{"nodes": [{"key": "textdarimatcha", "attributes": {"label": "textdarimatcha", "x": 264.7659902334154, "y": 59.18132556460532, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 21.1641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050481048946160010", "id": "textdarimatcha", "source": "tweet-000004", "content": "tanah jadi kos2an, kerjasama bpr/bpd untuk kredit pbangunan juga bayaran bulanan dr penyewa melalui VA bank agar disiplin, jangan income langsung dipakai\nkonsultan/pbangun juga harus rekanan bank, agar mutasi dana kredit terpantau sesuai peruntukan", "post_id": "2050481048946160010"}}, {"key": "KakakMade", "attributes": {"label": "KakakMade", "x": 526.6147251270421, "y": 630.9315248059096, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 39.1535, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050481048946160010", "id": "KakakMade", "source": "tweet-000004", "content": "tanah jadi kos2an, kerjasama bpr/bpd untuk kredit pbangunan juga bayaran bulanan dr penyewa melalui VA bank agar disiplin, jangan income langsung dipakai\nkonsultan/pbangun juga harus rekanan bank, agar mutasi dana kredit terpantau sesuai peruntukan", "post_id": "2050481048946160010"}}, {"key": "NAWACIT4", "attributes": {"label": "NAWACIT4", "x": 911.6977676670881, "y": 40.89395462105616, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 380.9509, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 1, "degree": 4}, "_id": "2051993800944619972", "id": "NAWACIT4", "source": "tweet-000004", "content": "Kinerja BUMD Dipuji, Fraksi Gerindra Minta Bank Jatim Tingkatkan Dividen https://t.co/kTMFSxMQeM lewat", "post_id": "2051993800944619972"}}, {"key": "nawacitamedia", "attributes": {"label": "nawacitamedia", "x": 148.89436944588275, "y": 221.97664284024953, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 21.1641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051993826039148874", "id": "nawacitamedia", "source": "tweet-000004", "content": "Kinerja BUMD Dipuji, Fraksi Gerindra Minta Bank Jatim Tingkatkan Dividen https://t.co/EcbpiDgcD3 lewat", "post_id": "2051993826039148874"}}, {"key": "nawacitadotco", "attributes": {"label": "nawacitadotco", "x": 483.4272719904069, "y": 708.8938472209089, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 21.1641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051993849632088268", "id": "nawacitadotco", "source": "tweet-000004", "content": "Kinerja BUMD Dipuji, Fraksi Gerindra Minta Bank Jatim Tingkatkan Dividen https://t.co/EtcBIG5dLh lewat", "post_id": "2051993849632088268"}}, {"key": "infobadung_id", "attributes": {"label": "infobadung_id", "x": 335.3911314791326, "y": 846.4887650154627, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.1641, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "infobadung_id", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "iwayanadiarnawa", "x": 649.8349905936079, "y": 705.9027168601534, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.1623, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "iwayanadiarnawa", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "gus.bota", "attributes": {"label": "gus.bota", "x": 518.9376293607465, "y": 440.75112037971707, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.1623, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "gus.bota", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "surya.suamba", "attributes": {"label": "surya.suamba", "x": 902.1627005937665, "y": 21.663245921360264, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.1623, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "surya.suamba", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "pemkabbadung", "x": 60.53185752144308, "y": 710.0829391511718, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.1623, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "pemkabbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "prokompimbadung", "x": 89.27839219082823, "y": 468.0040798024657, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.1623, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "prokompimbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "prokopimtabanan", "attributes": {"label": "prokopimtabanan", "x": 658.5034887414686, "y": 39.47246842611018, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.1623, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885808098292661796_4164960970", "id": "prokopimtabanan", "source": "instagram-000001", "content": "Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, mewakili Bupati Tabanan bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Hari Kesatuan Nasional Bulan April, bertempat di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan, Senin (27/4).