{"nodes": [{"key": "nitaaurell", "attributes": {"label": "nitaaurell", "x": 163.94733926365546, "y": 899.2271360297443, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.1493, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050115078280867889", "id": "nitaaurell", "source": "tweet-000004", "content": "Insentif pajak dan Bonus Hari Raya menjadi bukti perhatian nyata bagi kesejahteraan pekerja formal maupun informal. #HarinyaBuruh", "post_id": "2050115078280867889"}}, {"key": "budimandjatmiko", "attributes": {"label": "budimandjatmiko", "x": 638.2119722871983, "y": 796.6411993935149, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 230.3874, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "2050115078280867889", "id": "budimandjatmiko", "source": "tweet-000004", "content": "Insentif pajak dan Bonus Hari Raya menjadi bukti perhatian nyata bagi kesejahteraan pekerja formal maupun informal. #HarinyaBuruh", "post_id": "2050115078280867889"}}, {"key": "inessayy", "attributes": {"label": "inessayy", "x": 361.87243545327266, "y": 861.6946621785438, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.1493, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050116914232627667", "id": "inessayy", "source": "tweet-000004", "content": "Kebijakan yang cukup berpihak insentif pajak dan bonus hari raya jadi bukti perhatian ke jutaan pekerja di lapangan #HarinyaBuruh", "post_id": "2050116914232627667"}}, {"key": "naminasari", "attributes": {"label": "naminasari", "x": 47.74455918769094, "y": 387.6689588354634, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.1493, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050116961196196259", "id": "naminasari", "source": "tweet-000004", "content": "Dengan insentif pajak dan bonus hari raya, harapannya kesejahteraan pekerja makin meningkat dan roda ekonomi bisa berputar lebih kuat. #HarinyaBuruh", "post_id": "2050116961196196259"}}, {"key": "Hajennz", "attributes": {"label": "Hajennz", "x": 26.21496267326906, "y": 62.32606564591692, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.1493, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050133921950830949", "id": "Hajennz", "source": "tweet-000004", "content": "Dukungan kepada pekerja formal dan informal melalui insentif pajak dan bonus hari raya memperkuat rasa keadilan dan perlindungan bagi seluruh lapisan tenaga kerja. #HarinyaBuruh", "post_id": "2050133921950830949"}}, {"key": "cicirosa22", "attributes": {"label": "cicirosa22", "x": 794.4011443372017, "y": 961.0424994486519, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.1493, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050119004199772333", "id": "cicirosa22", "source": "tweet-000004", "content": "Kebijakan ini bukti keberpihakan nyata ke pekerja, terutama yang penghasilannya masih terbatas. Insentif pajak dan bonus hari raya jelas membantu daya beli masyarakat #HarinyaBuruh", "post_id": "2050119004199772333"}}, {"key": "amoramelan", "attributes": {"label": "amoramelan", "x": 691.9834111625213, "y": 676.2983218860767, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.1493, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050102809237070220", "id": "amoramelan", "source": "tweet-000004", "content": "Bonus hari raya bagi 3 juta pengemudi ojol adalah sejarah baru. Kebijakan ini ditambah insentif pajak menunjukkan bahwa pemerintah sangat serius dalam meningkatkan daya beli masyarakat di tahun 2025. #HarinyaBuruh", "post_id": "2050102809237070220"}}, {"key": "jemi_song", "attributes": {"label": "jemi_song", "x": 444.2867360749372, "y": 853.9341384016035, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.1493, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050136832634139129", "id": "jemi_song", "source": "tweet-000004", "content": "PPh 21 ditanggung pemerintah buat gaji s/d 10jt. Take home pay buruh nambah. THR ojol 25% juga cair. Mayan banget #HarinyaBuruh", "post_id": "2050136832634139129"}}, {"key": "txtdarikreatif", "attributes": {"label": "txtdarikreatif", "x": 277.39017067893946, "y": 173.42436522096816, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 220.9923, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7634548471772548372", "id": "txtdarikreatif", "source": "tiktok-000001", "content": "Selama