{"nodes": [{"key": "koganenohikari", "attributes": {"label": "koganenohikari", "x": 463.88827196077455, "y": 59.76626229430859, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2049084150041465290", "id": "koganenohikari", "source": "retweet-000002", "content": "Gak demo ojol aja. Pokok tiap ada demo menentang kebijakan pemerintah wong2 sby mesti ngunu komen e. Apatis e…", "post_id": "2049084150041465290"}}, {"key": "vousmevoyezcry", "attributes": {"label": "vousmevoyezcry", "x": 4.403437494570617, "y": 496.9938521894252, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 13.1056, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2049084150041465290", "id": "vousmevoyezcry", "source": "retweet-000002", "content": "Gak demo ojol aja. Pokok tiap ada demo menentang kebijakan pemerintah wong2 sby mesti ngunu komen e. Apatis e…", "post_id": "2049084150041465290"}}, {"key": "sbyfess", "attributes": {"label": "sbyfess", "x": 784.2473585720949, "y": 918.2823052415295, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 13.1056, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049084150041465290", "id": "sbyfess", "source": "retweet-000002", "content": "Gak demo ojol aja. Pokok tiap ada demo menentang kebijakan pemerintah wong2 sby mesti ngunu komen e. Apatis e…", "post_id": "2049084150041465290"}}, {"key": "SManajemen29565", "attributes": {"label": "SManajemen29565", "x": 950.364368719639, "y": 841.3852458327804, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051860959778705666", "id": "SManajemen29565", "source": "tweet-000004", "content": "Menurut sy nih ya. Pemerintah maunya goto grab merger. GRAB gk mau merger sama GOTO maunya akuisisi aja di harga rendah. Nah makanya kebijakan ojol ini keluar", "post_id": "2051860959778705666"}}, {"key": "TradingDiary2", "attributes": {"label": "TradingDiary2", "x": 538.5232459733437, "y": 251.904485092988, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.8925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051860959778705666", "id": "TradingDiary2", "source": "tweet-000004", "content": "Menurut sy nih ya. Pemerintah maunya goto grab merger. GRAB gk mau merger sama GOTO maunya akuisisi aja di harga rendah. Nah makanya kebijakan ojol ini keluar", "post_id": "2051860959778705666"}}, {"key": "santrihengky", "attributes": {"label": "santrihengky", "x": 884.4116535523142, "y": 529.8995594746492, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051963639993954791", "id": "santrihengky", "source": "tweet-000004", "content": "Gimana bisa bilang itu kebijakan masing2 sedangkan prakteknya system nya menempatkan ojol sebagai pekerjaan utama? \nJngn bilang itu kebijakan yg biasa saja itu sudah tdk saling menguntungkan dan tdk menutup mata juga bahwa pemerintah jg tdk menyediakan lapangan kerja yg layak🙏", "post_id": "2051963639993954791"}}, {"key": "creeping5ilence", "attributes": {"label": "creeping5ilence", "x": 622.0878046977845, "y": 306.7340473379057, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.8925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051963639993954791", "id": "creeping5ilence", "source": "tweet-000004", "content": "Gimana bisa bilang itu kebijakan masing2 sedangkan prakteknya system nya menempatkan ojol sebagai pekerjaan utama? \nJngn bilang itu kebijakan yg biasa saja itu sudah tdk saling menguntungkan dan tdk menutup mata juga bahwa pemerintah jg tdk menyediakan lapangan kerja yg layak🙏", "post_id": "2051963639993954791"}}, {"key": "hellotothewor12", "attributes": {"label": "hellotothewor12", "x": 550.5684195189439, "y": 649.009694984255, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050871943470141595", "id": "hellotothewor12", "source": "tweet-000004", "content": "Lebih kasian lagi investor awal ojol tuh rela  ngeluarin banyak duit, bakar duit untuk growth tapi pas udah growth udah tinggi dan waktu utk fokus cuan/profit malah kena kebijakan pemerintah, ya resiko bisnis investor rugi banyak dan gk bakalan mau invest lagi ke indo", "post_id": "2050871943470141595"}}, {"key": "Hnirankara", "attributes": {"label": "Hnirankara", "x": 447.8311362719294, "y": 838.8613678117856, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.8925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050871943470141595", "id": "Hnirankara", "source": "tweet-000004", "content": "Lebih kasian lagi investor awal ojol tuh rela  ngeluarin banyak duit, bakar duit untuk growth tapi pas udah growth udah tinggi dan waktu utk fokus cuan/profit malah kena kebijakan pemerintah, ya resiko bisnis investor rugi banyak dan gk bakalan mau invest lagi ke indo", "post_id": "2050871943470141595"}}, {"key": "adaapa77744049", "attributes": {"label": "adaapa77744049", "x": 214.20893343150038, "y": 139.55695733964913, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 75.956, "in_degree": 0, "out_degree": 13, "degree": 13}, "_id": "2051159299616096260", "id": "adaapa77744049", "source": "tweet-000004", "content": "Akan sepi orderan krn dampak yg paling terasa adalah konsumen yg menggunakan jasa tersebut kebijakan pemerintah hny ingin tdk ada demo pdhl ojol tdk ada ikatan kerja sama aplikator hny kerjasama kalau tdk sesuai silakan", "post_id": "2051159299616096260"}}, {"key": "LordJojo_go", "attributes": {"label": "LordJojo_go", "x": 279.77051500336415, "y": 99.96408123568901, "size": 14.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.8799, "eigenvector": 70.1501, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051159299616096260", "id": "LordJojo_go", "source": "tweet-000004", "content": "Akan sepi orderan krn dampak yg paling terasa adalah konsumen yg menggunakan jasa tersebut kebijakan pemerintah hny ingin tdk ada demo pdhl ojol tdk ada ikatan kerja sama aplikator hny kerjasama kalau tdk sesuai silakan", "post_id": "2051159299616096260"}}, {"key": "BANGSAygSUJUD", "attributes": {"label": "BANGSAygSUJUD", "x": 709.4336335950799, "y": 448.1810609014395, "size": 14.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.8799, "eigenvector": 70.1501, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051159299616096260", "id": "BANGSAygSUJUD", "source": "tweet-000004", "content": "Akan sepi orderan krn dampak yg paling terasa adalah konsumen yg menggunakan jasa tersebut kebijakan pemerintah hny ingin tdk ada demo pdhl ojol tdk ada ikatan kerja sama aplikator hny kerjasama kalau tdk sesuai silakan", "post_id": "2051159299616096260"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 339.91132106600986, "y": 861.7195120204232, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.5602, "eigenvector": 75.956, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2051159299616096260", "id": "prabowo", "source": "tweet-000004", "content": "Akan sepi orderan krn dampak yg paling terasa adalah konsumen yg menggunakan jasa tersebut kebijakan pemerintah hny ingin tdk ada demo pdhl ojol tdk ada ikatan kerja sama aplikator hny kerjasama kalau tdk sesuai silakan", "post_id": "2051159299616096260"}}, {"key": "jatmiko99604253", "attributes": {"label": "jatmiko99604253", "x": 56.218117109806734, "y": 209.41757787571348, "size": 14.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.8799, "eigenvector": 70.1501, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051159299616096260", "id": "jatmiko99604253", "source": "tweet-000004", "content": "Akan sepi orderan krn dampak yg paling terasa adalah konsumen yg menggunakan jasa tersebut kebijakan pemerintah hny ingin tdk ada demo pdhl ojol tdk ada ikatan kerja sama aplikator hny kerjasama kalau tdk sesuai silakan", "post_id": "2051159299616096260"}}, {"key": "YustinaRahayu3", "attributes": {"label": "YustinaRahayu3", "x": 709.1163059209875, "y": 495.0479502494035, "size": 14.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.8799, "eigenvector": 70.1501, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051159299616096260", "id": "YustinaRahayu3", "source": "tweet-000004", "content": "Akan sepi orderan krn dampak yg paling terasa adalah konsumen yg menggunakan jasa tersebut kebijakan pemerintah hny ingin tdk ada demo pdhl ojol tdk ada ikatan kerja sama aplikator hny kerjasama kalau tdk sesuai silakan", "post_id": "2051159299616096260"}}, {"key": "IrawanRommi", "attributes": {"label": "IrawanRommi", "x": 586.4260088255539, "y": 235.8197536062211, "size": 14.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.8799, "eigenvector": 70.1501, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051159299616096260", "id": "IrawanRommi", "source": "tweet-000004", "content": "Akan sepi orderan krn dampak yg paling terasa adalah konsumen yg menggunakan jasa tersebut kebijakan pemerintah hny ingin tdk ada demo pdhl ojol tdk ada ikatan kerja sama aplikator hny kerjasama kalau tdk sesuai silakan", "post_id": "2051159299616096260"}}, {"key": "Kimberley_PS08", "attributes": {"label": "Kimberley_PS08", "x": 178.04625824661557, "y": 636.7817243833666, "size": 14.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.8799, "eigenvector": 70.1501, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051159299616096260", "id": "Kimberley_PS08", "source": "tweet-000004", "content": "Akan sepi orderan krn dampak yg paling terasa adalah konsumen yg menggunakan jasa tersebut kebijakan pemerintah hny ingin tdk ada demo pdhl ojol tdk ada ikatan kerja sama aplikator hny kerjasama kalau tdk sesuai silakan", "post_id": "2051159299616096260"}}, {"key": "achmad_joey", "attributes": {"label": "achmad_joey", "x": 33.42968828388982, "y": 832.8099742028681, "size": 14.