{"nodes": [{"key": "bank_indonesia_jakarta", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jakarta", "x": 749.0390888336997, "y": 349.229044703951, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.5588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3886585633464824872_3483223332", "id": "bank_indonesia_jakarta", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, semua langkah besar selalu dimulai dari kebersamaan.\n\nMelalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI), sinergi antar pemangku kepentingan diperkuat untuk mendorong pembiayaan, investasi, dan realisasi proyek strategis.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dan Menko Bidang , Airlangga Hartarto, menyatukan visi untuk memperkuat mesin pertumbuhan domestik dan memastikan stabilitas intermediasi berjalan efektif. Saat pemerintah menyiapkan jalan, perbankan menyalurkan pembiayaan, dan dunia usaha melakukan ekspansi, dari situ optimisme kita tumbuh.\n\nSobat, siap #BeriMakna jadi bagian dari langkah besar ini?\n\n#diSetiapMaknalndonesia", "post_id": "3886585633464824872_3483223332"}}, {"key": "perekonomianri", "attributes": {"label": "perekonomianri", "x": 869.6487292334276, "y": 651.9690762864225, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 55.5087, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3886585633464824872_3483223332", "id": "perekonomianri", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, semua langkah besar selalu dimulai dari kebersamaan.\n\nMelalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI), sinergi antar pemangku kepentingan diperkuat untuk mendorong pembiayaan, investasi, dan realisasi proyek strategis.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dan Menko Bidang , Airlangga Hartarto, menyatukan visi untuk memperkuat mesin pertumbuhan domestik dan memastikan stabilitas intermediasi berjalan efektif. Saat pemerintah menyiapkan jalan, perbankan menyalurkan pembiayaan, dan dunia usaha melakukan ekspansi, dari situ optimisme kita tumbuh.\n\nSobat, siap #BeriMakna jadi bagian dari langkah besar ini?\n\n#diSetiapMaknalndonesia", "post_id": "3886585633464824872_3483223332"}}, {"key": "kumparancom", "attributes": {"label": "kumparancom", "x": 818.3831766472646, "y": 784.166378198464, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.5588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3888202324565477818_3286401357", "id": "kumparancom", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Mandiri (BMRI) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 44,47 triliun atau 79% dari laba bersih tahun buku 2025. Total dividen per saham (DPS) atas kinerja tahun 2025 tersebut mencapai Rp 476,95, yang jumlahnya sudah termasuk dividen interim yang telah dibayarkan kepada pemegang saham pada Januari 2026 lalu.\n\nSelain dividen rekor, RUPST juga menyetujui rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp 1,17 triliun dan melakukan penyegaran susunan pengurus perseroan. Langkah strategis ini diambil untuk menjaga kepercayaan investor serta memperkuat posisi Bank Mandiri () sebagai bagian dari ekosistem Danantara.\n\nCapaian ini setara dengan dividend yield sebesar 10,77%, didukung oleh kinerja fundamental yang solid dengan pertumbuhan kredit sebesar 13,4% YoY. Bank Mandiri berkomitmen terus memberikan nilai optimal bagi pemegang saham sekaligus menjadi mitra strategis dalam mengakselerasi ekonomi nasional.", "post_id": "3888202324565477818_3286401357"}}, {"key": "bankmandiri", "attributes": {"label": "bankmandiri", "x": 17.581964245790395, "y": 882.2317712296094, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 38.0337, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3888202324565477818_3286401357", "id": "bankmandiri", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Mandiri (BMRI) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 44,47 triliun atau 79% dari laba bersih tahun buku 2025. Total dividen per saham (DPS) atas kinerja tahun 2025 tersebut mencapai Rp 476,95, yang jumlahnya sudah termasuk dividen interim yang telah dibayarkan kepada pemegang saham pada Januari 2026 lalu.\n\nSelain dividen rekor, RUPST juga menyetujui rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp 1,17 triliun dan melakukan penyegaran susunan pengurus perseroan. Langkah strategis ini diambil untuk menjaga kepercayaan investor serta memperkuat posisi Bank Mandiri () sebagai bagian dari ekosistem Danantara.\n\nCapaian ini setara dengan dividend yield sebesar 10,77%, didukung oleh kinerja fundamental yang solid dengan pertumbuhan kredit sebesar 13,4% YoY. Bank Mandiri berkomitmen terus memberikan nilai optimal bagi pemegang saham sekaligus menjadi mitra strategis dalam mengakselerasi ekonomi nasional.", "post_id": "3888202324565477818_3286401357"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "redaksi_sumselmedia", "x": 698.5895566660506, "y": 632.0191392685298, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 26.1064, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 4, "degree": 5}, "_id": "3886577598399125706_56622120775", "id": "redaksi_sumselmedia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Jakarta-\n\n(“CIMB Niaga” atau “Bank”; IDX: BNGA) hari ini mengumumkan perolehan kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) untuk kuartal pertama tahun 2026 (“1Q26”), dengan laba sebelum pajak sebesar Rp2,3 triliun dan menghasilkan earnings per share Rp70,20.\n\nPresiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, “Kami bersyukur dapat memulai tahun 2026 dengan fondasi yang kuat, didorong oleh kinerja pendapatan yang baik, pertumbuhan fee-based income yang solid, dan fundamental bisnis yang sehat. Pertumbuhan pendapatan tetap terjaga stabil, didukung oleh strategi serta dedikasi seluruh karyawan kami dalam memberikan layanan optimal kepada seluruh nasabah dan stakeholders. Adapun perolehan positif ini didorong oleh pengelolaan biaya yang disiplin, serta pertumbuhan kredit yang selektif dengan dukungan pendanaan current account savings account (“CASA”) yang kuat dan mencapai rasio CASA tertinggi sebesar 73,9%, sehingga memperkuat kemampuan kami dalam menjaga margin. Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/“NPL”) di bawah rata-rata industri, dan biaya kredit (cost of credit/“CoC”) yang tetap terjaga di bawah 1%. Selain itu, bisnis wealth management kami dalam melayani nasabah Preferred dan Private Wealth juga terus menunjukkan kinerja yang baik, tercermin dari rata-rata assets under management per nasabah yang terus meningkat, sekaligus memperkuat basis pendapatan kami yang semakin terdiversifikasi.”