\n\nUpacara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, Kepala BPD Cabang Tabanan, seluruh Kepala OPD beserta jajaran, serta para pegawai yang memasuki masa purna tugas pada bulan April. Peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kinerja pemerintahan daerah, pelayanan publik, serta semangat persatuan dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Tabanan. ,-", "post_id": "3885808098292661796_4164960970"}}, {"key": "banjarmoderat", "attributes": {"label": "banjarmoderat", "x": 802.6552469810888, "y": 180.99433604985427, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 21.1641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7541219945917467910", "id": "banjarmoderat", "source": "tiktok-000001", "content": "Aksi Joget Sadarestuwati di Sidang Tahunan MPR Jadi Sorotan, Netizen: Suami Ibu Ini Koruptor Rp 49,5 M GELORA.CO - Sosok Sadarestuwati yang merupakan anggota Komisi V DPR kini tengah menjadi sorotan warganet usai aksi joget \"Gemu Fa Mi Re\" bersama para anggota parlemen lainnya setelah Sidang Tahunan MPR RI, pada Jumat (15/8/2025) viral di media sosial Pasalnya, aksi joget para anggota parlemen tersebut dinilai tidak etis untuk dilakukan di ruang sidang. Apa lagi aksi joget \"Gemu Fa Mi Re\" Itu terjadi ditengah hangatnya isu kenaikan gaji anggota DPR. Viralnya video joget \"Gemu Fa Mi Re\" di ruang sidang tersebut membuat warganet penasaran dengan sosok Sadarestuwati yang terlihat sangat antusias menari bersama rekan-rekannya. Salah satunya akun TikTok  yang menyoroti suami dari Sadarestuwati yakni Masykur Affandi yang merupakan terpidana kasus korupsi program kredit usaha pembibitan/peternakan sapi (KUPS) Bank Jatim senilai Rp 49,5 miliar. MARI KITA JAGA KEUTUHAN NKRI DENGAN SEMANGAT PERSATUAN #viral #foryou #trending #foryoupage #fyp", "post_id": "7541219945917467910"}}, {"key": "ijazah.esde", "attributes": {"label": "ijazah.esde", "x": 139.8952226690352, "y": 157.37640935126362, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 39.1535, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7541219945917467910", "id": "ijazah.esde", "source": "tiktok-000001", "content": "Aksi Joget Sadarestuwati di Sidang Tahunan MPR Jadi Sorotan, Netizen: Suami Ibu Ini Koruptor Rp 49,5 M GELORA.CO - Sosok Sadarestuwati yang merupakan anggota Komisi V DPR kini tengah menjadi sorotan warganet usai aksi joget \"Gemu Fa Mi Re\" bersama para anggota parlemen lainnya setelah Sidang Tahunan MPR RI, pada Jumat (15/8/2025) viral di media sosial Pasalnya, aksi joget para anggota parlemen tersebut dinilai tidak etis untuk dilakukan di ruang sidang. Apa lagi aksi joget \"Gemu Fa Mi Re\" Itu terjadi ditengah hangatnya isu kenaikan gaji anggota DPR. Viralnya video joget \"Gemu Fa Mi Re\" di ruang sidang tersebut membuat warganet penasaran dengan sosok Sadarestuwati yang terlihat sangat antusias menari bersama rekan-rekannya. Salah satunya akun TikTok  yang menyoroti suami dari Sadarestuwati yakni Masykur Affandi yang merupakan terpidana kasus korupsi program kredit usaha pembibitan/peternakan sapi (KUPS) Bank Jatim senilai Rp 49,5 miliar. MARI KITA JAGA KEUTUHAN NKRI DENGAN SEMANGAT PERSATUAN #viral #foryou #trending #foryoupage #fyp", "post_id": "7541219945917467910"}}, {"key": "berceritafakta", "attributes": {"label": "berceritafakta", "x": 644.0862185262237, "y": 674.1990950847718, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 21.1641, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 0, "out_degree": 8, "degree": 8}, "_id": "7633846054298946836", "id": "berceritafakta", "source": "tiktok-000001", "content": "Diduga Tak Maksimal Jalankan Tugas, Kinerja BPD dan Perangkat Desa Disorot Warga Bangkalan – Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan sejumlah perangkat Desa, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai keberadaan mereka kurang dirasakan manfaatnya, sehingga memunculkan dugaan tidak maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Beberapa warga mengaku jarang melihat aktivitas BPD maupun perangkat desa dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, serta penyerapan aspirasi masyarakat. Padahal, posisi tersebut melekat dengan tanggung jawab yang dibiayai dari anggaran negara. “Kalau memang bekerja, seharusnya masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Jangan sampai hanya menerima gaji tetapi kinerja tidak jelas,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya. Menurut warga, BPD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah desa sekaligus pengawas jalannya pemerintahan desa. Sementara perangkat desa memiliki kewajiban memberikan pelayanan administrasi dan kebutuhan masyarakat secara maksimal. Jika fungsi tersebut tidak berjalan optimal, masyarakat menilai hal itu dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Karena itu, warga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur Desa. Masyarakat juga berharap Pemerintah Kecamatan Arosbaya hingga instansi terkait turun tangan melakukan pembinaan agar pelayanan di Desa berjalan lebih baik, transparan, dan profesional. Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPD maupun Pemerintah Desa belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan warga tersebut. #ViralBangkalan #fyppppppppppppppppppppppp #BeritaViral #BreakingNews #poldajawatimur  ManFaat   RENDI  Gobar Gentar   kopi  BANGKALAN", "post_id": "7633846054298946836"}}, {"key": "Barisan", "attributes": {"label": "Barisan", "x": 523.3089896453116, "y": 481.03278651412717, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4128, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633846054298946836", "id": "Barisan", "source": "tiktok-000001", "content": "Diduga Tak Maksimal Jalankan Tugas, Kinerja BPD dan Perangkat Desa Disorot Warga Bangkalan – Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan sejumlah perangkat Desa, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai keberadaan mereka kurang dirasakan manfaatnya, sehingga memunculkan dugaan tidak maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Beberapa warga mengaku jarang melihat aktivitas BPD maupun perangkat desa dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, serta penyerapan aspirasi masyarakat. Padahal, posisi tersebut melekat dengan tanggung jawab yang dibiayai dari anggaran negara. “Kalau memang bekerja, seharusnya masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Jangan sampai hanya menerima gaji tetapi kinerja tidak jelas,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya. Menurut warga, BPD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah desa sekaligus pengawas jalannya pemerintahan desa. Sementara perangkat desa memiliki kewajiban memberikan pelayanan administrasi dan kebutuhan masyarakat secara maksimal. Jika fungsi tersebut tidak berjalan optimal, masyarakat menilai hal itu dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Karena itu, warga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur Desa. Masyarakat juga berharap Pemerintah Kecamatan Arosbaya hingga instansi terkait turun tangan melakukan pembinaan agar pelayanan di Desa berjalan lebih baik, transparan, dan profesional. Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPD maupun Pemerintah Desa belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan warga tersebut. #ViralBangkalan #fyppppppppppppppppppppppp #BeritaViral #BreakingNews #poldajawatimur  ManFaat   RENDI  Gobar Gentar   kopi  BANGKALAN", "post_id": "7633846054298946836"}}, {"key": "polresbangkalan", "attributes": {"label": "polresbangkalan", "x": 651.6978119748976, "y": 993.422672883679, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4128, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633846054298946836", "id": "polresbangkalan", "source": "tiktok-000001", "content": "Diduga Tak Maksimal Jalankan Tugas, Kinerja BPD dan Perangkat Desa Disorot Warga Bangkalan – Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan sejumlah perangkat Desa, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai keberadaan mereka kurang dirasakan manfaatnya, sehingga memunculkan dugaan tidak maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Beberapa warga mengaku jarang melihat aktivitas BPD maupun perangkat desa dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, serta penyerapan aspirasi masyarakat. Padahal, posisi tersebut melekat dengan tanggung jawab yang dibiayai dari anggaran negara. “Kalau