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.8799, "eigenvector": 70.1501, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051159299616096260", "id": "achmad_joey", "source": "tweet-000004", "content": "Akan sepi orderan krn dampak yg paling terasa adalah konsumen yg menggunakan jasa tersebut kebijakan pemerintah hny ingin tdk ada demo pdhl ojol tdk ada ikatan kerja sama aplikator hny kerjasama kalau tdk sesuai silakan", "post_id": "2051159299616096260"}}, {"key": "alwie191", "attributes": {"label": "alwie191", "x": 235.5997777761738, "y": 337.802005991534, "size": 14.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.8799, "eigenvector": 70.1501, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051159299616096260", "id": "alwie191", "source": "tweet-000004", "content": "Akan sepi orderan krn dampak yg paling terasa adalah konsumen yg menggunakan jasa tersebut kebijakan pemerintah hny ingin tdk ada demo pdhl ojol tdk ada ikatan kerja sama aplikator hny kerjasama kalau tdk sesuai silakan", "post_id": "2051159299616096260"}}, {"key": "coldbrew165", "attributes": {"label": "coldbrew165", "x": 145.8033362149086, "y": 588.8926700518978, "size": 14.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.8799, "eigenvector": 70.1501, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051159299616096260", "id": "coldbrew165", "source": "tweet-000004", "content": "Akan sepi orderan krn dampak yg paling terasa adalah konsumen yg menggunakan jasa tersebut kebijakan pemerintah hny ingin tdk ada demo pdhl ojol tdk ada ikatan kerja sama aplikator hny kerjasama kalau tdk sesuai silakan", "post_id": "2051159299616096260"}}, {"key": "FeyDown", "attributes": {"label": "FeyDown", "x": 821.320525099715, "y": 536.6196140748082, "size": 14.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.8799, "eigenvector": 70.1501, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051159299616096260", "id": "FeyDown", "source": "tweet-000004", "content": "Akan sepi orderan krn dampak yg paling terasa adalah konsumen yg menggunakan jasa tersebut kebijakan pemerintah hny ingin tdk ada demo pdhl ojol tdk ada ikatan kerja sama aplikator hny kerjasama kalau tdk sesuai silakan", "post_id": "2051159299616096260"}}, {"key": "BahamasJefry", "attributes": {"label": "BahamasJefry", "x": 941.885580817527, "y": 748.4740300233557, "size": 14.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.8799, "eigenvector": 70.1501, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051159299616096260", "id": "BahamasJefry", "source": "tweet-000004", "content": "Akan sepi orderan krn dampak yg paling terasa adalah konsumen yg menggunakan jasa tersebut kebijakan pemerintah hny ingin tdk ada demo pdhl ojol tdk ada ikatan kerja sama aplikator hny kerjasama kalau tdk sesuai silakan", "post_id": "2051159299616096260"}}, {"key": "BattoAjax", "attributes": {"label": "BattoAjax", "x": 672.7743546333667, "y": 551.3391082033941, "size": 14.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.8799, "eigenvector": 70.1501, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051159299616096260", "id": "BattoAjax", "source": "tweet-000004", "content": "Akan sepi orderan krn dampak yg paling terasa adalah konsumen yg menggunakan jasa tersebut kebijakan pemerintah hny ingin tdk ada demo pdhl ojol tdk ada ikatan kerja sama aplikator hny kerjasama kalau tdk sesuai silakan", "post_id": "2051159299616096260"}}, {"key": "DaddyAshari", "attributes": {"label": "DaddyAshari", "x": 712.1059986578656, "y": 390.5701850575337, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050466683111035285", "id": "DaddyAshari", "source": "tweet-000004", "content": "Semoga aplikator ojol tidak bermain kata-kata dan istilah demi mensiasati kebijakan pemerintah.\n\nmaklum lah permainan kata-kata sekarang memang ngetrend", "post_id": "2050466683111035285"}}, {"key": "Gerindra", "attributes": {"label": "Gerindra", "x": 809.8090639847317, "y": 861.1648896445068, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.8925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050466683111035285", "id": "Gerindra", "source": "tweet-000004", "content": "Semoga aplikator ojol tidak bermain kata-kata dan istilah demi mensiasati kebijakan pemerintah.\n\nmaklum lah permainan kata-kata sekarang memang ngetrend", "post_id": "2050466683111035285"}}, {"key": "HaylesKyah90077", "attributes": {"label": "HaylesKyah90077", "x": 673.2066916647046, "y": 129.98440667610765, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050447360912982086", "id": "HaylesKyah90077", "source": "tweet-000004", "content": "Kebijakan potongan ojol maksimal 8% dan pembentukan Satgas PHK menunjukkan bahwa pemerintah saat ini sangat fokus pada perlindungan ekonomi buruh.", "post_id": "2050447360912982086"}}, {"key": "MiftahProperty", "attributes": {"label": "MiftahProperty", "x": 64.91805610190804, "y": 680.6547130484686, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.8925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050447360912982086", "id": "MiftahProperty", "source": "tweet-000004", "content": "Kebijakan potongan ojol maksimal 8% dan pembentukan Satgas PHK menunjukkan bahwa pemerintah saat ini sangat fokus pada perlindungan ekonomi buruh.", "post_id": "2050447360912982086"}}, {"key": "amoramelan", "attributes": {"label": "amoramelan", "x": 910.0128653832172, "y": 997.2962641392339, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050102809237070220", "id": "amoramelan", "source": "tweet-000004", "content": "Bonus hari raya bagi 3 juta pengemudi ojol adalah sejarah baru. Kebijakan ini ditambah insentif pajak menunjukkan bahwa pemerintah sangat serius dalam meningkatkan daya beli masyarakat di tahun 2025. #HarinyaBuruh", "post_id": "2050102809237070220"}}, {"key": "budimandjatmiko", "attributes": {"label": "budimandjatmiko", "x": 635.9686060583043, "y": 555.159601119157, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.8925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050102809237070220", "id": "budimandjatmiko", "source": "tweet-000004", "content": "Bonus hari raya bagi 3 juta pengemudi ojol adalah sejarah baru. Kebijakan ini ditambah insentif pajak menunjukkan bahwa pemerintah sangat serius dalam meningkatkan daya beli masyarakat di tahun 2025. #HarinyaBuruh", "post_id": "2050102809237070220"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 934.9538810493458, "y": 532.5257815280307, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 68.0804, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3887482684784705480_297782118", "id": "kompascom", "source": "instagram-000001", "content": "(Berita selengkapnya cek IG Stories )\n\nWakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan pemerintah telah membeli sebagian saham perusahaan aplikator ojek online (ojol) melalui Danantara. \n\n“Pemerintah melalui Danantara sudah masuk ke dalam aplikator, itu mengambil bagian saham,” ujar Dasco di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (1/5/2026). \n\nDasco berbicara saat menerima audiensi massa buruh yang menggelar aksi May Day di depan Gedung DPR RI.\n\nMenurut dia, masuknya pemerintah sebagai pemegang saham membuka ruang untuk penyesuaian berbagai kebijakan di sektor transportasi online, termasuk terkait besaran komisi yang selama ini menjadi keluhan pengemudi ojol.\n\n“Karena ini menyangkut sistem dan lain-lain, sehingga kebijakan itu akan disesuaikan secara perlahan tapi pasti,” kata dia.\n\nPenulis: Tria Sutrisna\nEditor: Danu Damarjati\n\n` #Ojol #Pemeerintah #Kebijakan", "post_id": "3887482684784705480_297782118"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 830.2177675300642, "y": 570.9324893815826, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 68.0804, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3887824353174471227_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pemerintah telah memegang sebagian saham aplikasi ojek online (ojol) melalui Danantara dan kini tengah menyiapkan skema yang lebih menguntungkan pengemudi ojol. \n\n\"Sudah disampaikan bahwa karena ini aplikator sebagian sudah diambil oleh pemerintah, sehingga sistem kebijakan dan lain-lain akan disesuaikan secara perlahan tapi pasti, karena ini menyangkut sistem dan lain-lain,\" ujar Dasco saat audiensi dengan buruh di DPR RI, Jumat (1/5/2026).\n\nIa menjelaskan, langkah awal yang akan dilakukan adalah menurunkan potongan biaya yang selama ini dibebankan kepada pengemudi oleh aplikator.\n\n\"Paling pertama adalah kemudian menurunkan biaya yang diambil oleh aplikator. Tadinya 20 persen atau 10 persen, ini sehingga aplikator hanya akan mengambil 8 persen dari yang dikumpulkan,\" ujar dia.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/news/danantara-pegang-saham-aplikator-ojol-pemerintah-siapkan-penyesuaian-skema-potongan\n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto: Dok. Danantara\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3887824353174471227_3310659452"}}, {"key": "hariankompas", "attributes": {"label": "hariankompas", "x": 692.4001346079948, "y": 849.9833719782616, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3887271093271001688_1537212147", "id": "hariankompas", "source": "instagram-000001", "content": "Peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Jumat (1/5/2026), menjadi momentum bagi Presiden Prabowo Subianto untuk mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan bagi tenaga kerja. Apa saja ”kado” dari Presiden Prabowo bagi buruh tersebut?\n\nKebijakan pertama yang diumumkan oleh Presiden Prabowo adalah penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2026 tentang Pembentukan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Kesejahteraan Buruh. Satgas ini dirancang untuk memberikan jaring pengaman bagi pekerja yang terancam kehilangan pekerjaan akibat dinamika ekonomi.\n\n\"Jangan khawatir, kita akan membela kepentingan buruh yang diancam PHK. Kita akan membela dan melindungi saudara-saudara sekalian. Kalau ada pengusaha yang menyerah, jangan khawatir, negara kita kuat! Negara akan mengambil alih, negara akan membela rakyat Indonesia,\" ujar Presiden.