{"nodes": [{"key": "GrabID", "attributes": {"label": "GrabID", "x": 533.2818191570518, "y": 986.6601018422085, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.6044, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 3, "degree": 4}, "_id": "2050541150746886326", "id": "GrabID", "source": "tweet-000004", "content": "Selamat malam Kak,\nTerima kasih atas informasinya.\n\nBerdasarkan pengecekan pelat kendaraan tidak terdaftar sbg mitra pengemudi Grab ya Kak. \n\nJika ada hal lainnya yang bisa dibantu kembali bisa melalui DM dengan ketik “agent”.\nTerima kasih 🙏 -Ani", "post_id": "2050541150746886326"}}, {"key": "adioranye", "attributes": {"label": "adioranye", "x": 81.3355832837438, "y": 71.84139120004617, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.7682, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050541150746886326", "id": "adioranye", "source": "tweet-000004", "content": "Selamat malam Kak,\nTerima kasih atas informasinya.\n\nBerdasarkan pengecekan pelat kendaraan tidak terdaftar sbg mitra pengemudi Grab ya Kak. \n\nJika ada hal lainnya yang bisa dibantu kembali bisa melalui DM dengan ketik “agent”.\nTerima kasih 🙏 -Ani", "post_id": "2050541150746886326"}}, {"key": "bhar13f", "attributes": {"label": "bhar13f", "x": 560.7852849025104, "y": 763.8694033427843, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050500252948726240", "id": "bhar13f", "source": "tweet-000004", "content": "Prabowo meminta potongan aplikator ojol di bawah 10%, dengan ancaman 'kalau tidak mau, jangan usaha di Indonesia'. Kita semua setuju bahwa kesejahteraan driver ojol perlu diperjuangkan. Namun, aplikasi seperti Gojek dan Grab juga telah menciptakan jutaan lapangan kerja melalui", "post_id": "2050500252948726240"}}, {"key": "Makaryo0", "attributes": {"label": "Makaryo0", "x": 625.014175847893, "y": 177.70368109703006, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.8194, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050500252948726240", "id": "Makaryo0", "source": "tweet-000004", "content": "Prabowo meminta potongan aplikator ojol di bawah 10%, dengan ancaman 'kalau tidak mau, jangan usaha di Indonesia'. Kita semua setuju bahwa kesejahteraan driver ojol perlu diperjuangkan. Namun, aplikasi seperti Gojek dan Grab juga telah menciptakan jutaan lapangan kerja melalui", "post_id": "2050500252948726240"}}, {"key": "wawan20609915", "attributes": {"label": "wawan20609915", "x": 573.9108956588306, "y": 34.43681616992944, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2050968850955669738", "id": "wawan20609915", "source": "tweet-000004", "content": "Yskin nantang negara bikin aplikasi ojol?\nYg ada gojek grab bakal ambruk lawan yg buat regulasi.", "post_id": "2050968850955669738"}}, {"key": "zenx22", "attributes": {"label": "zenx22", "x": 576.9538101289145, "y": 809.0963019938655, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.6582, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050968850955669738", "id": "zenx22", "source": "tweet-000004", "content": "Yskin nantang negara bikin aplikasi ojol?\nYg ada gojek grab bakal ambruk lawan yg buat regulasi.", "post_id": "2050968850955669738"}}, {"key": "Hnirankara", "attributes": {"label": "Hnirankara", "x": 838.209470873723, "y": 539.7860125940152, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.9806, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2050968850955669738", "id": "Hnirankara", "source": "tweet-000004", "content": "Yskin nantang negara bikin aplikasi ojol?\nYg ada gojek grab bakal ambruk lawan yg buat regulasi.", "post_id": "2050968850955669738"}}, {"key": "ngebetnikah_", "attributes": {"label": "ngebetnikah_", "x": 640.4406286140922, "y": 774.1470567944605, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.7682, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050852354648314328", "id": "ngebetnikah_", "source": "tweet-000004", "content": "Halo, Kak. Mhn maaf yaa Kakak bs menggunakan bagasi pd kendaraan mitra pengemudi. Spy aku bs bntu mohon infokan detailnya melalui DM dgn ketik Agent sertakan email & no tlp ya.\nSelalu berhati2 terhadap akun tdk resmi yg mengatasnamakan Grab Indonesia ya Kak. Terima Kasih 🙏-Tono", "post_id": "2050852354648314328"}}, {"key": "whiskedoatmilk", "attributes": {"label": "whiskedoatmilk", "x": 935.7978736521759, "y": 96.58223732781491, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.7682, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051888384935645220", "id": "whiskedoatmilk", "source": "tweet-000004", "content": "Hi Kak, mohon maaf ya Kak, terkait pemesanan yg tidak dapat mitra pengemudi sangat tergantung pd ketersediaan dan kesiapan mitra pengemudi yaa. Silakan ditunggu kembali dan Kakak bisa cek secara berkala melalui aplikasi Grab. Terima kasih🙏 -Lia", "post_id": "2051888384935645220"}}, {"key": "nugraha_besoes", "attributes": {"label": "nugraha_besoes", "x": 566.0937140580868, "y": 918.0654513708574, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051138368403353875", "id": "nugraha_besoes", "source": "tweet-000004", "content": "Dari sisi perusahaan, untuk mendapatkan profit lalu bisa bagi Deviden & biaya operasional manajerial perusahaan + kurangi biaya modal sehingga harga GoTo di IHSG bisa naik. Kalo yg dijelaskan ini, sy sering tanya driver ojol grab gojek kira2 mirip.", "post_id": "2051138368403353875"}}, {"key": "atoek41", "attributes": {"label": "atoek41", "x": 966.1742432577205, "y": 799.1100515092603, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.497, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 11, "degree": 11}, "_id": "2052310199063790068", "id": "atoek41", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "direktoridosen", "attributes": {"label": "direktoridosen", "x": 9.152604723523527, "y": 281.1835545961501, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.6172, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "direktoridosen", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "HansAhmadLubis", "attributes": {"label": "HansAhmadLubis", "x": 839.2584555086021, "y": 261.7025674613899, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.6172, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "HansAhmadLubis", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "AchmadFahar", "attributes": {"label": "AchmadFahar", "x": 153.09078351688888, "y": 57.38631032821762, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.6172, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "AchmadFahar", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "bahaspemainbola", "attributes": {"label": "bahaspemainbola", "x": 274.6795724714091, "y": 