{"nodes": [{"key": "roseforit", "attributes": {"label": "roseforit", "x": 490.82086748408193, "y": 7.797003590213625, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 40.377, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051463767620530199", "id": "roseforit", "source": "tweet-000004", "content": "sepengetahuan ku kalau grab ada audioprotect jadi selama perjalanan di rekam percakapan driver dgn customer dan rekaman disimpan selama 5 hari, hopefully gocar adaa supaya bisa dijadikan bukti tambahan", "post_id": "2051463767620530199"}}, {"key": "KediriFess", "attributes": {"label": "KediriFess", "x": 271.4174057281594, "y": 287.34672772403616, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 74.6974, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051463767620530199", "id": "KediriFess", "source": "tweet-000004", "content": "sepengetahuan ku kalau grab ada audioprotect jadi selama perjalanan di rekam percakapan driver dgn customer dan rekaman disimpan selama 5 hari, hopefully gocar adaa supaya bisa dijadikan bukti tambahan", "post_id": "2051463767620530199"}}, {"key": "samarinda.reels", "attributes": {"label": "samarinda.reels", "x": 531.0324030196344, "y": 427.83125538040855, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 40.377, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3891032769151050818_10355815151", "id": "samarinda.reels", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda, Sebuah kejadian yang sempat viral di media sosial terkait dugaan driver ojek online membawa kabur pesanan makanan akhirnya telah diklarifikasi dan diselesaikan.\n\nPeristiwa tersebut bermula pada Selasa (5/5), ketika sebuah pesanan makanan masuk ke warung dan kemudian diambil oleh seorang driver dari layanan Grab untuk diantar kepada pelanggan. Namun setelah driver menempuh perjalanan cukup jauh, pesanan tersebut tiba-tiba tercatat dibatalkan (cancel) di aplikasi.\n\nAkibat pembatalan itu, sistem kemudian mengalihkan pesanan kepada driver lain. Saat driver kedua datang ke warung untuk mengambil pesanan, pihak warung menjelaskan bahwa makanan tersebut sudah lebih dulu diambil oleh driver pertama yang menerima orderan awal. Situasi ini sempat menimbulkan dugaan bahwa pesanan dibawa kabur oleh driver.\n\nSetelah kejadian tersebut viral, pada Rabu (6/5) driver yang mengambil pesanan pertama datang menemui pihak warung untuk memberikan klarifikasi. Dari hasil komunikasi antara driver dan pihak warung, diketahui bahwa pembatalan pesanan terjadi karena kesalahan sistem pada operator Grab yang membatalkan pesanan tersebut, bukan karena dibatalkan oleh driver maupun pihak restoran.\n\nDriver dan pihak warung akhirnya telah bertemu langsung dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik-baik. Kejadian ini dipastikan merupakan murni kesalahan sistem yang menyebabkan terjadinya miskomunikasi antara driver dan pihak warung\n\nNarasi", "post_id": "3891032769151050818_10355815151"}}, {"key": "smr_today", "attributes": {"label": "smr_today", "x": 443.72652317167285, "y": 669.0730141961578, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 74.6974, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3891032769151050818_10355815151", "id": "smr_today", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda, Sebuah kejadian yang sempat viral di media sosial terkait dugaan driver ojek online membawa kabur pesanan makanan akhirnya telah diklarifikasi dan diselesaikan.\n\nPeristiwa tersebut bermula pada Selasa (5/5), ketika sebuah pesanan makanan masuk ke warung dan kemudian diambil oleh seorang driver dari layanan Grab untuk diantar kepada pelanggan. Namun setelah driver menempuh perjalanan cukup jauh, pesanan tersebut tiba-tiba tercatat dibatalkan (cancel) di aplikasi.\n\nAkibat pembatalan itu, sistem kemudian mengalihkan pesanan kepada driver lain. Saat driver kedua datang ke warung untuk mengambil pesanan, pihak warung menjelaskan bahwa makanan tersebut sudah lebih dulu diambil oleh driver pertama yang menerima orderan awal. Situasi ini sempat menimbulkan dugaan bahwa pesanan dibawa kabur oleh driver.\n\nSetelah kejadian tersebut viral, pada Rabu (6/5) driver yang mengambil pesanan pertama datang menemui pihak warung untuk memberikan klarifikasi. Dari hasil komunikasi antara driver dan pihak warung, diketahui bahwa pembatalan pesanan terjadi karena kesalahan sistem pada operator Grab yang membatalkan pesanan tersebut, bukan karena dibatalkan oleh driver maupun pihak restoran.