memang bekerja, seharusnya masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Jangan sampai hanya menerima gaji tetapi kinerja tidak jelas,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya. Menurut warga, BPD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah desa sekaligus pengawas jalannya pemerintahan desa. Sementara perangkat desa memiliki kewajiban memberikan pelayanan administrasi dan kebutuhan masyarakat secara maksimal. Jika fungsi tersebut tidak berjalan optimal, masyarakat menilai hal itu dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Karena itu, warga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur Desa. Masyarakat juga berharap Pemerintah Kecamatan Arosbaya hingga instansi terkait turun tangan melakukan pembinaan agar pelayanan di Desa berjalan lebih baik, transparan, dan profesional. Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPD maupun Pemerintah Desa belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan warga tersebut. #ViralBangkalan #fyppppppppppppppppppppppp #BeritaViral #BreakingNews #poldajawatimur  ManFaat   RENDI  Gobar Gentar   kopi  BANGKALAN", "post_id": "7633846054298946836"}}, {"key": "ABA", "attributes": {"label": "ABA", "x": 502.8615415752508, "y": 363.48679044691687, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4128, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633846054298946836", "id": "ABA", "source": "tiktok-000001", "content": "Diduga Tak Maksimal Jalankan Tugas, Kinerja BPD dan Perangkat Desa Disorot Warga Bangkalan – Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan sejumlah perangkat Desa, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai keberadaan mereka kurang dirasakan manfaatnya, sehingga memunculkan dugaan tidak maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Beberapa warga mengaku jarang melihat aktivitas BPD maupun perangkat desa dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, serta penyerapan aspirasi masyarakat. Padahal, posisi tersebut melekat dengan tanggung jawab yang dibiayai dari anggaran negara. “Kalau memang bekerja, seharusnya masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Jangan sampai hanya menerima gaji tetapi kinerja tidak jelas,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya. Menurut warga, BPD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah desa sekaligus pengawas jalannya pemerintahan desa. Sementara perangkat desa memiliki kewajiban memberikan pelayanan administrasi dan kebutuhan masyarakat secara maksimal. Jika fungsi tersebut tidak berjalan optimal, masyarakat menilai hal itu dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Karena itu, warga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur Desa. Masyarakat juga berharap Pemerintah Kecamatan Arosbaya hingga instansi terkait turun tangan melakukan pembinaan agar pelayanan di Desa berjalan lebih baik, transparan, dan profesional. Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPD maupun Pemerintah Desa belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan warga tersebut. #ViralBangkalan #fyppppppppppppppppppppppp #BeritaViral #BreakingNews #poldajawatimur  ManFaat   RENDI  Gobar Gentar   kopi  BANGKALAN", "post_id": "7633846054298946836"}}, {"key": "S", "attributes": {"label": "S", "x": 939.5731306969614, "y": 320.04139467969384, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4128, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633846054298946836", "id": "S", "source": "tiktok-000001", "content": "Diduga Tak Maksimal Jalankan Tugas, Kinerja BPD dan Perangkat Desa Disorot Warga Bangkalan – Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan sejumlah perangkat Desa, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai keberadaan mereka kurang dirasakan manfaatnya, sehingga memunculkan dugaan tidak maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Beberapa warga mengaku jarang melihat aktivitas BPD maupun perangkat desa dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, serta penyerapan aspirasi masyarakat. Padahal, posisi tersebut melekat dengan tanggung jawab yang dibiayai dari anggaran negara. “Kalau memang bekerja, seharusnya masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Jangan sampai hanya menerima gaji tetapi kinerja tidak jelas,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya. Menurut warga, BPD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah desa sekaligus pengawas jalannya pemerintahan desa. Sementara perangkat desa memiliki kewajiban memberikan pelayanan administrasi dan kebutuhan masyarakat secara maksimal. Jika fungsi tersebut tidak berjalan optimal, masyarakat menilai hal itu dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Karena itu, warga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur Desa. Masyarakat juga berharap Pemerintah Kecamatan Arosbaya hingga instansi terkait turun tangan melakukan pembinaan agar pelayanan di Desa berjalan lebih baik, transparan, dan profesional. Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPD maupun Pemerintah Desa belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan warga tersebut. #ViralBangkalan #fyppppppppppppppppppppppp #BeritaViral #BreakingNews #poldajawatimur  ManFaat   RENDI  Gobar Gentar   kopi  BANGKALAN", "post_id": "7633846054298946836"}}, {"key": "thomasag", "attributes": {"label": "thomasag", "x": 486.89180274940423, "y": 117.54967047477238, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4128, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633846054298946836", "id": "thomasag", "source": "tiktok-000001", "content": "Diduga Tak Maksimal Jalankan Tugas, Kinerja BPD dan Perangkat Desa Disorot Warga Bangkalan – Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan sejumlah perangkat Desa, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai keberadaan mereka kurang dirasakan manfaatnya, sehingga memunculkan dugaan tidak maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Beberapa warga mengaku jarang melihat aktivitas BPD maupun perangkat desa dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, serta penyerapan aspirasi masyarakat. Padahal, posisi tersebut melekat dengan tanggung jawab yang dibiayai dari anggaran negara. “Kalau memang bekerja, seharusnya masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Jangan sampai hanya menerima gaji tetapi kinerja tidak jelas,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya. Menurut warga, BPD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah desa sekaligus pengawas jalannya pemerintahan desa. Sementara perangkat desa memiliki kewajiban memberikan pelayanan administrasi dan kebutuhan masyarakat secara maksimal. Jika fungsi tersebut tidak berjalan optimal, masyarakat menilai hal itu dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Karena itu, warga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur Desa. Masyarakat juga berharap Pemerintah Kecamatan Arosbaya hingga instansi terkait turun tangan melakukan pembinaan agar pelayanan di Desa berjalan lebih baik, transparan, dan profesional. Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPD maupun Pemerintah Desa belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan warga tersebut. #ViralBangkalan #fyppppppppppppppppppppppp #BeritaViral #BreakingNews #poldajawatimur  ManFaat   RENDI  Gobar Gentar   kopi  BANGKALAN", "post_id": "7633846054298946836"}}, {"key": "Warung", "attributes": {"label": "Warung", "x": 11.29304113082108, "y": 177.24907456243443, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4128, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633846054298946836", "id": "Warung", "source": "tiktok-000001", "content": "Diduga Tak Maksimal Jalankan Tugas, Kinerja BPD dan Perangkat Desa Disorot Warga Bangkalan – Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan sejumlah perangkat Desa, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai keberadaan mereka kurang dirasakan manfaatnya, sehingga memunculkan dugaan tidak maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Beberapa warga mengaku jarang melihat aktivitas BPD maupun perangkat desa dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, serta penyerapan aspirasi masyarakat. Padahal, posisi tersebut melekat dengan tanggung jawab yang dibiayai dari anggaran negara. “Kalau memang bekerja, seharusnya masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Jangan sampai hanya menerima gaji tetapi kinerja tidak jelas,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya. Menurut warga, BPD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah desa sekaligus pengawas jalannya pemerintahan desa. Sementara perangkat desa memiliki kewajiban memberikan pelayanan administrasi dan kebutuhan masyarakat secara maksimal. Jika fungsi tersebut tidak berjalan optimal, masyarakat menilai hal itu dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Karena itu, warga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur Desa. Masyarakat juga berharap Pemerintah Kecamatan Arosbaya hingga instansi terkait turun tangan melakukan pembinaan agar pelayanan di Desa berjalan lebih baik, transparan, dan profesional. Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPD maupun Pemerintah Desa belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan warga tersebut. #ViralBangkalan #fyppppppppppppppppppppppp #BeritaViral #BreakingNews #poldajawatimur  ManFaat   RENDI  Gobar Gentar   kopi  BANGKALAN", "post_id": "7633846054298946836"}}, {"key": "BERITA", "attributes": {"label": "BERITA", "x": 100.56020486060024, "y": 855.9535349662169, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4128, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633846054298946836", "id": "BERITA", "source": "tiktok-000001", "content": "Diduga Tak Maksimal Jalankan Tugas, Kinerja BPD dan Perangkat Desa Disorot Warga Bangkalan – Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan sejumlah perangkat Desa, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai keberadaan mereka kurang dirasakan manfaatnya, sehingga memunculkan dugaan tidak maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Beberapa warga mengaku jarang melihat aktivitas BPD maupun perangkat desa dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, serta penyerapan aspirasi masyarakat. Padahal, posisi tersebut melekat dengan tanggung jawab yang dibiayai dari anggaran negara. “Kalau memang bekerja, seharusnya masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Jangan sampai hanya menerima gaji tetapi kinerja tidak jelas,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya. Menurut warga, BPD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah desa sekaligus pengawas jalannya pemerintahan desa. Sementara perangkat desa memiliki kewajiban memberikan pelayanan administrasi dan kebutuhan masyarakat secara maksimal. Jika fungsi tersebut tidak berjalan optimal, masyarakat menilai hal itu dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Karena itu, warga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur Desa. Masyarakat juga berharap Pemerintah Kecamatan Arosbaya hingga instansi terkait turun tangan melakukan pembinaan agar pelayanan di Desa berjalan lebih baik, transparan, dan profesional. Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPD maupun Pemerintah Desa belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan warga tersebut. #ViralBangkalan #fyppppppppppppppppppppppp #BeritaViral #BreakingNews #poldajawatimur  ManFaat   RENDI  Gobar Gentar   kopi  BANGKALAN", "post_id": "7633846054298946836"}}, {"key": "TERMINAL", "attributes": {"label": "TERMINAL", "x": 987.9257672835669, "y": 738.7535094516123, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4128, "eigenvector": 111.1111, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633846054298946836", "id": "TERMINAL", "source": "tiktok-000001", "content": "Diduga Tak Maksimal Jalankan Tugas, Kinerja BPD dan Perangkat Desa Disorot Warga Bangkalan – Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan sejumlah perangkat Desa, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai keberadaan mereka kurang dirasakan manfaatnya, sehingga memunculkan dugaan tidak maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Beberapa warga mengaku jarang melihat aktivitas BPD maupun perangkat desa dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, serta penyerapan aspirasi masyarakat. Padahal, posisi tersebut melekat dengan tanggung jawab yang dibiayai dari anggaran negara. “Kalau memang bekerja, seharusnya masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Jangan sampai hanya menerima gaji tetapi kinerja tidak jelas,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya. Menurut warga, BPD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah desa sekaligus pengawas jalannya pemerintahan desa. Sementara perangkat desa memiliki kewajiban memberikan pelayanan administrasi dan kebutuhan masyarakat secara maksimal. Jika fungsi tersebut tidak berjalan optimal, masyarakat menilai hal itu dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Karena itu, warga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur Desa. Masyarakat juga berharap Pemerintah Kecamatan Arosbaya hingga instansi terkait turun tangan melakukan pembinaan agar pelayanan di Desa berjalan lebih baik, transparan, dan profesional. Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPD maupun Pemerintah Desa belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan warga tersebut. #ViralBangkalan #fyppppppppppppppppppppppp #BeritaViral #BreakingNews #poldajawatimur  ManFaat   RENDI  Gobar Gentar   kopi  BANGKALAN", "post_id": "7633846054298946836"}}, {"key": "porenesia", "attributes": {"label": "porenesia", "x": 481.3450938779756, "y": 175.43627561000363, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 21.1641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7506612080401730834", "id": "porenesia", "source": "tiktok-000001", "content": "Eks Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu melemparkan sindiran keras ke Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa. Melalui cuitan di media sosial X pribadinya, Said Didu menyebut Khofifah Indar Sowan ke mantan Presiden Jokowi Widodo. Hal ini sindiran terkait pertemuan kedua beberapa waktu lalu di Solo tepatnya di kediaman Jokowi. “Gubernur Jatim Ibu  bukan hanya sowan ke Jokowi tapi sebelum sowan ke Solo,” tulisnya dikutip Rabu (23/4/2025). Lanjut, ia kembali menyindir dengan menyebut sebelum pertemuan dengan Jokowi ada pertemuan sebelumnya. Gubernur Jatim itu disebut terlebih dahulu melakukan pertemuan dengan menantu Jokowi, Bobby Nasution di Medan. “Beliau sowan dulu ke menantu Jokowi, Bobby di Medan,” tuturnya. Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan ke kediaman Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (15/4/2025) lalu. Agenda tersebut merupakan ajang silaturahmi dan halal bihalal pasca Idulfitri, sekaligus dimanfaatkan untuk berdiskusi terkait isu-isu strategis yang tengah dihadapi daerah maupun nasional. Dalam pertemuan itu, Khofifah tidak sendiri. Ia didampingi dua pimpinan keamanan Jawa Timur, yakni Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto. Unggahan Said Didu itu menyindir orang-orang yang kerap sowan ke Jokowi adalah orang-orang bermasalah. “Yang rajin sowan ke Jokowi. Biasanya orang-orang bermasalah. Koruptor, preman, ternak bayaran, politisi & pejabat korup,” tulis  Sebelumnya, Anggota Komisi C DPRD Jatim, Multazamudz Dzikri heran dengan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa yang hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus kredit fiktif di Bank Jatim Cabang Jakarta yang mencapai angka fantastis setengah triliun lebih (Rp 569,4 miliar). Sumber : fajar.co.id", "post_id": "7506612080401730834"}}, {"key": "KhofifahIP", "attributes": {"label": "KhofifahIP", "x": 768.7325238131893, "y": 462.39138286661097, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 30.1588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7506612080401730834", "id": "KhofifahIP", "source": "tiktok-000001", "content": "Eks Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu melemparkan sindiran keras ke Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa. Melalui cuitan di media sosial X pribadinya, Said Didu menyebut Khofifah Indar Sowan ke mantan Presiden Jokowi Widodo. Hal ini sindiran terkait pertemuan kedua beberapa waktu lalu di Solo tepatnya di kediaman Jokowi. “Gubernur Jatim Ibu  bukan hanya sowan ke Jokowi tapi sebelum sowan ke Solo,” tulisnya dikutip Rabu (23/4/2025). Lanjut, ia kembali menyindir dengan menyebut sebelum pertemuan dengan Jokowi ada pertemuan sebelumnya. Gubernur Jatim itu disebut terlebih dahulu melakukan pertemuan dengan menantu Jokowi, Bobby Nasution di Medan. “Beliau sowan dulu ke menantu Jokowi, Bobby di Medan,” tuturnya. Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan ke kediaman Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (15/4/2025) lalu. Agenda tersebut merupakan ajang silaturahmi dan halal bihalal pasca Idulfitri, sekaligus dimanfaatkan untuk berdiskusi terkait isu-isu strategis yang tengah dihadapi daerah maupun nasional. Dalam pertemuan itu, Khofifah tidak sendiri. Ia didampingi dua pimpinan keamanan Jawa Timur, yakni Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto. Unggahan Said Didu itu menyindir orang-orang yang kerap sowan ke Jokowi adalah orang-orang bermasalah. “Yang rajin sowan ke Jokowi. Biasanya orang-orang bermasalah. Koruptor, preman, ternak