65.01904916226553, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.6172, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "bahaspemainbola", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "bkandewipersik", "attributes": {"label": "bkandewipersik", "x": 878.8278880194136, "y": 472.869778595479, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.6172, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "bkandewipersik", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "BudiBukanIntel", "attributes": {"label": "BudiBukanIntel", "x": 333.86457150660743, "y": 9.455035902359521, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.6172, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "BudiBukanIntel", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "bukanfufufafaid", "attributes": {"label": "bukanfufufafaid", "x": 498.32500941333745, "y": 252.47991081804955, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.6172, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "bukanfufufafaid", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "bulunangko", "attributes": {"label": "bulunangko", "x": 870.4520794539524, "y": 794.8246643325275, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.6172, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "bulunangko", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "butoable", "attributes": {"label": "butoable", "x": 27.284007126149866, "y": 125.96051273312537, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.6172, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "butoable", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "myshawti", "attributes": {"label": "myshawti", "x": 501.9604161427553, "y": 923.4022128689066, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.6172, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "myshawti", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "iPoopBased", "attributes": {"label": "iPoopBased", "x": 364.3446164883799, "y": 166.69263280163838, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.6172, "eigenvector": 83.3333, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2052310199063790068", "id": "iPoopBased", "source": "tweet-000004", "content": "kecil sih,anggaran DKI 70 T lebih.\nKlo bs gk cuma sekolah tp jg ciptakan lapangan kerja itu yg utama. Misal DKI bikin aplikasi ojol sendiri \nMaxim rusia, grab malaysia. Knp indonesia gk bikin sendiri mllui bumn kek,krn itu hajat hidup org banyak. bs bantu driver dg potongan kecil", "post_id": "2052310199063790068"}}, {"key": "yiranzry", "attributes": {"label": "yiranzry", "x": 139.61614570148996, "y": 69.98268061548418, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2052245659793936848", "id": "yiranzry", "source": "tweet-000004", "content": "bukan grab doang tapi gojek juga, udah beberapa kali ketemu driver yg gamau jemput trs dia call minta bayar di luar tagihan aplikasi, dr aplikasi 30k driver minta 50k cash 🥲 knp pada begini dah?", "post_id": "2052245659793936848"}}, {"key": "KapudS640", "attributes": {"label": "KapudS640", "x": 502.4780339193715, "y": 249.26387093466352, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 30.9269, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2052245659793936848", "id": "KapudS640", "source": "tweet-000004", "content": "bukan grab doang tapi gojek juga, udah beberapa kali ketemu driver yg gamau jemput trs dia call minta bayar di luar tagihan aplikasi, dr aplikasi 30k driver minta 50k cash 🥲 knp pada begini dah?", "post_id": "2052245659793936848"}}, {"key": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "gojekindonesia", "x": 275.9478183596007, "y": 451.5833501942452, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 30.9269, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2052245659793936848", "id": "gojekindonesia", "source": "tweet-000004", "content": "bukan grab doang tapi gojek juga, udah beberapa kali ketemu driver yg gamau jemput trs dia call minta bayar di luar tagihan aplikasi, dr aplikasi 30k driver minta 50k cash 🥲 knp pada begini dah?", "post_id": "2052245659793936848"}}, {"key": "m_khairil", "attributes": {"label": "m_khairil", "x": 839.2033315540249, "y": 785.2799635006243, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051286109406290125", "id": "m_khairil", "source": "tweet-000004", "content": "Capek bener sumpah, kenapa tiap ujan tuh belgi gini sih aplikasi  susah banget dapet driver, ini ampe gw mesen gocar gak ada yang ambil, dari ujan dah agak reda ampe ujan lagi", "post_id": "2051286109406290125"}}, {"key": "HJ08ID", "attributes": {"label": "HJ08ID", "x": 789.3875037637052, "y": 219.6331887224624, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051722896318591260", "id": "HJ08ID", "source": "tweet-000004", "content": "Kalo taxi bluebird katanya bagus ya? Tapi aku pernah diketusin driver padahal aku pesen via aplikasi grab udah betul kok kami nyebutin nama(ku) dulu tapi driver gak percaya dengan terus nelpon aku gak aku angkat karena nomor tidak dikenal kena setting hpku, aku chat gak dibales", "post_id": "2051722896318591260"}}, {"key": "DhaniAnggara", "attributes": {"label": "DhaniAnggara", "x": 873.5355424417636, "y": 23.69495100520036, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2031380606786089067", "id": "DhaniAnggara", "source": "tweet-000004", "content": "Herannya, pemerintah melalui Dinas Perhubungan kan bisa nih collab sama Dinas Sosial dan Kementerian Keuangan untuk bikin aplikasi super OJOL Indonesia, tarifnya pake tarif berbasis kesejahteraan buat mitra dan terjangkau buat rakyat, jd semacam bikin grab/gojek versi pemerintah", "post_id": "2031380606786089067"}}, {"key": "txtdarionlshop", "attributes": {"label": "txtdarionlshop", "x": 477.5889754102658, "y": 561.8838924295707, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.8194, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2031380606786089067", "id": "txtdarionlshop", "source": "tweet-000004", "content": "Herannya, pemerintah melalui Dinas Perhubungan kan bisa nih collab sama Dinas Sosial dan Kementerian Keuangan untuk bikin aplikasi super OJOL Indonesia, tarifnya pake tarif berbasis kesejahteraan buat mitra dan terjangkau buat rakyat, jd semacam bikin grab/gojek versi pemerintah", "post_id": "2031380606786089067"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "attributes": {"label": "vivasumsel_on.the.spot", "x": 3.430137754309781, "y": 118.21078985959966, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890222090736561505_6614111699", "id": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM,  PALEMBANG – Sebagai salah satu aplikator transportasi daring terbesar di\nIndonesia, Maxim berkomitmen dalam memberikan perlindungan terbaik bagi para pengguna dan mitra pengemudinya.