{"nodes": [{"key": "_Rizmaya__", "attributes": {"label": "_Rizmaya__", "x": 910.1334541959136, "y": 438.739687472106, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2050032721276334171", "id": "_Rizmaya__", "source": "retweet-000002", "content": "Pemerintah saat ini lagi serius menjaga nasib buruh. UMP2026 disusun lebih adil, BHR buat ojol naik, iuran jaminan diperinga…", "post_id": "2050032721276334171"}}, {"key": "abu_waras", "attributes": {"label": "abu_waras", "x": 701.9236958661405, "y": 46.00036231297822, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 12.474, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2050032721276334171", "id": "abu_waras", "source": "retweet-000002", "content": "Pemerintah saat ini lagi serius menjaga nasib buruh. UMP2026 disusun lebih adil, BHR buat ojol naik, iuran jaminan diperinga…", "post_id": "2050032721276334171"}}, {"key": "amoramelan", "attributes": {"label": "amoramelan", "x": 962.501140837077, "y": 536.271350937348, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050102809237070220", "id": "amoramelan", "source": "tweet-000004", "content": "Bonus hari raya bagi 3 juta pengemudi ojol adalah sejarah baru. Kebijakan ini ditambah insentif pajak menunjukkan bahwa pemerintah sangat serius dalam meningkatkan daya beli masyarakat di tahun 2025. #HarinyaBuruh", "post_id": "2050102809237070220"}}, {"key": "budimandjatmiko", "attributes": {"label": "budimandjatmiko", "x": 763.6293740136127, "y": 126.56403977385978, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.635, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2050102809237070220", "id": "budimandjatmiko", "source": "tweet-000004", "content": "Bonus hari raya bagi 3 juta pengemudi ojol adalah sejarah baru. Kebijakan ini ditambah insentif pajak menunjukkan bahwa pemerintah sangat serius dalam meningkatkan daya beli masyarakat di tahun 2025. #HarinyaBuruh", "post_id": "2050102809237070220"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 944.0804529908096, "y": 230.76180175957683, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "2050085532265312265", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Berikut breakdown isinya berdasarkan pengumuman resmi:\n\n- Pengemudi ojol wajib dapat BPJS Kesehatan.\n- BPJS Ketenagakerjaan: JKK (kecelakaan kerja) + JKM (kematian).\n- Potongan aplikator maksimal 8% (turun dari 20%), ojol dapat 92% per order.\n- Tujuannya lindungi pekerja gig", "post_id": "2050085532265312265"}}, {"key": "itsmeeArin", "attributes": {"label": "itsmeeArin", "x": 515.5104791733988, "y": 147.38838690211264, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.9938, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "2050085532265312265", "id": "itsmeeArin", "source": "tweet-000004", "content": "Berikut breakdown isinya berdasarkan pengumuman resmi:\n\n- Pengemudi ojol wajib dapat BPJS Kesehatan.\n- BPJS Ketenagakerjaan: JKK (kecelakaan kerja) + JKM (kematian).\n- Potongan aplikator maksimal 8% (turun dari 20%), ojol dapat 92% per order.\n- Tujuannya lindungi pekerja gig", "post_id": "2050085532265312265"}}, {"key": "insidefolkative", "attributes": {"label": "insidefolkative", "x": 626.8220648097806, "y": 379.82094913756805, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.9938, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "2050085532265312265", "id": "insidefolkative", "source": "tweet-000004", "content": "Berikut breakdown isinya berdasarkan pengumuman resmi:\n\n- Pengemudi ojol wajib dapat BPJS Kesehatan.\n- BPJS Ketenagakerjaan: JKK (kecelakaan kerja) + JKM (kematian).\n- Potongan aplikator maksimal 8% (turun dari 20%), ojol dapat 92% per order.\n- Tujuannya lindungi pekerja gig", "post_id": "2050085532265312265"}}, {"key": "9Barbrew", "attributes": {"label": "9Barbrew", "x": 520.1455137352004, "y": 576.3150349817334, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 80.9204, "in_degree": 0, "out_degree": 13, "degree": 13}, "_id": "2050210624442134587", "id": "9Barbrew", "source": "tweet-000004", "content": "Perlindungan Pekerja Transportasi? Fakta belum ada UU yang menyebutkan ojol adalah buruh/pekerja/penerima kerja. Mewajibkan harus ada jaminan lecelakaan kerja dan kesehatan? itu juga ada di ranah ketenagakerjaan. beresin status Ojol dulu baru buat aturan pengupahan.", "post_id": "2050210624442134587"}}, {"key": "Gerindra", "attributes": {"label": "Gerindra", "x": 437.9971614924296, "y": 712.2603794199051, "size": 13.18, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.3261, "eigenvector": 68.6401, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050210624442134587", "id": "Gerindra", "source": "tweet-000004", "content": "Perlindungan Pekerja Transportasi? Fakta belum ada UU yang menyebutkan ojol adalah buruh/pekerja/penerima kerja. Mewajibkan harus ada jaminan lecelakaan kerja dan kesehatan? itu juga ada di ranah ketenagakerjaan. beresin status Ojol dulu baru buat aturan pengupahan.", "post_id": "2050210624442134587"}}, {"key": "jemi_song", "attributes": {"label": "jemi_song", "x": 316.7597661232934, "y": 27.187967843701255, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050136832634139129", "id": "jemi_song", "source": "tweet-000004", "content": "PPh 21 ditanggung pemerintah buat gaji s/d 10jt. Take home pay buruh nambah. THR ojol 25% juga cair. Mayan banget #HarinyaBuruh", "post_id": "2050136832634139129"}}, {"key": "MadaniTirt84564", "attributes": {"label": "MadaniTirt84564", "x": 945.0389416931278, "y": 486.9149561847183, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051015324112412694", "id": "MadaniTirt84564", "source": "tweet-000004", "content": "Ada hal yang lbh penting dari  sekedar potongan , seharusnya pemerintah lebih memikirkan keselamatan/kesehatan para driver terutama roda 2.\nKarena yang diinginkan para ojol  jaminan itu, andai saja pemerintah punya empati setidaknya para ojol dikasih BPJS gratis itu  sudah cukup", "post_id": "2051015324112412694"}}, {"key": "Hnirankara", "attributes": {"label": "Hnirankara", "x": 667.8984101090036, "y": 160.2875784510689, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.1944, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051015324112412694", "id": "Hnirankara", "source": "tweet-000004", "content": "Ada hal yang lbh penting dari  sekedar potongan , seharusnya pemerintah lebih memikirkan keselamatan/kesehatan para driver terutama roda 2.\nKarena yang diinginkan para ojol  jaminan itu, andai saja pemerintah punya empati setidaknya para ojol dikasih BPJS gratis itu  sudah cukup", "post_id": "2051015324112412694"}}, {"key": "Makaryo0", "attributes": {"label": "Makaryo0", "x": 867.8220911751005, "y": 200.8579439142235, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050160892294402101", "id": "Makaryo0", "source": "tweet-000004", "content": "Tiap bayar pajak kendaraan kita udah bayar jasa raharja yang harusnya cover biaya perawatan dan santunan meninggal kalo kecelakaan, kecuali kecelakaan tunggal, mungkin yang dimaksud aplikasi ojol perlu tanggung biaya bpjs driver biar kecelakaan tunggal atau penyakit lainnya jg", "post_id": "2050160892294402101"}}, {"key": "koreksedirian", "attributes": {"label": "koreksedirian", "x": 325.12739979743, "y": 239.06492430845728, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.1944, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050160892294402101", "id": "koreksedirian", "source": "tweet-000004", "content": "Tiap bayar pajak kendaraan kita udah bayar jasa raharja yang harusnya cover biaya perawatan dan santunan meninggal kalo kecelakaan, kecuali kecelakaan tunggal, mungkin yang dimaksud aplikasi ojol perlu tanggung biaya bpjs driver biar kecelakaan tunggal atau penyakit lainnya jg", "post_id": "2050160892294402101"}}, {"key": "jo_arsy", "attributes": {"label": "jo_arsy", "x": 302.65112905821934, "y": 336.6883903373755, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050174353359491537", "id": "jo_arsy", "source": "tweet-000004", "content": "janji lagi. \n\npotongan ojol <10%, rumah subsidi, kredit 5%, satgas phk, ruu ketenagakerjaan.\n\ntahun lalu janji 19 juta lapangan kerja juga belum keliatan hasilnya.\n\nkita udah biasa denger omong kosong di monas. \n\ntunggu aja realisasinya, atau cuma buat tenangin buruh hari ini", "post_id": "2050174353359491537"}}, {"key": "txtdrbekasi", "attributes": {"label": "txtdrbekasi", "x": 433.50934188375356, "y": 926.8861871177578, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.1944, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050174353359491537", "id": "txtdrbekasi", "source": "tweet-000004", "content": "janji lagi. \n\npotongan ojol <10%, rumah subsidi, kredit 5%, satgas phk, ruu ketenagakerjaan.\n\ntahun lalu janji 19 juta lapangan kerja juga belum keliatan hasilnya.\n\nkita udah biasa denger omong kosong di monas. \n\ntunggu aja realisasinya, atau cuma buat tenangin buruh hari ini", "post_id": "2050174353359491537"}}, {"key": "ngekaoo98_owei", "attributes": {"label": "ngekaoo98_owei", "x": 46.82950147185705, "y": 816.4953410277808, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2049980134162333882", "id": "ngekaoo98_owei", "source": "tweet-000004", "content": "- memberikan bonus tahunan (utk thr) lebih besar utk mitra bersertifikasi dibanding yg belum sertifikasi, spy gk dimanfaatin pihak lain utk pakai \"ojol\" utk aksi/demo/sejenisnya, merusak citra perusahaan di publik.\n\nfairness ke mitra loyal, selain sistem rating driver.", "post_id": "2049980134162333882"}}, {"key": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "gojekindonesia", "x": 648.9819288734934, "y": 321.9470203495215, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.1944, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049980134162333882", "id": "gojekindonesia", "source": "tweet-000004", "content": "- memberikan bonus tahunan (utk thr) lebih besar utk mitra bersertifikasi dibanding yg belum sertifikasi, spy gk dimanfaatin pihak lain utk pakai \"ojol\" utk aksi/demo/sejenisnya, merusak citra perusahaan di publik.\n\nfairness ke mitra loyal, selain sistem rating driver.", "post_id": "2049980134162333882"}}, {"key": "BANGSAygSUJUD", "attributes": {"label": "BANGSAygSUJUD", "x": 822.5664124940472, "y": 863.5197230617534, "size": 13.18, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.3261, "eigenvector": 68.6401, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050216629183902184", "id": "BANGSAygSUJUD", "source": "tweet-000004", "content": "Gimana mau menerapkan aturan ketenagakerjaan(TK)pada yg bukan hub TK?\nAplikator bukan pemberi kerja, bukan pengupah.\nDriver bukan penerima kerja, bukan penerima upah.\nKomisi buat perusahaan itu melanggar aturan TK bila ojol TK.\nberesin dulu status TK driver, baru ngomong upah.", "post_id": "2050216629183902184"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 131.81675613421228, "y": 253.82720381991209, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.2074, "eigenvector": 80.9204, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "2050216629183902184", "id": "prabowo", "source": "tweet-000004", "content": "Gimana mau menerapkan aturan ketenagakerjaan(TK)pada yg bukan hub TK?\nAplikator bukan pemberi kerja, bukan pengupah.\nDriver bukan penerima kerja, bukan penerima upah.\nKomisi buat perusahaan itu melanggar aturan TK bila ojol TK.\nberesin dulu status TK driver, baru ngomong upah.", "post_id": "2050216629183902184"}}, {"key": "Ndons_Back", "attributes": {"label": "Ndons_Back", "x": 637.433083165372, "y": 53.66978210989104, "size": 13.18, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.3261, "eigenvector": 68.6401, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050216629183902184", "id": "Ndons_Back", "source": "tweet-000004", "content": "Gimana mau menerapkan aturan ketenagakerjaan(TK)pada yg bukan hub TK?\nAplikator bukan pemberi kerja, bukan pengupah.\nDriver bukan penerima kerja, bukan penerima upah.\nKomisi buat perusahaan itu melanggar aturan TK bila ojol TK.\nberesin dulu status TK driver, baru ngomong upah.", "post_id": "2050216629183902184"}}, {"key": "kiwalipitu", "attributes": {"label": "kiwalipitu", "x": 768.5519373228271, "y": 704.7749631141528, "size": 13.18, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.3261, "eigenvector": 68.6401, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050216629183902184", "id": "kiwalipitu", "source": "tweet-000004", "content": "Gimana mau menerapkan aturan ketenagakerjaan(TK)pada yg bukan hub TK?