bayaran, politisi & pejabat korup,” tulis  Sebelumnya, Anggota Komisi C DPRD Jatim, Multazamudz Dzikri heran dengan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa yang hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus kredit fiktif di Bank Jatim Cabang Jakarta yang mencapai angka fantastis setengah triliun lebih (Rp 569,4 miliar). Sumber : fajar.co.id", "post_id": "7506612080401730834"}}, {"key": "yaniarsim.", "attributes": {"label": "yaniarsim.", "x": 878.4031292551202, "y": 277.8847907436699, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 30.1588, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7506612080401730834", "id": "yaniarsim.", "source": "tiktok-000001", "content": "Eks Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu melemparkan sindiran keras ke Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa. Melalui cuitan di media sosial X pribadinya, Said Didu menyebut Khofifah Indar Sowan ke mantan Presiden Jokowi Widodo. Hal ini sindiran terkait pertemuan kedua beberapa waktu lalu di Solo tepatnya di kediaman Jokowi. “Gubernur Jatim Ibu  bukan hanya sowan ke Jokowi tapi sebelum sowan ke Solo,” tulisnya dikutip Rabu (23/4/2025). Lanjut, ia kembali menyindir dengan menyebut sebelum pertemuan dengan Jokowi ada pertemuan sebelumnya. Gubernur Jatim itu disebut terlebih dahulu melakukan pertemuan dengan menantu Jokowi, Bobby Nasution di Medan. “Beliau sowan dulu ke menantu Jokowi, Bobby di Medan,” tuturnya. Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan ke kediaman Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (15/4/2025) lalu. Agenda tersebut merupakan ajang silaturahmi dan halal bihalal pasca Idulfitri, sekaligus dimanfaatkan untuk berdiskusi terkait isu-isu strategis yang tengah dihadapi daerah maupun nasional. Dalam pertemuan itu, Khofifah tidak sendiri. Ia didampingi dua pimpinan keamanan Jawa Timur, yakni Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto. Unggahan Said Didu itu menyindir orang-orang yang kerap sowan ke Jokowi adalah orang-orang bermasalah. “Yang rajin sowan ke Jokowi. Biasanya orang-orang bermasalah. Koruptor, preman, ternak bayaran, politisi & pejabat korup,” tulis  Sebelumnya, Anggota Komisi C DPRD Jatim, Multazamudz Dzikri heran dengan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa yang hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus kredit fiktif di Bank Jatim Cabang Jakarta yang mencapai angka fantastis setengah triliun lebih (Rp 569,4 miliar). Sumber : fajar.co.id", "post_id": "7506612080401730834"}}], "edges": [{"key": "textdarimatcha", "source": "textdarimatcha", "target": "KakakMade", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "NAWACIT4", "source": "NAWACIT4", "target": "NAWACIT4", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "nawacitamedia", "source": "nawacitamedia", "target": "NAWACIT4", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "nawacitadotco", "source": "nawacitadotco", "target": "NAWACIT4", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "prokopimtabanan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "banjarmoderat", "source": "banjarmoderat", "target": "ijazah.esde", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berceritafakta", "source": "berceritafakta", "target": "Barisan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berceritafakta", "source": "berceritafakta", "target": "polresbangkalan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berceritafakta", "source": "berceritafakta", "target": "ABA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berceritafakta", "source": "berceritafakta", "target": "S", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berceritafakta", "source": "berceritafakta", "target": "thomasag", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berceritafakta", "source": "berceritafakta", "target": "Warung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berceritafakta", "source": "berceritafakta", "target": "BERITA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berceritafakta", "source": "berceritafakta", "target": "TERMINAL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "porenesia", "source": "porenesia", "target": "KhofifahIP", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "porenesia", "source": "porenesia", "target": "yaniarsim.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}