\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n   \n\n#cimbniaga #bank #octo #cimbniagasyariah", "post_id": "3886577598399125706_56622120775"}}, {"key": "cimb_niaga", "attributes": {"label": "cimb_niaga", "x": 371.3353688149957, "y": 709.9475633770815, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 26.1064, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3886577598399125706_56622120775", "id": "cimb_niaga", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Jakarta-\n\n(“CIMB Niaga” atau “Bank”; IDX: BNGA) hari ini mengumumkan perolehan kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) untuk kuartal pertama tahun 2026 (“1Q26”), dengan laba sebelum pajak sebesar Rp2,3 triliun dan menghasilkan earnings per share Rp70,20.\n\nPresiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, “Kami bersyukur dapat memulai tahun 2026 dengan fondasi yang kuat, didorong oleh kinerja pendapatan yang baik, pertumbuhan fee-based income yang solid, dan fundamental bisnis yang sehat. Pertumbuhan pendapatan tetap terjaga stabil, didukung oleh strategi serta dedikasi seluruh karyawan kami dalam memberikan layanan optimal kepada seluruh nasabah dan stakeholders. Adapun perolehan positif ini didorong oleh pengelolaan biaya yang disiplin, serta pertumbuhan kredit yang selektif dengan dukungan pendanaan current account savings account (“CASA”) yang kuat dan mencapai rasio CASA tertinggi sebesar 73,9%, sehingga memperkuat kemampuan kami dalam menjaga margin. Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/“NPL”) di bawah rata-rata industri, dan biaya kredit (cost of credit/“CoC”) yang tetap terjaga di bawah 1%. Selain itu, bisnis wealth management kami dalam melayani nasabah Preferred dan Private Wealth juga terus menunjukkan kinerja yang baik, tercermin dari rata-rata assets under management per nasabah yang terus meningkat, sekaligus memperkuat basis pendapatan kami yang semakin terdiversifikasi.”\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n   \n\n#cimbniaga #bank #octo #cimbniagasyariah", "post_id": "3886577598399125706_56622120775"}}, {"key": "lani_darmawan", "attributes": {"label": "lani_darmawan", "x": 139.94818703156508, "y": 947.6320112091539, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 26.1064, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3886577598399125706_56622120775", "id": "lani_darmawan", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Jakarta-\n\n(“CIMB Niaga” atau “Bank”; IDX: BNGA) hari ini mengumumkan perolehan kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) untuk kuartal pertama tahun 2026 (“1Q26”), dengan laba sebelum pajak sebesar Rp2,3 triliun dan menghasilkan earnings per share Rp70,20.\n\nPresiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, “Kami bersyukur dapat memulai tahun 2026 dengan fondasi yang kuat, didorong oleh kinerja pendapatan yang baik, pertumbuhan fee-based income yang solid, dan fundamental bisnis yang sehat. Pertumbuhan pendapatan tetap terjaga stabil, didukung oleh strategi serta dedikasi seluruh karyawan kami dalam memberikan layanan optimal kepada seluruh nasabah dan stakeholders. Adapun perolehan positif ini didorong oleh pengelolaan biaya yang disiplin, serta pertumbuhan kredit yang selektif dengan dukungan pendanaan current account savings account (“CASA”) yang kuat dan mencapai rasio CASA tertinggi sebesar 73,9%, sehingga memperkuat kemampuan kami dalam menjaga margin. Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/“NPL”) di bawah rata-rata industri, dan biaya kredit (cost of credit/“CoC”) yang tetap terjaga di bawah 1%. Selain itu, bisnis wealth management kami dalam melayani nasabah Preferred dan Private Wealth juga terus menunjukkan kinerja yang baik, tercermin dari rata-rata assets under management per nasabah yang terus meningkat, sekaligus memperkuat basis pendapatan kami yang semakin terdiversifikasi.”\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n   \n\n#cimbniaga #bank #octo #cimbniagasyariah", "post_id": "3886577598399125706_56622120775"}}, {"key": "cimbniagasyariahplg", "attributes": {"label": "cimbniagasyariahplg", "x": 518.4960569779951, "y": 762.6492088670038, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 26.1064, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3886577598399125706_56622120775", "id": "cimbniagasyariahplg", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Jakarta-\n\n(“CIMB Niaga” atau “Bank”; IDX: BNGA) hari ini mengumumkan perolehan kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) untuk kuartal pertama tahun 2026 (“1Q26”), dengan laba sebelum pajak sebesar Rp2,3 triliun dan menghasilkan earnings per share Rp70,20.\n\nPresiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, “Kami bersyukur dapat memulai tahun 2026 dengan fondasi yang kuat, didorong oleh kinerja pendapatan yang baik, pertumbuhan fee-based income yang solid, dan fundamental bisnis yang sehat. Pertumbuhan pendapatan tetap terjaga stabil, didukung oleh strategi serta dedikasi seluruh karyawan kami dalam memberikan layanan optimal kepada seluruh nasabah dan stakeholders. Adapun perolehan positif ini didorong oleh pengelolaan biaya yang disiplin, serta pertumbuhan kredit yang selektif dengan dukungan pendanaan current account savings account (“CASA”) yang kuat dan mencapai rasio CASA tertinggi sebesar 73,9%, sehingga memperkuat kemampuan kami dalam menjaga margin. Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/“NPL”) di bawah rata-rata industri, dan biaya kredit (cost of credit/“CoC”) yang tetap terjaga di bawah 1%. Selain itu, bisnis wealth management kami dalam melayani nasabah Preferred dan Private Wealth juga terus menunjukkan kinerja yang baik, tercermin dari rata-rata assets under management per nasabah yang terus meningkat, sekaligus memperkuat basis pendapatan kami yang semakin terdiversifikasi.”\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n   \n\n#cimbniaga #bank #octo #cimbniagasyariah", "post_id": "3886577598399125706_56622120775"}}, {"key": "bank_indonesia_kalteng", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kalteng", "x": 129.86153346701036, "y": 518.2873404345455, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.5588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890898375197496854_3108381276", "id": "bank_indonesia_kalteng", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, semua langkah besar selalu dimulai dari kebersamaan.