\n\nDriver dan pihak warung akhirnya telah bertemu langsung dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik-baik. Kejadian ini dipastikan merupakan murni kesalahan sistem yang menyebabkan terjadinya miskomunikasi antara driver dan pihak warung\n\nNarasi", "post_id": "3891032769151050818_10355815151"}}, {"key": "radarbromo", "attributes": {"label": "radarbromo", "x": 721.5771797301775, "y": 759.9246631945003, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 40.377, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3881636815309575298_7465178568", "id": "radarbromo", "source": "instagram-000001", "content": "Kasus dugaan tindakan tak pantas oleh driver ojek online di Bandung viral di media sosial usai melibatkan seorang siswi kelas 5 SD sebagai korban.\n\nPeristiwa itu menjadi sorotan publik lantaran korban yang seharusnya diantar pulang malah sempat diajak menuju kos milik pengemudi.\n\nPeristiwa ini disebut terjadi di wilayah Antapani, Bandung, Jawa Barat, dan memicu kekhawatiran masyarakat terkait keamanan penggunaan ojek online bagi anak-anak.\n\n“Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari unggahan Threads egiw_giew pada Selasa, 21 April 2026.\n\nKakak korban mengatakan pada hari kejadian, orang tua tidak bisa menjemput sehingga sang ibu memesan ojek online untuk mengantar adiknya pulang.\n\n“Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban melalui akun Instagram \n\nKwtika perjalanan, korban mengaku mengalami tindakan tidak nyaman ketika kakinya beberapa kali dipegang oleh pengemudi dengan alasan posisi duduk yang terlalu ke belakang.\n\nAlih-alih langsung menuju rumah yang berada di kawasan Hantap dekat flyover Antapani, pengemudi justru mengajak korban mampir ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n“Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” tandasnya.", "post_id": "3881636815309575298_7465178568"}}, {"key": "roselei_rr.x.", "attributes": {"label": "roselei_rr.x.", "x": 530.3650521212107, "y": 221.1659559016511, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 74.6974, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3881636815309575298_7465178568", "id": "roselei_rr.x.", "source": "instagram-000001", "content": "Kasus dugaan tindakan tak pantas oleh driver ojek online di Bandung viral di media sosial usai melibatkan seorang siswi kelas 5 SD sebagai korban.\n\nPeristiwa itu menjadi sorotan publik lantaran korban yang seharusnya diantar pulang malah sempat diajak menuju kos milik pengemudi.\n\nPeristiwa ini disebut terjadi di wilayah Antapani, Bandung, Jawa Barat, dan memicu kekhawatiran masyarakat terkait keamanan penggunaan ojek online bagi anak-anak.\n\n“Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari unggahan Threads egiw_giew pada Selasa, 21 April 2026.\n\nKakak korban mengatakan pada hari kejadian, orang tua tidak bisa menjemput sehingga sang ibu memesan ojek online untuk mengantar adiknya pulang.\n\n“Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban melalui akun Instagram \n\nKwtika perjalanan, korban mengaku mengalami tindakan tidak nyaman ketika kakinya beberapa kali dipegang oleh pengemudi dengan alasan posisi duduk yang terlalu ke belakang.\n\nAlih-alih langsung menuju rumah yang berada di kawasan Hantap dekat flyover Antapani, pengemudi justru mengajak korban mampir ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n“Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” tandasnya.", "post_id": "3881636815309575298_7465178568"}}, {"key": "nkri24jam", "attributes": {"label": "nkri24jam", "x": 143.9466114134854, "y": 159.7197881824427, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 40.377, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3880636507778840115_61003950241", "id": "nkri24jam", "source": "instagram-000001", "content": "Beredar kabar yang menyebutkan adanya oknum driver ojol (ojek online) membawa anak SD ke indekos di Bandung.\n\nKabar tersebut viral di media sosial Threads oleh akun egiw_giew yang diposting pada Selasa, 21 April 2026.