\n\nBekerja sama dengan Yayasan Pengemudi Selamat Sejahtera Indonesia (YPSSI), Maxim memberikan santunan berupa penggantian biaya pengobatan kepada pengguna Maxim berinisial UJP di Palembang.\n\nKejadian bermula saat UJP berkendara dengan mitra pengemudi Maxim menuju titik tuju. Di tengah perjalanan mereka ditabrak oleh motor lain dari belakang yang hendak menyalip hingga terjatuh dari kendaraan.\n\nUJP mengalami cedera serius di bagian kaki kemudian dilarikan ke rumah sakit\nterdekat untuk mendapatkan penanganan.\n\nDari kejadian ini, Maxim melalui YPSSI memberikan santunan penggantian biaya pengobatan sebesar Rp14,651,400 kepada UJP sebagai bentuk komitmen perlindungan Maxim kepada penggunanya.\n\n“Kami berharap semoga Bapak UJP dapat segera pulih dan dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala. Semoga bantuan santunan ini dapat membantu meringankan beban biaya pengobatan yang ada.” ujar M Ridho Hanafia, Head of Subdivision Maxim Palembang.\n\nPerlu diketahui bahwa santunan akan diberikan kepada mitra pengemudi selama kecelakaan terjadi bukan disebabkan oleh tindakan pengemudi Maxim.\n\nSedangkan pengguna akan tetap mendapatkan santunan terlepas dari penyebab kecelakaan.\n\n“Kami mengimbau rekan-rekan pengemudi untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara. Kami juga mengajak\nrekan-rekan untuk selalu menggunakan alat keselamatan dan untuk selalu berdo’a sebelum melakukan perjalanan.” tutupnya.\n\n \n#maximpalembang \n#maximkayuagung \n#maxim \n#fyp\n#pengikutinstagram❤️‍", "post_id": "3890222090736561505_6614111699"}}, {"key": "maxim.palembang", "attributes": {"label": "maxim.palembang", "x": 132.34025329491007, "y": 990.082088032399, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 26.8194, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890222090736561505_6614111699", "id": "maxim.palembang", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM,  PALEMBANG – Sebagai salah satu aplikator transportasi daring terbesar di\nIndonesia, Maxim berkomitmen dalam memberikan perlindungan terbaik bagi para pengguna dan mitra pengemudinya.\n\nBekerja sama dengan Yayasan Pengemudi Selamat Sejahtera Indonesia (YPSSI), Maxim memberikan santunan berupa penggantian biaya pengobatan kepada pengguna Maxim berinisial UJP di Palembang.\n\nKejadian bermula saat UJP berkendara dengan mitra pengemudi Maxim menuju titik tuju. Di tengah perjalanan mereka ditabrak oleh motor lain dari belakang yang hendak menyalip hingga terjatuh dari kendaraan.\n\nUJP mengalami cedera serius di bagian kaki kemudian dilarikan ke rumah sakit\nterdekat untuk mendapatkan penanganan.\n\nDari kejadian ini, Maxim melalui YPSSI memberikan santunan penggantian biaya pengobatan sebesar Rp14,651,400 kepada UJP sebagai bentuk komitmen perlindungan Maxim kepada penggunanya.\n\n“Kami berharap semoga Bapak UJP dapat segera pulih dan dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala. Semoga bantuan santunan ini dapat membantu meringankan beban biaya pengobatan yang ada.” ujar M Ridho Hanafia, Head of Subdivision Maxim Palembang.\n\nPerlu diketahui bahwa santunan akan diberikan kepada mitra pengemudi selama kecelakaan terjadi bukan disebabkan oleh tindakan pengemudi Maxim.\n\nSedangkan pengguna akan tetap mendapatkan santunan terlepas dari penyebab kecelakaan.\n\n“Kami mengimbau rekan-rekan pengemudi untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara. Kami juga mengajak\nrekan-rekan untuk selalu menggunakan alat keselamatan dan untuk selalu berdo’a sebelum melakukan perjalanan.” tutupnya.\n\n \n#maximpalembang \n#maximkayuagung \n#maxim \n#fyp\n#pengikutinstagram❤️‍", "post_id": "3890222090736561505_6614111699"}}, {"key": "jakarta_siders", "attributes": {"label": "jakarta_siders", "x": 435.6595382087437, "y": 950.2691511098735, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3885976129685266728_69607977488", "id": "jakarta_siders", "source": "instagram-000001", "content": "Rabu (29/4) ratusan ojek online melakukan demo di Kantor Grab, Gedung South Quarter, Cilandak, Jakarta Selatan.\n\nAksi dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan aplikator yang khususnya berdampak ke pendapatan mitra atau para driver.\n\nBahkan guna mendukung aksi, sejumlah driver sepakat melakukan off bid atau mematikan aplikasi secara serentak.\n\nHingga kini belum ada respon atau pernyataan resmi dari pihak aplikasi, baik Gojek maupun Grab terkait tuntutan para driver.\n\nWaduh, gimana menurut kalian?🤔\n.\n.\n.\nAset : \n#jakartasiders", "post_id": "3885976129685266728_69607977488"}}, {"key": "relawanranjaupaku", "attributes": {"label": "relawanranjaupaku", "x": 873.6715571345726, "y": 833.5336384284902, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 26.8194, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885976129685266728_69607977488", "id": "relawanranjaupaku", "source": "instagram-000001", "content": "Rabu (29/4) ratusan ojek online melakukan demo di Kantor Grab, Gedung South Quarter, Cilandak, Jakarta Selatan.\n\nAksi dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan aplikator yang khususnya berdampak ke pendapatan mitra atau para driver.\n\nBahkan guna mendukung aksi, sejumlah driver sepakat melakukan off bid atau mematikan aplikasi secara serentak.\n\nHingga kini belum ada respon atau pernyataan resmi dari pihak aplikasi, baik Gojek maupun Grab terkait tuntutan para driver.\n\nWaduh, gimana menurut kalian?🤔\n.\n.\n.\nAset : \n#jakartasiders", "post_id": "3885976129685266728_69607977488"}}, {"key": "samarindamedsos", "attributes": {"label": "samarindamedsos", "x": 219.75828743712478, "y": 432.9300436906374, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3891090681976698409_9060670538", "id": "samarindamedsos", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda, Sebuah kejadian yang sempat viral di media sosial terkait dugaan driver ojek online membawa kabur pesanan makanan akhirnya telah diklarifikasi dan diselesaikan.\n\nPeristiwa tersebut bermula pada Selasa (5/5), ketika sebuah pesanan makanan masuk ke warung dan kemudian diambil oleh seorang driver dari layanan Grab untuk diantar kepada pelanggan. Namun setelah driver menempuh perjalanan cukup jauh, pesanan tersebut tiba-tiba tercatat dibatalkan (cancel) di aplikasi.\n\nAkibat pembatalan itu, sistem kemudian mengalihkan pesanan kepada driver lain. Saat driver kedua datang ke warung untuk mengambil pesanan, pihak warung menjelaskan bahwa makanan tersebut sudah lebih dulu diambil oleh driver pertama yang menerima orderan awal. Situasi ini sempat menimbulkan dugaan bahwa pesanan dibawa kabur oleh driver.