{"nodes": [{"key": "brodiebewok", "attributes": {"label": "brodiebewok", "x": 697.9905026085833, "y": 324.5735820420795, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2050820908428988842", "id": "brodiebewok", "source": "retweet-000002", "content": "Rp2.500 Triliun nganggur di Bank. Kenapa sih? \n\nAda fenomena menarik di perbankan:\nUang pinjaman sudah disetujui, tapi belu…", "post_id": "2050820908428988842"}}, {"key": "datacellab", "attributes": {"label": "datacellab", "x": 643.6751338951532, "y": 907.7228507669871, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 5.5549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2050820908428988842", "id": "datacellab", "source": "retweet-000002", "content": "Rp2.500 Triliun nganggur di Bank. Kenapa sih? \n\nAda fenomena menarik di perbankan:\nUang pinjaman sudah disetujui, tapi belu…", "post_id": "2050820908428988842"}}, {"key": "aldotjahjadi8", "attributes": {"label": "aldotjahjadi8", "x": 649.2697093449534, "y": 459.1144162840851, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 5.5549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "2051932822403948924", "id": "aldotjahjadi8", "source": "retweet-000002", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjanjikan bunga kredit rendah bagi industri tekstil dan sepatu untuk meremajakan m…", "post_id": "2051932822403948924"}}, {"key": "BloombergTZ", "attributes": {"label": "BloombergTZ", "x": 284.0491547026514, "y": 491.3995516183564, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 6.259, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051932822403948924", "id": "BloombergTZ", "source": "retweet-000002", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjanjikan bunga kredit rendah bagi industri tekstil dan sepatu untuk meremajakan m…", "post_id": "2051932822403948924"}}, {"key": "eddesign_", "attributes": {"label": "eddesign_", "x": 530.3592988729322, "y": 52.31803346818176, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "2051843064948515159", "id": "eddesign_", "source": "tweet-000004", "content": "Pertumbuhan M2 yg tinggi (9-10%) berarti likuiditas di perekonomian meningkat, didorong oleh penyaluran kredit dan ekspansi fiskal. Iya harga solar & valas (Rp17,405 kemarin) jd sumber risiko. Meskipun pemerintah menjamin harga Pertalite dan Biosolar bersubsidi gak naik, inflasi", "post_id": "2051843064948515159"}}, {"key": "13_iwaN", "attributes": {"label": "13_iwaN", "x": 75.66940705401059, "y": 330.07590970249555, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.0281, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051843064948515159", "id": "13_iwaN", "source": "tweet-000004", "content": "Pertumbuhan M2 yg tinggi (9-10%) berarti likuiditas di perekonomian meningkat, didorong oleh penyaluran kredit dan ekspansi fiskal. Iya harga solar & valas (Rp17,405 kemarin) jd sumber risiko. Meskipun pemerintah menjamin harga Pertalite dan Biosolar bersubsidi gak naik, inflasi", "post_id": "2051843064948515159"}}, {"key": "h4mparanrumput", "attributes": {"label": "h4mparanrumput", "x": 729.6090469171638, "y": 300.65136515354243, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051680761816940976", "id": "h4mparanrumput", "source": "tweet-000004", "content": "gabisa cuma liat dari angka pertumbuhan aja, harus liat gimana angka pengangguran, kemiskinan, kepercayaan investor, npl perbankan, icor, dll. pertumbuhan ekonomi blm tentu mencerminkan semua itu", "post_id": "2051680761816940976"}}, {"key": "tanyakanrl", "attributes": {"label": "tanyakanrl", "x": 747.4266496866832, "y": 517.8955624952005, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051680761816940976", "id": "tanyakanrl", "source": "tweet-000004", "content": "gabisa cuma liat dari angka pertumbuhan aja, harus liat gimana angka pengangguran, kemiskinan, kepercayaan investor, npl perbankan, icor, dll. pertumbuhan ekonomi blm tentu mencerminkan semua itu", "post_id": "2051680761816940976"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 389.96551881961597, "y": 397.93267220636164, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051192914043167088", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Ya, program ini layak dicoba sebagai stimulus jangka pendek untuk dorong inklusi kredit UMKM & rumah murah, terutama kalau pertumbuhan ekonomi lagi melambat. Potensi multiplier effect lewat konsumsi & investasi cukup besar, mirip KUR yang sudah terbukti naikkan akses kredit.", "post_id": "2051192914043167088"}}, {"key": "OniDewono", "attributes": {"label": "OniDewono", "x": 816.4415807590904, "y": 118.06403256546206, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.5549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051192914043167088", "id": "OniDewono", "source": "tweet-000004", "content": "Ya, program ini layak dicoba sebagai stimulus jangka pendek untuk dorong inklusi kredit UMKM & rumah murah, terutama kalau pertumbuhan ekonomi lagi melambat. Potensi multiplier effect lewat konsumsi & investasi cukup besar, mirip KUR yang sudah terbukti naikkan akses kredit.", "post_id": "2051192914043167088"}}, {"key": "revalina1128174", "attributes": {"label": "revalina1128174", "x": 351.6545585251407, "y": 77.84227668137899, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051671583765524508", "id": "revalina1128174", "source": "tweet-000004", "content": "Langkah nyata, hasil terasa. BSI resmi menebar dividen Rp1,5 triliun lewat RUPS, menjadi bukti performa yang stabil sekaligus optimisme terhadap pertumbuhan industri perbankan syariah ke depan. 🚀\n#BSITebarDividen #SahamBRIS", "post_id": "2051671583765524508"}}, {"key": "praditavanjava", "attributes": {"label": "praditavanjava", "x": 410.50691923649606, "y": 377.2098530867174, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051671583765524508", "id": "praditavanjava", "source": "tweet-000004", "content": "Langkah nyata, hasil terasa. BSI resmi menebar dividen Rp1,5 triliun lewat RUPS, menjadi bukti performa yang stabil sekaligus optimisme terhadap pertumbuhan industri perbankan syariah ke depan. 🚀\n#BSITebarDividen #SahamBRIS", "post_id": "2051671583765524508"}}, {"key": "black_tea07", "attributes": {"label": "black_tea07", "x": 192.1165627621202, "y": 704.602664526825, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051670948621992067", "id": "black_tea07", "source": "tweet-000004", "content": "Dulu waktu purbaya kucurin 200T ke himbara sebenarnya saya gamang. Itu kan uang M1 dijadiin M0, saya paham dia ingin menguatkan likuiditas M0. Nampaknya, uang itu tidak benar-benar jadi M0 yg efektif. Entahlah kalau bulan 6-7 M2 nggk masuk, jebol fiskal kita.", "post_id": "2051670948621992067"}}, {"key": "wahyukencono", "attributes": {"label": "wahyukencono", "x": 276.5292189844039, "y": 24.87954137546278, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051546646740386029", "id": "wahyukencono", "source": "tweet-000004", "content": "Jika kita menggabungkan semua proyeksi dari lembaga multilateral (seperti IMF dan Bank Dunia) serta lembaga swasta/perbankan internasional yang telah disebutkan, rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2026 berada di angka 5,03%.", "post_id": "2051546646740386029"}}, {"key": "Fahrihamzah", "attributes": {"label": "Fahrihamzah", "x": 936.8033197849193, "y": 430.76620452849534, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051546646740386029", "id": "Fahrihamzah", "source": "tweet-000004", "content": "Jika kita menggabungkan semua proyeksi dari lembaga multilateral (seperti IMF dan Bank Dunia) serta lembaga swasta/perbankan internasional yang telah disebutkan, rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2026 berada di angka 5,03%.", "post_id": "2051546646740386029"}}, {"key": "alex_cndr", "attributes": {"label": "alex_cndr", "x": 925.8197997148274, "y": 82.15241405636387, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051934108134322646", "id": "alex_cndr", "source": "tweet-000004", "content": "Polarisasi antar produk keuangan menunjukkan masyarakat lbh memilih solusi cepat dan murah akses (pinjol/gadai) daripada komitmen jangka panjang (leasing/perbankan).\nNarasi \"soft landing\" dengan pertumbuhan sekitar 5-5,5% tampak masuk akal, asal risiko global dan NPL tdk memburuk", "post_id": "2051934108134322646"}}, {"key": "TheEconopost", "attributes": {"label": "TheEconopost", "x": 55.329376504020146, "y": 727.9765455005848, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051934108134322646", "id": "TheEconopost", "source": "tweet-000004", "content": "Polarisasi antar produk keuangan menunjukkan masyarakat lbh memilih solusi cepat dan murah akses (pinjol/gadai) daripada komitmen jangka panjang (leasing/perbankan).\nNarasi \"soft landing\" dengan pertumbuhan sekitar 5-5,5% tampak masuk akal, asal risiko global dan NPL tdk memburuk", "post_id": "2051934108134322646"}}, {"key": "Hasbil_Lbs", "attributes": {"label": "Hasbil_Lbs", "x": 53.96691412090937, "y": 39.86598403937336, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2051461088781406593", "id": "Hasbil_Lbs", "source": "tweet-000004", "content": "Mesin pertumbuhan Indonesia bertumpu pada permintaan domestik: konsumsi rumah tangga dan investasi. Keduanya relatif lebih dipengaruhi oleh pendapatan, kredit, dan ekspektasi, ketimbang kurs $ secara langsung.\n\nJadi, saya sepakat, terkait Kurs $ hari ini, tidak perlu panik", "post_id": "2051461088781406593"}}, {"key": "DenasIdn1", "attributes": {"label": "DenasIdn1", "x": 15.191570543989785, "y": 957.9116090959554, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.0027, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051461088781406593", "id": "DenasIdn1", "source": "tweet-000004", "content": "Mesin pertumbuhan Indonesia bertumpu pada permintaan domestik: konsumsi rumah tangga dan investasi. Keduanya relatif lebih dipengaruhi oleh pendapatan, kredit, dan ekspektasi, ketimbang kurs $ secara langsung.\n\nJadi, saya sepakat, terkait Kurs $ hari ini, tidak perlu panik", "post_id": "2051461088781406593"}}, {"key": "Yom_N_Friends", "attributes": {"label": "Yom_N_Friends", "x": 512.3046291903081, "y": 936.0404474628804, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.0027, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051461088781406593", "id": "Yom_N_Friends", "source": "tweet-000004", "content": "Mesin pertumbuhan Indonesia bertumpu pada permintaan domestik: konsumsi rumah tangga dan investasi. Keduanya relatif lebih dipengaruhi oleh pendapatan, kredit, dan ekspektasi, ketimbang kurs $ secara langsung.\n\nJadi, saya sepakat, terkait Kurs $ hari ini, tidak perlu panik", "post_id": "2051461088781406593"}}, {"key": "KANGKOMENJKT", "attributes": {"label": "KANGKOMENJKT", "x": 246.63644427918152, "y": 402.0749621494828, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.0027, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051540368811069813", "id": "KANGKOMENJKT", "source": "tweet-000004", "content": "Mesin pertumbuhan Indonesia bertumpu pada permintaan domestik: konsumsi rumah tangga dan investasi. Keduanya relatif lebih dipengaruhi oleh pendapatan, kredit, dan ekspektasi, ketimbang kurs $ secara langsung.\n\nJadi, saya sepakat, terkait Kurs $ hari ini, tidak perlu panik", "post_id": "2051540368811069813"}}, {"key": "_uluul", "attributes": {"label": "_uluul", "x": 867.7077832317218, "y": 114.59205245564486, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051293681039405446", "id": "_uluul", "source": "tweet-000004", "content": "jujur bang ane juga bingung. vietnam bunga kredit kecil biar ndorong pertumbuhan entah itu perusahaan atau umkm. Kalau pada nanya \"rumah kok makin mahal ya?\", \"kenapa gaji ga nutup kpr ya?\". Itu ya salah satu sebabnya bunganya udh mahal duluan.", "post_id": "2051293681039405446"}}, {"key": "BenkTob", "attributes": {"label": "BenkTob", "x": 285.5709210158919, "y": 753.3725323227451, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.5549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051293681039405446", "id": "BenkTob", "source": "tweet-000004", "content": "jujur bang ane juga bingung. vietnam bunga kredit kecil biar ndorong pertumbuhan entah itu perusahaan atau umkm. Kalau pada nanya \"rumah kok makin mahal ya?\", \"kenapa gaji ga nutup kpr ya?\". Itu ya salah satu sebabnya bunganya udh mahal duluan.", "post_id": "2051293681039405446"}}, {"key": "eskepalmilosatu", "attributes": {"label": "eskepalmilosatu", "x": 624.4381935615451, "y": 809.7998699757143, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.5549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051293681039405446", "id": "eskepalmilosatu", "source": "tweet-000004", "content": "jujur bang ane juga bingung. vietnam bunga kredit kecil biar ndorong pertumbuhan entah itu perusahaan atau umkm. Kalau pada nanya \"rumah kok makin mahal ya?\", \"kenapa gaji ga nutup kpr ya?\". Itu ya salah satu sebabnya bunganya udh mahal duluan.", "post_id": "2051293681039405446"}}, {"key": "AndreasAbdianto", "attributes": {"label": "AndreasAbdianto", "x": 577.2866228691493, "y": 598.480966448205, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2049856964042354911", "id": "AndreasAbdianto", "source": "tweet-000004", "content": "BRI ke 2000an, Bca ke 4000an. Kenapa? Prabowo ingin pertumbuhan 8%, bunga kredit masih 12% bahkan lebih. Kalau pengen pertumbuhan 8% maka bunga kredit harus turun, bunga kredit turun maka laba bank wajib turun. Laba turu maka saham bank wajib turun.", "post_id": "2049856964042354911"}}, {"key": "Yantoepedals", "attributes": {"label": "Yantoepedals", "x": 311.0619169862826, "y": 969.923289006762, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2049856964042354911", "id": "Yantoepedals", "source": "tweet-000004", "content": "BRI ke 2000an, Bca ke 4000an. Kenapa? Prabowo ingin pertumbuhan 8%, bunga kredit masih 12% bahkan lebih. Kalau pengen pertumbuhan 8% maka bunga kredit harus turun, bunga kredit turun maka laba bank wajib turun. Laba turu maka saham bank wajib turun.", "post_id": "2049856964042354911"}}, {"key": "utdfocusid", "attributes": {"label": "utdfocusid", "x": 923.8857456674916, "y": 670.5447771722064, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.5549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049856964042354911", "id": "utdfocusid", "source": "tweet-000004", "content": "BRI ke 2000an, Bca ke 4000an. Kenapa? Prabowo ingin pertumbuhan 8%, bunga kredit masih 12% bahkan lebih. Kalau pengen pertumbuhan 8% maka bunga kredit harus turun, bunga kredit turun maka laba bank wajib turun. Laba turu maka saham bank wajib turun.", "post_id": "2049856964042354911"}}, {"key": "tetosurabaya", "attributes": {"label": "tetosurabaya", "x": 170.7700798899331, "y": 169.5961774725454, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2049888418206028140", "id": "tetosurabaya", "source": "tweet-000004", "content": "#Taiwan🇹🇼 terus perkuat fundamental ekonomi!  menegaskan peringkat kredit kedaulatan Taiwan AA+ dengan prospek stabil, didukung pengelolaan fiskal bijaksana & prospek pertumbuhan solid. PDB diperkirakan tumbuh 6,3% tahun ini.", "post_id": "2049888418206028140"}}, {"key": "SPGlobal", "attributes": {"label": "SPGlobal", "x": 170.70047700421642, "y": 471.23477677599726, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049888418206028140", "id": "SPGlobal", "source": "tweet-000004", "content": "#Taiwan🇹🇼 terus perkuat fundamental ekonomi!  menegaskan peringkat kredit kedaulatan Taiwan AA+ dengan prospek stabil, didukung pengelolaan fiskal bijaksana & prospek pertumbuhan solid. PDB diperkirakan tumbuh 6,3% tahun ini.", "post_id": "2049888418206028140"}}, {"key": "SitiSalmaF9851", "attributes": {"label": "SitiSalmaF9851", "x": 534.7129732814909, "y": 575.5500535825012, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2049727796080177237", "id": "SitiSalmaF9851", "source": "tweet-000004", "content": "Ya lu gak jelas gak bisa bantah di periode yang gua sebut ekonomi lesu gara gara ada andi l srimul juga? Covid , perang? Purbaya ada andil di covid nyelametin perbankan, Dan moneter? Emang itu kerjanya srimul doang?", "post_id": "2049727796080177237"}}, {"key": "handokotjung", "attributes": {"label": "handokotjung", "x": 732.9646366751543, "y": 224.11503151784694, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.5549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049727796080177237", "id": "handokotjung", "source": "tweet-000004", "content": "Ya lu gak jelas gak bisa bantah di periode yang gua sebut ekonomi lesu gara gara ada andi l srimul juga? Covid , perang? Purbaya ada andil di covid nyelametin perbankan, Dan moneter? Emang itu kerjanya srimul doang?", "post_id": "2049727796080177237"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 442.7562613638848, "y": 332.9193856992273, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.9877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890814808450752791_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjanjikan bunga kredit rendah bagi industri tekstil dan sepatu untuk meremajakan mesin produksi, yang akan disalurkan melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).\n\nKebijakan ini ditujukan untuk memperkuat ekspansi sektor swasta sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan dukungan likuiditas agar pertumbuhan ekonomi semakin meningkat.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#IndustriTekstil #IndustriSepatu #BloombergTechnoz", "post_id": "3890814808450752791_51748745734"}}, {"key": "radar_indramayu", "attributes": {"label": "radar_indramayu", "x": 446.83847907772343, "y": 995.8237220464144, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7795, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3886567061468636286_8186324209", "id": "radar_indramayu", "source": "instagram-000001", "content": "Jakarta – Di tengah meningkatnya risiko global akibat eskalasi konflik geopolitik yang turut mendorong ketidakpastian ekonomi dunia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tetap mampu mencatatkan kinerja yang solid pada Triwulan I 2026. Dengan fundamental bisnis yang kuat didukung oleh pertumbuhan kredit yang selektif, pengelolaan biaya dana yang semakin efisien, serta kualitas aset yang terjaga, BRI berhasil mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp15,5 triliun atau tumbuh 13,7% year-on-year (yoy).\n.\nHal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2026 di Kantor Pusat BRI pada Kamis (30/4/2026). Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu, Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto, Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi dan Direktur Manajemen Risiko BRI Ety Yuniarti.\n.\nDalam paparannya, Hery Gunardi menyampaikan bahwa sepanjang Triwulan I 2026, kondisi ekonomi global masih diwarnai oleh peningkatan risiko geopolitik yang signifikan. Meski demikian, perekonomian Indonesia tetap resilien dengan dukungan yang semakin luas dari sisi demand, supply, dan fiskal sehingga memberikan buffer terhadap ketidakpastian global dan menjaga momentum pertumbuhan. \n.\nKondisi ini juga tercermin pada industri perbankan nasional yang tetap berada dalam kondisi stabil, dengan intermediasi yang kuat, likuiditas yang memadai, serta risiko yang terkendali, dan memberikan ruang bagi perbankan untuk tetap melakukan ekspansi secara prudent.\n.\nHery Gunardi menambahkan, BRI tetap mampu menjaga momentum pertumbuhan yang solid, seiring konsistensi transformasi yang dijalankan. Hal ini tercermin pada kinerja keuangan konsolidasi hingga akhir Triwulan I 2026 yang tetap menunjukkan tren positif.\n.\nBerita Selengkapnya kunjungi Instastory  lalu KLIK TAUTAN !!!\nhttps://radarindramayu.disway.id/read/684177/bri-pertahankan-momentum-kinerja-solid-laba-bersih-meles\n.\nFollow \n.\n.\n#radarindramayu #radarcirebon #radarkuningan #radarmajalengka #infoindramayu beritahariini indonesia kabupatenindramayu news viral jabaristimewa kota kabupaten kotamangga", "post_id": "3886567061468636286_8186324209"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "attributes": {"label": "spripimpoldaaceh", "x": 202.77268282218853, "y": 690.316257981377, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 8, "degree": 8}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "spripimpoldaaceh", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "listyosigitprabowo", "attributes": {"label": "listyosigitprabowo", "x": 233.83404247411366, "y": 859.5376059769062, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3124, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "listyosigitprabowo", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "marzukialba_bd91", "attributes": {"label": "marzukialba_bd91", "x": 834.7886053671094, "y": 358.8902773147294, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3124, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "marzukialba_bd91", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "spripim.polri", "attributes": {"label": "spripim.polri", "x": 280.3202554007216, "y": 524.9696534713116, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3124, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "spripim.polri", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "divisihumaspolri", "attributes": {"label": "divisihumaspolri", "x": 716.1329300673716, "y": 984.6891247277166, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3124, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "divisihumaspolri", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "bidhumaspoldaaceh", "attributes": {"label": "bidhumaspoldaaceh", "x": 959.6883385505757, "y": 184.40824901768826, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3124, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "bidhumaspoldaaceh", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "polisi_indonesia", "attributes": {"label": "polisi_indonesia", "x": 531.5753498879598, "y": 52.95998797446488, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3124, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "polisi_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "halo_polisi", "attributes": {"label": "halo_polisi", "x": 520.2209856696625, "y": 390.67132687286556, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3124, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "halo_polisi", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "tercyduck.aceh", "attributes": {"label": "tercyduck.aceh", "x": 175.98787910372494, "y": 464.0493419908004, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3124, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887344836878182763_4286392480", "id": "tercyduck.aceh", "source": "instagram-000001", "content": "Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kapolda Aceh Terima Audiensi Direktur Sales & Distribution BSI\"\n\nBANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menerima kunjungan audiensi dari jajaran manajemen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang dipimpin langsung oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Bapak Anton Sukarna. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, pada Kamis (30/4/2026).\n\nPertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi serta sinergi antara institusi kepolisian dengan sektor perbankan di wilayah Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Marzuki menegaskan bahwa Polda Aceh siap mendukung terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.\n\n“Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n.\n.\n#kapoldaaceh #polripresisi #polriuntukmasyarakat", "post_id": "3887344836878182763_4286392480"}}, {"key": "bank_indonesia_kalteng", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kalteng", "x": 274.017091204486, "y": 23.407938729817722, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890898375197496854_3108381276", "id": "bank_indonesia_kalteng", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, semua langkah besar selalu dimulai dari kebersamaan.\n\nMelalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI), sinergi antar pemangku kepentingan diperkuat untuk mendorong pembiayaan, investasi, dan realisasi proyek strategis.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dan Menko Bidang , Airlangga Hartarto, menyatukan visi untuk memperkuat mesin pertumbuhan domestik dan memastikan stabilitas intermediasi berjalan efektif. Saat pemerintah menyiapkan jalan, perbankan menyalurkan pembiayaan, dan dunia usaha melakukan ekspansi, dari situ optimisme kita tumbuh.\n\nSobat, siap #BeriMakna jadi bagian dari langkah besar ini?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3890898375197496854_3108381276"}}, {"key": "perekonomianri", "attributes": {"label": "perekonomianri", "x": 30.183102865650735, "y": 457.2285405712322, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5251, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3890898375197496854_3108381276", "id": "perekonomianri", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, semua langkah besar selalu dimulai dari kebersamaan.\n\nMelalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI), sinergi antar pemangku kepentingan diperkuat untuk mendorong pembiayaan, investasi, dan realisasi proyek strategis.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dan Menko Bidang , Airlangga Hartarto, menyatukan visi untuk memperkuat mesin pertumbuhan domestik dan memastikan stabilitas intermediasi berjalan efektif. Saat pemerintah menyiapkan jalan, perbankan menyalurkan pembiayaan, dan dunia usaha melakukan ekspansi, dari situ optimisme kita tumbuh.\n\nSobat, siap #BeriMakna jadi bagian dari langkah besar ini?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3890898375197496854_3108381276"}}, {"key": "pemprovsumut", "attributes": {"label": "pemprovsumut", "x": 477.81492098215375, "y": 393.4133199414143, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3889566145200018588_6261465103", "id": "pemprovsumut", "source": "instagram-000001", "content": "Gubernur Sumatera Utara   menegaskan pentingnya peran Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam menjaga rasa aman masyarakat saat menabung di bank, sekaligus memperkuat stabilitas sistem keuangan di Sumut.\n\nMelalui kolaborasi antara pemerintah daerah, LPS, perbankan, BI, dan OJK, diharapkan literasi keuangan masyarakat semakin meningkat dan pertumbuhan ekonomi Sumut terus terjaga.\n\nMari bersama wujudkan sistem keuangan yang kuat, aman, dan terpercaya demi Sumut yang maju dan berkelanjutan.\n\nSelengkapnya berita dapat diakses melalui Website : sumutprov.go.id\n\n#GubernurSumut #BobbyNasution #PemprovSumut #SumateraUtara #KolaborasiSumutBerkah #SalamKolaborasi #SatuKolaborasiSejutaEnergi \n\n#PemprovSumut #SumutBerkah #KolaborasiSumutBerkah #BobbyNasution #LPS #Perbankan #StabilitasKeuangan #SumutMaju #Medan #SumateraUtara", "post_id": "3889566145200018588_6261465103"}}, {"key": "bobbynst", "attributes": {"label": "bobbynst", "x": 48.69816799279103, "y": 546.5904028842327, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889566145200018588_6261465103", "id": "bobbynst", "source": "instagram-000001", "content": "Gubernur Sumatera Utara   menegaskan pentingnya peran Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam menjaga rasa aman masyarakat saat menabung di bank, sekaligus memperkuat stabilitas sistem keuangan di Sumut.\n\nMelalui kolaborasi antara pemerintah daerah, LPS, perbankan, BI, dan OJK, diharapkan literasi keuangan masyarakat semakin meningkat dan pertumbuhan ekonomi Sumut terus terjaga.\n\nMari bersama wujudkan sistem keuangan yang kuat, aman, dan terpercaya demi Sumut yang maju dan berkelanjutan.\n\nSelengkapnya berita dapat diakses melalui Website : sumutprov.go.id\n\n#GubernurSumut #BobbyNasution #PemprovSumut #SumateraUtara #KolaborasiSumutBerkah #SalamKolaborasi #SatuKolaborasiSejutaEnergi \n\n#PemprovSumut #SumutBerkah #KolaborasiSumutBerkah #BobbyNasution #LPS #Perbankan #StabilitasKeuangan #SumutMaju #Medan #SumateraUtara", "post_id": "3889566145200018588_6261465103"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 37.584533260464404, "y": 594.1883895775507, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.4393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 3, "degree": 6}, "_id": "3890123058376386462_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🔥 Data PDB RI Rilis Hari Ini — Tembus 5,5% atau Di Bawah Ekspektasi? Ini Dampaknya ke IHSG!\nby  Academy\n\nSobat Cuan, ini bukan sekadar angka ekonomi…\nini kompas arah market jangka pendek. 👇\n\n1️⃣ Fakta Utama\nHari ini BPS rilis:\n📊 PDB Q1 2026\n\nEkspektasi pasar:\n• Pemerintah: >5,5% (optimis)\n• Ekonom: 5,2% – 5,48% (realistis)\n\n2️⃣ Kenapa Ini Penting?\nPDB = cerminan ekonomi riil\n\nKalau tinggi:\n➡️ konsumsi kuat\n➡️ bisnis jalan\n➡️ laba emiten naik\n\nKalau meleset:\n➡️ market bisa “dingin”\n➡️ asing bisa wait & see\n\n3️⃣ Sumber Pertumbuhan Q1 🔥\nMotor utamanya:\n• Ramadan & Lebaran\n• THR\n• belanja pemerintah naik 31%\n• pajak naik >20%\n\nArtinya:\n👉 Q1 = fase “booming konsumsi”\n\n4️⃣ Tapi Ada Warning ⚠️\nEkonom sudah kasih sinyal:\n👉 Q2 kemungkinan melambat\n\nKenapa?\n• efek Lebaran hilang\n• konsumsi normalisasi\n• hanya ditopang Iduladha\n\n5️⃣ Dampak ke Saham\n📈 *Sektor Consumer & Ritel*\n• ICBP\n• MYOR\n• AMRT\n• MAPI\n👉 Q1 kemungkinan laporan “kinclong”\n\n🏦 Perbankan\n• BBCA\n• BMRI\n• BBRI\n• BBNI\n👉 ekonomi >5% = kredit tumbuh\n\n6️⃣ Strategi Mainnya\n🗓️ Jika Data > Ekspektasi\n➡️ potensi inflow asing\n\nFokus:\n• big caps\n• perbankan\n• consumer\n🗓️ Jika Sesuai Ekspektasi\n➡️ market cenderung sideways\n\n🗓️ Jika Di Bawah Ekspektasi\n➡️ rawan sell on news\n\n7️⃣ Insight Penting\nPDB Q1 kuat = masa lalu\nMarket sekarang lebih peduli:\n👉 Q2 & ke depan\n\nJadi:\n➡️ jangan hanya lihat angka\n➡️ lihat arah tren\n\n8️⃣ Kesimpulan\nData hari ini penting…\ntapi bukan segalanya.\n\nKalau tinggi:\n👉 konfirmasi ekonomi kuat\n\nKalau biasa saja:\n👉 market fokus ke risiko slowdown\n\nDi market:\n➡️ yang bergerak bukan data sekarang…\n➡️ tapi ekspektasi ke depan\n\n📌 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya.\n📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#PDB #IHSG #MakroEkonomi #BPS #ConsumerStock", "post_id": "3890123058376386462_52512310886"}}, {"key": "cuap_cuan", "attributes": {"label": "cuap_cuan", "x": 517.4847128108837, "y": 987.988712073509, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.9877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890791662345276749_28852138902", "id": "cuap_cuan", "source": "instagram-000001", "content": "Hai Sobat Cuan...\n\nDi tengah perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin praktis, integrasi layanan keuangan menjadi salah satu langkah besar yang dinilai bisa mendorong pertumbuhan sektor keuangan sekaligus meningkatkan kemudahan bagi masyarakat. Namun, di balik peluang tersebut, tentu ada tantangan yang perlu diperhatikan, mulai dari kesiapan sistem, keamanan, hingga regulasi yang harus matang. \n\nLalu, seperti apa sebenarnya konsep Universal Bank ini? Seberapa besar dampaknya bagi kita sebagai pengguna? Temukan jawabannya hanya di podcast Cuap Cuap Cuan bersama Maria Katarina dan Dian Ediana Rae selaku Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK berikut ini.\n\nSobat Cuan, jangan lupa ya untuk follow IG , dan juga subscribe YouTube channel Cuap Cuap Cuan, lalu di-like, comment, dan share. Salam cuan!", "post_id": "3890791662345276749_28852138902"}}, {"key": "ojk_cirebon", "attributes": {"label": "ojk_cirebon", "x": 992.9190465731248, "y": 749.0089748678862, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.4393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 3, "degree": 4}, "_id": "3889301158764163086_3948540854", "id": "ojk_cirebon", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Sobat Ciayumajakuning!🙌🏻\n\nOJK Cirebon menyelenggarakan kegiatan Media Update terkait perkembangan sektor jasa keuangan di wilayah Ciayumajakuning ✨\n\nDalam kegiatan ini, disampaikan bahwa kondisi sektor jasa keuangan tetap stabil dengan kinerja yang terus menunjukkan perkembangan positif 💡\n\nPerbankan, baik konvensional maupun syariah, serta industri keuangan non-bank dan pasar modal, turut mencatat pertumbuhan yang baik 📈\n\nOJK Cirebon juga terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai program edukasi kepada masyarakat 📚\n\nSelain itu, layanan konsultasi dan pengaduan konsumen terus dioptimalkan sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat 🤝\n\nMelalui sinergi bersama pemerintah daerah dan berbagai pihak, OJK Cirebon berkomitmen menjaga sektor keuangan yang sehat dan terpercaya 🌱\n\n📍 Kantor OJK Cirebon\n🗓️ 28 April 2026\n\nSobat OJK, yuk simak rangkuman kegiatannya!\n\nJangan lupa follow\n\n\n\n\nuntuk update kegiatan OJK lainnya! 🚀", "post_id": "3889301158764163086_3948540854"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 954.237768914398, "y": 742.4619525584585, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.4393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889301158764163086_3948540854", "id": "ojkindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Sobat Ciayumajakuning!🙌🏻\n\nOJK Cirebon menyelenggarakan kegiatan Media Update terkait perkembangan sektor jasa keuangan di wilayah Ciayumajakuning ✨\n\nDalam kegiatan ini, disampaikan bahwa kondisi sektor jasa keuangan tetap stabil dengan kinerja yang terus menunjukkan perkembangan positif 💡\n\nPerbankan, baik konvensional maupun syariah, serta industri keuangan non-bank dan pasar modal, turut mencatat pertumbuhan yang baik 📈\n\nOJK Cirebon juga terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai program edukasi kepada masyarakat 📚\n\nSelain itu, layanan konsultasi dan pengaduan konsumen terus dioptimalkan sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat 🤝\n\nMelalui sinergi bersama pemerintah daerah dan berbagai pihak, OJK Cirebon berkomitmen menjaga sektor keuangan yang sehat dan terpercaya 🌱\n\n📍 Kantor OJK Cirebon\n🗓️ 28 April 2026\n\nSobat OJK, yuk simak rangkuman kegiatannya!\n\nJangan lupa follow\n\n\n\n\nuntuk update kegiatan OJK lainnya! 🚀", "post_id": "3889301158764163086_3948540854"}}, {"key": "ojk_jawabarat", "attributes": {"label": "ojk_jawabarat", "x": 488.44247694613273, "y": 120.24522426306005, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.4393, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889301158764163086_3948540854", "id": "ojk_jawabarat", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Sobat Ciayumajakuning!🙌🏻\n\nOJK Cirebon menyelenggarakan kegiatan Media Update terkait perkembangan sektor jasa keuangan di wilayah Ciayumajakuning ✨\n\nDalam kegiatan ini, disampaikan bahwa kondisi sektor jasa keuangan tetap stabil dengan kinerja yang terus menunjukkan perkembangan positif 💡\n\nPerbankan, baik konvensional maupun syariah, serta industri keuangan non-bank dan pasar modal, turut mencatat pertumbuhan yang baik 📈\n\nOJK Cirebon juga terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai program edukasi kepada masyarakat 📚\n\nSelain itu, layanan konsultasi dan pengaduan konsumen terus dioptimalkan sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat 🤝\n\nMelalui sinergi bersama pemerintah daerah dan berbagai pihak, OJK Cirebon berkomitmen menjaga sektor keuangan yang sehat dan terpercaya 🌱\n\n📍 Kantor OJK Cirebon\n🗓️ 28 April 2026\n\nSobat OJK, yuk simak rangkuman kegiatannya!\n\nJangan lupa follow\n\n\n\n\nuntuk update kegiatan OJK lainnya! 🚀", "post_id": "3889301158764163086_3948540854"}}, {"key": "airlanggahartarto_official", "attributes": {"label": "airlanggahartarto_official", "x": 724.9178093245921, "y": 614.5136931549663, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890952178366620910_7151667394", "id": "airlanggahartarto_official", "source": "instagram-000001", "content": "Mengikuti rapat terbatas bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang dipimpin langsung Bapak Presiden Prabowo Subianto  di Istana Merdeka, Jakarta (Selasa, 5/5/2026). Dalam forum tersebut, kami melaporkan bahwa kinerja perekonomian Indonesia pada kuartal I 2026 menunjukkan hasil yang kuat dan melampaui ekspektasi.\n\nPertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 5,61%, salah satu yang tertinggi di antara negara G20, bahkan berada di atas sejumlah negara besar. Capaian ini didorong oleh konsumsi masyarakat dan pemerintah yang meningkat, serta kinerja ekspor-impor yang tetap positif. Berbagai sektor utama seperti industri, perdagangan, transportasi, pertanian, hingga konstruksi juga menunjukkan pertumbuhan yang solid.\n\nDari sisi stabilitas, indikator makroekonomi juga terjaga dengan baik. Inflasi berhasil ditekan menjadi 2,42%, turun dari periode sebelumnya. Sementara itu, pertumbuhan kredit mencapai 9,49% dan dana pihak ketiga tumbuh 13,55%, mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat yang tetap tinggi terhadap sistem keuangan. Kami juga membahas dinamika global, termasuk aliran modal keluar (capital outflow), serta langkah-langkah mitigasi yang telah dan akan dilakukan. Penguatan koordinasi antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan terus menjadi kunci dalam menjaga stabilitas, termasuk dalam pengelolaan nilai tukar rupiah.\n\nSelain itu, pemerintah telah memfinalisasi revisi kebijakan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) yang akan berlaku mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat cadangan devisa sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional. Di tengah dinamika global yang penuh tantangan, Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang kuat. Stabilitas akan terus kita jaga sebagai fondasi utama, sekaligus memastikan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.", "post_id": "3890952178366620910_7151667394"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 299.25307190096464, "y": 782.6701569682392, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890952178366620910_7151667394", "id": "prabowo", "source": "instagram-000001", "content": "Mengikuti rapat terbatas bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang dipimpin langsung Bapak Presiden Prabowo Subianto  di Istana Merdeka, Jakarta (Selasa, 5/5/2026). Dalam forum tersebut, kami melaporkan bahwa kinerja perekonomian Indonesia pada kuartal I 2026 menunjukkan hasil yang kuat dan melampaui ekspektasi.\n\nPertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 5,61%, salah satu yang tertinggi di antara negara G20, bahkan berada di atas sejumlah negara besar. Capaian ini didorong oleh konsumsi masyarakat dan pemerintah yang meningkat, serta kinerja ekspor-impor yang tetap positif. Berbagai sektor utama seperti industri, perdagangan, transportasi, pertanian, hingga konstruksi juga menunjukkan pertumbuhan yang solid.