\n\nSelain mitigasi PHK, Presiden menyampaikan telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja Transportasi Online.\n\nRegulasi ini mewajibkan perusahaan aplikator memberikan jaminan kecelakaan kerja, kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, serta asuransi bagi para mitra pengemudi.\n\nSelain itu, pemerintah mengubah skema bagi hasil antara pengemudi dengan mitra. Presiden menginstruksikan agar pendapatan pengemudi ditingkatkan dari yang semula 80 persen menjadi minimal 92 persen.\n\n\"Aplikator perusahaan minta disetor 20 persen. Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen! Enak saja. Lo yang keringat, dia yang dapat duit, sorry saja. Kalau tidak mau ikut kita, tidak usah berusaha di Indonesia,\" tuturnya.\n\nBaca selengkapnya dalam \"Hari Buruh, Prabowo Umumkan Satgas Mitigasi PHK hingga Kenaikan Bagi Hasil Ojol\" oleh Iqbal Basyari, Nino Citra Anugrahanto di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n#HariBuruh #Prabowo #HarianKompas #Kompasid #AdadiKompas", "post_id": "3887271093271001688_1537212147"}}, {"key": "hariankompas.", "attributes": {"label": "hariankompas.", "x": 783.6829248011467, "y": 727.7055892866857, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.8925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887271093271001688_1537212147", "id": "hariankompas.", "source": "instagram-000001", "content": "Peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Jumat (1/5/2026), menjadi momentum bagi Presiden Prabowo Subianto untuk mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan bagi tenaga kerja. Apa saja ”kado” dari Presiden Prabowo bagi buruh tersebut?\n\nKebijakan pertama yang diumumkan oleh Presiden Prabowo adalah penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2026 tentang Pembentukan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Kesejahteraan Buruh. Satgas ini dirancang untuk memberikan jaring pengaman bagi pekerja yang terancam kehilangan pekerjaan akibat dinamika ekonomi.\n\n\"Jangan khawatir, kita akan membela kepentingan buruh yang diancam PHK. Kita akan membela dan melindungi saudara-saudara sekalian. Kalau ada pengusaha yang menyerah, jangan khawatir, negara kita kuat! Negara akan mengambil alih, negara akan membela rakyat Indonesia,\" ujar Presiden.\n\nSelain mitigasi PHK, Presiden menyampaikan telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja Transportasi Online.\n\nRegulasi ini mewajibkan perusahaan aplikator memberikan jaminan kecelakaan kerja, kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, serta asuransi bagi para mitra pengemudi.\n\nSelain itu, pemerintah mengubah skema bagi hasil antara pengemudi dengan mitra. Presiden menginstruksikan agar pendapatan pengemudi ditingkatkan dari yang semula 80 persen menjadi minimal 92 persen.\n\n\"Aplikator perusahaan minta disetor 20 persen. Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen! Enak saja. Lo yang keringat, dia yang dapat duit, sorry saja. Kalau tidak mau ikut kita, tidak usah berusaha di Indonesia,\" tuturnya.\n\nBaca selengkapnya dalam \"Hari Buruh, Prabowo Umumkan Satgas Mitigasi PHK hingga Kenaikan Bagi Hasil Ojol\" oleh Iqbal Basyari, Nino Citra Anugrahanto di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n#HariBuruh #Prabowo #HarianKompas #Kompasid #AdadiKompas", "post_id": "3887271093271001688_1537212147"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 504.23927607853534, "y": 268.48027210906065, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.7603, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3887923139418840925_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🔥 Perpres Pangkas Komisi Ojol Jadi 8% — Margin GOTO Tertekan, Tapi Negara Ikut Masuk?\nby  Academy\n\nSobat Cuan, ini bukan sekadar regulasi…\n\nini perubahan game rules untuk bisnis ride-hailing di Indonesia. 👇\n\n---\n\n1️⃣ Fakta Utama\nPemerintah resmi tetapkan:\n➡️ Potongan aplikator maksimal 8%\n➡️ Driver minimal terima 92%\n\nTurun jauh dari sebelumnya ±20%.\n\nDitambah:\n• wajib asuransi\n• jaminan kesehatan\n• potensi status driver berubah\n\n👉 Beban jelas naik. Margin jelas turun.\n\n2️⃣ Kenapa Ini Besar?\nKarena model bisnis GOTO selama ini:\n👉 bergantung pada take rate\nKalau dari 20% → 8%:\n➡️ potensi pendapatan turun signifikan\n\nBelum lagi:\n➡️ biaya naik (asuransi, proteksi, dll)\n\nIni tekanan langsung ke:\n👉 profitabilitas\n\n3️⃣ Tapi Ada Twist Besar 🔥\n\nMuncul info:\n➡️ Danantara sudah masuk jadi pemegang saham\nIni artinya:\n👉 negara punya kepentingan langsung\n\n4️⃣ Dampak ke Market\nAda dua kubu reaksi:\n📉 Bearish View\n• margin turun\n• biaya naik\n• risiko balik rugi\n\n📈 Bullish View\n• ada back-up negara\n• risiko collapse lebih kecil\n• status berubah jadi “semi-strategic asset”\n\n5️⃣ Insight Penting\nIni bukan sekadar regulasi…\nini repositioning bisnis GOTO:\n\nDari:\n👉 tech startup profit-driven\n\nMenuju:\n👉 ekosistem publik semi-regulated\n\nDengan campur tangan negara.\n\n6️⃣ Strategi Mainnya\n🗓️ Defensif Mode\n🗓️ Follow Smart Money\n🗓️ Holder Strategy\n\n7️⃣ Risiko yang Harus Dipahami ⚠️\nYang belum pasti:\n• implementasi detail aturan\n• dampak ke revenue real\n• status driver ke depan\n\nIni semua bisa jadi:\n👉 sumber volatilitas lanjutan\n\n8️⃣ Kesimpulan\nPerpres ini jelas:\n👉 tekanan jangka pendek untuk GOTO\n\nTapi…\n👉 masuknya Danantara membuka narasi baru\nIni bukan lagi sekadar saham tech…\nmelainkan aset yang mulai bersinggungan dengan kepentingan negara.\n\n📌 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya.\n📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#GOTO #Ojol #IHSG #TechStock #Regulasi", "post_id": "3887923139418840925_52512310886"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 885.998892130735, "y": 941.9967041502815, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634508140523851015", "id": "sinpotv", "source": "tiktok-000001", "content": "Kabar Gembira untuk Buruh! UMP 2026 Naik dan Manfaat JKP Ditambah 👷‍♂️🇮🇩💼 Pemerintah melalui  berkomitmen penuh meningkatkan kesejahteraan para pejuang nafkah! Sejumlah kebijakan strategis disiapkan untuk memastikan buruh Indonesia mendapatkan hak yang layak dan perlindungan yang kuat. Berikut 6 Poin Penting Kebijakan Baru: 1️⃣ UMP 2026: Penyesuaian upah dengan mempertimbangkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL). 2️⃣ Kurir & Ojol: Aturan bonus hari raya minimal 25% dari rata-rata pendapatan. 3️⃣ Pekerja Informal: Diskon iuran JKK & JKM sebesar 50%. 4️⃣ Korban PHK: Manfaat JKP naik jadi 60% gaji selama 6 bulan + pelatihan kerja. 5️⃣ Subsidi: Penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) & program perumahan cicilan ringan. 6️⃣ Dialog Tripartit: Penguatan komunikasi pekerja-pengusaha-pemerintah cegah gejolak industri. Langkah ini diambil tidak hanya untuk meningkatkan daya beli masyarakat, tetapi juga untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global. Sobat Sin Po, bagaimana pendapat kalian mengenai poin-poin kebijakan di atas? Apakah sudah sesuai dengan harapan para pekerja? Tulis di kolom komentar ya! 👇 #SinPoTV #SinPoTVNews #BuruhIndonesia #Kemnaker #UMP2026 #KesejahteraanPekerja #UpdateBerita #JaminanSosial #buruhsejahtera", "post_id": "7634508140523851015"}}, {"key": "kemnaker", "attributes": {"label": "kemnaker", "x": 377.33181961028583, "y": 842.882359631811, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.8925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634508140523851015", "id": "kemnaker", "source": "tiktok-000001", "content": "Kabar Gembira untuk Buruh! UMP 2026 Naik dan Manfaat JKP Ditambah 👷‍♂️🇮🇩💼 Pemerintah melalui  berkomitmen penuh meningkatkan kesejahteraan para pejuang nafkah! Sejumlah kebijakan strategis disiapkan untuk memastikan buruh Indonesia mendapatkan hak yang layak dan perlindungan yang kuat. Berikut 6 Poin Penting Kebijakan Baru: 1️⃣ UMP 2026: Penyesuaian upah dengan mempertimbangkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL). 2️⃣ Kurir & Ojol: Aturan bonus hari raya minimal 25% dari rata-rata pendapatan. 3️⃣ Pekerja Informal: Diskon iuran JKK & JKM sebesar 50%. 4️⃣ Korban PHK: Manfaat JKP naik jadi 60% gaji selama 6 bulan + pelatihan kerja. 5️⃣ Subsidi: Penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) & program perumahan cicilan ringan. 6️⃣ Dialog Tripartit: Penguatan komunikasi pekerja-pengusaha-pemerintah cegah gejolak industri. Langkah ini diambil tidak hanya untuk meningkatkan daya beli masyarakat, tetapi juga untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global. Sobat Sin Po, bagaimana pendapat kalian mengenai poin-poin kebijakan di atas? Apakah sudah sesuai dengan harapan para pekerja? Tulis di kolom komentar ya! 