\n\nMelalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI), sinergi antar pemangku kepentingan diperkuat untuk mendorong pembiayaan, investasi, dan realisasi proyek strategis.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dan Menko Bidang , Airlangga Hartarto, menyatukan visi untuk memperkuat mesin pertumbuhan domestik dan memastikan stabilitas intermediasi berjalan efektif. Saat pemerintah menyiapkan jalan, perbankan menyalurkan pembiayaan, dan dunia usaha melakukan ekspansi, dari situ optimisme kita tumbuh.\n\nSobat, siap #BeriMakna jadi bagian dari langkah besar ini?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3890898375197496854_3108381276"}}, {"key": "radar_indramayu", "attributes": {"label": "radar_indramayu", "x": 617.1604451959732, "y": 957.948646182834, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 35.7544, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3886567061468636286_8186324209", "id": "radar_indramayu", "source": "instagram-000001", "content": "Jakarta – Di tengah meningkatnya risiko global akibat eskalasi konflik geopolitik yang turut mendorong ketidakpastian ekonomi dunia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tetap mampu mencatatkan kinerja yang solid pada Triwulan I 2026. Dengan fundamental bisnis yang kuat didukung oleh pertumbuhan kredit yang selektif, pengelolaan biaya dana yang semakin efisien, serta kualitas aset yang terjaga, BRI berhasil mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp15,5 triliun atau tumbuh 13,7% year-on-year (yoy).\n.\nHal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2026 di Kantor Pusat BRI pada Kamis (30/4/2026). Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu, Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto, Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi dan Direktur Manajemen Risiko BRI Ety Yuniarti.\n.\nDalam paparannya, Hery Gunardi menyampaikan bahwa sepanjang Triwulan I 2026, kondisi ekonomi global masih diwarnai oleh peningkatan risiko geopolitik yang signifikan. Meski demikian, perekonomian Indonesia tetap resilien dengan dukungan yang semakin luas dari sisi demand, supply, dan fiskal sehingga memberikan buffer terhadap ketidakpastian global dan menjaga momentum pertumbuhan. \n.\nKondisi ini juga tercermin pada industri perbankan nasional yang tetap berada dalam kondisi stabil, dengan intermediasi yang kuat, likuiditas yang memadai, serta risiko yang terkendali, dan memberikan ruang bagi perbankan untuk tetap melakukan ekspansi secara prudent.\n.\nHery Gunardi menambahkan, BRI tetap mampu menjaga momentum pertumbuhan yang solid, seiring konsistensi transformasi yang dijalankan. Hal ini tercermin pada kinerja keuangan konsolidasi hingga akhir Triwulan I 2026 yang tetap menunjukkan tren positif.\n.\nBerita Selengkapnya kunjungi Instastory  lalu KLIK TAUTAN !!!\nhttps://radarindramayu.disway.id/read/684177/bri-pertahankan-momentum-kinerja-solid-laba-bersih-meles\n.\nFollow \n.\n.\n#radarindramayu #radarcirebon #radarkuningan #radarmajalengka #infoindramayu beritahariini indonesia kabupatenindramayu news viral jabaristimewa kota kabupaten kotamangga", "post_id": "3886567061468636286_8186324209"}}, {"key": "nuonlinenews", "attributes": {"label": "nuonlinenews", "x": 998.1540620903282, "y": 223.74673531900459, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 137.057, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890928907477707330_66210213616", "id": "nuonlinenews", "source": "instagram-000001", "content": "Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir dipengaruhi oleh faktor global. \n\nIa menambahkan, tekanan jangka pendek juga dipicu faktor musiman, seperti kebutuhan devisa untuk repatriasi dividen, pembayaran utang, serta kebutuhan jemaah haji yang meningkatkan permintaan dolar. \n\nHal itu disampaikan Perry saat bertemu dalam Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah menteri lainnya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (5/6/2026).\n\n“Faktor globalnya apa yang menyebabkan tekanan nilai tukar dalam jangka pendek ini? Adalah satu, harga minyak yang tinggi. Dua, suku bunga Amerika yang juga meningkat tinggi. Yield US Treasury 10 tahun sekarang adalah 4,47 persen. Demikian juga dolar yang menguat,” katanya dalam siniar Sekretariat Presiden yang dikutip NU Online, Rabu (6/5/2026). \n\nPerry mengungkapkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia dinilai kuat, ditandai dengan pertumbuhan yang mencapai 5,61 persen, inflasi yang rendah, pertumbuhan kredit yang tinggi, serta cadangan devisa yang solid. \n\n\"Nah, ini adalah fundamental yang menunjukkan mestinya rupiah itu akan stabil dan cenderung menguat,” ujarnya.\n\nSelengkapnya: https://www.nu.or.id/nasional/bi-siapkan-antisipasi-setelah-rupiah-melemah-akibat-faktor-global-dan-permintaan-dolar-jemaah-haji-epCuj\n\n——————————————————\nBaca berita lainnya di www.nu.or.id\nFollow \n\n#nuonlinenewsmei2026 #rupiah #bankindonesia #rupiahmelemah #ekonomi", "post_id": "3890928907477707330_66210213616"}}, {"key": "airlanggahartarto_official", "attributes": {"label": "airlanggahartarto_official", "x": 685.4493820455546, "y": 598.1882279092803, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.5588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890952178366620910_7151667394", "id": "airlanggahartarto_official", "source": "instagram-000001", "content": "Mengikuti rapat terbatas bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang dipimpin langsung Bapak Presiden Prabowo Subianto  di Istana Merdeka, Jakarta (Selasa, 5/5/2026). Dalam forum tersebut, kami melaporkan bahwa kinerja perekonomian Indonesia pada kuartal I 2026 menunjukkan hasil yang kuat dan melampaui ekspektasi.\n\nPertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 5,61%, salah satu yang tertinggi di antara negara G20, bahkan berada di atas sejumlah negara besar. Capaian ini didorong oleh konsumsi masyarakat dan pemerintah yang meningkat, serta kinerja ekspor-impor yang tetap positif. Berbagai sektor utama seperti industri, perdagangan, transportasi, pertanian, hingga konstruksi juga menunjukkan pertumbuhan yang solid.