{"nodes": [{"key": "urip_murup", "attributes": {"label": "urip_murup", "x": 960.9498613092703, "y": 395.8456396350175, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 38.3204, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051962308596048360", "id": "urip_murup", "source": "retweet-000002", "content": "global. Fundamental ekonomi Indonesia menunjukkan resiliensi yang kuat, ditopang oleh konsumsi domestik, investasi yang…", "post_id": "2051962308596048360"}}, {"key": "airlangga_hrt", "attributes": {"label": "airlangga_hrt", "x": 478.63475424642644, "y": 240.3672358040373, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 54.6066, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051962308596048360", "id": "airlangga_hrt", "source": "retweet-000002", "content": "global. Fundamental ekonomi Indonesia menunjukkan resiliensi yang kuat, ditopang oleh konsumsi domestik, investasi yang…", "post_id": "2051962308596048360"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 444.61240382695036, "y": 145.80885717792324, "size": 3.02, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 472.6156, "eigenvector": 0.3228, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3888750765976167903_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Di tengah tekanan pasar modal Indonesia sepanjang kuartal I-2026 yang dipengaruhi kombinasi gejolak global dan domestik, emiten-emiten Pertamina Group menunjukkan kekuatan fundamental dan resiliensi bisnis yang tetap solid dibandingkan tekanan pasar secara umum.\n\nKetidakpastian geopolitik internasional mendorong repricing risiko Indonesia secara luas dan memengaruhi sentimen investor terhadap pasar domestik.\n\nMeski demikian, emiten Pertamina Group tetap mampu mempertahankan performa yang relatif kuat berkat fundamental operasional yang konsisten, posisi sektor energi yang defensif, serta prospek jangka panjang yang didukung kebutuhan energi nasional.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/fundamental-dan-resiliensi-bisnis-emiten-pertamina-group-kuat-di-tengah-fluktuasi-pasar-modal-ri\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3888750765976167903_3310659452"}}, {"key": "cenderawasihpos", "attributes": {"label": "cenderawasihpos", "x": 928.2196699820618, "y": 34.49774618101276, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 38.3204, "eigenvector": 249.8694, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7635262836746374408", "id": "cenderawasihpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "CeposTV", "attributes": {"label": "CeposTV", "x": 862.1836824988297, "y": 793.0758006378879, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 46.4635, "eigenvector": 249.8694, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635262836746374408", "id": "CeposTV", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "Cenderawasihposreal", "x": 277.9366356511178, "y": 465.7993419852845, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 46.4635, "eigenvector": 249.8694, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7635262836746374408", "id": "Cenderawasihposreal", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "Cenderawasihpos", "x": 622.4712612934596, "y": 820.9592985232825, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 46.4635, "eigenvector": 249.8694, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635262836746374408", "id": "Cenderawasihpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "bssnri", "attributes": {"label": "bssnri", "x": 703.5268206055123, "y": 571.9656867345509, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 38.3204, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636752207337016584", "id": "bssnri", "source": "tiktok-000001", "content": "Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memberikan ceramah umum kepada pegawai BSSN pada Rabu (6/5/2026) tentang \"Transformasi Digital dan Penguatan Keamanan Siber dan Sandi Polri Dalam Mendukung Keamanan Negara dan Kedaulatan Nasional di Era Siber\". Dalam pemaparannya di Kantor BSSN, Depok, Kapolri menekankan bahwa sinergi antara BSSN dan Polri krusial untuk menghadapi tantangan ruang siber nasional ke depan. Lebih lanjut dalam ceramah umumnya, Kapolri menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian geopolitik global, Indonesia dituntut untuk segera mewujudkan