\nAplikator bukan pemberi kerja, bukan pengupah.\nDriver bukan penerima kerja, bukan penerima upah.\nKomisi buat perusahaan itu melanggar aturan TK bila ojol TK.\nberesin dulu status TK driver, baru ngomong upah.", "post_id": "2050216629183902184"}}, {"key": "KiEdySularno", "attributes": {"label": "KiEdySularno", "x": 74.79818749508294, "y": 381.79787522007337, "size": 13.18, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.3261, "eigenvector": 68.6401, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050216629183902184", "id": "KiEdySularno", "source": "tweet-000004", "content": "Gimana mau menerapkan aturan ketenagakerjaan(TK)pada yg bukan hub TK?\nAplikator bukan pemberi kerja, bukan pengupah.\nDriver bukan penerima kerja, bukan penerima upah.\nKomisi buat perusahaan itu melanggar aturan TK bila ojol TK.\nberesin dulu status TK driver, baru ngomong upah.", "post_id": "2050216629183902184"}}, {"key": "IrawanRommi", "attributes": {"label": "IrawanRommi", "x": 623.7871909280889, "y": 658.0678645213114, "size": 13.18, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.3261, "eigenvector": 68.6401, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050216629183902184", "id": "IrawanRommi", "source": "tweet-000004", "content": "Gimana mau menerapkan aturan ketenagakerjaan(TK)pada yg bukan hub TK?\nAplikator bukan pemberi kerja, bukan pengupah.\nDriver bukan penerima kerja, bukan penerima upah.\nKomisi buat perusahaan itu melanggar aturan TK bila ojol TK.\nberesin dulu status TK driver, baru ngomong upah.", "post_id": "2050216629183902184"}}, {"key": "jametkunx", "attributes": {"label": "jametkunx", "x": 387.26703157734954, "y": 854.7018716506609, "size": 13.18, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.3261, "eigenvector": 68.6401, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050216629183902184", "id": "jametkunx", "source": "tweet-000004", "content": "Gimana mau menerapkan aturan ketenagakerjaan(TK)pada yg bukan hub TK?\nAplikator bukan pemberi kerja, bukan pengupah.\nDriver bukan penerima kerja, bukan penerima upah.\nKomisi buat perusahaan itu melanggar aturan TK bila ojol TK.\nberesin dulu status TK driver, baru ngomong upah.", "post_id": "2050216629183902184"}}, {"key": "achmad_joey", "attributes": {"label": "achmad_joey", "x": 628.8958203341751, "y": 613.3021115703427, "size": 13.18, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.3261, "eigenvector": 68.6401, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050216629183902184", "id": "achmad_joey", "source": "tweet-000004", "content": "Gimana mau menerapkan aturan ketenagakerjaan(TK)pada yg bukan hub TK?\nAplikator bukan pemberi kerja, bukan pengupah.\nDriver bukan penerima kerja, bukan penerima upah.\nKomisi buat perusahaan itu melanggar aturan TK bila ojol TK.\nberesin dulu status TK driver, baru ngomong upah.", "post_id": "2050216629183902184"}}, {"key": "ekaputranaroz", "attributes": {"label": "ekaputranaroz", "x": 918.1877482642203, "y": 553.9342437567084, "size": 13.18, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.3261, "eigenvector": 68.6401, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050216629183902184", "id": "ekaputranaroz", "source": "tweet-000004", "content": "Gimana mau menerapkan aturan ketenagakerjaan(TK)pada yg bukan hub TK?\nAplikator bukan pemberi kerja, bukan pengupah.\nDriver bukan penerima kerja, bukan penerima upah.\nKomisi buat perusahaan itu melanggar aturan TK bila ojol TK.\nberesin dulu status TK driver, baru ngomong upah.", "post_id": "2050216629183902184"}}, {"key": "askencana", "attributes": {"label": "askencana", "x": 937.942160769016, "y": 235.4917343623949, "size": 13.18, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.3261, "eigenvector": 68.6401, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050216629183902184", "id": "askencana", "source": "tweet-000004", "content": "Gimana mau menerapkan aturan ketenagakerjaan(TK)pada yg bukan hub TK?\nAplikator bukan pemberi kerja, bukan pengupah.\nDriver bukan penerima kerja, bukan penerima upah.\nKomisi buat perusahaan itu melanggar aturan TK bila ojol TK.\nberesin dulu status TK driver, baru ngomong upah.", "post_id": "2050216629183902184"}}, {"key": "HASBALL18439385", "attributes": {"label": "HASBALL18439385", "x": 843.8033886691295, "y": 757.2648862503827, "size": 13.18, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.3261, "eigenvector": 68.6401, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050216629183902184", "id": "HASBALL18439385", "source": "tweet-000004", "content": "Gimana mau menerapkan aturan ketenagakerjaan(TK)pada yg bukan hub TK?\nAplikator bukan pemberi kerja, bukan pengupah.\nDriver bukan penerima kerja, bukan penerima upah.\nKomisi buat perusahaan itu melanggar aturan TK bila ojol TK.\nberesin dulu status TK driver, baru ngomong upah.", "post_id": "2050216629183902184"}}, {"key": "Pejuang_desa001", "attributes": {"label": "Pejuang_desa001", "x": 829.9206028811857, "y": 303.14695511846355, "size": 13.18, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.3261, "eigenvector": 68.6401, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050216629183902184", "id": "Pejuang_desa001", "source": "tweet-000004", "content": "Gimana mau menerapkan aturan ketenagakerjaan(TK)pada yg bukan hub TK?\nAplikator bukan pemberi kerja, bukan pengupah.\nDriver bukan penerima kerja, bukan penerima upah.\nKomisi buat perusahaan itu melanggar aturan TK bila ojol TK.\nberesin dulu status TK driver, baru ngomong upah.", "post_id": "2050216629183902184"}}, {"key": "HandokoRio44681", "attributes": {"label": "HandokoRio44681", "x": 230.17356066609506, "y": 92.66169549701941, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2052162542022324294", "id": "HandokoRio44681", "source": "tweet-000004", "content": "Yg jelas ada yg mau exit tapi bingung siapa yang mau makan di harga premium. Ojol adalah justifkasi. Mana ada cerita negara ngurusin rakyat nya. Tax bakal digeber, bpjs naik, bbm naik. Story nya tetap sama rakyat kita bodoh gak bakal melawan.", "post_id": "2052162542022324294"}}, {"key": "TradingDiary2", "attributes": {"label": "TradingDiary2", "x": 521.5096580518609, "y": 922.8094711497379, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.1944, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052162542022324294", "id": "TradingDiary2", "source": "tweet-000004", "content": "Yg jelas ada yg mau exit tapi bingung siapa yang mau makan di harga premium. Ojol adalah justifkasi. Mana ada cerita negara ngurusin rakyat nya. Tax bakal digeber, bpjs naik, bbm naik. Story nya tetap sama rakyat kita bodoh gak bakal melawan.", "post_id": "2052162542022324294"}}, {"key": "boyhamzah", "attributes": {"label": "boyhamzah", "x": 459.8207486275685, "y": 731.7455704973419, "size": 4.07, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 7.2387, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890950455366544234_245896665", "id": "boyhamzah", "source": "instagram-000001", "content": "SEMOGA NANTI BURUH FILM JUGA YA…PERHATIAN PEMERINTAH PAK PRESIDEN  KEPADA BURUH OJOL…\nNegara di bawah kepemimpinan Bapak Presiden hadir, bahkan untuk buruh ojol yang bertaruh nyawa setiap hari di jalan dengan perpres 27 tahun 2026 meminta kesiapan industri (seperti GoTo) untuk taat kepada aturan Negara menyiapkan BPJS bagi pengendaranya dan dengan potongan maksimal hanya 8%!Sehingga anak bangsa kita lebih terjamin kesejahteraannya kedepan.Ini adalah suatu bukti ketulusan perhatian Pemerintah kepada buruh pengemudi ojol, patut diapresiasi dan patut kita bangga dengannya, sebarkan!!agar kedepannya lebih banyak lagi perhatian-perhatian pemerintah kepada kita para buruh yang setiap hari menyambung hidup hari demi hari lebih dimanusiakan tidak diinjak-injak kaum kapitalis.\n #ojol #ojolindonesia #buruh #negarahadir #jagaindonesia", "post_id": "3890950455366544234_245896665"}}, {"key": "elshinta90fm", "attributes": {"label": "elshinta90fm", "x": 422.45790446230944, "y": 204.27198507198773, "size": 4.07, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 7.2387, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3887905355286840516_5892837850", "id": "elshinta90fm", "source": "instagram-000001", "content": "Komunitas ojek online (ojol) di Cikarang menyambut positif pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang telah meneken aturan soal pelindungan pengemudi ojek online dengan membatasi potongan tarif dari perusahaan aplikator.\n\nPerwakilan komunitas, Imam, menjelaskan saat ini potongan dari aplikator berada di kisaran 20 persen. Ipam sebagai sopir ojol berharap pemerintah dapat menurunkan hingga 10 persen sesuai tuntutan para sopir.\n\n\"Harapannya agar ojol makin bisa sejahtera, dan potongan aplikatornya 10 persen ya, sekarang kan 20 persen tuh, tuntutan ojol 10 persen,\" ujar Imam saat menghadiri peringatan Hari Buruh di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta, Jumat (1/5).\n\nPada peringatan Hari Buruh, Prabowo menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan para sopir transportasi online. Lewat Perpres Nomor 27/2026, ia mengatur agar potongan tarif dari aplikator bisa ditekan hingga di bawah 10 persen, sehingga minimal 92 persen penghasilan diterima oleh pengemudi.\n\nPengemudi ojek online juga akan mendapatkan pelindungan yang lebih komprehensif, termasuk jaminan kecelakaan kerja serta akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan lainnya. (FAR)  \n\n#ojol #ojekonline #ojolindonesia #prabowo #prabowosubianto #presidenprabowo #transportasionline #hariburuh2026 #mayday2026", "post_id": "3887905355286840516_5892837850"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 3.774819239206195, "y": 878.084491978481, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 58.3572, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3887476783659109839_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menyatakan akan mematuhi Perpres No. 27/2026 yang memangkas potongan aplikator dari 20% menjadi 8%, sehingga porsi driver naik jadi minimal 92%. 💰\n\nGOTO masih mengkaji dampak aturan ini dan akan berkoordinasi dengan pemerintah 🤝 Aturan juga mewajibkan perlindungan driver seperti asuransi dan BPJS. 🛡️\n\nPemerintah turut menyiapkan aturan lanjutan yang bisa memengaruhi ekosistem ojol ke depan. 📊\n\nSumber: Katadata.co.id, 1 Mei 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#GOTO #SahamGOTO #Ojol #EkonomiDigital #StartupIndonesia #mancingsaham", "post_id": "3887476783659109839_52512310886"}}, {"key": "hariankompas", "attributes": {"label": "hariankompas", "x": 33.17661769440461, "y": 240.3838664159097, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3887271093271001688_1537212147", "id": "hariankompas", "source": "instagram-000001", "content": "Peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Jumat (1/5/2026), menjadi momentum bagi Presiden Prabowo Subianto untuk mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan bagi tenaga kerja. Apa saja ”kado” dari Presiden Prabowo bagi buruh tersebut?\n\nKebijakan pertama yang diumumkan oleh Presiden Prabowo adalah penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2026 tentang Pembentukan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Kesejahteraan Buruh. Satgas ini dirancang untuk memberikan jaring pengaman bagi pekerja yang terancam kehilangan pekerjaan akibat dinamika ekonomi.\n\n\"Jangan khawatir, kita akan membela kepentingan buruh yang diancam PHK. Kita akan membela dan melindungi saudara-saudara sekalian. Kalau ada pengusaha yang menyerah, jangan khawatir, negara kita kuat! Negara akan mengambil alih, negara akan membela rakyat Indonesia,\" ujar Presiden.\n\nSelain mitigasi PHK, Presiden menyampaikan telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja Transportasi Online.\n\nRegulasi ini mewajibkan perusahaan aplikator memberikan jaminan kecelakaan kerja, kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, serta asuransi bagi para mitra pengemudi.\n\nSelain itu, pemerintah mengubah skema bagi hasil antara pengemudi dengan mitra. Presiden menginstruksikan agar pendapatan pengemudi ditingkatkan dari yang semula 80 persen menjadi minimal 92 persen.\n\n\"Aplikator perusahaan minta disetor 20 persen. Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen! Enak saja. Lo yang keringat, dia yang dapat duit, sorry saja. Kalau tidak mau ikut kita, tidak usah berusaha di Indonesia,\" tuturnya.