\n\nDari sisi stabilitas, indikator makroekonomi juga terjaga dengan baik. Inflasi berhasil ditekan menjadi 2,42%, turun dari periode sebelumnya. Sementara itu, pertumbuhan kredit mencapai 9,49% dan dana pihak ketiga tumbuh 13,55%, mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat yang tetap tinggi terhadap sistem keuangan. Kami juga membahas dinamika global, termasuk aliran modal keluar (capital outflow), serta langkah-langkah mitigasi yang telah dan akan dilakukan. Penguatan koordinasi antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan terus menjadi kunci dalam menjaga stabilitas, termasuk dalam pengelolaan nilai tukar rupiah.\n\nSelain itu, pemerintah telah memfinalisasi revisi kebijakan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) yang akan berlaku mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat cadangan devisa sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional. Di tengah dinamika global yang penuh tantangan, Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang kuat. Stabilitas akan terus kita jaga sebagai fondasi utama, sekaligus memastikan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.", "post_id": "3890952178366620910_7151667394"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 571.6538280230734, "y": 305.93533872099465, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 38.0337, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890952178366620910_7151667394", "id": "prabowo", "source": "instagram-000001", "content": "Mengikuti rapat terbatas bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang dipimpin langsung Bapak Presiden Prabowo Subianto  di Istana Merdeka, Jakarta (Selasa, 5/5/2026). Dalam forum tersebut, kami melaporkan bahwa kinerja perekonomian Indonesia pada kuartal I 2026 menunjukkan hasil yang kuat dan melampaui ekspektasi.\n\nPertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 5,61%, salah satu yang tertinggi di antara negara G20, bahkan berada di atas sejumlah negara besar. Capaian ini didorong oleh konsumsi masyarakat dan pemerintah yang meningkat, serta kinerja ekspor-impor yang tetap positif. Berbagai sektor utama seperti industri, perdagangan, transportasi, pertanian, hingga konstruksi juga menunjukkan pertumbuhan yang solid.\n\nDari sisi stabilitas, indikator makroekonomi juga terjaga dengan baik. Inflasi berhasil ditekan menjadi 2,42%, turun dari periode sebelumnya. Sementara itu, pertumbuhan kredit mencapai 9,49% dan dana pihak ketiga tumbuh 13,55%, mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat yang tetap tinggi terhadap sistem keuangan. Kami juga membahas dinamika global, termasuk aliran modal keluar (capital outflow), serta langkah-langkah mitigasi yang telah dan akan dilakukan. Penguatan koordinasi antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan terus menjadi kunci dalam menjaga stabilitas, termasuk dalam pengelolaan nilai tukar rupiah.\n\nSelain itu, pemerintah telah memfinalisasi revisi kebijakan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) yang akan berlaku mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat cadangan devisa sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional. Di tengah dinamika global yang penuh tantangan, Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang kuat. Stabilitas akan terus kita jaga sebagai fondasi utama, sekaligus memastikan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.", "post_id": "3890952178366620910_7151667394"}}, {"key": "cenderawasihpos", "attributes": {"label": "cenderawasihpos", "x": 679.7590370798536, "y": 574.5913608083576, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.5588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7635262836746374408", "id": "cenderawasihpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "CeposTV", "attributes": {"label": "CeposTV", "x": 127.61292772587262, "y": 991.1188123231561, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9275, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635262836746374408", "id": "CeposTV", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "Cenderawasihposreal", "x": 889.6027829210594, "y": 92.6643161637416, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9275, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7635262836746374408", "id": "Cenderawasihposreal", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "Cenderawasihpos", "x": 335.8674072618122, "y": 669.7584687003119, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9275, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635262836746374408", "id": "Cenderawasihpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "sumsel.media5", "attributes": {"label": "sumsel.media5", "x": 89.44276266961504, "y": 643.6866124619029, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.5588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634455521583582484", "id": "sumsel.media5", "source": "tiktok-000001", "content": "CIMB Niaga Pertahankan Kinerja Positif Pada Kuartal Pertama 2026 Raih laba sebelum pajak konsolidasi sebesar Rp2,3 triliun; total kredit/pembiayaan naik 2,2% Y-o-Y menjadi Rp235,1 triliun; CASA meningkat 12,2% YoY menjadi Rp192,3 triliun SumselMedia.Com, Jakarta- (“CIMB Niaga” atau “Bank”; IDX: BNGA) hari ini mengumumkan perolehan kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) untuk kuartal pertama tahun 2026 (“1Q26”), dengan laba sebelum pajak sebesar Rp2,3 triliun dan menghasilkan earnings per share Rp70,20. Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, “Kami bersyukur dapat memulai tahun 2026 dengan fondasi yang kuat, didorong oleh kinerja pendapatan yang baik, pertumbuhan fee-based income yang solid, dan fundamental bisnis yang sehat. Pertumbuhan pendapatan tetap terjaga stabil, didukung oleh strategi serta dedikasi seluruh karyawan kami dalam memberikan layanan optimal kepada seluruh nasabah dan stakeholders. Adapun perolehan positif ini didorong oleh pengelolaan biaya yang disiplin, serta pertumbuhan kredit yang selektif dengan dukungan pendanaan current account savings account (“CASA”) yang kuat dan mencapai rasio CASA tertinggi sebesar 73,9%, sehingga memperkuat kemampuan kami dalam menjaga margin. Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/“NPL”) di bawah rata-rata industri, dan biaya kredit (cost of credit/“CoC”) yang tetap terjaga di bawah 1%. Selain itu, bisnis wealth management kami dalam melayani nasabah Preferred dan Private Wealth juga terus menunjukkan kinerja yang baik, tercermin dari rata-rata assets under management per nasabah yang terus meningkat, sekaligus memperkuat basis pendapatan kami yang semakin terdiversifikasi.” “Ke depan, dengan kinerja imbal hasil yang tetap terjaga dan permodalan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan di masa mendatang, kami akan terus memprioritaskan pertumbuhan fee-based income untuk memperkuat pendapatan inti, sekaligus menjaga margin yang baik melalui penguatan basis CASA dan pendanaan yang disiplin. Pertumbuhan kredit akan dilakukan secara pruden, dengan tetap menempatkan kualitas aset dan ketahanan portofolio sebagai fokus utama. Seluruh langkah ini selaras dengan strategi Forward30 serta purpose kami, yaitu Advancing Customers and Society, untuk terus mendukung nasabah dan masyarakat Indonesia dalam mewujudkan mimpi dan aspirasi mereka. Hasil yang baik pada kuartal ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mempercepat berbagai inisiatif strategis, menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, serta berkontribusi nyata terhadap ketahanan ekonomi Indonesia,” tambah Lani. Selengkapnya di www.sumselmedia.com   #cimbniaga #kinerja2026 #bank #octopay #sumselmedia", "post_id": "7634455521583582484"}}, {"key": "cimb.niaga", "attributes": {"label": "cimb.niaga", "x": 806.8075419121338, "y": 624.6941676013041, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 38.0337, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634455521583582484", "id": "cimb.niaga", "source": "tiktok-000001", "content": "CIMB Niaga Pertahankan Kinerja Positif Pada Kuartal Pertama 2026 Raih laba sebelum pajak konsolidasi sebesar Rp2,3 triliun; total kredit/pembiayaan naik 2,2% Y-o-Y menjadi Rp235,1 triliun; CASA meningkat 12,2% YoY menjadi Rp192,3 triliun SumselMedia.Com, Jakarta- (“CIMB Niaga” atau “Bank”; IDX: BNGA) hari ini mengumumkan perolehan kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) untuk kuartal pertama tahun 2026 (“1Q26”), dengan laba sebelum pajak sebesar Rp2,3 triliun dan menghasilkan earnings per share Rp70,20. Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, “Kami bersyukur dapat memulai tahun 2026 dengan fondasi yang kuat, didorong oleh kinerja pendapatan yang baik, pertumbuhan fee-based income yang solid, dan fundamental bisnis yang sehat. Pertumbuhan pendapatan tetap terjaga stabil, didukung oleh strategi serta dedikasi seluruh karyawan kami dalam memberikan layanan optimal kepada seluruh nasabah dan stakeholders. Adapun perolehan positif ini didorong oleh pengelolaan biaya yang disiplin, serta pertumbuhan kredit yang selektif dengan dukungan pendanaan current account savings account (“CASA”) yang kuat dan mencapai rasio CASA tertinggi sebesar 73,9%, sehingga memperkuat kemampuan kami dalam menjaga margin. Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/“NPL”) di bawah rata-rata industri, dan biaya kredit (cost of credit/“CoC”) yang tetap terjaga di bawah 1%. Selain itu, bisnis wealth management kami dalam melayani nasabah Preferred dan Private Wealth juga terus menunjukkan kinerja yang baik, tercermin dari rata-rata assets under management per nasabah yang terus meningkat, sekaligus memperkuat basis pendapatan kami yang semakin terdiversifikasi.” “Ke depan, dengan kinerja imbal hasil yang tetap terjaga dan permodalan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan di masa mendatang, kami akan terus memprioritaskan pertumbuhan fee-based income untuk memperkuat pendapatan inti, sekaligus menjaga margin yang baik melalui penguatan basis CASA dan pendanaan yang disiplin. Pertumbuhan kredit akan dilakukan secara pruden, dengan tetap menempatkan kualitas aset dan ketahanan portofolio sebagai fokus utama. Seluruh langkah ini selaras dengan strategi Forward30 serta purpose kami, yaitu Advancing Customers and Society, untuk terus mendukung nasabah dan masyarakat Indonesia dalam mewujudkan mimpi dan aspirasi mereka. Hasil yang baik pada kuartal ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mempercepat berbagai inisiatif strategis, menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, serta berkontribusi nyata terhadap ketahanan ekonomi Indonesia,” tambah Lani. Selengkapnya di www.sumselmedia.com   #cimbniaga #kinerja2026 #bank #octopay #sumselmedia", "post_id": "7634455521583582484"}}, {"key": "penarafflesiatv", "attributes": {"label": "penarafflesiatv", "x": 1.7839235707136636, "y": 821.8776666914125, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.5588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7600793558987181319", "id": "penarafflesiatv", "source": "tiktok-000001", "content": "Ditengah tekanan ekonomi global dan tantangan penguatan permodalan industri perbankan, PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu (Bank Bengkulu) berhasil menunjukkan kinerja yang tetap solid dan berkelanjutan.  Capaian positif tersebut ditegaskan langsung oleh Pelaksana Tugas (plt) Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang digelar di Aula H. Mochtar Azehari, Graha Bank Bengkulu, Rabu (28/1). Iswahyudi mengungkapkan bahwa sepanjang tahun buku 2025, Bank Bengkulu mampu mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 8,06 persen dengan total aset mencapai Rp11,190 triliun. Capaian ini, menurutnya, merupakan hasil dari penguatan fundamental bisnis serta konsistensi bank dalam menjalankan transformasi secara bertahap dan terukur. “Pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap Bank Bengkulu, sekaligus menjadi bukti bahwa strategi bisnis yang kami jalankan berada di jalur yang tepat,” ujar Iswahyudi. Dari sisi intermediasi, Iswahyudi menjelaskan bahwa penyaluran kredit meningkat 5,45 persen menjadi Rp7,816 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 2,52 persen dengan total mencapai Rp8,205 triliun. Kinerja tersebut berdampak langsung pada peningkatan profitabilitas bank. “Bank Bengkulu membukukan laba setelah pajak sebesar Rp135,146 miliar, tumbuh signifikan 34,70 persen dibandingkan tahun 2024. Ini menjadi indikator kuat bahwa kinerja operasional dan efisiensi bank terus membaik,” tegasnya. Lebih lanjut, Iswahyudi menambahkan bahwa rasio keuangan Bank Bengkulu tetap berada pada kondisi sehat, dengan ROA sebesar 1,64 persen, ROE 9,51 persen, serta CAR mencapai 25,11 persen. Posisi modal inti per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp1,453 triliun, yang dinilai sangat memadai untuk mendukung ekspansi bisnis secara pruden dan berkelanjutan. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan apresiasi atas kinerja manajemen Bank Bengkulu di bawah kepemimpinan Iswahyudi. Ia berharap Bank Bengkulu semakin berperan dalam memperkuat fiskal daerah dan mendorong pembangunan ekonomi Bengkulu. Sementara itu, Iswahyudi menegaskan bahwa ke depan dukungan terhadap sektor produktif, khususnya UMKM, akan terus menjadi prioritas utama. Bank Bengkulu juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab tantangan digitalisasi serta ketidakpastian ekonomi global. “Kami berkomitmen menjadikan Bank Bengkulu sebagai bank daerah yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing, sekaligus mitra strategis pembangunan ekonomi Bengkulu,” pungkas Iswahyudi.  #bankbengkulu #bengkulu #rups", "post_id": "7600793558987181319"}}, {"key": "iswahyudi.bankbengkulu", "attributes": {"label": "iswahyudi.bankbengkulu", "x": 301.03742735029005, "y": 156.83835087844668, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 38.0337, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7600793558987181319", "id": "iswahyudi.bankbengkulu", "source": "tiktok-000001", "content": "Ditengah tekanan ekonomi global dan tantangan penguatan permodalan industri perbankan, PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu (Bank Bengkulu) berhasil menunjukkan kinerja yang tetap solid dan berkelanjutan.  Capaian positif tersebut ditegaskan langsung oleh Pelaksana Tugas (plt) Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang digelar di Aula H. Mochtar Azehari, Graha Bank Bengkulu, Rabu (28/1). Iswahyudi mengungkapkan bahwa sepanjang tahun buku 2025, Bank Bengkulu mampu mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 8,06 persen dengan total aset mencapai Rp11,190 triliun. Capaian ini, menurutnya, merupakan hasil dari penguatan fundamental bisnis serta konsistensi bank dalam menjalankan transformasi secara bertahap dan terukur. “Pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap Bank Bengkulu, sekaligus menjadi bukti bahwa strategi bisnis yang kami jalankan berada di jalur yang tepat,” ujar Iswahyudi. Dari sisi intermediasi, Iswahyudi menjelaskan bahwa penyaluran kredit meningkat 5,45 persen menjadi Rp7,816 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 2,52 persen dengan total mencapai Rp8,205 triliun. Kinerja tersebut berdampak langsung pada peningkatan profitabilitas bank. “Bank Bengkulu membukukan laba setelah pajak sebesar Rp135,146 miliar, tumbuh signifikan 34,70 persen dibandingkan tahun 2024. Ini menjadi indikator kuat bahwa kinerja operasional dan efisiensi bank terus membaik,” tegasnya. Lebih lanjut, Iswahyudi menambahkan bahwa rasio keuangan Bank Bengkulu tetap berada pada kondisi sehat, dengan ROA sebesar 1,64 persen, ROE 9,51 persen, serta CAR mencapai 25,11 persen. Posisi modal inti per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp1,453 triliun, yang dinilai sangat memadai untuk mendukung ekspansi bisnis secara pruden dan berkelanjutan. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan apresiasi atas kinerja manajemen Bank Bengkulu di bawah kepemimpinan Iswahyudi. Ia berharap Bank Bengkulu semakin berperan dalam memperkuat fiskal daerah dan mendorong pembangunan ekonomi Bengkulu. Sementara itu, Iswahyudi menegaskan bahwa ke depan dukungan terhadap sektor produktif, khususnya UMKM, akan terus menjadi prioritas utama. Bank Bengkulu juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab tantangan digitalisasi serta ketidakpastian ekonomi global. “Kami berkomitmen menjadikan Bank Bengkulu sebagai bank daerah yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing, sekaligus mitra strategis pembangunan ekonomi Bengkulu,” pungkas Iswahyudi.  #bankbengkulu #bengkulu #rups", "post_id": "7600793558987181319"}}, {"key": "intinews.co", "attributes": {"label": "intinews.co", "x": 489.6495821798679, "y": 946.2259097197224, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.5588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7609236983004646676", "id": "intinews.co", "source": "tiktok-000001", "content": "PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung atau Bank Sumsel Babel menyepakati pembagian dividen sebesar Rp302,9 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 yang digelar di Palembang, Kamis (12/2/2026). Keputusan tersebut mencerminkan kinerja keuangan perseroan yang terus menunjukkan pertumbuhan positif dan berkelanjutan. Pembagian dividen itu diambil dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp504,9 miliar, meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp475,80 miliar. Kenaikan laba ini menegaskan konsistensi Bank Sumsel Babel dalam menjaga kinerja di tengah dinamika ekonomi nasional maupun regional. Struktur kepemilikan Bank Sumsel Babel terdiri atas Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan Pemerintah Kota di wilayah Sumatera Selatan serta Kepulauan Bangka Belitung. Dengan demikian, pembagian dividen tersebut turut berkontribusi langsung terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) masing-masing pemegang saham. Dalam RUPS yang dihadiri seluruh pemegang saham, manajemen juga memaparkan capaian kinerja keuangan yang tetap solid. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/KPMM) tercatat sebesar 23,68 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) net berada pada level rendah 0,72 persen, mencerminkan kualitas aset yang terjaga dengan baik. Dari sisi intermediasi, Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di angka 84,32 persen, menunjukkan fungsi penyaluran kredit berjalan optimal dengan likuiditas yang tetap terkelola. Profitabilitas juga terjaga, tercermin dari Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,38 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 10,55 persen. Atas kinerja dan tata kelola yang dinilai baik, Bank Sumsel Babel memperoleh peringkat idA+/Stable dari PT Pemeringkat Efek Indonesia untuk periode 1 Oktober 2025 hingga 1 Oktober 2026. Peringkat tersebut menunjukkan kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang dengan risiko relatif rendah. Tak hanya fokus pada aspek finansial, Bank Sumsel Babel juga aktif menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Di antaranya melalui Program Pasar Murah di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung untuk membantu pengendalian inflasi, serta Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keputusan pembagian dividen ini menegaskan komitmen Bank Sumsel Babel dalam memberikan nilai tambah optimal kepada pemegang saham sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi regional", "post_id": "7609236983004646676"}}, {"key": "banksumselbabeloffical", "attributes": {"label": "banksumselbabeloffical", "x": 486.1831599231334, "y": 526.8513568171128, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 