👇 #SinPoTV #SinPoTVNews #BuruhIndonesia #Kemnaker #UMP2026 #KesejahteraanPekerja #UpdateBerita #JaminanSosial #buruhsejahtera", "post_id": "7634508140523851015"}}, {"key": "nurwayahdki3", "attributes": {"label": "nurwayahdki3", "x": 453.2604138596974, "y": 348.275308775244, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7445629750153940232", "id": "nurwayahdki3", "source": "tiktok-000001", "content": "Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Nurwayah, menyambut baik rencana Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada pengemudi ojek online (ojol). Kebijakan ini dinilai sebagai langkah positif yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), di mana ojol menjadi salah satu bagian penting dari ekosistem tersebut. Namun, Nurwayah juga mengingatkan bahwa implementasi kebijakan ini harus dilakukan dengan hati-hati dan tepat sasaran. Ia mendorong agar pemerintah, melalui Kementerian ESDM, memastikan mekanisme subsidi yang transparan dan bebas dari penyalahgunaan. Posted  •  #Komisi12 #ESDM #Subsidi #Ojol", "post_id": "7445629750153940232"}}, {"key": "withregram", "attributes": {"label": "withregram", "x": 730.1643073615027, "y": 30.733382745076753, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.5524, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7445629750153940232", "id": "withregram", "source": "tiktok-000001", "content": "Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Nurwayah, menyambut baik rencana Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada pengemudi ojek online (ojol). Kebijakan ini dinilai sebagai langkah positif yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), di mana ojol menjadi salah satu bagian penting dari ekosistem tersebut. Namun, Nurwayah juga mengingatkan bahwa implementasi kebijakan ini harus dilakukan dengan hati-hati dan tepat sasaran. Ia mendorong agar pemerintah, melalui Kementerian ESDM, memastikan mekanisme subsidi yang transparan dan bebas dari penyalahgunaan. Posted  •  #Komisi12 #ESDM #Subsidi #Ojol", "post_id": "7445629750153940232"}}, {"key": "tvr.parlemen", "attributes": {"label": "tvr.parlemen", "x": 619.9957300340258, "y": 130.7821322096331, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.5524, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7445629750153940232", "id": "tvr.parlemen", "source": "tiktok-000001", "content": "Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Nurwayah, menyambut baik rencana Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada pengemudi ojek online (ojol). Kebijakan ini dinilai sebagai langkah positif yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), di mana ojol menjadi salah satu bagian penting dari ekosistem tersebut. Namun, Nurwayah juga mengingatkan bahwa implementasi kebijakan ini harus dilakukan dengan hati-hati dan tepat sasaran. Ia mendorong agar pemerintah, melalui Kementerian ESDM, memastikan mekanisme subsidi yang transparan dan bebas dari penyalahgunaan. Posted  •  #Komisi12 #ESDM #Subsidi #Ojol", "post_id": "7445629750153940232"}}, {"key": "alfonsonews", "attributes": {"label": "alfonsonews", "x": 131.04412460782143, "y": 403.37932348318816, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7553930187839163660", "id": "alfonsonews", "source": "tiktok-000001", "content": "Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menepis kabar yang menyebut pengemudi ojek online dilarang menggunakan BBM jenis pertalite. Juru Bicara ESDM, Dwi Anggia, menegaskan isu yang beredar di media sosial tersebut tidak benar. “Sampai saat ini tidak ada aturan yang membatasi penggunaan pertalite bagi pengemudi ojol,” ujarnya melalui akun Instagram , Rabu (25/9). Pemerintah, kata Anggia, memahami keresahan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro seperti driver ojol. Karena itu, setiap kebijakan yang dibuat selalu mempertimbangkan aspek kesejahteraan kelompok rentan. Sebelumnya, sempat muncul wacana bahwa ojol tak masuk kriteria penerima BBM subsidi. Namun, setelah menuai penolakan keras, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pengemudi ojol tetap berhak membeli pertalite dengan status mereka yang dimasukkan ke kategori UMKM. Reference: CNN Indonesia Doc: Liputan6.com #beritaterkini #beritaviral #ojol #kementerian #ojekonline", "post_id": "7553930187839163660"}}, {"key": "dwi_anggia", "attributes": {"label": "dwi_anggia", "x": 748.2185721725945, "y": 626.5550536520933, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.8925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7553930187839163660", "id": "dwi_anggia", "source": "tiktok-000001", "content": "Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menepis kabar yang menyebut pengemudi ojek online dilarang menggunakan BBM jenis pertalite. Juru Bicara ESDM, Dwi Anggia, menegaskan isu yang beredar di media sosial tersebut tidak benar. “Sampai saat ini tidak ada aturan yang membatasi penggunaan pertalite bagi pengemudi ojol,” ujarnya melalui akun Instagram , Rabu (25/9). Pemerintah, kata Anggia, memahami keresahan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro seperti driver ojol. Karena itu, setiap kebijakan yang dibuat selalu mempertimbangkan aspek kesejahteraan kelompok rentan. Sebelumnya, sempat muncul wacana bahwa ojol tak masuk kriteria penerima BBM subsidi. Namun, setelah menuai penolakan keras, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pengemudi ojol tetap berhak membeli pertalite dengan status mereka yang dimasukkan ke kategori UMKM. Reference: CNN Indonesia Doc: Liputan6.com #beritaterkini #beritaviral #ojol #kementerian #ojekonline", "post_id": "7553930187839163660"}}, {"key": "timothyshortform", "attributes": {"label": "timothyshortform", "x": 737.8310147417442, "y": 127.67805800993327, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635349544364150036", "id": "timothyshortform", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab akhirnya angkat bicara terkait kebijakan Prabowo Subianto yang menurunkan potongan aplikasi ojek online menjadi 8%. Kebijakan ini disebut sebagai upaya untuk menciptakan sistem yang lebih seimbang antara perusahaan dan mitra pengemudi. Pemerintah juga menargetkan agar para driver bisa memperoleh pendapatan hingga minimal 92% dari setiap transaksi. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Tak hanya soal pendapatan, kebijakan ini juga diarahkan untuk memperkuat perlindungan sosial bagi para driver ojol, sehingga mereka memiliki jaminan yang lebih baik dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari. Sumber  | Crypto & Finance  #grab #prabowo #ojol", "post_id": "7635349544364150036"}}, {"key": "Blocknews", "attributes": {"label": "Blocknews", "x": 514.9182486655001, "y": 610.0027026274539, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.8925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635349544364150036", "id": "Blocknews", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab akhirnya angkat bicara terkait kebijakan Prabowo Subianto yang menurunkan potongan aplikasi ojek online menjadi 8%. Kebijakan ini disebut sebagai upaya untuk menciptakan sistem yang lebih seimbang antara perusahaan dan mitra pengemudi. Pemerintah juga menargetkan agar para driver bisa memperoleh pendapatan hingga minimal 92% dari setiap transaksi. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Tak hanya soal pendapatan, kebijakan ini juga diarahkan untuk memperkuat perlindungan sosial bagi para driver ojol, sehingga mereka memiliki jaminan yang lebih baik dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari. Sumber  | Crypto & Finance  #grab #prabowo #ojol", "post_id": "7635349544364150036"}}, {"key": "wildan.partairaky", "attributes": {"label": "wildan.partairaky", "x": 198.10370458893112, "y": 11.725368443075702, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635892212424854805", "id": "wildan.partairaky", "source": "tiktok-000001", "content": "Langkah berani Presiden Prabowo Subianto dalam memangkas tarif potongan aplikator ojek online menjadi 8% merupakan jawaban nyata atas perjuangan panjang yang telah disuarakan oleh berbagai elemen, termasuk tokoh-tokoh vokal seperti Adian Napitupulu. Selama bertahun-tahun, isu mengenai ketidakadilan bagi hasil antara mitra pengemudi dan perusahaan aplikasi menjadi duri dalam pertumbuhan ekonomi digital kita. Keputusan yang diambil hanya dalam waktu 1,5 tahun masa jabatan ini menunjukkan bahwa pemerintah memiliki kemauan politik yang kuat untuk melakukan intervensi demi melindungi hak-hak ekonomi para pekerja sektor informal. Kebijakan ini menjadi simbol kemenangan bagi para pengemudi ojol yang selama ini berada di garis depan namun menanggung beban biaya operasional yang tidak sebanding dengan pendapatan bersih yang diterima. Dengan kembalinya porsi pendapatan yang lebih besar ke tangan driver, daya beli masyarakat di tingkat akar rumput akan meningkat secara signifikan. Hal ini membuktikan bahwa stabilitas industri teknologi tidak harus dibangun di atas penderitaan mitranya, melainkan melalui ekosistem yang lebih adil, transparan, dan manusiawi. Kehadiran negara untuk meluruskan ketimpangan ini memberikan rasa keadilan sosial yang mendalam. Kebijakan ini sekaligus menjadi standar baru bagi perlindungan pekerja mandiri di era ekonomi berbagi (sharing economy). Dengan struktur bagi hasil yang lebih masuk akal, para driver kini memiliki kesempatan lebih besar untuk menata masa depan keluarga mereka dengan lebih layak, sambil tetap menjalankan peran pentingnya dalam menggerakkan roda logistik dan transportasi nasional. Partai Rakyat Indonesia terus mendukung penguatan regulasi yang memihak pada rakyat kecil dan pekerja lapangan, guna memastikan bahwa kemajuan teknologi selalu berjalan seiring dengan kesejahteraan yang merata bagi seluruh anak bangsa.  #PRI #PartaiRakyatIndonesia #TumbuhBersamaRakyatnya #MajuRakyatnyaMajuBangsanya #KoalisiIndonesiaMaju", "post_id": "7635892212424854805"}}, {"key": "dpp.pri", "attributes": {"label": "dpp.pri", "x": 182.46896392122758, "y": 751.0022140964312, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.8925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635892212424854805", "id": "dpp.pri", "source": "tiktok-000001", "content": "Langkah berani Presiden Prabowo Subianto dalam memangkas tarif potongan aplikator ojek online menjadi 8% merupakan jawaban nyata atas perjuangan panjang yang telah disuarakan oleh berbagai elemen, termasuk tokoh-tokoh vokal seperti Adian Napitupulu. Selama bertahun-tahun, isu mengenai ketidakadilan bagi hasil antara mitra pengemudi dan perusahaan aplikasi menjadi duri dalam pertumbuhan ekonomi digital kita. Keputusan yang diambil hanya dalam waktu 1,5 tahun masa jabatan ini menunjukkan bahwa pemerintah memiliki kemauan politik yang kuat untuk melakukan intervensi demi melindungi hak-hak ekonomi para pekerja sektor informal. Kebijakan ini menjadi simbol kemenangan bagi para pengemudi ojol yang selama ini berada di garis depan namun menanggung beban biaya operasional yang tidak sebanding dengan pendapatan bersih yang diterima. Dengan kembalinya porsi pendapatan yang lebih besar ke tangan driver, daya beli masyarakat di tingkat akar rumput akan meningkat secara signifikan. Hal ini membuktikan bahwa stabilitas industri teknologi tidak harus dibangun di atas penderitaan mitranya, melainkan melalui ekosistem yang lebih adil, transparan, dan manusiawi. Kehadiran negara untuk meluruskan ketimpangan ini memberikan rasa keadilan sosial yang mendalam. Kebijakan ini sekaligus menjadi standar baru bagi perlindungan pekerja mandiri di era ekonomi berbagi (sharing economy). Dengan struktur bagi hasil yang lebih masuk akal, para driver kini memiliki kesempatan lebih besar untuk menata masa depan keluarga mereka dengan lebih layak, sambil tetap menjalankan peran pentingnya dalam menggerakkan roda logistik dan transportasi nasional. Partai Rakyat Indonesia terus mendukung penguatan regulasi yang memihak pada rakyat kecil dan pekerja lapangan, guna memastikan bahwa kemajuan teknologi selalu berjalan seiring dengan kesejahteraan yang merata bagi seluruh anak bangsa.  #PRI #PartaiRakyatIndonesia #TumbuhBersamaRakyatnya #MajuRakyatnyaMajuBangsanya #KoalisiIndonesiaMaju", "post_id": "7635892212424854805"}}, {"key": "berdasarkanfakta2", "attributes": {"label": "berdasarkanfakta2", "x": 401.7669944244512, "y": 569.4787943977127, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7635680309584923925", "id": "berdasarkanfakta2", "source": "tiktok-000001", "content": "Dalam aksi May Day 2026, buruh Indonesia menyampaikan tuntutan utama terkait kesejahteraan, kepastian kerja, dan keadilan sosial, yang meliputi penghapusan outsourcing, tolak upah murah, hingga revisi kebijakan pajak.  Tuntutan ini bertujuan memperkuat perlindungan pekerja dan menuntut perbaikan regulasi ketenagakerjaan dari pemerintah dan pengusaha. Berikut adalah poin-poin tuntutan utama buruh (berdasarkan aspirasi KSPI/Partai Buruh 2026):Sahkan UU Ketenagakerjaan Baru:  Menuntut pembentukan undang-undang ketenagakerjaan yang terpisah dari Omnibus Law.Hapus Outsourcing & Tolak Upah Murah (Hostum):  Mendesak penghapusan sistem kerja kontrak/alih daya dan kenaikan upah yang layak.Reformasi Pajak:  Menghapus pajak atas Tunjangan Hari Raya (THR) dan Jaminan Hari Tua (JHT).Jaminan Kesehatan & Sosial: Mewujudkan jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat dan meningkatkan kualitas layanan BPJS.Pengesahan RUU Perampasan Aset:  Mendesak langkah nyata melawan korupsi.Ratifikasi Konvensi ILO 190: Perlindungan pekerja dari kekerasan dan pelecehan di tempat kerja.Penurunan Potongan Ojol:  Mengurangi potongan tarif ojek online menjadi maksimal 10%.Peningkatan Status Honorer: Mengangkat guru dan tenaga honorer paruh waktu menjadi ASN.Revisi UU PPHI:  Mengubah Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial agar lebih adil bagi buruh.Antisipasi PHK: Mencegah PHK massal, terutama di industri tekstil, nikel, dan dampak konflik eksternal. Tuntutan tersebut disampaikan dalam aksi damai, termasuk ke hadapan Presiden Prabowo, untuk memastikan adanya dialog tripartit yang harmonis dan perbaikan kondisi kerja. #buruh #aksi #hariburuhinternasional #prabowo  Surya Atmaja Official  DEDI MULYADI", "post_id": "7635680309584923925"}}, {"key": "dr.Asep", "attributes": {"label": "dr.Asep", "x": 367.45810507910625, "y": 552.2252328748111, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.5524, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635680309584923925", "id": "dr.Asep", "source": "tiktok-000001", "content": "Dalam aksi May Day 2026, buruh Indonesia menyampaikan tuntutan utama terkait kesejahteraan, kepastian kerja, dan keadilan sosial, yang meliputi penghapusan outsourcing, tolak upah murah, hingga revisi kebijakan pajak.  Tuntutan ini bertujuan memperkuat perlindungan pekerja dan menuntut perbaikan regulasi ketenagakerjaan dari pemerintah dan pengusaha. Berikut adalah poin-poin tuntutan utama buruh (berdasarkan aspirasi KSPI/Partai Buruh 2026):Sahkan UU Ketenagakerjaan Baru:  Menuntut pembentukan undang-undang ketenagakerjaan yang terpisah dari Omnibus Law.Hapus Outsourcing & Tolak Upah Murah (Hostum):  Mendesak penghapusan sistem kerja kontrak/alih daya dan kenaikan upah yang layak.Reformasi Pajak:  Menghapus pajak atas Tunjangan Hari Raya (THR) dan Jaminan Hari Tua (JHT).Jaminan Kesehatan & Sosial: Mewujudkan jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat dan meningkatkan kualitas layanan BPJS.Pengesahan RUU Perampasan Aset:  Mendesak langkah nyata melawan korupsi.Ratifikasi Konvensi ILO 190: Perlindungan pekerja dari kekerasan dan pelecehan di tempat kerja.Penurunan Potongan Ojol:  Mengurangi potongan tarif ojek online menjadi maksimal 10%.Peningkatan Status Honorer: Mengangkat guru dan tenaga honorer paruh waktu menjadi ASN.Revisi UU PPHI:  Mengubah Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial agar lebih adil bagi buruh.Antisipasi PHK: Mencegah PHK massal, terutama di industri tekstil, nikel, dan dampak konflik eksternal. Tuntutan tersebut disampaikan dalam aksi damai, termasuk ke hadapan Presiden Prabowo, untuk memastikan adanya dialog tripartit yang harmonis dan perbaikan kondisi kerja. #buruh #aksi #hariburuhinternasional #prabowo  Surya Atmaja Official  DEDI MULYADI", "post_id": "7635680309584923925"}}, {"key": "KANG", "attributes": {"label": "KANG", "x": 465.70730427885496, "y": 785.7889541364816, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.5524, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635680309584923925", "id": "KANG", "source": "tiktok-000001", "content": "Dalam aksi May Day 2026, buruh Indonesia menyampaikan tuntutan utama terkait kesejahteraan, kepastian kerja, dan keadilan sosial, yang meliputi penghapusan outsourcing, tolak upah murah, hingga revisi kebijakan pajak.  Tuntutan ini bertujuan memperkuat perlindungan pekerja dan menuntut perbaikan regulasi ketenagakerjaan dari pemerintah dan pengusaha. Berikut adalah poin-poin tuntutan utama buruh (berdasarkan aspirasi KSPI/Partai Buruh 2026):Sahkan UU Ketenagakerjaan Baru:  Menuntut pembentukan undang-undang ketenagakerjaan yang terpisah dari Omnibus Law.Hapus Outsourcing & Tolak Upah Murah (Hostum):  Mendesak penghapusan sistem kerja kontrak/alih daya dan kenaikan upah yang layak.Reformasi Pajak:  Menghapus pajak atas Tunjangan Hari Raya (THR) dan Jaminan Hari Tua (JHT).Jaminan Kesehatan & Sosial: Mewujudkan jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat dan meningkatkan kualitas layanan BPJS.Pengesahan RUU Perampasan Aset:  Mendesak langkah nyata melawan korupsi.Ratifikasi Konvensi ILO 190: Perlindungan pekerja dari kekerasan dan pelecehan di tempat kerja.Penurunan Potongan Ojol:  Mengurangi potongan tarif ojek online menjadi maksimal 10%.Peningkatan Status Honorer: Mengangkat guru dan tenaga honorer paruh waktu menjadi ASN.Revisi UU PPHI:  Mengubah Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial agar lebih adil bagi buruh.Antisipasi PHK: Mencegah PHK massal, terutama di industri tekstil, nikel, dan dampak konflik eksternal. Tuntutan tersebut disampaikan dalam aksi damai, termasuk ke hadapan Presiden Prabowo, untuk memastikan adanya dialog tripartit yang harmonis dan perbaikan kondisi kerja. #buruh #aksi #hariburuhinternasional #prabowo  Surya Atmaja Official  DEDI MULYADI", "post_id": "7635680309584923925"}}, {"key": "PemkoMedan", "attributes": {"label": "PemkoMedan", "x": 974.5820840225774, "y": 376.65980623073045, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "342550162479718_1367897498695982", "id": "PemkoMedan", "source": "facebook-000001", "content": "Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa ekspansi Grab Indonesia di Medan harus lebih dari sekadar memperluas layanan. Ia meminta agar langkah tersebut benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan ribuan mitra pengemudi.\n\nHal ini disampaikan dalam audiensi di Balai Kota Medan, Selasa (28/4/2026). Rico menilai Grab kini telah menjadi bagian penting dari kehidupan warga, mulai dari transportasi hingga aktivitas ekonomi digital, sehingga arah ekspansinya harus selaras dengan kebijakan pemerintah kota.\n\nIa juga mendorong kolaborasi konkret, termasuk penyelenggaraan event bersama yang melibatkan driver ojek online dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.\n\nBaca Berita selengkapnya di https://portal.medan.go.id/\n\n#ricowaas\n#ricozaki\n#zakiyuddinharahap\n#medanuntuksemua\n#pemkomedan\n\nJangan lupa 𝐟𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰, 𝐥𝐢𝐤𝐞, 𝐬𝐡𝐚𝐫𝐞 dan selalu update informasi seputar Pemerintah Kota Medan melalui akun media sosial kami :\n🌐 FB : Pemko Medan\n📹 YT : Pemko Medan\n🦜 X : \n📸 IG : \n📓 WB : portal.medan.go.id", "post_id": "342550162479718_1367897498695982"}}, {"key": "pemko.medan", "attributes": {"label": "pemko.medan", "x": 681.2570124867119, "y": 269.27842119585534, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 14.5524, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "342550162479718_1367897498695982", "id": "pemko.medan", "source": "facebook-000001", "content": "Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa ekspansi Grab Indonesia di Medan harus lebih dari sekadar memperluas layanan. Ia meminta agar langkah tersebut benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan ribuan mitra pengemudi.\n\nHal ini disampaikan dalam audiensi di Balai Kota Medan, Selasa (28/4/2026). Rico menilai Grab kini telah menjadi bagian penting dari kehidupan warga, mulai dari transportasi hingga aktivitas ekonomi digital, sehingga arah ekspansinya harus selaras dengan kebijakan pemerintah kota.