\n\nBaca selengkapnya dalam \"Hari Buruh, Prabowo Umumkan Satgas Mitigasi PHK hingga Kenaikan Bagi Hasil Ojol\" oleh Iqbal Basyari, Nino Citra Anugrahanto di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n#HariBuruh #Prabowo #HarianKompas #Kompasid #AdadiKompas", "post_id": "3887271093271001688_1537212147"}}, {"key": "hariankompas.", "attributes": {"label": "hariankompas.", "x": 606.5479743053297, "y": 99.21021254764206, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 16.1944, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3887271093271001688_1537212147", "id": "hariankompas.", "source": "instagram-000001", "content": "Peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Jumat (1/5/2026), menjadi momentum bagi Presiden Prabowo Subianto untuk mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan bagi tenaga kerja. Apa saja ”kado” dari Presiden Prabowo bagi buruh tersebut?\n\nKebijakan pertama yang diumumkan oleh Presiden Prabowo adalah penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2026 tentang Pembentukan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Kesejahteraan Buruh. Satgas ini dirancang untuk memberikan jaring pengaman bagi pekerja yang terancam kehilangan pekerjaan akibat dinamika ekonomi.\n\n\"Jangan khawatir, kita akan membela kepentingan buruh yang diancam PHK. Kita akan membela dan melindungi saudara-saudara sekalian. Kalau ada pengusaha yang menyerah, jangan khawatir, negara kita kuat! Negara akan mengambil alih, negara akan membela rakyat Indonesia,\" ujar Presiden.\n\nSelain mitigasi PHK, Presiden menyampaikan telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja Transportasi Online.\n\nRegulasi ini mewajibkan perusahaan aplikator memberikan jaminan kecelakaan kerja, kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, serta asuransi bagi para mitra pengemudi.\n\nSelain itu, pemerintah mengubah skema bagi hasil antara pengemudi dengan mitra. Presiden menginstruksikan agar pendapatan pengemudi ditingkatkan dari yang semula 80 persen menjadi minimal 92 persen.\n\n\"Aplikator perusahaan minta disetor 20 persen. Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen! Enak saja. Lo yang keringat, dia yang dapat duit, sorry saja. Kalau tidak mau ikut kita, tidak usah berusaha di Indonesia,\" tuturnya.\n\nBaca selengkapnya dalam \"Hari Buruh, Prabowo Umumkan Satgas Mitigasi PHK hingga Kenaikan Bagi Hasil Ojol\" oleh Iqbal Basyari, Nino Citra Anugrahanto di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n#HariBuruh #Prabowo #HarianKompas #Kompasid #AdadiKompas", "post_id": "3887271093271001688_1537212147"}}, {"key": "txtdarikreatif", "attributes": {"label": "txtdarikreatif", "x": 193.40722214384908, "y": 171.53215366238706, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 58.3572, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7634548471772548372", "id": "txtdarikreatif", "source": "tiktok-000001", "content": "Selama ini banyak yang nganggep ojol itu “bukan pekerja tetap”, jadi urusan kesejahteraan sering kayak abu-abu. Tapi sekarang mulai kelihatan arahnya berubah. Di era Prabowo Subianto, negara mulai dorong adanya Bonus Hari Raya buat driver ojol. Lewat Kementerian Ketenagakerjaan yang dipimpin Menaker Yassierli, kebijakan ini jadi langkah awal ngakuin kalau pekerja mandiri juga butuh perlindungan. Nggak cuma itu, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad dan Jajaran DPR lainnya juga ikut ngawal supaya kebijakan ini nggak cuma jadi formalitas. Menariknya, dampaknya langsung kerasa. Perusahaan platform sampai naikin anggaran ratusan miliar buat BHR. Artinya apa? Ketika negara mulai “ngeh”, sistem juga ikut bergerak. Tapi di sisi lain, masih banyak yang ngerasa pembagiannya belum sepenuhnya adil. Jadi ini baru start, belum finish. Menurut lo, ini beneran bentuk perhatian serius, atau cuma langkah awal yang masih setengah matang? 👀🔥 Follow  biar nggak ketinggalan bahasan isu kerja yang relate sama realita lo! 🚀 #txtdarikreatif #ojol #viraltiktok #viralditiktok #mayday", "post_id": "7634548471772548372"}}, {"key": "antaranews", "attributes": {"label": "antaranews", "x": 96.45620735769845, "y": 647.531066041452, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635115635256642836", "id": "antaranews", "source": "tiktok-000001", "content": "Replying to  📢 Sepele Tapi Penting (SETTING) 📢 Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah komitmen penting saat Hari Buruh Internasional 2026 di Monas. Fokus utamanya: kesejahteraan buruh dan perlindungan pekerja. Beberapa poin pentingnya: • Pengesahan UU Pekerja Rumah Tangga & dorong RUU Ketenagakerjaan • Pembentukan satgas mitigasi PHK • Skema bagi hasil ojek online hingga 92% untuk pengemudi • Program 1 juta rumah dekat kawasan industri • Fasilitas publik: daycare, transportasi murah • KUR bunga maksimal 5% per tahun Selain itu: • Ratifikasi perlindungan awak kapal (ILO 188) • Pembangunan kampung nelayan • Perlindungan rakyat berpenghasilan rendah hingga Rp500 triliun • Program peningkatan gizi anak Intinya, pemerintah ingin mendorong perlindungan, kesejahteraan, dan akses hidup layak bagi pekerja Indonesia. #pidatopresiden #presidenprabowo #hariburuh #mayday #hariburuhnasional", "post_id": "7635115635256642836"}}, {"key": "Resi_04", "attributes": {"label": "Resi_04", "x": 502.88156975248035, "y": 434.0809167298842, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.1944, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635115635256642836", "id": "Resi_04", "source": "tiktok-000001", "content": "Replying to  📢 Sepele Tapi Penting (SETTING) 📢 Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah komitmen penting saat Hari Buruh Internasional 2026 di Monas. Fokus utamanya: kesejahteraan buruh dan perlindungan pekerja. Beberapa poin pentingnya: • Pengesahan UU Pekerja Rumah Tangga & dorong RUU Ketenagakerjaan • Pembentukan satgas mitigasi PHK • Skema bagi hasil ojek online hingga 92% untuk pengemudi • Program 1 juta rumah dekat kawasan industri • Fasilitas publik: daycare, transportasi murah • KUR bunga maksimal 5% per tahun Selain itu: • Ratifikasi perlindungan awak kapal (ILO 188) • Pembangunan kampung nelayan • Perlindungan rakyat berpenghasilan rendah hingga Rp500 triliun • Program peningkatan gizi anak Intinya, pemerintah ingin mendorong perlindungan, kesejahteraan, dan akses hidup layak bagi pekerja Indonesia. #pidatopresiden #presidenprabowo #hariburuh #mayday #hariburuhnasional", "post_id": "7635115635256642836"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 347.8780721098824, "y": 398.8600870699287, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634508140523851015", "id": "sinpotv", "source": "tiktok-000001", "content": "Kabar Gembira untuk Buruh! UMP 2026 Naik dan Manfaat JKP Ditambah 👷‍♂️🇮🇩💼 Pemerintah melalui  berkomitmen penuh meningkatkan kesejahteraan para pejuang nafkah! Sejumlah kebijakan strategis disiapkan untuk memastikan buruh Indonesia mendapatkan hak yang layak dan perlindungan yang kuat. Berikut 6 Poin Penting Kebijakan Baru: 1️⃣ UMP 2026: Penyesuaian upah dengan mempertimbangkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL). 2️⃣ Kurir & Ojol: Aturan bonus hari raya minimal 25% dari rata-rata pendapatan. 3️⃣ Pekerja Informal: Diskon iuran JKK & JKM sebesar 50%. 4️⃣ Korban PHK: Manfaat JKP naik jadi 60% gaji selama 6 bulan + pelatihan kerja. 5️⃣ Subsidi: Penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) & program perumahan cicilan ringan. 6️⃣ Dialog Tripartit: Penguatan komunikasi pekerja-pengusaha-pemerintah cegah gejolak industri. Langkah ini diambil tidak hanya untuk meningkatkan daya beli masyarakat, tetapi juga untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global. Sobat Sin Po, bagaimana pendapat kalian mengenai poin-poin kebijakan di atas? Apakah sudah sesuai dengan harapan para pekerja? Tulis di kolom komentar ya! 👇 #SinPoTV #SinPoTVNews #BuruhIndonesia #Kemnaker #UMP2026 #KesejahteraanPekerja #UpdateBerita #JaminanSosial #buruhsejahtera", "post_id": "7634508140523851015"}}, {"key": "kemnaker", "attributes": {"label": "kemnaker", "x": 987.4714856950055, "y": 444.9708888843019, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.1944, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634508140523851015", "id": "kemnaker", "source": "tiktok-000001", "content": "Kabar Gembira untuk Buruh! UMP 2026 Naik dan Manfaat JKP Ditambah 👷‍♂️🇮🇩💼 Pemerintah melalui  berkomitmen penuh meningkatkan kesejahteraan para pejuang nafkah! Sejumlah kebijakan strategis disiapkan untuk memastikan buruh Indonesia mendapatkan hak yang layak dan perlindungan yang kuat. Berikut 6 Poin Penting Kebijakan Baru: 1️⃣ UMP 2026: Penyesuaian upah dengan mempertimbangkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL). 2️⃣ Kurir & Ojol: Aturan bonus hari raya minimal 25% dari rata-rata pendapatan. 3️⃣ Pekerja Informal: Diskon iuran JKK & JKM sebesar 50%. 4️⃣ Korban PHK: Manfaat JKP naik jadi 60% gaji selama 6 bulan + pelatihan kerja. 5️⃣ Subsidi: Penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) & program perumahan cicilan ringan. 6️⃣ Dialog Tripartit: Penguatan komunikasi pekerja-pengusaha-pemerintah cegah gejolak industri. Langkah ini diambil tidak hanya untuk meningkatkan daya beli masyarakat, tetapi juga untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global. Sobat Sin Po, bagaimana pendapat kalian mengenai poin-poin kebijakan di atas? Apakah sudah sesuai dengan harapan para pekerja? Tulis di kolom komentar ya! 👇 #SinPoTV #SinPoTVNews #BuruhIndonesia #Kemnaker #UMP2026 #KesejahteraanPekerja #UpdateBerita #JaminanSosial #buruhsejahtera", "post_id": "7634508140523851015"}}, {"key": "timothyshortform", "attributes": {"label": "timothyshortform", "x": 217.73894961839568, "y": 990.0301023252105, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635349544364150036", "id": "timothyshortform", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab akhirnya angkat bicara terkait kebijakan Prabowo Subianto yang menurunkan potongan aplikasi ojek online menjadi 8%. Kebijakan ini disebut sebagai upaya untuk menciptakan sistem yang lebih seimbang antara perusahaan dan mitra pengemudi. Pemerintah juga menargetkan agar para driver bisa memperoleh pendapatan hingga minimal 92% dari setiap transaksi. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Tak hanya soal pendapatan, kebijakan ini juga diarahkan untuk memperkuat perlindungan sosial bagi para driver ojol, sehingga mereka memiliki jaminan yang lebih baik dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari. Sumber  | Crypto & Finance  #grab #prabowo #ojol", "post_id": "7635349544364150036"}}, {"key": "Blocknews", "attributes": {"label": "Blocknews", "x": 28.730235748054113, "y": 797.1341154093944, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.1944, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635349544364150036", "id": "Blocknews", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab akhirnya angkat bicara terkait kebijakan Prabowo Subianto yang menurunkan potongan aplikasi ojek online menjadi 8%. Kebijakan ini disebut sebagai upaya untuk menciptakan sistem yang lebih seimbang antara perusahaan dan mitra pengemudi. Pemerintah juga menargetkan agar para driver bisa memperoleh pendapatan hingga minimal 92% dari setiap transaksi. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Tak hanya soal pendapatan, kebijakan ini juga diarahkan untuk memperkuat perlindungan sosial bagi para driver ojol, sehingga mereka memiliki jaminan yang lebih baik dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari. Sumber  | Crypto & Finance  #grab #prabowo #ojol", "post_id": "7635349544364150036"}}, {"key": "berdasarkanfakta2", "attributes": {"label": "berdasarkanfakta2", "x": 307.1176013786613, "y": 21.133848098053964, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7635680309584923925", "id": "berdasarkanfakta2", "source": "tiktok-000001", "content": "Dalam aksi May Day 2026, buruh Indonesia menyampaikan tuntutan utama terkait kesejahteraan, kepastian kerja, dan keadilan sosial, yang meliputi penghapusan outsourcing, tolak upah murah, hingga revisi kebijakan pajak.  