\n\nSetelah kejadian tersebut viral, pada Rabu (6/5) driver yang mengambil pesanan pertama datang menemui pihak warung untuk memberikan klarifikasi. Dari hasil komunikasi antara driver dan pihak warung, diketahui bahwa pembatalan pesanan terjadi karena kesalahan sistem pada operator Grab yang membatalkan pesanan tersebut, bukan karena dibatalkan oleh driver maupun pihak restoran.\n\nDriver dan pihak warung akhirnya telah bertemu langsung dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik-baik. Kejadian ini dipastikan merupakan murni kesalahan sistem yang menyebabkan terjadinya miskomunikasi antara driver dan pihak warung\n\nSC :", "post_id": "3891090681976698409_9060670538"}}, {"key": "smr_today", "attributes": {"label": "smr_today", "x": 279.5249904763034, "y": 410.4921635222858, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 51.4642, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3891090681976698409_9060670538", "id": "smr_today", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda, Sebuah kejadian yang sempat viral di media sosial terkait dugaan driver ojek online membawa kabur pesanan makanan akhirnya telah diklarifikasi dan diselesaikan.\n\nPeristiwa tersebut bermula pada Selasa (5/5), ketika sebuah pesanan makanan masuk ke warung dan kemudian diambil oleh seorang driver dari layanan Grab untuk diantar kepada pelanggan. Namun setelah driver menempuh perjalanan cukup jauh, pesanan tersebut tiba-tiba tercatat dibatalkan (cancel) di aplikasi.\n\nAkibat pembatalan itu, sistem kemudian mengalihkan pesanan kepada driver lain. Saat driver kedua datang ke warung untuk mengambil pesanan, pihak warung menjelaskan bahwa makanan tersebut sudah lebih dulu diambil oleh driver pertama yang menerima orderan awal. Situasi ini sempat menimbulkan dugaan bahwa pesanan dibawa kabur oleh driver.\n\nSetelah kejadian tersebut viral, pada Rabu (6/5) driver yang mengambil pesanan pertama datang menemui pihak warung untuk memberikan klarifikasi. Dari hasil komunikasi antara driver dan pihak warung, diketahui bahwa pembatalan pesanan terjadi karena kesalahan sistem pada operator Grab yang membatalkan pesanan tersebut, bukan karena dibatalkan oleh driver maupun pihak restoran.\n\nDriver dan pihak warung akhirnya telah bertemu langsung dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik-baik. Kejadian ini dipastikan merupakan murni kesalahan sistem yang menyebabkan terjadinya miskomunikasi antara driver dan pihak warung\n\nSC :", "post_id": "3891090681976698409_9060670538"}}, {"key": "samarinda.reels", "attributes": {"label": "samarinda.reels", "x": 562.104125932563, "y": 791.9195893347811, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3891032769151050818_10355815151", "id": "samarinda.reels", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda, Sebuah kejadian yang sempat viral di media sosial terkait dugaan driver ojek online membawa kabur pesanan makanan akhirnya telah diklarifikasi dan diselesaikan.\n\nPeristiwa tersebut bermula pada Selasa (5/5), ketika sebuah pesanan makanan masuk ke warung dan kemudian diambil oleh seorang driver dari layanan Grab untuk diantar kepada pelanggan. Namun setelah driver menempuh perjalanan cukup jauh, pesanan tersebut tiba-tiba tercatat dibatalkan (cancel) di aplikasi.\n\nAkibat pembatalan itu, sistem kemudian mengalihkan pesanan kepada driver lain. Saat driver kedua datang ke warung untuk mengambil pesanan, pihak warung menjelaskan bahwa makanan tersebut sudah lebih dulu diambil oleh driver pertama yang menerima orderan awal. Situasi ini sempat menimbulkan dugaan bahwa pesanan dibawa kabur oleh driver.\n\nSetelah kejadian tersebut viral, pada Rabu (6/5) driver yang mengambil pesanan pertama datang menemui pihak warung untuk memberikan klarifikasi. Dari hasil komunikasi antara driver dan pihak warung, diketahui bahwa pembatalan pesanan terjadi karena kesalahan sistem pada operator Grab yang membatalkan pesanan tersebut, bukan karena dibatalkan oleh driver maupun pihak restoran.\n\nDriver dan pihak warung akhirnya telah bertemu langsung dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik-baik. Kejadian ini dipastikan merupakan murni kesalahan sistem yang menyebabkan terjadinya miskomunikasi antara driver dan pihak warung\n\nNarasi", "post_id": "3891032769151050818_10355815151"}}, {"key": "infoterkinismr", "attributes": {"label": "infoterkinismr", "x": 301.4353249949111, "y": 531.1059769529484, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890151763525374539_2112567395", "id": "infoterkinismr", "source": "instagram-000001", "content": "Senin (4/5), mereka mendatangi kantor Grab di Jalan Wahid Hasyim 1. Bukan tanpa sebab, aksi ini jadi bentuk keresahan yang sudah lama terpendam.\n\nPara driver menuntut kejelasan. Mereka meminta agar pendaftaran driver baru dihentikan sementara, karena jumlah mitra yang membludak membuat orderan di lapangan terasa makin sepi—atau istilah mereka, “anyep”.\n\nTak hanya itu, muncul pula keluhan soal program layanan berbayar (slot) yang disebut bisa melancarkan orderan. Para driver merasa, untuk bisa “hidup” dari aplikasi, mereka seperti dipaksa ikut layanan tersebut.\n\nBagi mereka, ini bukan sekadar soal fitur—ini soal penghasilan harian dan keberlangsungan hidup.\nKini, para driver berharap ada langkah nyata dari pihak perusahaan. Karena di balik jaket hijau itu, ada banyak keluarga yang bergantung pada setiap order yang masuk.\n\n🎥:", "post_id": "3890151763525374539_2112567395"}}, {"key": "samarinda_borneo_", "attributes": {"label": "samarinda_borneo_", "x": 289.7862384211688, "y": 698.241287665482, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 26.8194, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890151763525374539_2112567395", "id": "samarinda_borneo_", "source": "instagram-000001", "content": "Senin (4/5), mereka mendatangi kantor Grab di Jalan Wahid Hasyim 1. Bukan tanpa sebab, aksi ini jadi bentuk keresahan yang sudah lama terpendam.\n\nPara driver menuntut kejelasan. Mereka meminta agar pendaftaran driver baru dihentikan sementara, karena jumlah mitra yang membludak membuat orderan di lapangan terasa makin sepi—atau istilah mereka, “anyep”.\n\nTak hanya itu, muncul pula keluhan soal program layanan berbayar (slot) yang disebut bisa melancarkan orderan. Para driver merasa, untuk bisa “hidup” dari aplikasi, mereka seperti dipaksa ikut layanan tersebut.\n\nBagi mereka, ini bukan sekadar soal fitur—ini soal penghasilan harian dan keberlangsungan hidup.\nKini, para driver berharap ada langkah nyata dari pihak perusahaan. Karena di balik jaket hijau itu, ada banyak keluarga yang bergantung pada setiap order yang masuk.