\n\nInformasi ini diperkuat oleh unggahan akun Threads  yang dikutip oleh  yang menampilkan tangkapan layar percakapan berisi imbauan kepada orang tua agar lebih waspada saat menggunakan jasa ojol untuk anak.\n\nDalam unggahan itu juga diceritakan korban dijemput oleh layanan ojol tetapi tidak langsung diantar pulang.\n\nOknum ojol tersebut membawa korban ke sebuah indekos. Ketika sampai, korban yang masih duduk di kelas 5 SD menangis sehingga oknum ojol panik dan membawanya langsung ke tempat tujuan.\n\nMeski korban berhasil kembali dengan selamat, kejadian ini menimbulkan trauma bagi sang anak.\n\nHingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang maupun perusahaan transportasi terkait kejadian ini\n\nEditor/Creator : Raihani \n\n#NKRI24Jam #Viral #PenculikanAnak #OjekOnline #Bandung", "post_id": "3880636507778840115_61003950241"}}, {"key": "antapanihits", "attributes": {"label": "antapanihits", "x": 117.13800035877952, "y": 470.33010409754064, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 57.5372, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880636507778840115_61003950241", "id": "antapanihits", "source": "instagram-000001", "content": "Beredar kabar yang menyebutkan adanya oknum driver ojol (ojek online) membawa anak SD ke indekos di Bandung.\n\nKabar tersebut viral di media sosial Threads oleh akun egiw_giew yang diposting pada Selasa, 21 April 2026.\n\nInformasi ini diperkuat oleh unggahan akun Threads  yang dikutip oleh  yang menampilkan tangkapan layar percakapan berisi imbauan kepada orang tua agar lebih waspada saat menggunakan jasa ojol untuk anak.\n\nDalam unggahan itu juga diceritakan korban dijemput oleh layanan ojol tetapi tidak langsung diantar pulang.\n\nOknum ojol tersebut membawa korban ke sebuah indekos. Ketika sampai, korban yang masih duduk di kelas 5 SD menangis sehingga oknum ojol panik dan membawanya langsung ke tempat tujuan.\n\nMeski korban berhasil kembali dengan selamat, kejadian ini menimbulkan trauma bagi sang anak.\n\nHingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang maupun perusahaan transportasi terkait kejadian ini\n\nEditor/Creator : Raihani \n\n#NKRI24Jam #Viral #PenculikanAnak #OjekOnline #Bandung", "post_id": "3880636507778840115_61003950241"}}, {"key": "egiw_gie", "attributes": {"label": "egiw_gie", "x": 894.0967682444232, "y": 184.9628623577211, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 57.5372, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880636507778840115_61003950241", "id": "egiw_gie", "source": "instagram-000001", "content": "Beredar kabar yang menyebutkan adanya oknum driver ojol (ojek online) membawa anak SD ke indekos di Bandung.\n\nKabar tersebut viral di media sosial Threads oleh akun egiw_giew yang diposting pada Selasa, 21 April 2026.\n\nInformasi ini diperkuat oleh unggahan akun Threads  yang dikutip oleh  yang menampilkan tangkapan layar percakapan berisi imbauan kepada orang tua agar lebih waspada saat menggunakan jasa ojol untuk anak.\n\nDalam unggahan itu juga diceritakan korban dijemput oleh layanan ojol tetapi tidak langsung diantar pulang.\n\nOknum ojol tersebut membawa korban ke sebuah indekos. Ketika sampai, korban yang masih duduk di kelas 5 SD menangis sehingga oknum ojol panik dan membawanya langsung ke tempat tujuan.\n\nMeski korban berhasil kembali dengan selamat, kejadian ini menimbulkan trauma bagi sang anak.\n\nHingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang maupun perusahaan transportasi terkait kejadian ini\n\nEditor/Creator : Raihani \n\n#NKRI24Jam #Viral #PenculikanAnak #OjekOnline #Bandung", "post_id": "3880636507778840115_61003950241"}}, {"key": "newsandalasdotcom", "attributes": {"label": "newsandalasdotcom", "x": 23.227570936335763, "y": 192.46157862273316, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 40.377, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880773800711659951_42782166874", "id": "newsandalasdotcom", "source": "instagram-000001", "content": "Bandung (NewsAndalas.com)– Kasus dugaan pelecehan dan percobaan penculikan oleh oknum pengemudi ojek daring (ojol) menggemparkan masyarakat Bandung, Jawa Barat. Seorang siswi kelas 5 sekolah dasar di kawasan Antapani dilaporkan hampir menjadi korban setelah pengemudi ojol yang seharusnya mengantar ke rumah, justru membawanya ke tempat kos pelaku.