Tuntutan ini bertujuan memperkuat perlindungan pekerja dan menuntut perbaikan regulasi ketenagakerjaan dari pemerintah dan pengusaha. Berikut adalah poin-poin tuntutan utama buruh (berdasarkan aspirasi KSPI/Partai Buruh 2026):Sahkan UU Ketenagakerjaan Baru:  Menuntut pembentukan undang-undang ketenagakerjaan yang terpisah dari Omnibus Law.Hapus Outsourcing & Tolak Upah Murah (Hostum):  Mendesak penghapusan sistem kerja kontrak/alih daya dan kenaikan upah yang layak.Reformasi Pajak:  Menghapus pajak atas Tunjangan Hari Raya (THR) dan Jaminan Hari Tua (JHT).Jaminan Kesehatan & Sosial: Mewujudkan jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat dan meningkatkan kualitas layanan BPJS.Pengesahan RUU Perampasan Aset:  Mendesak langkah nyata melawan korupsi.Ratifikasi Konvensi ILO 190: Perlindungan pekerja dari kekerasan dan pelecehan di tempat kerja.Penurunan Potongan Ojol:  Mengurangi potongan tarif ojek online menjadi maksimal 10%.Peningkatan Status Honorer: Mengangkat guru dan tenaga honorer paruh waktu menjadi ASN.Revisi UU PPHI:  Mengubah Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial agar lebih adil bagi buruh.Antisipasi PHK: Mencegah PHK massal, terutama di industri tekstil, nikel, dan dampak konflik eksternal. Tuntutan tersebut disampaikan dalam aksi damai, termasuk ke hadapan Presiden Prabowo, untuk memastikan adanya dialog tripartit yang harmonis dan perbaikan kondisi kerja. #buruh #aksi #hariburuhinternasional #prabowo  Surya Atmaja Official  DEDI MULYADI", "post_id": "7635680309584923925"}}, {"key": "dr.Asep", "attributes": {"label": "dr.Asep", "x": 943.9278632342765, "y": 524.3722312715055, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.474, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635680309584923925", "id": "dr.Asep", "source": "tiktok-000001", "content": "Dalam aksi May Day 2026, buruh Indonesia menyampaikan tuntutan utama terkait kesejahteraan, kepastian kerja, dan keadilan sosial, yang meliputi penghapusan outsourcing, tolak upah murah, hingga revisi kebijakan pajak.  Tuntutan ini bertujuan memperkuat perlindungan pekerja dan menuntut perbaikan regulasi ketenagakerjaan dari pemerintah dan pengusaha. Berikut adalah poin-poin tuntutan utama buruh (berdasarkan aspirasi KSPI/Partai Buruh 2026):Sahkan UU Ketenagakerjaan Baru:  Menuntut pembentukan undang-undang ketenagakerjaan yang terpisah dari Omnibus Law.Hapus Outsourcing & Tolak Upah Murah (Hostum):  Mendesak penghapusan sistem kerja kontrak/alih daya dan kenaikan upah yang layak.Reformasi Pajak:  Menghapus pajak atas Tunjangan Hari Raya (THR) dan Jaminan Hari Tua (JHT).Jaminan Kesehatan & Sosial: Mewujudkan jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat dan meningkatkan kualitas layanan BPJS.Pengesahan RUU Perampasan Aset:  Mendesak langkah nyata melawan korupsi.Ratifikasi Konvensi ILO 190: Perlindungan pekerja dari kekerasan dan pelecehan di tempat kerja.Penurunan Potongan Ojol:  Mengurangi potongan tarif ojek online menjadi maksimal 10%.Peningkatan Status Honorer: Mengangkat guru dan tenaga honorer paruh waktu menjadi ASN.Revisi UU PPHI:  Mengubah Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial agar lebih adil bagi buruh.Antisipasi PHK: Mencegah PHK massal, terutama di industri tekstil, nikel, dan dampak konflik eksternal. Tuntutan tersebut disampaikan dalam aksi damai, termasuk ke hadapan Presiden Prabowo, untuk memastikan adanya dialog tripartit yang harmonis dan perbaikan kondisi kerja. #buruh #aksi #hariburuhinternasional #prabowo  Surya Atmaja Official  DEDI MULYADI", "post_id": "7635680309584923925"}}, {"key": "KANG", "attributes": {"label": "KANG", "x": 915.2274248510645, "y": 820.9945928652775, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.474, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635680309584923925", "id": "KANG", "source": "tiktok-000001", "content": "Dalam aksi May Day 2026, buruh Indonesia menyampaikan tuntutan utama terkait kesejahteraan, kepastian kerja, dan keadilan sosial, yang meliputi penghapusan outsourcing, tolak upah murah, hingga revisi kebijakan pajak.  Tuntutan ini bertujuan memperkuat perlindungan pekerja dan menuntut perbaikan regulasi ketenagakerjaan dari pemerintah dan pengusaha. Berikut adalah poin-poin tuntutan utama buruh (berdasarkan aspirasi KSPI/Partai Buruh 2026):Sahkan UU Ketenagakerjaan Baru:  Menuntut pembentukan undang-undang ketenagakerjaan yang terpisah dari Omnibus Law.Hapus Outsourcing & Tolak Upah Murah (Hostum):  Mendesak penghapusan sistem kerja kontrak/alih daya dan kenaikan upah yang layak.Reformasi Pajak:  Menghapus pajak atas Tunjangan Hari Raya (THR) dan Jaminan Hari Tua (JHT).Jaminan Kesehatan & Sosial: Mewujudkan jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat dan meningkatkan kualitas layanan BPJS.Pengesahan RUU Perampasan Aset:  Mendesak langkah nyata melawan korupsi.Ratifikasi Konvensi ILO 190: Perlindungan pekerja dari kekerasan dan pelecehan di tempat kerja.Penurunan Potongan Ojol:  Mengurangi potongan tarif ojek online menjadi maksimal 10%.Peningkatan Status Honorer: Mengangkat guru dan tenaga honorer paruh waktu menjadi ASN.Revisi UU PPHI:  Mengubah Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial agar lebih adil bagi buruh.Antisipasi PHK: Mencegah PHK massal, terutama di industri tekstil, nikel, dan dampak konflik eksternal. Tuntutan tersebut disampaikan dalam aksi damai, termasuk ke hadapan Presiden Prabowo, untuk memastikan adanya dialog tripartit yang harmonis dan perbaikan kondisi kerja. #buruh #aksi #hariburuhinternasional #prabowo  Surya Atmaja Official  DEDI MULYADI", "post_id": "7635680309584923925"}}, {"key": "iman.adinugraha.o", "attributes": {"label": "iman.adinugraha.o", "x": 716.524238803423, "y": 246.2474563089083, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7634728186667912468", "id": "iman.adinugraha.o", "source": "tiktok-000001", "content": "SUKABUMI – Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha, menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan serta perlindungan menyeluruh bagi para pekerja di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. “Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 untuk seluruh pekerja di Indonesia. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam membangun bangsa,” ujar Iman pada Jumat (1/5). Menurutnya, momentum May Day bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi terhadap kondisi buruh di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan era digitalisasi dan transformasi industri. Ia menilai, saat ini banyak pekerja yang masih menghadapi ketidakpastian kerja, minimnya jaminan sosial, serta perlindungan hukum yang belum optimal. “Pemerintah harus hadir memastikan bahwa setiap pekerja, baik di sektor formal maupun informal, mendapatkan hak yang layak. Termasuk pekerja digital seperti ojek online dan freelancer yang hingga kini masih membutuhkan payung hukum yang kuat,” ujarnya. Ia juga mendorong adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Dengan demikian, pekerja Indonesia diharapkan mampu bersaing di tengah persaingan global yang semakin ketat. Selain itu, Iman menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Ia menilai, dialog yang konstruktif dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan tanpa harus berujung konflik. “May Day harus menjadi momentum memperkuat solidaritas dan memperjuangkan keadilan bagi pekerja. Negara harus memastikan tidak ada buruh yang tertinggal dalam pembangunan ekonomi nasional,” tegasnya. sumber: radarjabar.com #partaidemokrat #sorotan   DEMOKRAT KAB SUKABUMI", "post_id": "7634728186667912468"}}, {"key": "IMANsukabumi", "attributes": {"label": "IMANsukabumi", "x": 763.2808164236993, "y": 254.6364769692413, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.2339, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634728186667912468", "id": "IMANsukabumi", "source": "tiktok-000001", "content": "SUKABUMI – Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha, menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan serta perlindungan menyeluruh bagi para pekerja di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. “Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 untuk seluruh pekerja di Indonesia. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam membangun bangsa,” ujar Iman pada Jumat (1/5). Menurutnya, momentum May Day bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi terhadap kondisi buruh di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan era digitalisasi dan transformasi industri. Ia menilai, saat ini banyak pekerja yang masih menghadapi ketidakpastian kerja, minimnya jaminan sosial, serta perlindungan hukum yang belum optimal. “Pemerintah harus hadir memastikan bahwa setiap pekerja, baik di sektor formal maupun informal, mendapatkan hak yang layak. Termasuk pekerja digital seperti ojek online dan freelancer yang hingga kini masih membutuhkan payung hukum yang kuat,” ujarnya. Ia juga mendorong adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Dengan demikian, pekerja Indonesia diharapkan mampu bersaing di tengah persaingan global yang semakin ketat. Selain itu, Iman menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Ia menilai, dialog yang konstruktif dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan tanpa harus berujung konflik. “May Day harus menjadi momentum memperkuat solidaritas dan memperjuangkan keadilan bagi pekerja. Negara harus memastikan tidak ada buruh yang tertinggal dalam pembangunan ekonomi nasional,” tegasnya. sumber: radarjabar.com #partaidemokrat #sorotan   DEMOKRAT KAB SUKABUMI", "post_id": "7634728186667912468"}}, {"key": "DPC", "attributes": {"label": "DPC", "x": 332.5136306520182, "y": 779.5133272780511, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.2339, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634728186667912468", "id": "DPC", "source": "tiktok-000001", "content": "SUKABUMI – Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha, menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan serta perlindungan menyeluruh bagi para pekerja di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. “Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 untuk seluruh pekerja di Indonesia. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam membangun bangsa,” ujar Iman pada Jumat (1/5). Menurutnya, momentum May Day bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi terhadap kondisi buruh di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan era digitalisasi dan transformasi industri. Ia menilai, saat ini banyak pekerja yang masih menghadapi ketidakpastian kerja, minimnya jaminan sosial, serta perlindungan hukum yang belum optimal. “Pemerintah harus hadir memastikan bahwa setiap pekerja, baik di sektor formal maupun informal, mendapatkan hak yang layak. Termasuk pekerja digital seperti ojek online dan freelancer yang hingga kini masih membutuhkan payung hukum yang kuat,” ujarnya. Ia juga mendorong adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Dengan demikian, pekerja Indonesia diharapkan mampu bersaing di tengah persaingan global yang semakin ketat. Selain itu, Iman menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Ia menilai, dialog yang konstruktif dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan tanpa harus berujung konflik. “May Day harus menjadi momentum memperkuat solidaritas dan memperjuangkan keadilan bagi pekerja. Negara harus memastikan tidak ada buruh yang tertinggal dalam pembangunan ekonomi nasional,” tegasnya. sumber: radarjabar.com #partaidemokrat #sorotan   DEMOKRAT KAB SUKABUMI", "post_id": "7634728186667912468"}}, {"key": "fpd_dpr", "attributes": {"label": "fpd_dpr", "x": 66.75479103912951, "y": 561.9674472553576, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.2339, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634728186667912468", "id": "fpd_dpr", "source": "tiktok-000001", "content": "SUKABUMI – Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha, menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan serta perlindungan menyeluruh bagi para pekerja di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. “Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 untuk seluruh pekerja di Indonesia. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam membangun bangsa,” ujar Iman pada Jumat (1/5). Menurutnya, momentum May Day bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi terhadap kondisi buruh di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan era digitalisasi dan transformasi industri. Ia menilai, saat ini banyak pekerja yang masih menghadapi ketidakpastian kerja, minimnya jaminan sosial, serta perlindungan hukum yang belum optimal. “Pemerintah harus hadir memastikan bahwa setiap pekerja, baik di sektor formal maupun informal, mendapatkan hak yang layak. Termasuk pekerja digital seperti ojek online dan freelancer yang hingga kini masih membutuhkan payung hukum yang kuat,” ujarnya. Ia juga mendorong adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Dengan demikian, pekerja Indonesia diharapkan mampu bersaing di tengah persaingan global yang semakin ketat. Selain itu, Iman menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Ia menilai, dialog yang konstruktif dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan tanpa harus berujung konflik. “May Day harus menjadi momentum memperkuat solidaritas dan memperjuangkan keadilan bagi pekerja. Negara harus memastikan tidak ada buruh yang tertinggal dalam pembangunan ekonomi nasional,” tegasnya. sumber: radarjabar.com #partaidemokrat #sorotan   DEMOKRAT KAB SUKABUMI", "post_id": "7634728186667912468"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 702.1504087316047, "y": 593.0620256875378, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "xb3aDqWj6pE", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Gebrakan Danantara! Resmi Beli Saham GoTo Demi Sejahterakan Driver Ojol, Potongan Tarif Maksimal 8%?\n\nGarudaTV - Pemerintah resmi \"masuk\" ke ekosistem ojek online! 💨 CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, mengonfirmasi bahwa Danantara telah membeli sejumlah saham PT Gojek Tokopedia Tbk (GoTo). Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan para driver ojol di Indonesia.\n\nMelalui kepemilikan saham ini, pemerintah mendorong kebijakan yang lebih berpihak kepada pengemudi, mulai dari pembatasan potongan tarif maksimal 8% bagi aplikator, pemberian bonus hari raya, hingga jaminan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. 🇮🇩✨\n\nSimak penjelasan lengkap Rosan Roeslani mengenai komitmen pemerintah untuk masa depan ojek online dalam video ini!\n\n#Danantara #GoTo #Gojek #OjekOnline #RosanRoeslani #Investasi #EkonomiIndonesia #KesejahteraanOjol #InfoEkonomi #GarudaTV #BreakingNews #OjolIndonesia\n\n\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "xb3aDqWj6pE"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 596.7213856514899, "y": 22.582374150135532, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.6139, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "xb3aDqWj6pE", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Gebrakan Danantara! Resmi Beli Saham GoTo Demi Sejahterakan Driver Ojol, Potongan Tarif Maksimal 8%?\n\nGarudaTV - Pemerintah resmi \"masuk\" ke ekosistem ojek online! 💨 CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, mengonfirmasi bahwa Danantara telah membeli sejumlah saham PT Gojek Tokopedia Tbk (GoTo). Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan para driver ojol di Indonesia.\n\nMelalui kepemilikan saham ini, pemerintah mendorong kebijakan yang lebih berpihak kepada pengemudi, mulai dari pembatasan potongan tarif maksimal 8% bagi aplikator, pemberian bonus hari raya, hingga jaminan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. 🇮🇩✨\n\nSimak penjelasan lengkap Rosan Roeslani mengenai komitmen pemerintah untuk masa depan ojek online dalam video ini!\n\n#Danantara #GoTo #Gojek #OjekOnline #RosanRoeslani #Investasi #EkonomiIndonesia #KesejahteraanOjol #InfoEkonomi #GarudaTV #BreakingNews #OjolIndonesia\n\n\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "xb3aDqWj6pE"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "@tribunpekanbaruofficial", "x": 385.75490879176556, "y": 266.71865587763745, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "tribunpekanbaruofficial", "x": 843.1630638525559, "y": 924.1432712096243, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.474, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "tribunpekanbaruofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "tribunpekanbaru", "attributes": {"label": "tribunpekanbaru", "x": 792.083436406335, "y": 542.2142787915287, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.474, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "tribunpekanbaru", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "@GrabAlphaKuching", "attributes": {"label": "@GrabAlphaKuching", "x": 632.3583077639779, "y": 870.5226132308687, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "raAmVA8i19o", "id": "@GrabAlphaKuching", "source": "youtube-000001", "content": "Gig Economy Malaysia: Peluang vs Cabaran Driver E-Hailing & Delivery\n\nGig economy di Malaysia semakin berkembang — tapi adakah ia masih peluang terbaik atau semakin mencabar?\n\nDalam video ini, kita akan kupas realiti sebenar industri e-hailing & delivery yang melibatkan platform seperti Grab dan Maxim 👇\n\n📚 Apa Yang Anda Akan Belajar\n\n📋 Syarat wajib driver: PSV, insurans e-hailing & permit\n💰 Kos sebenar untuk mula (lesen, insurans, maintenance)\n🎁 Insentif & bantuan dari platform\n⚠️ Cabaran sebenar driver:\n\nTambang rendah\nApp issue & sistem\nRisiko scam pelanggan\n🏛️ Update penting: Gig Workers Act 2025\n→ Perlindungan sosial & caruman\n💡 Realiti Gig Economy (Yang Ramai Tak Cerita)\nFleksibiliti tinggi, tapi income tidak konsisten\nBebas kerja, tapi kos tanggung sendiri\nPeluang ada, tapi perlukan strategi & disiplin\n\n👉 Ini bukan sekadar “kerja mudah” — ini adalah sistem yang perlu difahami dengan betul\n\n🚀 Peluang Yang Masih Ada\n\n✔️ Side income yang fleksibel\n✔️ Peluang full-time jika strategi betul\n✔️ Platform bantu onboarding & insentif\n\n⚠️ Cabaran Yang Perlu Anda Tahu\n\n❗ Persaingan tinggi\n❗ Margin keuntungan semakin kecil\n❗ Risiko scam & keselamatan\n❗ Perubahan polisi & undang-undang\n\n🚀 Sesuai Untuk Siapa\n\n✔️ Yang nak masuk gig economy\n✔️ Driver sedia ada (nak improve strategi)\n✔️ Yang nak faham realiti sebelum join\n✔️ Content creator niche Grab / driver\n\n📲 Join Komuniti & Follow Saya\n\n👉 WhatsApp Channel:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VbBl...\n👉 Facebook:\n  / grabalphakuching  \n👉 Telegram:\nhttps://t.me/grab_cc\n👉 Spotify Podcast:\nhttps://open.spotify.com/show/2MyJ18m...\n👉 Youtube:\n   /    \n\n#GigEconomyMalaysia\n#GrabMalaysia\n#MaximMalaysia\n#DriverGrab\n#EHailingMalaysia\n#DeliveryMalaysia\n#SideIncomeMalaysia\n#JanaPendapatan\n#GigWorkersAct\n#DriverLife\n#GrabTips\n#MalaysiaDriver", "post_id": "raAmVA8i19o"}}, {"key": "grabalphakuching", "attributes": {"label": "grabalphakuching", "x": 508.2135991664183, "y": 507.811920042784, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.1944, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "raAmVA8i19o", "id": "grabalphakuching", "source": "youtube-000001", "content": "Gig Economy Malaysia: Peluang vs Cabaran Driver E-Hailing & Delivery\n\nGig economy di Malaysia semakin berkembang — tapi adakah ia masih peluang terbaik atau semakin mencabar?\n\nDalam video ini, kita akan kupas realiti sebenar industri e-hailing & delivery yang melibatkan platform seperti Grab dan Maxim 👇\n\n📚 Apa Yang Anda Akan Belajar\n\n📋 Syarat wajib driver: PSV, insurans e-hailing & permit\n💰 Kos sebenar untuk mula (lesen, insurans, maintenance)\n🎁 Insentif & bantuan dari platform\n⚠️ Cabaran sebenar driver:\n\nTambang rendah\nApp issue & sistem\nRisiko scam pelanggan\n🏛️ Update penting: Gig Workers Act 2025\n→ Perlindungan sosial & caruman\n💡 Realiti Gig Economy (Yang Ramai Tak Cerita)\nFleksibiliti tinggi, tapi income tidak konsisten\nBebas kerja, tapi kos tanggung sendiri\nPeluang ada, tapi perlukan strategi & disiplin\n\n👉 Ini bukan sekadar “kerja mudah” — ini adalah sistem yang perlu difahami dengan betul\n\n🚀 Peluang Yang Masih Ada\n\n✔️ Side income yang fleksibel\n✔️ Peluang full-time jika strategi betul\n✔️ Platform bantu onboarding & insentif\n\n⚠️ Cabaran Yang Perlu Anda Tahu\n\n❗ Persaingan tinggi\n❗ Margin keuntungan semakin kecil\n❗ Risiko scam & keselamatan\n❗ Perubahan polisi & undang-undang\n\n🚀 Sesuai Untuk Siapa\n\n✔️ Yang nak masuk gig economy\n✔️ Driver sedia ada (nak improve strategi)\n✔️ Yang nak faham realiti sebelum join\n✔️ Content creator niche Grab / driver\n\n📲 Join Komuniti & Follow Saya\n\n👉 WhatsApp Channel:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VbBl...\n👉 Facebook:\n  / grabalphakuching  \n👉 Telegram:\nhttps://t.me/grab_cc\n👉 Spotify Podcast:\nhttps://open.spotify.com/show/2MyJ18m...\n👉 Youtube:\n   /    \n\n#GigEconomyMalaysia\n#GrabMalaysia\n#MaximMalaysia\n#DriverGrab\n#EHailingMalaysia\n#DeliveryMalaysia\n#SideIncomeMalaysia\n#JanaPendapatan\n#GigWorkersAct\n#DriverLife\n#GrabTips\n#MalaysiaDriver", "post_id": "raAmVA8i19o"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "attributes": {"label": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "x": 869.2741432612662, "y": 824.8385271590306, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "dJ3XETl6Pno", "id": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "BUKAN CARI CUAN! Terbongkar Alasan Gila Danantara Masuk ke Saham Gocap GOTO!\n\nPasar modal Indonesia geger! Badan Pengelola Investasi Danantara resmi masuk ke saham GOTO di harga Rp50 alias saham gocap. Mengapa institusi pengelola investasi negara sekelas Danantara berani mengambil langkah berisiko ini? Apakah ini murni strategi bisnis atau ada misi besar di baliknya?\n\nDalam video ini, kita akan membedah secara kritis alasan CEO Danantara, Rosan Roeslani, melakukan akumulasi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk sejak Januari 2026. Mulai dari sejarah laba bersih Rp171 miliar di Q1 2026, hingga strategi mengubah budaya \"burning cash\" menjadi dana jaminan sosial (BPJS) bagi jutaan mitra pengemudi ojol.\n\nSimak analisis mendalamnya agar Anda tidak salah langkah dalam melihat pergerakan saham teknologi kebanggaan bangsa ini.\n\nVideo Editor: Rifqi Rahmandika\n\n#koranjakarta #news #danantara  #GOTO #sahamgocap  #rosanroeslani  #investasi  #sahamgoto  #ojekonline  #ekonomidigital  #pasarmodal  #ihsg  #GoToLaba\n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "dJ3XETl6Pno"}}, {"key": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "koranjakarta...", "x": 484.8460766759208, "y": 7.155715865622914, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.1944, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "dJ3XETl6Pno", "id": "koranjakarta...", "source": "youtube-000001", "content": "BUKAN CARI CUAN! Terbongkar Alasan Gila Danantara Masuk ke Saham Gocap GOTO!\n\nPasar modal Indonesia geger! Badan Pengelola Investasi Danantara resmi masuk ke saham GOTO di harga Rp50 alias saham gocap. Mengapa institusi pengelola investasi negara sekelas Danantara berani mengambil langkah berisiko ini? Apakah ini murni strategi bisnis atau ada misi besar di baliknya?\n\nDalam video ini, kita akan membedah secara kritis alasan CEO Danantara, Rosan Roeslani, melakukan akumulasi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk sejak Januari 2026. Mulai dari sejarah laba bersih Rp171 miliar di Q1 2026, hingga strategi mengubah budaya \"burning cash\" menjadi dana jaminan sosial (BPJS) bagi jutaan mitra pengemudi ojol.\n\nSimak analisis mendalamnya agar Anda tidak salah langkah dalam melihat pergerakan saham teknologi kebanggaan bangsa ini.\n\nVideo Editor: Rifqi Rahmandika\n\n#koranjakarta #news #danantara  #GOTO #sahamgocap  #rosanroeslani  #investasi  #sahamgoto  #ojekonline  #ekonomidigital  #pasarmodal  #ihsg  #GoToLaba\n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "dJ3XETl6Pno"}}, {"key": "@Idntimes", "attributes": {"label": "@Idntimes", "x": 22.312712099622377, "y": 172.02658360052448, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 18, "degree": 18}, "_id": "oyr4Ih-ITc4", "id": "@Idntimes", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Tuntutan Massa Aksi May Day pada Hari Buruh di Surabaya\n\nIni Tuntutan Massa Aksi May Day di Surabaya\n\nSurabaya, IDN Times - Sebanyak 6.000 buruh mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ada berbagai tuntutan yang mereka bawa untuk pemerintah pusat dan Jawa Timur. Yaitu:\n\n1. Mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB tanpa omnibus law.\n\n2. Menghapus outsourcing dan menolak upah murah.\n\n3. Menghentikan ancaman PHK akibat perang dengan membentuk Satgas PHK.\n\n4. Melakukan reformasi pajak perburuhan dengan menghapus pajak THR, JHT, dan pensiun, serta menaikkan PTKP.\n\n5. Memberantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.\n\n6. Segera meratifikasi Konvensi ILO 190.\n\n7. Memberikan perlindungan bagi pekerja platform digital.\n\n8. Menetapkan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.\n\n9. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.