\n\n🎥:", "post_id": "3890151763525374539_2112567395"}}, {"key": "samarinda_responinfo", "attributes": {"label": "samarinda_responinfo", "x": 97.80450368414296, "y": 647.5542592444187, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890159856623067030_8539109722", "id": "samarinda_responinfo", "source": "instagram-000001", "content": "Aksi ini terjadi pada Senin (4/5), saat para mitra driver mendatangi kantor Grab yang berada di Jalan Wahid Hasyim 1. Kedatangan mereka bukan sekadar berkumpul, tapi membawa suara keresahan yang sudah lama dirasakan di lapangan.\n\nDalam aksi tersebut, para driver menyampaikan sejumlah tuntutan penting. Salah satu yang paling disorot adalah permintaan agar pihak perusahaan menghentikan sementara pendaftaran driver baru. Menurut mereka, jumlah mitra yang terus bertambah tidak sebanding dengan ketersediaan order, sehingga banyak driver harus menghadapi kondisi “sepi penumpang” atau yang mereka sebut sebagai “anyep”.\n\nSituasi ini berdampak langsung pada pendapatan harian. Tak sedikit driver yang mengaku penghasilannya menurun drastis karena harus bersaing dengan jumlah mitra yang semakin banyak.\n\nSelain itu, para driver juga mempersoalkan adanya program layanan berbayar atau yang dikenal dengan sistem slot. Program ini disebut-sebut dapat membuat orderan lebih lancar bagi driver yang mengikutinya. Namun di sisi lain, banyak driver merasa terbebani karena untuk mendapatkan peluang order yang lebih stabil, mereka harus mengeluarkan biaya tambahan.\n\nBagi para driver, kondisi ini menimbulkan kesan bahwa akses terhadap order menjadi tidak merata. Mereka berharap sistem yang ada bisa lebih adil tanpa harus membebani mitra dengan biaya tambahan.\nAksi tersebut berlangsung dengan harapan adanya dialog terbuka dan solusi konkret dari pihak perusahaan. Para driver ingin didengar, sekaligus menginginkan kebijakan yang lebih berpihak pada kesejahteraan mitra di lapangan.\n\nDi balik atribut dan kendaraan yang mereka gunakan, ada tanggung jawab besar yang mereka emban setiap hari. Maka dari itu, mereka berharap perubahan nyata bisa segera diwujudkan—agar roda kehidupan tetap berjalan.\n\n🎥:", "post_id": "3890159856623067030_8539109722"}}, {"key": "timothyshortform", "attributes": {"label": "timothyshortform", "x": 768.808472157342, "y": 828.2550054859307, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635349544364150036", "id": "timothyshortform", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab akhirnya angkat bicara terkait kebijakan Prabowo Subianto yang menurunkan potongan aplikasi ojek online menjadi 8%. Kebijakan ini disebut sebagai upaya untuk menciptakan sistem yang lebih seimbang antara perusahaan dan mitra pengemudi. Pemerintah juga menargetkan agar para driver bisa memperoleh pendapatan hingga minimal 92% dari setiap transaksi. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Tak hanya soal pendapatan, kebijakan ini juga diarahkan untuk memperkuat perlindungan sosial bagi para driver ojol, sehingga mereka memiliki jaminan yang lebih baik dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari. Sumber  | Crypto & Finance  #grab #prabowo #ojol", "post_id": "7635349544364150036"}}, {"key": "Blocknews", "attributes": {"label": "Blocknews", "x": 841.4733240517832, "y": 399.4035376464753, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 26.8194, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635349544364150036", "id": "Blocknews", "source": "tiktok-000001", "content": "Grab akhirnya angkat bicara terkait kebijakan Prabowo Subianto yang menurunkan potongan aplikasi ojek online menjadi 8%. Kebijakan ini disebut sebagai upaya untuk menciptakan sistem yang lebih seimbang antara perusahaan dan mitra pengemudi. Pemerintah juga menargetkan agar para driver bisa memperoleh pendapatan hingga minimal 92% dari setiap transaksi. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Tak hanya soal pendapatan, kebijakan ini juga diarahkan untuk memperkuat perlindungan sosial bagi para driver ojol, sehingga mereka memiliki jaminan yang lebih baik dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari. Sumber  | Crypto & Finance  #grab #prabowo #ojol", "post_id": "7635349544364150036"}}, {"key": "ayaweh_menikepo", "attributes": {"label": "ayaweh_menikepo", "x": 884.7130218804867, "y": 308.4475680112254, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7631479041853345045", "id": "ayaweh_menikepo", "source": "tiktok-000001", "content": "HATI HATI DENGAN DRIVER GRAB INI. ini pelaku penculikan dan pelecehan anak sd, kejadian tanggal 21-04-2026,nama pelaku nya JOKO WAHYU KARYANTO plat motor D 6906 ACE memakai motor yamaha lexie dari aplikasi grab, korban pulang sekolah setelah korban naik motor tapi bukan di anterin ke tujuan malah di bawa ke kosan,korban teriak dan nangis padahal belum memasuki kosan, driver panik lalu memulangkan nya  tolong bantu block biar gaada korban lagi #hatihati", "post_id": "7631479041853345045"}}, {"key": "grabid", "attributes": {"label": "grabid", "x": 877.44948695618, "y": 702.5481062268873, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 26.8194, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631479041853345045", "id": "grabid", "source": "tiktok-000001", "content": "HATI HATI DENGAN DRIVER GRAB INI. ini pelaku penculikan dan pelecehan anak sd, kejadian tanggal 21-04-2026,nama pelaku nya JOKO WAHYU KARYANTO plat motor D 6906 ACE memakai motor yamaha lexie dari aplikasi grab, korban pulang sekolah setelah korban naik motor tapi bukan di anterin ke tujuan malah di bawa ke kosan,korban teriak dan nangis padahal belum memasuki kosan, driver panik lalu memulangkan nya  tolong bantu block biar gaada korban lagi #hatihati", "post_id": "7631479041853345045"}}, {"key": "amandawisaksana", "attributes": {"label": "amandawisaksana", "x": 397.62460098664866, "y": 833.4565822027259, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7636031694356827413", "id": "amandawisaksana", "source": "tiktok-000001", "content": "B 1607 WYO Muhammad Hafidz Mobil Honda BR-V  Saat itu saya memesan GoCar. Driver sebenarnya sudah tiba di lokasi, tetapi saya tidak mengetahuinya karena tidak ada notifikasi dari aplikasi. Biasanya, jika driver sudah sampai, akan muncul pemberitahuan di aplikasi. Namun kali ini tidak ada, karena ternyata sejak awal driver tidak menekan tombol “pick up”. Ketika kami berempat hendak masuk ke mobil, tiba-tiba driver memarahi kami karena dianggap membuatnya menunggu sekitar 10 menit. Padahal, saat itu saya terus memantau posisi driver di aplikasi dan terlihat bahwa ia memang baru saja tiba. Yang membuat saya bingung adalah tidak adanya notifikasi kedatangan driver di aplikasi. Saat kami masuk ke dalam mobil, driver melarang salah satu dari kami untuk duduk di kursi depan dengan alasan kursi tersebut penuh barang. Padahal, di kursi depan hanya terlihat ada botol dan rokok. Sepanjang perjalanan, driver terus marah-marah dan bahkan menyebut-nyebut ras salah satu dari kami. Saat itu kami berempat sudah meminta maaf dan mencoba memberikan solusi dengan menawarkan tip kepada driver. Namun, ia justru tersinggung dan semakin marah kepada kami. Tidak lama kemudian, ia mengatakan bahwa kami tidak perlu membayar, sambil menyinggung bahwa kami masih meminta uang kepada orang tua. Hal ini membuat saya bingung, karena saya sudah melakukan pembayaran menggunakan GoPay. Driver kemudian mengaku bahwa ia memang tidak menekan tombol “pick up” sejak awal, dengan alasan agar saya tidak bisa melaporkan akunnya ke pihak Gojek dan ia terhindar dari suspend.  