\n\nIa juga mendorong kolaborasi konkret, termasuk penyelenggaraan event bersama yang melibatkan driver ojek online dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.\n\nBaca Berita selengkapnya di https://portal.medan.go.id/\n\n#ricowaas\n#ricozaki\n#zakiyuddinharahap\n#medanuntuksemua\n#pemkomedan\n\nJangan lupa 𝐟𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰, 𝐥𝐢𝐤𝐞, 𝐬𝐡𝐚𝐫𝐞 dan selalu update informasi seputar Pemerintah Kota Medan melalui akun media sosial kami :\n🌐 FB : Pemko Medan\n📹 YT : Pemko Medan\n🦜 X : \n📸 IG : \n📓 WB : portal.medan.go.id", "post_id": "342550162479718_1367897498695982"}}, {"key": "muhammad.yunus.81957", "attributes": {"label": "muhammad.yunus.81957", "x": 271.08106184314215, "y": 133.49663890542286, "size": 3.99, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 6.2863, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1374139291426434", "id": "muhammad.yunus.81957", "source": "facebook-000001", "content": "Permintaan Ojol Ke Presiden Prabowo Di Kabulkan Bahkan Dibawah 10%\nPeringatan Hari Buruh Internasional 2026 terasa istimewa dengan kehadiran langsung Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto  .Kehadiran beliau di tengah para buruh menjadi simbol nyata perhatian dan kedekatan pemerintah dengan masyarakat & buruh di seluruh Indonesia.\nIni bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk komitmen bahwa negara hadir untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dan buruh. Semoga langkah ini terus berlanjut, membawa kebijakan yang semakin berpihak dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan para pekerja dan masyarakat Indonesia.\nsemua orang\n#prabowo#ojol#ojekonline#driverojol#driver#koruptor#korupsi#mafia#manipulator#maling#buruh#mayday#mayday2026#monas#jakarta#viral#hariburuh#rakyatindonesia#indonesia#beritaterkini#berita#beritaviral#rakyat#masyarakat#warga#anak#anakanak#pemimpinbijak#beritaterkini#pemerintah", "post_id": "1374139291426434"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "@tribunpekanbaruofficial", "x": 792.3566368950261, "y": 611.961615671754, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "tribunpekanbaruofficial", "x": 752.5938705003348, "y": 540.0938390623201, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.5524, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "tribunpekanbaruofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "tribunpekanbaru", "attributes": {"label": "tribunpekanbaru", "x": 695.6370906911576, "y": 670.6147718153532, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.5524, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "tribunpekanbaru", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 609.6648021609782, "y": 786.7889906675634, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "KbPdFUwLle0", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Danantara Borong Saham GoTo, Rosan Roeslani: Potongan Maksimal Cuma 8%!\n\nKejutan besar bagi jutaan driver ojek online di Indonesia! CEO Danantara, Rosan Roeslani, resmi mengonfirmasi bahwa pemerintah telah membeli sejumlah saham PT Gojek Tokopedia Tbk (GoTo). Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara untuk menjamin kesejahteraan para driver.\n\nGak main-main, pemerintah kini punya andil besar dalam menentukan kebijakan mulai dari potongan tarif yang ditekan hingga maksimal 8%, jaminan kesehatan BPJS, hingga THR bagi pengemudi ojol. Simak detail lengkap pengumuman besar ini langsung dari Istana Negara!\n\n#Danantara #OjolMilikNegara #GojekTokopedia #PrabowoSubianto #KesejahteraanDriver #GarudaTV\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "KbPdFUwLle0"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 386.13764373215884, "y": 513.9426925100132, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1056, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "KbPdFUwLle0", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Danantara Borong Saham GoTo, Rosan Roeslani: Potongan Maksimal Cuma 8%!\n\nKejutan besar bagi jutaan driver ojek online di Indonesia! CEO Danantara, Rosan Roeslani, resmi mengonfirmasi bahwa pemerintah telah membeli sejumlah saham PT Gojek Tokopedia Tbk (GoTo). Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara untuk menjamin kesejahteraan para driver.\n\nGak main-main, pemerintah kini punya andil besar dalam menentukan kebijakan mulai dari potongan tarif yang ditekan hingga maksimal 8%, jaminan kesehatan BPJS, hingga THR bagi pengemudi ojol. Simak detail lengkap pengumuman besar ini langsung dari Istana Negara!\n\n#Danantara #OjolMilikNegara #GojekTokopedia #PrabowoSubianto #KesejahteraanDriver #GarudaTV\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "KbPdFUwLle0"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "attributes": {"label": "@OfficialSINDOnews", "x": 849.9296996701848, "y": 191.26872895384517, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "WQHaWQYADyo", "id": "@OfficialSINDOnews", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Janji Bakal Pangkas Potongan Ojol dari 20% Jadi 8%\n\nPresiden Prabowo Subianto menetapkan kebijakan baru terkait transportasi online dengan menurunkan batas potongan aplikator menjadi maksimal 8 persen. \n\nKebijakan ini diumumkan dalam peringatan May Day 2026 di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026) sebagai respons atas aspirasi pengemudi ojek online (ojol).\n\nMelalui Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026, pemerintah mengatur ulang skema pembagian pendapatan antara pengemudi dan perusahaan aplikasi.\n\n\"Tadi pembagian pendapatan dari 80 persen untuk pengemudi, sekarang menjadi minimal 92 persen untuk pengemudi,\" kata Prabowo.\n\nhttps://nasional.sindonews.com/read/1...\n\n#Ojol #PrabowoSubianto #Prabowo #OjekOnline #MayDay2026 #MayDay #SINDONews #SINDONewscom #SINDNewsbeyondheadlines #SINDONewsTV #iNewsMediaGroup #Beritaviral #BeritaTerkini\n\nYuk Subscribe \n\n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 01 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: \n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "WQHaWQYADyo"}}, {"key": "officialsindonews", "attributes": {"label": "officialsindonews", "x": 449.8652630584121, "y": 730.0465356516054, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1056, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "WQHaWQYADyo", "id": "officialsindonews", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Janji Bakal Pangkas Potongan Ojol dari 20% Jadi 8%\n\nPresiden Prabowo Subianto menetapkan kebijakan baru terkait transportasi online dengan menurunkan batas potongan aplikator menjadi maksimal 8 persen. \n\nKebijakan ini diumumkan dalam peringatan May Day 2026 di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026) sebagai respons atas aspirasi pengemudi ojek online (ojol).\n\nMelalui Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026, pemerintah mengatur ulang skema pembagian pendapatan antara pengemudi dan perusahaan aplikasi.\n\n\"Tadi pembagian pendapatan dari 80 persen untuk pengemudi, sekarang menjadi minimal 92 persen untuk pengemudi,\" kata Prabowo.\n\nhttps://nasional.sindonews.com/read/1...\n\n#Ojol #PrabowoSubianto #Prabowo #OjekOnline #MayDay2026 #MayDay #SINDONews #SINDONewscom #SINDNewsbeyondheadlines #SINDONewsTV #iNewsMediaGroup #Beritaviral #BeritaTerkini\n\nYuk Subscribe \n\n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 01 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: \n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "WQHaWQYADyo"}}, {"key": "sindopodcast", "attributes": {"label": "sindopodcast", "x": 986.11575578735, "y": 413.6847142369652, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1056, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "WQHaWQYADyo", "id": "sindopodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Janji Bakal Pangkas Potongan Ojol dari 20% Jadi 8%\n\nPresiden Prabowo Subianto menetapkan kebijakan baru terkait transportasi online dengan menurunkan batas potongan aplikator menjadi maksimal 8 persen. \n\nKebijakan ini diumumkan dalam peringatan May Day 2026 di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026) sebagai respons atas aspirasi pengemudi ojek online (ojol).\n\nMelalui Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026, pemerintah mengatur ulang skema pembagian pendapatan antara pengemudi dan perusahaan aplikasi.\n\n\"Tadi pembagian pendapatan dari 80 persen untuk pengemudi, sekarang menjadi minimal 92 persen untuk pengemudi,\" kata Prabowo.\n\nhttps://nasional.sindonews.com/read/1...\n\n#Ojol #PrabowoSubianto #Prabowo #OjekOnline #MayDay2026 #MayDay #SINDONews #SINDONewscom #SINDNewsbeyondheadlines #SINDONewsTV #iNewsMediaGroup #Beritaviral #BeritaTerkini\n\nYuk Subscribe \n\n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 01 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: \n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "WQHaWQYADyo"}}, {"key": "sindokalam", "attributes": {"label": "sindokalam", "x": 836.3377488088048, "y": 429.53388089973635, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1056, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "WQHaWQYADyo", "id": "sindokalam", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Janji Bakal Pangkas Potongan Ojol dari 20% Jadi 8%\n\nPresiden Prabowo Subianto menetapkan kebijakan baru terkait transportasi online dengan menurunkan batas potongan aplikator menjadi maksimal 8 persen. \n\nKebijakan ini diumumkan dalam peringatan May Day 2026 di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026) sebagai respons atas aspirasi pengemudi ojek online (ojol).\n\nMelalui Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026, pemerintah mengatur ulang skema pembagian pendapatan antara pengemudi dan perusahaan aplikasi.