandiri membagikan dividen yang mendekati double digit. Gimana menurut kalian, udah saatnya borong saham perbankan? 🏦📉 #ternakklipmy #michaelyeoh #flowreader #mscianalyst #ihsg   Yeoh official", "post_id": "7634727854852541716"}}, {"key": "Michael", "attributes": {"label": "Michael", "x": 875.5341386589245, "y": 704.7146773410174, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 43.1069, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634727854852541716", "id": "Michael", "source": "tiktok-000001", "content": "Perbankan kita lagi di posisi PE terendah selama 10 tahun ke belakang lho! Bahkan Bank Mandiri membagikan dividen yang mendekati double digit. Gimana menurut kalian, udah saatnya borong saham perbankan? 🏦📉 #ternakklipmy #michaelyeoh #flowreader #mscianalyst #ihsg   Yeoh official", "post_id": "7634727854852541716"}}, {"key": "belajar.saham19", "attributes": {"label": "belajar.saham19", "x": 660.723315405636, "y": 473.60962753001047, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.301, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634473320091585800", "id": "belajar.saham19", "source": "tiktok-000001", "content": "Kenapa saham Bank Mandiri cocok buat hold lama? 1. Dividen rutin tiap tahun. yield-nya 5-7% Bisa naik. 2. Fundamental bank BUMN terkuat. 3. Saham defensif. Market crash pun BMRI tetep anteng. Harga saham BMRI saat ini masih di area akumulasi. Cocok buat yang mau investasi saham jangka panjang tanpa pusing mikir chart tiap hari. on disclaimer 👌   #SucorSekuritas #SahamIndonesia #BeXpertWithSucor #bernardwijaya17 #bernardxgcpk2", "post_id": "7634473320091585800"}}, {"key": "sucorsekuritas", "attributes": {"label": "sucorsekuritas", "x": 790.8684462119531, "y": 606.0076151642622, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 43.1069, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634473320091585800", "id": "sucorsekuritas", "source": "tiktok-000001", "content": "Kenapa saham Bank Mandiri cocok buat hold lama? 1. Dividen rutin tiap tahun. yield-nya 5-7% Bisa naik. 2. Fundamental bank BUMN terkuat. 3. Saham defensif. Market crash pun BMRI tetep anteng. Harga saham BMRI saat ini masih di area akumulasi. Cocok buat yang mau investasi saham jangka panjang tanpa pusing mikir chart tiap hari. on disclaimer 👌   #SucorSekuritas #SahamIndonesia #BeXpertWithSucor #bernardwijaya17 #bernardxgcpk2", "post_id": "7634473320091585800"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 800.9192337092344, "y": 661.9950258911148, "size": 10.42, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 23.301, "eigenvector": 381.9657, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1456600139597136", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) bersiap membagikan dividen tunai kepada pemegang saham. Dividen yang akan dibagikan merupakan sisa dividen hasil laba bersih tahun buku 2025.\n\nRapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Mandiri yang digelar di Jakarta, Rabu (29/4/2026) menetapkan total dividen yang dibagikan mencapai Rp44,5 triliun. Jumlah tersebut setara 79 persen dari laba bersih bank pada 2025 yang mencapai Rp56,3 triliun.\n\nBank Mandiri sebelumnya telah menyalurkan dividen interim senilai Rp9,3 triliun atau setara Rp100 per saham pada Januari 2026. Dengan demikian, sisa dividen alias dividen final yang akan dibagikan sebesar Rp376,96 per saham.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/banking/bank-mandiri-bmri-siap-tebar-dividen-final-rp37696-per-saham-catat-jadwal-pencairannya\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: dok.BMRI\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "432781620563594_1456600139597136"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 196.3342930562729, "y": 411.62821778212447, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.301, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "y3mmCzRRXfU", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] ANTAM Cetak Laba Rp3,41 T di Q1 2026, Pendapatan Tembus