\n\nDari sisi stabilitas, indikator makroekonomi juga terjaga dengan baik. Inflasi berhasil ditekan menjadi 2,42%, turun dari periode sebelumnya. Sementara itu, pertumbuhan kredit mencapai 9,49% dan dana pihak ketiga tumbuh 13,55%, mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat yang tetap tinggi terhadap sistem keuangan. Kami juga membahas dinamika global, termasuk aliran modal keluar (capital outflow), serta langkah-langkah mitigasi yang telah dan akan dilakukan. Penguatan koordinasi antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan terus menjadi kunci dalam menjaga stabilitas, termasuk dalam pengelolaan nilai tukar rupiah.\n\nSelain itu, pemerintah telah memfinalisasi revisi kebijakan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) yang akan berlaku mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat cadangan devisa sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional. Di tengah dinamika global yang penuh tantangan, Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang kuat. Stabilitas akan terus kita jaga sebagai fondasi utama, sekaligus memastikan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.", "post_id": "3890952178366620910_7151667394"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 733.3650648021676, "y": 586.4062760044699, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.6607, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 2, "degree": 6}, "_id": "3890275558571495970_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "ESG-IN menggandeng Indonesia Carbon Trade Association (IDCTA) untuk mengakselerasi pengembangan ekosistem kredit karbon yang terdigitalisasi, transparan, dan berbasis data terverifikasi di Indonesia.\n\nKolaborasi tersebut dituangkan dalam bentuk penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kedua belah pihak pada Senin (4/5/2026). Langkah ini sekaligus menandai kerja sama dengan tujuan mempercepat pertumbuhan pasar karbon Indonesia serta membuka peluang investasi hijau yang signifikan.\n\nChief Executive Officer ESG-IN Brandon Keam mengatakan kolaborasi dengan IDCTA merupakan langkah strategis untuk mewujudkan visi ESG-IN ke depan. Pada implementasinya, terdapat tiga mesin strategis dari perusahaan yang dioperasikan oleh beroperasi sebagai PT ESGIN Global Partners itu yakni Global ESG Action Network, Verified ESG Data & NFT Marketplace, dan ESG Credit Portfolio & Consulting.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/economics/esg-in-dan-idcta-kembangkan-ekosistem-kredit-karbon-dan-verifikasi-data-esg-berbasis-ai \n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto: Dok. ESG-IN\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3890275558571495970_3310659452"}}, {"key": "nuonlinenews", "attributes": {"label": "nuonlinenews", "x": 340.2198569207019, "y": 87.59063020731872, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.9877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890928907477707330_66210213616", "id": "nuonlinenews", "source": "instagram-000001", "content": "Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir dipengaruhi oleh faktor global. \n\nIa menambahkan, tekanan jangka pendek juga dipicu faktor musiman, seperti kebutuhan devisa untuk repatriasi dividen, pembayaran utang, serta kebutuhan jemaah haji yang meningkatkan permintaan dolar. \n\nHal itu disampaikan Perry saat bertemu dalam Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah menteri lainnya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (5/6/2026).\n\n“Faktor globalnya apa yang menyebabkan tekanan nilai tukar dalam jangka pendek ini? Adalah satu, harga minyak yang tinggi. Dua, suku bunga Amerika yang juga meningkat tinggi. Yield US Treasury 10 tahun sekarang adalah 4,47 persen. Demikian juga dolar yang menguat,” katanya dalam siniar Sekretariat Presiden yang dikutip NU Online, Rabu (6/5/2026). \n\nPerry mengungkapkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia dinilai kuat, ditandai dengan pertumbuhan yang mencapai 5,61 persen, inflasi yang rendah, pertumbuhan kredit yang tinggi, serta cadangan devisa yang solid. \n\n\"Nah, ini adalah fundamental yang menunjukkan mestinya rupiah itu akan stabil dan cenderung menguat,” ujarnya.\n\nSelengkapnya: https://www.nu.or.id/nasional/bi-siapkan-antisipasi-setelah-rupiah-melemah-akibat-faktor-global-dan-permintaan-dolar-jemaah-haji-epCuj\n\n——————————————————\nBaca berita lainnya di www.nu.or.id\nFollow \n\n#nuonlinenewsmei2026 #rupiah #bankindonesia #rupiahmelemah #ekonomi", "post_id": "3890928907477707330_66210213616"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "redaksi_sumselmedia", "x": 923.1247463681448, "y": 861.5056099718815, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 4, "degree": 5}, "_id": "3886577598399125706_56622120775", "id": "redaksi_sumselmedia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Jakarta-\n\n(“CIMB Niaga” atau “Bank”; IDX: BNGA) hari ini mengumumkan perolehan kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) untuk kuartal pertama tahun 2026 (“1Q26”), dengan laba sebelum pajak sebesar Rp2,3 triliun dan menghasilkan earnings per share Rp70,20.\n\nPresiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, “Kami bersyukur dapat memulai tahun 2026 dengan fondasi yang kuat, didorong oleh kinerja pendapatan yang baik, pertumbuhan fee-based income yang solid, dan fundamental bisnis yang sehat. Pertumbuhan pendapatan tetap terjaga stabil, didukung oleh strategi serta dedikasi seluruh karyawan kami dalam memberikan layanan optimal kepada seluruh nasabah dan stakeholders. Adapun perolehan positif ini didorong oleh pengelolaan biaya yang disiplin, serta pertumbuhan kredit yang selektif dengan dukungan pendanaan current account savings account (“CASA”) yang kuat dan mencapai rasio CASA tertinggi sebesar 73,9%, sehingga memperkuat kemampuan kami dalam menjaga margin. Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/“NPL”) di bawah rata-rata industri, dan biaya kredit (cost of credit/“CoC”) yang tetap terjaga di bawah 1%. Selain itu, bisnis wealth management kami dalam melayani nasabah Preferred dan Private Wealth juga terus menunjukkan kinerja yang baik, tercermin dari rata-rata assets under management per nasabah yang terus meningkat, sekaligus memperkuat basis pendapatan kami yang semakin terdiversifikasi.”\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n   \n\n#cimbniaga #bank #octo #cimbniagasyariah", "post_id": "3886577598399125706_56622120775"}}, {"key": "cimb_niaga", "attributes": {"label": "cimb_niaga", "x": 486.38498586518295, "y": 959.9100114348566, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3886577598399125706_56622120775", "id": "cimb_niaga", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Jakarta-\n\n(“CIMB Niaga” atau “Bank”; IDX: BNGA) hari ini mengumumkan perolehan kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) untuk kuartal pertama tahun 2026 (“1Q26”), dengan laba sebelum pajak sebesar Rp2,3 triliun dan menghasilkan earnings per share Rp70,20.\n\nPresiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, “Kami bersyukur dapat memulai tahun 2026 dengan fondasi yang kuat, didorong oleh kinerja pendapatan yang baik, pertumbuhan fee-based income yang solid, dan fundamental bisnis yang sehat. Pertumbuhan pendapatan tetap terjaga stabil, didukung oleh strategi serta dedikasi seluruh karyawan kami dalam memberikan layanan optimal kepada seluruh nasabah dan stakeholders. Adapun perolehan positif ini didorong oleh pengelolaan biaya yang disiplin, serta pertumbuhan kredit yang selektif dengan dukungan pendanaan current account savings account (“CASA”) yang kuat dan mencapai rasio CASA tertinggi sebesar 73,9%, sehingga memperkuat kemampuan kami dalam menjaga margin. Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/“NPL”) di bawah rata-rata industri, dan biaya kredit (cost of credit/“CoC”) yang tetap terjaga di bawah 1%. Selain itu, bisnis wealth management kami dalam melayani nasabah Preferred dan Private Wealth juga terus menunjukkan kinerja yang baik, tercermin dari rata-rata assets under management per nasabah yang terus meningkat, sekaligus memperkuat basis pendapatan kami yang semakin terdiversifikasi.”\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n   \n\n#cimbniaga #bank #octo #cimbniagasyariah", "post_id": "3886577598399125706_56622120775"}}, {"key": "lani_darmawan", "attributes": {"label": "lani_darmawan", "x": 251.88015689368137, "y": 289.12503995373726, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3886577598399125706_56622120775", "id": "lani_darmawan", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Jakarta-\n\n(“CIMB Niaga” atau “Bank”; IDX: BNGA) hari ini mengumumkan perolehan kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) untuk kuartal pertama tahun 2026 (“1Q26”), dengan laba sebelum pajak sebesar Rp2,3 triliun dan menghasilkan earnings per share Rp70,20.\n\nPresiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, “Kami bersyukur dapat memulai tahun 2026 dengan fondasi yang kuat, didorong oleh kinerja pendapatan yang baik, pertumbuhan fee-based income yang solid, dan fundamental bisnis yang sehat. Pertumbuhan pendapatan tetap terjaga stabil, didukung oleh strategi serta dedikasi seluruh karyawan kami dalam memberikan layanan optimal kepada seluruh nasabah dan stakeholders. Adapun perolehan positif ini didorong oleh pengelolaan biaya yang disiplin, serta pertumbuhan kredit yang selektif dengan dukungan pendanaan current account savings account (“CASA”) yang kuat dan mencapai rasio CASA tertinggi sebesar 73,9%, sehingga memperkuat kemampuan kami dalam menjaga margin. Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/“NPL”) di bawah rata-rata industri, dan biaya kredit (cost of credit/“CoC”) yang tetap terjaga di bawah 1%. Selain itu, bisnis wealth management kami dalam melayani nasabah Preferred dan Private Wealth juga terus menunjukkan kinerja yang baik, tercermin dari rata-rata assets under management per nasabah yang terus meningkat, sekaligus memperkuat basis pendapatan kami yang semakin terdiversifikasi.”\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n   \n\n#cimbniaga #bank #octo #cimbniagasyariah", "post_id": "3886577598399125706_56622120775"}}, {"key": "cimbniagasyariahplg", "attributes": {"label": "cimbniagasyariahplg", "x": 642.716554178669, "y": 469.49780717640175, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3886577598399125706_56622120775", "id": "cimbniagasyariahplg", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Jakarta-\n\n(“CIMB Niaga” atau “Bank”; IDX: BNGA) hari ini mengumumkan perolehan kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) untuk kuartal pertama tahun 2026 (“1Q26”), dengan laba sebelum pajak sebesar Rp2,3 triliun dan menghasilkan earnings per share Rp70,20.\n\nPresiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, “Kami bersyukur dapat memulai tahun 2026 dengan fondasi yang kuat, didorong oleh kinerja pendapatan yang baik, pertumbuhan fee-based income yang solid, dan fundamental bisnis yang sehat. Pertumbuhan pendapatan tetap terjaga stabil, didukung oleh strategi serta dedikasi seluruh karyawan kami dalam memberikan layanan optimal kepada seluruh nasabah dan stakeholders. Adapun perolehan positif ini didorong oleh pengelolaan biaya yang disiplin, serta pertumbuhan kredit yang selektif dengan dukungan pendanaan current account savings account (“CASA”) yang kuat dan mencapai rasio CASA tertinggi sebesar 73,9%, sehingga memperkuat kemampuan kami dalam menjaga margin. Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/“NPL”) di bawah rata-rata industri, dan biaya kredit (cost of credit/“CoC”) yang tetap terjaga di bawah 1%. Selain itu, bisnis wealth management kami dalam melayani nasabah Preferred dan Private Wealth juga terus menunjukkan kinerja yang baik, tercermin dari rata-rata assets under management per nasabah yang terus meningkat, sekaligus memperkuat basis pendapatan kami yang semakin terdiversifikasi.”\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n   \n\n#cimbniaga #bank #octo #cimbniagasyariah", "post_id": "3886577598399125706_56622120775"}}, {"key": "bank_indonesia_jakarta", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jakarta", "x": 650.5612765861847, "y": 809.3481865472694, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3886585633464824872_3483223332", "id": "bank_indonesia_jakarta", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, semua langkah besar selalu dimulai dari kebersamaan.\n\nMelalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI), sinergi antar pemangku kepentingan diperkuat untuk mendorong pembiayaan, investasi, dan realisasi proyek strategis.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dan Menko Bidang , Airlangga Hartarto, menyatukan visi untuk memperkuat mesin pertumbuhan domestik dan memastikan stabilitas intermediasi berjalan efektif. Saat pemerintah menyiapkan jalan, perbankan menyalurkan pembiayaan, dan dunia usaha melakukan ekspansi, dari situ optimisme kita tumbuh.\n\nSobat, siap #BeriMakna jadi bagian dari langkah besar ini?\n\n#diSetiapMaknalndonesia", "post_id": "3886585633464824872_3483223332"}}, {"key": "infobadung_id", "attributes": {"label": "infobadung_id", "x": 731.287346415314, "y": 245.3892039785015, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "infobadung_id", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "iwayanadiarnawa", "x": 869.2742666415786, "y": 177.69850818473432, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5609, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "iwayanadiarnawa", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "gus.bota", "attributes": {"label": "gus.bota", "x": 342.6724751651734, "y": 75.04064605160788, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5609, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "gus.bota", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "surya.suamba", "attributes": {"label": "surya.suamba", "x": 604.6887176003312, "y": 708.0070966056159, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5609, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "surya.suamba", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "pemkabbadung", "x": 739.162155819609, "y": 640.086276999724, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5609, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "pemkabbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "prokompimbadung", "x": 825.7722948508219, "y": 44.65282159960504, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5609, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "prokompimbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "kumparancom", "attributes": {"label": "kumparancom", "x": 880.0769055026246, "y": 255.91593034584704, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3888202324565477818_3286401357", "id": "kumparancom", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Mandiri (BMRI) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 44,47 triliun atau 79% dari laba bersih tahun buku 2025. Total dividen per saham (DPS) atas kinerja tahun 2025 tersebut mencapai Rp 476,95, yang jumlahnya sudah termasuk dividen interim yang telah dibayarkan kepada pemegang saham pada Januari 2026 lalu.\n\nSelain dividen rekor, RUPST juga menyetujui rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp 1,17 triliun dan melakukan penyegaran susunan pengurus perseroan. Langkah strategis ini diambil untuk menjaga kepercayaan investor serta memperkuat posisi Bank Mandiri () sebagai bagian dari ekosistem Danantara.\n\nCapaian ini setara dengan dividend yield sebesar 10,77%, didukung oleh kinerja fundamental yang solid dengan pertumbuhan kredit sebesar 13,4% YoY. Bank Mandiri berkomitmen terus memberikan nilai optimal bagi pemegang saham sekaligus menjadi mitra strategis dalam mengakselerasi ekonomi nasional.", "post_id": "3888202324565477818_3286401357"}}, {"key": "bankmandiri", "attributes": {"label": "bankmandiri", "x": 585.0586928965329, "y": 285.69429100436315, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3888202324565477818_3286401357", "id": "bankmandiri", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Mandiri (BMRI) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 44,47 triliun atau 79% dari laba bersih tahun buku 2025. Total dividen per saham (DPS) atas kinerja tahun 2025 tersebut mencapai Rp 476,95, yang jumlahnya sudah termasuk dividen interim yang telah dibayarkan kepada pemegang saham pada Januari 2026 lalu.\n\nSelain dividen rekor, RUPST juga menyetujui rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp 1,17 triliun dan melakukan penyegaran susunan pengurus perseroan. Langkah strategis ini diambil untuk menjaga kepercayaan investor serta memperkuat posisi Bank Mandiri () sebagai bagian dari ekosistem Danantara.\n\nCapaian ini setara dengan dividend yield sebesar 10,77%, didukung oleh kinerja fundamental yang solid dengan pertumbuhan kredit sebesar 13,4% YoY. Bank Mandiri berkomitmen terus memberikan nilai optimal bagi pemegang saham sekaligus menjadi mitra strategis dalam mengakselerasi ekonomi nasional.", "post_id": "3888202324565477818_3286401357"}}, {"key": "swamediainc", "attributes": {"label": "swamediainc", "x": 896.4757263578148, "y": 421.89540626575695, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.9877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3886513460226617227_282076797", "id": "swamediainc", "source": "instagram-000001", "content": "PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat laba bersih Rp15,4 triliun pada kuartal I/2026, tumbuh 16,6% YoY, dengan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp1.675 triliun (+21,1%). Kinerja ini didorong sinergi bisnis yang kuat, memberikan ruang bagi pertumbuhan berkelanjutan dan ketahanan menghadapi gejolak pasar.\n\nPenyaluran kredit mencapai Rp1.530 triliun (+17,4%) dengan CASA Rp1.201 triliun (+12,7%). Efisiensi meningkat (BOPO 58,0%), kualitas aset terjaga (NPL 0,98%), serta didukung permodalan kuat (CAR 19,7%) dan ROE 22,1%. Saham BMRI ditutup naik 1,73% ke Rp4.700.\n\nUntuk berita selengkapnya dan informasi bisnis lainnya, baca https://swagroup.id/bankmandiri-kuartal1\n\n………………………………………………………………………………………………\n\nUntuk Berita dan informasi ekonomi bisnis terkini, silakan kunjungi www.swa.co.id\n\nJangan lupa follow, like and tag  di IG, Tiktok, Linkedin, X, dan Youtube\n\n#BankMandiri\n#SWAMediaInc\n#SWAOnline\n#BacaSWAaja", "post_id": "3886513460226617227_282076797"}}, {"key": "sumsel.media5", "attributes": {"label": "sumsel.media5", "x": 477.4382401483993, "y": 414.33199725600747, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634455521583582484", "id": "sumsel.media5", "source": "tiktok-000001", "content": "CIMB Niaga Pertahankan Kinerja Positif Pada Kuartal Pertama 2026 Raih laba sebelum pajak konsolidasi sebesar Rp2,3 triliun; total kredit/pembiayaan naik 2,2% Y-o-Y menjadi Rp235,1 triliun; CASA meningkat 12,2% YoY menjadi Rp192,3 triliun SumselMedia.Com, Jakarta- (“CIMB Niaga” atau “Bank”; IDX: BNGA) hari ini mengumumkan perolehan kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) untuk kuartal pertama tahun 2026 (“1Q26”), dengan laba sebelum pajak sebesar Rp2,3 triliun dan menghasilkan earnings per share Rp70,20. Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, “Kami bersyukur dapat memulai tahun 2026 dengan fondasi yang kuat, didorong oleh kinerja pendapatan yang baik, pertumbuhan fee-based income yang solid, dan fundamental bisnis yang sehat. Pertumbuhan pendapatan tetap terjaga stabil, didukung oleh strategi serta dedikasi seluruh karyawan kami dalam memberikan layanan optimal kepada seluruh nasabah dan stakeholders. Adapun perolehan positif ini didorong oleh pengelolaan biaya yang disiplin, serta pertumbuhan kredit yang selektif dengan dukungan pendanaan current account savings account (“CASA”) yang kuat dan mencapai rasio CASA tertinggi sebesar 73,9%, sehingga memperkuat kemampuan kami dalam menjaga margin. Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/“NPL”) di bawah rata-rata industri, dan biaya kredit (cost of credit/“CoC”) yang tetap terjaga di bawah 1%. Selain itu, bisnis wealth management kami dalam melayani nasabah Preferred dan Private Wealth juga terus menunjukkan kinerja yang baik, tercermin dari rata-rata assets under management per nasabah yang terus meningkat, sekaligus memperkuat basis pendapatan kami yang semakin terdiversifikasi.” “Ke depan, dengan kinerja imbal hasil yang tetap terjaga dan permodalan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan di masa mendatang, kami akan terus memprioritaskan pertumbuhan fee-based income untuk memperkuat pendapatan inti, sekaligus menjaga margin yang baik melalui penguatan basis CASA dan pendanaan yang disiplin. Pertumbuhan kredit akan dilakukan secara pruden, dengan tetap menempatkan kualitas aset dan ketahanan portofolio sebagai fokus utama. Seluruh langkah ini selaras dengan strategi Forward30 serta purpose kami, yaitu Advancing Customers and Society, untuk terus mendukung nasabah dan masyarakat Indonesia dalam mewujudkan mimpi dan aspirasi mereka. Hasil yang baik pada kuartal ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mempercepat berbagai inisiatif strategis, menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, serta berkontribusi nyata terhadap ketahanan ekonomi Indonesia,” tambah Lani. Selengkapnya di www.sumselmedia.com   #cimbniaga #kinerja2026 #bank #octopay #sumselmedia", "post_id": "7634455521583582484"}}, {"key": "cimb.niaga", "attributes": {"label": "cimb.niaga", "x": 656.1258955028916, "y": 201.61627162734396, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634455521583582484", "id": "cimb.niaga", "source": "tiktok-000001", "content": "CIMB Niaga Pertahankan Kinerja Positif Pada Kuartal Pertama 2026 Raih laba sebelum pajak konsolidasi sebesar Rp2,3 triliun; total kredit/pembiayaan naik 2,2% Y-o-Y menjadi Rp235,1 triliun; CASA meningkat 12,2% YoY menjadi Rp192,3 triliun SumselMedia.Com, Jakarta- (“CIMB Niaga” atau “Bank”; IDX: BNGA) hari ini mengumumkan perolehan kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) untuk kuartal pertama tahun 2026 (“1Q26”), dengan laba sebelum pajak sebesar Rp2,3 triliun dan menghasilkan earnings per share Rp70,20. Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, “Kami bersyukur dapat memulai tahun 2026 dengan fondasi yang kuat, didorong oleh kinerja pendapatan yang baik, pertumbuhan fee-based income yang solid, dan fundamental bisnis yang sehat. Pertumbuhan pendapatan tetap terjaga stabil, didukung oleh strategi serta dedikasi seluruh karyawan kami dalam memberikan layanan optimal kepada seluruh nasabah dan stakeholders. Adapun perolehan positif ini didorong oleh pengelolaan biaya yang disiplin, serta pertumbuhan kredit yang selektif dengan dukungan pendanaan current account savings account (“CASA”) yang kuat dan mencapai rasio CASA tertinggi sebesar 73,9%, sehingga memperkuat kemampuan kami dalam menjaga margin. Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/“NPL”) di bawah rata-rata industri, dan biaya kredit (cost of credit/“CoC”) yang tetap terjaga di bawah 1%. Selain itu, bisnis wealth management kami dalam melayani nasabah Preferred dan Private Wealth juga terus menunjukkan kinerja yang baik, tercermin dari rata-rata assets under management per nasabah yang terus meningkat, sekaligus memperkuat basis pendapatan kami yang semakin terdiversifikasi.” “Ke depan, dengan kinerja imbal hasil yang tetap terjaga dan permodalan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan di masa mendatang, kami akan terus memprioritaskan pertumbuhan fee-based income untuk memperkuat pendapatan inti, sekaligus menjaga margin yang baik melalui penguatan basis CASA dan pendanaan yang disiplin. Pertumbuhan kredit akan dilakukan secara pruden, dengan tetap menempatkan kualitas aset dan ketahanan portofolio sebagai fokus utama. Seluruh langkah ini selaras dengan strategi Forward30 serta purpose kami, yaitu Advancing Customers and Society, untuk terus mendukung nasabah dan masyarakat Indonesia dalam mewujudkan mimpi dan aspirasi mereka. Hasil yang baik pada kuartal ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mempercepat berbagai inisiatif strategis, menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, serta berkontribusi nyata terhadap ketahanan ekonomi Indonesia,” tambah Lani. Selengkapnya di www.sumselmedia.com   #cimbniaga #kinerja2026 #bank #octopay #sumselmedia", "post_id": "7634455521583582484"}}, {"key": "intinews.co", "attributes": {"label": "intinews.co", "x": 785.5023952283509, "y": 913.8056118650721, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7609236983004646676", "id": "intinews.co", "source": "tiktok-000001", "content": "PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung atau Bank Sumsel Babel menyepakati pembagian dividen sebesar Rp302,9 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 yang digelar di Palembang, Kamis (12/2/2026). Keputusan tersebut mencerminkan kinerja keuangan perseroan yang terus menunjukkan pertumbuhan positif dan berkelanjutan. Pembagian dividen itu diambil dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp504,9 miliar, meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp475,80 miliar. Kenaikan laba ini menegaskan konsistensi Bank Sumsel Babel dalam menjaga kinerja di tengah dinamika ekonomi nasional maupun regional. Struktur kepemilikan Bank Sumsel Babel terdiri atas Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan Pemerintah Kota di wilayah Sumatera Selatan serta Kepulauan Bangka Belitung. Dengan demikian, pembagian dividen tersebut turut berkontribusi langsung terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) masing-masing pemegang saham. Dalam RUPS yang dihadiri seluruh pemegang saham, manajemen juga memaparkan capaian kinerja keuangan yang tetap solid. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/KPMM) tercatat sebesar 23,68 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) net berada pada level rendah 0,72 persen, mencerminkan kualitas aset yang terjaga dengan baik. Dari sisi intermediasi, Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di angka 84,32 persen, menunjukkan fungsi penyaluran kredit berjalan optimal dengan likuiditas yang tetap terkelola. Profitabilitas juga terjaga, tercermin dari Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,38 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 10,55 persen. Atas kinerja dan tata kelola yang dinilai baik, Bank Sumsel Babel memperoleh peringkat idA+/Stable dari PT Pemeringkat Efek Indonesia untuk periode 1 Oktober 2025 hingga 1 Oktober 2026. Peringkat tersebut menunjukkan kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang dengan risiko relatif rendah. Tak hanya fokus pada aspek finansial, Bank Sumsel Babel juga aktif menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Di antaranya melalui Program Pasar Murah di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung untuk membantu pengendalian inflasi, serta Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keputusan pembagian dividen ini menegaskan komitmen Bank Sumsel Babel dalam memberikan nilai tambah optimal kepada pemegang saham sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi regional", "post_id": "7609236983004646676"}}, {"key": "banksumselbabeloffical", "attributes": {"label": "banksumselbabeloffical", "x": 196.3964829745164, "y": 901.203700765343, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5251, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7609236983004646676", "id": "banksumselbabeloffical", "source": "tiktok-000001", "content": "PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung atau Bank Sumsel Babel menyepakati pembagian dividen sebesar Rp302,9 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 yang digelar di Palembang, Kamis (12/2/2026). Keputusan tersebut mencerminkan kinerja keuangan perseroan yang terus menunjukkan pertumbuhan positif dan berkelanjutan. Pembagian dividen itu diambil dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp504,9 miliar, meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp475,80 miliar. Kenaikan laba ini menegaskan konsistensi Bank Sumsel Babel dalam menjaga kinerja di tengah dinamika ekonomi nasional maupun regional. Struktur kepemilikan Bank Sumsel Babel terdiri atas Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan Pemerintah Kota di wilayah Sumatera Selatan serta Kepulauan Bangka Belitung. Dengan demikian, pembagian dividen tersebut turut berkontribusi langsung terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) masing-masing pemegang saham. Dalam RUPS yang dihadiri seluruh pemegang saham, manajemen juga memaparkan capaian kinerja keuangan yang tetap solid. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/KPMM) tercatat sebesar 23,68 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) net berada pada level rendah 0,72 persen, mencerminkan kualitas aset yang terjaga dengan baik. Dari sisi intermediasi, Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di angka 84,32 persen, menunjukkan fungsi penyaluran kredit berjalan optimal dengan likuiditas yang tetap terkelola. Profitabilitas juga terjaga, tercermin dari Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,38 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 10,55 persen. Atas kinerja dan tata kelola yang dinilai baik, Bank Sumsel Babel memperoleh peringkat idA+/Stable dari PT Pemeringkat Efek Indonesia untuk periode 1 Oktober 2025 hingga 1 Oktober 2026. Peringkat tersebut menunjukkan kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang dengan risiko relatif rendah. Tak hanya fokus pada aspek finansial, Bank Sumsel Babel juga aktif menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Di antaranya melalui Program Pasar Murah di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung untuk membantu pengendalian inflasi, serta Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keputusan pembagian dividen ini menegaskan komitmen Bank Sumsel Babel dalam memberikan nilai tambah optimal kepada pemegang saham sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi regional", "post_id": "7609236983004646676"}}, {"key": "penarafflesiatv", "attributes": {"label": "penarafflesiatv", "x": 75.88039290567627, "y": 753.9975574284815, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7600793558987181319", "id": "penarafflesiatv", "source": "tiktok-000001", "content": "Ditengah tekanan ekonomi global dan tantangan penguatan permodalan industri perbankan, PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu (Bank Bengkulu) berhasil menunjukkan kinerja yang tetap solid dan berkelanjutan.  Capaian positif tersebut ditegaskan langsung oleh Pelaksana Tugas (plt) Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang digelar di Aula H. Mochtar Azehari, Graha Bank Bengkulu, Rabu (28/1). Iswahyudi mengungkapkan bahwa sepanjang tahun buku 2025, Bank Bengkulu mampu mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 8,06 persen dengan total aset mencapai Rp11,190 triliun. Capaian ini, menurutnya, merupakan hasil dari penguatan fundamental bisnis serta konsistensi bank dalam menjalankan transformasi secara bertahap dan terukur. “Pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap Bank Bengkulu, sekaligus menjadi bukti bahwa strategi bisnis yang kami jalankan berada di jalur yang tepat,” ujar Iswahyudi. Dari sisi intermediasi, Iswahyudi menjelaskan bahwa penyaluran kredit meningkat 5,45 persen menjadi Rp7,816 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 2,52 persen dengan total mencapai Rp8,205 triliun. Kinerja tersebut berdampak langsung pada peningkatan profitabilitas bank. “Bank Bengkulu membukukan laba setelah pajak sebesar Rp135,146 miliar, tumbuh signifikan 34,70 persen dibandingkan tahun 2024. Ini menjadi indikator kuat bahwa kinerja operasional dan efisiensi bank terus membaik,” tegasnya. Lebih lanjut, Iswahyudi menambahkan bahwa rasio keuangan Bank Bengkulu tetap berada pada kondisi sehat, dengan ROA sebesar 1,64 persen, ROE 9,51 persen, serta CAR mencapai 25,11 persen. Posisi modal inti per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp1,453 triliun, yang dinilai sangat memadai untuk mendukung ekspansi bisnis secara pruden dan berkelanjutan. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan apresiasi atas kinerja manajemen Bank Bengkulu di bawah kepemimpinan Iswahyudi. Ia berharap Bank Bengkulu semakin berperan dalam memperkuat fiskal daerah dan mendorong pembangunan ekonomi Bengkulu. Sementara itu, Iswahyudi menegaskan bahwa ke depan dukungan terhadap sektor produktif, khususnya UMKM, akan terus menjadi prioritas utama. Bank Bengkulu juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab tantangan digitalisasi serta ketidakpastian ekonomi global. “Kami berkomitmen menjadikan Bank Bengkulu sebagai bank daerah yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing, sekaligus mitra strategis pembangunan ekonomi Bengkulu,” pungkas Iswahyudi.  #bankbengkulu #bengkulu #rups", "post_id": "7600793558987181319"}}, {"key": "iswahyudi.bankbengkulu", "attributes": {"label": "iswahyudi.bankbengkulu", "x": 635.4204050054868, "y": 891.0496629474104, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7600793558987181319", "id": "iswahyudi.bankbengkulu", "source": "tiktok-000001", "content": "Ditengah tekanan ekonomi global dan tantangan penguatan permodalan industri perbankan, PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu (Bank Bengkulu) berhasil menunjukkan kinerja yang tetap solid dan berkelanjutan.  Capaian positif tersebut ditegaskan langsung oleh Pelaksana Tugas (plt) Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang digelar di Aula H. Mochtar Azehari, Graha Bank Bengkulu, Rabu (28/1). Iswahyudi mengungkapkan bahwa sepanjang tahun buku 2025, Bank Bengkulu mampu mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 8,06 persen dengan total aset mencapai Rp11,190 triliun. Capaian ini, menurutnya, merupakan hasil dari penguatan fundamental bisnis serta konsistensi bank dalam menjalankan transformasi secara bertahap dan terukur. “Pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap Bank Bengkulu, sekaligus menjadi bukti bahwa strategi bisnis yang kami jalankan berada di jalur yang tepat,” ujar Iswahyudi. Dari sisi intermediasi, Iswahyudi menjelaskan bahwa penyaluran kredit meningkat 5,45 persen menjadi Rp7,816 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 2,52 persen dengan total mencapai Rp8,205 triliun. Kinerja tersebut berdampak langsung pada peningkatan profitabilitas bank. “Bank Bengkulu membukukan laba setelah pajak sebesar Rp135,146 miliar, tumbuh signifikan 34,70 persen dibandingkan tahun 2024. Ini menjadi indikator kuat bahwa kinerja operasional dan efisiensi bank terus membaik,” tegasnya. Lebih lanjut, Iswahyudi menambahkan bahwa rasio keuangan Bank Bengkulu tetap berada pada kondisi sehat, dengan ROA sebesar 1,64 persen, ROE 9,51 persen, serta CAR mencapai 25,11 persen. Posisi modal inti per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp1,453 triliun, yang dinilai sangat memadai untuk mendukung ekspansi bisnis secara pruden dan berkelanjutan. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan apresiasi atas kinerja manajemen Bank Bengkulu di bawah kepemimpinan Iswahyudi. Ia berharap Bank Bengkulu semakin berperan dalam memperkuat fiskal daerah dan mendorong pembangunan ekonomi Bengkulu. Sementara itu, Iswahyudi menegaskan bahwa ke depan dukungan terhadap sektor produktif, khususnya UMKM, akan terus menjadi prioritas utama. Bank Bengkulu juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab tantangan digitalisasi serta ketidakpastian ekonomi global. “Kami berkomitmen menjadikan Bank Bengkulu sebagai bank daerah yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing, sekaligus mitra strategis pembangunan ekonomi Bengkulu,” pungkas Iswahyudi.  #bankbengkulu #bengkulu #rups", "post_id": "7600793558987181319"}}, {"key": "amingandul06", "attributes": {"label": "amingandul06", "x": 934.902784285014, "y": 386.7704272952636, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635760900976151829", "id": "amingandul06", "source": "tiktok-000001", "content": "Uang, ekonomi & inflasi indonesia Secara umum, pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia (BI) tidak menganut orientasi mencetak uang tanpa jaminan (balance). Kebijakan moneter kita sangat menjaga keseimbangan antara jumlah uang beredar dengan ketersediaan barang dan jasa agar tidak terjadi inflasi yang merusak daya beli masyarakat. Namun, ada beberapa konteks penting di mana \"pencetakan uang\" (dalam arti luas) dilakukan dengan strategi tertentu: 1. Mekanisme Burden Sharing (Berbagi Beban) Saat pandemi COVID-19, pemerintah dan BI menjalankan skema yang mirip dengan \"cetak uang\" untuk membiayai APBN, yang disebut Burden Sharing. Cara kerja: BI membeli obligasi pemerintah (SBN) secara langsung di pasar perdana. Tujuan: Membiayai belanja kesehatan dan bansos tanpa harus bergantung sepenuhnya pada utang luar negeri dengan bunga tinggi. Risiko: Jika dilakukan tanpa perhitungan pertumbuhan ekonomi riil, ini bisa memicu inflasi tinggi. Karena itu, skema ini bersifat sementara dan dipantau ketat. 2. Teori MMT (Modern Monetary Theory) Beberapa pihak sering mengusulkan agar Indonesia menggunakan MMT. Teori ini berargumen bahwa negara yang memiliki kedaulatan atas mata uangnya sendiri (seperti Rupiah) tidak perlu takut mencetak uang untuk membiayai pembangunan, selama kapasitas produksi nasional (seperti infrastruktur dan tenaga kerja) masih bisa menyerap uang tersebut tanpa memicu inflasi. Kenyataannya: Pemerintah Indonesia tetap bersikap konservatif dan tidak sepenuhnya menerapkan MMT karena risiko pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. 3. Risiko Jika \"Tanpa Balance\" Jika pemerintah mencetak uang hanya untuk membayar utang atau membagikannya tanpa adanya peningkatan produktivitas (pertumbuhan ekonomi), dampaknya akan sangat buruk: Hiperinflasi: Harga barang melonjak karena terlalu banyak uang mengejar barang yang jumlahnya sedikit (contoh ekstrem: Zimbabwe atau Venezuela). Kehilangan Kepercayaan: Masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada Rupiah dan beralih ke aset lain seperti emas atau mata uang asing, yang akan membuat Rupiah tidak bernilai. Nilai Tukar Anjlok: Uang yang beredar terlalu banyak akan membuat nilai tukar kita jatuh, sehingga harga barang impor (termasuk bahan baku industri) menjadi sangat mahal. Kesimpulan Orientasi Indonesia saat ini tetap pada stabilitas harga. Bank Indonesia biasanya hanya menambah jumlah uang beredar (likuiditas) sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi tahunan (sekitar 5%). Tujuannya adalah untuk memastikan ekonomi tetap berputar tanpa membuat harga-harga di pasar menjadi tidak terkendali. Intinya: Mencetak uang adalah alat, bukan solusi ajaib. Jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang nyata (produksi barang/jasa), uang tersebut hanya akan menjadi kertas yang kehilangan nilainya. #", "post_id": "7635760900976151829"}}, {"key": "amingandul", "attributes": {"label": "amingandul", "x": 520.1090484641596, "y": 209.7034895967974, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635760900976151829", "id": "amingandul", "source": "tiktok-000001", "content": "Uang, ekonomi & inflasi indonesia Secara umum, pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia (BI) tidak menganut orientasi mencetak uang tanpa jaminan (balance). Kebijakan moneter kita sangat menjaga keseimbangan antara jumlah uang beredar dengan ketersediaan barang dan jasa agar tidak terjadi inflasi yang merusak daya beli masyarakat. Namun, ada beberapa konteks penting di mana \"pencetakan uang\" (dalam arti luas) dilakukan dengan strategi tertentu: 1. Mekanisme Burden Sharing (Berbagi Beban) Saat pandemi COVID-19, pemerintah dan BI menjalankan skema yang mirip dengan \"cetak uang\" untuk membiayai APBN, yang disebut Burden Sharing. Cara kerja: BI membeli obligasi pemerintah (SBN) secara langsung di pasar perdana. Tujuan: Membiayai belanja kesehatan dan bansos tanpa harus bergantung sepenuhnya pada utang luar negeri dengan bunga tinggi. Risiko: Jika dilakukan tanpa perhitungan pertumbuhan ekonomi riil, ini bisa memicu inflasi tinggi. Karena itu, skema ini bersifat sementara dan dipantau ketat. 