\n\n10. Tetap memberikan jaminan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan oleh negara kepada pemberi kerja.\n\nReporter: Khusnul Hasana\nEditor Video: Krisna\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n===================================================\nDownload IDN App di sini, biar kamu selalu Up to Date\nhttps://idn.onelink.me/VKUf/YTSSB\n===================================================\nSubscribe:    / idntimes  \n=================================================== \nTemukan informasi menarik lainnya di: \n\nhttps://idntimes.com \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n===================================================", "post_id": "oyr4Ih-ITc4"}}, {"key": "IDNTimes", "attributes": {"label": "IDNTimes", "x": 791.2271090701245, "y": 603.7518511380906, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.1671, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "oyr4Ih-ITc4", "id": "IDNTimes", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Tuntutan Massa Aksi May Day pada Hari Buruh di Surabaya\n\nIni Tuntutan Massa Aksi May Day di Surabaya\n\nSurabaya, IDN Times - Sebanyak 6.000 buruh mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ada berbagai tuntutan yang mereka bawa untuk pemerintah pusat dan Jawa Timur. Yaitu:\n\n1. Mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB tanpa omnibus law.\n\n2. Menghapus outsourcing dan menolak upah murah.\n\n3. Menghentikan ancaman PHK akibat perang dengan membentuk Satgas PHK.\n\n4. Melakukan reformasi pajak perburuhan dengan menghapus pajak THR, JHT, dan pensiun, serta menaikkan PTKP.\n\n5. Memberantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.\n\n6. Segera meratifikasi Konvensi ILO 190.\n\n7. Memberikan perlindungan bagi pekerja platform digital.\n\n8. Menetapkan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.\n\n9. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.\n\n10. Tetap memberikan jaminan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan oleh negara kepada pemberi kerja.\n\nReporter: Khusnul Hasana\nEditor Video: Krisna\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n===================================================\nDownload IDN App di sini, biar kamu selalu Up to Date\nhttps://idn.onelink.me/VKUf/YTSSB\n===================================================\nSubscribe:    / idntimes  \n=================================================== \nTemukan informasi menarik lainnya di: \n\nhttps://idntimes.com \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n===================================================", "post_id": "oyr4Ih-ITc4"}}, {"key": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "IDNTimes.Korea", "x": 79.77740617232865, "y": 41.91243710348025, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.1671, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "oyr4Ih-ITc4", "id": "IDNTimes.Korea", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Tuntutan Massa Aksi May Day pada Hari Buruh di Surabaya\n\nIni Tuntutan Massa Aksi May Day di Surabaya\n\nSurabaya, IDN Times - Sebanyak 6.000 buruh mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ada berbagai tuntutan yang mereka bawa untuk pemerintah pusat dan Jawa Timur. Yaitu:\n\n1. Mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB tanpa omnibus law.\n\n2. Menghapus outsourcing dan menolak upah murah.\n\n3. Menghentikan ancaman PHK akibat perang dengan membentuk Satgas PHK.\n\n4. Melakukan reformasi pajak perburuhan dengan menghapus pajak THR, JHT, dan pensiun, serta menaikkan PTKP.\n\n5. Memberantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.\n\n6. Segera meratifikasi Konvensi ILO 190.\n\n7. Memberikan perlindungan bagi pekerja platform digital.\n\n8. Menetapkan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.\n\n9. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.\n\n10. Tetap memberikan jaminan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan oleh negara kepada pemberi kerja.\n\nReporter: Khusnul Hasana\nEditor Video: Krisna\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n===================================================\nDownload IDN App di sini, biar kamu selalu Up to Date\nhttps://idn.onelink.me/VKUf/YTSSB\n===================================================\nSubscribe:    / idntimes  \n=================================================== \nTemukan informasi menarik lainnya di: \n\nhttps://idntimes.com \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n===================================================", "post_id": "oyr4Ih-ITc4"}}, {"key": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "IDNTimes.Community", "x": 741.4628166326489, "y": 308.5373245430945, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.1671, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "oyr4Ih-ITc4", "id": "IDNTimes.Community", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Tuntutan Massa Aksi May Day pada Hari Buruh di Surabaya\n\nIni Tuntutan Massa Aksi May Day di Surabaya\n\nSurabaya, IDN Times - Sebanyak 6.000 buruh mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ada berbagai tuntutan yang mereka bawa untuk pemerintah pusat dan Jawa Timur. Yaitu:\n\n1. Mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB tanpa omnibus law.\n\n2. Menghapus outsourcing dan menolak upah murah.\n\n3. Menghentikan ancaman PHK akibat perang dengan membentuk Satgas PHK.\n\n4. Melakukan reformasi pajak perburuhan dengan menghapus pajak THR, JHT, dan pensiun, serta menaikkan PTKP.\n\n5. Memberantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.\n\n6. Segera meratifikasi Konvensi ILO 190.\n\n7. Memberikan perlindungan bagi pekerja platform digital.\n\n8. Menetapkan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.\n\n9. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.\n\n10. Tetap memberikan jaminan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan oleh negara kepada pemberi kerja.\n\nReporter: Khusnul Hasana\nEditor Video: Krisna\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n===================================================\nDownload IDN App di sini, biar kamu selalu Up to Date\nhttps://idn.onelink.me/VKUf/YTSSB\n===================================================\nSubscribe:    / idntimes  \n=================================================== \nTemukan informasi menarik lainnya di: \n\nhttps://idntimes.com \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n===================================================", "post_id": "oyr4Ih-ITc4"}}, {"key": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "IDNTimes.Hype", "x": 22.384195019865327, "y": 535.6145849915973, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.1671, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "oyr4Ih-ITc4", "id": "IDNTimes.Hype", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Tuntutan Massa Aksi May Day pada Hari Buruh di Surabaya\n\nIni Tuntutan Massa Aksi May Day di Surabaya\n\nSurabaya, IDN Times - Sebanyak 6.000 buruh mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ada berbagai tuntutan yang mereka bawa untuk pemerintah pusat dan Jawa Timur. Yaitu:\n\n1. Mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB tanpa omnibus law.\n\n2. Menghapus outsourcing dan menolak upah murah.\n\n3. Menghentikan ancaman PHK akibat perang dengan membentuk Satgas PHK.\n\n4. Melakukan reformasi pajak perburuhan dengan menghapus pajak THR, JHT, dan pensiun, serta menaikkan PTKP.\n\n5. Memberantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.\n\n6. Segera meratifikasi Konvensi ILO 190.\n\n7. Memberikan perlindungan bagi pekerja platform digital.\n\n8. Menetapkan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.\n\n9. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.\n\n10. Tetap memberikan jaminan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan oleh negara kepada pemberi kerja.\n\nReporter: Khusnul Hasana\nEditor Video: Krisna\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n===================================================\nDownload IDN App di sini, biar kamu selalu Up to Date\nhttps://idn.onelink.me/VKUf/YTSSB\n===================================================\nSubscribe:    / idntimes  \n=================================================== \nTemukan informasi menarik lainnya di: \n\nhttps://idntimes.com \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n===================================================", "post_id": "oyr4Ih-ITc4"}}, {"key": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "Duniaku_com", "x": 595.1408879282545, "y": 410.4751447674222, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.1671, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "oyr4Ih-ITc4", "id": "Duniaku_com", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Tuntutan Massa Aksi May Day pada Hari Buruh di Surabaya\n\nIni Tuntutan Massa Aksi May Day di Surabaya\n\nSurabaya, IDN Times - Sebanyak 6.000 buruh mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ada berbagai tuntutan yang mereka bawa untuk pemerintah pusat dan Jawa Timur. Yaitu:\n\n1. Mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB tanpa omnibus law.\n\n2. Menghapus outsourcing dan menolak upah murah.\n\n3. Menghentikan ancaman PHK akibat perang dengan membentuk Satgas PHK.\n\n4. Melakukan reformasi pajak perburuhan dengan menghapus pajak THR, JHT, dan pensiun, serta menaikkan PTKP.\n\n5. Memberantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.\n\n6. Segera meratifikasi Konvensi ILO 190.\n\n7. Memberikan perlindungan bagi pekerja platform digital.\n\n8. Menetapkan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.\n\n9. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.\n\n10. Tetap memberikan jaminan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan oleh negara kepada pemberi kerja.\n\nReporter: Khusnul Hasana\nEditor Video: Krisna\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n===================================================\nDownload IDN App di sini, biar kamu selalu Up to Date\nhttps://idn.onelink.me/VKUf/YTSSB\n===================================================\nSubscribe:    / idntimes  \n=================================================== \nTemukan informasi menarik lainnya di: \n\nhttps://idntimes.com \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n===================================================", "post_id": "oyr4Ih-ITc4"}}, {"key": "Popbela_com", "attributes": {"label": "Popbela_com", "x": 413.04869375073116, "y": 761.4630060008269, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.1671, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "oyr4Ih-ITc4", "id": "Popbela_com", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Tuntutan Massa Aksi May Day pada Hari Buruh di Surabaya\n\nIni Tuntutan Massa Aksi May Day di Surabaya\n\nSurabaya, IDN Times - Sebanyak 6.000 buruh mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ada berbagai tuntutan yang mereka bawa untuk pemerintah pusat dan Jawa Timur. Yaitu:\n\n1. Mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB tanpa omnibus law.\n\n2. Menghapus outsourcing dan menolak upah murah.\n\n3. Menghentikan ancaman PHK akibat perang dengan membentuk Satgas PHK.\n\n4. Melakukan reformasi pajak perburuhan dengan menghapus pajak THR, JHT, dan pensiun, serta menaikkan PTKP.\n\n5. Memberantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.\n\n6. Segera meratifikasi Konvensi ILO 190.\n\n7. Memberikan perlindungan bagi pekerja platform digital.\n\n8. Menetapkan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.\n\n9. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.\n\n10. Tetap memberikan jaminan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan oleh negara kepada pemberi kerja.\n\nReporter: Khusnul Hasana\nEditor Video: Krisna\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n===================================================\nDownload IDN App di sini, biar kamu selalu Up to Date\nhttps://idn.onelink.me/VKUf/YTSSB\n===================================================\nSubscribe:    / idntimes  \n=================================================== \nTemukan informasi menarik lainnya di: \n\nhttps://idntimes.com \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n===================================================", "post_id": "oyr4Ih-ITc4"}}, {"key": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "Popbela.Beauty", "x": 805.5735525930577, "y": 954.8774043330259, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.1671, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "oyr4Ih-ITc4", "id": "Popbela.Beauty", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Tuntutan Massa Aksi May Day pada Hari Buruh di Surabaya\n\nIni Tuntutan Massa Aksi May Day di Surabaya\n\nSurabaya, IDN Times - Sebanyak 6.000 buruh mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ada berbagai tuntutan yang mereka bawa untuk pemerintah pusat dan Jawa Timur. Yaitu:\n\n1. Mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB tanpa omnibus law.