\n\nPeristiwa ini viral di media sosial setelah keluarga korban membagikan kronologi kejadian melalui unggahan Threads egiw_giew pada Selasa (21/4/2026). Kakak korban melalui akun Instagram  mengungkapkan bahwa adiknya mengalami trauma berat dan tengah menjalani proses visum untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.\n\nMenurut keterangan kakak korban, orang tua tidak dapat menjemput adiknya di sekolah pada hari kejadian, sehingga mereka memesankan ojol. Korban diketahui sering mendapatkan pengemudi yang sama dalam perjalanan sebelumnya.\n\nSaat di atas motor, pelaku diduga mulai melancarkan aksi tidak sopan dengan memegang kaki korban. Pelaku berdalih tindakan tersebut dilakukan karena posisi duduk korban terlalu ke belakang. Saat dalam perjalanan, pelaku secara sepihak membelokkan arah dan memaksa korban menuju kos-kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n\"Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam’,\" terang kakak korban menirukan ucapan adiknya.\n\nBeruntung, korban yang ketakutan langsung menangis dan berteriak di kawasan sekitar kos yang cukup sepi. Panik dengan reaksi korban, pelaku akhirnya memutuskan mengantar siswi tersebut pulang ke rumah.\n\nSetelah sampai di rumah, korban memberanikan diri mengadu kepada ibunya bahwa pelaku sering memegang kakinya selama perjalanan. Pelaku bahkan berdalih mengajak korban ke kos agar lebih mudah ditemukan jika suatu saat korban ingin mencarinya lagi.\n\nMenanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Antapani bertindak cepat. Pelaku yang diketahui bernama Joko berhasil diamankan pada Selasa malam (21/4/2026) tanpa perlawanan.\n\nPihak Grab selaku penyedia layanan transportasi daring juga telah angkat bicara dan mengambil tindakan tegas. \"Sebagai langkah awal, kami telah menonaktifkan mitra pengemudi terkait dan akan terus berkoordinasi", "post_id": "3880773800711659951_42782166874"}}, {"key": "roselei_rr.x", "attributes": {"label": "roselei_rr.x", "x": 509.83944066471844, "y": 838.8533064164503, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 74.6974, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880773800711659951_42782166874", "id": "roselei_rr.x", "source": "instagram-000001", "content": "Bandung (NewsAndalas.com)– Kasus dugaan pelecehan dan percobaan penculikan oleh oknum pengemudi ojek daring (ojol) menggemparkan masyarakat Bandung, Jawa Barat. Seorang siswi kelas 5 sekolah dasar di kawasan Antapani dilaporkan hampir menjadi korban setelah pengemudi ojol yang seharusnya mengantar ke rumah, justru membawanya ke tempat kos pelaku.\n\nPeristiwa ini viral di media sosial setelah keluarga korban membagikan kronologi kejadian melalui unggahan Threads egiw_giew pada Selasa (21/4/2026). Kakak korban melalui akun Instagram  mengungkapkan bahwa adiknya mengalami trauma berat dan tengah menjalani proses visum untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.\n\nMenurut keterangan kakak korban, orang tua tidak dapat menjemput adiknya di sekolah pada hari kejadian, sehingga mereka memesankan ojol. Korban diketahui sering mendapatkan pengemudi yang sama dalam perjalanan sebelumnya.\n\nSaat di atas motor, pelaku diduga mulai melancarkan aksi tidak sopan dengan memegang kaki korban. Pelaku berdalih tindakan tersebut dilakukan karena posisi duduk korban terlalu ke belakang. Saat dalam perjalanan, pelaku secara sepihak membelokkan arah dan memaksa korban menuju kos-kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n\"Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam’,\" terang kakak korban menirukan ucapan adiknya.\n\nBeruntung, korban yang ketakutan langsung menangis dan berteriak di kawasan sekitar kos yang cukup sepi. Panik dengan reaksi korban, pelaku akhirnya memutuskan mengantar siswi tersebut pulang ke rumah.\n\nSetelah sampai di rumah, korban memberanikan diri mengadu kepada ibunya bahwa pelaku sering memegang kakinya selama perjalanan. Pelaku bahkan berdalih mengajak korban ke kos agar lebih mudah ditemukan jika suatu saat korban ingin mencarinya lagi.\n\nMenanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Antapani bertindak cepat. Pelaku yang diketahui bernama Joko berhasil diamankan pada Selasa malam (21/4/2026) tanpa perlawanan.