Rp29 T | KABAR BURSA 60\n\nKABARBURSA.COM — PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) membukukan laba bersih Rp3,41 triliun pada kuartal pertama 2026, didorong pendapatan yang mencapai Rp29,32 triliun — meski arus kas operasi tercatat negatif Rp3,15 triliun, sinyal bahwa tekanan likuiditas masih perlu dicermati investor. Di sisi lain, SuperBank menggelar RUPST perdana pascaIPO dengan keputusan menahan dividen demi memperkuat ekspansi digital, sementara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang insentif tambahan bagi industri pasar modal untuk memperdalam basis investor domestik. Berita keempat datang dari Bekasi Timur: kecelakaan melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek memaksa KAI membatalkan sembilan perjalanan jarak jauh, berdampak pada sekitar 4.000 penumpang dengan estimasi kerugian tiket mencapai Rp1,32 miliar. Rangkaian berita ini relevan bagi investor, pelaku pasar, dan masyarakat umum karena menyentuh tiga dimensi sekaligus — kinerja emiten, kebijakan fiskal, dan layanan transportasi publik. Jangan lewatkan update berikutnya — subscribe sekarang dan sampaikan pandangan Kamu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#antam #superbank #kecelakaankereta #pasarmodal #sahamIndonesia #kinerjakeuangan #investasiIndonesia #kabarbursacom #beritaekonomi #krl #kai #rupst #insentifpasarmodal #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "y3mmCzRRXfU"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 582.9653697181128, "y": 327.59865955575185, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.204, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "y3mmCzRRXfU", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] ANTAM Cetak Laba Rp3,41 T di Q1 2026, Pendapatan Tembus Rp29 T | KABAR BURSA 60\n\nKABARBURSA.COM — PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) membukukan laba bersih Rp3,41 triliun pada kuartal pertama 2026, didorong pendapatan yang mencapai Rp29,32 triliun — meski arus kas operasi tercatat negatif Rp3,15 triliun, sinyal bahwa tekanan likuiditas masih perlu dicermati investor. Di sisi lain, SuperBank menggelar RUPST perdana pascaIPO dengan keputusan menahan dividen demi memperkuat ekspansi digital, sementara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang insentif tambahan bagi industri pasar modal untuk memperdalam basis investor domestik. Berita keempat datang dari Bekasi Timur: kecelakaan melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek memaksa KAI membatalkan sembilan perjalanan jarak jauh, berdampak pada sekitar 4.000 penumpang dengan estimasi kerugian tiket mencapai Rp1,32 miliar. Rangkaian berita ini relevan bagi investor, pelaku pasar, dan masyarakat umum karena menyentuh tiga dimensi sekaligus — kinerja emiten, kebijakan fiskal, dan layanan transportasi publik. Jangan lewatkan update berikutnya — subscribe sekarang dan sampaikan pandangan Kamu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#antam #superbank #kecelakaankereta #pasarmodal #sahamIndonesia #kinerjakeuangan #investasiIndonesia #kabarbursacom #beritaekonomi #krl #kai #rupst #insentifpasarmodal #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "y3mmCzRRXfU"}}, {"key": "@InvestradeID", "attributes": {"label": "@InvestradeID", "x": 237.4985056615082, "y": 52.78300643037137, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.301, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "soqn2T__DH8", "id": "@InvestradeID", "source": "youtube-000001", "content": "BMRI Dividen 10%+ & PE Ratio 7x — Cek Ini Sebelum Cum Date 8 Mei 2026!\n\n▶️⚠️ Disclaimer: Seluruh pembahasan di video ini merupakan sudut pandang analisa pribadi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Jadikan sebagai informasi dan sudut pandang baru. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan kamu.