kemandirian bangsa di sektor pangan, energi, hingga teknologi informasi agar mampu berdiri di atas kaki sendiri. \"Polri terus memperkokoh pilar infrastruktur, penegakan hukum, dan SDM di bidang keamanan siber sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan bangsa,\" ujar Kapolri. Momentum ceramah umum ini sekaligus menjadi ajang penganugerahan penghargaan Adibhakti Sanapati kepada Kapolri sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi Polri dalam memperkuat sistem keamanan siber dan sandi nasional. Penghargaan tertinggi ini menegaskan peran krusial Polri dalam penguatan resiliensi siber dan kedaulatan digital nasional yang lebih adaptif di masa depan. Sejalan dengan pemaparan Kapolri, Kepala BSSN Drs. Nugroho Sulistyo Budi, M.M., M.Han., menegaskan bahwa sinergi antara BSSN dan Polri telah terbangun kokoh melalui kolaborasi strategis yang mencakup penanganan insiden siber, pertukaran informasi, hingga pengembangan SDM demi menjaga stabilitas keamanan digital nasional. Mengingat kompleksitas ancaman siber seperti kejahatan digital yang tidak dapat ditangani sendiri, kolaborasi ini menjadi krusial dalam membangun ekosistem yang tangguh dan responsif. Kehadiran Polri sebagai mitra BSSN merupakan wujud nyata pengabdian bersama untuk melindungi masyarakat dan infrastruktur vital negara di ruang siber. \"Kolaborasi sinergis antara BSSN dengan Polri akan menjadikan perisai yang presisi guna menjaga keamanan dan ketahanan siber nasional,\" pungkas Kepala BSSN. #BSSN #BSSNPerisai #JagaRuangSiber #polripresisi  Polri", "post_id": "7636752207337016584"}}, {"key": "Humas", "attributes": {"label": "Humas", "x": 198.5294600273654, "y": 966.8637164342565, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 70.8927, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636752207337016584", "id": "Humas", "source": "tiktok-000001", "content": "Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memberikan ceramah umum kepada pegawai BSSN pada Rabu (6/5/2026) tentang \"Transformasi Digital dan Penguatan Keamanan Siber dan Sandi Polri Dalam Mendukung Keamanan Negara dan Kedaulatan Nasional di Era Siber\". Dalam pemaparannya di Kantor BSSN, Depok, Kapolri menekankan bahwa sinergi antara BSSN dan Polri krusial untuk menghadapi tantangan ruang siber nasional ke depan. Lebih lanjut dalam ceramah umumnya, Kapolri menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian geopolitik global, Indonesia dituntut untuk segera mewujudkan kemandirian bangsa di sektor pangan, energi, hingga teknologi informasi agar mampu berdiri di atas kaki sendiri. \"Polri terus memperkokoh pilar infrastruktur, penegakan hukum, dan SDM di bidang keamanan siber sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan bangsa,\" ujar Kapolri. Momentum ceramah umum ini sekaligus menjadi ajang penganugerahan penghargaan Adibhakti Sanapati kepada Kapolri sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi Polri dalam memperkuat sistem keamanan siber dan sandi nasional. Penghargaan tertinggi ini menegaskan peran krusial Polri dalam penguatan resiliensi siber dan kedaulatan digital nasional yang lebih adaptif di masa depan. Sejalan dengan pemaparan Kapolri, Kepala BSSN Drs. Nugroho Sulistyo Budi, M.M., M.Han., menegaskan bahwa sinergi antara BSSN dan Polri telah terbangun kokoh melalui kolaborasi strategis yang mencakup penanganan insiden siber, pertukaran informasi, hingga pengembangan SDM demi menjaga stabilitas keamanan digital nasional. Mengingat kompleksitas ancaman siber seperti kejahatan digital yang tidak dapat ditangani sendiri, kolaborasi ini menjadi krusial dalam membangun ekosistem yang tangguh dan responsif. Kehadiran Polri sebagai mitra BSSN merupakan wujud nyata pengabdian bersama untuk melindungi masyarakat dan infrastruktur vital negara di ruang siber. \"Kolaborasi sinergis antara BSSN dengan Polri akan menjadikan perisai yang presisi guna menjaga keamanan dan ketahanan siber nasional,\" pungkas Kepala BSSN. #BSSN #BSSNPerisai #JagaRuangSiber #polripresisi  Polri", "post_id": "7636752207337016584"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 119.65772996932067, "y": 708.7972418608908, "size": 3.01, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 38.3204, "eigenvector": 0.1995, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1456760619581088", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Di tengah tekanan pasar modal Indonesia sepanjang kuartal I-2026 yang dipengaruhi kombinasi gejolak global dan domestik, emiten-emiten Pertamina Group menunjukkan kekuatan fundamental dan resiliensi bisnis yang tetap solid dibandingkan tekanan pasar secara umum.