Kemudian, driver menurunkan kami sebelum sampai di titik tujuan. Setelah itu, ia membuka jendela mobil sambil tetap marah-marah. Saya memohon kepada pihak  Indonesia untuk menindak tegas kejadian ini. Saya sebenarnya sudah mencoba melaporkan kejadian ini melalui aplikasi, namun tidak berhasil karena driver tersebut tidak tercatat dalam riwayat perjalanan saya.", "post_id": "7636031694356827413"}}, {"key": "Gojek", "attributes": {"label": "Gojek", "x": 879.8087733603405, "y": 532.682954833964, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 26.8194, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7636031694356827413", "id": "Gojek", "source": "tiktok-000001", "content": "B 1607 WYO Muhammad Hafidz Mobil Honda BR-V  Saat itu saya memesan GoCar. Driver sebenarnya sudah tiba di lokasi, tetapi saya tidak mengetahuinya karena tidak ada notifikasi dari aplikasi. Biasanya, jika driver sudah sampai, akan muncul pemberitahuan di aplikasi. Namun kali ini tidak ada, karena ternyata sejak awal driver tidak menekan tombol “pick up”. Ketika kami berempat hendak masuk ke mobil, tiba-tiba driver memarahi kami karena dianggap membuatnya menunggu sekitar 10 menit. Padahal, saat itu saya terus memantau posisi driver di aplikasi dan terlihat bahwa ia memang baru saja tiba. Yang membuat saya bingung adalah tidak adanya notifikasi kedatangan driver di aplikasi. Saat kami masuk ke dalam mobil, driver melarang salah satu dari kami untuk duduk di kursi depan dengan alasan kursi tersebut penuh barang. Padahal, di kursi depan hanya terlihat ada botol dan rokok. Sepanjang perjalanan, driver terus marah-marah dan bahkan menyebut-nyebut ras salah satu dari kami. Saat itu kami berempat sudah meminta maaf dan mencoba memberikan solusi dengan menawarkan tip kepada driver. Namun, ia justru tersinggung dan semakin marah kepada kami. Tidak lama kemudian, ia mengatakan bahwa kami tidak perlu membayar, sambil menyinggung bahwa kami masih meminta uang kepada orang tua. Hal ini membuat saya bingung, karena saya sudah melakukan pembayaran menggunakan GoPay. Driver kemudian mengaku bahwa ia memang tidak menekan tombol “pick up” sejak awal, dengan alasan agar saya tidak bisa melaporkan akunnya ke pihak Gojek dan ia terhindar dari suspend.  Kemudian, driver menurunkan kami sebelum sampai di titik tujuan. Setelah itu, ia membuka jendela mobil sambil tetap marah-marah. Saya memohon kepada pihak  Indonesia untuk menindak tegas kejadian ini. Saya sebenarnya sudah mencoba melaporkan kejadian ini melalui aplikasi, namun tidak berhasil karena driver tersebut tidak tercatat dalam riwayat perjalanan saya.", "post_id": "7636031694356827413"}}, {"key": "wulanrentcar", "attributes": {"label": "wulanrentcar", "x": 564.4193044045347, "y": 980.2434971103894, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.2121, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "7608406768401599751", "id": "wulanrentcar", "source": "tiktok-000001", "content": "Pricelist paket lebaran 2026 sudah dapat dibookingke nomer admin: 0857-1968-0954. Grab it fast 😊 . . . 🚗 WULAN RENT CAR - Rental Mobil Depok WRC! ✅ Unit bersih & terawat ✅ Bisa lepas kunci / + driver ✅ Harian, mingguan, bulanan ✨ Pilihan Mobil Tersedia di  Pajero Dakar Sport Facelift Fortuner GR Innova Reborn Facelift All New Rush (TRD, GR) Xpander (Exceed, Ultimate, Cross) Ertiga (GL, Hybrid) Avanza (G, Veloz) XL7 (Beta, Hybrid) Sigra R Mobilio E BR-V (E, Prestige) Stargazer Prime All New Jazz RS All New Brio (Satya, RS, RS Urbanite) Agya TRD Yaris TRD HR-V E City Hatchback RS Sienta V 🛠️ Armada bersih, nyaman, dan siap pakai!  📲 Hubungi kami sekarang: 0857-1968-0954  🌐 Website: wulanrentcar.com  📍 Google Maps: Rental Mobil Depok Wulan Rent Car 0857-1968-0954 https://maps.app.goo.gl/gfpGLEdGUqtBTiU6A?g_st=ic 📌Instagram: https://www.instagram.com/wulanrentcar?igsh=MTFvbjRrdjk0d2ViZQ== 📌Tiktok: https://www.tiktok.com/?_t=ZS-8z5nae8U4GI&_r=1 🎉 Yuk, buruan booking sebelum kehabisan! 📦 Cocok untuk perjalanan keluarga, liburan, dinas, atau antar-jemput. #wulanrentcar  #rentcardepok #rentcar  #rentcarmatic #rentcarmurah", "post_id": "7608406768401599751"}}, {"key": "@M7_Story", "attributes": {"label": "@M7_Story", "x": 337.98185762598433, "y": 120.30536219080578, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Kjvxq2nKDKo", "id": "@M7_Story", "source": "youtube-000001", "content": "Onbid Full Paus 3 Trip Saja\n\nsaya John. Driver Taxi Online Sampingan, Penikmat perjalanan, menyuguhkan sebuah cerita, fenomena, dan kejadian. Bahwa apa yg saya sampaikan di vidio tidak untuk sebuah ajakan, solusi, ataupun referensi. Karna ini hanya sebatas hiburan\" (DISCLAMER)\n\n(JADWAL UPLOAD: 17:00) Untuk Harinya Tergantung Onbid dan editingnya beres.\n\nJoin Komunitas Grup Cuan Ceria: https://chat.whatsapp.com/IZm6UHBwNvY...\n\nTiktok : https://www.tiktok.com/?_t=8s...\n\nOnbid Taksi Online di Surabaya \n\nAplikasi Jalan : Grab, Gocar, Indriver, Maxim\nMobil                : Brio Manual 2015\nProperti Vlog. : Insta360 Ace Pro2\n\n================\n\n#Grabcar #gocar #indrive #taksionline #m7story\n\n=================\n\nTerimakasih sudah mampir, terimakasih juga sudah LIKE, KOMENTAR, & SUBSCRIBE\n\nSelamat menonton . .", "post_id": "Kjvxq2nKDKo"}}, {"key": "m7story", "attributes": {"label": "m7story", "x": 356.466114330387, "y": 860.5246972801708, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.8194, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Kjvxq2nKDKo", "id": "m7story", "source": "youtube-000001", "content": "Onbid Full Paus 3 Trip Saja\n\nsaya John. Driver Taxi Online Sampingan, Penikmat perjalanan, menyuguhkan sebuah cerita, fenomena, dan kejadian. Bahwa apa yg saya sampaikan di vidio tidak untuk sebuah ajakan, solusi, ataupun referensi. Karna ini hanya sebatas hiburan\" (DISCLAMER)\n\n(JADWAL UPLOAD: 17:00) Untuk Harinya Tergantung Onbid dan editingnya beres.\n\nJoin Komunitas Grup Cuan Ceria: https://chat.whatsapp.com/IZm6UHBwNvY...