\n\n2. Menghapus outsourcing dan menolak upah murah.\n\n3. Menghentikan ancaman PHK akibat perang dengan membentuk Satgas PHK.\n\n4. Melakukan reformasi pajak perburuhan dengan menghapus pajak THR, JHT, dan pensiun, serta menaikkan PTKP.\n\n5. Memberantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.\n\n6. Segera meratifikasi Konvensi ILO 190.\n\n7. Memberikan perlindungan bagi pekerja platform digital.\n\n8. Menetapkan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.\n\n9. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.\n\n10. Tetap memberikan jaminan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan oleh negara kepada pemberi kerja.\n\nReporter: Khusnul Hasana\nEditor Video: Krisna\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n===================================================\nDownload IDN App di sini, biar kamu selalu Up to Date\nhttps://idn.onelink.me/VKUf/YTSSB\n===================================================\nSubscribe:    / idntimes  \n=================================================== \nTemukan informasi menarik lainnya di: \n\nhttps://idntimes.com \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n===================================================", "post_id": "oyr4Ih-ITc4"}}, {"key": "Popmama_com", "attributes": {"label": "Popmama_com", "x": 505.0976373041006, "y": 464.71285655385674, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.1671, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "oyr4Ih-ITc4", "id": "Popmama_com", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Tuntutan Massa Aksi May Day pada Hari Buruh di Surabaya\n\nIni Tuntutan Massa Aksi May Day di Surabaya\n\nSurabaya, IDN Times - Sebanyak 6.000 buruh mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ada berbagai tuntutan yang mereka bawa untuk pemerintah pusat dan Jawa Timur. Yaitu:\n\n1. Mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB tanpa omnibus law.\n\n2. Menghapus outsourcing dan menolak upah murah.\n\n3. Menghentikan ancaman PHK akibat perang dengan membentuk Satgas PHK.\n\n4. Melakukan reformasi pajak perburuhan dengan menghapus pajak THR, JHT, dan pensiun, serta menaikkan PTKP.\n\n5. Memberantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.\n\n6. Segera meratifikasi Konvensi ILO 190.\n\n7. Memberikan perlindungan bagi pekerja platform digital.\n\n8. Menetapkan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.\n\n9. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.\n\n10. Tetap memberikan jaminan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan oleh negara kepada pemberi kerja.\n\nReporter: Khusnul Hasana\nEditor Video: Krisna\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n===================================================\nDownload IDN App di sini, biar kamu selalu Up to Date\nhttps://idn.onelink.me/VKUf/YTSSB\n===================================================\nSubscribe:    / idntimes  \n=================================================== \nTemukan informasi menarik lainnya di: \n\nhttps://idntimes.com \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n===================================================", "post_id": "oyr4Ih-ITc4"}}, {"key": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "Yummy.idn", "x": 197.73815021683595, "y": 602.662347717379, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.1671, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "oyr4Ih-ITc4", "id": "Yummy.idn", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Tuntutan Massa Aksi May Day pada Hari Buruh di Surabaya\n\nIni Tuntutan Massa Aksi May Day di Surabaya\n\nSurabaya, IDN Times - Sebanyak 6.000 buruh mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ada berbagai tuntutan yang mereka bawa untuk pemerintah pusat dan Jawa Timur. Yaitu:\n\n1. Mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB tanpa omnibus law.\n\n2. Menghapus outsourcing dan menolak upah murah.\n\n3. Menghentikan ancaman PHK akibat perang dengan membentuk Satgas PHK.\n\n4. Melakukan reformasi pajak perburuhan dengan menghapus pajak THR, JHT, dan pensiun, serta menaikkan PTKP.\n\n5. Memberantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.\n\n6. Segera meratifikasi Konvensi ILO 190.\n\n7. Memberikan perlindungan bagi pekerja platform digital.\n\n8. Menetapkan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.\n\n9. Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.\n\n10. Tetap memberikan jaminan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan oleh negara kepada pemberi kerja.\n\nReporter: Khusnul Hasana\nEditor Video: Krisna\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n===================================================\nDownload IDN App di sini, biar kamu selalu Up to Date\nhttps://idn.onelink.me/VKUf/YTSSB\n===================================================\nSubscribe:    / idntimes  \n=================================================== \nTemukan informasi menarik lainnya di: \n\nhttps://idntimes.com \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n  / idntimes   \n===================================================", "post_id": "oyr4Ih-ITc4"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 468.4908222592333, "y": 927.8190023129579, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "4bHIDnu4L54", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Larang Aplikasi Ojol Ambil Potongan di Atas 10 Persen, Apa Kata Aplikator? | Liputan 6\n\nDalam perayaan hari buruh 1 Mei 2026 di Monas, Jakarta Pusat, ada yang menarik dari salah satu pernyataan Presiden Prabowo Subianto. Presiden bakal memangkas bagi hasil ojek online (ojol) kepada aplikator yang saat ini mencapai 20 persen menjadi di bawah 10 persen. Menurutnya, ojol merupakan pekerja lapangan yang mempertaruhkan nyawanya setiap hari. Maka, bagi hasil 20 persen atau lebih dianggap terlalu besar.\n\nBukti keseriusan ini, Presiden Prabowo menandatangani Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Perpres tersebut mengharuskan pekerja transportasi online mendapatkan sejumah fasilitas seperti BPJS Kesehatan, asuransi kesehatan dan jaminan kecelakaan kerja. Pembagian pendapatan bagi hasil dari 80 persen untuk pengemudi menjadi minimal 92 persen untuk pengemudi. \n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "4bHIDnu4L54"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 892.5077226987374, "y": 180.07314750188098, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.2339, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "4bHIDnu4L54", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Larang Aplikasi Ojol Ambil Potongan di Atas 10 Persen, Apa Kata Aplikator? | Liputan 6\n\nDalam perayaan hari buruh 1 Mei 2026 di Monas, Jakarta Pusat, ada yang menarik dari salah satu pernyataan Presiden Prabowo Subianto. Presiden bakal memangkas bagi hasil ojek online (ojol) kepada aplikator yang saat ini mencapai 20 persen menjadi di bawah 10 persen. Menurutnya, ojol merupakan pekerja lapangan yang mempertaruhkan nyawanya setiap hari. Maka, bagi hasil 20 persen atau lebih dianggap terlalu besar.\n\nBukti keseriusan ini, Presiden Prabowo menandatangani Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Perpres tersebut mengharuskan pekerja transportasi online mendapatkan sejumah fasilitas seperti BPJS Kesehatan, asuransi kesehatan dan jaminan kecelakaan kerja. Pembagian pendapatan bagi hasil dari 80 persen untuk pengemudi menjadi minimal 92 persen untuk pengemudi. \n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "4bHIDnu4L54"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 557.6431359469966, "y": 252.57849154494318, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.2339, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "4bHIDnu4L54", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Larang Aplikasi Ojol Ambil Potongan di Atas 10 Persen, Apa Kata Aplikator? | Liputan 6\n\nDalam perayaan hari buruh 1 Mei 2026 di Monas, Jakarta Pusat, ada yang menarik dari salah satu pernyataan Presiden Prabowo Subianto. Presiden bakal memangkas bagi hasil ojek online (ojol) kepada aplikator yang saat ini mencapai 20 persen menjadi di bawah 10 persen. Menurutnya, ojol merupakan pekerja lapangan yang mempertaruhkan nyawanya setiap hari. Maka, bagi hasil 20 persen atau lebih dianggap terlalu besar.\n\nBukti keseriusan ini, Presiden Prabowo menandatangani Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Perpres tersebut mengharuskan pekerja transportasi online mendapatkan sejumah fasilitas seperti BPJS Kesehatan, asuransi kesehatan dan jaminan kecelakaan kerja. Pembagian pendapatan bagi hasil dari 80 persen untuk pengemudi menjadi minimal 92 persen untuk pengemudi. \n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "4bHIDnu4L54"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 876.3851566314011, "y": 604.8224841468702, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.2339, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "4bHIDnu4L54", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Larang Aplikasi Ojol Ambil Potongan di Atas 10 Persen, Apa Kata Aplikator? | Liputan 6\n\nDalam perayaan hari buruh 1 Mei 2026 di Monas, Jakarta Pusat, ada yang menarik dari salah satu pernyataan Presiden Prabowo Subianto. Presiden bakal memangkas bagi hasil ojek online (ojol) kepada aplikator yang saat ini mencapai 20 persen menjadi di bawah 10 persen. Menurutnya, ojol merupakan pekerja lapangan yang mempertaruhkan nyawanya setiap hari. Maka, bagi hasil 20 persen atau lebih dianggap terlalu besar.\n\nBukti keseriusan ini, Presiden Prabowo menandatangani Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Perpres tersebut mengharuskan pekerja transportasi online mendapatkan sejumah fasilitas seperti BPJS Kesehatan, asuransi kesehatan dan jaminan kecelakaan kerja. Pembagian pendapatan bagi hasil dari 80 persen untuk pengemudi menjadi minimal 92 persen untuk pengemudi. \n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "4bHIDnu4L54"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 320.26078994959806, "y": 460.1598224765441, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Cxm60xEkrTk", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Hari Buruh 2026, Berikut Janji-Janji Presiden Prabowo yang Disampaikan saat Berpidato\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Dalam perayaan Hari Buruh Sedunia di Lapangan Monas tahun ini pada Jumat (1/05/2026), Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah janji. Di antaranya, janji membangun rumah subsidi untuk buruh di dekat kawasan industri.\n\nSelain itu, buruh dapat mengajukan kredit rakyat dengan bunga 5 persen. Prabowo juga berjanji segera membangun daycare atau penitipan anak untuk buruh. Ia pun akan membentuk satuan tugas mitigasi pemutusan hubungan kerja buruh.\n\nPrabowo juga memastikan pengemudi ojek online mendapatkan hasil kerja sebesar 92 persen, serta jaminan BPJS Kesehatan. Ia juga menjanjikan kesejahteraan bagi enam juta nelayan dan bantuan kapal.\n\nSerta memastikan rancangan undang-undang ketenagakerjaan selesai dan disahkan tahun ini.\n\n#prabowo #hariburuh #mayday2026 #mayday #janji #presiden #janjipresiden\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "Cxm60xEkrTk"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 2.7295386599548443, "y": 400.7217502884786, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.1944, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Cxm60xEkrTk", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Hari Buruh 2026, Berikut Janji-Janji Presiden Prabowo yang Disampaikan saat Berpidato\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Dalam perayaan Hari Buruh Sedunia di Lapangan Monas tahun ini pada Jumat (1/05/2026), Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah janji. Di antaranya, janji membangun rumah subsidi untuk buruh di dekat kawasan industri.\n\nSelain itu, buruh dapat mengajukan kredit rakyat dengan bunga 5 persen. Prabowo juga berjanji segera membangun daycare atau penitipan anak untuk buruh. Ia pun akan membentuk satuan tugas mitigasi pemutusan hubungan kerja buruh.