2. Teori MMT (Modern Monetary Theory) Beberapa pihak sering mengusulkan agar Indonesia menggunakan MMT. Teori ini berargumen bahwa negara yang memiliki kedaulatan atas mata uangnya sendiri (seperti Rupiah) tidak perlu takut mencetak uang untuk membiayai pembangunan, selama kapasitas produksi nasional (seperti infrastruktur dan tenaga kerja) masih bisa menyerap uang tersebut tanpa memicu inflasi. Kenyataannya: Pemerintah Indonesia tetap bersikap konservatif dan tidak sepenuhnya menerapkan MMT karena risiko pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. 3. Risiko Jika \"Tanpa Balance\" Jika pemerintah mencetak uang hanya untuk membayar utang atau membagikannya tanpa adanya peningkatan produktivitas (pertumbuhan ekonomi), dampaknya akan sangat buruk: Hiperinflasi: Harga barang melonjak karena terlalu banyak uang mengejar barang yang jumlahnya sedikit (contoh ekstrem: Zimbabwe atau Venezuela). Kehilangan Kepercayaan: Masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada Rupiah dan beralih ke aset lain seperti emas atau mata uang asing, yang akan membuat Rupiah tidak bernilai. Nilai Tukar Anjlok: Uang yang beredar terlalu banyak akan membuat nilai tukar kita jatuh, sehingga harga barang impor (termasuk bahan baku industri) menjadi sangat mahal. Kesimpulan Orientasi Indonesia saat ini tetap pada stabilitas harga. Bank Indonesia biasanya hanya menambah jumlah uang beredar (likuiditas) sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi tahunan (sekitar 5%). Tujuannya adalah untuk memastikan ekonomi tetap berputar tanpa membuat harga-harga di pasar menjadi tidak terkendali. Intinya: Mencetak uang adalah alat, bukan solusi ajaib. Jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang nyata (produksi barang/jasa), uang tersebut hanya akan menjadi kertas yang kehilangan nilainya. #", "post_id": "7635760900976151829"}}, {"key": "sumsel.terciduk", "attributes": {"label": "sumsel.terciduk", "x": 260.56522501608293, "y": 616.0440092305888, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7497259475947031863", "id": "sumsel.terciduk", "source": "tiktok-000001", "content": "Seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, menarik kembali jaminan yang telah dia serahkan untuk pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua. Langkah ini diambil setelah dirinya merasa kecewa dengan pelayanan dan komunikasi yang tidak memadai dari pihak bank, yang membuat proses pengajuan KUR berjalan lambat dan tanpa kejelasan. E, wanita yang telah mengajukan pinjaman KUR sejak tahun 2022, mengungkapkan bahwa dirinya telah melunasi pinjaman sebelumnya pada bulan Agustus 2024. Setelah melunasi pinjaman tersebut, E segera mengajukan permohonan pinjaman KUR kembali untuk mendukung usaha yang dikelolanya. Namun, meskipun sudah menunggu hampir setahun, hingga Maret 2025, tidak ada keputusan yang jelas dari pihak Bank Sumsel Babel terkait pengajuan yang dia ajukan. “Sudah hampir tujuh bulan sejak pengajuan saya, tapi tidak ada keputusan apakah pengajuan saya disetujui atau tidak. Saya merasa sangat kesal dan kecewa dengan pelayanan yang tidak memadai. Seharusnya, KUR ini dirancang untuk membantu masyarakat kecil, bukan malah membuat kami menunggu tanpa kepastian,” ujar E dengan nada kecewa. E menambahkan bahwa meskipun sudah mengikuti seluruh prosedur yang ditetapkan oleh Bank Sumsel Babel, mulai dari pengisian formulir hingga penyerahan dokumen persyaratan, pihak bank tidak memberikan kejelasan mengenai status pengajuannya. Hal ini membuatnya merasa frustasi, apalagi mengingat ia sudah melunasi pinjaman sebelumnya sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai Solusi Pembiayaan untuk UMKM, Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk memberikan kemudahan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program ini diharapkan dapat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan mendukung pengembangan usaha-usaha kecil di seluruh Indonesia. Melalui program ini, para pelaku usaha yang kesulitan mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan komersial diharapkan dapat memperoleh dukungan finansial untuk mengembangkan usahanya. Sementara itu saat dikonfirmasi oleh pihak media terkait hal ini Pemimpin Cabang Bank Sumsel Babel Muaradua  Wahyu Apriludin melalui Wakil Pimpinan Cabang Bank Sumsel Babel Muaradua Fadhil Saidiladna Tanrir, mengaku tidak bersedia memberikan jawaban,menurutnya awak media terlebih harus mengajukan surat pengajuan untuk mewawancara. “Saya tidak bersedia memberikan jawaban,untuk wawancara, media harus mengajukan surat pengajuan wawancara. Terserah kalau berita ini mau diviralkan, jika ada komplain silahkan ajukan surat ke Banksumsel Babel,” ucapnya sumber : https://sinerginkri.com/calon-nasabah-tarik-kembali-jaminan-kur-pelayanan-bank-sumsel-babel-cabang-muaradua-dipertanyakan/", "post_id": "7497259475947031863"}}, {"key": "harianbhirawachannel", "attributes": {"label": "harianbhirawachannel", "x": 514.8381734061896, "y": 958.9265181091778, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7633289446602984721", "id": "harianbhirawachannel", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Jatim kembali mencatat prestasi. Direktur Utama Winardi Legowo meraih penghargaan Tokoh Transformasi Perbankan Daerah dari PWI Jawa Timur atas inovasi dan digitalisasi layanan yang mendorong pertumbuhan bisnis serta ekonomi daerah. Baca berita selengkapnya dalam “Sukses Lakukan Transformasi Perbankan, Dirut Bank Jatim Raih Penghargaan dari PWI Jawa Timur” di Bhirawa Online www.harianbhirawa.co.id atau klik tautan di profil  #BeritaTerkini #BankJatim #TransformasiDigital #HarianBhirawa #BhirawaOnline", "post_id": "7633289446602984721"}}, {"key": "harianbhirawa", "attributes": {"label": "harianbhirawa", "x": 339.367048721002, "y": 243.16668276108865, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633289446602984721", "id": "harianbhirawa", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Jatim kembali mencatat prestasi. Direktur Utama Winardi Legowo meraih penghargaan Tokoh Transformasi Perbankan Daerah dari PWI Jawa Timur atas inovasi dan digitalisasi layanan yang mendorong pertumbuhan bisnis serta ekonomi daerah. Baca berita selengkapnya dalam “Sukses Lakukan Transformasi Perbankan, Dirut Bank Jatim Raih Penghargaan dari PWI Jawa Timur” di Bhirawa Online www.harianbhirawa.co.id atau klik tautan di profil  #BeritaTerkini #BankJatim #TransformasiDigital #HarianBhirawa #BhirawaOnline", "post_id": "7633289446602984721"}}, {"key": "tumbuhkaya.id", "attributes": {"label": "tumbuhkaya.id", "x": 865.426999712953, "y": 243.8707680703448, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.9877, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7632114995857198343", "id": "tumbuhkaya.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Dapet predikat Investment Grade (BBB) dari Fitch, tapi kok outlook saham $BBNI malah negatif? Bahaya nggak nih? 😱🏦 Tenang dulu, jangan gampang panik! Ternyata outlook negatif ini cuma \"ngekor\" status sovereign (negara) Indonesia saat ini aja. Kalau dibedah secara fundamental individu, kondisi $BBNI aslinya super sehat, lho! Fitch nyatet kalau rasio kredit macet (NPL) mereka sukses turun ke level 1,9%, plus pertumbuhan kreditnya melesat kencang nyaris 16%. Mau informasi lebih lengkap & insight harian? Follow  di Instagram! #SahamBBNI #EmitenBank #FitchRatings #InvestasiSaham #TumbuhKaya", "post_id": "7632114995857198343"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 459.2365072508733, "y": 340.45766786845036, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "432781620563594_1456583289598821", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Ada potensi risiko terhadap proyeksi kinerja emiten perbankan dan konsumer di tengah tren kenaikan harga minyak global yang bertahan lebih lama (higher-for-longer).\n\nBerdasarkan estimasi konsensus analis, median pertumbuhan laba bersih bank-bank besar (Big 4) diperkirakan masih berada di kisaran 5 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) pada 2026. \n\nSementara itu, sejumlah emiten sektor konsumer diperkirakan mencatatkan pertumbuhan laba lebih tinggi, yakni sekitar 10 persen YoY.\n\nNamun demikian, Stockbit pada Kamis (30/4/2026) menilai proyeksi konsensus tersebut masih menyimpan potensi risiko penurunan (downside risk) yang belum sepenuhnya tercermin, terutama jika harga minyak global bertahan di level tinggi dalam periode yang lebih panjang.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/skenario-minyak-mahal-berlarut-ekspektasi-laba-emiten-besar-tertekan\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "432781620563594_1456583289598821"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 66.15404869087004, "y": 533.348166122453, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 134.5907, "in_degree": 0, "out_degree": 35, "degree": 35}, "_id": "sv2PiT4IJ3g", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MARKET HIGHLIGHTS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "sv2PiT4IJ3g"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 127.02941050693161, "y": 772.8153455314269, "size": 9.3, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.9929, "eigenvector": 70.6517, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "sv2PiT4IJ3g", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MARKET HIGHLIGHTS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "sv2PiT4IJ3g"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 982.4574143911989, "y": 821.0183908558391, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.1769, "eigenvector": 134.5907, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "sv2PiT4IJ3g", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MARKET HIGHLIGHTS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "sv2PiT4IJ3g"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 939.325777507516, "y": 929.3012103385217, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.1769, "eigenvector": 134.5907, "in_degree": 16, "out_degree": 0, "degree": 16}, "_id": "sv2PiT4IJ3g", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MARKET HIGHLIGHTS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "sv2PiT4IJ3g"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 939.7707369098778, "y": 114.71359226804057, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.1769, "eigenvector": 134.5907, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "sv2PiT4IJ3g", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MARKET HIGHLIGHTS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "sv2PiT4IJ3g"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 149.20842628933818, "y": 516.4893971979964, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.1769, "eigenvector": 134.5907, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "sv2PiT4IJ3g", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MARKET HIGHLIGHTS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "sv2PiT4IJ3g"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 913.1281109784926, "y": 34.121054842163105, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.1769, "eigenvector": 134.5907, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "sv2PiT4IJ3g", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MARKET HIGHLIGHTS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "sv2PiT4IJ3g"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 72.8102048061574, "y": 959.9050809357336, "size": 13.86, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 121.8029, "in_degree": 0, "out_degree": 18, "degree": 18}, "_id": "MYNFgKF9ZEk", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi Mulai Terlihat, Kredit Perbankan Jadi Sorotan | MILENOMICS\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong pertumbuhan, termasuk kredit perbankan yang menjadi salah satu indikator utama aktivitas ekonomi. Pengamat ekonomi yang juga Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa tanda-tanda perlambatan sudah mulai muncul sejak awal tahun, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 yang berada di level 9,49 persen. Menurutnya, meski masih menunjukkan pertumbuhan, arah perlambatan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada daya dorong ekonomi secara keseluruhan apabila tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor penopang lainnya.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "MYNFgKF9ZEk"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "attributes": {"label": "@KompasTVSukabumi", "x": 917.4696747458744, "y": 520.4020744528145, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2AxjBhgA7oc", "id": "@KompasTVSukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "2AxjBhgA7oc"}}, {"key": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "ktvsukabumi", "x": 911.8829258692881, "y": 310.90217124359344, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2AxjBhgA7oc", "id": "ktvsukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "2AxjBhgA7oc"}}, {"key": "@ETNow", "attributes": {"label": "@ETNow", "x": 815.3394644036048, "y": 76.2404728935554, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "iQ4iFcwgAcY", "id": "@ETNow", "source": "youtube-000001", "content": "Hasil Kuartal ke-4 ESAF Small Finance Bank: Pertumbuhan Kuat, Pemulihan Lembaga Keuangan Mikro di...\n\nHasil Keuangan Kuartal ke-4 ESAF Small Finance Bank: Pertumbuhan Kuat, Pemulihan MFI di Depan Mata? | Berita Bisnis | ET Now\n\nESAF Small Finance Bank melaporkan kinerja yang solid dengan pertumbuhan pinjaman sebesar 19% dan peningkatan kualitas aset.\n\nDalam interaksi eksklusif ini, MD & CEO K. Paul Thomas menguraikan:\n\nPertumbuhan kuat dalam portofolio pinjaman yang dijamin (sekarang 61%)\nBasis simpanan yang didorong oleh ritel mendukung pendanaan\nNIM di 7,3% dan prospek ke depan\nSegmen MFI menunjukkan tren pemulihan yang jelas\nBiaya kredit menurun dengan peningkatan efisiensi penagihan\n\nApa artinya ini bagi lintasan pertumbuhan ESAF dan sektor perbankan keuangan mikro yang lebih luas?\n\n#esafbank #bankingstocks #q4results #stockmarketindia #smallfinancebank #earnings #investingindia #marketnews #bankingsector\n\nKendalikan uang Anda dengan Economic Times sekarang.\n\n#etnow #beritabisnis #anggaran2026bersamaetnow\n\nSaluran YouTube -    /   \n\nBerlangganan ET Now untuk mendapatkan pembaruan terbaru tentang berita pasar saham, berita bisnis, berita perusahaan, IPO & lainnya | https://bit.ly/SubscribeToETNow\n\nBerlangganan Sekarang ke Saluran Jaringan Kami :-\nET Now Swadesh:    / etnowswadesh  \nTimes Now: http://goo.gl/U9ibPb\n\nTautan Media Sosial :-\nTwitter - http://goo.gl/hA0vDt\nFacebook - http://goo.gl/5Lr4mC\n\nSitus web - https://www.etnownews.com\nUnduh Aplikasi kami untuk Berita Terkini: https://tinyurl.com/4y6e3u2e\n\nIkuti kami di Google News untuk pembaruan terbaru\nET Now: https://news.google.com/publications/...\nTimes Now Navbharat: https://bit.ly/3zDaKJo \nTimes Now : https://bit.ly/3CyrrYg\nZoom: https://bit.ly/3CEK0dv", "post_id": "iQ4iFcwgAcY"}}, {"key": "etnow", "attributes": {"label": "etnow", "x": 258.455289785417, "y": 712.7579392732845, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "iQ4iFcwgAcY", "id": "etnow", "source": "youtube-000001", "content": "Hasil Kuartal ke-4 ESAF Small Finance Bank: Pertumbuhan Kuat, Pemulihan Lembaga Keuangan Mikro di...\n\nHasil Keuangan Kuartal ke-4 ESAF Small Finance Bank: Pertumbuhan Kuat, Pemulihan MFI di Depan Mata? | Berita Bisnis | ET Now\n\nESAF Small Finance Bank melaporkan kinerja yang solid dengan pertumbuhan pinjaman sebesar 19% dan peningkatan kualitas aset.\n\nDalam interaksi eksklusif ini, MD & CEO K. Paul Thomas menguraikan:\n\nPertumbuhan kuat dalam portofolio pinjaman yang dijamin (sekarang 61%)\nBasis simpanan yang didorong oleh ritel mendukung pendanaan\nNIM di 7,3% dan prospek ke depan\nSegmen MFI menunjukkan tren pemulihan yang jelas\nBiaya kredit menurun dengan peningkatan efisiensi penagihan\n\nApa artinya ini bagi lintasan pertumbuhan ESAF dan sektor perbankan keuangan mikro yang lebih luas?\n\n#esafbank #bankingstocks #q4results #stockmarketindia #smallfinancebank #earnings #investingindia #marketnews #bankingsector\n\nKendalikan uang Anda dengan Economic Times sekarang.\n\n#etnow #beritabisnis #anggaran2026bersamaetnow\n\nSaluran YouTube -    /   \n\nBerlangganan ET Now untuk mendapatkan pembaruan terbaru tentang berita pasar saham, berita bisnis, berita perusahaan, IPO & lainnya | https://bit.ly/SubscribeToETNow\n\nBerlangganan Sekarang ke Saluran Jaringan Kami :-\nET Now Swadesh:    / etnowswadesh  \nTimes Now: http://goo.gl/U9ibPb\n\nTautan Media Sosial :-\nTwitter - http://goo.gl/hA0vDt\nFacebook - http://goo.gl/5Lr4mC\n\nSitus web - https://www.etnownews.com\nUnduh Aplikasi kami untuk Berita Terkini: https://tinyurl.com/4y6e3u2e\n\nIkuti kami di Google News untuk pembaruan terbaru\nET Now: https://news.google.com/publications/...\nTimes Now Navbharat: https://bit.ly/3zDaKJo \nTimes Now : https://bit.ly/3CyrrYg\nZoom: https://bit.ly/3CEK0dv", "post_id": "iQ4iFcwgAcY"}}, {"key": "@tvasuransi", "attributes": {"label": "@tvasuransi", "x": 409.1043661631494, "y": 680.2727210780748, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "t4Gg0BM4g_8", "id": "@tvasuransi", "source": "youtube-000001", "content": "Industri Ini Penopang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Hingga Tembus 5,6 Persen di Q1 2026\n\nKepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal 1 2026 yang tumbuh sebesar 5,62 persen yang ditopang oleh 4 sektor dengan pertumbuhan tertinggi.\n\nKredit: ‪‬ \n\n#youtubevideos #pertumbuhanekonomi #badanpusatstatistik #ekonominasional #belanjarumahtangga\n=============================================================\nWebsite: https://mediaasuransinews.co.id/\n\nSocial Media :\n\nFacebook\n  / media.asuran.  .\n  / majalah.medi.  .\n\nInstagram\n  / mediaasuran.  .\n\nLinkedin \n  / media-asu.  .\n\nTwitter\n  / media_asuransi  \n----------------------------------------------\nFor Business Inquiries : editor", "post_id": "t4Gg0BM4g_8"}}, {"key": "BPSStatistics", "attributes": {"label": "BPSStatistics", "x": 903.9284434223432, "y": 303.1492683158329, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "t4Gg0BM4g_8", "id": "BPSStatistics", "source": "youtube-000001", "content": "Industri Ini Penopang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Hingga Tembus 5,6 Persen di Q1 2026\n\nKepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal 1 2026 yang tumbuh sebesar 5,62 persen yang ditopang oleh 4 sektor dengan pertumbuhan tertinggi.\n\nKredit: ‪‬ \n\n#youtubevideos #pertumbuhanekonomi #badanpusatstatistik #ekonominasional #belanjarumahtangga\n=============================================================\nWebsite: https://mediaasuransinews.co.id/\n\nSocial Media :\n\nFacebook\n  / media.asuran.  .\n  / majalah.medi.  .\n\nInstagram\n  / mediaasuran.  .\n\nLinkedin \n  / media-asu.  .\n\nTwitter\n  / media_asuransi  \n----------------------------------------------\nFor Business Inquiries : editor", "post_id": "t4Gg0BM4g_8"}}, {"key": "@Commercialchannels", "attributes": {"label": "@Commercialchannels", "x": 54.57335323530821, "y": 945.6258178643911, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "9vnIpEkJTjI", "id": "@Commercialchannels", "source": "youtube-000001", "content": "Kita harus memahami tanggung jawab staf Kader | melalui saluran komersial |\n\n#Kita harus memahami tanggung jawab staf #berita #bitcoin #podcast\n🏦 Selamat datang di Commercial Channel — sumber terpercaya Anda untuk konten perbankan yang autentik dan berwawasan! 💼\nDi sini kami membahas segala hal tentang dunia keuangan termasuk operasi perbankan, karyawan, perbankan syariah & digital, perbankan online, aplikasi seluler, perekrutan, pekerjaan, pinjaman, kartu, perbankan pertanian, dan sistem konvensional. 📊\n\n🎥 Bergabunglah dengan kami untuk wawancara eksklusif dengan pejabat senior bank, kunjungan cabang, dan liputan acara keuangan utama. Kami juga membahas kinerja bank, skema, simpanan, sorotan pertumbuhan, dan hasil keuangan terbaru dari bank-bank terkemuka di Pakistan. 🇵🇰\n\nBaik Anda seorang profesional perbankan, pencari kerja, atau penggemar keuangan, saluran ini adalah panduan lengkap Anda untuk industri perbankan yang terus berkembang. 🌍\n\n👇 Ikuti kami untuk mendapatkan pembaruan rutin dan wawasan ahli:\n🔗 Facebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\n▶️ YouTube: https://www.youtube.com/\n📧 Email: WeekleyCommercialChannel", "post_id": "9vnIpEkJTjI"}}, {"key": "Commercialch...", "attributes": {"label": "Commercialch...", "x": 468.63372924581313, "y": 608.3936544701933, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "9vnIpEkJTjI", "id": "Commercialch...", "source": "youtube-000001", "content": "Kita harus memahami tanggung jawab staf Kader | melalui saluran komersial |\n\n#Kita harus memahami tanggung jawab staf #berita #bitcoin #podcast\n🏦 Selamat datang di Commercial Channel — sumber terpercaya Anda untuk konten perbankan yang autentik dan berwawasan! 💼\nDi sini kami membahas segala hal tentang dunia keuangan termasuk operasi perbankan, karyawan, perbankan syariah & digital, perbankan online, aplikasi seluler, perekrutan, pekerjaan, pinjaman, kartu, perbankan pertanian, dan sistem konvensional. 📊\n\n🎥 Bergabunglah dengan kami untuk wawancara eksklusif dengan pejabat senior bank, kunjungan cabang, dan liputan acara keuangan utama. Kami juga membahas kinerja bank, skema, simpanan, sorotan pertumbuhan, dan hasil keuangan terbaru dari bank-bank terkemuka di Pakistan. 🇵🇰\n\nBaik Anda seorang profesional perbankan, pencari kerja, atau penggemar keuangan, saluran ini adalah panduan lengkap Anda untuk industri perbankan yang terus berkembang. 🌍\n\n👇 Ikuti kami untuk mendapatkan pembaruan rutin dan wawasan ahli:\n🔗 Facebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\n▶️ YouTube: https://www.youtube.com/\n📧 Email: WeekleyCommercialChannel", "post_id": "9vnIpEkJTjI"}}, {"key": "@PeterLukacsResearch", "attributes": {"label": "@PeterLukacsResearch", "x": 62.38732921169221, "y": 504.448662090765, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "n76CyAXijg0", "id": "@PeterLukacsResearch", "source": "youtube-000001", "content": "Nu Holdings 2026: Raksasa Fintech Brasil\n\nIkuti saya di X: \nIkuti di Instagram: peter_lukacs_research\n\nJika Anda ingin melihat data lengkap + posisi portofolio saya di balik cerita ini, bergabunglah dengan keanggotaan untuk mendapatkan wawasan lebih dalam dan akses ke karya saya.\n\nKami menganalisis kasus investasi untuk Nu Holdings pada tahun 2026, menyoroti pertumbuhan pelanggan yang kuat, peningkatan profitabilitas dengan ROE ~25%, dan model perbankan digital yang dapat diskalakan yang didorong oleh pinjaman konsumen dengan margin tinggi di Brasil.\n\nKami juga menilai risiko utama, termasuk risiko kredit yang tinggi dari pinjaman tanpa jaminan, ketergantungan yang besar pada pasar Brasil, dan ketidakpastian regulasi seputar ekspansi internasional, untuk menentukan apakah valuasi premium saat ini dibenarkan atau masih menawarkan potensi kenaikan.\n\nCap waktu\n0:00 Pendahuluan\n0:9 Keanggotaan Youtube\n0:26 Analisis Mendalam\n9:59 Ringkasan\n\nBukan nasihat keuangan. Hanya untuk tujuan pendidikan.\n\n#NuHoldings\n#Nubank\n#NU\n#Fintech\n#PerbankanDigital\n#SahamBank\n#SahamPertumbuhan\n#AmerikaLatin\n#EkonomiBrasil\n#KeuanganKonsumen\n#Investasi\n#InvestasiNilai", "post_id": "n76CyAXijg0"}}, {"key": "Peter_Lukacs_R", "attributes": {"label": "Peter_Lukacs_R", "x": 112.69104487911952, "y": 927.9906340606093, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "n76CyAXijg0", "id": "Peter_Lukacs_R", "source": "youtube-000001", "content": "Nu Holdings 2026: Raksasa Fintech Brasil\n\nIkuti saya di X: \nIkuti di Instagram: peter_lukacs_research\n\nJika Anda ingin melihat data lengkap + posisi portofolio saya di balik cerita ini, bergabunglah dengan keanggotaan untuk mendapatkan wawasan lebih dalam dan akses ke karya saya.\n\nKami menganalisis kasus investasi untuk Nu Holdings pada tahun 2026, menyoroti pertumbuhan pelanggan yang kuat, peningkatan profitabilitas dengan ROE ~25%, dan model perbankan digital yang dapat diskalakan yang didorong oleh pinjaman konsumen dengan margin tinggi di Brasil.\n\nKami juga menilai risiko utama, termasuk risiko kredit yang tinggi dari pinjaman tanpa jaminan, ketergantungan yang besar pada pasar Brasil, dan ketidakpastian regulasi seputar ekspansi internasional, untuk menentukan apakah valuasi premium saat ini dibenarkan atau masih menawarkan potensi kenaikan.\n\nCap waktu\n0:00 Pendahuluan\n0:9 Keanggotaan Youtube\n0:26 Analisis Mendalam\n9:59 Ringkasan\n\nBukan nasihat keuangan. Hanya untuk tujuan pendidikan.\n\n#NuHoldings\n#Nubank\n#NU\n#Fintech\n#PerbankanDigital\n#SahamBank\n#SahamPertumbuhan\n#AmerikaLatin\n#EkonomiBrasil\n#KeuanganKonsumen\n#Investasi\n#InvestasiNilai", "post_id": "n76CyAXijg0"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 389.1238945370822, "y": 692.8107085142693, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "vCaVjeFtGt8", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah: Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#gubernurbi #rupiah #presidenprabowo \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "vCaVjeFtGt8"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 629.3137136098377, "y": 663.3952870405728, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "vCaVjeFtGt8", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah: Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#gubernurbi #rupiah #presidenprabowo \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "vCaVjeFtGt8"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 715.3876980418376, "y": 399.79403023540516, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "u-B1WIOpfj4", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Instruksikan Bank Negara Pangkas Bunga Kredit Rakyat | KMP\n\nGarudaTV - Presiden Prabowo memerintahkan bank-bank milik negara untuk menurunkan bunga kredit usaha rakyat menjadi maksimal 5 persen per tahun.\n\nInstruksi tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di kawasan Monas, Jumat (1/5/2026).\n\nDalam sambutannya, Presiden menyoroti tingginya beban bunga pinjaman yang selama ini harus ditanggung oleh masyarakat kecil, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia menyebut, tidak jarang bunga pinjaman yang dikenakan mencapai angka yang sangat tinggi dan memberatkan.\n\nSebagai langkah konkret, Presiden menginstruksikan bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk segera menyesuaikan suku bunga kredit usaha rakyat agar lebih terjangkau.\n\nKebijakan ini diharapkan dapat memperluas akses permodalan bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan sektor UMKM. Pemerintah juga menilai langkah tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan menciptakan sistem perbankan yang lebih inklusif.\n\nPresiden menegaskan bahwa ke depan tidak boleh lagi ada bunga pinjaman tinggi yang membebani rakyat kecil, sehingga akses pembiayaan dapat lebih adil dan merata.\n\n#presidenprabowo  #kreditrakyat  #bungabank   #ekonomikerakyatan  #prabowosubianto   #mayday2026   #umkm  #himbara  #ekonomi  #garudatv \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "u-B1WIOpfj4"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 948.8983992367249, "y": 821.9294014887597, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "u-B1WIOpfj4", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Instruksikan Bank Negara Pangkas Bunga Kredit Rakyat | KMP\n\nGarudaTV - Presiden Prabowo memerintahkan bank-bank milik negara untuk menurunkan bunga kredit usaha rakyat menjadi maksimal 5 persen per tahun.\n\nInstruksi tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di kawasan Monas, Jumat (1/5/2026).\n\nDalam sambutannya, Presiden menyoroti tingginya beban bunga pinjaman yang selama ini harus ditanggung oleh masyarakat kecil, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia menyebut, tidak jarang bunga pinjaman yang dikenakan mencapai angka yang sangat tinggi dan memberatkan.\n\nSebagai langkah konkret, Presiden menginstruksikan bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk segera menyesuaikan suku bunga kredit usaha rakyat agar lebih terjangkau.\n\nKebijakan ini diharapkan dapat memperluas akses permodalan bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan sektor UMKM. Pemerintah juga menilai langkah tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan menciptakan sistem perbankan yang lebih inklusif.\n\nPresiden menegaskan bahwa ke depan tidak boleh lagi ada bunga pinjaman tinggi yang membebani rakyat kecil, sehingga akses pembiayaan dapat lebih adil dan merata.\n\n#presidenprabowo  #kreditrakyat  #bungabank   #ekonomikerakyatan  #prabowosubianto   #mayday2026   #umkm  #himbara  #ekonomi  #garudatv \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "u-B1WIOpfj4"}}, {"key": "@AnalisisPodCast", "attributes": {"label": "@AnalisisPodCast", "x": 414.6205435528606, "y": 243.77350563418076, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "JdfUTcMRj-E", "id": "@AnalisisPodCast", "source": "youtube-000001", "content": "Di Balik Keyakinan Purbaya Membongkar Cara Berpik | Analisis Podcast\n\nKetika seorang menteri keuangan memindahkan 200 triliun rupiah dalam hitungan hari dan menyebutnya sebagai \"uang saya sendiri\" — pertanyaannya bukan apakah langkah itu benar atau salah. Pertanyaannya adalah: kenapa kita terima begitu saja?\n \nDi episode ini, analispodcast membedah percakapan Purbaya Yudhi Sadewa di Endgame #245 bersama Gita Wirjawan. Bukan untuk meringkas isinya — tapi untuk membongkar cara berpikirnya: asumsi apa yang tidak dipertanyakan, narasi apa yang dibangun, dan keheningan apa yang justru paling berbicara.\n \nYang dianalisis dalam video ini:\n— Bagaimana otoritas intelektual dikonstruksi lewat cerita perjalanan hidup\n— Mengapa mereduksi kerusuhan sosial menjadi masalah likuiditas adalah pilihan politis, bukan netralitas teknis\n— Apa yang hilang ketika dua orang dengan latar belakang serupa berbicara tentang 280 juta orang lainnya\n— Paradoks Gen Z dan kaderisasi yang tidak pernah sampai pada pertanyaan yang sebenarnya\n \nIni bukan kritik terhadap orangnya. Ini latihan berpikir tentang bagaimana kekuasaan bekerja melalui bahasa, narasi, dan hal-hal yang dianggap tidak perlu dijelaskan.\n \nTonton sampai habis — bagian yang paling menarik bukan di awal.\n \n——————————————————————\nSUMBER & REFERENSI\n——————————————————————\nPodcast asli: Endgame #245 — Purbaya Yudhi Sadewa & Gita Wirjawan\nChannel Endgame:    /   \n——————————————————————\nTENTANG ANALISPODCAST\n——————————————————————\nanalispodcast bukan channel ringkasan. Kami menganalisis isi podcast dari berbagai sumber dengan pendekatan mendalam, tajam, dan reflektif — fokus pada cara berpikir, bukan sekadar apa yang dikatakan. Setiap episode adalah latihan membaca lebih dalam dari permukaan percakapan.\n \nSubscribe jika kamu percaya bahwa mendengarkan saja tidak cukup.", "post_id": "JdfUTcMRj-E"}}, {"key": "gwirjawan", "attributes": {"label": "gwirjawan", "x": 521.4491960319366, "y": 842.3064279652708, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "JdfUTcMRj-E", "id": "gwirjawan", "source": "youtube-000001", "content": "Di Balik Keyakinan Purbaya Membongkar Cara Berpik | Analisis Podcast\n\nKetika seorang menteri keuangan memindahkan 200 triliun rupiah dalam hitungan hari dan menyebutnya sebagai \"uang saya sendiri\" — pertanyaannya bukan apakah langkah itu benar atau salah. Pertanyaannya adalah: kenapa kita terima begitu saja?\n \nDi episode ini, analispodcast membedah percakapan Purbaya Yudhi Sadewa di Endgame #245 bersama Gita Wirjawan. Bukan untuk meringkas isinya — tapi untuk membongkar cara berpikirnya: asumsi apa yang tidak dipertanyakan, narasi apa yang dibangun, dan keheningan apa yang justru paling berbicara.\n \nYang dianalisis dalam video ini:\n— Bagaimana otoritas intelektual dikonstruksi lewat cerita perjalanan hidup\n— Mengapa mereduksi kerusuhan sosial menjadi masalah likuiditas adalah pilihan politis, bukan netralitas teknis\n— Apa yang hilang ketika dua orang dengan latar belakang serupa berbicara tentang 280 juta orang lainnya\n— Paradoks Gen Z dan kaderisasi yang tidak pernah sampai pada pertanyaan yang sebenarnya\n \nIni bukan kritik terhadap orangnya. Ini latihan berpikir tentang bagaimana kekuasaan bekerja melalui bahasa, narasi, dan hal-hal yang dianggap tidak perlu dijelaskan.\n \nTonton sampai habis — bagian yang paling menarik bukan di awal.\n \n——————————————————————\nSUMBER & REFERENSI\n——————————————————————\nPodcast asli: Endgame #245 — Purbaya Yudhi Sadewa & Gita Wirjawan\nChannel Endgame:    /   \n——————————————————————\nTENTANG ANALISPODCAST\n——————————————————————\nanalispodcast bukan channel ringkasan. Kami menganalisis isi podcast dari berbagai sumber dengan pendekatan mendalam, tajam, dan reflektif — fokus pada cara berpikir, bukan sekadar apa yang dikatakan. Setiap episode adalah latihan membaca lebih dalam dari permukaan percakapan.\n \nSubscribe jika kamu percaya bahwa mendengarkan saja tidak cukup.", "post_id": "JdfUTcMRj-E"}}, {"key": "@DrAllenLycka", "attributes": {"label": "@DrAllenLycka", "x": 341.8764680896739, "y": 235.35439319830797, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ZteJD_RxL7w", "id": "@DrAllenLycka", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Startup GAGAL Mengumpulkan Modal (Perbaiki Ini Sekarang) – Stephen Crook\n\nKesulitan mengumpulkan modal untuk startup Anda? Pelajari apa yang sebenarnya diinginkan investor dan bagaimana memperbaiki kesalahan yang menghambat pendanaan Anda.\n\nBagaimana Anda bisa masuk ke dunia perbankan investasi, mengumpulkan modal, dan mengembangkan perusahaan secara global di tengah ekonomi yang berubah dengan cepat saat ini?\n\nDalam percakapan yang mendalam ini, Dr. Allen Lycka duduk bersama Stephen Crook, Managing Director di Dell Morgan & Company, untuk mengupas apa yang sebenarnya dibutuhkan untuk sukses di bidang keuangan global, ekuitas swasta, dan pembuatan kesepakatan berisiko tinggi.\n\nStephen berbagi perjalanannya dari bidang teknik di Bell Labs dan AT&T hingga menjadi pemimpin di perbankan investasi, memberikan nasihat kepada perusahaan tentang M&A, IPO, dan penggalangan modal di berbagai industri. Jika Anda pernah bertanya-tanya bagaimana kesepakatan miliaran dolar terjadi, bagaimana investor berpikir, atau bagaimana startup berkembang menjadi perusahaan global—ini untuk Anda.\n\nAnda akan mempelajari cara mengumpulkan modal untuk startup Anda, apa yang sebenarnya dicari investor, dan bagaimana membangun bisnis yang mendominasi pasarnya. Stephen juga membahas pola pikir kepemimpinan, menjelaskan mengapa kepemimpinan yang melayani mengalahkan kepemimpinan yang didorong oleh ego di dunia saat ini.\n\nKami juga mengeksplorasi masa depan bisnis, termasuk bagaimana AI mentransformasi industri seperti perawatan kesehatan, keuangan, dan penemuan obat—dan mengapa kita masih berada di tahap awal revolusi AI. Dari pergeseran rantai pasokan hingga tantangan perdagangan global, episode ini memberi Anda pandangan dunia nyata tentang bagaimana bisnis berkembang di tahun 2026.\n\nJika Anda tertarik pada kewirausahaan, karier perbankan investasi, ekuitas swasta, atau membangun perusahaan dengan pertumbuhan tinggi, episode ini memberikan wawasan praktis yang dapat Anda terapkan segera.\n\n🔗 Terhubung dengan Stephen Crook:\nSitus web: https://delmorganco.com/\nLinkedIn:   / stephen-crook-30473  \n\n🎙️ Dipandu oleh Dr. Allen Lycka\nUntuk informasi lebih lanjut tentang Dr. Allen S Lycka,\nKunjungi Situs Web kami: https://drallenlycka.com/\ndan Situs Web Perusahaan: https://fantasticprofessionals.com/\n\nMari Terhubung di Media Sosial:\nLINKEDIN   / allenlycka  \nINSTAGRAM   / drallenlycka  \nFACEBOOK   / drallenstevenlycka  \nYOUTUBE    /   \n\n📌 Topik yang Dibahas:\nPenjelasan perbankan investasi, strategi ekuitas swasta, merger dan Akuisisi (M&A), proses IPO, penggalangan dana startup, pola pikir kepemimpinan, kepemimpinan yang melayani, AI dalam bisnis, tren keuangan global, mengembangkan bisnis, menarik investor, strategi perusahaan, inovasi, kewirausahaan, ketahanan rantai pasokan\n\n🔥 Pencarian Populer yang Sesuai dengan Video Ini:\ncara masuk ke perbankan investasi, cara mengumpulkan modal untuk startup, penjelasan ekuitas swasta, penjelasan M&A sederhana, bagaimana perusahaan go public melalui proses IPO, cara menarik investor, pola pikir kepemimpinan untuk pengusaha, bagaimana AI mengubah bisnis, strategi pertumbuhan startup, ekspansi bisnis global\n\nJika percakapan ini sesuai dengan Anda, dan Anda merasa membutuhkan sedikit bimbingan saat ini, saya menawarkan sesi klarifikasi gratis. Cukup hubungi keziah dan kami akan mengatur waktu untuk terhubung.\n\n#investmentbanking #privateequity #entrepreneurship #businessgrowth #leadership #startup #ai #finance #corporatestrategy #success", "post_id": "ZteJD_RxL7w"}}, {"key": "drallenlycka", "attributes": {"label": "drallenlycka", "x": 320.6070767075624, "y": 577.496374080143, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZteJD_RxL7w", "id": "drallenlycka", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Startup GAGAL Mengumpulkan Modal (Perbaiki Ini Sekarang) – Stephen Crook\n\nKesulitan mengumpulkan modal untuk startup Anda? Pelajari apa yang sebenarnya diinginkan investor dan bagaimana memperbaiki kesalahan yang menghambat pendanaan Anda.\n\nBagaimana Anda bisa masuk ke dunia perbankan investasi, mengumpulkan modal, dan mengembangkan perusahaan secara global di tengah ekonomi yang berubah dengan cepat saat ini?\n\nDalam percakapan yang mendalam ini, Dr. Allen Lycka duduk bersama Stephen Crook, Managing Director di Dell Morgan & Company, untuk mengupas apa yang sebenarnya dibutuhkan untuk sukses di bidang keuangan global, ekuitas swasta, dan pembuatan kesepakatan berisiko tinggi.