ini banyak yang nganggep ojol itu “bukan pekerja tetap”, jadi urusan kesejahteraan sering kayak abu-abu. Tapi sekarang mulai kelihatan arahnya berubah. Di era Prabowo Subianto, negara mulai dorong adanya Bonus Hari Raya buat driver ojol. Lewat Kementerian Ketenagakerjaan yang dipimpin Menaker Yassierli, kebijakan ini jadi langkah awal ngakuin kalau pekerja mandiri juga butuh perlindungan. Nggak cuma itu, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad dan Jajaran DPR lainnya juga ikut ngawal supaya kebijakan ini nggak cuma jadi formalitas. Menariknya, dampaknya langsung kerasa. Perusahaan platform sampai naikin anggaran ratusan miliar buat BHR. Artinya apa? Ketika negara mulai “ngeh”, sistem juga ikut bergerak. Tapi di sisi lain, masih banyak yang ngerasa pembagiannya belum sepenuhnya adil. Jadi ini baru start, belum finish. Menurut lo, ini beneran bentuk perhatian serius, atau cuma langkah awal yang masih setengah matang? 👀🔥 Follow  biar nggak ketinggalan bahasan isu kerja yang relate sama realita lo! 🚀 #txtdarikreatif #ojol #viraltiktok #viralditiktok #mayday", "post_id": "7634548471772548372"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 352.4715265961561, "y": 187.46164993071756, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 33.1493, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634508140523851015", "id": "sinpotv", "source": "tiktok-000001", "content": "Kabar Gembira untuk Buruh! UMP 2026 Naik dan Manfaat JKP Ditambah 👷‍♂️🇮🇩💼 Pemerintah melalui  berkomitmen penuh meningkatkan kesejahteraan para pejuang nafkah! Sejumlah kebijakan strategis disiapkan untuk memastikan buruh Indonesia mendapatkan hak yang layak dan perlindungan yang kuat. Berikut 6 Poin Penting Kebijakan Baru: 1️⃣ UMP 2026: Penyesuaian upah dengan mempertimbangkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL). 2️⃣ Kurir & Ojol: Aturan bonus hari raya minimal 25% dari rata-rata pendapatan. 3️⃣ Pekerja Informal: Diskon iuran JKK & JKM sebesar 50%. 4️⃣ Korban PHK: Manfaat JKP naik jadi 60% gaji selama 6 bulan + pelatihan kerja. 5️⃣ Subsidi: Penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) & program perumahan cicilan ringan. 6️⃣ Dialog Tripartit: Penguatan komunikasi pekerja-pengusaha-pemerintah cegah gejolak industri. Langkah ini diambil tidak hanya untuk meningkatkan daya beli masyarakat, tetapi juga untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global. Sobat Sin Po, bagaimana pendapat kalian mengenai poin-poin kebijakan di atas? Apakah sudah sesuai dengan harapan para pekerja? Tulis di kolom komentar ya! 👇 #SinPoTV #SinPoTVNews #BuruhIndonesia #Kemnaker #UMP2026 #KesejahteraanPekerja #UpdateBerita #JaminanSosial #buruhsejahtera", "post_id": "7634508140523851015"}}, {"key": "kemnaker", "attributes": {"label": "kemnaker", "x": 430.0955014676564, "y": 793.1755277299557, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 61.3261, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634508140523851015", "id": "kemnaker", "source": "tiktok-000001", "content": "Kabar Gembira untuk Buruh! UMP 2026 Naik dan Manfaat JKP Ditambah 👷‍♂️🇮🇩💼 Pemerintah melalui  berkomitmen penuh meningkatkan kesejahteraan para pejuang nafkah! Sejumlah kebijakan strategis disiapkan untuk memastikan buruh Indonesia mendapatkan hak yang layak dan perlindungan yang kuat. Berikut 6 Poin Penting Kebijakan Baru: 1️⃣ UMP 2026: Penyesuaian upah dengan mempertimbangkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL). 2️⃣ Kurir & Ojol: Aturan bonus hari raya minimal 25% dari rata-rata pendapatan. 3️⃣ Pekerja Informal: Diskon iuran JKK & JKM sebesar 50%. 4️⃣ Korban PHK: Manfaat JKP naik jadi 60% gaji selama 6 bulan + pelatihan kerja. 5️⃣ Subsidi: Penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) & program perumahan cicilan ringan. 6️⃣ Dialog Tripartit: Penguatan komunikasi pekerja-pengusaha-pemerintah cegah gejolak industri. Langkah ini diambil tidak hanya untuk meningkatkan daya beli masyarakat, tetapi juga untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global. Sobat Sin Po, bagaimana pendapat kalian mengenai poin-poin kebijakan di atas? Apakah sudah sesuai dengan harapan para pekerja? Tulis di kolom komentar ya! 