\n\n💰 Cum Date BMRI 8 Mei 2026 — Saham Bank Mandiri tahun ini membagikan dividen 2 kali dari laba bersih 2025. Dividen final yang dibagikan menghasilkan yield sekitar 8,5%, dan jika dijumlahkan dengan dividen interim maka total yield BMRI di 2026 mencapai lebih dari 10% — jauh di atas rata-rata yield BMRI yang biasanya di bawah 5–6% per tahun.\nDi video ini kita bahas tuntas apakah BMRI di harga sekarang masih layak dipertimbangkan — dari sisi kinerja, valuasi, hingga bagaimana membaca pergerakan harganya secara price action.\n\n📌 Yang dibahas di video ini:\n1️⃣ Dividen BMRI 2026 — Angka yang Menarik Perhatian\nTotal dividen yield 10%+ dengan payout rasio di bawah 80%. Angka ini jauh di atas ekspektasi historis BMRI dan menjadi salah satu yield tertinggi di antara saham perbankan besar Indonesia tahun ini.\n2️⃣ Kinerja Q1 2026 — Bagaimana Kondisinya?\nRevenue tercatat sedikit menurun dibanding kuartal sebelumnya — tapi menariknya laba bersih dan laba operasional justru masih tercatat meningkat di Q1 2026. Artinya dari sisi efisiensi bisnis masih bagus, walaupun perputaran uang pengguna jasa bank mulai sedikit berkurang seiring kondisi ekonomi saat ini.\n3️⃣ Valuasi — Murah atau Masih Wajar?\nPE Ratio BMRI saat ini ada di angka 7x — sangat rendah untuk ukuran saham perbankan besar. PBV berada di 1,35x yang tergolong netral. Kita juga bahas worst case scenario jika PBV menyentuh 0,9x seperti saat crash COVID 2020 — seberapa besar kemungkinannya terjadi?\n4️⃣ Strategi Cicil Saham di Kondisi Downtrend\nBukan soal beli sekarang atau tidak — tapi bagaimana cara yang lebih sistematis dalam mencicil saham bagus yang sedang downtrend. Kita bahas parameter yang bisa digunakan sebagai acuan, bukan sekadar feeling.\n5️⃣ Analisa Price Action — Major Trend vs Minor Trend\nBagaimana cara membaca sinyal awal potensi reversal dari weekly chart? Apa bedanya major trend dan secondary trend, dan kenapa penting untuk tidak salah membaca keduanya? Di kondisi BMRI saat ini, mana yang sedang terjadi?\n\n⚡ Poin penting dari video ini: Just survive dan perbaiki average jika harga turun lebih rendah. Karena jika market kembali optimis, reversal dari penurunan gelombang panjang ini akan sangat menarik — dan disaat itu datang, tetaplah bertahan dan jangan terburu-buru.\n\n🔗 Video terkait yang dibahas:\n▶️ Simulasi Nabung Saham BMRI vs BBCA Part 1 →    • BBCA vs BMRI — Nabung Saham 4 Juta/Bulan P...  \n▶️ Simulasi Nabung Saham BMRI vs BBCA Part 2 →    • Simulasi DCA + Reinvest Dividen BBCA vs BM...  \n\n▶️3 Data Penting yang Menandakan Saham Akan Naik Kencang!\n   • 3 Data Penting yang Menandakan Saham Akan ...  \n\n\n🔔 Subscribe & aktifkan notifikasi — analisa saham dividen dan price action rutin hadir di Investrade ID!\n👍 Like video ini kalau pembahasan BMRI dan strategi membaca harga dan cicil sahamnya bermanfaat!\n💬 Komentar: Kamu sudah pegang BMRI? Atau masih nunggu harga lebih murah dulu? Share di kolom komentar!\n\nGabung Suporter Sobat Investrade ID !!\n   /   \n\n#SahamBMRI #BankMandiri #DividenBMRI #CumDate2026 #SahamDividen2026 #DividenYield10 #InvestasiSaham #AnalisisSaham #PriceActionSaham #SahamDowntrend #StrategiSaham #ValuasiSaham #PERatio #SahamDividen #PassiveIncomeSaham #DividenInvesting2026 #Investrade #BelajarSaham", "post_id": "soqn2T__DH8"}}, {"key": "investradeid", "attributes": {"label": "investradeid", "x": 970.6351551823224, "y": 384.6141659200111, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 43.1069, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "soqn2T__DH8", "id": "investradeid", "source": "youtube-000001", "content": "BMRI Dividen 10%+ & PE Ratio 7x — Cek Ini Sebelum Cum Date 8 Mei 2026!\n\n▶️⚠️ Disclaimer: Seluruh pembahasan di video ini merupakan sudut pandang analisa pribadi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Jadikan sebagai informasi dan sudut pandang baru. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan kamu.\n\n💰 Cum Date BMRI 8 Mei 2026 — Saham Bank Mandiri tahun ini membagikan dividen 2 kali dari laba bersih 2025. Dividen final yang dibagikan menghasilkan yield sekitar 8,5%, dan jika dijumlahkan dengan dividen interim maka total yield BMRI di 2026 mencapai lebih dari 10% — jauh di atas rata-rata yield BMRI yang biasanya di bawah 5–6% per tahun.