\n\nStephen berbagi perjalanannya dari bidang teknik di Bell Labs dan AT&T hingga menjadi pemimpin di perbankan investasi, memberikan nasihat kepada perusahaan tentang M&A, IPO, dan penggalangan modal di berbagai industri. Jika Anda pernah bertanya-tanya bagaimana kesepakatan miliaran dolar terjadi, bagaimana investor berpikir, atau bagaimana startup berkembang menjadi perusahaan global—ini untuk Anda.\n\nAnda akan mempelajari cara mengumpulkan modal untuk startup Anda, apa yang sebenarnya dicari investor, dan bagaimana membangun bisnis yang mendominasi pasarnya. Stephen juga membahas pola pikir kepemimpinan, menjelaskan mengapa kepemimpinan yang melayani mengalahkan kepemimpinan yang didorong oleh ego di dunia saat ini.\n\nKami juga mengeksplorasi masa depan bisnis, termasuk bagaimana AI mentransformasi industri seperti perawatan kesehatan, keuangan, dan penemuan obat—dan mengapa kita masih berada di tahap awal revolusi AI. Dari pergeseran rantai pasokan hingga tantangan perdagangan global, episode ini memberi Anda pandangan dunia nyata tentang bagaimana bisnis berkembang di tahun 2026.\n\nJika Anda tertarik pada kewirausahaan, karier perbankan investasi, ekuitas swasta, atau membangun perusahaan dengan pertumbuhan tinggi, episode ini memberikan wawasan praktis yang dapat Anda terapkan segera.\n\n🔗 Terhubung dengan Stephen Crook:\nSitus web: https://delmorganco.com/\nLinkedIn:   / stephen-crook-30473  \n\n🎙️ Dipandu oleh Dr. Allen Lycka\nUntuk informasi lebih lanjut tentang Dr. Allen S Lycka,\nKunjungi Situs Web kami: https://drallenlycka.com/\ndan Situs Web Perusahaan: https://fantasticprofessionals.com/\n\nMari Terhubung di Media Sosial:\nLINKEDIN   / allenlycka  \nINSTAGRAM   / drallenlycka  \nFACEBOOK   / drallenstevenlycka  \nYOUTUBE    /   \n\n📌 Topik yang Dibahas:\nPenjelasan perbankan investasi, strategi ekuitas swasta, merger dan Akuisisi (M&A), proses IPO, penggalangan dana startup, pola pikir kepemimpinan, kepemimpinan yang melayani, AI dalam bisnis, tren keuangan global, mengembangkan bisnis, menarik investor, strategi perusahaan, inovasi, kewirausahaan, ketahanan rantai pasokan\n\n🔥 Pencarian Populer yang Sesuai dengan Video Ini:\ncara masuk ke perbankan investasi, cara mengumpulkan modal untuk startup, penjelasan ekuitas swasta, penjelasan M&A sederhana, bagaimana perusahaan go public melalui proses IPO, cara menarik investor, pola pikir kepemimpinan untuk pengusaha, bagaimana AI mengubah bisnis, strategi pertumbuhan startup, ekspansi bisnis global\n\nJika percakapan ini sesuai dengan Anda, dan Anda merasa membutuhkan sedikit bimbingan saat ini, saya menawarkan sesi klarifikasi gratis. Cukup hubungi keziah dan kami akan mengatur waktu untuk terhubung.\n\n#investmentbanking #privateequity #entrepreneurship #businessgrowth #leadership #startup #ai #finance #corporatestrategy #success", "post_id": "ZteJD_RxL7w"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 591.0691294295788, "y": 308.62217776725043, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "lIr6Rb-8w5Y", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi RI Menguat Tapi Rupiah Melemah, Ada Apa? Begini Analisis Ekonom\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Ketika pemerintah mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi tinggi di 5,61 persen, Rupiah justru makin terpuruk rekor terburuk sejarah. \n\nKurs tengah BI di 17.425 sedangkan di perbankan sudah di atas 17.500. \n\nMari kita ulas bersama Josua Pardede Kepala Ekonom Bank Permata dalam Kompas Bisnis.\n\n#ekonomi #rupiah #bisnis #nilaitukarrupiah #nilaitukar #matauang \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "lIr6Rb-8w5Y"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 237.55861084829576, "y": 768.6592316529667, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "lIr6Rb-8w5Y", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi RI Menguat Tapi Rupiah Melemah, Ada Apa? Begini Analisis Ekonom\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Ketika pemerintah mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi tinggi di 5,61 persen, Rupiah justru makin terpuruk rekor terburuk sejarah. \n\nKurs tengah BI di 17.425 sedangkan di perbankan sudah di atas 17.500. \n\nMari kita ulas bersama Josua Pardede Kepala Ekonom Bank Permata dalam Kompas Bisnis.\n\n#ekonomi #rupiah #bisnis #nilaitukarrupiah #nilaitukar #matauang \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "lIr6Rb-8w5Y"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "attributes": {"label": "@KompasTVDewata", "x": 536.1271179375839, "y": 262.23694588395176, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "RAf7Hf_0xbk", "id": "@KompasTVDewata", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Analisis Ekonom Soal Ekonomi RI Menguat Tapi Rupiah Melemah\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Ketika pemerintah mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi tinggi di 5,61 persen, Rupiah justru makin terpuruk rekor terburuk sejarah. \n\nKurs tengah BI di 17.425 sedangkan di perbankan sudah di atas 17.500. \n\nMari kita ulas bersama Josua Pardede Kepala Ekonom Bank Permata dalam Kompas Bisnis.\n\n#rupiah #rupiahmelemah #nilaitukarrupiah \n\nTerima kasih sudah menonton!\n\nJangan lewatkan berita dan inspirasi terkini dari Pulau Dewata. Dukung kami dengan LIKE, berikan pandangan Anda di KOMENTAR, BAGIKAN kepada kerabat Anda, dan pastikan Anda SUBSCRIBE untuk mendapatkan notifikasi video terbaru.\n\n🔔 Jangan Lupa Nyalakan Lonceng Notifikasi! 🔔\n\nKompasTV Dewata Official Channel.\nInspirasi Bali. Berita Terpercaya.\n\nTonton Kami Langsung di TV:\nSetiap hari pukul 05.30 WITA - 08.00 WITA\n\nJelajahi Konten Kami:\n\n🎥 VIDEO TERBARU:    /   \n\n✅ SUBSCRIBE SEKARANG:    /   \n\nIkuti Kami di Media Sosial:\n\nFacebook:   / kompastvdewata  \n\nInstagram:   / kompastvbalidewata", "post_id": "RAf7Hf_0xbk"}}, {"key": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "kompastvdewata", "x": 171.7254434152795, "y": 335.3997303269557, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "RAf7Hf_0xbk", "id": "kompastvdewata", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Analisis Ekonom Soal Ekonomi RI Menguat Tapi Rupiah Melemah\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Ketika pemerintah mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi tinggi di 5,61 persen, Rupiah justru makin terpuruk rekor terburuk sejarah. \n\nKurs tengah BI di 17.425 sedangkan di perbankan sudah di atas 17.500. \n\nMari kita ulas bersama Josua Pardede Kepala Ekonom Bank Permata dalam Kompas Bisnis.\n\n#rupiah #rupiahmelemah #nilaitukarrupiah \n\nTerima kasih sudah menonton!\n\nJangan lewatkan berita dan inspirasi terkini dari Pulau Dewata. Dukung kami dengan LIKE, berikan pandangan Anda di KOMENTAR, BAGIKAN kepada kerabat Anda, dan pastikan Anda SUBSCRIBE untuk mendapatkan notifikasi video terbaru.\n\n🔔 Jangan Lupa Nyalakan Lonceng Notifikasi! 🔔\n\nKompasTV Dewata Official Channel.\nInspirasi Bali. Berita Terpercaya.\n\nTonton Kami Langsung di TV:\nSetiap hari pukul 05.30 WITA - 08.00 WITA\n\nJelajahi Konten Kami:\n\n🎥 VIDEO TERBARU:    /   \n\n✅ SUBSCRIBE SEKARANG:    /   \n\nIkuti Kami di Media Sosial:\n\nFacebook:   / kompastvdewata  \n\nInstagram:   / kompastvbalidewata", "post_id": "RAf7Hf_0xbk"}}, {"key": "@SolusiBCA", "attributes": {"label": "@SolusiBCA", "x": 634.6574738713939, "y": 237.865553713133, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 8, "degree": 8}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "@SolusiBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}, {"key": "GoodLifeBCA", "attributes": {"label": "GoodLifeBCA", "x": 973.8390244705697, "y": 539.1457443683605, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3124, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "GoodLifeBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}, {"key": "XpresiBCA", "attributes": {"label": "XpresiBCA", "x": 312.0306314620225, "y": 640.6854028846383, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3124, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "XpresiBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}, {"key": "BankBCA", "attributes": {"label": "BankBCA", "x": 113.16679268462015, "y": 620.4596862559206, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3124, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "BankBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}, {"key": "KartuKreditBCA", "attributes": {"label": "KartuKreditBCA", "x": 577.5975350137384, "y": 274.89639805037194, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3124, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "KartuKreditBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}, {"key": "HaloBCA", "attributes": {"label": "HaloBCA", "x": 348.4417590584423, "y": 579.0983499008197, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3124, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "HaloBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}, {"key": "LifeAtBCA", "attributes": {"label": "LifeAtBCA", "x": 341.5996031416165, "y": 688.0730331848554, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3124, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sF0Oe-FXHkc", "id": "LifeAtBCA", "source": "youtube-000001", "content": "Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nPerang AS – Iran yang berkepanjangan membuat harga bahan bakar di AS naik sehingga memicu lonjakan inflasi. Ditambah lagi, pasar ketenagakerjaan AS yang cenderung melemah dapat menekan tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Pertumbuhan PDB Tiongkok justru relatif solid yang ditopang oleh supply dibandingkan demand. Di Indonesia, dinamika harga komoditas akibat perang dikhawatirkan berdampak ke current account dan pergerakan IDR sehingga membatasi ruang pemangkasan suku bunga BI. Jika perang terus berlanjut, bagaimana dampaknya ke pergerakan pasar finansial global & dampaknya terhadap Indonesia? \n\nMari saksikan ulasan dari BCA mengenai kondisi ekonomi pada Wealth Inspiration Webinar BCA House View Mei 2026\n\nDapatkan report BCA House View pada Website BCA Prioritas - Market Insight - House View Report - House View Mei 2026 maupun melalui aplikasi myBCA pada menu Untukmu - Wealth Insight\n\nBagi Bapak dan Ibu yang tertarik untuk memiliki instrumen investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana, dapat mengunduh aplikasi myBCA dan daftar data investor (Single Investor Identification/SID). \n\nYuk investasi melalui aplikasi myBCA sekarang!\n\n\nKunjungi Website dan Social Media BCA:\nWebsite: https://www.bca.co.id​\nX:  |  |  |  | \nFacebook: GoodLife BCA | Xpresi BCA | Bank BCA | Kartu Kredit BCA\nIG:  | \nLINE : \nTikTok:   / bankbca  \nLinkedIn: PT Bank Central Asia Tbk.", "post_id": "sF0Oe-FXHkc"}}, {"key": "@TBPNLive", "attributes": {"label": "@TBPNLive", "x": 414.8304097363298, "y": 972.5768298263939, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "T6ZRmi7Iwzc", "id": "@TBPNLive", "source": "youtube-000001", "content": "🟣 The Collison Brothers LIVE di TBPN\n\n04:00 - John & Patrick Collison, para pendiri Stripe, membahas lonjakan signifikan dalam penciptaan bisnis baru, mencatat peningkatan 71% dari tahun ke tahun pada Q1, dan menghubungkan pertumbuhan ini dengan peran AI dalam menyederhanakan kewirausahaan. Mereka menyoroti inisiatif Stripe seperti perdagangan berbasis agen, yang memungkinkan agen AI untuk melakukan tugas-tugas seperti membeli domain dan meluncurkan situs web secara otonom. Selain itu, Collison membahas tantangan yang ditimbulkan oleh peningkatan upaya penipuan dalam ekonomi AI dan menguraikan upaya Stripe untuk meningkatkan pencegahan penipuan melalui alat-alat seperti Stripe Radar.\n32:27 - Henri Stern, seorang pemimpin di Stripe, membahas pertumbuhan pesat timnya setelah akuisisi, tantangan yang ditimbulkan oleh pasar talenta yang kompetitif, dan lanskap stablecoin yang berkembang serta potensi dampaknya pada perbankan tradisional. Ia menyoroti munculnya stablecoin non-dolar, konsep deposito tokenisasi, dan integrasi alat AI dalam praktik keamanan. Stern juga mengeksplorasi persimpangan AI dan mata uang kripto, mencatat munculnya dompet agen dan potensi model bisnis inovatif yang dimungkinkan oleh uang yang dapat diprogram.\n46:46 - Jeff Weinstein adalah pemimpin produk di Stripe, di mana ia telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan API pembayaran mereka dan pengembangan Stripe Atlas, menyederhanakan pembentukan perusahaan bagi para pengusaha. Dalam percakapan tersebut, ia membahas pentingnya obsesi pelanggan, peran metrik dalam mendorong dampak, dan teknik untuk pengembangan produk yang efektif di dalam perusahaan besar. Ia juga menyoroti inisiatif seperti \"Grup Studi\" Stripe untuk meningkatkan keahlian produk dan berbagi wawasan tentang misi Stripe Atlas untuk meningkatkan kewirausahaan global.\n01:10:58 - Zach Abrams adalah seorang pengusaha fintech dan pemimpin produk yang dikenal sebagai salah satu pendiri dan CEO Bridge, sebuah perusahaan yang membangun infrastruktur untuk membantu bisnis memindahkan dan mengelola uang menggunakan stablecoin.\n\nIkuti TBPN: \nhttps://TBPN.com\nhttps://x.com/tbpn\nhttps://open.spotify.com/show/2L6WMqY...\nhttps://podcasts.apple.com/us/podcast...\n   /", "post_id": "T6ZRmi7Iwzc"}}, {"key": "tbpnlive", "attributes": {"label": "tbpnlive", "x": 816.4568591976192, "y": 502.965369828291, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "T6ZRmi7Iwzc", "id": "tbpnlive", "source": "youtube-000001", "content": "🟣 The Collison Brothers LIVE di TBPN\n\n04:00 - John & Patrick Collison, para pendiri Stripe, membahas lonjakan signifikan dalam penciptaan bisnis baru, mencatat peningkatan 71% dari tahun ke tahun pada Q1, dan menghubungkan pertumbuhan ini dengan peran AI dalam menyederhanakan kewirausahaan. Mereka menyoroti inisiatif Stripe seperti perdagangan berbasis agen, yang memungkinkan agen AI untuk melakukan tugas-tugas seperti membeli domain dan meluncurkan situs web secara otonom. Selain itu, Collison membahas tantangan yang ditimbulkan oleh peningkatan upaya penipuan dalam ekonomi AI dan menguraikan upaya Stripe untuk meningkatkan pencegahan penipuan melalui alat-alat seperti Stripe Radar.\n32:27 - Henri Stern, seorang pemimpin di Stripe, membahas pertumbuhan pesat timnya setelah akuisisi, tantangan yang ditimbulkan oleh pasar talenta yang kompetitif, dan lanskap stablecoin yang berkembang serta potensi dampaknya pada perbankan tradisional. Ia menyoroti munculnya stablecoin non-dolar, konsep deposito tokenisasi, dan integrasi alat AI dalam praktik keamanan. Stern juga mengeksplorasi persimpangan AI dan mata uang kripto, mencatat munculnya dompet agen dan potensi model bisnis inovatif yang dimungkinkan oleh uang yang dapat diprogram.\n46:46 - Jeff Weinstein adalah pemimpin produk di Stripe, di mana ia telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan API pembayaran mereka dan pengembangan Stripe Atlas, menyederhanakan pembentukan perusahaan bagi para pengusaha. Dalam percakapan tersebut, ia membahas pentingnya obsesi pelanggan, peran metrik dalam mendorong dampak, dan teknik untuk pengembangan produk yang efektif di dalam perusahaan besar. Ia juga menyoroti inisiatif seperti \"Grup Studi\" Stripe untuk meningkatkan keahlian produk dan berbagi wawasan tentang misi Stripe Atlas untuk meningkatkan kewirausahaan global.\n01:10:58 - Zach Abrams adalah seorang pengusaha fintech dan pemimpin produk yang dikenal sebagai salah satu pendiri dan CEO Bridge, sebuah perusahaan yang membangun infrastruktur untuk membantu bisnis memindahkan dan mengelola uang menggunakan stablecoin.\n\nIkuti TBPN: \nhttps://TBPN.com\nhttps://x.com/tbpn\nhttps://open.spotify.com/show/2L6WMqY...\nhttps://podcasts.apple.com/us/podcast...\n   /", "post_id": "T6ZRmi7Iwzc"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 914.773258286443, "y": 17.763653598220074, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "DFT_teRuMy0", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "KABAR GEMBIRA! Menkeu Purbaya Targetkan Penyaluran Kredit Perumahan Besar-besaran!\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "DFT_teRuMy0"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 615.2559984686509, "y": 301.97054601745276, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "DFT_teRuMy0", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "KABAR GEMBIRA! Menkeu Purbaya Targetkan Penyaluran Kredit Perumahan Besar-besaran!\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "DFT_teRuMy0"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 232.1547870306523, "y": 430.34558619857245, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "EDUiMgLqtUY", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] ANTAM Cetak Laba Rp3,41 T di Q1 2026, Pendapatan Tembus Rp29 T | KABAR BURSA 60\n\nKABARBURSA.COM — PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) membukukan laba bersih Rp3,41 triliun pada kuartal pertama 2026, didorong pendapatan yang mencapai Rp29,32 triliun — meski arus kas operasi tercatat negatif Rp3,15 triliun, sinyal bahwa tekanan likuiditas masih perlu dicermati investor. Di sisi lain, SuperBank menggelar RUPST perdana pascaIPO dengan keputusan menahan dividen demi memperkuat ekspansi digital, sementara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang insentif tambahan bagi industri pasar modal untuk memperdalam basis investor domestik. Berita keempat datang dari Bekasi Timur: kecelakaan melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek memaksa KAI membatalkan sembilan perjalanan jarak jauh, berdampak pada sekitar 4.000 penumpang dengan estimasi kerugian tiket mencapai Rp1,32 miliar. Rangkaian berita ini relevan bagi investor, pelaku pasar, dan masyarakat umum karena menyentuh tiga dimensi sekaligus — kinerja emiten, kebijakan fiskal, dan layanan transportasi publik. Jangan lewatkan update berikutnya — subscribe sekarang dan sampaikan pandangan Kamu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#antam #superbank #kecelakaankereta #pasarmodal #sahamIndonesia #kinerjakeuangan #investasiIndonesia #kabarbursacom #beritaekonomi #krl #kai #rupst #insentifpasarmodal #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "EDUiMgLqtUY"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 137.750225996383, "y": 588.5444519290243, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "EDUiMgLqtUY", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] ANTAM Cetak Laba Rp3,41 T di Q1 2026, Pendapatan Tembus Rp29 T | KABAR BURSA 60\n\nKABARBURSA.COM — PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) membukukan laba bersih Rp3,41 triliun pada kuartal pertama 2026, didorong pendapatan yang mencapai Rp29,32 triliun — meski arus kas operasi tercatat negatif Rp3,15 triliun, sinyal bahwa tekanan likuiditas masih perlu dicermati investor. Di sisi lain, SuperBank menggelar RUPST perdana pascaIPO dengan keputusan menahan dividen demi memperkuat ekspansi digital, sementara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang insentif tambahan bagi industri pasar modal untuk memperdalam basis investor domestik. Berita keempat datang dari Bekasi Timur: kecelakaan melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek memaksa KAI membatalkan sembilan perjalanan jarak jauh, berdampak pada sekitar 4.000 penumpang dengan estimasi kerugian tiket mencapai Rp1,32 miliar. Rangkaian berita ini relevan bagi investor, pelaku pasar, dan masyarakat umum karena menyentuh tiga dimensi sekaligus — kinerja emiten, kebijakan fiskal, dan layanan transportasi publik. Jangan lewatkan update berikutnya — subscribe sekarang dan sampaikan pandangan Kamu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#antam #superbank #kecelakaankereta #pasarmodal #sahamIndonesia #kinerjakeuangan #investasiIndonesia #kabarbursacom #beritaekonomi #krl #kai #rupst #insentifpasarmodal #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "EDUiMgLqtUY"}}, {"key": "@Sulselsatu", "attributes": {"label": "@Sulselsatu", "x": 366.2873217448199, "y": 870.013813031834, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "0Ki5UJKuXfw", "id": "@Sulselsatu", "source": "youtube-000001", "content": "BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued.\n\nPernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto, Selasa (5/5/2026).\n\nPerry optimistis nilai tukar rupiah ke depan akan stabil dan kembali menguat.\n\nSaat ini, rupiah tercatat berada di level Rp17.424 per dolar AS.\n\nIa menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat.\n\nPertumbuhan ekonomi disebut mencapai 5,61 persen dengan inflasi yang tetap rendah.\n\nKredit juga tumbuh tinggi dan cadangan devisa dinilai dalam kondisi kuat.\n\nMenurut Perry, kondisi tersebut seharusnya mendukung penguatan rupiah.\n\nNamun, tekanan jangka pendek masih terjadi akibat faktor global.\n\nIa menyebut harga minyak tinggi dan kenaikan suku bunga AS sebagai pemicu.\n-------------------------------------------------------\nAyo Klik Subscribe Channel Youtube Sulselsatu.com\n   /   \nVideo terkini dan terbaru..\n------------------------------\nSound:  berlisensi Creative Commons Attribution (https://creativecommons.org/licenses/...)\n\nDisclaimer: \nThe images or videos on this channel sometimes come from various other media sources. Copyright is fully held by the source. If there is a problem with this, you can contact us here\n\nFor copyright matters please contact us at: \nPT. LATAMA MEDIA SATU \nNo Telepone: (0411) 467 4269\n-----------------------------", "post_id": "0Ki5UJKuXfw"}}, {"key": "sulselsatu", "attributes": {"label": "sulselsatu", "x": 917.8778683821481, "y": 187.27293553346226, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "0Ki5UJKuXfw", "id": "sulselsatu", "source": "youtube-000001", "content": "BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued.\n\nPernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto, Selasa (5/5/2026).\n\nPerry optimistis nilai tukar rupiah ke depan akan stabil dan kembali menguat.\n\nSaat ini, rupiah tercatat berada di level Rp17.424 per dolar AS.\n\nIa menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih sangat kuat.\n\nPertumbuhan ekonomi disebut mencapai 5,61 persen dengan inflasi yang tetap rendah.\n\nKredit juga tumbuh tinggi dan cadangan devisa dinilai dalam kondisi kuat.\n\nMenurut Perry, kondisi tersebut seharusnya mendukung penguatan rupiah.\n\nNamun, tekanan jangka pendek masih terjadi akibat faktor global.\n\nIa menyebut harga minyak tinggi dan kenaikan suku bunga AS sebagai pemicu.\n-------------------------------------------------------\nAyo Klik Subscribe Channel Youtube Sulselsatu.com\n   /   \nVideo terkini dan terbaru..\n------------------------------\nSound:  berlisensi Creative Commons Attribution (https://creativecommons.org/licenses/...)\n\nDisclaimer: \nThe images or videos on this channel sometimes come from various other media sources. Copyright is fully held by the source. If there is a problem with this, you can contact us here\n\nFor copyright matters please contact us at: \nPT. LATAMA MEDIA SATU \nNo Telepone: (0411) 467 4269\n-----------------------------", "post_id": "0Ki5UJKuXfw"}}, {"key": "@Kemenkopmri", "attributes": {"label": "@Kemenkopmri", "x": 774.069827086748, "y": 450.83941547541383, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "cMksZx7ZHSk", "id": "@Kemenkopmri", "source": "youtube-000001", "content": "Keterangan Pers: Rapat Tingkat Menteri Kemenko PM bersama Kementerian UMKM dan Ekonomi Kreatif\n\npentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif. Salah satunya melalui optimalisasi ruang-ruang strategis seperti Mbloc Space yang dinilai berhasil tumbuh sebagai ekosistem produktif bagi pelaku usaha.\n\nSinergi antara BUMN sebagai pemilik aset, pengelola kreatif, serta dukungan pemerintah daerah menjadi contoh nyata keberhasilan pengelolaan ruang publik berbasis pemberdayaan ekonomi. Model ini, lanjutnya, perlu direplikasi di berbagai daerah agar semakin banyak pelaku UMKM dan ekonomi kreatif mendapatkan akses terhadap ruang usaha yang layak sekaligus peluang pasar yang lebih luas.\n\nDalam kesempatan yang sama, Menko Muhaimin juga menyampaikan hasil rapat koordinasi terkait penguatan kebijakan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu fokus utama yang didorong adalah optimalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen pembiayaan yang lebih inklusif bagi pelaku usaha.\n\nIa menekankan bahwa UMKM dan ekonomi kreatif memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menyerap tenaga kerja, tetapi juga dalam memperluas basis kewirausahaan di masyarakat. Karena itu, penguatan akses pembiayaan perlu diiringi dengan pendampingan usaha yang berkelanjutan agar pelaku UMKM dapat tumbuh dan naik kelas.\n\nInstagram: \nTikTok: \nX: \n\nBiro Komunikasi Pengelolaan Data dan Informasi\nKementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat", "post_id": "cMksZx7ZHSk"}}, {"key": "kemenkopmri", "attributes": {"label": "kemenkopmri", "x": 92.15994272195249, "y": 589.7234760245018, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.0027, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cMksZx7ZHSk", "id": "kemenkopmri", "source": "youtube-000001", "content": "Keterangan Pers: Rapat Tingkat Menteri Kemenko PM bersama Kementerian UMKM dan Ekonomi Kreatif\n\npentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif. Salah satunya melalui optimalisasi ruang-ruang strategis seperti Mbloc Space yang dinilai berhasil tumbuh sebagai ekosistem produktif bagi pelaku usaha.\n\nSinergi antara BUMN sebagai pemilik aset, pengelola kreatif, serta dukungan pemerintah daerah menjadi contoh nyata keberhasilan pengelolaan ruang publik berbasis pemberdayaan ekonomi. Model ini, lanjutnya, perlu direplikasi di berbagai daerah agar semakin banyak pelaku UMKM dan ekonomi kreatif mendapatkan akses terhadap ruang usaha yang layak sekaligus peluang pasar yang lebih luas.\n\nDalam kesempatan yang sama, Menko Muhaimin juga menyampaikan hasil rapat koordinasi terkait penguatan kebijakan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu fokus utama yang didorong adalah optimalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen pembiayaan yang lebih inklusif bagi pelaku usaha.\n\nIa menekankan bahwa UMKM dan ekonomi kreatif memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menyerap tenaga kerja, tetapi juga dalam memperluas basis kewirausahaan di masyarakat. Karena itu, penguatan akses pembiayaan perlu diiringi dengan pendampingan usaha yang berkelanjutan agar pelaku UMKM dapat tumbuh dan naik kelas.\n\nInstagram: \nTikTok: \nX: \n\nBiro Komunikasi Pengelolaan Data dan Informasi\nKementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat", "post_id": "cMksZx7ZHSk"}}, {"key": "kemenkopm", "attributes": {"label": "kemenkopm", "x": 781.4648465571565, "y": 647.9779532327352, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.0027, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cMksZx7ZHSk", "id": "kemenkopm", "source": "youtube-000001", "content": "Keterangan Pers: Rapat Tingkat Menteri Kemenko PM bersama Kementerian UMKM dan Ekonomi Kreatif\n\npentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif. Salah satunya melalui optimalisasi ruang-ruang strategis seperti Mbloc Space yang dinilai berhasil tumbuh sebagai ekosistem produktif bagi pelaku usaha.\n\nSinergi antara BUMN sebagai pemilik aset, pengelola kreatif, serta dukungan pemerintah daerah menjadi contoh nyata keberhasilan pengelolaan ruang publik berbasis pemberdayaan ekonomi. Model ini, lanjutnya, perlu direplikasi di berbagai daerah agar semakin banyak pelaku UMKM dan ekonomi kreatif mendapatkan akses terhadap ruang usaha yang layak sekaligus peluang pasar yang lebih luas.\n\nDalam kesempatan yang sama, Menko Muhaimin juga menyampaikan hasil rapat koordinasi terkait penguatan kebijakan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu fokus utama yang didorong adalah optimalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen pembiayaan yang lebih inklusif bagi pelaku usaha.\n\nIa menekankan bahwa UMKM dan ekonomi kreatif memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menyerap tenaga kerja, tetapi juga dalam memperluas basis kewirausahaan di masyarakat. Karena itu, penguatan akses pembiayaan perlu diiringi dengan pendampingan usaha yang berkelanjutan agar pelaku UMKM dapat tumbuh dan naik kelas.\n\nInstagram: \nTikTok: \nX: \n\nBiro Komunikasi Pengelolaan Data dan Informasi\nKementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat", "post_id": "cMksZx7ZHSk"}}, {"key": "kemenkopmr", "attributes": {"label": "kemenkopmr", "x": 110.20890806439377, "y": 688.1962290351395, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.0027, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cMksZx7ZHSk", "id": "kemenkopmr", "source": "youtube-000001", "content": "Keterangan Pers: Rapat Tingkat Menteri Kemenko PM bersama Kementerian UMKM dan Ekonomi Kreatif\n\npentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif. Salah satunya melalui optimalisasi ruang-ruang strategis seperti Mbloc Space yang dinilai berhasil tumbuh sebagai ekosistem produktif bagi pelaku usaha.\n\nSinergi antara BUMN sebagai pemilik aset, pengelola kreatif, serta dukungan pemerintah daerah menjadi contoh nyata keberhasilan pengelolaan ruang publik berbasis pemberdayaan ekonomi. Model ini, lanjutnya, perlu direplikasi di berbagai daerah agar semakin banyak pelaku UMKM dan ekonomi kreatif mendapatkan akses terhadap ruang usaha yang layak sekaligus peluang pasar yang lebih luas.\n\nDalam kesempatan yang sama, Menko Muhaimin juga menyampaikan hasil rapat koordinasi terkait penguatan kebijakan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu fokus utama yang didorong adalah optimalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen pembiayaan yang lebih inklusif bagi pelaku usaha.\n\nIa menekankan bahwa UMKM dan ekonomi kreatif memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menyerap tenaga kerja, tetapi juga dalam memperluas basis kewirausahaan di masyarakat. Karena itu, penguatan akses pembiayaan perlu diiringi dengan pendampingan usaha yang berkelanjutan agar pelaku UMKM dapat tumbuh dan naik kelas.\n\nInstagram: \nTikTok: \nX: \n\nBiro Komunikasi Pengelolaan Data dan Informasi\nKementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat", "post_id": "cMksZx7ZHSk"}}, {"key": "@InvestingTalkPodcast", "attributes": {"label": "@InvestingTalkPodcast", "x": 119.02863960130273, "y": 824.9222760088476, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "pgEWcYsjrbA", "id": "@InvestingTalkPodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan 40% Saham e.l.f. Beauty Berakhir: Lonjakan 60% di Depan Mata! | Analisis Saham ELF\n\nPerlu membandingkan opsi pinjaman, bahkan dengan riwayat kredit yang kurang sempurna? BadCreditLoans memungkinkan Anda mengirimkan permintaan online gratis dan melihat apakah pemberi pinjaman dalam jaringan mereka dapat menghubungkan Anda dengan penawaran. Anda tidak diwajibkan untuk menerima penawaran apa pun, jadi selalu tinjau suku bunga, biaya, dan ketentuan pembayaran dengan cermat sebelum memutuskan.\n\n👉 Periksa di sini: https://fxo.co/JCc9?fobs=ITP\n\nPengungkapan: Ini adalah tautan afiliasi. Saya mungkin mendapatkan komisi jika Anda menggunakannya, tanpa biaya tambahan untuk Anda.\n\n______________________________________\n\nDalam analisis mendalam hari ini, kami menganalisis elf Beauty Inc ($ELF) dan katalis utama yang mendorong pergerakan harganya. Kami membahas berita terbaru, metrik valuasi, dan level teknis yang perlu Anda perhatikan. Apakah ELF layak dibeli, dijual, atau dipertahankan pada level ini? Tonton analisis lengkap ini untuk mendapatkan target harga dan prospek investasi kami.\n\ne.l.f. Saham perusahaan kecantikan ini telah membangun bisnis intinya di sekitar kosmetik pasar massal yang terjangkau, menawarkan produk kecantikan berkualitas tinggi yang menarik bagi konsumen sehari-hari yang beralih dari pilihan yang lebih mahal. Dalam analisis saham ELF, perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan dan laba yang stabil, didorong oleh permintaan yang tangguh dan penyesuaian harga strategis untuk mendukung margin, di samping menghasilkan arus kas yang kuat dan neraca yang solid yang menyeimbangkan utang akuisisi baru-baru ini dengan likuiditas yang cukup untuk investasi. Keunggulan kompetitifnya terletak pada proposisi nilai yang kuat, peningkatan pangsa pasar yang konsisten di kosmetik massal AS, dan kemitraan ritel yang mendalam dengan jaringan seperti Target, mitra saham Ulta Beauty, dan Walmart, yang kini diperluas ke perawatan kulit mewah melalui akuisisi Rhode, yang membawa kekuatan merek digital dan distribusi yang lebih luas.\n\nPasar yang lebih luas untuk saham kecantikan dan saham kosmetik telah melihat saham e.l.f. Beauty mengalami penurunan tajam, tetapi pergerakan harga baru-baru ini menunjukkan proses pembentukan titik terendah dengan tekanan penjualan yang memudar dan pembalikan momentum awal, di tengah pandangan analis yang beragam yang cenderung ke arah konsensus beli moderat dan pembelian institusional yang kuat meskipun ada beberapa penurunan peringkat karena tantangan merek inti. Sentimen investor tetap positif terhadap pergeseran platform multi-merek, dengan katalis jangka pendek termasuk pendapatan mendatang yang akan mengungkapkan kontribusi awal Rhode dan efek kenaikan harga, ekspansi ritel Rhode seperti ke Sephora Eropa, dan dorongan makro dari pergeseran konsumen ke investasi berbasis nilai. Risiko utama melibatkan penurunan pangsa pasar yang lebih buruk di bidang kosmetik inti jika ritel massal jenuh, atau tekanan margin yang berkelanjutan dari pergeseran bauran produk dan pembayaran utang yang dapat menekan pertumbuhan jika tidak diimbangi oleh segmen baru.\n\nSaham ELF dapat mengungguli saham kecantikan dari waktu ke waktu karena peningkatan pangsa pasar dan integrasi Rhode mendorong pemulihan dari valuasi yang rendah saat ini, asalkan tantangan inti stabil.\n\n______________________________________\n\nTentang Investing Talk Podcast: Selamat datang di Investing Talk Podcast, sumber harian Anda untuk menavigasi Pasar Saham AS. Baik Anda melacak S&P 500, menganalisis tren teknologi Nasdaq, atau mencari saham terbaik untuk dibeli sekarang, misi kami adalah memberdayakan Anda dengan literasi keuangan untuk membuat keputusan perdagangan yang lebih cerdas.\n\nDi setiap episode, kami menguraikan laporan pendapatan yang kompleks, menafsirkan pemotongan suku bunga Fed dan data inflasi (CPI/PCE), serta memberikan strategi yang dapat diterapkan baik untuk trader berpengalaman maupun pemula.\n\n📍Apa yang Akan Anda Dapatkan di Saluran Ini:\n\nRekap Pasar Harian: Liputan pergerakan Pra-Pasar, volatilitas Setelah Jam Perdagangan, dan pembaruan Langsung Pasar Saham.\n\nPilihan Saham Terbaik: Analisis mendalam tentang Saham AI, Magnificent Seven, Semikonduktor, dan peluang pertumbuhan tinggi.\n\nPendapatan & Valuasi: Analisis lugas tentang panduan perusahaan, Arus Kas Bebas, dan Target Harga.\n\nTren Ekonomi Makro: Pembaruan tentang PDB, Pengawasan Resesi, dan bagaimana Ekonomi 2026 memengaruhi keuangan Anda.\n\nMembangun Kekayaan: Strategi untuk Pendapatan Pasif, Investasi Dividen, diversifikasi ETF, dan mengelola portofolio Anda untuk Kebebasan Finansial.\n\n📅 Episode Baru Setiap Hari! Berlangganan sekarang untuk selalu mendapatkan informasi terbaru:    /   \n\n☕ Dukung Karya Kami: Jika Anda merasa riset kami bermanfaat, pertimbangkan untuk mentraktir kami kopi! 👉 https://buymeacoffee.com/investingtal... 👈\n\n⚠️ Penafian: Kami bukan penasihat keuangan. Konten di saluran ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi. Selalu laku...", "post_id": "pgEWcYsjrbA"}}, {"key": "investingtalkpodcast", "attributes": {"label": "investingtalkpodcast", "x": 479.4684199206817, "y": 862.2428877007809, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.0027, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "pgEWcYsjrbA", "id": "investingtalkpodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan 40% Saham e.l.f. Beauty Berakhir: Lonjakan 60% di Depan Mata! | Analisis Saham ELF\n\nPerlu membandingkan opsi pinjaman, bahkan dengan riwayat kredit yang kurang sempurna? BadCreditLoans memungkinkan Anda mengirimkan permintaan online gratis dan melihat apakah pemberi pinjaman dalam jaringan mereka dapat menghubungkan Anda dengan penawaran. Anda tidak diwajibkan untuk menerima penawaran apa pun, jadi selalu tinjau suku bunga, biaya, dan ketentuan pembayaran dengan cermat sebelum memutuskan.\n\n👉 Periksa di sini: https://fxo.co/JCc9?fobs=ITP\n\nPengungkapan: Ini adalah tautan afiliasi. Saya mungkin mendapatkan komisi jika Anda menggunakannya, tanpa biaya tambahan untuk Anda.\n\n______________________________________\n\nDalam analisis mendalam hari ini, kami menganalisis elf Beauty Inc ($ELF) dan katalis utama yang mendorong pergerakan harganya. Kami membahas berita terbaru, metrik valuasi, dan level teknis yang perlu Anda perhatikan. Apakah ELF layak dibeli, dijual, atau dipertahankan pada level ini? Tonton analisis lengkap ini untuk mendapatkan target harga dan prospek investasi kami.\n\ne.l.f. Saham perusahaan kecantikan ini telah membangun bisnis intinya di sekitar kosmetik pasar massal yang terjangkau, menawarkan produk kecantikan berkualitas tinggi yang menarik bagi konsumen sehari-hari yang beralih dari pilihan yang lebih mahal. Dalam analisis saham ELF, perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan dan laba yang stabil, didorong oleh permintaan yang tangguh dan penyesuaian harga strategis untuk mendukung margin, di samping menghasilkan arus kas yang kuat dan neraca yang solid yang menyeimbangkan utang akuisisi baru-baru ini dengan likuiditas yang cukup untuk investasi. Keunggulan kompetitifnya terletak pada proposisi nilai yang kuat, peningkatan pangsa pasar yang konsisten di kosmetik massal AS, dan kemitraan ritel yang mendalam dengan jaringan seperti Target, mitra saham Ulta Beauty, dan Walmart, yang kini diperluas ke perawatan kulit mewah melalui akuisisi Rhode, yang membawa kekuatan merek digital dan distribusi yang lebih luas.\n\nPasar yang lebih luas untuk saham kecantikan dan saham kosmetik telah melihat saham e.l.f. Beauty mengalami penurunan tajam, tetapi pergerakan harga baru-baru ini menunjukkan proses pembentukan titik terendah dengan tekanan penjualan yang memudar dan pembalikan momentum awal, di tengah pandangan analis yang beragam yang cenderung ke arah konsensus beli moderat dan pembelian institusional yang kuat meskipun ada beberapa penurunan peringkat karena tantangan merek inti. Sentimen investor tetap positif terhadap pergeseran platform multi-merek, dengan katalis jangka pendek termasuk pendapatan mendatang yang akan mengungkapkan kontribusi awal Rhode dan efek kenaikan harga, ekspansi ritel Rhode seperti ke Sephora Eropa, dan dorongan makro dari pergeseran konsumen ke investasi berbasis nilai. Risiko utama melibatkan penurunan pangsa pasar yang lebih buruk di bidang kosmetik inti jika ritel massal jenuh, atau tekanan margin yang berkelanjutan dari pergeseran bauran produk dan pembayaran utang yang dapat menekan pertumbuhan jika tidak diimbangi oleh segmen baru.