👇 #SinPoTV #SinPoTVNews #BuruhIndonesia #Kemnaker #UMP2026 #KesejahteraanPekerja #UpdateBerita #JaminanSosial #buruhsejahtera", "post_id": "7634508140523851015"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 691.4533715969833, "y": 726.468931735516, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.1493, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "xb3aDqWj6pE", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Gebrakan Danantara! Resmi Beli Saham GoTo Demi Sejahterakan Driver Ojol, Potongan Tarif Maksimal 8%?\n\nGarudaTV - Pemerintah resmi \"masuk\" ke ekosistem ojek online! 💨 CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, mengonfirmasi bahwa Danantara telah membeli sejumlah saham PT Gojek Tokopedia Tbk (GoTo). Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan para driver ojol di Indonesia.\n\nMelalui kepemilikan saham ini, pemerintah mendorong kebijakan yang lebih berpihak kepada pengemudi, mulai dari pembatasan potongan tarif maksimal 8% bagi aplikator, pemberian bonus hari raya, hingga jaminan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. 🇮🇩✨\n\nSimak penjelasan lengkap Rosan Roeslani mengenai komitmen pemerintah untuk masa depan ojek online dalam video ini!\n\n#Danantara #GoTo #Gojek #OjekOnline #RosanRoeslani #Investasi #EkonomiIndonesia #KesejahteraanOjol #InfoEkonomi #GarudaTV #BreakingNews #OjolIndonesia\n\n\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "xb3aDqWj6pE"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 270.17614880203735, "y": 550.1873184234659, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 61.3261, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "xb3aDqWj6pE", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Gebrakan Danantara! Resmi Beli Saham GoTo Demi Sejahterakan Driver Ojol, Potongan Tarif Maksimal 8%?\n\nGarudaTV - Pemerintah resmi \"masuk\" ke ekosistem ojek online! 💨 CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, mengonfirmasi bahwa Danantara telah membeli sejumlah saham PT Gojek Tokopedia Tbk (GoTo). Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan para driver ojol di Indonesia.\n\nMelalui kepemilikan saham ini, pemerintah mendorong kebijakan yang lebih berpihak kepada pengemudi, mulai dari pembatasan potongan tarif maksimal 8% bagi aplikator, pemberian bonus hari raya, hingga jaminan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. 🇮🇩✨\n\nSimak penjelasan lengkap Rosan Roeslani mengenai komitmen pemerintah untuk masa depan ojek online dalam video ini!\n\n#Danantara #GoTo #Gojek #OjekOnline #RosanRoeslani #Investasi #EkonomiIndonesia #KesejahteraanOjol #InfoEkonomi #GarudaTV #BreakingNews #OjolIndonesia\n\n\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "xb3aDqWj6pE"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "@tribunpekanbaruofficial", "x": 126.75896037513168, "y": 990.5248040381858, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.1493, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "tribunpekanbaruofficial", "x": 908.2322209711991, "y": 872.8863119488685, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.2377, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "tribunpekanbaruofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}, {"key": "tribunpekanbaru", "attributes": {"label": "tribunpekanbaru", "x": 480.85003311503607, "y": 421.09019589714393, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.2377, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "m-H-CvwUUns", "id": "tribunpekanbaru", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Tegaskan Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Kalau Aplikator Tak Mau, Tak Usah Bisnis di RI\n\n#rino\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nVideo Editor : Rino Syahril \n\nPresiden Prabowo Subianto menyuarakan sikap tegas terkait potongan komisi ojek online (ojol) dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei. \n\nDi hadapan ribuan buruh, Prabowo secara terbuka menolak skema potongan 20 persen yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator kepada pengemudi.