\n\nTiktok : https://www.tiktok.com/?_t=8s...\n\nOnbid Taksi Online di Surabaya \n\nAplikasi Jalan : Grab, Gocar, Indriver, Maxim\nMobil                : Brio Manual 2015\nProperti Vlog. : Insta360 Ace Pro2\n\n================\n\n#Grabcar #gocar #indrive #taksionline #m7story\n\n=================\n\nTerimakasih sudah mampir, terimakasih juga sudah LIKE, KOMENTAR, & SUBSCRIBE\n\nSelamat menonton . .", "post_id": "Kjvxq2nKDKo"}}, {"key": "@wirtakunilkunil", "attributes": {"label": "@wirtakunilkunil", "x": 457.7143561668089, "y": 719.2567903889039, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.497, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "ryhAl2dLGXA", "id": "@wirtakunilkunil", "source": "youtube-000001", "content": "96 Jam Tanpa Batas!  Wirta Kunil Kunil  Cuci Piring ke Jalanan Perjuangan Driver & F&B Service\n\n96 JAM TANPA BATAS: Perjuangan Antara Cucian Piring, Aspal Jalanan, dan Layanan Banquet\n\n96 jam, satu tekad: Demi masa depan.\n\nVideo kali ini merangkum perjalanan hidup saya yang sesungguhnya di Pulau Dewata. Bukan tentang kemewahan pariwisata, melainkan tentang keringat dan dedikasi di balik layar. Selama empat hari berturut-turut, saya menjalani ritme hidup yang menguji batas fisik dan mental.\n\nDimulai dari pukul 7 pagi meninggalkan pondok menuju tumpukan piring di dapur (steward), hingga berganti seragam menjadi Driver ShopeeFood yang membelah sunyinya malam Bali hingga menjelang subuh. Tidur di emperan toko dan sarapan seadanya di Circle K bukan lagi hal asing—itu adalah bagian dari istirahat pejuang keluarga.\n\nMomen Tak Terlupakan:\nAda cerita haru saat sedang menjemput pesanan makanan. Saya bertemu dengan rekan driver sesama ShopeeFood yang ternyata telah mengikuti perjalanan \"Wirta Kunil Kunil\" sejak tahun 2018. Pertemuan ini menjadi pengingat bahwa setiap jejak langkah kita diperhatikan dan mungkin menginspirasi orang lain.\n\nRangkuman Perjalanan:\n\nPagi - Sore: Menjaga kebersihan di balik dapur (Daily Worker).\n\nMalam - Subuh: Menyusuri aspal sebagai Driver ShopeeFood.\n\nSelingan: Tugas sebagai DW Banquet & F&B Service di salah satu resort ternama di Nusa Dua.\n\nIstirahat: Jalanan adalah rumah kedua, tempat melepas lelah sejenak sebelum mentari kembali terbit.\n\nPerjuangan di tanah rantau memang tidak mudah, namun menyerah bukanlah pilihan. Terima kasih bagi kalian yang terus mendukung dan menjadi saksi perjalanan hidup saya hingga detik ini.\n\nSimak kisah selengkapnya dalam video ini. Cerita ini masih bersambung...\n\n\nSetiap dukungan dari kalian adalah bahan bakar bagi saya untuk terus berjuang dan berbagi cerita dari sudut-sudut Bali yang jarang terlihat. Jika Anda merasa konten ini bermanfaat atau inspiratif, mari terhubung lebih jauh:\n\nIkuti Perjalanan Saya:\nYouTube | Wirta Kunil Kunil Subscribe :    /   \n\nInstagram |  : https://instagram.com/wirta_kunilkuni...\n\nFacebook | Wirta Kunil Kunil / Smusku Survival\nKerjasama Bisnis & Kolaborasi:\n  / smuskusurvival  \n\nEmail: wirtakusuma02\n\nWhatsApp: +62 858-9628-7969\n\nDonasi & Support Operasional: Bagi teman-teman yang ingin mendukung kelancaran konten dan perjalanan sosial saya, dukungan dapat disalurkan melalui:\n\nBCA: 057 122 5939 (a/n Wirta Kusuma)\n\nDANA/OVO/GOPAY: 0858 9628 7969 (a/n Wirta Kusuma)\nHashtag:\n#WirtaKunilKunil #PejuangRantau #BaliLife #DailyWorkerBali #DriverShopeeFood #PerjuanganHidup #MotivasiKerja #FBService #KisahInspiratif #96JamPerjuangan", "post_id": "ryhAl2dLGXA"}}, {"key": "wirtakunilkunil", "attributes": {"label": "wirtakunilkunil", "x": 151.09741291641566, "y": 996.7194031035332, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.6582, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ryhAl2dLGXA", "id": "wirtakunilkunil", "source": "youtube-000001", "content": "96 Jam Tanpa Batas!  Wirta Kunil Kunil  Cuci Piring ke Jalanan Perjuangan Driver & F&B Service\n\n96 JAM TANPA BATAS: Perjuangan Antara Cucian Piring, Aspal Jalanan, dan Layanan Banquet\n\n96 jam, satu tekad: Demi masa depan.\n\nVideo kali ini merangkum perjalanan hidup saya yang sesungguhnya di Pulau Dewata. Bukan tentang kemewahan pariwisata, melainkan tentang keringat dan dedikasi di balik layar. Selama empat hari berturut-turut, saya menjalani ritme hidup yang menguji batas fisik dan mental.\n\nDimulai dari pukul 7 pagi meninggalkan pondok menuju tumpukan piring di dapur (steward), hingga berganti seragam menjadi Driver ShopeeFood yang membelah sunyinya malam Bali hingga menjelang subuh. Tidur di emperan toko dan sarapan seadanya di Circle K bukan lagi hal asing—itu adalah bagian dari istirahat pejuang keluarga.\n\nMomen Tak Terlupakan:\nAda cerita haru saat sedang menjemput pesanan makanan. Saya bertemu dengan rekan driver sesama ShopeeFood yang ternyata telah mengikuti perjalanan \"Wirta Kunil Kunil\" sejak tahun 2018. Pertemuan ini menjadi pengingat bahwa setiap jejak langkah kita diperhatikan dan mungkin menginspirasi orang lain.\n\nRangkuman Perjalanan:\n\nPagi - Sore: Menjaga kebersihan di balik dapur (Daily Worker).\n\nMalam - Subuh: Menyusuri aspal sebagai Driver ShopeeFood.\n\nSelingan: Tugas sebagai DW Banquet & F&B Service di salah satu resort ternama di Nusa Dua.\n\nIstirahat: Jalanan adalah rumah kedua, tempat melepas lelah sejenak sebelum mentari kembali terbit.\n\nPerjuangan di tanah rantau memang tidak mudah, namun menyerah bukanlah pilihan. Terima kasih bagi kalian yang terus mendukung dan menjadi saksi perjalanan hidup saya hingga detik ini.\n\nSimak kisah selengkapnya dalam video ini. Cerita ini masih bersambung...\n\n\nSetiap dukungan dari kalian adalah bahan bakar bagi saya untuk terus berjuang dan berbagi cerita dari sudut-sudut Bali yang jarang terlihat. Jika Anda merasa konten ini bermanfaat atau inspiratif, mari terhubung lebih jauh:\n\nIkuti Perjalanan Saya:\nYouTube | Wirta Kunil Kunil Subscribe :    /   \n\nInstagram |  : https://instagram.com/wirta_kunilkuni...\n\nFacebook | Wirta Kunil Kunil / Smusku Survival\nKerjasama Bisnis & Kolaborasi:\n  / smuskusurvival  \n\nEmail: wirtakusuma02\n\nWhatsApp: +62 858-9628-7969\n\nDonasi & Support Operasional: Bagi teman-teman yang ingin mendukung kelancaran konten dan perjalanan sosial saya, dukungan dapat disalurkan melalui:\n\nBCA: 057 122 5939 (a/n Wirta Kusuma)\n\nDANA/OVO/GOPAY: 0858 9628 7969 (a/n Wirta Kusuma)\nHashtag:\n#WirtaKunilKunil #PejuangRantau #BaliLife #DailyWorkerBali #DriverShopeeFood #PerjuanganHidup #MotivasiKerja #FBService #KisahInspiratif #96JamPerjuangan", "post_id": "ryhAl2dLGXA"}}, {"key": "wirta_kunilkunil", "attributes": {"label": "wirta_kunilkunil", "x": 410.96760402861065, "y": 196.81108090059485, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.6582, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ryhAl2dLGXA", "id": "wirta_kunilkunil", "source": "youtube-000001", "content": "96 Jam Tanpa Batas!  