\n\nSaham ELF dapat mengungguli saham kecantikan dari waktu ke waktu karena peningkatan pangsa pasar dan integrasi Rhode mendorong pemulihan dari valuasi yang rendah saat ini, asalkan tantangan inti stabil.\n\n______________________________________\n\nTentang Investing Talk Podcast: Selamat datang di Investing Talk Podcast, sumber harian Anda untuk menavigasi Pasar Saham AS. Baik Anda melacak S&P 500, menganalisis tren teknologi Nasdaq, atau mencari saham terbaik untuk dibeli sekarang, misi kami adalah memberdayakan Anda dengan literasi keuangan untuk membuat keputusan perdagangan yang lebih cerdas.\n\nDi setiap episode, kami menguraikan laporan pendapatan yang kompleks, menafsirkan pemotongan suku bunga Fed dan data inflasi (CPI/PCE), serta memberikan strategi yang dapat diterapkan baik untuk trader berpengalaman maupun pemula.\n\n📍Apa yang Akan Anda Dapatkan di Saluran Ini:\n\nRekap Pasar Harian: Liputan pergerakan Pra-Pasar, volatilitas Setelah Jam Perdagangan, dan pembaruan Langsung Pasar Saham.\n\nPilihan Saham Terbaik: Analisis mendalam tentang Saham AI, Magnificent Seven, Semikonduktor, dan peluang pertumbuhan tinggi.\n\nPendapatan & Valuasi: Analisis lugas tentang panduan perusahaan, Arus Kas Bebas, dan Target Harga.\n\nTren Ekonomi Makro: Pembaruan tentang PDB, Pengawasan Resesi, dan bagaimana Ekonomi 2026 memengaruhi keuangan Anda.\n\nMembangun Kekayaan: Strategi untuk Pendapatan Pasif, Investasi Dividen, diversifikasi ETF, dan mengelola portofolio Anda untuk Kebebasan Finansial.\n\n📅 Episode Baru Setiap Hari! Berlangganan sekarang untuk selalu mendapatkan informasi terbaru:    /   \n\n☕ Dukung Karya Kami: Jika Anda merasa riset kami bermanfaat, pertimbangkan untuk mentraktir kami kopi! 👉 https://buymeacoffee.com/investingtal... 👈\n\n⚠️ Penafian: Kami bukan penasihat keuangan. Konten di saluran ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi. Selalu laku...", "post_id": "pgEWcYsjrbA"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 552.9241675094552, "y": 382.1316811772124, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "ZSAa-Pb4PFk", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "PDB 5,61% Q1 2026 Tapi Rupiah Anjlok Kelas Menengah Tercekik Asing Kabur!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! 💡 Di video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan kejutan data makroekonomi terbaru yang sedang menjadi perbincangan panas di kalangan investor.\n\n00:00 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia \npada Kuartal I 2026 sukses mencetak rekor pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (YoY), melampaui target APBN yang hanya 5,4% dan menjadi angka tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Namun, tahukah Anda bahwa bagi investor pasar modal, angka gemilang ini justru menyalakan sinyal alarm bahaya? 🚨\n\n07:54 Doping Fiskal Q1 2026\nMengapa Angka 5,61% Adalah Ilusi \"Doping Fiskal\"? Di balik angka impresif tersebut, mesin penggerak utamanya bukanlah investasi asing atau ekspor, melainkan Konsumsi Pemerintah yang meroket tajam hingga 21,81% YoY. Pertumbuhan ini sangat artifisial, didorong oleh fiscal sugar rush atau \"doping fiskal\" melalui pencairan Tunjangan Hari Raya (Gaji ke-14) aparatur negara yang lebih awal serta guyuran dana untuk program populis Makan Bergizi Gratis (MBG). Uang kaget ini memicu multiplier effect jangka pendek yang membuat sektor perhotelan dan restoran meledak 13,14%. Namun, ini hanyalah kosmetik yang menutupi luka struktural perekonomian kita.\n\n16:15 Bedah Kualitas PDB Q1 2026\n\n24:01 Sisi Gelap PDB Q1 2026\nSisi Gelap: K-Shaped Recovery dan Tercekiknya Kelas Menengah Jangan tertipu oleh tingginya konsumsi domestik. Analisis mendalam menunjukkan kita sedang mengalami K-Shaped Recovery. Sektor padat karya seperti manufaktur tekstil dan garmen justru berdarah-darah, memicu ancaman gelombang PHK diam-diam (silent layoffs). Lebih parah lagi, kelas menengah swasta kini terjebak dalam Middle-Class Squeeze, di mana gaji stagnan tetapi pengeluaran membengkak akibat inflasi pangan dan imported inflation. Banyak yang terpaksa memakan tabungan atau berutang via Pinjol dan Paylater untuk bertahan hidup.\n\n32:06 Strategi Makro Q1 2026\nBadai Geopolitik, Pendarahan Rupiah, dan Pelarian Modal Asing Kita sedang menari di atas tali! Tingginya konsumsi dalam negeri membuat impor barang modal dan konsumsi melesat 7,2%, sementara kinerja ekspor kita malah terkontraksi minus 25% YoY. Di saat bersamaan, eskalasi konflik geopolitik AS dan Iran di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Efek dominonya? Kebutuhan Dolar AS untuk tagihan migas membengkak, memicu pelarian modal asing (capital flight) besar-besaran, hingga Rupiah sempat hancur menyentuh level All-Time Low di atas Rp17.420 per Dolar AS.\n\nBank Indonesia bahkan harus \"membakar\" cadangan devisa hingga US$8,4 miliar di Kuartal I dan menerbitkan SRBI dengan imbal hasil tinggi (6,5% - 7%) untuk menahan nilai tukar. Akibatnya, terjadi Crowding Out Effect yang menyedot likuiditas pasar saham, membuat saham-saham big caps perbankan mengalami tekanan jual masif.\n\n38:27 Prospek Ekonomi Pasca Q1 2026\nPanduan Strategi Saham Pasca-Kuartal I 2026 dari Wawasan Cerdas Kuartal depan, bensin musiman (THR) akan habis dan ekonomi diproyeksikan soft landing ke level 5,0% - 5,2%. Apa strategi terbaik untuk portofolio Anda?\nHindari Sektor Sensitif Suku Bunga: Sektor properti dan otomotif akan sangat tertekan oleh tingginya biaya pinjaman.\n\nRotasi ke Sektor Defensif & Ekspor: Lirik emiten berorientasi ekspor yang diuntungkan oleh kuatnya Dolar AS, atau consumer goods lokal yang diuntungkan oleh kebijakan pembatasan impor (Lartas) dari pemerintah.\n\nCermati Aksi Korporasi & Dividen Jumbo: Perhatikan katalis spesifik seperti akuisisi ritel HSBC oleh Bank OCBC NISP ($NISP), masuknya modal Danantara ke saham GOTO, hingga pemulihan operasional di TPIA dan grup Merdeka (MDKA). Amankan cash Anda dengan memburu saham pembagi dividen tinggi (dividend yield) seperti $JPFA, $SSMS, dan $TUGU.\n\nBagaimana pandangan Anda? Apakah PDB 5,61% ini murni tanda ekonomi bangkit atau sekadar ilusi sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇\n\n🔔 Jangan lupa SUBSCRIBE ke Wawasan Cerdas, LIKE, dan SHARE video ini agar Anda tidak ketinggalan analisis makroekonomi dan strategi investasi saham paling tajam di Indonesia!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nKumpulan Hashtag (Optimal untuk YouTube)\n#WawasanCerdas #IHSG2026 #PDBIndonesia #InvestasiSaham #KrisisRupiah #Makroekonomi #StrategiSaham #DopingFiskal #PeluangInvestasi #SahamDividen #AnalisisEkonomi #BankIndonesia #SahamGOTO #BursaEfekIndonesia #SahamCuan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "ZSAa-Pb4PFk"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 283.5328610579742, "y": 933.8034876654763, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "ZSAa-Pb4PFk", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "PDB 5,61% Q1 2026 Tapi Rupiah Anjlok Kelas Menengah Tercekik Asing Kabur!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! 💡 Di video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan kejutan data makroekonomi terbaru yang sedang menjadi perbincangan panas di kalangan investor.\n\n00:00 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia \npada Kuartal I 2026 sukses mencetak rekor pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (YoY), melampaui target APBN yang hanya 5,4% dan menjadi angka tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Namun, tahukah Anda bahwa bagi investor pasar modal, angka gemilang ini justru menyalakan sinyal alarm bahaya? 🚨\n\n07:54 Doping Fiskal Q1 2026\nMengapa Angka 5,61% Adalah Ilusi \"Doping Fiskal\"? Di balik angka impresif tersebut, mesin penggerak utamanya bukanlah investasi asing atau ekspor, melainkan Konsumsi Pemerintah yang meroket tajam hingga 21,81% YoY. Pertumbuhan ini sangat artifisial, didorong oleh fiscal sugar rush atau \"doping fiskal\" melalui pencairan Tunjangan Hari Raya (Gaji ke-14) aparatur negara yang lebih awal serta guyuran dana untuk program populis Makan Bergizi Gratis (MBG). Uang kaget ini memicu multiplier effect jangka pendek yang membuat sektor perhotelan dan restoran meledak 13,14%. Namun, ini hanyalah kosmetik yang menutupi luka struktural perekonomian kita.\n\n16:15 Bedah Kualitas PDB Q1 2026\n\n24:01 Sisi Gelap PDB Q1 2026\nSisi Gelap: K-Shaped Recovery dan Tercekiknya Kelas Menengah Jangan tertipu oleh tingginya konsumsi domestik. Analisis mendalam menunjukkan kita sedang mengalami K-Shaped Recovery. Sektor padat karya seperti manufaktur tekstil dan garmen justru berdarah-darah, memicu ancaman gelombang PHK diam-diam (silent layoffs). Lebih parah lagi, kelas menengah swasta kini terjebak dalam Middle-Class Squeeze, di mana gaji stagnan tetapi pengeluaran membengkak akibat inflasi pangan dan imported inflation. Banyak yang terpaksa memakan tabungan atau berutang via Pinjol dan Paylater untuk bertahan hidup.\n\n32:06 Strategi Makro Q1 2026\nBadai Geopolitik, Pendarahan Rupiah, dan Pelarian Modal Asing Kita sedang menari di atas tali! Tingginya konsumsi dalam negeri membuat impor barang modal dan konsumsi melesat 7,2%, sementara kinerja ekspor kita malah terkontraksi minus 25% YoY. Di saat bersamaan, eskalasi konflik geopolitik AS dan Iran di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Efek dominonya? Kebutuhan Dolar AS untuk tagihan migas membengkak, memicu pelarian modal asing (capital flight) besar-besaran, hingga Rupiah sempat hancur menyentuh level All-Time Low di atas Rp17.420 per Dolar AS.\n\nBank Indonesia bahkan harus \"membakar\" cadangan devisa hingga US$8,4 miliar di Kuartal I dan menerbitkan SRBI dengan imbal hasil tinggi (6,5% - 7%) untuk menahan nilai tukar. Akibatnya, terjadi Crowding Out Effect yang menyedot likuiditas pasar saham, membuat saham-saham big caps perbankan mengalami tekanan jual masif.\n\n38:27 Prospek Ekonomi Pasca Q1 2026\nPanduan Strategi Saham Pasca-Kuartal I 2026 dari Wawasan Cerdas Kuartal depan, bensin musiman (THR) akan habis dan ekonomi diproyeksikan soft landing ke level 5,0% - 5,2%. Apa strategi terbaik untuk portofolio Anda?\nHindari Sektor Sensitif Suku Bunga: Sektor properti dan otomotif akan sangat tertekan oleh tingginya biaya pinjaman.\n\nRotasi ke Sektor Defensif & Ekspor: Lirik emiten berorientasi ekspor yang diuntungkan oleh kuatnya Dolar AS, atau consumer goods lokal yang diuntungkan oleh kebijakan pembatasan impor (Lartas) dari pemerintah.\n\nCermati Aksi Korporasi & Dividen Jumbo: Perhatikan katalis spesifik seperti akuisisi ritel HSBC oleh Bank OCBC NISP ($NISP), masuknya modal Danantara ke saham GOTO, hingga pemulihan operasional di TPIA dan grup Merdeka (MDKA). Amankan cash Anda dengan memburu saham pembagi dividen tinggi (dividend yield) seperti $JPFA, $SSMS, dan $TUGU.\n\nBagaimana pandangan Anda? Apakah PDB 5,61% ini murni tanda ekonomi bangkit atau sekadar ilusi sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇\n\n🔔 Jangan lupa SUBSCRIBE ke Wawasan Cerdas, LIKE, dan SHARE video ini agar Anda tidak ketinggalan analisis makroekonomi dan strategi investasi saham paling tajam di Indonesia!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nKumpulan Hashtag (Optimal untuk YouTube)\n#WawasanCerdas #IHSG2026 #PDBIndonesia #InvestasiSaham #KrisisRupiah #Makroekonomi #StrategiSaham #DopingFiskal #PeluangInvestasi #SahamDividen #AnalisisEkonomi #BankIndonesia #SahamGOTO #BursaEfekIndonesia #SahamCuan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "ZSAa-Pb4PFk"}}, {"key": "@StickyTrades", "attributes": {"label": "@StickyTrades", "x": 285.2961167849044, "y": 854.7112779857488, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "NIqBgAmHIEM", "id": "@StickyTrades", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar Ini Sedang Dimanipulasi - Laporan Pasar Mingguan bersama AJ Monte CMT\n\n👉 Laporan Pasar Mingguan bersama AJ Monte CMT\n\n📈 Laporan Pasar Mingguan: Dow Melonjak Sementara Saham-Saham Mega Kapitalisasi Menunjukkan Kelemahan\n\nDalam analisis pasar mingguan ini, Monte membahas pergerakan harga terbaru di seluruh indeks utama dan saham-saham terkemuka, menyoroti ketidaksesuaian antara reli Dow yang kuat dan kelemahan pada saham-saham mega kapitalisasi seperti Meta, Amazon, Microsoft, dan Nvidia.\n\nMeskipun data ekonomi menunjukkan tren bullish—seperti tingkat pengangguran yang lebih rendah dari perkiraan dan pertumbuhan pendapatan pribadi yang lebih kuat—pasar menunjukkan tanda-tanda potensi kelelahan. Sesi ini mengeksplorasi pola teknis, strategi opsi, dan sinyal-sinyal kunci yang saat ini dipantau oleh para trader.\n\n⚠️ Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Perdagangan melibatkan risiko kerugian yang signifikan.\n\n⏱️ Cap Waktu\n\n0:00 – Pendahuluan & tinjauan pasar\n0:14 – Dow Jones (DIA) melonjak di tengah volatilitas\n0:29 – Rincian data ekonomi (pengangguran & pertumbuhan pendapatan)\n1:00 – Analisis candlestick dan perilaku harga yang diharapkan\n1:12 – Aksi harga Meta (META) dan diskusi manipulasi\n2:13 – Reaksi pendapatan Amazon (AMZN) dan pengaturan bearish\n3:04 – Kelemahan mega-cap: Meta, Amazon, Microsoft, Nvidia\n3:48 – Mengapa reli Dow mungkin tidak sebullish yang terlihat\n4:07 – Divergensi IWM dan sinyal peringatan\n4:25 – Strategi opsi: spread dan positioning\n4:56 – Sinyal bearish QQQ (pola hanging man)\n5:27 – Diskusi musiman “Jual di Bulan Mei”\n5:34 – Resistensi SPY dan kekhawatiran volume\n5:52 – Pengisian gap VIX dan ekspektasi pembalikan\n6:28 – Target kenaikan VIX dan prospek volatilitas\n6:38 – Perak Strategi (SLV) dan ekspektasi jangka pendek\n7:02 – Pembaruan perdagangan PSLV dan pelacakan perdagangan\n7:22 – Keterlibatan komunitas & wawasan pertumbuhan saluran\n8:19 – Kesimpulan dan rangkuman\n\n📚 Tautan ke laporan pertengahan minggu yang disebutkan dalam video ini:\n👉https://youtube.com/live/YcALApEMNag\n\n👉Tautan untuk Tata Letak TOS dari Indikator Moving Average 50 hari yang dirujuk dalam video ini: Pengguna Think or Swim - Salin/Tempel/Simpan ke platform Anda sendiri https://tos.mx/!33Vjve3g\n👉Tautan ke Algoritma Daftar Periksa Perdagangan 7 Poin https://tools.stickytrades.com/login\n👉Tautan untuk Mendaftar uji coba gratis TANPA KARTU KREDIT: https://stickytrades.com/learn/register\n👉Tautan ke Kursus Kilat Trader Opsi Bionik https://go.stickytrades.com/bionic 👉 Tautan ke Doug Wyan (dari Neptune Global Bullion Exchange)   / dougwyan   \n👉 Berlangganan saluran kami di sini:    /    \n👉 Donasikan ke Rumah Sakit Anak St. Jude di sini: https://www.stjude.org/promotion/impa... \n📌 TAUTAN EDUKASI – Pelajari Pola Grafik & Alat yang Disebutkan dalam Video Ini 👉 Klaim Paket Gratis Anda di Sini: https://go.stickytrades.com/floor-tra... \n📚 Tautan ke laporan terakhir: 👉    • What the Heck is Happening with AVIS (Tick...  \n📚 Tautan Think or Swim Share Untuk grafik perbandingan AJ SLV/PSLV: 👉https://tos.mx/!ov3dVQEe\n⚠️ Penafian Risiko Perdagangan melibatkan risiko kerugian yang signifikan, dan kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Selalu lakukan riset menyeluruh dan konsultasikan dengan profesional sebelum membuat keputusan keuangan. Konten ini hanya untuk tujuan pendidikan.\n\n👍 Menikmati analisis ini? Sukai, komentari, dan bagikan untuk mendukung komunitas StickyTrades.\n\n🔔 Berlangganan untuk wawasan mingguan dan analisis teknis: 👉    / stickytrades   #PasarSaham #AnalisisTeknis\nHanya untuk tujuan pendidikan. Bukan nasihat keuangan.\n\n#saham #pasarsaham #uang #menghasilkanuang #META #AMZN #MSFT #opsi #perdaganganopsi", "post_id": "NIqBgAmHIEM"}}, {"key": "stickytrades", "attributes": {"label": "stickytrades", "x": 445.1335210109348, "y": 491.70908193145556, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NIqBgAmHIEM", "id": "stickytrades", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar Ini Sedang Dimanipulasi - Laporan Pasar Mingguan bersama AJ Monte CMT\n\n👉 Laporan Pasar Mingguan bersama AJ Monte CMT\n\n📈 Laporan Pasar Mingguan: Dow Melonjak Sementara Saham-Saham Mega Kapitalisasi Menunjukkan Kelemahan\n\nDalam analisis pasar mingguan ini, Monte membahas pergerakan harga terbaru di seluruh indeks utama dan saham-saham terkemuka, menyoroti ketidaksesuaian antara reli Dow yang kuat dan kelemahan pada saham-saham mega kapitalisasi seperti Meta, Amazon, Microsoft, dan Nvidia.\n\nMeskipun data ekonomi menunjukkan tren bullish—seperti tingkat pengangguran yang lebih rendah dari perkiraan dan pertumbuhan pendapatan pribadi yang lebih kuat—pasar menunjukkan tanda-tanda potensi kelelahan. Sesi ini mengeksplorasi pola teknis, strategi opsi, dan sinyal-sinyal kunci yang saat ini dipantau oleh para trader.\n\n⚠️ Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Perdagangan melibatkan risiko kerugian yang signifikan.\n\n⏱️ Cap Waktu\n\n0:00 – Pendahuluan & tinjauan pasar\n0:14 – Dow Jones (DIA) melonjak di tengah volatilitas\n0:29 – Rincian data ekonomi (pengangguran & pertumbuhan pendapatan)\n1:00 – Analisis candlestick dan perilaku harga yang diharapkan\n1:12 – Aksi harga Meta (META) dan diskusi manipulasi\n2:13 – Reaksi pendapatan Amazon (AMZN) dan pengaturan bearish\n3:04 – Kelemahan mega-cap: Meta, Amazon, Microsoft, Nvidia\n3:48 – Mengapa reli Dow mungkin tidak sebullish yang terlihat\n4:07 – Divergensi IWM dan sinyal peringatan\n4:25 – Strategi opsi: spread dan positioning\n4:56 – Sinyal bearish QQQ (pola hanging man)\n5:27 – Diskusi musiman “Jual di Bulan Mei”\n5:34 – Resistensi SPY dan kekhawatiran volume\n5:52 – Pengisian gap VIX dan ekspektasi pembalikan\n6:28 – Target kenaikan VIX dan prospek volatilitas\n6:38 – Perak Strategi (SLV) dan ekspektasi jangka pendek\n7:02 – Pembaruan perdagangan PSLV dan pelacakan perdagangan\n7:22 – Keterlibatan komunitas & wawasan pertumbuhan saluran\n8:19 – Kesimpulan dan rangkuman\n\n📚 Tautan ke laporan pertengahan minggu yang disebutkan dalam video ini:\n👉https://youtube.com/live/YcALApEMNag\n\n👉Tautan untuk Tata Letak TOS dari Indikator Moving Average 50 hari yang dirujuk dalam video ini: Pengguna Think or Swim - Salin/Tempel/Simpan ke platform Anda sendiri https://tos.mx/!33Vjve3g\n👉Tautan ke Algoritma Daftar Periksa Perdagangan 7 Poin https://tools.stickytrades.com/login\n👉Tautan untuk Mendaftar uji coba gratis TANPA KARTU KREDIT: https://stickytrades.com/learn/register\n👉Tautan ke Kursus Kilat Trader Opsi Bionik https://go.stickytrades.com/bionic 👉 Tautan ke Doug Wyan (dari Neptune Global Bullion Exchange)   / dougwyan   \n👉 Berlangganan saluran kami di sini:    /    \n👉 Donasikan ke Rumah Sakit Anak St. Jude di sini: https://www.stjude.org/promotion/impa... \n📌 TAUTAN EDUKASI – Pelajari Pola Grafik & Alat yang Disebutkan dalam Video Ini 👉 Klaim Paket Gratis Anda di Sini: https://go.stickytrades.com/floor-tra... \n📚 Tautan ke laporan terakhir: 👉    • What the Heck is Happening with AVIS (Tick...  \n📚 Tautan Think or Swim Share Untuk grafik perbandingan AJ SLV/PSLV: 👉https://tos.mx/!ov3dVQEe\n⚠️ Penafian Risiko Perdagangan melibatkan risiko kerugian yang signifikan, dan kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Selalu lakukan riset menyeluruh dan konsultasikan dengan profesional sebelum membuat keputusan keuangan. Konten ini hanya untuk tujuan pendidikan.\n\n👍 Menikmati analisis ini? Sukai, komentari, dan bagikan untuk mendukung komunitas StickyTrades.\n\n🔔 Berlangganan untuk wawasan mingguan dan analisis teknis: 👉    / stickytrades   #PasarSaham #AnalisisTeknis\nHanya untuk tujuan pendidikan. Bukan nasihat keuangan.\n\n#saham #pasarsaham #uang #menghasilkanuang #META #AMZN #MSFT #opsi #perdaganganopsi", "post_id": "NIqBgAmHIEM"}}, {"key": "@KUPASTVLAMPUNG", "attributes": {"label": "@KUPASTVLAMPUNG", "x": 121.62457359606272, "y": 882.0900429105809, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "VCqNPWLbHQA", "id": "@KUPASTVLAMPUNG", "source": "youtube-000001", "content": "Gubernur BI Ungkap 2 Penyebab Utama Rupiah Melemah Meski Ekonomi Tumbuh 5,61%\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengaku telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait perkembangan Rupiah saat ini. Menurutnya, ada dua alasan yang membuat Rupiah mengalami undervalue di tengah kondisi perekonomian yang tumbuh.\n\n\"Tadi dibahas dan mendapatkan arahan mengenai nilai tukar, bahwa yang pertama nilai tukar sekarang itu undervalue. Undervalue dan ke depan kita yakini akan stabil dan menguat,\" kata Perry.\n\nPerry mengatakan pertumbuhan ekonomi 5,61% di kuartal I - 2026, inflasi dalam kondisi rendah, cadangan devisa kuat, dan kredit yang tumbuh tinggi, seharusnya menjadi dasar untuk menunjukkan Rupiah akan stabil dan menguat. Namun, diakui bahwa dalam jangka pendek ini ada tekanan terhadap nilai tukar hingga saat ini menembus ke level Rp 17.400 per US$.\n\nTerima kasih atas dukungan sosial media kupas tuntas grup, kami menghadirkan berita-berita terkini Lampung maupun berita Nasional dengan kualitas baik.\n\nJoin Grup WhatsApp :\nhttps://linkin.bio/kupas_lampung\n\nDapatkan Informasi Terbaru : \n   /   \n\nDisclaimer: \nGambar, ataupun video yang ada di channel ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di sini :\nKontak : kupastuntas7 / 081231530113\n\nCOPYRIGHT DISCLAIMER\n\"Copyright Disclaimer Under Section 107 of the Copyright Act? 1976, allowance is made for \"fair use\" for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational or personal use tips the balance in favor of fair use.\"\n\nUntuk berlangganan koran atau pemasangan iklan, bisa menghubungi:\nAdmin : 081324556017", "post_id": "VCqNPWLbHQA"}}, {"key": "kupastvlampung", "attributes": {"label": "kupastvlampung", "x": 42.39082126204485, "y": 543.1861117321679, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "VCqNPWLbHQA", "id": "kupastvlampung", "source": "youtube-000001", "content": "Gubernur BI Ungkap 2 Penyebab Utama Rupiah Melemah Meski Ekonomi Tumbuh 5,61%\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengaku telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait perkembangan Rupiah saat ini. Menurutnya, ada dua alasan yang membuat Rupiah mengalami undervalue di tengah kondisi perekonomian yang tumbuh.\n\n\"Tadi dibahas dan mendapatkan arahan mengenai nilai tukar, bahwa yang pertama nilai tukar sekarang itu undervalue. Undervalue dan ke depan kita yakini akan stabil dan menguat,\" kata Perry.\n\nPerry mengatakan pertumbuhan ekonomi 5,61% di kuartal I - 2026, inflasi dalam kondisi rendah, cadangan devisa kuat, dan kredit yang tumbuh tinggi, seharusnya menjadi dasar untuk menunjukkan Rupiah akan stabil dan menguat. Namun, diakui bahwa dalam jangka pendek ini ada tekanan terhadap nilai tukar hingga saat ini menembus ke level Rp 17.400 per US$.\n\nTerima kasih atas dukungan sosial media kupas tuntas grup, kami menghadirkan berita-berita terkini Lampung maupun berita Nasional dengan kualitas baik.\n\nJoin Grup WhatsApp :\nhttps://linkin.bio/kupas_lampung\n\nDapatkan Informasi Terbaru : \n   /   \n\nDisclaimer: \nGambar, ataupun video yang ada di channel ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di sini :\nKontak : kupastuntas7 / 081231530113\n\nCOPYRIGHT DISCLAIMER\n\"Copyright Disclaimer Under Section 107 of the Copyright Act? 1976, allowance is made for \"fair use\" for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational or personal use tips the balance in favor of fair use.\"\n\nUntuk berlangganan koran atau pemasangan iklan, bisa menghubungi:\nAdmin : 081324556017", "post_id": "VCqNPWLbHQA"}}, {"key": "@J_COIN", "attributes": {"label": "@J_COIN", "x": 377.5384220230854, "y": 867.6964429358361, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Yz8w0y95lSs", "id": "@J_COIN", "source": "youtube-000001", "content": "Audit KYC Pi Network: Fakta Sebenarnya yang Harus Anda Ketahui\n\nStatus KYC Pi Network saja tidak cukup. Dalam audit ini, kami memeriksa validitas akun Anda, integritas dompet, konteks kepatuhan OJK, dan jalur konversi Pi-ke-USDT-ke-IDR yang sebenarnya — berdasarkan data, bukan sekadar sensasi.\n📌 Poin data penting yang dibahas:\n526 juta+ tugas validasi\nLebih dari 1 juta identitas terverifikasi\nPi → USDT → IDR: struktur konversi 2 langkah yang sebenarnya\nRisiko kepatuhan AML/CFT yang paling sering diabaikan oleh para Pionir\nKeamanan kata sandi & verifikasi penjelajah blockchain\n\nIni bukan nasihat keuangan. Semua analisis didasarkan pada publikasi resmi Pi Network, kerangka peraturan OJK, dan data on-chain.\n\n=====\n🔔 Berlangganan:\nhttps://www.youtube.com/?sub_c...\n=====\n\n💼 Tautan Mitra\n\n🔐 Dompet Perangkat Keras OneKey (Resmi):\nhttps://onekey.so/r/JCOIN 🏷️ Kode: JCOIN\n🎁 Amankan kripto Anda dengan kendali penuh & kepemilikan sejati (penyimpanan dingin)\n\n💹 OKX:\nhttps://www.okx.ac/join/JCOIN 🏷️ Kode: JCOIN\n🎁 Dapatkan bonus atau rabat perdagangan 20%\n\n🛡️ Browser GoLogin:\nhttps://bit.ly/gologin_j_coin 🔐 Kode: JCOIN\n🎁 Uji Coba Gratis 7 Hari + Proxy Residensial 2GB + Diskon 40% untuk Pembayaran Pertama\n\n📈 vidIQ – Alat Pertumbuhan YouTube:\nhttps://vidiq.com/JCOIN 📊 Kode: JCOIN\n🎁 Dapatkan fitur Boost yang canggih, keuntungan eksklusif & dukungan pelacakan seumur hidup\n\n💰 Binance:\nhttps://www.binance.com/en/register?r... 🏷️ Kode: JCOIN1\n🎁 Dapatkan Rabat Perdagangan 10% + Bonus Pengguna Baru hingga 600 USD saat Anda mendaftar melalui tautan ini dan mulai berdagang dengan aman!\n\n=====\n📱 Media Sosial\n🔹[Instagram] →   / hayashi_janu  \n🔹[X] →   / h__janu  \n🔹[Facebook] →   / januhayashi  \n=====\n\n🚀 Tentang J_COIN\nJ_COIN menyediakan wawasan investigatif berbasis data ke dalam dunia mata uang kripto. Kami fokus pada transparansi blockchain, pembaruan ekosistem Pi Network, dan keamanan aset digital untuk investor ritel.\n\n🔍 Topik Utama\n🌟 Pembaruan Pi Network – Analisis mendalam tentang Mainnet, KYC, dan infrastruktur Node.\n🌟 Berita Kripto – Pembaruan pasar global terbaru dan perubahan regulasi.\n🌟 Pajak & Kepatuhan – Menavigasi perpajakan kripto dan kerangka hukum di Indonesia.\n🌟 Keamanan Digital – Panduan praktis tentang penyimpanan dingin dan perlindungan aset.\n🌟 Evolusi Blockchain – Memahami Web3, DeFi, dan AI terdesentralisasi.\n\n⚠️ Penafian\nInformasi yang diberikan dalam video ini hanya untuk tujuan informasi umum dan bukan merupakan nasihat investasi. Selalu lakukan riset sendiri (DYOR - Do Your Own Research) sebelum mengambil keputusan investasi.\n\n=====\n#pinetwork #pinetworkkyc #pinetworkupdate #kriptoindonesia #ojk #pinetworkterbaruhariini #pikyc #web3 #jcoin #cryptoregulation\n=====\n\n00:00 - Cek Realitas Jaringan Terbuka Pi Network\n02:30 - Standar Kepatuhan OJK untuk Aset Pi\n05:18 - Audit Teknis Dompet & Konsistensi KYC\n07:47 - Arah Infrastruktur Jaringan Pi & Utilitas AI\n10:23 - Likuiditas Pi: Mengapa Konversi IDR Tidak Langsung\n13:20 - Ringkasan Audit Akhir & Langkah-Langkah Tindakan", "post_id": "Yz8w0y95lSs"}}, {"key": "J_COIN", "attributes": {"label": "J_COIN", "x": 3.789159487791127, "y": 297.93550528880075, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Yz8w0y95lSs", "id": "J_COIN", "source": "youtube-000001", "content": "Audit KYC Pi Network: Fakta Sebenarnya yang Harus Anda Ketahui\n\nStatus KYC Pi Network saja tidak cukup. Dalam audit ini, kami memeriksa validitas akun Anda, integritas dompet, konteks kepatuhan OJK, dan jalur konversi Pi-ke-USDT-ke-IDR yang sebenarnya — berdasarkan data, bukan sekadar sensasi.\n📌 Poin data penting yang dibahas:\n526 juta+ tugas validasi\nLebih dari 1 juta identitas terverifikasi\nPi → USDT → IDR: struktur konversi 2 langkah yang sebenarnya\nRisiko kepatuhan AML/CFT yang paling sering diabaikan oleh para Pionir\nKeamanan kata sandi & verifikasi penjelajah blockchain\n\nIni bukan nasihat keuangan. Semua analisis didasarkan pada publikasi resmi Pi Network, kerangka peraturan OJK, dan data on-chain.\n\n=====\n🔔 Berlangganan:\nhttps://www.youtube.com/?sub_c...\n=====\n\n💼 Tautan Mitra\n\n🔐 Dompet Perangkat Keras OneKey (Resmi):\nhttps://onekey.so/r/JCOIN 🏷️ Kode: JCOIN\n🎁 Amankan kripto Anda dengan kendali penuh & kepemilikan sejati (penyimpanan dingin)\n\n💹 OKX:\nhttps://www.okx.ac/join/JCOIN 🏷️ Kode: JCOIN\n🎁 Dapatkan bonus atau rabat perdagangan 20%\n\n🛡️ Browser GoLogin:\nhttps://bit.ly/gologin_j_coin 🔐 Kode: JCOIN\n🎁 Uji Coba Gratis 7 Hari + Proxy Residensial 2GB + Diskon 40% untuk Pembayaran Pertama\n\n📈 vidIQ – Alat Pertumbuhan YouTube:\nhttps://vidiq.com/JCOIN 📊 Kode: JCOIN\n🎁 Dapatkan fitur Boost yang canggih, keuntungan eksklusif & dukungan pelacakan seumur hidup\n\n💰 Binance:\nhttps://www.binance.com/en/register?r... 🏷️ Kode: JCOIN1\n🎁 Dapatkan Rabat Perdagangan 10% + Bonus Pengguna Baru hingga 600 USD saat Anda mendaftar melalui tautan ini dan mulai berdagang dengan aman!\n\n=====\n📱 Media Sosial\n🔹[Instagram] →   / hayashi_janu  \n🔹[X] →   / h__janu  \n🔹[Facebook] →   / januhayashi  \n=====\n\n🚀 Tentang J_COIN\nJ_COIN menyediakan wawasan investigatif berbasis data ke dalam dunia mata uang kripto. Kami fokus pada transparansi blockchain, pembaruan ekosistem Pi Network, dan keamanan aset digital untuk investor ritel.\n\n🔍 Topik Utama\n🌟 Pembaruan Pi Network – Analisis mendalam tentang Mainnet, KYC, dan infrastruktur Node.\n🌟 Berita Kripto – Pembaruan pasar global terbaru dan perubahan regulasi.\n🌟 Pajak & Kepatuhan – Menavigasi perpajakan kripto dan kerangka hukum di Indonesia.\n🌟 Keamanan Digital – Panduan praktis tentang penyimpanan dingin dan perlindungan aset.\n🌟 Evolusi Blockchain – Memahami Web3, DeFi, dan AI terdesentralisasi.\n\n⚠️ Penafian\nInformasi yang diberikan dalam video ini hanya untuk tujuan informasi umum dan bukan merupakan nasihat investasi. Selalu lakukan riset sendiri (DYOR - Do Your Own Research) sebelum mengambil keputusan investasi.\n\n=====\n#pinetwork #pinetworkkyc #pinetworkupdate #kriptoindonesia #ojk #pinetworkterbaruhariini #pikyc #web3 #jcoin #cryptoregulation\n=====\n\n00:00 - Cek Realitas Jaringan Terbuka Pi Network\n02:30 - Standar Kepatuhan OJK untuk Aset Pi\n05:18 - Audit Teknis Dompet & Konsistensi KYC\n07:47 - Arah Infrastruktur Jaringan Pi & Utilitas AI\n10:23 - Likuiditas Pi: Mengapa Konversi IDR Tidak Langsung\n13:20 - Ringkasan Audit Akhir & Langkah-Langkah Tindakan", "post_id": "Yz8w0y95lSs"}}, {"key": "@DiscoverTube2024", "attributes": {"label": "@DiscoverTube2024", "x": 418.04495728167103, "y": 396.4497283069455, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "EeD2iwGN91A", "id": "@DiscoverTube2024", "source": "youtube-000001", "content": "Para Ilmuwan Menjelaskan Mengapa Houston Terus Dilanda Banjir\n\nSesuatu sedang terjadi di Houston… dan para ahli mengatakan situasinya semakin memburuk.\nSalah satu kota dengan pertumbuhan tercepat di Amerika terus dilanda banjir — berulang kali — mengubah hujan biasa menjadi bencana. Jalanan menghilang di bawah air, jalan raya menjadi sungai, dan seluruh lingkungan terendam.\n\nNamun ini bukan hanya cuaca buruk. Di balik krisis banjir Houston terdapat masalah yang jauh lebih dalam — masalah yang dibangun selama beberapa dekade melalui ekspansi yang cepat, infrastruktur yang menua, dan kota yang dirancang sedemikian rupa sehingga air tidak memiliki tempat untuk mengalir.\n\nDalam video ini, kita akan membahas mengapa Houston sering banjir… dan mengapa bahayanya mungkin semakin meningkat.\n\n\nPara ilmuwan dan perencana kota menunjukkan beberapa faktor utama:\n• Medan datar dengan hampir tidak ada drainase alami 🌧️\n• Lahan basah digantikan oleh jalan dan beton 🏙️\n• Perluasan kota yang cepat ke daerah rawan banjir 🏘️\n• Sistem drainase yang sudah tua yang dibangun untuk kota yang lebih kecil 🚧\n• Badai yang lebih kuat yang dipicu oleh air Teluk yang lebih hangat 🌪️\n\nDan peristiwa seperti Badai Harvey menunjukkan betapa dahsyatnya konsekuensi yang dapat terjadi ketika semua faktor tersebut bertabrakan.\n\nNamun kisah ini bukan hanya tentang badai.\n\nIni tentang perencanaan kota. Infrastruktur. Risiko iklim. Dan apakah Houston dapat beradaptasi sebelum bencana besar berikutnya tiba.\n\nTonton sampai akhir — karena masa depan Houston mungkin bergantung pada apa yang terjadi selanjutnya.\n\n📚 Sumber & Bacaan Lebih Lanjut\n• FEMA – Informasi Bahaya Banjir\nhttps://www.fema.gov\n• NOAA – Data Badai & Curah Hujan\nhttps://www.noaa.gov\n• Distrik Pengendalian Banjir Harris County\nhttps://www.hcfcd.org\n• USGS – Penelitian Banjir Perkotaan\nhttps://www.usgs.gov\n\n🎬 Berlangganan untuk konten lainnya:\n👉    /   \n\n🎥 Kredit:\n✍️ Penulis: Lucas Reed\n🎞️ Editor Video: Maya Alvarez\n🔍 Peneliti: Rohan Mehta\n📝 Editor Naskah: Ava Sinclair\n🖼️ Desainer Thumbnail: Julian Knight\n📢 Pimpinan Penerbitan: Zoe Marshall\n🎬 Manajer Produksi: Caleb Foster\n🎧 Produser Edit: Nina Brooks\n\n🚀 Tagar:\n#Houston #Banjir #Texas #BadaiHarvey #PerubahanIklim #PerencanaanKota #Infrastruktur #BencanaAlam #RisikoBanjir #CuacaEkstrem #Badai #Dokumenter\n\n🔑 Kata Kunci SEO:\nPenjelasan banjir Houston, mengapa Houston sering banjir, krisis banjir Houston, banjir infrastruktur Houston, dokumenter Badai Harvey, penjelasan banjir Texas, banjir perkotaan Houston, banjir akibat perubahan iklim Houston, mengapa Houston terus banjir, dokumenter bencana Houston", "post_id": "EeD2iwGN91A"}}, {"key": "discovertube2024", "attributes": {"label": "discovertube2024", "x": 403.70335290727985, "y": 570.6334027690186, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "EeD2iwGN91A", "id": "discovertube2024", "source": "youtube-000001", "content": "Para Ilmuwan Menjelaskan Mengapa Houston Terus Dilanda Banjir\n\nSesuatu sedang terjadi di Houston… dan para ahli mengatakan situasinya semakin memburuk.\nSalah satu kota dengan pertumbuhan tercepat di Amerika terus dilanda banjir — berulang kali — mengubah hujan biasa menjadi bencana. Jalanan menghilang di bawah air, jalan raya menjadi sungai, dan seluruh lingkungan terendam.\n\nNamun ini bukan hanya cuaca buruk. Di balik krisis banjir Houston terdapat masalah yang jauh lebih dalam — masalah yang dibangun selama beberapa dekade melalui ekspansi yang cepat, infrastruktur yang menua, dan kota yang dirancang sedemikian rupa sehingga air tidak memiliki tempat untuk mengalir.\n\nDalam video ini, kita akan membahas mengapa Houston sering banjir… dan mengapa bahayanya mungkin semakin meningkat.\n\n\nPara ilmuwan dan perencana kota menunjukkan beberapa faktor utama:\n• Medan datar dengan hampir tidak ada drainase alami 🌧️\n• Lahan basah digantikan oleh jalan dan beton 🏙️\n• Perluasan kota yang cepat ke daerah rawan banjir 🏘️\n• Sistem drainase yang sudah tua yang dibangun untuk kota yang lebih kecil 🚧\n• Badai yang lebih kuat yang dipicu oleh air Teluk yang lebih hangat 🌪️\n\nDan peristiwa seperti Badai Harvey menunjukkan betapa dahsyatnya konsekuensi yang dapat terjadi ketika semua faktor tersebut bertabrakan.\n\nNamun kisah ini bukan hanya tentang badai.\n\nIni tentang perencanaan kota. Infrastruktur. Risiko iklim. Dan apakah Houston dapat beradaptasi sebelum bencana besar berikutnya tiba.\n\nTonton sampai akhir — karena masa depan Houston mungkin bergantung pada apa yang terjadi selanjutnya.\n\n📚 Sumber & Bacaan Lebih Lanjut\n• FEMA – Informasi Bahaya Banjir\nhttps://www.fema.gov\n• NOAA – Data Badai & Curah Hujan\nhttps://www.noaa.gov\n• Distrik Pengendalian Banjir Harris County\nhttps://www.hcfcd.org\n• USGS – Penelitian Banjir Perkotaan\nhttps://www.usgs.gov\n\n🎬 Berlangganan untuk konten lainnya:\n👉    /   \n\n🎥 Kredit:\n✍️ Penulis: Lucas Reed\n🎞️ Editor Video: Maya Alvarez\n🔍 Peneliti: Rohan Mehta\n📝 Editor Naskah: Ava Sinclair\n🖼️ Desainer Thumbnail: Julian Knight\n📢 Pimpinan Penerbitan: Zoe Marshall\n🎬 Manajer Produksi: Caleb Foster\n🎧 Produser Edit: Nina Brooks\n\n🚀 Tagar:\n#Houston #Banjir #Texas #BadaiHarvey #PerubahanIklim #PerencanaanKota #Infrastruktur #BencanaAlam #RisikoBanjir #CuacaEkstrem #Badai #Dokumenter\n\n🔑 Kata Kunci SEO:\nPenjelasan banjir Houston, mengapa Houston sering banjir, krisis banjir Houston, banjir infrastruktur Houston, dokumenter Badai Harvey, penjelasan banjir Texas, banjir perkotaan Houston, banjir akibat perubahan iklim Houston, mengapa Houston terus banjir, dokumenter bencana Houston", "post_id": "EeD2iwGN91A"}}, {"key": "@thecore_in", "attributes": {"label": "@thecore_in", "x": 153.54644128058226, "y": 285.7336793014701, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "BeDIVVCxM_w", "id": "@thecore_in", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar IPO 2026: Sektor Unggulan Pusat Data REIT Manufaktur | Govindraj Ethiraj | Laporan Inti\n\nPada Episode 864 The Core Report, jurnalis keuangan Govindraj Ethiraj berbincang dengan Ambareesh Baliga, Pakar Pasar, serta cuplikan dari wawancara panjang kami dengan Neha Agarwal, MD & Kepala – Pasar Modal Ekuitas di JM Financial Institutional Securities.\n\nLihat pelacak Pendapatan Langsung kami: https://earnings.thecore.in/\n\nCATATAN ACARA\n(00:00) Berita Hari Ini\n(01:00) Pasar pulih tetapi harga minyak kembali bergejolak. Melihat kembali dua bulan terakhir.\n\n(02:04) Rupee mencapai titik terendah penutupan baru\n(09:15) Konsumsi bensin India meningkat sementara konsumsi gas menurun pada bulan April\n(10:25) Emirates dan Etihad mengumumkan mereka kembali ke kapasitas penuh dan penerbangan\n(12:02) Mengapa Anda mungkin tidak dapat menyaksikan Piala Dunia Sepak Bola di India tahun ini\n(14:21) Pasar IPO pada tahun 2026 mungkin akan lebih baik daripada tahun 2025, apa yang dapat mendorong hal ini?\n\nPasar, Rupee, dan Hasil Pemilu Negara Bagian:\n\nKami melacak harga minyak sebagai sinyal utama sentimen investor yang membentuk pasar saham India dan rupee. Harga minyak melonjak hampir 5 persen setelah ketegangan baru di Selat Hormuz mendorong harga minyak mentah Brent mendekati 113 dolar per barel. Harga minyak yang tetap di atas 110 dolar meningkatkan risiko inflasi, tekanan neraca transaksi berjalan, dan kekhawatiran seputar pertumbuhan India. Pasar saham India tetap tangguh dengan Nifty 50 di 24119 dan Sensex di 77269, sementara saham berkapitalisasi menengah dan kecil naik sekitar 0,6 hingga 0,7 persen, menunjukkan dukungan likuiditas domestik yang berkelanjutan. Rupee mencapai titik terendah sepanjang masa di 95,08 per dolar AS karena permintaan dolar meningkat dan harga minyak naik. RBI sedang menjajaki arus masuk dolar termasuk deposito NRI untuk meningkatkan cadangan devisa karena investor asing menjual hampir 20 miliar dolar saham dan obligasi India pada tahun 2026. BJP diproyeksikan memimpin di Bengal Barat dan Assam sementara Vijay TVK melonjak di Tamil Nadu dan UDF yang dipimpin Kongres kembali berkuasa di Kerala. Apa arti harga minyak, pelemahan rupee, dan risiko global bagi sentimen pasar ke depan? Kami berbicara dengan pakar pasar Ambareesh Baliga tentang tren pasar saham India, arus modal, dan sentimen investor.