\nDi video ini kita bahas tuntas apakah BMRI di harga sekarang masih layak dipertimbangkan — dari sisi kinerja, valuasi, hingga bagaimana membaca pergerakan harganya secara price action.\n\n📌 Yang dibahas di video ini:\n1️⃣ Dividen BMRI 2026 — Angka yang Menarik Perhatian\nTotal dividen yield 10%+ dengan payout rasio di bawah 80%. Angka ini jauh di atas ekspektasi historis BMRI dan menjadi salah satu yield tertinggi di antara saham perbankan besar Indonesia tahun ini.\n2️⃣ Kinerja Q1 2026 — Bagaimana Kondisinya?\nRevenue tercatat sedikit menurun dibanding kuartal sebelumnya — tapi menariknya laba bersih dan laba operasional justru masih tercatat meningkat di Q1 2026. Artinya dari sisi efisiensi bisnis masih bagus, walaupun perputaran uang pengguna jasa bank mulai sedikit berkurang seiring kondisi ekonomi saat ini.\n3️⃣ Valuasi — Murah atau Masih Wajar?\nPE Ratio BMRI saat ini ada di angka 7x — sangat rendah untuk ukuran saham perbankan besar. PBV berada di 1,35x yang tergolong netral. Kita juga bahas worst case scenario jika PBV menyentuh 0,9x seperti saat crash COVID 2020 — seberapa besar kemungkinannya terjadi?\n4️⃣ Strategi Cicil Saham di Kondisi Downtrend\nBukan soal beli sekarang atau tidak — tapi bagaimana cara yang lebih sistematis dalam mencicil saham bagus yang sedang downtrend. Kita bahas parameter yang bisa digunakan sebagai acuan, bukan sekadar feeling.\n5️⃣ Analisa Price Action — Major Trend vs Minor Trend\nBagaimana cara membaca sinyal awal potensi reversal dari weekly chart? Apa bedanya major trend dan secondary trend, dan kenapa penting untuk tidak salah membaca keduanya? Di kondisi BMRI saat ini, mana yang sedang terjadi?\n\n⚡ Poin penting dari video ini: Just survive dan perbaiki average jika harga turun lebih rendah. Karena jika market kembali optimis, reversal dari penurunan gelombang panjang ini akan sangat menarik — dan disaat itu datang, tetaplah bertahan dan jangan terburu-buru.\n\n🔗 Video terkait yang dibahas:\n▶️ Simulasi Nabung Saham BMRI vs BBCA Part 1 →    • BBCA vs BMRI — Nabung Saham 4 Juta/Bulan P...  \n▶️ Simulasi Nabung Saham BMRI vs BBCA Part 2 →    • Simulasi DCA + Reinvest Dividen BBCA vs BM...  \n\n▶️3 Data Penting yang Menandakan Saham Akan Naik Kencang!\n   • 3 Data Penting yang Menandakan Saham Akan ...  \n\n\n🔔 Subscribe & aktifkan notifikasi — analisa saham dividen dan price action rutin hadir di Investrade ID!\n👍 Like video ini kalau pembahasan BMRI dan strategi membaca harga dan cicil sahamnya bermanfaat!\n💬 Komentar: Kamu sudah pegang BMRI? Atau masih nunggu harga lebih murah dulu? Share di kolom komentar!\n\nGabung Suporter Sobat Investrade ID !!\n   /   \n\n#SahamBMRI #BankMandiri #DividenBMRI #CumDate2026 #SahamDividen2026 #DividenYield10 #InvestasiSaham #AnalisisSaham #PriceActionSaham #SahamDowntrend #StrategiSaham #ValuasiSaham #PERatio #SahamDividen #PassiveIncomeSaham #DividenInvesting2026 #Investrade #BelajarSaham", "post_id": "soqn2T__DH8"}}], "edges": [{"key": "PgasJ", "source": "PgasJ", "target": "desmondwira", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "PgasJ", "source": "PgasJ", "target": "desmondwira", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "owritedotid", "source": "owritedotid", "target": "owritedotid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kumparancom", "source": "kumparancom", "target": "bankmandiri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "swamediainc", "source": "swamediainc", "target": "swamediainc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "rclip013", "source": "rclip013", "target": "Michael", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "belajar.saham19", "source": "belajar.saham19", "target": "sucorsekuritas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InvestradeID", "source": "@InvestradeID", "target": "investradeid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}