38.0337, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7609236983004646676", "id": "banksumselbabeloffical", "source": "tiktok-000001", "content": "PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung atau Bank Sumsel Babel menyepakati pembagian dividen sebesar Rp302,9 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 yang digelar di Palembang, Kamis (12/2/2026). Keputusan tersebut mencerminkan kinerja keuangan perseroan yang terus menunjukkan pertumbuhan positif dan berkelanjutan. Pembagian dividen itu diambil dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp504,9 miliar, meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp475,80 miliar. Kenaikan laba ini menegaskan konsistensi Bank Sumsel Babel dalam menjaga kinerja di tengah dinamika ekonomi nasional maupun regional. Struktur kepemilikan Bank Sumsel Babel terdiri atas Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan Pemerintah Kota di wilayah Sumatera Selatan serta Kepulauan Bangka Belitung. Dengan demikian, pembagian dividen tersebut turut berkontribusi langsung terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) masing-masing pemegang saham. Dalam RUPS yang dihadiri seluruh pemegang saham, manajemen juga memaparkan capaian kinerja keuangan yang tetap solid. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/KPMM) tercatat sebesar 23,68 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) net berada pada level rendah 0,72 persen, mencerminkan kualitas aset yang terjaga dengan baik. Dari sisi intermediasi, Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di angka 84,32 persen, menunjukkan fungsi penyaluran kredit berjalan optimal dengan likuiditas yang tetap terkelola. Profitabilitas juga terjaga, tercermin dari Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,38 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 10,55 persen. Atas kinerja dan tata kelola yang dinilai baik, Bank Sumsel Babel memperoleh peringkat idA+/Stable dari PT Pemeringkat Efek Indonesia untuk periode 1 Oktober 2025 hingga 1 Oktober 2026. Peringkat tersebut menunjukkan kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang dengan risiko relatif rendah. Tak hanya fokus pada aspek finansial, Bank Sumsel Babel juga aktif menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Di antaranya melalui Program Pasar Murah di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung untuk membantu pengendalian inflasi, serta Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keputusan pembagian dividen ini menegaskan komitmen Bank Sumsel Babel dalam memberikan nilai tambah optimal kepada pemegang saham sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi regional", "post_id": "7609236983004646676"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 922.5861542652444, "y": 30.80276176233032, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 20.5588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1454356433154840", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatat laba bersih Rp15,5 triliun di kuartal I-2026. Laba ini naik 13,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.\n\nKinerja tersebut ditopang pertumbuhan pendapatan bunga yang mencapai Rp52,83 triliun, naik 5,94 persen secara tahunan. Di saat yang sama, beban bunga justru turun 9,31 persen menjadi Rp12,68 triliun, sehingga memperlebar margin bunga bersih bank.\n\n“Dengan fundamental bisnis yang tetap kuat di tengah dinamika industri, didukung oleh pertumbuhan kredit yang selektif, penurunan biaya dana yang semakin efisien, serta kualitas aset tetap terjaga, BRI berhasil mencatatkan laba bersih pada kuartal I-2026 sebesar Rp15,5 triliun atau tumbuh 13,7 persen secara year-on-year,” kata Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, dalam konferensi pers kinerja BRI, Kamis (30/4/2026). \n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/banking/bri-cetak-laba-bersih-rp155-triliun-di-kuartal-i-2026-naik-137-persen\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "432781620563594_1454356433154840"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 736.870453773778, "y": 67.12944025777601, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 38.0337, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1454356433154840", "id": "idx_channel", "source": "facebook-000001", "content": "PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatat laba bersih Rp15,5 triliun di kuartal I-2026. Laba ini naik 13,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.\n\nKinerja tersebut ditopang pertumbuhan pendapatan bunga yang mencapai Rp52,83 triliun, naik 5,94 persen secara tahunan. Di saat yang sama, beban bunga justru turun 9,31 persen menjadi Rp12,68 triliun, sehingga memperlebar margin bunga bersih bank.\n\n“Dengan fundamental bisnis yang tetap kuat di tengah dinamika industri, didukung oleh pertumbuhan kredit yang selektif, penurunan biaya dana yang semakin efisien, serta kualitas aset tetap terjaga, BRI berhasil mencatatkan laba bersih pada kuartal I-2026 sebesar Rp15,5 triliun atau tumbuh 13,7 persen secara year-on-year,” kata Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, dalam konferensi pers kinerja BRI, Kamis (30/4/2026). \n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/banking/bri-cetak-laba-bersih-rp155-triliun-di-kuartal-i-2026-naik-137-persen\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "432781620563594_1454356433154840"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 60.806183951766954, "y": 312.6561482398943, "size": 13.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.5588, "eigenvector": 121.803, "in_degree": 0, "out_degree": 12, "degree": 12}, "_id": "-8SPc-9o3XM", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "BI Laporkan Pertumbuhan Kredit Mencapai 9,49 Persen | PRIME MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 mencapai 9,49 persen. Capaian ini sedikit lebih tinggi dibandingkan Februari 2026 yang sebesar 9,37 persen, menunjukkan tren penyaluran kredit yang tetap stabil dan positif.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "-8SPc-9o3XM"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 17.639237834575106, "y": 726.1508596819272, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2632, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "-8SPc-9o3XM", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "BI Laporkan Pertumbuhan Kredit Mencapai 9,49 Persen | PRIME MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 mencapai 9,49 persen. Capaian ini sedikit lebih tinggi dibandingkan Februari 2026 yang sebesar 9,37 persen, menunjukkan tren penyaluran kredit yang tetap stabil dan positif.