\n\nKonsumsi Minyak dan Gas untuk April:\n\nPermintaan bahan bakar India menunjukkan tren yang beragam. Bensin naik 6,3 persen dan solar mencapai 8,3 juta ton, mencerminkan aktivitas yang stabil. Konsumsi LPG turun 16 persen setelah gangguan di Selat Hormuz, dengan India mengimpor sekitar 60 persen LPG dari Timur Tengah. Permintaan bahan bakar jet menurun karena maskapai penerbangan membebankan biaya bahan bakar yang lebih tinggi kepada konsumen.\n\nEmirates dan Etihad Beroperasi Penuh:\n\nPemulihan penerbangan internasional semakin cepat seiring dengan pencabutan pembatasan wilayah udara UEA. Emirates memulihkan 96 persen jaringan globalnya di 137 destinasi dan mengoperasikan 167 penerbangan harian antara Dubai dan kota-kota di India. Kenaikan harga bahan bakar jet akan membentuk harga tiket pesawat dan permintaan perjalanan.\n\nIndia dan China Tidak Menayangkan Piala Dunia Sepak Bola:\n\nPiala Dunia FIFA 2026 mungkin tidak akan ditayangkan di India dan China karena sengketa hak siar yang besar. Reliance Disney dilaporkan menawarkan 20 juta dolar, jauh di bawah ekspektasi FIFA, sementara Sony mundur. Waktu pertandingan larut malam, ekonomi periklanan, dan dominasi kriket dapat membatasi jumlah penonton, menciptakan ketidakpastian seputar hak media olahraga dan ekonomi streaming.\n\nProspek IPO di Tahun 2026:\n\nProspek pasar IPO India tetap kuat tetapi lebih selektif setelah penggalangan dana rekor pada tahun 2025. Dalam percakapan dengan Neha Agarwal, Managing Director dan Kepala Pasar Modal Ekuitas, kami mengeksplorasi prospek IPO, selera investor, dan pertumbuhan yang menguntungkan. Pusat data, REIT, dan manufaktur canggih dapat mendorong Pasar IPO 2026 karena perusahaan fokus pada arus kas yang dapat diprediksi, valuasi yang disiplin, dan pencatatan berkualitas.\n\nTetap terdepan dengan The Core Report saat Govindraj Ethiraj berbicara dengan Ambareesh Baliga tentang pergerakan pasar saham India baru-baru ini, harga minyak, dan prospek rupee, dan dengan Neha Agarwal tentang booming Pasar IPO India 2026 yang dipimpin oleh Pusat Data, REIT, dan Manufaktur.\n\n#IPO2026 #PasarSahamIndia #BeritaPasarSaham #Rupee #PusatData #REITs #TheCoreReport #TheCore\n\nGabung The Core Insider untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nPara pendengar! Kami menunggu tanggapan Anda: https://tinyurl.com/TCR-Listener-Survey\n\nThe Core & The Core Report didukung iklan & GRATIS untuk semua pembaca & pendengar. Kirimkan email ke shiva untuk kebutuhan sponsor & studio merek.\n\nUntuk liputan selengkapnya, kunjungi thecore.in (https://www.thecore.in/)\n\nDukung Core Report (https://tinyurl.com/Support-the-Core-...)\n\nGabung & Berinteraksi secara anonim di saluran ...", "post_id": "BeDIVVCxM_w"}}, {"key": "thecore_in", "attributes": {"label": "thecore_in", "x": 0.575099933296408, "y": 215.71137143958487, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "BeDIVVCxM_w", "id": "thecore_in", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar IPO 2026: Sektor Unggulan Pusat Data REIT Manufaktur | Govindraj Ethiraj | Laporan Inti\n\nPada Episode 864 The Core Report, jurnalis keuangan Govindraj Ethiraj berbincang dengan Ambareesh Baliga, Pakar Pasar, serta cuplikan dari wawancara panjang kami dengan Neha Agarwal, MD & Kepala – Pasar Modal Ekuitas di JM Financial Institutional Securities.\n\nLihat pelacak Pendapatan Langsung kami: https://earnings.thecore.in/\n\nCATATAN ACARA\n(00:00) Berita Hari Ini\n(01:00) Pasar pulih tetapi harga minyak kembali bergejolak. Melihat kembali dua bulan terakhir.\n\n(02:04) Rupee mencapai titik terendah penutupan baru\n(09:15) Konsumsi bensin India meningkat sementara konsumsi gas menurun pada bulan April\n(10:25) Emirates dan Etihad mengumumkan mereka kembali ke kapasitas penuh dan penerbangan\n(12:02) Mengapa Anda mungkin tidak dapat menyaksikan Piala Dunia Sepak Bola di India tahun ini\n(14:21) Pasar IPO pada tahun 2026 mungkin akan lebih baik daripada tahun 2025, apa yang dapat mendorong hal ini?\n\nPasar, Rupee, dan Hasil Pemilu Negara Bagian:\n\nKami melacak harga minyak sebagai sinyal utama sentimen investor yang membentuk pasar saham India dan rupee. Harga minyak melonjak hampir 5 persen setelah ketegangan baru di Selat Hormuz mendorong harga minyak mentah Brent mendekati 113 dolar per barel. Harga minyak yang tetap di atas 110 dolar meningkatkan risiko inflasi, tekanan neraca transaksi berjalan, dan kekhawatiran seputar pertumbuhan India. Pasar saham India tetap tangguh dengan Nifty 50 di 24119 dan Sensex di 77269, sementara saham berkapitalisasi menengah dan kecil naik sekitar 0,6 hingga 0,7 persen, menunjukkan dukungan likuiditas domestik yang berkelanjutan. Rupee mencapai titik terendah sepanjang masa di 95,08 per dolar AS karena permintaan dolar meningkat dan harga minyak naik. RBI sedang menjajaki arus masuk dolar termasuk deposito NRI untuk meningkatkan cadangan devisa karena investor asing menjual hampir 20 miliar dolar saham dan obligasi India pada tahun 2026. BJP diproyeksikan memimpin di Bengal Barat dan Assam sementara Vijay TVK melonjak di Tamil Nadu dan UDF yang dipimpin Kongres kembali berkuasa di Kerala. Apa arti harga minyak, pelemahan rupee, dan risiko global bagi sentimen pasar ke depan? Kami berbicara dengan pakar pasar Ambareesh Baliga tentang tren pasar saham India, arus modal, dan sentimen investor.\n\nKonsumsi Minyak dan Gas untuk April:\n\nPermintaan bahan bakar India menunjukkan tren yang beragam. Bensin naik 6,3 persen dan solar mencapai 8,3 juta ton, mencerminkan aktivitas yang stabil. Konsumsi LPG turun 16 persen setelah gangguan di Selat Hormuz, dengan India mengimpor sekitar 60 persen LPG dari Timur Tengah. Permintaan bahan bakar jet menurun karena maskapai penerbangan membebankan biaya bahan bakar yang lebih tinggi kepada konsumen.\n\nEmirates dan Etihad Beroperasi Penuh:\n\nPemulihan penerbangan internasional semakin cepat seiring dengan pencabutan pembatasan wilayah udara UEA. Emirates memulihkan 96 persen jaringan globalnya di 137 destinasi dan mengoperasikan 167 penerbangan harian antara Dubai dan kota-kota di India. Kenaikan harga bahan bakar jet akan membentuk harga tiket pesawat dan permintaan perjalanan.\n\nIndia dan China Tidak Menayangkan Piala Dunia Sepak Bola:\n\nPiala Dunia FIFA 2026 mungkin tidak akan ditayangkan di India dan China karena sengketa hak siar yang besar. Reliance Disney dilaporkan menawarkan 20 juta dolar, jauh di bawah ekspektasi FIFA, sementara Sony mundur. Waktu pertandingan larut malam, ekonomi periklanan, dan dominasi kriket dapat membatasi jumlah penonton, menciptakan ketidakpastian seputar hak media olahraga dan ekonomi streaming.\n\nProspek IPO di Tahun 2026:\n\nProspek pasar IPO India tetap kuat tetapi lebih selektif setelah penggalangan dana rekor pada tahun 2025. Dalam percakapan dengan Neha Agarwal, Managing Director dan Kepala Pasar Modal Ekuitas, kami mengeksplorasi prospek IPO, selera investor, dan pertumbuhan yang menguntungkan. Pusat data, REIT, dan manufaktur canggih dapat mendorong Pasar IPO 2026 karena perusahaan fokus pada arus kas yang dapat diprediksi, valuasi yang disiplin, dan pencatatan berkualitas.\n\nTetap terdepan dengan The Core Report saat Govindraj Ethiraj berbicara dengan Ambareesh Baliga tentang pergerakan pasar saham India baru-baru ini, harga minyak, dan prospek rupee, dan dengan Neha Agarwal tentang booming Pasar IPO India 2026 yang dipimpin oleh Pusat Data, REIT, dan Manufaktur.\n\n#IPO2026 #PasarSahamIndia #BeritaPasarSaham #Rupee #PusatData #REITs #TheCoreReport #TheCore\n\nGabung The Core Insider untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nPara pendengar! Kami menunggu tanggapan Anda: https://tinyurl.com/TCR-Listener-Survey\n\nThe Core & The Core Report didukung iklan & GRATIS untuk semua pembaca & pendengar. Kirimkan email ke shiva untuk kebutuhan sponsor & studio merek.\n\nUntuk liputan selengkapnya, kunjungi thecore.in (https://www.thecore.in/)\n\nDukung Core Report (https://tinyurl.com/Support-the-Core-...)\n\nGabung & Berinteraksi secara anonim di saluran ...", "post_id": "BeDIVVCxM_w"}}, {"key": "@Dewayne_TheMAC", "attributes": {"label": "@Dewayne_TheMAC", "x": 116.88025565235205, "y": 614.8521848404451, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "GbSbBSTs_7Y", "id": "@Dewayne_TheMAC", "source": "youtube-000001", "content": "Strategi Medellín: Tidak Memiliki Apa Pun, Mengendalikan Segalanya (VentureU Business Retreat)\n\nHentikan membangun bisnis Anda di atas fondasi yang goyah. Langsung dari VentureU Business Retreat di Medellín, Kolombia, Dewayne dan Otis mengungkapkan strategi tepat yang digunakan oleh 1% teratas untuk melindungi aset, memanfaatkan dana pinjaman, dan membangun kekayaan antar generasi.\n\nDalam sesi mendalam ini, kami menguraikan mengapa sebagian besar pengusaha hanya selangkah lagi dari kehilangan segalanya karena tuntutan hukum. Dari studi kasus \"Pinky Cole\" hingga kekuatan Private C-Corp, ini bukan hanya pembicaraan tentang properti—ini adalah kelas master dalam kecerdasan bisnis dan pembangunan warisan.\n\n🚀 DAPATKAN LAYANAN KAMI & STRUKTURKAN BISNIS ANDA UNTUK SKALA YANG LEBIH BESAR:\nJika Anda siap untuk memindahkan aset Anda dari nama pribadi, memperbaiki struktur bisnis Anda, dan mempersiapkan diri untuk pendanaan tingkat tinggi, MAC Enterprise Consulting adalah cetak biru Anda.\n\nCap Waktu\n00:00 - Pendahuluan: Peningkatan Bisnis & Studi Kasus Slutty Vegan\n01:38 - Jaminan Pribadi vs. Utang Tanpa Jaminan\n03:53 - Apa itu Pinjaman Jaminan Aset? Penjelasan Pinjaman Berbasis Aset\n06:48 - Pinjaman DSCR & Kualifikasi Berdasarkan Pendapatan Aset\n10:11 - Pembiayaan Real Estat Perumahan vs. Komersial\n13:40 - \"Pola Pikir Ventura\": Mendaur Ulang Modal Bebas Pajak\n16:30 - Cara Mencari Kesepakatan dengan Likuiditas Nol\n18:00 - Dupleks: Perumahan atau Komersial?\n\n19:40 - Memikirkan Entitas sebagai Manusia (Membangun Warisan)\n20:40 - Fondasi: Mengapa C-Corp adalah Pertahanan Utama\n22:45 - Menggunakan Land Trust & LLC untuk Anonimitas\n30:52 - Di Balik Layar: Lokakarya Usaha Medellín\n35:00 - Kecerdasan Bisnis vs. Hanya Memiliki Uang\n40:00 - Pola Pikir Michael Jordan: Pulih dari Kegagalan\n46:40 - Meningkatkan Lingkaran Anda & Biaya Pertumbuhan\n51:00 - Menangani Kurangnya Dukungan di Rumah\n55:50 - Peran Pasangan dalam Kesuksesan\n01:14:00 - Bertemu dengan Para Siswa: Siap Mencintai & Pikiran Akhir\n\n📢 Butuh struktur bisnis NYATA? Hubungi saya:\n💻 macenterpriseconsulting.com\n📩 info\n📞 832-669-5200\n\n✨ Bergabunglah dengan Para Wanita ✨\n📸 Instagram:   / dewayne_themac  \n🎥 TikTok:   / dewayne_themac  \n👤 Facebook:   / dewayne_themac  \n📺 YouTube:    /   \n💼 LinkedIn:   / dewaynewilliams05  \n\n🍁 Tentang Dewayne Williams 🍁\nHai semuanya, Dewayne Williams di sini! Ingin mengubah ide jutaan dolar Anda menjadi bisnis yang berkembang pesat? Saluran ini adalah tempat Anda mendapatkan pengetahuan yang dapat diterapkan. Kita akan membahas secara mendalam tentang menyusun rencana bisnis yang sukses, menguasai hal-hal penting dalam memulai bisnis, dan menguasai pembukuan dan pajak. Selain itu, kita akan menjaga agar semuanya tetap positif dan memotivasi untuk mendorong perjalanan kewirausahaan Anda. Mari kita bangun bisnis impian Anda bersama!\n\nTentang MAC Enterprise Consulting\nDidirikan pada tahun 2017, MAC Enterprise Consulting adalah firma manajemen terkemuka yang membantu para pengusaha menavigasi kompleksitas struktur perusahaan, pendampingan strategis, dan solusi keuangan. Kami tidak hanya membantu Anda memulai bisnis; kami membantu Anda membangun nama yang akan dibanggakan oleh cucu Anda.\n\n📌LIHAT VIDEO LAINNYA\n➡️BERHENTI! Tanpa Karyawan, Tanpa EIN! Peringatan Kepatuhan IRS!\n🔗    • IRS Rules for EIN: What You Need to Know |...  \n➡️URGENT: Hindari Denda $500/Hari! Siapa yang WAJIB Mengisi Formulir Kepemilikan Manfaat FINCEN?\n🔗    • Worried About CTA Fines? Let’s Get Your Fi...  \n➡️Dampak Badai Houston: Pemadaman Listrik dan Kerusakan Menara\n🔗    • Houston Blackout | My Journey Through the ...  \n\n𝐂𝐨𝐧𝐧𝐞𝐜𝐭 𝐰𝐢𝐭𝐡 Hubungi kami:\n➡️Situs web\n🔗macenterpriseconsulting.com\n➡️Instagram\n🔗instagram.com/dewayne_themac\n➡️TikTok\n🔗tiktok.com/\n➡️Facebook\n🔗facebook.com/dewaynewilliams05\n\nTerima kasih telah menonton: 🤯 Saya Digugat Meskipun Memiliki LLC: Apa yang Tidak Mereka Beritahu Anda! | Dewayne Williams\n\n#llc #kewirausahaan #pemilikbisnis #perlindunganllc #pemilikusahaperorangan #wiraswasta #mitosllc #strukturbisnis #PerlindunganKorporasi #kebebasanfinansial #kreditbisnis #strategipajak #tipshukum #belajardarisaya #InvestasiRealEstate #PerlindunganAset #VentureU #Medellin #DewayneTheMAC #StrukturBisnis #CCorp #UangKeras #MembangunKekayaan #MACEnterpriseConsulting #Kewirausahaan", "post_id": "GbSbBSTs_7Y"}}, {"key": "dewayne_themac", "attributes": {"label": "dewayne_themac", "x": 535.2750112105754, "y": 468.5337661209118, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "GbSbBSTs_7Y", "id": "dewayne_themac", "source": "youtube-000001", "content": "Strategi Medellín: Tidak Memiliki Apa Pun, Mengendalikan Segalanya (VentureU Business Retreat)\n\nHentikan membangun bisnis Anda di atas fondasi yang goyah. Langsung dari VentureU Business Retreat di Medellín, Kolombia, Dewayne dan Otis mengungkapkan strategi tepat yang digunakan oleh 1% teratas untuk melindungi aset, memanfaatkan dana pinjaman, dan membangun kekayaan antar generasi.\n\nDalam sesi mendalam ini, kami menguraikan mengapa sebagian besar pengusaha hanya selangkah lagi dari kehilangan segalanya karena tuntutan hukum. Dari studi kasus \"Pinky Cole\" hingga kekuatan Private C-Corp, ini bukan hanya pembicaraan tentang properti—ini adalah kelas master dalam kecerdasan bisnis dan pembangunan warisan.\n\n🚀 DAPATKAN LAYANAN KAMI & STRUKTURKAN BISNIS ANDA UNTUK SKALA YANG LEBIH BESAR:\nJika Anda siap untuk memindahkan aset Anda dari nama pribadi, memperbaiki struktur bisnis Anda, dan mempersiapkan diri untuk pendanaan tingkat tinggi, MAC Enterprise Consulting adalah cetak biru Anda.\n\nCap Waktu\n00:00 - Pendahuluan: Peningkatan Bisnis & Studi Kasus Slutty Vegan\n01:38 - Jaminan Pribadi vs. Utang Tanpa Jaminan\n03:53 - Apa itu Pinjaman Jaminan Aset? Penjelasan Pinjaman Berbasis Aset\n06:48 - Pinjaman DSCR & Kualifikasi Berdasarkan Pendapatan Aset\n10:11 - Pembiayaan Real Estat Perumahan vs. Komersial\n13:40 - \"Pola Pikir Ventura\": Mendaur Ulang Modal Bebas Pajak\n16:30 - Cara Mencari Kesepakatan dengan Likuiditas Nol\n18:00 - Dupleks: Perumahan atau Komersial?\n\n19:40 - Memikirkan Entitas sebagai Manusia (Membangun Warisan)\n20:40 - Fondasi: Mengapa C-Corp adalah Pertahanan Utama\n22:45 - Menggunakan Land Trust & LLC untuk Anonimitas\n30:52 - Di Balik Layar: Lokakarya Usaha Medellín\n35:00 - Kecerdasan Bisnis vs. Hanya Memiliki Uang\n40:00 - Pola Pikir Michael Jordan: Pulih dari Kegagalan\n46:40 - Meningkatkan Lingkaran Anda & Biaya Pertumbuhan\n51:00 - Menangani Kurangnya Dukungan di Rumah\n55:50 - Peran Pasangan dalam Kesuksesan\n01:14:00 - Bertemu dengan Para Siswa: Siap Mencintai & Pikiran Akhir\n\n📢 Butuh struktur bisnis NYATA? Hubungi saya:\n💻 macenterpriseconsulting.com\n📩 info\n📞 832-669-5200\n\n✨ Bergabunglah dengan Para Wanita ✨\n📸 Instagram:   / dewayne_themac  \n🎥 TikTok:   / dewayne_themac  \n👤 Facebook:   / dewayne_themac  \n📺 YouTube:    /   \n💼 LinkedIn:   / dewaynewilliams05  \n\n🍁 Tentang Dewayne Williams 🍁\nHai semuanya, Dewayne Williams di sini! Ingin mengubah ide jutaan dolar Anda menjadi bisnis yang berkembang pesat? Saluran ini adalah tempat Anda mendapatkan pengetahuan yang dapat diterapkan. Kita akan membahas secara mendalam tentang menyusun rencana bisnis yang sukses, menguasai hal-hal penting dalam memulai bisnis, dan menguasai pembukuan dan pajak. Selain itu, kita akan menjaga agar semuanya tetap positif dan memotivasi untuk mendorong perjalanan kewirausahaan Anda. Mari kita bangun bisnis impian Anda bersama!\n\nTentang MAC Enterprise Consulting\nDidirikan pada tahun 2017, MAC Enterprise Consulting adalah firma manajemen terkemuka yang membantu para pengusaha menavigasi kompleksitas struktur perusahaan, pendampingan strategis, dan solusi keuangan. Kami tidak hanya membantu Anda memulai bisnis; kami membantu Anda membangun nama yang akan dibanggakan oleh cucu Anda.\n\n📌LIHAT VIDEO LAINNYA\n➡️BERHENTI! Tanpa Karyawan, Tanpa EIN! Peringatan Kepatuhan IRS!\n🔗    • IRS Rules for EIN: What You Need to Know |...  \n➡️URGENT: Hindari Denda $500/Hari! Siapa yang WAJIB Mengisi Formulir Kepemilikan Manfaat FINCEN?\n🔗    • Worried About CTA Fines? Let’s Get Your Fi...  \n➡️Dampak Badai Houston: Pemadaman Listrik dan Kerusakan Menara\n🔗    • Houston Blackout | My Journey Through the ...  \n\n𝐂𝐨𝐧𝐧𝐞𝐜𝐭 𝐰𝐢𝐭𝐡 Hubungi kami:\n➡️Situs web\n🔗macenterpriseconsulting.com\n➡️Instagram\n🔗instagram.com/dewayne_themac\n➡️TikTok\n🔗tiktok.com/\n➡️Facebook\n🔗facebook.com/dewaynewilliams05\n\nTerima kasih telah menonton: 🤯 Saya Digugat Meskipun Memiliki LLC: Apa yang Tidak Mereka Beritahu Anda! | Dewayne Williams\n\n#llc #kewirausahaan #pemilikbisnis #perlindunganllc #pemilikusahaperorangan #wiraswasta #mitosllc #strukturbisnis #PerlindunganKorporasi #kebebasanfinansial #kreditbisnis #strategipajak #tipshukum #belajardarisaya #InvestasiRealEstate #PerlindunganAset #VentureU #Medellin #DewayneTheMAC #StrukturBisnis #CCorp #UangKeras #MembangunKekayaan #MACEnterpriseConsulting #Kewirausahaan", "post_id": "GbSbBSTs_7Y"}}, {"key": "ptsmi_id", "attributes": {"label": "ptsmi_id", "x": 396.4127422267917, "y": 340.3465264533694, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "W9iB127Rbqk", "id": "ptsmi_id", "source": "youtube-000001", "content": "Dibilang Tidak Punya Space Fiskal, Purbaya Beberkan Bukti Ini\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyangkal pernyataan beberapa  pihak di berbagai platform media sosial bahwa kondisi fiskal negara sedang tidak baik-baik saja.\n\nKredit: ‪‬ \n\n#youtubevideos #menterikeuangan #purbayayudhisadewa #bebanpajak #kebijakanfiskal \n=============================================================\nWebsite: https://mediaasuransinews.co.id/\n\nSocial Media :\n\nFacebook\n  / media.asuran.  .\n  / majalah.medi.  .\n\nInstagram\n  / mediaasuran.  .\n\nLinkedin \n  / media-asu.  .\n\nTwitter\n  / media_asuransi  \n----------------------------------------------\nFor Business Inquiries : editor", "post_id": "W9iB127Rbqk"}}, {"key": "PerekonomianRI", "attributes": {"label": "PerekonomianRI", "x": 377.98291852188515, "y": 785.9386232130744, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Eha9wR1pzLU", "id": "PerekonomianRI", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Lima Satgas Kelomlok Kerja Untuk Mendukung Percepatan Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Ketidakpasti\n\nMenteri Kordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa dalam rangka mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi, pemerintah melakukan akselerasi beberapa kebijakan atau terobosan-terobosan strategis untuk mempercepat program pemerintah.\n\nKredit: ‪‬ \n\n#youtubevideos #menkoperekonomian #airlanggahartarto #programunggulan \n=============================================================\nWebsite: https://mediaasuransinews.co.id/\n\nSocial Media :\n\nFacebook\n  / media.asuran.  .\n  / majalah.medi.  .\n\nInstagram\n  / mediaasuran.  .\n\nLinkedin \n  / media-asu.  .\n\nTwitter\n  / media_asuransi  \n----------------------------------------------\nFor Business Inquiries : editor", "post_id": "Eha9wR1pzLU"}}, {"key": "@NewsCentralAfrica", "attributes": {"label": "@NewsCentralAfrica", "x": 550.1392371049685, "y": 654.6507555146737, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "bOLKChC0ZiI", "id": "@NewsCentralAfrica", "source": "youtube-000001", "content": "Penataan Ulang Sektor Perbankan: Tinjauan Kinerja UBA, Zenith, dan GTCO Tahun 2025\n\nBank-bank Tier-1 Nigeria (GTCO, UBA, dan Zenith) menunjukkan hasil keuangan tahun 2025 yang kontras: GTCO mengalami pertumbuhan yang normal, laba UBA tertekan oleh provisi kerugian pinjaman, dan Zenith Bank menunjukkan ketahanan melalui perbankan inti yang kuat. Anchoria Securities Limited, Kehinde Jones (Chapel Hill), dan Denham Nabila Mohammed bergabung dalam diskusi ini.\n\nBERLANGGANAN ke saluran YouTube kami:    / newscentraltvafrica   untuk video lainnya\n\nIkuti News Central di:\nFacebook:   / newscentralafrica  \nTwitter:   / newscentraltv  \nInstagram:   / newscentraltv  \nLinkedIn:   / feed  \nThreads: https://www.threads.net/\nTikTok:   / newscentraltv  \nUntuk konten lainnya, kunjungi: https://newscentral.africa\n\n#NewsCentral #Nigeria #Politics #AfricaFirst #Africa #News #WestAfrica #ECOWAS #Government #Governance", "post_id": "bOLKChC0ZiI"}}, {"key": "newscentraltv", "attributes": {"label": "newscentraltv", "x": 398.7492477539737, "y": 141.5167532806285, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "bOLKChC0ZiI", "id": "newscentraltv", "source": "youtube-000001", "content": "Penataan Ulang Sektor Perbankan: Tinjauan Kinerja UBA, Zenith, dan GTCO Tahun 2025\n\nBank-bank Tier-1 Nigeria (GTCO, UBA, dan Zenith) menunjukkan hasil keuangan tahun 2025 yang kontras: GTCO mengalami pertumbuhan yang normal, laba UBA tertekan oleh provisi kerugian pinjaman, dan Zenith Bank menunjukkan ketahanan melalui perbankan inti yang kuat. Anchoria Securities Limited, Kehinde Jones (Chapel Hill), dan Denham Nabila Mohammed bergabung dalam diskusi ini.\n\nBERLANGGANAN ke saluran YouTube kami:    / newscentraltvafrica   untuk video lainnya\n\nIkuti News Central di:\nFacebook:   / newscentralafrica  \nTwitter:   / newscentraltv  \nInstagram:   / newscentraltv  \nLinkedIn:   / feed  \nThreads: https://www.threads.net/\nTikTok:   / newscentraltv  \nUntuk konten lainnya, kunjungi: https://newscentral.africa\n\n#NewsCentral #Nigeria #Politics #AfricaFirst #Africa #News #WestAfrica #ECOWAS #Government #Governance", "post_id": "bOLKChC0ZiI"}}, {"key": "@PastorJohnAnosike", "attributes": {"label": "@PastorJohnAnosike", "x": 653.5059323705763, "y": 325.55136339323644, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "zyJ8crE2k-8", "id": "@PastorJohnAnosike", "source": "youtube-000001", "content": "Di bawah naungan-Mu, kami telah menemukan arah, keamanan, dan pertumbuhan.\n\nSelamat Ulang Tahun yang Sempurna, Papa. Kami sangat menghormatimu. Di bawah perlindunganmu, kami telah menemukan arahan, keamanan, dan pertumbuhan.\n\nMenjadi sukarelawan untuk dRealms USA: https://dub.sh/drealmstc\n\nIkuti Pastor John Anosike di:\nRumble - https://rumble.com/c/PastorJohnAnosike\nTwitter -   / pstjohnanosike  \nFacebook -   / pastorjohnanosike01  \nYouTube -    / pastorjohnanosike  \nTikTok -   / pastor_john_anosike  \nInstagram - https://www.instagram.com/pastor_john...\nTelegram - https://t.me/s/pastorjohnanosike\n\nIkuti Ministry For Mini Ministers Di:\n   /   \n   /   \n\nWeb:\nhttp://www.spiritrevelationchurch.org\n\nCARA MEMBERI\n________________\nBerikut adalah berbagai platform pemberian donasi SRE dan SATU-SATUNYA platform yang tersedia untuk semua persembahan kasih Anda kepada pelayanan ini.\n\nhttps://www.spiritrevelationchurch.or...\n\nSTRIPE: http://www.spiritrevelationchurch.org...\n\n-ZELLE: 3466756340\n-VENMO: -Anosike\n________________\nDETAIL PERBANKAN AFRIKA SELATAN:\n\nBank: First National Bank (FNB)\nNama Rekening: New World Faith Ministries\nNomor Rekening: 62267035048\nCabang: Woodstock\nKode Cabang: 250655\nKode Swift: FIRNZAJJ\nALAMAT BANK: 22 Victoria Road\nWoodstock Cape Town 7925\n________________\nDETAIL PERBANKAN AFRIKA BARAT:\n\nBANK: Zenith Bank\nNAMA REKENING: lkechukwu John Anosike\nNOMOR REKENING: 1170020753\n________________\nSELATAN DETAIL PERBANKAN AFRIKA:\n\nBANK: Nedbank\nNAMA REKENING: Spirit Revelation Ecclesia\nNOMOR REKENING: 1233182862\nKODE CABANG: 102109\nKODE SWIFT: NEDSZAJJ\nJENIS REKENING: BUSINESS PAYU\n________________\nDETAIL PERBANKAN WISE:\n\nNama: Roar Centre Ltd\nNomor rekening: 38703012\nKode sortir: 23-08-01\nGunakan saat mengirim uang dari Inggris\nIBAN: GB14 TRWI 2308 0138 7030 12\nSwift/BIC: TRWIGB2LXXX\nGunakan saat mengirim uang dari luar Inggris\nNama dan alamat bank: Wise Payments Limited, Lantai 1, Worship Square, 65 Clifton Street, London, EC2A 4JE, Inggris Raya\n________________\nUntuk Untuk semua bukti pembayaran, silakan gunakan nomor berikut: +27 60 464 6961\n\nTetap waspada.\n\nApakah Anda berada di Cape Town? Kunjungi kami di alamat fisik kami:\nSPIRIT REVELATION ECCLESIA\n284 Voortrekker Road Maitland, Cape Town, Afrika Selatan\n\nhttps://maps.app.goo.gl/bGRWmegitqyTd...\n________________________________________________________________________\nHarap diperhatikan bahwa komentar yang melibatkan segala bentuk iklan, perselisihan/konflik, atau pelecehan akan dihapus tanpa prasangka demi menjaga kesopanan penonton.\n\nTerima kasih atas pengertian Anda…\nSRE Media.\n\n________________________________________________________________________\n#PastorJohnAnosike #YesusKristus #HambaKristusJohn", "post_id": "zyJ8crE2k-8"}}, {"key": "phronesisanosike", "attributes": {"label": "phronesisanosike", "x": 799.300097942794, "y": 944.9133333424071, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.0027, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zyJ8crE2k-8", "id": "phronesisanosike", "source": "youtube-000001", "content": "Di bawah naungan-Mu, kami telah menemukan arah, keamanan, dan pertumbuhan.\n\nSelamat Ulang Tahun yang Sempurna, Papa. Kami sangat menghormatimu. Di bawah perlindunganmu, kami telah menemukan arahan, keamanan, dan pertumbuhan.\n\nMenjadi sukarelawan untuk dRealms USA: https://dub.sh/drealmstc\n\nIkuti Pastor John Anosike di:\nRumble - https://rumble.com/c/PastorJohnAnosike\nTwitter -   / pstjohnanosike  \nFacebook -   / pastorjohnanosike01  \nYouTube -    / pastorjohnanosike  \nTikTok -   / pastor_john_anosike  \nInstagram - https://www.instagram.com/pastor_john...\nTelegram - https://t.me/s/pastorjohnanosike\n\nIkuti Ministry For Mini Ministers Di:\n   /   \n   /   \n\nWeb:\nhttp://www.spiritrevelationchurch.org\n\nCARA MEMBERI\n________________\nBerikut adalah berbagai platform pemberian donasi SRE dan SATU-SATUNYA platform yang tersedia untuk semua persembahan kasih Anda kepada pelayanan ini.\n\nhttps://www.spiritrevelationchurch.or...\n\nSTRIPE: http://www.spiritrevelationchurch.org...\n\n-ZELLE: 3466756340\n-VENMO: -Anosike\n________________\nDETAIL PERBANKAN AFRIKA SELATAN:\n\nBank: First National Bank (FNB)\nNama Rekening: New World Faith Ministries\nNomor Rekening: 62267035048\nCabang: Woodstock\nKode Cabang: 250655\nKode Swift: FIRNZAJJ\nALAMAT BANK: 22 Victoria Road\nWoodstock Cape Town 7925\n________________\nDETAIL PERBANKAN AFRIKA BARAT:\n\nBANK: Zenith Bank\nNAMA REKENING: lkechukwu John Anosike\nNOMOR REKENING: 1170020753\n________________\nSELATAN DETAIL PERBANKAN AFRIKA:\n\nBANK: Nedbank\nNAMA REKENING: Spirit Revelation Ecclesia\nNOMOR REKENING: 1233182862\nKODE CABANG: 102109\nKODE SWIFT: NEDSZAJJ\nJENIS REKENING: BUSINESS PAYU\n________________\nDETAIL PERBANKAN WISE:\n\nNama: Roar Centre Ltd\nNomor rekening: 38703012\nKode sortir: 23-08-01\nGunakan saat mengirim uang dari Inggris\nIBAN: GB14 TRWI 2308 0138 7030 12\nSwift/BIC: TRWIGB2LXXX\nGunakan saat mengirim uang dari luar Inggris\nNama dan alamat bank: Wise Payments Limited, Lantai 1, Worship Square, 65 Clifton Street, London, EC2A 4JE, Inggris Raya\n________________\nUntuk Untuk semua bukti pembayaran, silakan gunakan nomor berikut: +27 60 464 6961\n\nTetap waspada.\n\nApakah Anda berada di Cape Town? Kunjungi kami di alamat fisik kami:\nSPIRIT REVELATION ECCLESIA\n284 Voortrekker Road Maitland, Cape Town, Afrika Selatan\n\nhttps://maps.app.goo.gl/bGRWmegitqyTd...\n________________________________________________________________________\nHarap diperhatikan bahwa komentar yang melibatkan segala bentuk iklan, perselisihan/konflik, atau pelecehan akan dihapus tanpa prasangka demi menjaga kesopanan penonton.\n\nTerima kasih atas pengertian Anda…\nSRE Media.\n\n________________________________________________________________________\n#PastorJohnAnosike #YesusKristus #HambaKristusJohn", "post_id": "zyJ8crE2k-8"}}, {"key": "sunesisanosike", "attributes": {"label": "sunesisanosike", "x": 232.74875316155575, "y": 527.5087761618423, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.0027, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zyJ8crE2k-8", "id": "sunesisanosike", "source": "youtube-000001", "content": "Di bawah naungan-Mu, kami telah menemukan arah, keamanan, dan pertumbuhan.\n\nSelamat Ulang Tahun yang Sempurna, Papa. Kami sangat menghormatimu. Di bawah perlindunganmu, kami telah menemukan arahan, keamanan, dan pertumbuhan.\n\nMenjadi sukarelawan untuk dRealms USA: https://dub.sh/drealmstc\n\nIkuti Pastor John Anosike di:\nRumble - https://rumble.com/c/PastorJohnAnosike\nTwitter -   / pstjohnanosike  \nFacebook -   / pastorjohnanosike01  \nYouTube -    / pastorjohnanosike  \nTikTok -   / pastor_john_anosike  \nInstagram - https://www.instagram.com/pastor_john...\nTelegram - https://t.me/s/pastorjohnanosike\n\nIkuti Ministry For Mini Ministers Di:\n   /   \n   /   \n\nWeb:\nhttp://www.spiritrevelationchurch.org\n\nCARA MEMBERI\n________________\nBerikut adalah berbagai platform pemberian donasi SRE dan SATU-SATUNYA platform yang tersedia untuk semua persembahan kasih Anda kepada pelayanan ini.\n\nhttps://www.spiritrevelationchurch.or...\n\nSTRIPE: http://www.spiritrevelationchurch.org...\n\n-ZELLE: 3466756340\n-VENMO: -Anosike\n________________\nDETAIL PERBANKAN AFRIKA SELATAN:\n\nBank: First National Bank (FNB)\nNama Rekening: New World Faith Ministries\nNomor Rekening: 62267035048\nCabang: Woodstock\nKode Cabang: 250655\nKode Swift: FIRNZAJJ\nALAMAT BANK: 22 Victoria Road\nWoodstock Cape Town 7925\n________________\nDETAIL PERBANKAN AFRIKA BARAT:\n\nBANK: Zenith Bank\nNAMA REKENING: lkechukwu John Anosike\nNOMOR REKENING: 1170020753\n________________\nSELATAN DETAIL PERBANKAN AFRIKA:\n\nBANK: Nedbank\nNAMA REKENING: Spirit Revelation Ecclesia\nNOMOR REKENING: 1233182862\nKODE CABANG: 102109\nKODE SWIFT: NEDSZAJJ\nJENIS REKENING: BUSINESS PAYU\n________________\nDETAIL PERBANKAN WISE:\n\nNama: Roar Centre Ltd\nNomor rekening: 38703012\nKode sortir: 23-08-01\nGunakan saat mengirim uang dari Inggris\nIBAN: GB14 TRWI 2308 0138 7030 12\nSwift/BIC: TRWIGB2LXXX\nGunakan saat mengirim uang dari luar Inggris\nNama dan alamat bank: Wise Payments Limited, Lantai 1, Worship Square, 65 Clifton Street, London, EC2A 4JE, Inggris Raya\n________________\nUntuk Untuk semua bukti pembayaran, silakan gunakan nomor berikut: +27 60 464 6961\n\nTetap waspada.\n\nApakah Anda berada di Cape Town? Kunjungi kami di alamat fisik kami:\nSPIRIT REVELATION ECCLESIA\n284 Voortrekker Road Maitland, Cape Town, Afrika Selatan\n\nhttps://maps.app.goo.gl/bGRWmegitqyTd...\n________________________________________________________________________\nHarap diperhatikan bahwa komentar yang melibatkan segala bentuk iklan, perselisihan/konflik, atau pelecehan akan dihapus tanpa prasangka demi menjaga kesopanan penonton.\n\nTerima kasih atas pengertian Anda…\nSRE Media.\n\n________________________________________________________________________\n#PastorJohnAnosike #YesusKristus #HambaKristusJohn", "post_id": "zyJ8crE2k-8"}}, {"key": "IkechukwuJohn", "attributes": {"label": "IkechukwuJohn", "x": 839.6238105873327, "y": 118.4334637462009, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.0027, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zyJ8crE2k-8", "id": "IkechukwuJohn", "source": "youtube-000001", "content": "Di bawah naungan-Mu, kami telah menemukan arah, keamanan, dan pertumbuhan.\n\nSelamat Ulang Tahun yang Sempurna, Papa. Kami sangat menghormatimu. Di bawah perlindunganmu, kami telah menemukan arahan, keamanan, dan pertumbuhan.\n\nMenjadi sukarelawan untuk dRealms USA: https://dub.sh/drealmstc\n\nIkuti Pastor John Anosike di:\nRumble - https://rumble.com/c/PastorJohnAnosike\nTwitter -   / pstjohnanosike  \nFacebook -   / pastorjohnanosike01  \nYouTube -    / pastorjohnanosike  \nTikTok -   / pastor_john_anosike  \nInstagram - https://www.instagram.com/pastor_john...\nTelegram - https://t.me/s/pastorjohnanosike\n\nIkuti Ministry For Mini Ministers Di:\n   /   \n   /   \n\nWeb:\nhttp://www.spiritrevelationchurch.org\n\nCARA MEMBERI\n________________\nBerikut adalah berbagai platform pemberian donasi SRE dan SATU-SATUNYA platform yang tersedia untuk semua persembahan kasih Anda kepada pelayanan ini.\n\nhttps://www.spiritrevelationchurch.or...\n\nSTRIPE: http://www.spiritrevelationchurch.org...\n\n-ZELLE: 3466756340\n-VENMO: -Anosike\n________________\nDETAIL PERBANKAN AFRIKA SELATAN:\n\nBank: First National Bank (FNB)\nNama Rekening: New World Faith Ministries\nNomor Rekening: 62267035048\nCabang: Woodstock\nKode Cabang: 250655\nKode Swift: FIRNZAJJ\nALAMAT BANK: 22 Victoria Road\nWoodstock Cape Town 7925\n________________\nDETAIL PERBANKAN AFRIKA BARAT:\n\nBANK: Zenith Bank\nNAMA REKENING: lkechukwu John Anosike\nNOMOR REKENING: 1170020753\n________________\nSELATAN DETAIL PERBANKAN AFRIKA:\n\nBANK: Nedbank\nNAMA REKENING: Spirit Revelation Ecclesia\nNOMOR REKENING: 1233182862\nKODE CABANG: 102109\nKODE SWIFT: NEDSZAJJ\nJENIS REKENING: BUSINESS PAYU\n________________\nDETAIL PERBANKAN WISE:\n\nNama: Roar Centre Ltd\nNomor rekening: 38703012\nKode sortir: 23-08-01\nGunakan saat mengirim uang dari Inggris\nIBAN: GB14 TRWI 2308 0138 7030 12\nSwift/BIC: TRWIGB2LXXX\nGunakan saat mengirim uang dari luar Inggris\nNama dan alamat bank: Wise Payments Limited, Lantai 1, Worship Square, 65 Clifton Street, London, EC2A 4JE, Inggris Raya\n________________\nUntuk Untuk semua bukti pembayaran, silakan gunakan nomor berikut: +27 60 464 6961\n\nTetap waspada.\n\nApakah Anda berada di Cape Town? Kunjungi kami di alamat fisik kami:\nSPIRIT REVELATION ECCLESIA\n284 Voortrekker Road Maitland, Cape Town, Afrika Selatan\n\nhttps://maps.app.goo.gl/bGRWmegitqyTd...\n________________________________________________________________________\nHarap diperhatikan bahwa komentar yang melibatkan segala bentuk iklan, perselisihan/konflik, atau pelecehan akan dihapus tanpa prasangka demi menjaga kesopanan penonton.\n\nTerima kasih atas pengertian Anda…\nSRE Media.\n\n________________________________________________________________________\n#PastorJohnAnosike #YesusKristus #HambaKristusJohn", "post_id": "zyJ8crE2k-8"}}, {"key": "@CompliancePodcastNetwork", "attributes": {"label": "@CompliancePodcastNetwork", "x": 506.02376436695886, "y": 831.2710535965745, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1HLYhYD6czg", "id": "@CompliancePodcastNetwork", "source": "youtube-000001", "content": "AJ Rodriguez dari Guadalupe Bank berbicara tentang Perbankan Komunitas, Pertumbuhan Lokal, dan Ke...\n\nSelamat datang di The Hill Country Podcast yang telah memenangkan penghargaan. Texas Hill Country adalah salah satu tempat terindah di dunia. Dalam podcast ini, mitra Tom, Gilbert Paiz dan Andrew Gay, memimpin wawancara dengan AJ Rodriguez, yang sekarang menjabat sebagai CEO sementara dan anggota dewan direksi Guadalupe Bank.\n\nAJ menceritakan perjalanannya memasuki dunia perbankan setelah kebakaran peternakan membawanya ke perguruan tinggi, magang, dan peran sebagai pemeriksa di Departemen Keuangan AS, serta peran-peran selanjutnya di bank-bank yang lebih besar sebelum menjadi CEO sebuah bank komunitas di Texas Selatan yang berkembang menjadi 31 cabang dan aset senilai $2,2 miliar; setelah pensiun pada tahun 2012 dan pindah ke Fredericksburg, ia membantu meluncurkan restoran barbekyu Backwoods dan kemudian bergabung dengan Guadalupe Bank, mengambil alih posisi CEO setelah CEO sebelumnya mengundurkan diri. Mereka membandingkan bank komunitas dengan bank nasional, menekankan pengambilan keputusan lokal, layanan berbasis hubungan, keterlibatan komunitas, dan dukungan untuk usaha kecil, serta memberikan detail tentang Guadalupe Bank (sekitar $254–$256 juta aset, ~37–38 karyawan, lokasi di Kerrville dan Fredericksburg, dan kantor produksi San Antonio yang direncanakan akan menjadi cabang). Mereka membahas perekrutan talenta melalui program rotasi magang Universitas Schreiner, optimisme regional pasca banjir dan di tengah pertumbuhan yang stabil, produk saat ini dan investasi pencegahan penipuan, serta komentar non-konsultasi tentang suku bunga, inflasi, dan volatilitas pasar.\n\nSumber Daya:\n\nGuadalupe Bank: https://www.guadalupebank.com/\n\nPodcast Lain yang Berfokus pada Hill Country:\n\n• Podcast Penulis Hill Country: https://cms.megaphone.fm/channel/hill...\n• Podcast Seniman Hill Country: https://cms.megaphone.fm/channel/ACS2...\n• Jaringan Podcast Texas Hill Country: https://www.texashillcountrypodcastne...\n\nSampul Buku\n\n• Nancy Huffman: https://www.nancyhuffman.com/\n\nTerhubung dengan Compliance Podcast Network di:\n\nLinkedIn:   / compliance-podcast-network  \nFacebook:   / compliancepodcastnetwork  \nYouTube:    /   \nTwitter:   / tfoxlaw  \nInstagram:   / voiceofcompliance", "post_id": "1HLYhYD6czg"}}, {"key": "compliancepodcastnetwork", "attributes": {"label": "compliancepodcastnetwork", "x": 405.81791772856, "y": 402.426959700356, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1HLYhYD6czg", "id": "compliancepodcastnetwork", "source": "youtube-000001", "content": "AJ Rodriguez dari Guadalupe Bank berbicara tentang Perbankan Komunitas, Pertumbuhan Lokal, dan Ke...\n\nSelamat datang di The Hill Country Podcast yang telah memenangkan penghargaan. Texas Hill Country adalah salah satu tempat terindah di dunia. Dalam podcast ini, mitra Tom, Gilbert Paiz dan Andrew Gay, memimpin wawancara dengan AJ Rodriguez, yang sekarang menjabat sebagai CEO sementara dan anggota dewan direksi Guadalupe Bank.\n\nAJ menceritakan perjalanannya memasuki dunia perbankan setelah kebakaran peternakan membawanya ke perguruan tinggi, magang, dan peran sebagai pemeriksa di Departemen Keuangan AS, serta peran-peran selanjutnya di bank-bank yang lebih besar sebelum menjadi CEO sebuah bank komunitas di Texas Selatan yang berkembang menjadi 31 cabang dan aset senilai $2,2 miliar; setelah pensiun pada tahun 2012 dan pindah ke Fredericksburg, ia membantu meluncurkan restoran barbekyu Backwoods dan kemudian bergabung dengan Guadalupe Bank, mengambil alih posisi CEO setelah CEO sebelumnya mengundurkan diri. Mereka membandingkan bank komunitas dengan bank nasional, menekankan pengambilan keputusan lokal, layanan berbasis hubungan, keterlibatan komunitas, dan dukungan untuk usaha kecil, serta memberikan detail tentang Guadalupe Bank (sekitar $254–$256 juta aset, ~37–38 karyawan, lokasi di Kerrville dan Fredericksburg, dan kantor produksi San Antonio yang direncanakan akan menjadi cabang). Mereka membahas perekrutan talenta melalui program rotasi magang Universitas Schreiner, optimisme regional pasca banjir dan di tengah pertumbuhan yang stabil, produk saat ini dan investasi pencegahan penipuan, serta komentar non-konsultasi tentang suku bunga, inflasi, dan volatilitas pasar.