Wirta Kunil Kunil  Cuci Piring ke Jalanan Perjuangan Driver & F&B Service\n\n96 JAM TANPA BATAS: Perjuangan Antara Cucian Piring, Aspal Jalanan, dan Layanan Banquet\n\n96 jam, satu tekad: Demi masa depan.\n\nVideo kali ini merangkum perjalanan hidup saya yang sesungguhnya di Pulau Dewata. Bukan tentang kemewahan pariwisata, melainkan tentang keringat dan dedikasi di balik layar. Selama empat hari berturut-turut, saya menjalani ritme hidup yang menguji batas fisik dan mental.\n\nDimulai dari pukul 7 pagi meninggalkan pondok menuju tumpukan piring di dapur (steward), hingga berganti seragam menjadi Driver ShopeeFood yang membelah sunyinya malam Bali hingga menjelang subuh. Tidur di emperan toko dan sarapan seadanya di Circle K bukan lagi hal asing—itu adalah bagian dari istirahat pejuang keluarga.\n\nMomen Tak Terlupakan:\nAda cerita haru saat sedang menjemput pesanan makanan. Saya bertemu dengan rekan driver sesama ShopeeFood yang ternyata telah mengikuti perjalanan \"Wirta Kunil Kunil\" sejak tahun 2018. Pertemuan ini menjadi pengingat bahwa setiap jejak langkah kita diperhatikan dan mungkin menginspirasi orang lain.\n\nRangkuman Perjalanan:\n\nPagi - Sore: Menjaga kebersihan di balik dapur (Daily Worker).\n\nMalam - Subuh: Menyusuri aspal sebagai Driver ShopeeFood.\n\nSelingan: Tugas sebagai DW Banquet & F&B Service di salah satu resort ternama di Nusa Dua.\n\nIstirahat: Jalanan adalah rumah kedua, tempat melepas lelah sejenak sebelum mentari kembali terbit.\n\nPerjuangan di tanah rantau memang tidak mudah, namun menyerah bukanlah pilihan. Terima kasih bagi kalian yang terus mendukung dan menjadi saksi perjalanan hidup saya hingga detik ini.\n\nSimak kisah selengkapnya dalam video ini. Cerita ini masih bersambung...\n\n\nSetiap dukungan dari kalian adalah bahan bakar bagi saya untuk terus berjuang dan berbagi cerita dari sudut-sudut Bali yang jarang terlihat. Jika Anda merasa konten ini bermanfaat atau inspiratif, mari terhubung lebih jauh:\n\nIkuti Perjalanan Saya:\nYouTube | Wirta Kunil Kunil Subscribe :    /   \n\nInstagram |  : https://instagram.com/wirta_kunilkuni...\n\nFacebook | Wirta Kunil Kunil / Smusku Survival\nKerjasama Bisnis & Kolaborasi:\n  / smuskusurvival  \n\nEmail: wirtakusuma02\n\nWhatsApp: +62 858-9628-7969\n\nDonasi & Support Operasional: Bagi teman-teman yang ingin mendukung kelancaran konten dan perjalanan sosial saya, dukungan dapat disalurkan melalui:\n\nBCA: 057 122 5939 (a/n Wirta Kusuma)\n\nDANA/OVO/GOPAY: 0858 9628 7969 (a/n Wirta Kusuma)\nHashtag:\n#WirtaKunilKunil #PejuangRantau #BaliLife #DailyWorkerBali #DriverShopeeFood #PerjuanganHidup #MotivasiKerja #FBService #KisahInspiratif #96JamPerjuangan", "post_id": "ryhAl2dLGXA"}}], "edges": [{"key": "GrabID", "source": "GrabID", "target": "adioranye", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bhar13f", "source": "bhar13f", "target": "Makaryo0", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "wawan20609915", "source": "wawan20609915", "target": "zenx22", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "wawan20609915", "source": "wawan20609915", "target": "Hnirankara", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "GrabID", "source": "GrabID", "target": "ngebetnikah_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "GrabID", "source": "GrabID", "target": "whiskedoatmilk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "nugraha_besoes", "source": "nugraha_besoes", "target": "Hnirankara", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "direktoridosen", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "HansAhmadLubis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "AchmadFahar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "bahaspemainbola", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "bkandewipersik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "BudiBukanIntel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "bukanfufufafaid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "bulunangko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "butoable", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "myshawti", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "atoek41", "source": "atoek41", "target": "iPoopBased", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "yiranzry", "source": "yiranzry", "target": "KapudS640", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "yiranzry", "source": "yiranzry", "target": "GrabID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "yiranzry", "source": "yiranzry", "target": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "m_khairil", "source": "m_khairil", "target": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "HJ08ID", "source": "HJ08ID", "target": "KapudS640", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "DhaniAnggara", "source": "DhaniAnggara", "target": "txtdarionlshop", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "maxim.palembang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jakarta_siders", "source": "jakarta_siders", "target": "relawanranjaupaku", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "samarindamedsos", "source": "samarindamedsos", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "samarinda.reels", "source": "samarinda.reels", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infoterkinismr", "source": "infoterkinismr", "target": "samarinda_borneo_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "samarinda_responinfo", "source": "samarinda_responinfo", "target": "smr_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "timothyshortform", "source": "timothyshortform", "target": "Blocknews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ayaweh_menikepo", "source": "ayaweh_menikepo", "target": "grabid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "amandawisaksana", "source": "amandawisaksana", "target": "Gojek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "wulanrentcar", "source": "wulanrentcar", "target": "wulanrentcar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "wulanrentcar", "source": "wulanrentcar", "target": "wulanrentcar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@M7_Story", "source": "@M7_Story", "target": "m7story", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wirtakunilkunil", "source": "@wirtakunilkunil", "target": "wirtakunilkunil", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wirtakunilkunil", "source": "@wirtakunilkunil", "target": "wirta_kunilkunil", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}