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "-8SPc-9o3XM"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 130.0076914866034, "y": 95.20536896872723, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2632, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "-8SPc-9o3XM", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "BI Laporkan Pertumbuhan Kredit Mencapai 9,49 Persen | PRIME MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 mencapai 9,49 persen. Capaian ini sedikit lebih tinggi dibandingkan Februari 2026 yang sebesar 9,37 persen, menunjukkan tren penyaluran kredit yang tetap stabil dan positif.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "-8SPc-9o3XM"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 313.1460072060012, "y": 595.2029585218149, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2632, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "-8SPc-9o3XM", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "BI Laporkan Pertumbuhan Kredit Mencapai 9,49 Persen | PRIME MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 mencapai 9,49 persen. Capaian ini sedikit lebih tinggi dibandingkan Februari 2026 yang sebesar 9,37 persen, menunjukkan tren penyaluran kredit yang tetap stabil dan positif.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "-8SPc-9o3XM"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 806.6744524475841, "y": 276.78669592851867, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2632, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "-8SPc-9o3XM", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "BI Laporkan Pertumbuhan Kredit Mencapai 9,49 Persen | PRIME MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 mencapai 9,49 persen. Capaian ini sedikit lebih tinggi dibandingkan Februari 2026 yang sebesar 9,37 persen, menunjukkan tren penyaluran kredit yang tetap stabil dan positif.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "-8SPc-9o3XM"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 906.4515956419579, "y": 393.4102669661563, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2632, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "-8SPc-9o3XM", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "BI Laporkan Pertumbuhan Kredit Mencapai 9,49 Persen | PRIME MARKET HIGHLIGHTS\n\nBank Indonesia melaporkan pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 mencapai 9,49 persen. Capaian ini sedikit lebih tinggi dibandingkan Februari 2026 yang sebesar 9,37 persen, menunjukkan tren penyaluran kredit yang tetap stabil dan positif.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "-8SPc-9o3XM"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 444.498017815685, "y": 837.7899046438627, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.5588, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "Y9vIf8NCZsM", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "INDEF: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Berpotensi di Bawah 5,4 Persen | 1ST SESSION CLOSING\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat pada awal tahun seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong, terutama pertumbuhan kredit perbankan. Pengamat ekonomi sekaligus Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa pada Maret pertumbuhan kredit berada di level 9,49 persen dan belum menunjukkan penguatan yang signifikan. Kondisi ini dinilai akan berdampak pada perlambatan ekonomi nasional pada kuartal I 2026, yang diperkirakan sedikit di bawah capaian kuartal IV 2025 sebesar 5,39 persen. INDEF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini akan berada di bawah 5,4 persen, seiring masih lemahnya dorongan dari sektor kredit perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y9vIf8NCZsM"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 631.5367982673872, "y": 538.3518718993122, "size": 9.3, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.807, "eigenvector": 70.6518, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Y9vIf8NCZsM", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "INDEF: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Berpotensi di Bawah 5,4 Persen | 1ST SESSION CLOSING\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat pada awal tahun seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong, terutama pertumbuhan kredit perbankan. Pengamat ekonomi sekaligus Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa pada Maret pertumbuhan kredit berada di level 9,49 persen dan belum menunjukkan penguatan yang signifikan. Kondisi ini dinilai akan berdampak pada perlambatan ekonomi nasional pada kuartal I 2026, yang diperkirakan sedikit di bawah capaian kuartal IV 2025 sebesar 5,39 persen. INDEF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini akan berada di bawah 5,4 persen, seiring masih lemahnya dorongan dari sektor kredit perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y9vIf8NCZsM"}}], "edges": [{"key": "bank_indonesia_jakarta", "source": "bank_indonesia_jakarta", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kumparancom", "source": "kumparancom", "target": "bankmandiri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "cimb_niaga", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "lani_darmawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "cimbniagasyariahplg", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kalteng", "source": "bank_indonesia_kalteng", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radar_indramayu", "source": "radar_indramayu", "target": "radar_indramayu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radar_indramayu", "source": "radar_indramayu", "target": "radar_indramayu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "nuonlinenews", "source": "nuonlinenews", "target": "nuonlinenews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "airlanggahartarto_official", "source": "airlanggahartarto_official", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "CeposTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "sumsel.media5", "source": "sumsel.media5", "target": "cimb.niaga", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "penarafflesiatv", "source": "penarafflesiatv", "target": "iswahyudi.bankbengkulu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "intinews.co", "source": "intinews.co", "target": "banksumselbabeloffical", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}