\n\nSumber Daya:\n\nGuadalupe Bank: https://www.guadalupebank.com/\n\nPodcast Lain yang Berfokus pada Hill Country:\n\n• Podcast Penulis Hill Country: https://cms.megaphone.fm/channel/hill...\n• Podcast Seniman Hill Country: https://cms.megaphone.fm/channel/ACS2...\n• Jaringan Podcast Texas Hill Country: https://www.texashillcountrypodcastne...\n\nSampul Buku\n\n• Nancy Huffman: https://www.nancyhuffman.com/\n\nTerhubung dengan Compliance Podcast Network di:\n\nLinkedIn:   / compliance-podcast-network  \nFacebook:   / compliancepodcastnetwork  \nYouTube:    /   \nTwitter:   / tfoxlaw  \nInstagram:   / voiceofcompliance", "post_id": "1HLYhYD6czg"}}, {"key": "@RealPaulThomas", "attributes": {"label": "@RealPaulThomas", "x": 565.2312367399292, "y": 428.95255697592285, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "P6HEWlwVAs8", "id": "@RealPaulThomas", "source": "youtube-000001", "content": "Pendapatan SoFi: Yang Baik, Yang Buruk… Dan Mengapa Turun\n\nSAHAM SOFI: VIDEO INI WAJIB DITONTON SETELAH LAPORAN PENDAPATAN Q1\n\nVideo ini menganalisis laporan pendapatan SoFi Q1 2026, menyoroti kuartal yang memecahkan rekor meskipun sahamnya turun. Kita akan melihat analisis keuangan perusahaan, termasuk pendapatan dan EPS SoFi, bersama dengan wawasan dari CEO Anthony Noto. Berikut data yang perlu Anda lihat... Video ini hanya untuk tujuan pendidikan dan bukan nasihat keuangan. #sofi #saham\n\nUntuk semua yang bertanya tentang Patreon/Discord:   / paulthomasinvesting  \n\n💵 Lihat Seeking Alpha untuk Diskon khusus! - Uji coba gratis 7 hari menggunakan tautan ini:\nKLIK DI SINI: https://seekingalpha.me/PaulThomasInv...\n\nTENTANG SALURAN INI\nSaya membahas berbagai macam saham. Dengan fokus khusus pada Teknologi Baru dan Saham Pertumbuhan.\n\nKunjungi saluran YouTube kami di sini:\n   /   \n\nJangan lupa berlangganan!\n\nhttps://www.youtube.com/c/PaulThomasI...\n\nJika Anda ingin membagikan video ini:\nBERLANGGANAN: https://www.youtube.com/c/PaulThomasI...\nIkuti di Twitter:   / paultinvesting  \n\n💵 Kunjungi Seeking Alpha untuk mendapatkan diskon khusus! - Uji coba gratis 7 hari menggunakan tautan ini:\nKLIK DI SINI: https://link.seekingalpha.com/2QSQGM3...\n\n_______________________\n\n🚨⚠️ Semua konten di saluran ini hanya untuk diskusi, hiburan, dan tujuan ilustrasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan profesional, ajakan, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas apa pun, terlepas dari apa pun yang dinyatakan di Saluran ini. Ada risiko yang terkait dengan investasi dalam sekuritas. Kerugian pokok dimungkinkan. Beberapa investasi berisiko tinggi mungkin menggunakan leverage, yang dapat memperbesar kerugian. Investasi asing melibatkan risiko khusus, pasar gelap, termasuk volatilitas yang lebih besar dan risiko politik, ekonomi, dan mata uang serta perbedaan dalam metode akuntansi. Kinerja masa lalu bukanlah prediktor kinerja investasi di masa mendatang. Jika Anda memerlukan nasihat tersebut, konsultasikan dengan penasihat keuangan, penasihat hukum, atau penasihat pajak berlisensi. Anda setuju untuk memverifikasi semua informasi sendiri sebelum berinvestasi.\n\nSaham Sofi, Sofi, berita saham Sofi, analisis saham Sofi, Sofi Galileo, short squeeze Sofi, short interest Sofi, Sofi menguntungkan, apakah Sofi bank yang bagus, apakah Sofi aman, apakah Sofi sah, apakah saham Sofi layak dibeli, saham terbaik untuk diinvestasikan pada tahun 2026, saham terbaik untuk dibeli sekarang, saham Sofi, analisis saham Sofi, berita saham Sofi, prediksi saham Sofi, perkiraan saham Sofi 2026, saham Sofi Technologies, pendapatan Sofi, pendapatan Sofi 2026, pembaruan saham Sofi, harga saham Sofi hari ini, prospek saham Sofi, saham Sofi jangka panjang, saham pertumbuhan Sofi, saham fintech Sofi, saham fintech 2026, saham perbankan digital, saham neobank, saham perbankan online, saham fintech terbaik, saham fintech pertumbuhan tinggi, saham terbaik untuk dibeli sekarang 2026, saham fintech yang undervalued, saham berpotensi tinggi, saham breakout 2026, tren pasar saham 2026, keuangan Saham yang perlu diperhatikan, saham sektor perbankan, saham volatilitas tinggi, saham pendapatan kuat, saham pertumbuhan pendapatan, saham fintech yang menguntungkan, saham teknologi dengan potensi, penggerak pasar hari ini, saham yang sedang tren di AS, saham pasar saham AS, saham teratas yang perlu diperhatikan hari ini, saham besar berikutnya 2026\n\n0:00 Terima kasih telah mendukung saluran ini!\n\n0:40 Penurunan Peringkat Analis SoFi.\n\n1:10 Prediksi SoFi Saya & Mengapa Saya Optimis.\n\n2:30 Laporan Pendapatan - Mengapa Ini Terjadi Jelas Terlihat.\n\n4:05 Mengapa Saham Anjlok? - Inilah Alasannya - 3 Alasan Utama\n7:00 Valuasi SoFi - Mengapa Ini Sangat Penting\n9:30 Anthony Noto menyampaikan pendapatnya", "post_id": "P6HEWlwVAs8"}}, {"key": "realpaulthomas", "attributes": {"label": "realpaulthomas", "x": 135.15233076417354, "y": 867.6946040554483, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "P6HEWlwVAs8", "id": "realpaulthomas", "source": "youtube-000001", "content": "Pendapatan SoFi: Yang Baik, Yang Buruk… Dan Mengapa Turun\n\nSAHAM SOFI: VIDEO INI WAJIB DITONTON SETELAH LAPORAN PENDAPATAN Q1\n\nVideo ini menganalisis laporan pendapatan SoFi Q1 2026, menyoroti kuartal yang memecahkan rekor meskipun sahamnya turun. Kita akan melihat analisis keuangan perusahaan, termasuk pendapatan dan EPS SoFi, bersama dengan wawasan dari CEO Anthony Noto. Berikut data yang perlu Anda lihat... Video ini hanya untuk tujuan pendidikan dan bukan nasihat keuangan. #sofi #saham\n\nUntuk semua yang bertanya tentang Patreon/Discord:   / paulthomasinvesting  \n\n💵 Lihat Seeking Alpha untuk Diskon khusus! - Uji coba gratis 7 hari menggunakan tautan ini:\nKLIK DI SINI: https://seekingalpha.me/PaulThomasInv...\n\nTENTANG SALURAN INI\nSaya membahas berbagai macam saham. Dengan fokus khusus pada Teknologi Baru dan Saham Pertumbuhan.\n\nKunjungi saluran YouTube kami di sini:\n   /   \n\nJangan lupa berlangganan!\n\nhttps://www.youtube.com/c/PaulThomasI...\n\nJika Anda ingin membagikan video ini:\nBERLANGGANAN: https://www.youtube.com/c/PaulThomasI...\nIkuti di Twitter:   / paultinvesting  \n\n💵 Kunjungi Seeking Alpha untuk mendapatkan diskon khusus! - Uji coba gratis 7 hari menggunakan tautan ini:\nKLIK DI SINI: https://link.seekingalpha.com/2QSQGM3...\n\n_______________________\n\n🚨⚠️ Semua konten di saluran ini hanya untuk diskusi, hiburan, dan tujuan ilustrasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan profesional, ajakan, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas apa pun, terlepas dari apa pun yang dinyatakan di Saluran ini. Ada risiko yang terkait dengan investasi dalam sekuritas. Kerugian pokok dimungkinkan. Beberapa investasi berisiko tinggi mungkin menggunakan leverage, yang dapat memperbesar kerugian. Investasi asing melibatkan risiko khusus, pasar gelap, termasuk volatilitas yang lebih besar dan risiko politik, ekonomi, dan mata uang serta perbedaan dalam metode akuntansi. Kinerja masa lalu bukanlah prediktor kinerja investasi di masa mendatang. Jika Anda memerlukan nasihat tersebut, konsultasikan dengan penasihat keuangan, penasihat hukum, atau penasihat pajak berlisensi. Anda setuju untuk memverifikasi semua informasi sendiri sebelum berinvestasi.\n\nSaham Sofi, Sofi, berita saham Sofi, analisis saham Sofi, Sofi Galileo, short squeeze Sofi, short interest Sofi, Sofi menguntungkan, apakah Sofi bank yang bagus, apakah Sofi aman, apakah Sofi sah, apakah saham Sofi layak dibeli, saham terbaik untuk diinvestasikan pada tahun 2026, saham terbaik untuk dibeli sekarang, saham Sofi, analisis saham Sofi, berita saham Sofi, prediksi saham Sofi, perkiraan saham Sofi 2026, saham Sofi Technologies, pendapatan Sofi, pendapatan Sofi 2026, pembaruan saham Sofi, harga saham Sofi hari ini, prospek saham Sofi, saham Sofi jangka panjang, saham pertumbuhan Sofi, saham fintech Sofi, saham fintech 2026, saham perbankan digital, saham neobank, saham perbankan online, saham fintech terbaik, saham fintech pertumbuhan tinggi, saham terbaik untuk dibeli sekarang 2026, saham fintech yang undervalued, saham berpotensi tinggi, saham breakout 2026, tren pasar saham 2026, keuangan Saham yang perlu diperhatikan, saham sektor perbankan, saham volatilitas tinggi, saham pendapatan kuat, saham pertumbuhan pendapatan, saham fintech yang menguntungkan, saham teknologi dengan potensi, penggerak pasar hari ini, saham yang sedang tren di AS, saham pasar saham AS, saham teratas yang perlu diperhatikan hari ini, saham besar berikutnya 2026\n\n0:00 Terima kasih telah mendukung saluran ini!\n\n0:40 Penurunan Peringkat Analis SoFi.\n\n1:10 Prediksi SoFi Saya & Mengapa Saya Optimis.\n\n2:30 Laporan Pendapatan - Mengapa Ini Terjadi Jelas Terlihat.\n\n4:05 Mengapa Saham Anjlok? - Inilah Alasannya - 3 Alasan Utama\n7:00 Valuasi SoFi - Mengapa Ini Sangat Penting\n9:30 Anthony Noto menyampaikan pendapatnya", "post_id": "P6HEWlwVAs8"}}, {"key": "@SoarFinancially", "attributes": {"label": "@SoarFinancially", "x": 112.85489600712827, "y": 857.734161253965, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "0EaS4JHEDak", "id": "@SoarFinancially", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar Menolak untuk Ambruk: Inilah Alasannya! | Michael Howell\n\nMichael Howell menguraikan mengapa pasar masih naik meskipun likuiditas global mulai berbalik. Dari stimulus tersembunyi hingga siklus komoditas yang sedang booming, ini bukanlah ekonomi seperti yang dipikirkan kebanyakan orang.\n\n#emas #pasarsaham #pasarobligasi\n------------\n👨‍💼 Tamu: Michael Howell\n🏢 Perusahaan: CrossBorder Capital\n🌎 https://capitalwars.substack.com/\n𝕏 \n📅 Tanggal perekaman: 28 April 2026\n---------------------\n📆 Catat Tanggalnya 📆\nDEUTSCHE GOLDMESSE\n15 & 16 Mei 2026 di Frankfurt, Jerman\nwww.deutschegoldmesse.com\nPendaftaran GRATIS untuk Investor!\n\n---------------------\n\n📰 Harga Komoditas & Komentar Terkini 📰\n👉 Jaringan Komoditas Clear 👈\n🌎 https://clearcommodity.net/ 🌎\n\n►► Ikuti Kami! ◄◄\nTwitter: / soarfinancial \nSitus web: http://www.soarfinancial.com/\n---------------------\n00:00 Pendahuluan\n00:45 Likuiditas vs pasar\n01:50 Perputaran Likuiditas\n03:00 Mengapa pasar mengabaikan krisis\n05:00 Sinyal ekonomi yang kuat\n08:00 Inflasi vs pertumbuhan\n10:30 Stimulus tersembunyi (QE Departemen Keuangan)\n12:00 Siklus super komoditas\n14:20 Matematika emas vs minyak\n17:30 Mengapa komoditas melonjak\n20:00 China mendorong emas\n23:30 Emas dalam yuan\n26:00 Ke mana likuiditas mengalir\n28:30 Dukungan pasar AS\n31:00 Intervensi Fed + Departemen Keuangan\n33:30 Apa yang terjadi selanjutnya\n---------------------\n\n*Penafian:*\n\nBeberapa tautan yang ditampilkan mungkin merupakan tautan afiliasi. Kami mungkin menerima komisi jika pembelian dilakukan menggunakan tautan tersebut!\n\nKecuali dinyatakan secara khusus, semua informasi yang tersedia di Soar Financial dan afiliasinya atau mitranya harus dianggap bersifat non-komersial. Tidak satu pun konten yang diproduksi oleh Soar Financial boleh dianggap sebagai dukungan, penawaran, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Soar Financial tidak terdaftar di otoritas pengatur keuangan atau sekuritas mana pun di Kanada, AS, Eropa, atau Inggris, dan tidak menyediakan, atau mengklaim menyediakan, nasihat atau rekomendasi investasi kepada konsumen mana pun dari konten yang diproduksi dan dipublikasikan oleh Soar Financial. Selalu lakukan uji tuntas Anda sendiri dan/atau konsultasikan dengan profesional hukum, pajak, atau investasi yang berkualifikasi jika nasihat pribadi dianggap perlu.\n\nSoar Financial dan perusahaan terkaitnya (termasuk direktur, karyawan, dan perwakilannya) atau orang yang terkait dapat memegang posisi ekuitas dalam sekuritas yang dirinci dalam komunikasi. Jika ini terjadi, pengungkapan akan dilakukan. Pengungkapan di media sosial akan dilakukan menggunakan tagar #coi (singkatan dari konflik kepentingan).\n\nSoar Financial, afiliasinya, dan masing-masing direktur, pejabat, karyawan, atau agennya secara tegas menolak segala tanggung jawab atas kerugian atau kerusakan, baik langsung, tidak langsung, khusus, atau konsekuensial, atau konsekuensi lainnya, apa pun penyebabnya, yang timbul dari penggunaan atau reproduksi situs ini atau keputusan yang dibuat atau tindakan yang diambil berdasarkan konten yang dihasilkan oleh Soar Financial, baik yang diizinkan maupun tidak. Dengan mengakses konten Soar Financial, setiap konsumen konten Soar Financial membebaskan Soar Financial, afiliasinya, dan masing-masing pejabat, direktur, agen, dan karyawannya dari semua klaim dan proses hukum atas kerugian, kerusakan, atau konsekuensi tersebut.\n\n#Emas #Komoditas #Inflasi #Makro #Ekonomi #PasarSaham #Likuiditas #FederalReserve #Minyak #Tembaga #Investasi #Keuangan #Resesi #Pasar #Perdagangan #Kekayaan #EkonomiMakro #PasarAS #EkonomiChina #EkonomiGlobal", "post_id": "0EaS4JHEDak"}}, {"key": "crossbordercap", "attributes": {"label": "crossbordercap", "x": 644.5202136584868, "y": 343.6905590098437, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "0EaS4JHEDak", "id": "crossbordercap", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar Menolak untuk Ambruk: Inilah Alasannya! | Michael Howell\n\nMichael Howell menguraikan mengapa pasar masih naik meskipun likuiditas global mulai berbalik. Dari stimulus tersembunyi hingga siklus komoditas yang sedang booming, ini bukanlah ekonomi seperti yang dipikirkan kebanyakan orang.\n\n#emas #pasarsaham #pasarobligasi\n------------\n👨‍💼 Tamu: Michael Howell\n🏢 Perusahaan: CrossBorder Capital\n🌎 https://capitalwars.substack.com/\n𝕏 \n📅 Tanggal perekaman: 28 April 2026\n---------------------\n📆 Catat Tanggalnya 📆\nDEUTSCHE GOLDMESSE\n15 & 16 Mei 2026 di Frankfurt, Jerman\nwww.deutschegoldmesse.com\nPendaftaran GRATIS untuk Investor!\n\n---------------------\n\n📰 Harga Komoditas & Komentar Terkini 📰\n👉 Jaringan Komoditas Clear 👈\n🌎 https://clearcommodity.net/ 🌎\n\n►► Ikuti Kami! ◄◄\nTwitter: / soarfinancial \nSitus web: http://www.soarfinancial.com/\n---------------------\n00:00 Pendahuluan\n00:45 Likuiditas vs pasar\n01:50 Perputaran Likuiditas\n03:00 Mengapa pasar mengabaikan krisis\n05:00 Sinyal ekonomi yang kuat\n08:00 Inflasi vs pertumbuhan\n10:30 Stimulus tersembunyi (QE Departemen Keuangan)\n12:00 Siklus super komoditas\n14:20 Matematika emas vs minyak\n17:30 Mengapa komoditas melonjak\n20:00 China mendorong emas\n23:30 Emas dalam yuan\n26:00 Ke mana likuiditas mengalir\n28:30 Dukungan pasar AS\n31:00 Intervensi Fed + Departemen Keuangan\n33:30 Apa yang terjadi selanjutnya\n---------------------\n\n*Penafian:*\n\nBeberapa tautan yang ditampilkan mungkin merupakan tautan afiliasi. Kami mungkin menerima komisi jika pembelian dilakukan menggunakan tautan tersebut!\n\nKecuali dinyatakan secara khusus, semua informasi yang tersedia di Soar Financial dan afiliasinya atau mitranya harus dianggap bersifat non-komersial. Tidak satu pun konten yang diproduksi oleh Soar Financial boleh dianggap sebagai dukungan, penawaran, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Soar Financial tidak terdaftar di otoritas pengatur keuangan atau sekuritas mana pun di Kanada, AS, Eropa, atau Inggris, dan tidak menyediakan, atau mengklaim menyediakan, nasihat atau rekomendasi investasi kepada konsumen mana pun dari konten yang diproduksi dan dipublikasikan oleh Soar Financial. Selalu lakukan uji tuntas Anda sendiri dan/atau konsultasikan dengan profesional hukum, pajak, atau investasi yang berkualifikasi jika nasihat pribadi dianggap perlu.\n\nSoar Financial dan perusahaan terkaitnya (termasuk direktur, karyawan, dan perwakilannya) atau orang yang terkait dapat memegang posisi ekuitas dalam sekuritas yang dirinci dalam komunikasi. Jika ini terjadi, pengungkapan akan dilakukan. Pengungkapan di media sosial akan dilakukan menggunakan tagar #coi (singkatan dari konflik kepentingan).\n\nSoar Financial, afiliasinya, dan masing-masing direktur, pejabat, karyawan, atau agennya secara tegas menolak segala tanggung jawab atas kerugian atau kerusakan, baik langsung, tidak langsung, khusus, atau konsekuensial, atau konsekuensi lainnya, apa pun penyebabnya, yang timbul dari penggunaan atau reproduksi situs ini atau keputusan yang dibuat atau tindakan yang diambil berdasarkan konten yang dihasilkan oleh Soar Financial, baik yang diizinkan maupun tidak. Dengan mengakses konten Soar Financial, setiap konsumen konten Soar Financial membebaskan Soar Financial, afiliasinya, dan masing-masing pejabat, direktur, agen, dan karyawannya dari semua klaim dan proses hukum atas kerugian, kerusakan, atau konsekuensi tersebut.\n\n#Emas #Komoditas #Inflasi #Makro #Ekonomi #PasarSaham #Likuiditas #FederalReserve #Minyak #Tembaga #Investasi #Keuangan #Resesi #Pasar #Perdagangan #Kekayaan #EkonomiMakro #PasarAS #EkonomiChina #EkonomiGlobal", "post_id": "0EaS4JHEDak"}}, {"key": "@cgtnamerica", "attributes": {"label": "@cgtnamerica", "x": 495.6655582218751, "y": 617.209112175077, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "PkB0sC_upmI", "id": "@cgtnamerica", "source": "youtube-000001", "content": "Komite Sentral CPC Meninjau Perekonomian — Awal yang Kuat, Namun Tantangan di Depan\n\nBiro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok telah mengadakan pertemuan untuk menilai situasi ekonomi Tiongkok, dengan Sekretaris Jenderal Xi Jinping sebagai pemimpin rapat. Pertemuan tersebut mengakui awal tahun yang kuat dengan indikator-indikator utama melampaui ekspektasi, tetapi juga menyoroti kesulitan yang masih berlanjut dan menyerukan langkah-langkah yang lebih kuat untuk mengkonsolidasi pemulihan. Frances Kuo dari CGTN berbicara dengan Einar Tangen, Peneliti Senior di Pusat Inovasi Pemerintah Internasional, tentang apa yang ditunjukkan pertemuan tersebut bagi arah ekonomi Tiongkok. #bizshow #XiJinping #EkonomiChina #CPC #permintaandomestik #TeknologiChina #investasi\n\n00:00 Ekonomi China memulai dengan kuat\n00:23 Apa yang mendorong lonjakan pertumbuhan China\n00:52 Risiko global dan hambatan ekonomi di masa depan\n01:41 Tantangan real estat dan kepercayaan konsumen China\n02:26 Mengapa Beijing meningkatkan stimulus dan likuiditas\n03:10 Dorongan China untuk kemandirian teknologi dijelaskan\n04:08 Dapatkah China meningkatkan permintaan domestik?\n\nTonton CGTN LIVE di komputer, tablet, atau ponsel Anda\nhttps://cgtnamerica.vhx.tv/videos/hd-...\nBerlangganan CGTN America di YouTube\nIkuti CGTN America:\nTwitter: \nFacebook: \nInstagram: \nTikTok: \n\nMateri ini didistribusikan oleh MediaLinks TV, LLC atas nama CCTV. Informasi tambahan tersedia di Departemen Kehakiman, Washington, D.C.", "post_id": "PkB0sC_upmI"}}, {"key": "cgtnamerica", "attributes": {"label": "cgtnamerica", "x": 507.450121417687, "y": 770.9420305152846, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "PkB0sC_upmI", "id": "cgtnamerica", "source": "youtube-000001", "content": "Komite Sentral CPC Meninjau Perekonomian — Awal yang Kuat, Namun Tantangan di Depan\n\nBiro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok telah mengadakan pertemuan untuk menilai situasi ekonomi Tiongkok, dengan Sekretaris Jenderal Xi Jinping sebagai pemimpin rapat. Pertemuan tersebut mengakui awal tahun yang kuat dengan indikator-indikator utama melampaui ekspektasi, tetapi juga menyoroti kesulitan yang masih berlanjut dan menyerukan langkah-langkah yang lebih kuat untuk mengkonsolidasi pemulihan. Frances Kuo dari CGTN berbicara dengan Einar Tangen, Peneliti Senior di Pusat Inovasi Pemerintah Internasional, tentang apa yang ditunjukkan pertemuan tersebut bagi arah ekonomi Tiongkok. #bizshow #XiJinping #EkonomiChina #CPC #permintaandomestik #TeknologiChina #investasi\n\n00:00 Ekonomi China memulai dengan kuat\n00:23 Apa yang mendorong lonjakan pertumbuhan China\n00:52 Risiko global dan hambatan ekonomi di masa depan\n01:41 Tantangan real estat dan kepercayaan konsumen China\n02:26 Mengapa Beijing meningkatkan stimulus dan likuiditas\n03:10 Dorongan China untuk kemandirian teknologi dijelaskan\n04:08 Dapatkah China meningkatkan permintaan domestik?\n\nTonton CGTN LIVE di komputer, tablet, atau ponsel Anda\nhttps://cgtnamerica.vhx.tv/videos/hd-...\nBerlangganan CGTN America di YouTube\nIkuti CGTN America:\nTwitter: \nFacebook: \nInstagram: \nTikTok: \n\nMateri ini didistribusikan oleh MediaLinks TV, LLC atas nama CCTV. Informasi tambahan tersedia di Departemen Kehakiman, Washington, D.C.", "post_id": "PkB0sC_upmI"}}, {"key": "cgtnamerica.tiktok", "attributes": {"label": "cgtnamerica.tiktok", "x": 400.48786075990773, "y": 43.40336210805329, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7266, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "PkB0sC_upmI", "id": "cgtnamerica.tiktok", "source": "youtube-000001", "content": "Komite Sentral CPC Meninjau Perekonomian — Awal yang Kuat, Namun Tantangan di Depan\n\nBiro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok telah mengadakan pertemuan untuk menilai situasi ekonomi Tiongkok, dengan Sekretaris Jenderal Xi Jinping sebagai pemimpin rapat. Pertemuan tersebut mengakui awal tahun yang kuat dengan indikator-indikator utama melampaui ekspektasi, tetapi juga menyoroti kesulitan yang masih berlanjut dan menyerukan langkah-langkah yang lebih kuat untuk mengkonsolidasi pemulihan. Frances Kuo dari CGTN berbicara dengan Einar Tangen, Peneliti Senior di Pusat Inovasi Pemerintah Internasional, tentang apa yang ditunjukkan pertemuan tersebut bagi arah ekonomi Tiongkok. #bizshow #XiJinping #EkonomiChina #CPC #permintaandomestik #TeknologiChina #investasi\n\n00:00 Ekonomi China memulai dengan kuat\n00:23 Apa yang mendorong lonjakan pertumbuhan China\n00:52 Risiko global dan hambatan ekonomi di masa depan\n01:41 Tantangan real estat dan kepercayaan konsumen China\n02:26 Mengapa Beijing meningkatkan stimulus dan likuiditas\n03:10 Dorongan China untuk kemandirian teknologi dijelaskan\n04:08 Dapatkah China meningkatkan permintaan domestik?\n\nTonton CGTN LIVE di komputer, tablet, atau ponsel Anda\nhttps://cgtnamerica.vhx.tv/videos/hd-...\nBerlangganan CGTN America di YouTube\nIkuti CGTN America:\nTwitter: \nFacebook: \nInstagram: \nTikTok: \n\nMateri ini didistribusikan oleh MediaLinks TV, LLC atas nama CCTV. Informasi tambahan tersedia di Departemen Kehakiman, Washington, D.C.", "post_id": "PkB0sC_upmI"}}, {"key": "@URWealthyy", "attributes": {"label": "@URWealthyy", "x": 444.31302428490727, "y": 78.99803877644618, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "a8cZZXFqaXQ", "id": "@URWealthyy", "source": "youtube-000001", "content": "Properti vs. Saham: Mana yang Lebih Cepat Membangun Kekayaan?\n\n🏠📈 Properti vs Saham — Mana yang Membangun Kekayaan Lebih Cepat? (Kebenaran yang Diabaikan Kebanyakan Orang)\n\nSemua orang ingin membangun kekayaan…\nTetapi pertanyaan sebenarnya adalah — di mana Anda harus menempatkan uang Anda?\n\nProperti atau saham?\n\nYang satu menjanjikan stabilitas dan pendapatan sewa pasif.\n\nYang lain menawarkan kecepatan, likuiditas, dan pertumbuhan eksponensial melalui penggabungan bunga.\n\nDalam video ini, kami menguraikan kebenaran sebenarnya di balik kedua aset tersebut — tanpa sensasi, tanpa bias — hanya strategi keuangan yang cerdas.\n\nJika Anda serius ingin membangun kekayaan, perbandingan ini dapat mengubah cara Anda berinvestasi selamanya.\n\n🔥 Apa yang Akan Anda Pelajari:\n\nReal estat vs pasar saham: perbedaan utama dijelaskan\nAset mana yang membangun kekayaan lebih cepat (berdasarkan data & strategi)\nKekuatan bunga majemuk di saham vs leverage di real estat\nPerbandingan risiko, pengembalian, likuiditas, dan skalabilitas\nBagaimana orang kaya menggunakan KEDUA aset tersebut untuk memaksimalkan kekayaan bersih\nMana yang lebih baik untuk pemula vs investor jangka panjang\n________________\n🏷️ TAGS / KATA KUNCI:\npenjelasan bunga majemuk, cara menjadi kaya, strategi membangun kekayaan, investasi pendapatan pasif, investasi pasar saham, investasi reksa dana, investasi ETF, kebebasan finansial, strategi pertumbuhan uang, investasi jangka panjang, investasi reksa dana indeks, bunga majemuk, kekayaan tersembunyi, pola pikir jutawan, pola pikir uang, psikologi uang, kemandirian finansial, pensiun dini, kiat uang pekerjaan pertama, cara menjadi kaya di usia muda, saran karier generasi Z\n______\nBerlangganan untuk Pelajaran Kekayaan❤️👉  👈❤️ #URWealthy\nTonton lebih banyak video tentang kekayaan di UR Pelajaran tentang kekayaan finansial, cara menjadi kaya, cara mendapatkan kekayaan, cara menabung, membangun kekayaan, pengembangan diri, manajemen keuangan pribadi, psikologi kekayaan, strategi keuangan, dan kecerdasan finansial.\n\nProperti vs. Saham: Mana yang Lebih Cepat Membangun Kekayaan?\n\n________\n🔗 Sumber Daya:\nMenghasilkan Uang dari YouTube (pelatihan gratis): https://tinyurl.com/ms8f2rb3\n________\nTonton lebih banyak video di daftar putar kami👇\n   /   \n________\nTag:\ntanda-tanda seseorang kaya secara diam-diam, tanda-tanda kekayaan tersembunyi, orang kaya yang diam-diam, orang kaya yang tidak terlihat kaya, uang lama vs uang baru, tanda-tanda kekayaan sejati, kebiasaan orang kaya, gaya hidup kekayaan tersembunyi, kaya tetapi rendah hati, tanda-tanda kebebasan finansial, psikologi kekayaan, cara mengenali jutawan, jutawan di sebelah rumah, kekayaan yang tenang, tanda-tanda kekayaan yang halus, kaya secara diam-diam, pola pikir uang, tanda-tanda kemandirian finansial, kekayaan yang diremehkan, kaya sejati vs kaya palsu\n_________\nPENOLAKAN TANGGUNG JAWAB: Saya bukan penasihat keuangan. Video ini hanya untuk tujuan pendidikan. Tidak ada nasihat keuangan resmi yang diberikan. Harap selalu berkonsultasi dengan profesional sebelum melakukan investasi atau keputusan keuangan apa pun. Tautan di atas adalah tautan afiliasi. Investasi Anda adalah tanggung jawab Anda sepenuhnya.", "post_id": "a8cZZXFqaXQ"}}, {"key": "URWealthyy", "attributes": {"label": "URWealthyy", "x": 223.64861438956075, "y": 370.64438807310927, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "a8cZZXFqaXQ", "id": "URWealthyy", "source": "youtube-000001", "content": "Properti vs. Saham: Mana yang Lebih Cepat Membangun Kekayaan?\n\n🏠📈 Properti vs Saham — Mana yang Membangun Kekayaan Lebih Cepat? (Kebenaran yang Diabaikan Kebanyakan Orang)\n\nSemua orang ingin membangun kekayaan…\nTetapi pertanyaan sebenarnya adalah — di mana Anda harus menempatkan uang Anda?\n\nProperti atau saham?\n\nYang satu menjanjikan stabilitas dan pendapatan sewa pasif.\n\nYang lain menawarkan kecepatan, likuiditas, dan pertumbuhan eksponensial melalui penggabungan bunga.\n\nDalam video ini, kami menguraikan kebenaran sebenarnya di balik kedua aset tersebut — tanpa sensasi, tanpa bias — hanya strategi keuangan yang cerdas.\n\nJika Anda serius ingin membangun kekayaan, perbandingan ini dapat mengubah cara Anda berinvestasi selamanya.\n\n🔥 Apa yang Akan Anda Pelajari:\n\nReal estat vs pasar saham: perbedaan utama dijelaskan\nAset mana yang membangun kekayaan lebih cepat (berdasarkan data & strategi)\nKekuatan bunga majemuk di saham vs leverage di real estat\nPerbandingan risiko, pengembalian, likuiditas, dan skalabilitas\nBagaimana orang kaya menggunakan KEDUA aset tersebut untuk memaksimalkan kekayaan bersih\nMana yang lebih baik untuk pemula vs investor jangka panjang\n________________\n🏷️ TAGS / KATA KUNCI:\npenjelasan bunga majemuk, cara menjadi kaya, strategi membangun kekayaan, investasi pendapatan pasif, investasi pasar saham, investasi reksa dana, investasi ETF, kebebasan finansial, strategi pertumbuhan uang, investasi jangka panjang, investasi reksa dana indeks, bunga majemuk, kekayaan tersembunyi, pola pikir jutawan, pola pikir uang, psikologi uang, kemandirian finansial, pensiun dini, kiat uang pekerjaan pertama, cara menjadi kaya di usia muda, saran karier generasi Z\n______\nBerlangganan untuk Pelajaran Kekayaan❤️👉  👈❤️ #URWealthy\nTonton lebih banyak video tentang kekayaan di UR Pelajaran tentang kekayaan finansial, cara menjadi kaya, cara mendapatkan kekayaan, cara menabung, membangun kekayaan, pengembangan diri, manajemen keuangan pribadi, psikologi kekayaan, strategi keuangan, dan kecerdasan finansial.\n\nProperti vs. Saham: Mana yang Lebih Cepat Membangun Kekayaan?\n\n________\n🔗 Sumber Daya:\nMenghasilkan Uang dari YouTube (pelatihan gratis): https://tinyurl.com/ms8f2rb3\n________\nTonton lebih banyak video di daftar putar kami👇\n   /   \n________\nTag:\ntanda-tanda seseorang kaya secara diam-diam, tanda-tanda kekayaan tersembunyi, orang kaya yang diam-diam, orang kaya yang tidak terlihat kaya, uang lama vs uang baru, tanda-tanda kekayaan sejati, kebiasaan orang kaya, gaya hidup kekayaan tersembunyi, kaya tetapi rendah hati, tanda-tanda kebebasan finansial, psikologi kekayaan, cara mengenali jutawan, jutawan di sebelah rumah, kekayaan yang tenang, tanda-tanda kekayaan yang halus, kaya secara diam-diam, pola pikir uang, tanda-tanda kemandirian finansial, kekayaan yang diremehkan, kaya sejati vs kaya palsu\n_________\nPENOLAKAN TANGGUNG JAWAB: Saya bukan penasihat keuangan. Video ini hanya untuk tujuan pendidikan. Tidak ada nasihat keuangan resmi yang diberikan. Harap selalu berkonsultasi dengan profesional sebelum melakukan investasi atau keputusan keuangan apa pun. Tautan di atas adalah tautan afiliasi. Investasi Anda adalah tanggung jawab Anda sepenuhnya.", "post_id": "a8cZZXFqaXQ"}}, {"key": "urwealthyy", "attributes": {"label": "urwealthyy", "x": 302.5626423350024, "y": 332.91910875627474, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "a8cZZXFqaXQ", "id": "urwealthyy", "source": "youtube-000001", "content": "Properti vs. Saham: Mana yang Lebih Cepat Membangun Kekayaan?\n\n🏠📈 Properti vs Saham — Mana yang Membangun Kekayaan Lebih Cepat? (Kebenaran yang Diabaikan Kebanyakan Orang)\n\nSemua orang ingin membangun kekayaan…\nTetapi pertanyaan sebenarnya adalah — di mana Anda harus menempatkan uang Anda?\n\nProperti atau saham?\n\nYang satu menjanjikan stabilitas dan pendapatan sewa pasif.\n\nYang lain menawarkan kecepatan, likuiditas, dan pertumbuhan eksponensial melalui penggabungan bunga.\n\nDalam video ini, kami menguraikan kebenaran sebenarnya di balik kedua aset tersebut — tanpa sensasi, tanpa bias — hanya strategi keuangan yang cerdas.\n\nJika Anda serius ingin membangun kekayaan, perbandingan ini dapat mengubah cara Anda berinvestasi selamanya.\n\n🔥 Apa yang Akan Anda Pelajari:\n\nReal estat vs pasar saham: perbedaan utama dijelaskan\nAset mana yang membangun kekayaan lebih cepat (berdasarkan data & strategi)\nKekuatan bunga majemuk di saham vs leverage di real estat\nPerbandingan risiko, pengembalian, likuiditas, dan skalabilitas\nBagaimana orang kaya menggunakan KEDUA aset tersebut untuk memaksimalkan kekayaan bersih\nMana yang lebih baik untuk pemula vs investor jangka panjang\n________________\n🏷️ TAGS / KATA KUNCI:\npenjelasan bunga majemuk, cara menjadi kaya, strategi membangun kekayaan, investasi pendapatan pasif, investasi pasar saham, investasi reksa dana, investasi ETF, kebebasan finansial, strategi pertumbuhan uang, investasi jangka panjang, investasi reksa dana indeks, bunga majemuk, kekayaan tersembunyi, pola pikir jutawan, pola pikir uang, psikologi uang, kemandirian finansial, pensiun dini, kiat uang pekerjaan pertama, cara menjadi kaya di usia muda, saran karier generasi Z\n______\nBerlangganan untuk Pelajaran Kekayaan❤️👉  👈❤️ #URWealthy\nTonton lebih banyak video tentang kekayaan di UR Pelajaran tentang kekayaan finansial, cara menjadi kaya, cara mendapatkan kekayaan, cara menabung, membangun kekayaan, pengembangan diri, manajemen keuangan pribadi, psikologi kekayaan, strategi keuangan, dan kecerdasan finansial.\n\nProperti vs. Saham: Mana yang Lebih Cepat Membangun Kekayaan?\n\n________\n🔗 Sumber Daya:\nMenghasilkan Uang dari YouTube (pelatihan gratis): https://tinyurl.com/ms8f2rb3\n________\nTonton lebih banyak video di daftar putar kami👇\n   /   \n________\nTag:\ntanda-tanda seseorang kaya secara diam-diam, tanda-tanda kekayaan tersembunyi, orang kaya yang diam-diam, orang kaya yang tidak terlihat kaya, uang lama vs uang baru, tanda-tanda kekayaan sejati, kebiasaan orang kaya, gaya hidup kekayaan tersembunyi, kaya tetapi rendah hati, tanda-tanda kebebasan finansial, psikologi kekayaan, cara mengenali jutawan, jutawan di sebelah rumah, kekayaan yang tenang, tanda-tanda kekayaan yang halus, kaya secara diam-diam, pola pikir uang, tanda-tanda kemandirian finansial, kekayaan yang diremehkan, kaya sejati vs kaya palsu\n_________\nPENOLAKAN TANGGUNG JAWAB: Saya bukan penasihat keuangan. Video ini hanya untuk tujuan pendidikan. Tidak ada nasihat keuangan resmi yang diberikan. Harap selalu berkonsultasi dengan profesional sebelum melakukan investasi atau keputusan keuangan apa pun. Tautan di atas adalah tautan afiliasi. Investasi Anda adalah tanggung jawab Anda sepenuhnya.", "post_id": "a8cZZXFqaXQ"}}, {"key": "@themetalwar", "attributes": {"label": "@themetalwar", "x": 879.2027412764555, "y": 650.7213654254884, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "qpjOuPO5T6Q", "id": "@themetalwar", "source": "youtube-000001", "content": "Jutaan Penimbun Emas & Perak akan KEHILANGAN Kesempatan SEUMUR HIDUP Ini - Mario Innecco\n\nJutaan Penimbun Emas & Perak Akan KEHILANGAN Kesempatan SEUMUR HIDUP Ini - Mario Innecco\n\nTanda-tanda peringatan tidak lagi tersembunyi, tetapi terlihat jelas. Tahun 2026 akan menyaksikan ekonomi dunia dihadapkan pada kombinasi berbahaya dari inflasi yang sangat tinggi, meningkatnya risiko geopolitik, dan terkikisnya kredibilitas bank sentral. Dana Moneter Internasional telah memperingatkan bahwa imbal hasil obligasi yang lebih tinggi, risiko inflasi, dan kondisi keuangan yang lebih ketat meningkatkan tekanan pada perekonomian di seluruh dunia. Sementara itu, para ekonom menunda ekspektasi penurunan suku bunga yang signifikan mengingat inflasi yang terus-menerus tinggi akibat harga energi dan masalah rantai pasokan. Jadi, sementara semua ini terjadi, pasar merespons seolah-olah semuanya baik-baik saja. Mario Innecco berpikir sistem keuangan adalah ilusi. Pemerintah mungkin berbicara tentang disiplin, tetapi sangat sulit untuk memperketatnya di dunia yang didorong oleh utang dan likuiditas. Mario melihat emas, perak, dan komoditas sebagai investasi tempat berlindung yang aman. Ceritanya mungkin berubah, retorikanya mungkin berubah, dan pasar saham mungkin naik, tetapi fundamentalnya tidak. Bagi Mario Innecco, masalahnya bukanlah inflasi. Ini tentang menyadari siapa yang diuntungkan dari sistem dan tidak menjadi pihak yang menanggung kerugian.\nStabilitas pasar saat ini tidak selalu mencerminkan risiko terbesar. Saham berkinerja baik karena dukungan likuiditas yang konstan dan pertumbuhan sektor teknologi, tetapi utang global terus meningkat dan perkembangan ekonomi riil tidak merata. Bank sentral menghadapi dilema: pengetatan yang terlalu ketat akan memperlambat ekonomi, tetapi pelonggaran yang terlalu ketat akan berisiko menyebabkan inflasi di masa depan. Mario Innecco memandang ini sebagai masalah mendasar daripada masalah siklus. Ia berpendapat bahwa sistem keuangan saat ini sangat bergantung pada intervensi untuk menjaga stabilitas, mengurangi nilai mata uang dari waktu ke waktu. Hal ini menyebabkan harga yang lebih tinggi di pasar keuangan tetapi barang dan jasa yang lebih mahal bagi konsumen, menciptakan kesenjangan antara ekonomi dan pasar. Ia melihat tantangannya bukan hanya menghasilkan keuntungan tetapi juga melestarikan kekayaan. Itulah mengapa ia melihat logam mulia seperti emas dan perak sebagai investasi jangka panjang di dunia di mana daya beli mata uang fiat menurun.\n\nTetaplah mendapatkan informasi terbaru tentang harga emas dan perak dengan The Metal War! Baik Anda baru mengenal investasi atau sudah berpengalaman, pembaruan kami akan terus memberi Anda informasi tentang tren pasar emas dan perak saat ini.\n\nBerlangganan saluran ini\n\n/ \n\nKami membuat konten edukatif tentang dunia komoditas, menghadirkan berita pasar terbaru dan klip terbaik dari para ahli yang paling dicari di bidang emas dan perak, menjelaskan konsep-konsep kunci yang dibahas dalam episode tersebut, dan mengajarkan Anda dasar-dasar emas dan perak agar Anda tetap terinformasi.\n\nPERNYATAAN KEUANGAN Saluran ini bertujuan untuk berbagi kiat dan video investasi dari para ahli. KAMI TIDAK MEMBERIKAN NASIHAT KEUANGAN! Harap berkonsultasi dengan penasihat keuangan berlisensi dan lakukan riset Anda sendiri sebelum mengambil tindakan keuangan apa pun. Kami mendapatkan komisi dari rujukan di atas berdasarkan persentase komisi per biaya yang dihasilkan oleh pendaftaran baru.\n\n#emas #marioinnecco #perak #hargaemas #hargaperak #investasi #investasi #prediksihargaemas #trenpasar #wawasankeuangan #membangunkekayaan #logammulia #tipsinvestasi #keuangan #makroekonomi #prakiraanhargaperak #hargaperakhariini #hargaemashariini #peranglogam", "post_id": "qpjOuPO5T6Q"}}, {"key": "TheMetalWar", "attributes": {"label": "TheMetalWar", "x": 749.2664689761739, "y": 179.56511437580303, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "qpjOuPO5T6Q", "id": "TheMetalWar", "source": "youtube-000001", "content": "Jutaan Penimbun Emas & Perak akan KEHILANGAN Kesempatan SEUMUR HIDUP Ini - Mario Innecco\n\nJutaan Penimbun Emas & Perak Akan KEHILANGAN Kesempatan SEUMUR HIDUP Ini - Mario Innecco\n\nTanda-tanda peringatan tidak lagi tersembunyi, tetapi terlihat jelas. Tahun 2026 akan menyaksikan ekonomi dunia dihadapkan pada kombinasi berbahaya dari inflasi yang sangat tinggi, meningkatnya risiko geopolitik, dan terkikisnya kredibilitas bank sentral. Dana Moneter Internasional telah memperingatkan bahwa imbal hasil obligasi yang lebih tinggi, risiko inflasi, dan kondisi keuangan yang lebih ketat meningkatkan tekanan pada perekonomian di seluruh dunia. Sementara itu, para ekonom menunda ekspektasi penurunan suku bunga yang signifikan mengingat inflasi yang terus-menerus tinggi akibat harga energi dan masalah rantai pasokan. Jadi, sementara semua ini terjadi, pasar merespons seolah-olah semuanya baik-baik saja. Mario Innecco berpikir sistem keuangan adalah ilusi. Pemerintah mungkin berbicara tentang disiplin, tetapi sangat sulit untuk memperketatnya di dunia yang didorong oleh utang dan likuiditas. Mario melihat emas, perak, dan komoditas sebagai investasi tempat berlindung yang aman. Ceritanya mungkin berubah, retorikanya mungkin berubah, dan pasar saham mungkin naik, tetapi fundamentalnya tidak. Bagi Mario Innecco, masalahnya bukanlah inflasi. Ini tentang menyadari siapa yang diuntungkan dari sistem dan tidak menjadi pihak yang menanggung kerugian.