\n\nPihak Grab selaku penyedia layanan transportasi daring juga telah angkat bicara dan mengambil tindakan tegas. \"Sebagai langkah awal, kami telah menonaktifkan mitra pengemudi terkait dan akan terus berkoordinasi", "post_id": "3880773800711659951_42782166874"}}, {"key": "ayaweh_menikepo", "attributes": {"label": "ayaweh_menikepo", "x": 501.75155522736827, "y": 578.2092182511614, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 40.377, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7631479041853345045", "id": "ayaweh_menikepo", "source": "tiktok-000001", "content": "HATI HATI DENGAN DRIVER GRAB INI. ini pelaku penculikan dan pelecehan anak sd, kejadian tanggal 21-04-2026,nama pelaku nya JOKO WAHYU KARYANTO plat motor D 6906 ACE memakai motor yamaha lexie dari aplikasi grab, korban pulang sekolah setelah korban naik motor tapi bukan di anterin ke tujuan malah di bawa ke kosan,korban teriak dan nangis padahal belum memasuki kosan, driver panik lalu memulangkan nya  tolong bantu block biar gaada korban lagi #hatihati", "post_id": "7631479041853345045"}}, {"key": "grabid", "attributes": {"label": "grabid", "x": 695.9994880814496, "y": 529.7666740130553, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 74.6974, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631479041853345045", "id": "grabid", "source": "tiktok-000001", "content": "HATI HATI DENGAN DRIVER GRAB INI. ini pelaku penculikan dan pelecehan anak sd, kejadian tanggal 21-04-2026,nama pelaku nya JOKO WAHYU KARYANTO plat motor D 6906 ACE memakai motor yamaha lexie dari aplikasi grab, korban pulang sekolah setelah korban naik motor tapi bukan di anterin ke tujuan malah di bawa ke kosan,korban teriak dan nangis padahal belum memasuki kosan, driver panik lalu memulangkan nya  tolong bantu block biar gaada korban lagi #hatihati", "post_id": "7631479041853345045"}}, {"key": "ayoindonesiacom", "attributes": {"label": "ayoindonesiacom", "x": 470.6058945690024, "y": 686.1104846224023, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 269.1769, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7544223541101677832", "id": "ayoindonesiacom", "source": "tiktok-000001", "content": "Nama anggota DPR RI, Eko Patrio, kembali jadi sorotan publik. Sebelumnya, ia sudah menuai kritik lantaran aksi jogetnya di ruang sidang DPR sempat viral dan dianggap tidak pantas. Meski sudah memberi klarifikasi, perhatian publik belum juga mereda. Situasi makin panas setelah demo besar di depan Gedung DPR RI pada 25 Agustus 2025 berlangsung tanpa satu pun anggota dewan yang hadir menemui massa. Di tengah keresahan itu, muncul kabar Eko justru berada di luar negeri. Seorang pengguna X bernama Aurelia V mengunggah foto yang disebut-sebut memperlihatkan sosok mirip Eko bersama istrinya, Viona Rosalina, di kawasan perbelanjaan Guangzhou, Tiongkok. Ia diketahui berbelanja barang palsu dan menikmati kuliner di China. Lokasi tersebut dikenal sebagai pusat barang tiruan alias KW. Unggahan pada Jumat, 29 Agustus 2025 itu memperlihatkan pria berkemeja kuning yang diklaim sebagai Eko. Namun hingga kini, kebenaran foto tersebut belum bisa dipastikan karena Eko sendiri belum memberikan keterangan resmi. Di akun media sosialnya, Eko hanya sempat menuliskan ucapan duka untuk Affan, seorang driver ojol yang meninggal dunia setelah tertabrak mobil Brimob. Follow terus  #ekopatrio #guangzhou #china #DPR", "post_id": "7544223541101677832"}}], "edges": [{"key": "roseforit", "source": "roseforit", "target": "KediriFess", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "samarinda.reels", "source": "samarinda.reels", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radarbromo", "source": "radarbromo", "target": "roselei_rr.x.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "nkri24jam", "source": "nkri24jam", "target": "antapanihits", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "nkri24jam", "source": "nkri24jam", "target": "egiw_gie", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "newsandalasdotcom", "source": "newsandalasdotcom", "target": "roselei_rr.x", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ayaweh_menikepo", "source": "ayaweh_menikepo", "target": "grabid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ayoindonesiacom", "source": "ayoindonesiacom", "target": "ayoindonesiacom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}