\n\n\"Tadi pembagian pendapatan dari 80 persen untuk pengemudi, sekarang menjadi minimal 92 persen untuk pengemudi,\" kata Prabowo.\n\nhttps://nasional.sindonews.com/read/1...\n\n#Ojol #PrabowoSubianto #Prabowo #OjekOnline #MayDay2026 #MayDay #SINDONews #SINDONewscom #SINDNewsbeyondheadlines #SINDONewsTV #iNewsMediaGroup #Beritaviral #BeritaTerkini\n\nYuk Subscribe \n\n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 01 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: \n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "WQHaWQYADyo"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 537.5485354910581, "y": 138.39532200697747, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "nqo0Gu0p0MQ", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Beli Saham Aplikator OJol, Dasco: Potongan Biaya ke Pengemudi Dipangkas | iNews Terkini\n\nWakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa skema pembiayaan ojek daring (ojol) yang lebih berpihak kepada pengemudi tengah disiapkan. Hal tersebut menyusul masuknya pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang telah mengambil sebagian saham di perusahaan aplikator.\n\n\"Sudah disampaikan bahwa karena ini aplikator sebagian sudah diambil oleh pemerintah, sehingga sistem kebijakan dan lain-lain akan disesuaikan secara perlahan tapi pasti, karena ini menyangkut sistem dan lain-lain,\" kata Dasco saat audiensi dengan buruh di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (1/5/2026).\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#Ojol #DriverOjol #AplikatorOjol #BeritaOjol #OjolIndonesia #PotonganOjol #KomisiOjol #DriverOnline #KabarOjol #BeritaTerkini #BreakingNews #NewsIndonesia #ViralHariIni #Pemerintah #Dasco #Danantara #SahamOjol #EkonomiIndonesia #KebijakanPemerintah #UpdateIndonesia #IsuViral #FaktaOjol #DriverGojek #DriverGrab #OjolNews #InfoOjol #PerubahanOjol #KabarDriver #IndonesiaNews #BeritaNasional#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "nqo0Gu0p0MQ"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 818.1751683092359, "y": 874.2967233455408, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.5524, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "nqo0Gu0p0MQ", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Beli Saham Aplikator OJol, Dasco: Potongan Biaya ke Pengemudi Dipangkas | iNews Terkini\n\nWakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa skema pembiayaan ojek daring (ojol) yang lebih berpihak kepada pengemudi tengah disiapkan. Hal tersebut menyusul masuknya pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang telah mengambil sebagian saham di perusahaan aplikator.\n\n\"Sudah disampaikan bahwa karena ini aplikator sebagian sudah diambil oleh pemerintah, sehingga sistem kebijakan dan lain-lain akan disesuaikan secara perlahan tapi pasti, karena ini menyangkut sistem dan lain-lain,\" kata Dasco saat audiensi dengan buruh di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (1/5/2026).\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#Ojol #DriverOjol #AplikatorOjol #BeritaOjol #OjolIndonesia #PotonganOjol #KomisiOjol #DriverOnline #KabarOjol #BeritaTerkini #BreakingNews #NewsIndonesia #ViralHariIni #Pemerintah #Dasco #Danantara #SahamOjol #EkonomiIndonesia #KebijakanPemerintah #UpdateIndonesia #IsuViral #FaktaOjol #DriverGojek #DriverGrab #OjolNews #InfoOjol #PerubahanOjol #KabarDriver #IndonesiaNews #BeritaNasional#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "nqo0Gu0p0MQ"}}, {"key": "@trijayafm", "attributes": {"label": "@trijayafm", "x": 535.9681793382503, "y": 907.5269739739342, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "WQmz0zwaIGg", "id": "@trijayafm", "source": "youtube-000001", "content": "Jelang May Day 2026,  Ini 11 Tuntutan Buruh!! | THT Pagi\n\nPeringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada Jumat (1/5/2026) diperkirakan akan dihadiri sekitar 400.000 massa dari kalangan buruh dan pengemudi ojek online (ojol). Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang juga panitia May Day, Andi Gani Nena Wea, mengatakan Presiden Prabowo Subianto dipastikan hadir dalam peringatan tersebut. Baca juga: Prabowo Akan Hadiri May Day di Monas, Disebut Tanda Pemerintah Berdiri Bersama Pekerja \n\"Jumlah massa terkonfirmasi 400.000. Dari buruh 211.000, dan ada juga teman-teman ojek online akan bergabung karena Bapak Presiden akan menyampaikan kejutan besok,\" ujar Andi Gani dalam konferensi pers di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/4/2026).  Ia menyebut, Presiden Prabowo akan menyampaikan sejumlah kebijakan yang berkaitan dengan kesejahteraan buruh, termasuk isu ojek online dan ratifikasi ILO. \"Kejutannya apa? Biarlah Bapak Presiden yang menyampaikan. Akan menyampaikan ada hubungan kaitan ojek online, ada ratifikasi ILO, dan ada beberapa kebijakan yang akan beliau sampaikan untuk kesejahteraan buruh,\" katanya.\n\nBagaimana menurut Anda? \nYuk komen / live chat ya \n\nCek juga\nInstagram   / mnctrijayafm   \nTiktok   / mnctrijaya  \nAudio streaming https://www.mnctrijaya.com/ \nSelengkapnya di https://www.inews.id/news\nBoleh bantu subscribe ya  ⁨\n\n#mayday  #buruh #tuntutan  #monas  #prabowo #news #trijayafm", "post_id": "WQmz0zwaIGg"}}, {"key": "trijaya", "attributes": {"label": "trijaya", "x": 708.8138789805388, "y": 33.56655010433451, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.5524, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "WQmz0zwaIGg", "id": "trijaya", "source": "youtube-000001", "content": "Jelang May Day 2026,  Ini 11 Tuntutan Buruh!! | THT Pagi\n\nPeringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada Jumat (1/5/2026) diperkirakan akan dihadiri sekitar 400.000 massa dari kalangan buruh dan pengemudi ojek online (ojol). Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang juga panitia May Day, Andi Gani Nena Wea, mengatakan Presiden Prabowo Subianto dipastikan hadir dalam peringatan tersebut. Baca juga: Prabowo Akan Hadiri May Day di Monas, Disebut Tanda Pemerintah Berdiri Bersama Pekerja \n\"Jumlah massa terkonfirmasi 400.000. Dari buruh 211.000, dan ada juga teman-teman ojek online akan bergabung karena Bapak Presiden akan menyampaikan kejutan besok,\" ujar Andi Gani dalam konferensi pers di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/4/2026).  Ia menyebut, Presiden Prabowo akan menyampaikan sejumlah kebijakan yang berkaitan dengan kesejahteraan buruh, termasuk isu ojek online dan ratifikasi ILO. \"Kejutannya apa? Biarlah Bapak Presiden yang menyampaikan. Akan menyampaikan ada hubungan kaitan ojek online, ada ratifikasi ILO, dan ada beberapa kebijakan yang akan beliau sampaikan untuk kesejahteraan buruh,\" katanya.\n\nBagaimana menurut Anda? \nYuk komen / live chat ya \n\nCek juga\nInstagram   / mnctrijayafm   \nTiktok   / mnctrijaya  \nAudio streaming https://www.mnctrijaya.com/ \nSelengkapnya di https://www.inews.id/news\nBoleh bantu subscribe ya  ⁨\n\n#mayday  #buruh #tuntutan  #monas  #prabowo #news #trijayafm", "post_id": "WQmz0zwaIGg"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "attributes": {"label": "@KompasTVDewata", "x": 495.27366530391134, "y": 466.83119843629083, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "jSEwW1hUWms", "id": "@KompasTVDewata", "source": "youtube-000001", "content": "[Full] Janji Presiden Prabowo di Panggung May Day 2026 Monas\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Presiden Prabowo menyampaikan pidatonya di depan buruh di May Day Monas, Jumat (1/5/2026). \n\nPresiden Prabowo memastikan dalam satu tahun menilai kebijakan yang diambil pemerintah, adalah kebijakan yang membela seluruh rakyat Indonesia, terutama kaum buruh.\n\nIa pun mengapresiasi jerih lelah buruh yang bekerja keras, bekerja dengan halal. \n\n“Berjuang untuk anak dan istrinya. Setiap hari bekerja dengan jujur, pengalaman saya para pekerja buruh, nelayan, petani mereka adalah orang-orang yang jujur dan ikhlas,” kata Prabowo. \n\nNamun presiden sedih atas kerja orang-orang yang tidak bertanggung jawab, menyalahgunakan wewenang untuk mencuri uang. \n\n“Saya sedih orang semakin tinggi pangkat semakin gak jelas,” kata Prabowo\n\n“Saya tidak rela pejabat pemerintahan yang diberi kepercayaan rakyat justru bekerja sama dengan pengusaha brengsek,” lanjut kata Prabowo. \n\nPresiden pun berjanji atas mandat dari rakyat, akan memberi segalanya untuk rakyat. \n\n“Sisa hidup saya adalah untuk rakyat,” kata Prabowo. \n\nSelain itu Presiden juga menanggapi isu yang disampaikan pimpinan konfederasi buruh, mulai dari soal hunian, daycare, hingga nasib ojol. \n\n\n#prabowo #mayday #breakingnews #hariburuh #monas \n\nTerima kasih sudah menonton!\n\nJangan lewatkan berita dan inspirasi terkini dari Pulau Dewata. Dukung kami dengan LIKE, berikan pandangan Anda di KOMENTAR, BAGIKAN kepada kerabat Anda, dan pastikan Anda SUBSCRIBE untuk mendapatkan notifikasi video terbaru.\n\n🔔 Jangan Lupa Nyalakan Lonceng Notifikasi! 🔔\n\nKompasTV Dewata Official Channel.\nInspirasi Bali. Berita Terpercaya.\n\nTonton Kami Langsung di TV:\nSetiap hari pukul 05.30 WITA - 08.00 WITA\n\nJelajahi Konten Kami:\n\n🎥 VIDEO TERBARU:    /   \n\n✅ SUBSCRIBE SEKARANG:    /   \n\nIkuti Kami di Media Sosial:\n\nFacebook:   / kompastvdewata  \n\nInstagram:   / kompastvbalidewata", "post_id": "jSEwW1hUWms"}}, {"key": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "kompastvdewata", "x": 288.5598021196257, "y": 657.6146266309777, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.5524, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "jSEwW1hUWms", "id": "kompastvdewata", "source": "youtube-000001", "content": "[Full] Janji Presiden Prabowo di Panggung May Day 2026 Monas\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Presiden Prabowo menyampaikan pidatonya di depan buruh di May Day Monas, Jumat (1/5/2026). \n\nPresiden Prabowo memastikan dalam satu tahun menilai kebijakan yang diambil pemerintah, adalah kebijakan yang membela seluruh rakyat Indonesia, terutama kaum buruh.