\n\nKetidakpastian geopolitik internasional mendorong repricing risiko Indonesia secara luas dan memengaruhi sentimen investor terhadap pasar domestik.\n\nMeski demikian, emiten Pertamina Group tetap mampu mempertahankan performa yang relatif kuat berkat fundamental operasional yang konsisten, posisi sektor energi yang defensif, serta prospek jangka panjang yang didukung kebutuhan energi nasional.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/fundamental-dan-resiliensi-bisnis-emiten-pertamina-group-kuat-di-tengah-fluktuasi-pasar-modal-ri\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "432781620563594_1456760619581088"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 194.99948642751198, "y": 343.98923443066445, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 38.3204, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "GYenKiA8qPY", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Kinerja APBN April 2026: Surplus Perdagangan 71 Bulan Beruntun & Inflasi Tetap Terkendali\n\nGaruda Tv -  Kementerian Keuangan Republik Indonesia memaparkan kinerja APBN Kita edisi April 2026 yang menunjukkan resiliensi ekonomi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Hingga Maret 2026, neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus sebesar 3,32 miliar dolar AS, sekaligus menandai tren surplus selama 71 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.\n\nMeskipun terdapat tekanan dari eskalasi ketegangan di Timur Tengah yang memengaruhi indeks manufaktur, fundamental ekonomi dalam negeri tetap terjaga dengan inflasi April 2026 yang terkendali di level 2,42 persen. Pemerintah berkomitmen untuk terus menjalankan kebijakan yang adaptif dan koordinatif guna menjaga daya beli masyarakat serta mempercepat realisasi investasi.\n\nSimak laporan lengkap mengenai indikator ekonomi makro dan strategi fiskal pemerintah dalam video ini.\n\n\n#breakingnews #apbn2026  #kemenkeuri  #ekonomiindonesia  #surplus  #perdagangan  #inflasi  #keuangannegara  #updateekonomi  #garudatv  #fiskal \n\n #GarudaTV #BreakingNews\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "GYenKiA8qPY"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 783.1240204049419, "y": 10.239168899657368, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 70.8927, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "GYenKiA8qPY", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Kinerja APBN April 2026: Surplus Perdagangan 71 Bulan Beruntun & Inflasi Tetap Terkendali\n\nGaruda Tv -  Kementerian Keuangan Republik Indonesia memaparkan kinerja APBN Kita edisi April 2026 yang menunjukkan resiliensi ekonomi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Hingga Maret 2026, neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus sebesar 3,32 miliar dolar AS, sekaligus menandai tren surplus selama 71 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.\n\nMeskipun terdapat tekanan dari eskalasi ketegangan di Timur Tengah yang memengaruhi indeks manufaktur, fundamental ekonomi dalam negeri tetap terjaga dengan inflasi April 2026 yang terkendali di level 2,42 persen. Pemerintah berkomitmen untuk terus menjalankan kebijakan yang adaptif dan koordinatif guna menjaga daya beli masyarakat serta mempercepat realisasi investasi.\n\nSimak laporan lengkap mengenai indikator ekonomi makro dan strategi fiskal pemerintah dalam video ini.\n\n\n#breakingnews #apbn2026  #kemenkeuri  #ekonomiindonesia  #surplus  #perdagangan  #inflasi  #keuangannegara  #updateekonomi  #garudatv  #fiskal \n\n #GarudaTV #BreakingNews\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "GYenKiA8qPY"}}], "edges": [{"key": "urip_murup", "source": "urip_murup", "target": "airlangga_hrt", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "urip_murup", "source": "urip_murup", "target": "airlangga_hrt", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "CeposTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bssnri", "source": "bssnri", "target": "Humas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}