\n\nPrabowo juga memastikan pengemudi ojek online mendapatkan hasil kerja sebesar 92 persen, serta jaminan BPJS Kesehatan. Ia juga menjanjikan kesejahteraan bagi enam juta nelayan dan bantuan kapal.\n\nSerta memastikan rancangan undang-undang ketenagakerjaan selesai dan disahkan tahun ini.\n\n#prabowo #hariburuh #mayday2026 #mayday #janji #presiden #janjipresiden\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "Cxm60xEkrTk"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "attributes": {"label": "@OfficialSINDOnews", "x": 164.21525916878187, "y": 28.447485152242933, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "_x40kXJBrPA", "id": "@OfficialSINDOnews", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tetapkan Potongan Ojol 8 Persen untuk Aplikator, Driver Resmi Dapat 92 Persen? | The Comment\n\nDalam peringatan May Day, Presiden Prabowo Subianto mendukung pengemudi ojol dengan potongan tarif di bawah 10% dan jaminan BPJS Kesehatan.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 02 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Faradilla\n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "_x40kXJBrPA"}}, {"key": "officialsindonews", "attributes": {"label": "officialsindonews", "x": 861.7726395520593, "y": 47.71062447703389, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9938, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "_x40kXJBrPA", "id": "officialsindonews", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tetapkan Potongan Ojol 8 Persen untuk Aplikator, Driver Resmi Dapat 92 Persen? | The Comment\n\nDalam peringatan May Day, Presiden Prabowo Subianto mendukung pengemudi ojol dengan potongan tarif di bawah 10% dan jaminan BPJS Kesehatan.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 02 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Faradilla\n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "_x40kXJBrPA"}}, {"key": "sindopodcast", "attributes": {"label": "sindopodcast", "x": 743.6376554031931, "y": 911.3146405578597, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9938, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "_x40kXJBrPA", "id": "sindopodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tetapkan Potongan Ojol 8 Persen untuk Aplikator, Driver Resmi Dapat 92 Persen? | The Comment\n\nDalam peringatan May Day, Presiden Prabowo Subianto mendukung pengemudi ojol dengan potongan tarif di bawah 10% dan jaminan BPJS Kesehatan.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 02 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Faradilla\n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "_x40kXJBrPA"}}, {"key": "sindokalam", "attributes": {"label": "sindokalam", "x": 761.0680365932732, "y": 478.0671691298287, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9938, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "_x40kXJBrPA", "id": "sindokalam", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tetapkan Potongan Ojol 8 Persen untuk Aplikator, Driver Resmi Dapat 92 Persen? | The Comment\n\nDalam peringatan May Day, Presiden Prabowo Subianto mendukung pengemudi ojol dengan potongan tarif di bawah 10% dan jaminan BPJS Kesehatan.\n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 02 Mei 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: Faradilla\n\n#SindoNews #Viral #BeritaTerkini", "post_id": "_x40kXJBrPA"}}, {"key": "@tribunjakarta", "attributes": {"label": "@tribunjakarta", "x": 753.4255225080863, "y": 199.8337433229933, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.7537, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "F-5HSMSP4iU", "id": "@tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Janji Prabowo di May Day 2026: Satgas PHK, Daycare Buruh, hingga Potongan Ojol di Bawah 10 Persen\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Presiden Prabowo Subianto menghadiri perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).\n\nSetelah menerima sejumlah aspirasi dari pimpinan serikat buruh, Prabowo langsung memberikan tanggapan.\n \nBerikut sederet janji Prabowo dalam peringatan Hari Buruh:\n\n1. Janji Mitra Ojol Dapat Fee 92%\n2. Janji Bentuk Satgas PHK dan Dewan Kesejahteraan Buruh \n3. Rumah Subsidi bagi Buruh dengan Kawasan Industri\n4.  Kredit Rakyat Bunga 5%\n5. Nelayan Sejahtera\n6. RUU Ketenagakerjaan Rampung Tahun Ini\n\nSumber: https://jakarta.tribunnews.com/\n\nEditor Video : Muhammad Arief Prasetyo\n\n#HariBuruh, #MayDay2026, #PrabowoSubianto, #JanjiPrabowo, #BuruhIndonesia, #TarifOjol, #RumahSubsidi, #KawasanIndustri, #DaycareGratis, #KesejahteraanBuruh, #EkonomiIndonesia, #BreakingNews, #UpdateNasional, #InfoBuruh, #OjekOnline, #PekerjaIndonesia, #BeritaTerbaru, #PemerintahanPrabowo, #SosialEkonomi, #IndonesiaMaju2026\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "F-5HSMSP4iU"}}, {"key": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "tribunjakarta", "x": 351.7790741269218, "y": 978.5737511866151, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9938, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "F-5HSMSP4iU", "id": "tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "Janji Prabowo di May Day 2026: Satgas PHK, Daycare Buruh, hingga Potongan Ojol di Bawah 10 Persen\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Presiden Prabowo Subianto menghadiri perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).\n\nSetelah menerima sejumlah aspirasi dari pimpinan serikat buruh, Prabowo langsung memberikan tanggapan.\n \nBerikut sederet janji Prabowo dalam peringatan Hari Buruh:\n\n1. Janji Mitra Ojol Dapat Fee 92%\n2. Janji Bentuk Satgas PHK dan Dewan Kesejahteraan Buruh \n3. Rumah Subsidi bagi Buruh dengan Kawasan Industri\n4.  Kredit Rakyat Bunga 5%\n5. Nelayan Sejahtera\n6. RUU Ketenagakerjaan Rampung Tahun Ini\n\nSumber: https://jakarta.tribunnews.com/\n\nEditor Video : Muhammad Arief Prasetyo\n\n#HariBuruh, #MayDay2026, #PrabowoSubianto, #JanjiPrabowo, #BuruhIndonesia, #TarifOjol, #RumahSubsidi, #KawasanIndustri, #DaycareGratis, #KesejahteraanBuruh, #EkonomiIndonesia, #BreakingNews, #UpdateNasional, #InfoBuruh, #OjekOnline, #PekerjaIndonesia, #BeritaTerbaru, #PemerintahanPrabowo, #SosialEkonomi, #IndonesiaMaju2026\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "F-5HSMSP4iU"}}, {"key": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "tribun.jakart...", "x": 220.28665355065513, "y": 770.9649713411521, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9938, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "F-5HSMSP4iU", "id": "tribun.jakart...", "source": "youtube-000001", "content": "Janji Prabowo di May Day 2026: Satgas PHK, Daycare Buruh, hingga Potongan Ojol di Bawah 10 Persen\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Presiden Prabowo Subianto menghadiri perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).\n\nSetelah menerima sejumlah aspirasi dari pimpinan serikat buruh, Prabowo langsung memberikan tanggapan.\n \nBerikut sederet janji Prabowo dalam peringatan Hari Buruh:\n\n1. Janji Mitra Ojol Dapat Fee 92%\n2. Janji Bentuk Satgas PHK dan Dewan Kesejahteraan Buruh \n3. Rumah Subsidi bagi Buruh dengan Kawasan Industri\n4.  Kredit Rakyat Bunga 5%\n5. Nelayan Sejahtera\n6. RUU Ketenagakerjaan Rampung Tahun Ini\n\nSumber: https://jakarta.tribunnews.com/\n\nEditor Video : Muhammad Arief Prasetyo\n\n#HariBuruh, #MayDay2026, #PrabowoSubianto, #JanjiPrabowo, #BuruhIndonesia, #TarifOjol, #RumahSubsidi, #KawasanIndustri, #DaycareGratis, #KesejahteraanBuruh, #EkonomiIndonesia, #BreakingNews, #UpdateNasional, #InfoBuruh, #OjekOnline, #PekerjaIndonesia, #BeritaTerbaru, #PemerintahanPrabowo, #SosialEkonomi, #IndonesiaMaju2026\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "F-5HSMSP4iU"}}], "edges": [{"key": "_Rizmaya__", "source": "_Rizmaya__", "target": "abu_waras", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "_Rizmaya__", "source": "_Rizmaya__", "target": "abu_waras", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "amoramelan", "source": "amoramelan", "target": "budimandjatmiko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "itsmeeArin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "insidefolkative", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "itsmeeArin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "insidefolkative", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "9Barbrew", "source": "9Barbrew", "target": "Gerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "jemi_song", "source": "jemi_song", "target": "budimandjatmiko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "itsmeeArin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "insidefolkative", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "MadaniTirt84564", "source": "MadaniTirt84564", "target": "Hnirankara", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Makaryo0", "source": "Makaryo0", "target": "koreksedirian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "jo_arsy", "source": "jo_arsy", "target": "txtdrbekasi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ngekaoo98_owei", "source": "ngekaoo98_owei", "target": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "9Barbrew", "source": "9Barbrew", "target": "BANGSAygSUJUD", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "9Barbrew", "source": "9Barbrew", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "9Barbrew", "source": "9Barbrew", "target": "Ndons_Back", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "9Barbrew", "source": "9Barbrew", "target": "kiwalipitu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "9Barbrew", "source": "9Barbrew", "target": "KiEdySularno", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "9Barbrew", "source": "9Barbrew", "target": "IrawanRommi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "9Barbrew", "source": "9Barbrew", "target": "jametkunx", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "9Barbrew", "source": "9Barbrew", "target": "achmad_joey", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "9Barbrew", "source": "9Barbrew", "target": "ekaputranaroz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "9Barbrew", "source": "9Barbrew", "target": "askencana", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "9Barbrew", "source": "9Barbrew", "target": "HASBALL18439385", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "9Barbrew", "source": "9Barbrew", "target": "Pejuang_desa001", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "HandokoRio44681", "source": "HandokoRio44681", "target": "TradingDiary2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "boyhamzah", "source": "boyhamzah", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "elshinta90fm", "source": "elshinta90fm", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "hariankompas.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "txtdarikreatif", "source": "txtdarikreatif", "target": "txtdarikreatif", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "antaranews", "source": "antaranews", "target": "Resi_04", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "sinpotv", "source": "sinpotv", "target": "kemnaker", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "timothyshortform", "source": "timothyshortform", "target": "Blocknews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berdasarkanfakta2", "source": "berdasarkanfakta2", "target": "dr.Asep", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berdasarkanfakta2", "source": "berdasarkanfakta2", "target": "KANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iman.adinugraha.o", "source": "iman.adinugraha.o", "target": "IMANsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iman.adinugraha.o", "source": "iman.adinugraha.o", "target": "DPC", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iman.adinugraha.o", "source": "iman.adinugraha.o", "target": "fpd_dpr", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "@tribunpekanbaruofficial", "target": "tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "@tribunpekanbaruofficial", "target": "tribunpekanbaru", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@GrabAlphaKuching", "source": "@GrabAlphaKuching", "target": "grabalphakuching", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "target": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Idntimes", "source": "@Idntimes", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}