\n\n“Saudara-saudara, ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Tapi aplikator minta 20 persen. Gimana, setuju 20 persen?” tanya Prabowo dari atas panggung.\n\nPertanyaan itu langsung disambut teriakan serempak, “Tidak!”\n\nPrabowo lalu menurunkan angka. “Bagaimana 15 persen?” Massa kembali menjawab, “Tidak!” Hingga akhirnya ia melempar angka 10 persen. Namun respons yang muncul justru mengejutkan.\n\n“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen!” tegasnya, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.\n\nMenurut Prabowo, skema pembagian pendapatan saat ini tidak adil bagi para pengemudi yang bekerja di lapangan. Ia menilai para ojol menanggung risiko besar, sementara perusahaan aplikasi menikmati porsi keuntungan yang terlalu besar.\n\n“Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje,” ujarnya dengan nada lantang.\n\nTak hanya itu, Prabowo juga melontarkan peringatan keras kepada perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti kebijakan pemerintah.\n\n“Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia,” katanya.\n\nIsu potongan komisi ojol memang menjadi salah satu tuntutan utama buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia diketahui membawa 11 tuntutan dalam aksi May Day, dengan salah satunya mendesak penurunan potongan tarif menjadi 10 persen.\n\nDalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengumumkan telah menandatangani aturan baru yang secara langsung menyentuh kehidupan para pengemudi transportasi online.\n\n“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online,” ungkapnya.\n\nMelalui beleid tersebut, pemerintah mengatur berbagai aspek perlindungan bagi ojol, termasuk soal pembagian pendapatan. Jika sebelumnya pengemudi menerima sekitar 80 persen, kini angkanya ditingkatkan menjadi minimal 92 persen.\n\nSelain itu, Prabowo menegaskan bahwa para pengemudi harus mendapatkan jaminan sosial yang layak, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga akses terhadap BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.\n\nDi atas panggung, sejumlah tokoh buruh tampak menyambut kebijakan itu dengan antusias. Hadir di antaranya Said Iqbal, Andi Gani Nena Wea, serta Jumhur Hidayat.\n\nTak berhenti di isu ojol, Prabowo juga menyinggung kebijakan lain yang menyasar kesejahteraan buruh, mulai dari penambahan perumahan bersubsidi, kenaikan upah minimum, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR).\n\n“Kita beri bonus hari raya untuk pengemudi dan kurir,” kata Prabowo.\n\nPernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mendorong perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk memastikan para pekerja di sektor informal seperti ojol mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih adil. \n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunpekanbarufanspage   \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...\nTikTok:   / tribunpekanbaru  \nInstagram:   /", "post_id": "m-H-CvwUUns"}}], "edges": [{"key": "nitaaurell", "source": "nitaaurell", "target": "budimandjatmiko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "inessayy", "source": "inessayy", "target": "budimandjatmiko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "naminasari", "source": "naminasari", "target": "budimandjatmiko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Hajennz", "source": "Hajennz", "target": "budimandjatmiko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "cicirosa22", "source": "cicirosa22", "target": "budimandjatmiko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "amoramelan", "source": "amoramelan", "target": "budimandjatmiko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "jemi_song", "source": "jemi_song", "target": "budimandjatmiko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "txtdarikreatif", "source": "txtdarikreatif", "target": "txtdarikreatif", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "sinpotv", "source": "sinpotv", "target": "kemnaker", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "@tribunpekanbaruofficial", "target": "tribunpekanbaruofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunpekanbaruofficial", "source": "@tribunpekanbaruofficial", "target": "tribunpekanbaru", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}