\n\nIa pun mengapresiasi jerih lelah buruh yang bekerja keras, bekerja dengan halal. \n\n“Berjuang untuk anak dan istrinya. Setiap hari bekerja dengan jujur, pengalaman saya para pekerja buruh, nelayan, petani mereka adalah orang-orang yang jujur dan ikhlas,” kata Prabowo. \n\nNamun presiden sedih atas kerja orang-orang yang tidak bertanggung jawab, menyalahgunakan wewenang untuk mencuri uang. \n\n“Saya sedih orang semakin tinggi pangkat semakin gak jelas,” kata Prabowo\n\n“Saya tidak rela pejabat pemerintahan yang diberi kepercayaan rakyat justru bekerja sama dengan pengusaha brengsek,” lanjut kata Prabowo. \n\nPresiden pun berjanji atas mandat dari rakyat, akan memberi segalanya untuk rakyat. \n\n“Sisa hidup saya adalah untuk rakyat,” kata Prabowo. \n\nSelain itu Presiden juga menanggapi isu yang disampaikan pimpinan konfederasi buruh, mulai dari soal hunian, daycare, hingga nasib ojol. \n\n\n#prabowo #mayday #breakingnews #hariburuh #monas \n\nTerima kasih sudah menonton!\n\nJangan lewatkan berita dan inspirasi terkini dari Pulau Dewata. Dukung kami dengan LIKE, berikan pandangan Anda di KOMENTAR, BAGIKAN kepada kerabat Anda, dan pastikan Anda SUBSCRIBE untuk mendapatkan notifikasi video terbaru.\n\n🔔 Jangan Lupa Nyalakan Lonceng Notifikasi! 🔔\n\nKompasTV Dewata Official Channel.\nInspirasi Bali. Berita Terpercaya.\n\nTonton Kami Langsung di TV:\nSetiap hari pukul 05.30 WITA - 08.00 WITA\n\nJelajahi Konten Kami:\n\n🎥 VIDEO TERBARU:    /   \n\n✅ SUBSCRIBE SEKARANG:    /   \n\nIkuti Kami di Media Sosial:\n\nFacebook:   / kompastvdewata  \n\nInstagram:   / kompastvbalidewata", "post_id": "jSEwW1hUWms"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 509.346288182534, "y": 446.79319512036983, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2122, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Uto6XMrcgKc", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[Full] Riuh Buruh Sambut Janji Presiden Prabowo di Panggung May Day 2026 Monas\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Presiden Prabowo menyampaikan pidatonya di depan buruh di May Day Monas, Jumat (1/5/2026). \n\nPresiden Prabowo memastikan dalam satu tahun menilai kebijakan yang diambil pemerintah, adalah kebijakan yang membela seluruh rakyat Indonesia, terutama kaum buruh.\n\nIa pun mengapresiasi jerih lelah buruh yang bekerja keras, bekerja dengan halal. \n\n“Berjuang untuk anak dan istrinya. Setiap hari bekerja dengan jujur, pengalaman saya para pekerja buruh, nelayan, petani mereka adalah orang-orang yang jujur dan ikhlas,” kata Prabowo. \n\nNamun presiden sedih atas kerja orang-orang yang tidak bertanggung jawab, menyalahgunakan wewenang untuk mencuri uang. \n\n“Saya sedih orang semakin tinggi pangkat semakin gak jelas,” kata Prabowo\n\n“Saya tidak rela pejabat pemerintahan yang diberi kepercayaan rakyat justru bekerja sama dengan pengusaha brengsek,” lanjut kata Prabowo. \n\nPresiden pun berjanji atas mandat dari rakyat, akan memberi segalanya untuk rakyat. \n\n“Sisa hidup saya adalah untuk rakyat,” kata Prabowo. \n\nSelain itu Presiden juga menanggapi isu yang disampaikan pimpinan konfederasi buruh, mulai dari soal hunian, daycare, hingga nasib ojol. \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Novaltri\n#prabowo #mayday #breakingnews #hariburuh #monas \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "Uto6XMrcgKc"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 422.9368607895342, "y": 594.5085294002273, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.8925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Uto6XMrcgKc", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[Full] Riuh Buruh Sambut Janji Presiden Prabowo di Panggung May Day 2026 Monas\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Presiden Prabowo menyampaikan pidatonya di depan buruh di May Day Monas, Jumat (1/5/2026). \n\nPresiden Prabowo memastikan dalam satu tahun menilai kebijakan yang diambil pemerintah, adalah kebijakan yang membela seluruh rakyat Indonesia, terutama kaum buruh.\n\nIa pun mengapresiasi jerih lelah buruh yang bekerja keras, bekerja dengan halal. \n\n“Berjuang untuk anak dan istrinya. Setiap hari bekerja dengan jujur, pengalaman saya para pekerja buruh, nelayan, petani mereka adalah orang-orang yang jujur dan ikhlas,” kata Prabowo. \n\nNamun presiden sedih atas kerja orang-orang yang tidak bertanggung jawab, menyalahgunakan wewenang untuk mencuri uang. \n\n“Saya sedih orang semakin tinggi pangkat semakin gak jelas,” kata Prabowo\n\n“Saya tidak rela pejabat pemerintahan yang diberi kepercayaan rakyat justru bekerja sama dengan pengusaha brengsek,” lanjut kata Prabowo. \n\nPresiden pun berjanji atas mandat dari rakyat, akan memberi segalanya untuk rakyat. \n\n“Sisa hidup saya adalah untuk rakyat,” kata Prabowo. \n\nSelain itu Presiden juga menanggapi isu yang disampaikan pimpinan konfederasi buruh, mulai dari soal hunian, daycare, hingga nasib ojol. \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Novaltri\n#prabowo #mayday #breakingnews #hariburuh #monas \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "Uto6XMrcgKc"}}], "edges": [{"key": "koganenohikari", "source": "koganenohikari", "target": "vousmevoyezcry", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "koganenohikari", "source": "koganenohikari", "target": "vousmevoyezcry", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "koganenohikari", "source": "koganenohikari", "target": "sbyfess", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "SManajemen29565", "source": "SManajemen29565", "target": "TradingDiary2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "santrihengky", "source": "santrihengky", "target": "creeping5ilence", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "hellotothewor12", "source": "hellotothewor12", "target": "Hnirankara", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "adaapa77744049", "source": "adaapa77744049", "target": "LordJojo_go", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "adaapa77744049", "source": "adaapa77744049", "target": "BANGSAygSUJUD", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "adaapa77744049", "source": "adaapa77744049", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "adaapa77744049", "source": "adaapa77744049", "target": "jatmiko99604253", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "adaapa77744049", "source": "adaapa77744049", "target": "YustinaRahayu3", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "adaapa77744049", "source": "adaapa77744049", "target": "IrawanRommi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "adaapa77744049", "source": "adaapa77744049", "target": "Kimberley_PS08", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "adaapa77744049", "source": "adaapa77744049", "target": "achmad_joey", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "adaapa77744049", "source": "adaapa77744049", "target": "alwie191", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "adaapa77744049", "source": "adaapa77744049", "target": "coldbrew165", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "adaapa77744049", "source": "adaapa77744049", "target": "FeyDown", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "adaapa77744049", "source": "adaapa77744049", "target": "BahamasJefry", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "adaapa77744049", "source": "adaapa77744049", "target": "BattoAjax", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "DaddyAshari", "source": "DaddyAshari", "target": "Gerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "HaylesKyah90077", "source": "HaylesKyah90077", "target": "MiftahProperty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "amoramelan", "source": "amoramelan", "target": "budimandjatmiko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kompascom", "source": "kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "hariankompas.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "sinpotv", "source": "sinpotv", "target": "kemnaker", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nurwayahdki3", "source": "nurwayahdki3", "target": "withregram", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nurwayahdki3", "source": "nurwayahdki3", "target": "tvr.parlemen", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "alfonsonews", "source": "alfonsonews", "target": "dwi_anggia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "timothyshortform", "source": "timothyshortform", "target": "Blocknews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "wildan.partairaky", "source": "wildan.partairaky", "target": "dpp.pri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berdasarkanfakta2", "source": "berdasarkanfakta2", "target": "dr.Asep", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berdasarkanfakta2", "source": "berdasarkanfakta2", "target": "KANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "PemkoMedan", "source": "PemkoMedan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "PemkoMedan", "source": "PemkoMedan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "muhammad.yunus.81957", "source": "muhammad.yunus.81957", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "@tribunpekanbaruofficial", "target": "tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "@tribunpekanbaruofficial", "target": "tribunpekanbaru", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@trijayafm", "source": "@trijayafm", "target": "trijaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@trijayafm", "source": "@trijayafm", "target": "trijaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}