\nStabilitas pasar saat ini tidak selalu mencerminkan risiko terbesar. Saham berkinerja baik karena dukungan likuiditas yang konstan dan pertumbuhan sektor teknologi, tetapi utang global terus meningkat dan perkembangan ekonomi riil tidak merata. Bank sentral menghadapi dilema: pengetatan yang terlalu ketat akan memperlambat ekonomi, tetapi pelonggaran yang terlalu ketat akan berisiko menyebabkan inflasi di masa depan. Mario Innecco memandang ini sebagai masalah mendasar daripada masalah siklus. Ia berpendapat bahwa sistem keuangan saat ini sangat bergantung pada intervensi untuk menjaga stabilitas, mengurangi nilai mata uang dari waktu ke waktu. Hal ini menyebabkan harga yang lebih tinggi di pasar keuangan tetapi barang dan jasa yang lebih mahal bagi konsumen, menciptakan kesenjangan antara ekonomi dan pasar. Ia melihat tantangannya bukan hanya menghasilkan keuntungan tetapi juga melestarikan kekayaan. Itulah mengapa ia melihat logam mulia seperti emas dan perak sebagai investasi jangka panjang di dunia di mana daya beli mata uang fiat menurun.\n\nTetaplah mendapatkan informasi terbaru tentang harga emas dan perak dengan The Metal War! Baik Anda baru mengenal investasi atau sudah berpengalaman, pembaruan kami akan terus memberi Anda informasi tentang tren pasar emas dan perak saat ini.\n\nBerlangganan saluran ini\n\n/ \n\nKami membuat konten edukatif tentang dunia komoditas, menghadirkan berita pasar terbaru dan klip terbaik dari para ahli yang paling dicari di bidang emas dan perak, menjelaskan konsep-konsep kunci yang dibahas dalam episode tersebut, dan mengajarkan Anda dasar-dasar emas dan perak agar Anda tetap terinformasi.\n\nPERNYATAAN KEUANGAN Saluran ini bertujuan untuk berbagi kiat dan video investasi dari para ahli. KAMI TIDAK MEMBERIKAN NASIHAT KEUANGAN! Harap berkonsultasi dengan penasihat keuangan berlisensi dan lakukan riset Anda sendiri sebelum mengambil tindakan keuangan apa pun. Kami mendapatkan komisi dari rujukan di atas berdasarkan persentase komisi per biaya yang dihasilkan oleh pendaftaran baru.\n\n#emas #marioinnecco #perak #hargaemas #hargaperak #investasi #investasi #prediksihargaemas #trenpasar #wawasankeuangan #membangunkekayaan #logammulia #tipsinvestasi #keuangan #makroekonomi #prakiraanhargaperak #hargaperakhariini #hargaemashariini #peranglogam", "post_id": "qpjOuPO5T6Q"}}, {"key": "@EzMoneyShowUS", "attributes": {"label": "@EzMoneyShowUS", "x": 328.82000896553296, "y": 974.506063464898, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "RRWAcHa5taw", "id": "@EzMoneyShowUS", "source": "youtube-000001", "content": "BYND Mengalami Short Squeeze Besar-besaran! Saham Beyond Meat Layak Dibeli! Analisis Saham BYND\n\nApakah Beyond Meat Inc. cocok untuk portofolio Anda?\n\nJangan terlalu mempersulit pasar. Hari ini di Ez Money Show, kita akan melihat BYND untuk mengetahui apakah ini benar-benar pembelian yang \"mudah\" atau jebakan yang akan menguras modal Anda. Kami tidak akan membuat Anda bosan dengan PDF 50 halaman—kami di sini untuk memberi Anda sinyal dan mengurangi kebisingan.\n\nBeyond Meat memproduksi alternatif daging nabati dan sedang beralih ke berbagai produk protein yang lebih luas, seperti minuman dan daging giling berlabel bersih yang terbuat dari bahan-bahan sederhana. Dalam analisis saham BYND ini, bisnis inti telah mengalami penurunan pendapatan pada daging nabati tradisional di tengah tantangan kategori, tetapi vertikal baru menunjukkan potensi stabilisasi awal dengan peluang margin yang lebih tinggi. Neraca keuangan sekarang jauh lebih kuat setelah restrukturisasi utang yang menurunkan leverage dan menambah likuiditas, dipadukan dengan pemotongan biaya untuk meningkatkan arus kas dan mengekang pengeluaran. Fundamental saham Beyond Meat bergantung pada pelaksanaan pergeseran ini sambil mempertahankan disiplin dalam operasi.\n\nKeunggulannya berasal dari teknologi label bersih canggih yang menghindari stigma makanan olahan, hubungan distributor yang kuat seperti dengan Kroger untuk penambahan produk yang mudah, dan biaya peralihan yang menguntungkan perusahaan yang sudah mapan di saham protein alternatif. Saham barang konsumsi pokok seperti BYND telah mendapatkan momentum dengan lonjakan harga yang tajam dari titik terendah, short squeeze, dan pembelian institusional, menggeser sentimen dari bearish menjadi optimis secara hati-hati karena analis mengamati pembalikan tren. Minat investor mencampur spekulasi dengan harapan percepatan kembali melalui peluncuran saham berbasis nabati.\n\nLaporan pendapatan mendatang dapat menyoroti peningkatan margin, bersamaan dengan peluncuran produk, potensi kontrak Angkatan Darat AS untuk protein lapangan, dan peningkatan makro dari permintaan protein dalam tren penurunan berat badan. Risiko utama termasuk kekurangan margin yang mempertahankan pengeluaran kas atau tekanan pengenceran dari masalah pencatatan saham, yang dapat mematahkan kisah pemulihan. Saham BYND dapat berkinerja lebih baik jika peralihan ke protein pertumbuhan tinggi terbukti berhasil dan katalis memberikan hasil.\n\n__________________________________________________\n\nSELAMAT DATANG DI EZ MONEY SHOW\n\nKami percaya menghasilkan uang seharusnya tidak terasa seperti pekerjaan kedua. Saluran kami didedikasikan untuk menemukan strategi \"kekayaan malas\", investasi AI dengan pertumbuhan tinggi, dan aliran pendapatan pasif yang benar-benar berhasil di tahun 2025 dan 2026. Jika Anda menginginkan jalan pintas berbasis data untuk mendapatkan akun pialang yang lebih besar, Anda telah menemukan tempat yang tepat.\n\nAPA YANG KAMI TAWARKAN DI SALURAN INI:\n\nPilihan Saham Sederhana: Saham-saham pemenang besar di bidang Teknologi, Energi, dan S&P 500.\nTrik Pendapatan Pasif: Cara mendapatkan bayaran saat Anda tidur dengan dividen dan imbal hasil.\n\nPersiapan Masa Depan: Menyiapkan portofolio 2026 Anda hari ini sehingga Anda dapat bersantai besok.\n\nObrolan Makro yang Nyata: Apa arti The Fed dan inflasi bagi daya beli Anda yang sebenarnya.\n\n__________________________________________________\n\nBERGABUNGLAH DENGAN EZ MONEY CREW\n\nWaktu terbaik untuk memulai adalah kemarin. Waktu terbaik kedua adalah sekarang. Tekan tombol berlangganan dan mari kita raih keuntungan ini bersama-sama.\n\nBERLANGGANAN UNTUK KEMENANGAN HARIAN:    /   \n\n__________________________________________________\n\nPERINGATAN HUKUM:\n\nKami bukan penasihat keuangan Anda. Ini untuk hiburan dan pendidikan. Investasi melibatkan risiko—jangan menanamkan uang yang tidak mampu Anda rugikan. Selalu lakukan riset Anda sendiri (DYOR).\n\n#BYND #BeyondMeatInc #EzMoney #PassiveIncome #StockMarketToday #WealthHacks #2026Stocks", "post_id": "RRWAcHa5taw"}}, {"key": "ezmoneyshowus", "attributes": {"label": "ezmoneyshowus", "x": 880.8381012047664, "y": 583.4143929658718, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5549, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "RRWAcHa5taw", "id": "ezmoneyshowus", "source": "youtube-000001", "content": "BYND Mengalami Short Squeeze Besar-besaran! Saham Beyond Meat Layak Dibeli! Analisis Saham BYND\n\nApakah Beyond Meat Inc. cocok untuk portofolio Anda?\n\nJangan terlalu mempersulit pasar. Hari ini di Ez Money Show, kita akan melihat BYND untuk mengetahui apakah ini benar-benar pembelian yang \"mudah\" atau jebakan yang akan menguras modal Anda. Kami tidak akan membuat Anda bosan dengan PDF 50 halaman—kami di sini untuk memberi Anda sinyal dan mengurangi kebisingan.\n\nBeyond Meat memproduksi alternatif daging nabati dan sedang beralih ke berbagai produk protein yang lebih luas, seperti minuman dan daging giling berlabel bersih yang terbuat dari bahan-bahan sederhana. Dalam analisis saham BYND ini, bisnis inti telah mengalami penurunan pendapatan pada daging nabati tradisional di tengah tantangan kategori, tetapi vertikal baru menunjukkan potensi stabilisasi awal dengan peluang margin yang lebih tinggi. Neraca keuangan sekarang jauh lebih kuat setelah restrukturisasi utang yang menurunkan leverage dan menambah likuiditas, dipadukan dengan pemotongan biaya untuk meningkatkan arus kas dan mengekang pengeluaran. Fundamental saham Beyond Meat bergantung pada pelaksanaan pergeseran ini sambil mempertahankan disiplin dalam operasi.\n\nKeunggulannya berasal dari teknologi label bersih canggih yang menghindari stigma makanan olahan, hubungan distributor yang kuat seperti dengan Kroger untuk penambahan produk yang mudah, dan biaya peralihan yang menguntungkan perusahaan yang sudah mapan di saham protein alternatif. Saham barang konsumsi pokok seperti BYND telah mendapatkan momentum dengan lonjakan harga yang tajam dari titik terendah, short squeeze, dan pembelian institusional, menggeser sentimen dari bearish menjadi optimis secara hati-hati karena analis mengamati pembalikan tren. Minat investor mencampur spekulasi dengan harapan percepatan kembali melalui peluncuran saham berbasis nabati.\n\nLaporan pendapatan mendatang dapat menyoroti peningkatan margin, bersamaan dengan peluncuran produk, potensi kontrak Angkatan Darat AS untuk protein lapangan, dan peningkatan makro dari permintaan protein dalam tren penurunan berat badan. Risiko utama termasuk kekurangan margin yang mempertahankan pengeluaran kas atau tekanan pengenceran dari masalah pencatatan saham, yang dapat mematahkan kisah pemulihan. Saham BYND dapat berkinerja lebih baik jika peralihan ke protein pertumbuhan tinggi terbukti berhasil dan katalis memberikan hasil.\n\n__________________________________________________\n\nSELAMAT DATANG DI EZ MONEY SHOW\n\nKami percaya menghasilkan uang seharusnya tidak terasa seperti pekerjaan kedua. Saluran kami didedikasikan untuk menemukan strategi \"kekayaan malas\", investasi AI dengan pertumbuhan tinggi, dan aliran pendapatan pasif yang benar-benar berhasil di tahun 2025 dan 2026. Jika Anda menginginkan jalan pintas berbasis data untuk mendapatkan akun pialang yang lebih besar, Anda telah menemukan tempat yang tepat.\n\nAPA YANG KAMI TAWARKAN DI SALURAN INI:\n\nPilihan Saham Sederhana: Saham-saham pemenang besar di bidang Teknologi, Energi, dan S&P 500.\nTrik Pendapatan Pasif: Cara mendapatkan bayaran saat Anda tidur dengan dividen dan imbal hasil.\n\nPersiapan Masa Depan: Menyiapkan portofolio 2026 Anda hari ini sehingga Anda dapat bersantai besok.\n\nObrolan Makro yang Nyata: Apa arti The Fed dan inflasi bagi daya beli Anda yang sebenarnya.\n\n__________________________________________________\n\nBERGABUNGLAH DENGAN EZ MONEY CREW\n\nWaktu terbaik untuk memulai adalah kemarin. Waktu terbaik kedua adalah sekarang. Tekan tombol berlangganan dan mari kita raih keuntungan ini bersama-sama.\n\nBERLANGGANAN UNTUK KEMENANGAN HARIAN:    /   \n\n__________________________________________________\n\nPERINGATAN HUKUM:\n\nKami bukan penasihat keuangan Anda. Ini untuk hiburan dan pendidikan. Investasi melibatkan risiko—jangan menanamkan uang yang tidak mampu Anda rugikan. Selalu lakukan riset Anda sendiri (DYOR).\n\n#BYND #BeyondMeatInc #EzMoney #PassiveIncome #StockMarketToday #WealthHacks #2026Stocks", "post_id": "RRWAcHa5taw"}}, {"key": "@GroWith_Dani", "attributes": {"label": "@GroWith_Dani", "x": 255.40341845031733, "y": 794.9430848912364, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "5REkSN4lg7Q", "id": "@GroWith_Dani", "source": "youtube-000001", "content": "Saya Membuat Aplikasi yang Membuat Influencer AI Terlihat Terlalu Nyata | Remy\n\nSaya membangun aplikasi influencer AI lengkap menggunakan Remy — tanpa perlu coding. Dalam video ini, saya menjelaskan seluruh proses pembuatan, mulai dari menulis spesifikasi hingga menerbitkan aplikasi yang menghasilkan foto influencer hiper-realistis dengan fitur wajah yang konsisten di setiap adegan.\n\nApa yang dibahas dalam video ini:\nTutorial ini menunjukkan cara menggunakan Remy (pembuat aplikasi bertenaga AI) untuk membuat generator gambar influencer AI — alat micro SaaS yang memungkinkan pengguna memilih karakter, memilih preset adegan atau mengunggah pakaian referensi, dan menerima foto yang siap diunggah ke Instagram dalam hitungan detik. Saya menjelaskan alur kerja, petunjuk, lapisan monetisasi, dan bug yang saya temui di sepanjang proses.\n\nDalam video ini, Anda akan mempelajari:\nCara membangun aplikasi studio influencer AI dari satu spesifikasi tertulis menggunakan Remy\nCara menjaga konsistensi wajah di seluruh gambar yang dihasilkan menggunakan potret referensi\nCara menambahkan gerbang monetisasi (batas penggunaan gratis + integrasi Stripe) tanpa menulis kode\nCara menggunakan Claude Sonnet 4.6 untuk pembuatan prompt di dalam aplikasi Anda\nCara menganalisis apa yang membuat akun influencer AI sukses — dan merekayasa balik strategi tersebut\nCara mempublikasikan dan mengkonfigurasi aplikasi Anda untuk menerima pembayaran nyata pada hari yang sama Anda membangunnya\n\n🔧 ALAT & TAUTAN\n\nRemy Hackathon (1–3 Mei) — Menangkan hadiah hingga $2.000 + kredit AI. Tidak perlu pengalaman coding:\nhttps://www.mindstudio.ai/remy-hackat...\n\n🔗 Bangun dengan MindStudio + Remy (diskon 20% dengan kode saya):\nhttp://mindstudio.ai/remy\n\nKode Kupon: GROWWITHDANIMS\n\n🎁 Kredit gratis $20 — hanya untuk 5 penonton pertama:\nhttps://app.mindstudio.ai/services/ba...\n\nUNTUK SIAPA INI\n\nAlur kerja ini dibangun untuk kreator dan pengusaha yang ingin meluncurkan alat SaaS bertenaga AI tanpa tim pengembangan. Ini sangat relevan jika Anda membangun bisnis konten tanpa wajah, menjelajahi monetisasi influencer AI, atau mencari sistem yang dapat diulang untuk menghasilkan pendapatan dari aplikasi mikro yang menargetkan audiens khusus.\n\nMasalah apa yang dipecahkan: Konsistensi wajah adalah hambatan teknis #1 bagi siapa pun yang mencoba menjalankan akun influencer AI dalam skala besar. Aplikasi ini menghilangkan hambatan tersebut.\n\n📺 VIDEO & DAFTAR PUTAR YANG DIREKOMENDASIKAN\n\nCara Membuat Influencer AI yang Realistis:\n   • I found a way to generate 24/7 AI influenc...  \n\nMembangun Aplikasi Obrolan Pendamping AI:\n   • I Built an AI Companion Chat App That Make...  \n\nDaftar Putar Tutorial AI MindStudio:\nhttps://www.youtube.com/playlist?list...\n\nDaftar Putar Influencer AI:\n   • AI Influencer Tutorials: Build Instagram T...  \n\n⏱ BAB\n\n00:00 – Demo Influencer AI\n00:22 – Aplikasi AI Influencer Studio\n00:59 – Akun Instagram Influencer AI\n01:19 – Analisis Strategi\n01:56 – Ide Monetisasi\n02:14 – Hackathon Remy\n02:46 – Menulis Spesifikasi Aplikasi di Remy\n03:47 – Remy Membangun Aplikasi\n09:54 – Hasil\n05:05 – Menguji Preset Adegan\n05:21 – Bug aplikasi pertama saya\n06:25 – Memperbaiki Bug Konsistensi Wajah\n06:48 – Fitur Unggah Pakaian\n07:02 – Strategi Pertumbuhan Mendalam\n07:37 – Undangan Hackathon\n08:14 – Kiat-kiat berharga\n\nRemy oleh MindStudio — Pembuat aplikasi AI yang digunakan dalam video ini:\nhttps://get.mindstudio.ai/fuhatp5vozt...\n\nAI yang dikodekan Vibe Aplikasi\n   • How To Build A $10,000 App with AI (Cursor...  \n   • ClawdBot Full Tutorial for Beginners: How ...  \n\nPENGUNGKAPAN\n\nAlat dan strategi yang saya bagikan didasarkan pada kreator nyata yang mendapatkan hasil pada saat perekaman video ini, tetapi hanya akan berhasil jika Anda melakukannya — artinya hasil dapat bervariasi untuk setiap orang tergantung pada upaya, alur kerja, strategi, ceruk pasar, dan eksekusi. Tidak ada jaminan hasil di sini. Konten ini hanya untuk tujuan pendidikan dan bukan nasihat keuangan atau bisnis. Pendapatan yang ditampilkan adalah perkiraan/contoh, bukan hasil yang dijamin.\n\nPengungkapan afiliasi: Beberapa tautan dalam deskripsi ini mungkin merupakan tautan afiliasi, artinya saya dapat memperoleh komisi kecil tanpa biaya tambahan bagi Anda jika Anda memilih untuk membeli paket.\n\n#AIInfluencer #MindStudio #VibeCode #AITools #RealisticAI #FacelessBusiness #microsaas", "post_id": "5REkSN4lg7Q"}}, {"key": "MindStudio_ai", "attributes": {"label": "MindStudio_ai", "x": 175.83280154328307, "y": 873.1824526985574, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5REkSN4lg7Q", "id": "MindStudio_ai", "source": "youtube-000001", "content": "Saya Membuat Aplikasi yang Membuat Influencer AI Terlihat Terlalu Nyata | Remy\n\nSaya membangun aplikasi influencer AI lengkap menggunakan Remy — tanpa perlu coding. Dalam video ini, saya menjelaskan seluruh proses pembuatan, mulai dari menulis spesifikasi hingga menerbitkan aplikasi yang menghasilkan foto influencer hiper-realistis dengan fitur wajah yang konsisten di setiap adegan.\n\nApa yang dibahas dalam video ini:\nTutorial ini menunjukkan cara menggunakan Remy (pembuat aplikasi bertenaga AI) untuk membuat generator gambar influencer AI — alat micro SaaS yang memungkinkan pengguna memilih karakter, memilih preset adegan atau mengunggah pakaian referensi, dan menerima foto yang siap diunggah ke Instagram dalam hitungan detik. Saya menjelaskan alur kerja, petunjuk, lapisan monetisasi, dan bug yang saya temui di sepanjang proses.\n\nDalam video ini, Anda akan mempelajari:\nCara membangun aplikasi studio influencer AI dari satu spesifikasi tertulis menggunakan Remy\nCara menjaga konsistensi wajah di seluruh gambar yang dihasilkan menggunakan potret referensi\nCara menambahkan gerbang monetisasi (batas penggunaan gratis + integrasi Stripe) tanpa menulis kode\nCara menggunakan Claude Sonnet 4.6 untuk pembuatan prompt di dalam aplikasi Anda\nCara menganalisis apa yang membuat akun influencer AI sukses — dan merekayasa balik strategi tersebut\nCara mempublikasikan dan mengkonfigurasi aplikasi Anda untuk menerima pembayaran nyata pada hari yang sama Anda membangunnya\n\n🔧 ALAT & TAUTAN\n\nRemy Hackathon (1–3 Mei) — Menangkan hadiah hingga $2.000 + kredit AI. Tidak perlu pengalaman coding:\nhttps://www.mindstudio.ai/remy-hackat...\n\n🔗 Bangun dengan MindStudio + Remy (diskon 20% dengan kode saya):\nhttp://mindstudio.ai/remy\n\nKode Kupon: GROWWITHDANIMS\n\n🎁 Kredit gratis $20 — hanya untuk 5 penonton pertama:\nhttps://app.mindstudio.ai/services/ba...\n\nUNTUK SIAPA INI\n\nAlur kerja ini dibangun untuk kreator dan pengusaha yang ingin meluncurkan alat SaaS bertenaga AI tanpa tim pengembangan. Ini sangat relevan jika Anda membangun bisnis konten tanpa wajah, menjelajahi monetisasi influencer AI, atau mencari sistem yang dapat diulang untuk menghasilkan pendapatan dari aplikasi mikro yang menargetkan audiens khusus.\n\nMasalah apa yang dipecahkan: Konsistensi wajah adalah hambatan teknis #1 bagi siapa pun yang mencoba menjalankan akun influencer AI dalam skala besar. Aplikasi ini menghilangkan hambatan tersebut.\n\n📺 VIDEO & DAFTAR PUTAR YANG DIREKOMENDASIKAN\n\nCara Membuat Influencer AI yang Realistis:\n   • I found a way to generate 24/7 AI influenc...  \n\nMembangun Aplikasi Obrolan Pendamping AI:\n   • I Built an AI Companion Chat App That Make...  \n\nDaftar Putar Tutorial AI MindStudio:\nhttps://www.youtube.com/playlist?list...\n\nDaftar Putar Influencer AI:\n   • AI Influencer Tutorials: Build Instagram T...  \n\n⏱ BAB\n\n00:00 – Demo Influencer AI\n00:22 – Aplikasi AI Influencer Studio\n00:59 – Akun Instagram Influencer AI\n01:19 – Analisis Strategi\n01:56 – Ide Monetisasi\n02:14 – Hackathon Remy\n02:46 – Menulis Spesifikasi Aplikasi di Remy\n03:47 – Remy Membangun Aplikasi\n09:54 – Hasil\n05:05 – Menguji Preset Adegan\n05:21 – Bug aplikasi pertama saya\n06:25 – Memperbaiki Bug Konsistensi Wajah\n06:48 – Fitur Unggah Pakaian\n07:02 – Strategi Pertumbuhan Mendalam\n07:37 – Undangan Hackathon\n08:14 – Kiat-kiat berharga\n\nRemy oleh MindStudio — Pembuat aplikasi AI yang digunakan dalam video ini:\nhttps://get.mindstudio.ai/fuhatp5vozt...\n\nAI yang dikodekan Vibe Aplikasi\n   • How To Build A $10,000 App with AI (Cursor...  \n   • ClawdBot Full Tutorial for Beginners: How ...  \n\nPENGUNGKAPAN\n\nAlat dan strategi yang saya bagikan didasarkan pada kreator nyata yang mendapatkan hasil pada saat perekaman video ini, tetapi hanya akan berhasil jika Anda melakukannya — artinya hasil dapat bervariasi untuk setiap orang tergantung pada upaya, alur kerja, strategi, ceruk pasar, dan eksekusi. Tidak ada jaminan hasil di sini. Konten ini hanya untuk tujuan pendidikan dan bukan nasihat keuangan atau bisnis. Pendapatan yang ditampilkan adalah perkiraan/contoh, bukan hasil yang dijamin.\n\nPengungkapan afiliasi: Beberapa tautan dalam deskripsi ini mungkin merupakan tautan afiliasi, artinya saya dapat memperoleh komisi kecil tanpa biaya tambahan bagi Anda jika Anda memilih untuk membeli paket.\n\n#AIInfluencer #MindStudio #VibeCode #AITools #RealisticAI #FacelessBusiness #microsaas", "post_id": "5REkSN4lg7Q"}}, {"key": "@39mm", "attributes": {"label": "@39mm", "x": 332.3765029385749, "y": 496.56501203062953, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 3.8982, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "hsXES8A31_A", "id": "@39mm", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Membangun Karier di Dunia Mode: Strategi Marie\n\nDari Petani Menjadi CEO Global: Perjalanan Estetika Marie\n\nDapatkan rahasia gaya terbaru dari ikon mode yang sedang naik daun! Dari inspirasi pakaian yang sedang tren hingga momen mode viral, temukan kiat gaya yang dibutuhkan setiap wanita untuk meningkatkan penampilannya. Baik Anda menyukai nuansa Y2K, mode estetika, atau tren terbaru, kami menguraikan penampilan yang sedang mendominasi media sosial.\n\nBagaimana seorang \"petani\" dari pedesaan Jerman menjadi kekuatan besar di industri mode global? Selamat datang di kelas master dalam pertumbuhan profesional dan estetika kelas atas. Dalam video ini, kita menjelajahi kisah \"perjuangan menuju kesuksesan\" Marie, seorang Model, Aktris, dan Pengusaha visioner yang mendefinisikan kembali standar dunia mode Eropa pada tahun 2026.\n\nEvolusi Seorang Mogul\nPerjalanan Marie jauh dari kesuksesan dalam semalam. Itu dimulai dengan 10 tahun kerja keras tanpa henti, berkeliling dunia dari Cape Town hingga Sardinia, menguasai seni fotografi. Pengalaman selama satu dekade ini memberikan ketabahan dan ketahanan yang diperlukan untuk bertransisi dari sekadar wajah sebuah merek menjadi otak di balik bisnis tersebut. Saat ini, ia adalah pendiri Mara Models yang terkenal, sebuah agensi papan atas yang berbasis di Jerman, dan pemilik Elace Sportmodels, yang berfokus pada pasar mewah atletik yang sedang berkembang.\n\nPendidikan Gaya & Estetika\nBagi pemirsa kami yang tertarik dengan \"Cara Berpakaian\" dan \"Pendidikan Mode,\" Marie memberikan cetak biru untuk estetika \"Uang Lama\" dan \"Barat\". Kami menguraikan penggunaan bordir berkualitas tinggi, kulit asli, dan pesona Munich yang canggih yang telah memikat penonton di seluruh Amerika Serikat, Spanyol, dan Italia. Baik saat ia memamerkan kampanye perhiasan mewah di Tyrol Selatan atau menata denim kasar di pertaniannya, penampilannya tetap abadi dan profesional.\n\nMengapa Kisahnya Penting\nIni bukan hanya tentang mode; ini tentang kepemimpinan bisnis. Marie membuktikan bahwa kecantikan dan kecerdasan bisnis adalah duet yang ampuh. Dengan mempertahankan akar budayanya sebagai \"Ziegen-Mama\" (ibu rumah tangga) sambil memimpin tim korporat, ia menawarkan dualitas unik yang beresonansi dengan audiens dewasa yang menghargai keaslian dan kerja keras.\n\nApa yang Akan Anda Pelajari dalam Video Ini:\nTransisi profesional dari modeling ke manajemen agensi.\n\nCara membangun personal branding yang menjembatani kesenjangan antara kehidupan pedesaan dan kemewahan.\n\nTips styling untuk tampilan Western modern dan Sport-Luxury.\n\nWawasan tentang standar industri fashion Eropa 2026.\n\nTetap Terhubung:\nUntuk lebih banyak edukasi fashion dan kisah sukses, berlangganan saluran ini. Beri tahu kami di kolom komentar: Bagian mana dari perjalanan Marie yang paling menginspirasi Anda?\n\n📸 Kredit Visual:\nGambar dan video yang ditampilkan berasal dari unggahan media sosial publik oleh kreator berikut:\nMarie ()\n\nKonten digunakan berdasarkan prinsip penggunaan wajar untuk komentar fashion, edukasi gaya, dan analisis tren.\nSemua hak tetap milik kreator asli.\n\nUntuk permintaan penghapusan, silakan hubungi kami langsung.\n\n#styleinspo #fashiontrends #ootd #getthelook #fashiongoals #outfitinspo #aestheticfashion #Marie", "post_id": "hsXES8A31_A"}}, {"key": "marie_aus_pari_", "attributes": {"label": "marie_aus_pari_", "x": 369.4752887875594, "y": 368.9544979300665, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2116, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "hsXES8A31_A", "id": "marie_aus_pari_", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Membangun Karier di Dunia Mode: Strategi Marie\n\nDari Petani Menjadi CEO Global: Perjalanan Estetika Marie\n\nDapatkan rahasia gaya terbaru dari ikon mode yang sedang naik daun! Dari inspirasi pakaian yang sedang tren hingga momen mode viral, temukan kiat gaya yang dibutuhkan setiap wanita untuk meningkatkan penampilannya. Baik Anda menyukai nuansa Y2K, mode estetika, atau tren terbaru, kami menguraikan penampilan yang sedang mendominasi media sosial.\n\nBagaimana seorang \"petani\" dari pedesaan Jerman menjadi kekuatan besar di industri mode global? Selamat datang di kelas master dalam pertumbuhan profesional dan estetika kelas atas. Dalam video ini, kita menjelajahi kisah \"perjuangan menuju kesuksesan\" Marie, seorang Model, Aktris, dan Pengusaha visioner yang mendefinisikan kembali standar dunia mode Eropa pada tahun 2026.\n\nEvolusi Seorang Mogul\nPerjalanan Marie jauh dari kesuksesan dalam semalam. Itu dimulai dengan 10 tahun kerja keras tanpa henti, berkeliling dunia dari Cape Town hingga Sardinia, menguasai seni fotografi. Pengalaman selama satu dekade ini memberikan ketabahan dan ketahanan yang diperlukan untuk bertransisi dari sekadar wajah sebuah merek menjadi otak di balik bisnis tersebut. Saat ini, ia adalah pendiri Mara Models yang terkenal, sebuah agensi papan atas yang berbasis di Jerman, dan pemilik Elace Sportmodels, yang berfokus pada pasar mewah atletik yang sedang berkembang.\n\nPendidikan Gaya & Estetika\nBagi pemirsa kami yang tertarik dengan \"Cara Berpakaian\" dan \"Pendidikan Mode,\" Marie memberikan cetak biru untuk estetika \"Uang Lama\" dan \"Barat\". Kami menguraikan penggunaan bordir berkualitas tinggi, kulit asli, dan pesona Munich yang canggih yang telah memikat penonton di seluruh Amerika Serikat, Spanyol, dan Italia. Baik saat ia memamerkan kampanye perhiasan mewah di Tyrol Selatan atau menata denim kasar di pertaniannya, penampilannya tetap abadi dan profesional.\n\nMengapa Kisahnya Penting\nIni bukan hanya tentang mode; ini tentang kepemimpinan bisnis. Marie membuktikan bahwa kecantikan dan kecerdasan bisnis adalah duet yang ampuh. Dengan mempertahankan akar budayanya sebagai \"Ziegen-Mama\" (ibu rumah tangga) sambil memimpin tim korporat, ia menawarkan dualitas unik yang beresonansi dengan audiens dewasa yang menghargai keaslian dan kerja keras.\n\nApa yang Akan Anda Pelajari dalam Video Ini:\nTransisi profesional dari modeling ke manajemen agensi.\n\nCara membangun personal branding yang menjembatani kesenjangan antara kehidupan pedesaan dan kemewahan.\n\nTips styling untuk tampilan Western modern dan Sport-Luxury.\n\nWawasan tentang standar industri fashion Eropa 2026.\n\nTetap Terhubung:\nUntuk lebih banyak edukasi fashion dan kisah sukses, berlangganan saluran ini. Beri tahu kami di kolom komentar: Bagian mana dari perjalanan Marie yang paling menginspirasi Anda?\n\n📸 Kredit Visual:\nGambar dan video yang ditampilkan berasal dari unggahan media sosial publik oleh kreator berikut:\nMarie ()\n\nKonten digunakan berdasarkan prinsip penggunaan wajar untuk komentar fashion, edukasi gaya, dan analisis tren.\nSemua hak tetap milik kreator asli.\n\nUntuk permintaan penghapusan, silakan hubungi kami langsung.\n\n#styleinspo #fashiontrends #ootd #getthelook #fashiongoals #outfitinspo #aestheticfashion #Marie", "post_id": "hsXES8A31_A"}}], "edges": [{"key": "brodiebewok", "source": "brodiebewok", "target": "datacellab", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "brodiebewok", "source": "brodiebewok", "target": "datacellab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "aldotjahjadi8", "source": "aldotjahjadi8", "target": "BloombergTZ", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "aldotjahjadi8", "source": "aldotjahjadi8", "target": "BloombergTZ", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "eddesign_", "source": "eddesign_", "target": "13_iwaN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "h4mparanrumput", "source": "h4mparanrumput", "target": "tanyakanrl", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "OniDewono", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "aldotjahjadi8", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "revalina1128174", "source": "revalina1128174", "target": "praditavanjava", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "black_tea07", "source": "black_tea07", "target": "eddesign_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "wahyukencono", "source": "wahyukencono", "target": "Fahrihamzah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "alex_cndr", "source": "alex_cndr", "target": "TheEconopost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Hasbil_Lbs", "source": "Hasbil_Lbs", "target": "DenasIdn1", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Hasbil_Lbs", "source": "Hasbil_Lbs", "target": "Yom_N_Friends", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Hasbil_Lbs", "source": "Hasbil_Lbs", "target": "KANGKOMENJKT", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "_uluul", "source": "_uluul", "target": "BenkTob", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "_uluul", "source": "_uluul", "target": "eskepalmilosatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "AndreasAbdianto", "source": "AndreasAbdianto", "target": "Yantoepedals", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "AndreasAbdianto", "source": "AndreasAbdianto", "target": "utdfocusid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "tetosurabaya", "source": "tetosurabaya", "target": "SPGlobal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "SitiSalmaF9851", "source": "SitiSalmaF9851", "target": "Yantoepedals", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "SitiSalmaF9851", "source": "SitiSalmaF9851", "target": "handokotjung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radar_indramayu", "source": "radar_indramayu", "target": "radar_indramayu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radar_indramayu", "source": "radar_indramayu", "target": "radar_indramayu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "listyosigitprabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "marzukialba_bd91", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "spripim.polri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "divisihumaspolri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "bidhumaspoldaaceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "polisi_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "halo_polisi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "spripimpoldaaceh", "source": "spripimpoldaaceh", "target": "tercyduck.aceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kalteng", "source": "bank_indonesia_kalteng", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovsumut", "source": "pemprovsumut", "target": "bobbynst", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cuap_cuan", "source": "cuap_cuan", "target": "cuap_cuan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_cirebon", "source": "ojk_cirebon", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_cirebon", "source": "ojk_cirebon", "target": "ojk_jawabarat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_cirebon", "source": "ojk_cirebon", "target": "ojk_cirebon", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "airlanggahartarto_official", "source": "airlanggahartarto_official", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "nuonlinenews", "source": "nuonlinenews", "target": "nuonlinenews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "cimb_niaga", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "lani_darmawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "cimbniagasyariahplg", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_jakarta", "source": "bank_indonesia_jakarta", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kumparancom", "source": "kumparancom", "target": "bankmandiri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "swamediainc", "source": "swamediainc", "target": "swamediainc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "sumsel.media5", "source": "sumsel.media5", "target": "cimb.niaga", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "intinews.co", "source": "intinews.co", "target": "banksumselbabeloffical", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "penarafflesiatv", "source": "penarafflesiatv", "target": "iswahyudi.bankbengkulu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "amingandul06", "source": "amingandul06", "target": "amingandul", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "sumsel.terciduk", "source": "sumsel.terciduk", "target": "banksumselbabeloffical", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harianbhirawachannel", "source": "harianbhirawachannel", "target": "harianbhirawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tumbuhkaya.id", "source": "tumbuhkaya.id", "target": "tumbuhkaya.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "source": "@KompasTVSukabumi", "target": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ETNow", "source": "@ETNow", "target": "etnow", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvasuransi", "source": "@tvasuransi", "target": "BPSStatistics", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Commercialchannels", "source": "@Commercialchannels", "target": "Commercialch...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PeterLukacsResearch", "source": "@PeterLukacsResearch", "target": "Peter_Lukacs_R", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@AnalisisPodCast", "source": "@AnalisisPodCast", "target": "gwirjawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "source": "@KompasTVSukabumi", "target": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DrAllenLycka", "source": "@DrAllenLycka", "target": "drallenlycka", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "GoodLifeBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "XpresiBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "BankBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "KartuKreditBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "HaloBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "GoodLifeBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "LifeAtBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SolusiBCA", "source": "@SolusiBCA", "target": "BankBCA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TBPNLive", "source": "@TBPNLive", "target": "tbpnlive", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Sulselsatu", "source": "@Sulselsatu", "target": "sulselsatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Kemenkopmri", "source": "@Kemenkopmri", "target": "kemenkopmri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Kemenkopmri", "source": "@Kemenkopmri", "target": "kemenkopm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Kemenkopmri", "source": "@Kemenkopmri", "target": "kemenkopmr", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InvestingTalkPodcast", "source": "@InvestingTalkPodcast", "target": "investingtalkpodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@StickyTrades", "source": "@StickyTrades", "target": "stickytrades", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KUPASTVLAMPUNG", "source": "@KUPASTVLAMPUNG", "target": "kupastvlampung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@J_COIN", "source": "@J_COIN", "target": "J_COIN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DiscoverTube2024", "source": "@DiscoverTube2024", "target": "discovertube2024", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@thecore_in", "source": "@thecore_in", "target": "thecore_in", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Dewayne_TheMAC", "source": "@Dewayne_TheMAC", "target": "dewayne_themac", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Dewayne_TheMAC", "source": "@Dewayne_TheMAC", "target": "dewayne_themac", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InvestingTalkPodcast", "source": "@InvestingTalkPodcast", "target": "investingtalkpodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@thecore_in", "source": "@thecore_in", "target": "thecore_in", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvasuransi", "source": "@tvasuransi", "target": "ptsmi_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvasuransi", "source": "@tvasuransi", "target": "ptsmi_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvasuransi", "source": "@tvasuransi", "target": "PerekonomianRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Commercialchannels", "source": "@Commercialchannels", "target": "Commercialch...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@NewsCentralAfrica", "source": "@NewsCentralAfrica", "target": "newscentraltv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PastorJohnAnosike", "source": "@PastorJohnAnosike", "target": "phronesisanosike", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PastorJohnAnosike", "source": "@PastorJohnAnosike", "target": "sunesisanosike", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PastorJohnAnosike", "source": "@PastorJohnAnosike", "target": "IkechukwuJohn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@CompliancePodcastNetwork", "source": "@CompliancePodcastNetwork", "target": "compliancepodcastnetwork", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@RealPaulThomas", "source": "@RealPaulThomas", "target": "realpaulthomas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SoarFinancially", "source": "@SoarFinancially", "target": "crossbordercap", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@cgtnamerica", "source": "@cgtnamerica", "target": "cgtnamerica", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@cgtnamerica", "source": "@cgtnamerica", "target": "cgtnamerica", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@cgtnamerica", "source": "@cgtnamerica", "target": "cgtnamerica", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@cgtnamerica", "source": "@cgtnamerica", "target": "cgtnamerica.tiktok", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@URWealthyy", "source": "@URWealthyy", "target": "URWealthyy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@URWealthyy", "source": "@URWealthyy", "target": "urwealthyy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@themetalwar", "source": "@themetalwar", "target": "TheMetalWar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@EzMoneyShowUS", "source": "@EzMoneyShowUS", "target": "ezmoneyshowus", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InvestingTalkPodcast", "source": "@InvestingTalkPodcast", "target": "investingtalkpodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@GroWith_Dani", "source": "@GroWith_Dani", "target": "MindStudio_ai", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@EzMoneyShowUS", "source": "@EzMoneyShowUS", "target": "ezmoneyshowus", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@39mm", "source": "@39mm", "target": "marie_aus_pari_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}